Sam Kok

Prolog

Dunia di bawah langit setelah suatu masa yang terpecah-pecah akan kembali bersatu dan setelah masa persatuan akan kembali
terpisah. ini adalah hukum alam yang tidak dapat dihindari. Ketika pemerintahan dinasti Zhou melemah, maka muncullah 7 negara yang saling bersaing untuk memperebutkan seluruh wilayah China. Perebutan akhirnya dimenangkan oleh kerajaan Qin, tetapi setalah takdir Qin dipenuhi, muncul 2 kerajaan yaitu Han dan Chu yang memperbutkan kekuasaan dan akhirnya Han yang menang.

Kebangkitan Han dimulai ketika Liu Bang memimpin pasukan untuk menyatukan seluruh China di bawah panji-panjinya. Warisan kekuasaan ini diturunkan turun-temurun di bawah Dinasti Han untuk 200 thn lamanya sampai pemberontakan yang dilakukan Wang Mang menimbulkan kekacauan. Liu Xue sebagai keturunan ke 21 Kaisar Han Gao Zu (Liu Bang) akhirnya berhasil mengambil alih kembali kekuasaan dan akhirnya Dinasti Han kembali berkuasa selama 200 thn sampai masa kekuasaan Kaisar Xian yang pada masa pemerintahannya akhirnya Dinasti Han terpecah menjadi suatu masa yang dikenal sejarah sebagai masa 3 kerajaan.

Tetapi kehancuran Dinasti Han dimulai dari masa Kaisar Huang dan Kaisar Ling yang duduk di tahta naga pada sekitar abad ke 2 . Kaisar Huang tidak mempedulikan orang yang mampu dan lebih mempercayai kasim-kasim istana. Pada saat wafatnya, Kaisar Huang menyerahkan kekuasaan pada Kaisar Ling dengan menunjuk walinya Dou Wu dan Chen Fan. Dou Wu dan Chen Fan adalah pejabat jujur yang berusaha untuk menghancurkan kekuasaan para kasim-kasim istana yang telah merusak negara. Tetapi kepala kasim Cao Jie (note: perhatikan Cao-nya) tidak mudah untuk disingkirkan. Akhirnya Dou Wu dan Chen Fan dihukum mati dengan tuduhan memberontak pada kaisar. Hal ini membuat para kasim lebih ditakuti dan makin berkuasa.

Pada tahun ke-2 bulan ke-4 dan hari ke-15 masa pemerintahan kaisar Ling (thn 168 M). Ketika kaisar sedang melewati “ruang kebijaksanaan” (tempat kaisar memutuskan sesuatu). Ketika kaisar sedang menuju singasananya tiba-tiba ada angin kencang menerpanya dan dari atap istana tiba-tiba jatuh seekor ular hitam yang jatuh tepat di atas singgasananya. Kaisar lalu terkejut dan terjatuh tidak sadarkan diri sambil memuntahkan darah. Para pembantunya langsung mengangkatnya ke dalam kamar dan ajaibnya ketika para prajurit ingin mencari ular tersebut, ular tersebut telah hilang. Hari-hari berikutnya banyak kejadian-kejadian aneh, seperti angin topan yang tiba-tiba muncul, petir di langit yang tidak henti-hentinya hingga tengah malam, hujan besar yang belum waktunya, dsbnya. 2 tahun kemudian sebuah gempa besar melanda ibukota Luo Yang, sedangkan di pesisir pantai ombak besar menyapu bersih pemukiman nelayan. Pertanda buruk lainnya tercatat 10 tahun kemudian di mana ayam jantan berubah jadi betina.

Pada bulan ke-6 thn itu kabut gelap tiba-tiba saja menutupi “ruang kebijaksanaan kaisar” dan pada bulan berikutnya jauh dari ibukota tiba-tiba gunung Yuan longsor sehingga menyebabkan daerah di kaki gunung tersebut musnah. Disebabkan karena banyaknya pertanda buruk maka kaisar Ling akhirnya mengeluarkan titah kaisar dan memanggil semua penasehatnya untuk dimintakan pendapatnya.

Penasehat kerajaan Cai Yong mengeluarkan pendapat bahwa pertanda ini disebakan oleh kekuasaan yang dipergunakan dengan salah oleh para kasim-kasim istana yang jahat. Kaisar memikirkan pendapat ini dengan menghela napas dalam-dalam, kepala kasim Cao Jie yang mendengar hal ini kemudian meminta agar Cai Yong dibebas tugaskan dan dipulangkan ke kampung halamannya. Karena kaisar telah sangat sedih maka dia membiarkan kasim itu bertindak semaunya dan akhirnya Cai Yong dicopot dari jabatannya dan meninggalkan istana.

Dengan tidak adanya orang-orang yang berani lagi mengutarakan pendapat pada kaisar maka kekuasaan kasim itu di dalam pemerintahan makin tidak terbendung lagi. diantara kasim-kasim tersebut ada 10 yang terkuat pengaruhnya, yaitu : Zhang Rang, Zhao Zhong, Cheng Kuang, Duan Gui, Feng Xu, Guo Sheng, Hou Lan, Jian Shuo, Cao Jie, and Xia Yun.

