Siapa sajakah yang pernah membelah Laut Merah selain Musa?

https://id.quora.com/Siapa-sajakah-yang-pernah-membelah-Laut-Merah-selain-Musa

Tidak ada yang pernah membelah Laut Merah.

Penggunaan istilah Laut Merah dalam Bible sendiri sebenarnya juga tidak mutlak. Karena kata asli yang digunakan ַם-סוּף atau Yam Suph bisa juga berarti Sea of Reeds, atau lautan ilalang. Bisa juga ujung dari laut, karena kata ini juga digunakan pada ujung Laut Merah lainnya, yakni Teluk Aqabah selain uju. Pada masa lalu ujung laut ini menjorok kedalam dari posisinya saat ini ke arah Danau Timsah dan merupakan perairan yang dipenuhi ilalang. Sehingga secara filologis kedua makna bisa digunakan secara bersamaan.

Jika anda kehilangan perspektif, kira-kira seperti ini bentuknya:

Ya anda bisa berimajinasi tentang sekelompok orang yang melarikan diri dari Mesir melewati rawa-rawa yang ditumbuhi ilalang seperti gambar diatas. Jalannya tidak perlu dibelah nanti juga tertutup sendiri. Dan anda tahu kan ilalang, siapapun bisa saja tersesat di tengah rerimbunan ilalang seperti itu.
Kata yam suph ini hanya digunakan di Bible, dalam Quran kata yang digunakan adalah bahr, yang berarti laut. Namun tidak dijelaskan laut apa yang dimaksud. Kosa kata lain yang digunakan oleh Quran adalah yamm (QS 28:40, 51:40) yang mirip dengan kata aslinya dalam bahasa Ibrani dan bisa berarti perairan, empang, kolam, sungai, rawa-rawa, bisa juga laut.
Atau jika anda mau menafsirkannya secara figuratif, membelah Laut Merah bisa diartikan sebagai perjalanan dari Mesir menuju semenanjung Sinai. Karena bila anda memahami kontur geografis daerah tersebut, justru semenanjung inilah yang sebenarnya membelah Laut Merah menjadi dua.

Penjelasan tambahan

Untuk bisa memahami logika dari yam suph ini maka terlebih dahulu harus paham geografi Mesir dan kota dimana Musa dan Bani Israil tinggal. Dalam Bible, kota tersebut bernama Phi-Ramessess (situs Qantir), sebuah kota yang dibangun dekat ibukota Hyksos, Avaris (situs Tell el-Dab’a), dan terletak di wilayah Delta Nil, di Mesir Bawah. Di wilayah ini banyak sekali imigran asal Levant yang datang ke Mesir mencari penghidupan disana. Semakin ke selatan, semakin jarang ditemukan imigran dan semakin banyak warga asli Mesir. Bila Musa ingin melarikan diri dari Mesir, maka rute yang paling mungkin adalah pergi ke Timur menyeberangi yam suph atau lautan alang-alang dan bukan menuju Laut Merah yang terletak sangat jauh ke selatan dan merupakan wilayah inti kerajaan Mesir.

Anda bisa melihat rute paling mungkin dari Musa di peta berikut. Dimana Avaris atau Phi-Ramessess yang saya lingkari dengan warna merah merupakan kota tempat Musa tinggal, sedang garis biru merupakan perairan alang-alang yang kini telah menjadi Terusan Suez, sedangkan garis hijau merupakan rute Eksodus.

Di Quran tidak ada deskripsi jalur ini. Tapi di Bible ada, dan para sarjana biasanya merekonstruksi menggunakan narasi Biblikal.

Leave a Comment

You cannot copy content of this page