Pernikahan Beda Agama dalam Kristen

Latar Belakang

wolipop.detik.com/wedding-news/d-5980202/most-pop-viral-nikah-beda-agama-ke-1424-di-semarang-pengantinnya-pakai-hijab

Pendapat admin

Pada 12 Maret 2022, ada kasus pernikahan beda agama yang sempat heboh sesaat di internet. Saya tertarik untuk membahas menurut perspektif saya.

Kesimpulan saya (kali ini berada pada Major stream, bahwa memang sebaiknya menjauhi pernikahan beda agama).

Alasan utama saya untuk tidak menganjurkan pernikahan beda agama :

  1. Pernikahan dalam Kristen adalah simbol dari hubungan Tuhan dan jemaat. Bagaimana bisa menyimbolkan hubungan Tuhan dengan jemaat bila beda agama ?
  2. Ketika bimbingan pranikah, di gereja selalu diajarkan untuk memakai alkitab sebagai pedoman hidup. Bagaimana bisa memakai alkitab sebagai pedoman hidup bila tidak percaya pada otoritas alkitab
  3. Bila terjadi masalah, maka pasangan suami istri harus belajar untuk berdoa bersama untuk meminta petunjuk dari Tuhan. Bagaimana bisa berdoa bersama bila beda agama ?

Saya sendiri sudah beribadah di beberapa gereja dan dari banyak aliran. Dan di beberapa gereja mensyaratkan untuk menjadi anggota dari gereja tersebut untuk mendapat pemberkatan di gereja tersebut. Jadi begitu masuk sebagai anggota gereja tersebut, otomatis orang tersebut menjadi Kristen, walau kita tidak bisa tahu dalam hatinya.

Di dalam Katolik :

Akan tetapi, di dalam gereja Katolik, memang diizinkan untuk menikah beda agama, dengan syarat – syarat sebagai berikut :

Pertama, pihak Katolik menyatakan bersedia menjauhkan bahaya meninggalkan iman serta memberi janji dengan jujur bahwa ia akan berbuat segala sesuatu dengan sekuat tenaga agar semua anaknya dibaptis dan dididik dalam Gereja Katolik.

Kedua, mengenai janji-janji yang harus dibuat oleh pihak Katolik itu pihak lain hendaknya diberi tahu pada waktunya, sedemikian jelas bahwa ia sungguh sadar akan janji dan kewajiban pihak Katolik. Ketiga, kedua pihak hendaknya diberi penjelasan mengenai tujuan-tujuan serta sifat hakiki perkawinan, yang tidak boleh dikecualikan oleh seorang pun dari keduanya. x Keempat, pernikahan beda agama dianggap sah jika dilakukan di hadapan romo dan dua orang saksi. (

Artikel ini telah tayang diJPNN.comdengan judul
“4 Syarat Dispensasi Pernikahan Beda Agama dalam Ajaran Katolik”,
www.jpnn.com/news/4-syarat-dispensasi-pernikahan-beda-agama-dalam-ajaran-katolik?page=2

Leave a Comment

You cannot copy content of this page