Nestorian

Pendahuluan

Dicopy dari sabda, secara singkat :

Mereka adalah keturunan sekte orang Kristen mula-mula, yang diberi nama menurut Nestorius, seorang ahli teologi di abad kelima. Mereka juga menyatakan sebagai keturunan Abraham, dan kadang-kadang menyebut diri mereka orang Kasdim. Barangkali mereka menjadi yang tertua dalam gereja-gereja Negeri Timur. Mereka tinggal di Persia, India, Hindia Timur, Siria, Arab, Asia Kecil, bahkan di Cochin Tiongkok, tetapi sebagian besar berdomisili di dalam dan di dekat Persia. Mereka percaya bahwa Kristus adalah Tuhan sekaligus manusia – dua oknum dalam satu kesatuan moral dan rasa simpati. Mereka tidak percaya penghinaan yang ilahi ataupun pengagungan kemanusiaan di dalam Kristus. Mereka mengakui wibawa tertinggi Kitab Suci dan percaya bahwa Kitab Suci berisikan semua hal yang perlu bagi keselamatan. Sebagian besar anggota Nestorian adalah orang Kristen dalam nama saja, tetapi kehidupan kekristenannya mati. Mereka tidak memiliki berhala, tetapi mereka berdoa kepada sang Perawan Maria dan orang-orang kudus; mereka adalah orang yang kurang pengetahuan serta percaya takhayul.

Nestorius

Dari Wiki

Nestorius (c. 386–c. 451) adalah murid dari Theodorus dari Mopsuestia di Antiokhia, Syria (sekarang di Turki) dan kemudian menjadi Patriark Konstantinopel. Dia mengajarkan bahwa aspek manusiawi dan aspek illahi dari Kristus merupakan sifat-sifat yang berbeda, tidak manunggal. Dia berkhotbah menentang penggunaan gelar Bunda Allah (Theotokos) bagi Perawan Maria dan hanya menyebut Maria sebagai Bunda Kristus (Kristotokos). Dia juga berpendapat bahwa Allah tidak dapat menderita di salib, karena Allah itu Mahakuasa. Oleh karena itu, bagian manusiawi dari Kristus telah wafat di salib, namun bukan bagian illahi-Nya.

Pihak penentangnya menuduh dia membagi Kristus menjadi dua pribadi: mereka berpendapat bahwa menyatakan Allah Sang Sabda itu tidak menderita sengsara dan wafat di salib, sementara Yesus sang manusia itu yang mengalaminya, atau menyatakan Allah Sang Sabda itu Mahatahu, sementara Yesus sang manusia itu terbatas pengetahuannya, berarti bahwa ada dua pribadi terpisah yang memiliki pengalaman-pengalaman yang terpisah pula

Sebagai tanggapan, Nestorius berkata bahwa dia percaya Kristus itu sungguh-sungguh satu pribadi (Bahasa Yunani: prosopon). Karena ditentang oleh Kiril dari Alexandria, Nestorius akhirnya dikutuk dalam Konsili Efesus pada tahun 431.

Konsili tersebut mengajarkan bahwa Kristus itu satu pribadi, dan bahwa Perawan Maria adalah Bunda Allah. Pengutukan dari konsili itu mengakibatkan Skisma Nestorian serta perpisahan Gereja Timur Asiria Dari Gereja Byzantium. Diarsipkan 2008-07-04 di Wayback Machine. Meskipun demikian, bahkan Konsili Efesus sendiri tidak dapat menetapkan pokok permasalahan tersebut, sehingga Gereja Byzantium segera sekali lagi terpecah sehubungan dengan permasalahan apakah Kristus memiliki satu atau dua hakikat, yang mengakibatkan Skisma Kalsedonian.

Sekilas info tentang Nestorian

Nestorian di China

Misionaris Nestorian telah mencapai China pada abad ke-7. Dibuktikan dengan adalah prasasti

Dari www.chinaknowledge.de

The Nestorian or Assyrian Church (in Chinese jingjiao 景教) is a kind of oriental national church (“church of the east”) that was opposed against the Roman church after the concile of Ephesus in 431. The Assyrian Church is said to be founded by the apostles Thomas and Addai and was very widespread not only in Syria, Mesopotamia (modern Irak) but also in Persia where the katholikos of Ktesiphon-Seleukeia acted as bishop of the Eastern Church. The bishop again renounced the concile of Chalkedon in 451 and followed the teachings of Nestorios who believed in the unity of the human and divine nature of Jesus Christ, a dogma that was later manifested as the two hypostatic natures of the Christ (two natures, two persons, Chinese: erxing erwei 二性二位). The bishop of the Eastern Church acted as head of all eastern Christians and promoted the voyages of missionaries to India and Central Asia. From the 7th to the 11th centuries Nestorianism was the Christian sect with believers in the most widespread territory. There is a bilingue stele in Chinese and Syrian (Ugaritian) in the prefecture of Xi’an 西安府 (older texts write: Si-ngan-fu), erected in 781 and rediscovered in 1625 that reports the existence of Nestorian (Chinese: Niesituoli 聶思脫里) parishes in China since the begin of the 7th century. Nestorian monks lived in a “Persian” Yiningfang Monastery 大秦義寧坊寺 in Xi’an, and the first missionary was a Persian called “Aluoben” (Alopen) 阿羅本. After the expellation of foreign missionaries in the 840es, the Yuan Dynasty period of religious tolerance against foreigners enabled a second wave of Nestorian missionaries (hence called erkehün, Chinese: yelikewen 也里可溫) to work in China. Since the 15th century Nestorianism lost its influence in China and vanished around 1550. Today the number of Nestorian Christians in the whole world is about 150,000, and the church is dived into different branches. In the last years many documents about Nestorianism in China were discovered in the Central Asian parts of China, like the translation of Nestorian liturgies, the Xutingmi shi suo jing 序聽迷詩所經濟, and Yishenlun 一神論 “Monotheism”. By the way, the Syrian script used by the Nestorians was the base for the creation of the Mongolian and Manchu alphabets.

