Dosa yang membawa maut dan tidak

Di dalam Alkitab, ayat ini agak membingungkan karena kita tidak tahu dosa yang membawa mau atau tidak itu yang bagaimana

Ayatnya adalah :
1 Yohanes 5:16 TB
Kalau ada seorang melihat saudaranya berbuat dosa, yaitu dosa yang tidak mendatangkan maut, hendaklah ia berdoa kepada Allah dan Dia akan memberikan hidup kepadanya, yaitu mereka, yang berbuat dosa yang tidak mendatangkan maut. Ada dosa yang mendatangkan maut: tentang itu tidak kukatakan, bahwa ia harus berdoa.

Ada beberapa hal yang menjadi perhatian di dalam penentuan dosa membawa maut atau tidak

Penyesatan

Matius 18:6-7 : Tetapi barangsiapa menyesatkan salah satu dari anak-anak kecil ini yang percaya kepada-Ku, lebih baik baginya jika sebuah batu kilangan diikatkan pada lehernya lalu ia ditenggelamkan ke dalam laut. Celakalah dunia dengan segala penyesatannya: memang penyesatan harus ada, tetapi celakalah orang yang mengadakannya.

Markus 9:42 : Barangsiapa menyesatkan salah satu dari anak-anak kecil yang percaya ini, lebih baik baginya jika sebuah batu kilangan diikatkan pada lehernya lalu ia dibuang ke dalam laut.

Lukas 17:1-2 : Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: ”Tidak mungkin tidak akan ada penyesatan, tetapi celakalah orang yang mengadakannya. Adalah lebih baik baginya jika sebuah batu kilangan diikatkan pada lehernya, lalu ia dilemparkan ke dalam laut, dari pada menyesatkan salah satu dari orang-orang yang lemah ini.

Ayat – ayat di atas adalah ayat di mana Yesus mengutuk dosa penyesatan. Bagi Yesus, hukuman untuk penyesatan sangat keras.

Maka, admin beranggapan bahwa dosa tidak terampuni adalah penyesatan

Definisi Sesat

Yang kemudian menjadi persoalan adalah definisi penyesatan. Karena di zaman sekarang seringkali orang dengan gampang menunjuk orang lain sesat. Terlepas dari segalam kontroversi, bagi admin, yang dianggap sesat adalah

Doktrin paling dasar dalam Kekristenan yaitu

  • Trinitas
  • Perbuatan baik menyelamatkan

Admin tidak tertarik masuk dalam polemik mengenai

  • Calvinis vs Arminian
  • Santo – santo dalam Khatoliek
  • Teologia Kemakmuran
  • Hypergrace

Dosa Menghujat Roh Kudus

Matius 12:32 : Apabila seorang mengucapkan sesuatu menentang Anak Manusia, ia akan diampuni, tetapi jika ia menentang Roh Kudus, ia tidak akan diampuni, di dunia ini tidak, dan di dunia yang akan datang pun tidak.

Markus 3:28-29 : Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya semua dosa dan hujat anak-anak manusia akan diampuni, ya, semua hujat yang mereka ucapkan. Tetapi apabila seorang menghujat Roh Kudus, ia tidak mendapat ampun selama-lamanya, melainkan bersalah karena berbuat dosa kekal.”

Lukas 12:10 : Setiap orang yang mengatakan sesuatu melawan Anak Manusia, ia akan diampuni; tetapi barangsiapa menghujat Roh Kudus, ia tidak akan diampuni.

Untuk penjelasan ini, mari kita gunakan tafsiran RC Sproul (Kebenaran – Kebenaran Dasar Iman Kristen)

  1. Penghujatan terhadap Roh Kudus tidak sama dengan pembunuhan dan perzinahan.
  2. Penghujatan merupakan penyerangan secara langsung terhadap Allah dengan memakai perkataan, baik secara lisan atau tulisan.
  3. Peringatan Kristus adalah berkenaan dengan menyamakan pekerjaan Allah Roh Kudus dengan Setan.
  4. Yesus berdoa memohon pengampunan untuk orang yang telah menghujat-Nya oleh karena mereka tidak tahu siapa Dia sebenarnya.
  5. Orang-orang Kristen tidak akan pernah melakukan dosa ini, oleh karena anugerah Allah yang memelihara dan menjaga mereka

Dosa yang timbul karena melawan Tuhan

Amazia (Raja Yehuda) diceritakan di 2 Tawarikh 25

2 Tawarikh 25 :

Amazia raja Yehuda
1. Amazia menjadi raja ketika berumur 25 tahun, dan ia memerintah di Yerusalem 29 tahun lamanya. Ibunya ialah Yoadan dari Yerusalem.
2. Amazia melakukan yang menyenangkan hati Tuhan, tetapi dengan setengah hati.
3. Segera setelah kuat kedudukannya, ia menghukum mati pegawai-pegawai yang membunuh ayahnya.
4. Tetapi anak-anak pegawai-pegawai itu tidak dibunuhnya karena ia menuruti perintah Tuhan dalam Buku Musa yang berbunyi, “Jangan menghukum mati orang tua karena kejahatan yang dilakukan oleh anak-anak mereka, dan jangan menghukum mati anak-anak karena kejahatan yang dilakukan oleh orang tua mereka. Setiap orang hanya boleh dihukum mati karena kejahatan yang dilakukannya sendiri.”
Perang melawan Edom
5. Raja Amazia mengumpulkan semua orang suku Yehuda dan Benyamin lalu menyuruh mereka berdiri menurut kaum masing-masing, dipimpin oleh komandan pasukan seribu dan komandan pasukan seratus. Kemudian ia memilih orang-orang yang berumur 20 tahun ke atas yang mampu bertempur dan pandai menggunakan tombak dan perisai. Jumlah mereka ada 300.000 orang.
6. Selain itu ia menyewa 100.000 prajurit dari Israel dengan bayaran kira-kira 3.400 kilogram perak.
7. Tetapi seorang nabi datang kepada raja dan berkata, “Jangan pakai prajurit-prajurit Israel itu, sebab Tuhan tidak menolong umat Israel yang dari Kerajaan Utara itu.
8. Tetapi kalau Baginda memakai mereka juga, Allah akan membiarkan Baginda dikalahkan oleh musuh meskipun tentara Baginda kuat dan berani. Sebab hanya Allah saja berkuasa memberi kemenangan atau kekalahan.”
9. Tapi bagaimana dengan semua perak yang telah kuberikan kepada mereka?” tanya Amazia.
Nabi itu menjawab, “Tuhan bisa mengembalikan kepada Baginda lebih dari itu!”
10. Karena itu Amazia membebaskan prajurit-prajurit sewaan itu dan menyuruh mereka pulang ke negerinya. Mereka pun pulang, tetapi dengan marah sekali.
11. Amazia memberanikan diri dan membawa tentaranya ke Lembah Asin. Di sana mereka bertempur serta menewaskan 10.000 prajurit Edom.
12. Sepuluh ribu yang lain ditawan. Mereka dibawa ke puncak gunung batu di kota Sela lalu dilemparkan ke bawah sehingga mati.
13. Sementara itu prajurit-prajurit Israel yang telah disuruh pulang oleh Amazia, dan tidak diizinkan turut bertempur, telah menyerang kota-kota Yehuda antara Samaria dan Bet-Horon. Mereka membunuh 3.000 orang serta merampas banyak barang.
14. Setelah mengalahkan tentara Edom, Amazia pulang membawa patung-patung berhala orang Edom dan menempatkannya di Yehuda. Lalu ia membakar dupa untuk patung-patung itu dan menyembahnya.
15. Perbuatannya itu membuat Tuhan menjadi marah. Ia mengutus seorang nabi kepada Amazia. Nabi itu berkata, “Mengapa Baginda menyembah dewa bangsa lain yang tidak dapat menyelamatkan bangsanya sendiri dari kekuasaan Baginda?”
16. Diam,” kata Amazia, “Kalau tidak, kami bunuh kau! Tidak pernah kami mengangkat kau menjadi penasihat raja!”
Maka diamlah nabi itu, tetapi sebelumnya ia sempat berkata, “Sekarang saya tahu bahwa Allah sudah memutuskan untuk membinasakan Baginda karena perbuatan Baginda itu, dan karena Baginda tidak menghiraukan nasihat saya.”

Jadi di sini diceritakan bawah Raja Amazia adalah raja yang sengaja menyembah Berhala orang Edom padahal orang Edom baru saja dikalahkannya. Hal ini disebabkan karena memang Amazia sengaja melawan Tuhan karena
Amazia sudah mengikuti perintah Tuhan dengan meninggalkan orang Israel Utara, tetapi orang Israel Utara tadi malah menyerang dan menewaskan 3000 orang.

Akibatnya adalah : Dihilangkannya nama Amazia di dalam silsilah Yesus karena oleh Matius dianggap sebagai raja jahat

Dosa yang disengaja

Dari kristensejati.com : Ada dosa yg mendatangkan maut: tentang itu tdk kukatakan, bahwa ia hrs berdoa. Semua kejahatan adl dosa, tetapi ada dosa yg tdk mendatangkan maut [1 Yoh 5:16-17]“. Dosa yg tidak mendatangkan maut adl dosa yg tdk disengaja, spt ada juga tertulis: “Segenap umat Israel akan beroleh pengampunan, juga orang asing yg tinggal di tengah-tengahmu, karena hal itu dilakukan oleh seluruh bangsa itu dengan tidak sengaja [Bil 15:26]“.

Sedangkan Dosa yg mendatangkan maut adl dosa yg disengaja, spt juga ada tertulis: “Tetapi orang yg berbuat sesuatu dgn sengaja, baik orang Israel asli, baik orang asing, orang itu mjd penista Tuhan, ia hrs dilenyapkan dari tengah-tengah bangsanya, sebab ia telah memandang hina terhadap firman Tuhan dan merombak perintahNya; pastilah orang itu dilenyapkan, kesalahannya akan tertimpa atasnya [Bil 15:30-31]“.

Dosa tidak percaya Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat

Dalam kaitan dengan dosa menghujat Roh Kudus, maka kalau sesorang tidak percaya Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat, maka dapat dipastikan dia akan mendapat maut.

Alasan paling mendasar adalah bahwa semua manusia telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah. Maka bila dia tidak percaya Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat, maka Yesus tidak akan menjadi pembelanya dia dan Setan akan mendakwa dia habis – habisan dan dapat dipastikan orang tersebut tidak akan mungkin bisa memenuhi standard Allah di dalam kehidupannya.

Leave a Comment

You cannot copy content of this page