Google Translate

Gereja Nestorian atau Asyur (dalam bahasa Cina jingjiao ) adalah sejenis gereja nasional oriental (“gereja dari timur”) yang menentang gereja Roma setelah konsili Efesus pada tahun 431. Dikatakan bahwa Gereja Asiria didirikan oleh rasul Thomas dan Addai dan tersebar luas tidak hanya di Suriah, Mesopotamia (Irak modern) tetapi juga di Persia di mana katholikos dari Ktesiphon-Seleukeia bertindak sebagai uskup Gereja Timur. Uskup kembali meninggalkan konsili Chalkedon pada tahun 451 dan mengikuti ajaran Nestorios yang percaya pada kesatuan kodrat manusiawi dan ilahi Yesus Kristus, sebuah dogma yang kemudian dimanifestasikan sebagai dua kodrat hipostatis Kristus (dua kodrat, dua kodrat, dan dua kodrat). orang, Cina: erxing erwei ). Uskup Gereja Timur bertindak sebagai kepala semua orang Kristen timur dan mempromosikan perjalanan misionaris ke India dan Asia Tengah. Dari abad ke-7 hingga ke-11, Nestorianisme adalah sekte Kristen dengan penganut di wilayah yang paling luas. Ada prasasti bilingue dalam bahasa Cina dan Syria (Ugaritian) di prefektur Xi’an (teks lama menulis: Si-ngan-fu), didirikan pada tahun 781 dan ditemukan kembali pada tahun 1625 yang melaporkan keberadaan Nestorian (Hanzi: Niesituoli ) paroki di Cina sejak awal abad ke-7. Biksu Nestorian tinggal di Biara Yiningfang “Persia” di Xi’an, dan misionaris pertama adalah orang Persia bernama “Aluoben” (Alopen) . Setelah pengusiran misionaris asing pada tahun 840-an, periode toleransi beragama Dinasti Yuan terhadap orang asing memungkinkan gelombang kedua misionaris Nestorian (karenanya disebut erkehün, Hanzi: yelikewen ) untuk bekerja di Tiongkok. Sejak abad ke-15, Nestorianisme kehilangan pengaruhnya di Cina dan menghilang sekitar tahun 1550. Saat ini jumlah orang Kristen Nestorian di seluruh dunia adalah sekitar 150.000, dan gereja terbagi ke dalam cabang-cabang yang berbeda. Pada tahun-tahun terakhir banyak dokumen tentang Nestorianisme di Cina ditemukan di bagian Asia Tengah Cina, seperti terjemahan liturgi Nestorian, Xutingmi shi suo jing , dan Yishenlun “Monoteisme”. Omong-omong, aksara Suriah yang digunakan oleh kaum Nestorian adalah dasar untuk pembuatan abjad Mongolia dan Manchu.

Nestorian di Ancient Arab

Dari Wikipedia

Waraqah adalah seorang yang beragama Nasrani yang tinggal di Mekkah. Waraqah adalah seorang imam Nestorian dan dihormati dalam tradisi Islam untuk menjadi salah satu hanif pertama yang percaya kenabian Muhammad.[2] Dia mengetahui tentang kenabian Muhammad dari Injil. Ketika dia dibacakan tentang Surah Al-‘Alaq, ia mengetahui bahwa Muhammad telah diangkat menjadi seorang nabi.

A Nestorian bishopric was established at Rev Ardashir, nearly opposite the island of Kharg, in Southern Persia, before the Council of Dadisho in AD 424.

Eastern Arabia was divided into two main ecclesiastical regions: Beth Qatraye (northeastern Arabia) and Beth Mazunaye (southeastern Arabia).

Google translate :

Keuskupan Nestorian didirikan di Rev Ardashir, hampir di seberang pulau Kharg, di Persia Selatan, sebelum Konsili Dadisho pada tahun 424 M.

Arabia Timur dibagi menjadi dua wilayah gerejawi utama: Beth Qatraye (Arab timur laut) dan Beth Mazunaye (Arab tenggara).

Leave a Comment

You cannot copy content of this page