Di antara mereka Zhang Rang adalah yang paling berpengaruh di hadapan kaisar. Kaisar mengangkatnya sebagai penasehat dan bahkan memanggilnya “ayah angkat”. Jadi pemerintahan setiap hari makin bobrok saja dan tidak pernah bertambah baik. Rakyat hidup dalam penderitaan yang sangat. Perampokan, penjarahan dan pemberontakan muncul di mana-mana.

Pada saat itu disebuah wilayah bernama julu hiduplah sebuah keluarga dengan marga Zhang. mereka memiliki anak bernama Zhang Yue, Zhang Ba dan Zhang Lian. Yang tertua adalah Zhang Yue yang merupakan lulusan sekolah daerah (saat itu bisa lulus sekolah tuch dah hebat) yang mengabdikan dirinya pada pembuatan obat-obatan. Pada suatu hari ketika sedang mencari tumbuhan obat Zhang Yue bertemu dengan seorang pertapa tua yang mengajak Zhang Yue untuk mengikutinya ke gua pertapaanya dan membernya 3 jilid “Buku Langit”.

“Buku Langit” ini kata pertapa itu “merupakan inti dari segala kedamaian. dengan bantuan 3 buku ini maka kamu akan dapat menyelamatkan umat manusia dan mengubah dunia. Tapi kamu harus memiliki keyakinan yang kuat atau pasti kamu akan mengalami penderitaan yang sangat.” Dengan memberi hormat sampai ketanah maka Zhang Yue berterima kasih dan menanyakan nama dari pertapa itu. ‘Aku adalah pertapa dari dataran selatan’, setelah selesai mengucapkan kata-kata itu maka hilanglah pertapa itu.

Zhang Yue siang malam mempelajari buku itu dengan sangat serius dan tak lama kemudian dia sudah dapat memanggil hujan dan memerintahkan angin.
Pada thn ke-18 masa pemerintahan Kaisar Ling terjadi wabah yang menyerang seluruh daerah kerajaan. Zhang Yue membagikan obat-obat gratis kepada rakyat dan obat itu sangat manjur dalam melawan wabah ini dan dalam waktu yang singkat banyak orang yg mengenal Zhang Yue sebagai yang “bijaksana dan terberkati”.

Zhang Yue akhirnya mulai merekrut murid yang diajarinya ilmunya itu dan semakin bertambah banyaklah pengikutnya. Dengan semakin banyak pengikutnya maka Zhang Yue mengorganisasikan mereka ke dalam 36 cabang. Setiap cabang dipimpin oleh seorang dengan titel jendral. Mereka selalu berbicara mengenai “merubah langit biru menjadi langit emas”. Mereka yakin bahwa perputaran nasib akan segera terjadi dan mereka adalah bagian untuk merubah keadaan tersebut dan mereka berhasil mempengaruhi rakyat untuk menuntut perubahan tersebut.

Setelah semakin banyak pengikutnya Zhang Yue akhirnya merasa sudah saatnya untuk menggulingkan pemerintahan yang korup dan menyengsarakan rakyat ini tetapi sekarang ia menginginkan kerajaan ini untuk dirinya sendiri. Salah satu bawahannya mengirimkan upeti kepada para kasim yang berkuasa di istana untuk mendapatkan dukungan mereka sehingga mereka tidak akan menghalang-halangi. Zhang Yue dan pasukannya bersiap, sesuai dengan motto mereka yaitu untuk “menghapus langit biru dan membuat langit emas” maka mereka mengenakan panji-panji berwarana kuning cerah, Zhang Yue mengirimkan pesan ke istana untuk memberitahu para kasim bahwa rencananya telah siap tetapi ternyata Tan Zhou bawahan yang disuruhnya berkhianat dan memberitahukan ini pada Kaisar Ling. Kaisar yang ketakutan segera memanggil panglima besarnya He Jin untuk membahas masalah ini.

Karena rencananya telah terbongkar maka zhang yue dan Dua adiknya harus mempercepat rencana mereka. Mereka memberi gelar pada diri mereka sendiri, Zhang Yue penguasa langit, Zhang Ba penguasa bumi, Zhang Liang penguasa manusia dan mereka memproklamirkan :
“Keberuntungan Dinasti Han telah habis, yang bijaksana dan mampu telah muncul. Dengarlah kehendak langit, oh semua pengikutku, berjalanlah di jalan yang benar dan dengan bersama kita raih kedamaian”

Semua pasukan Zhang Yue dan seluruh simpatisannya telah memiliki semangat yang membara karena mereka telah lama merasa tertindas dan menderita. mereka semuanya mengangkat panji-panji kuning dan memakai penutup kepala berwarna kuning. Kekuatan utama mereka mencapai 500.000 orang, kekuatan ini membuat gentar pasukan pemerintah yang segera melarikan diri.

Panglima besar He Jin mendengar kabar ini segera memerintahkan untuk melakukan persiapan perang. Titah kaisar pun dikeluarkan untuk merekrut pasukan melawan pemberontakan ini yang disebut pemberontakan “jubah kuning”. Sementara ini para panglima lainnya sedang bergerak ke segala penjuru China untuk melawan pemberontakan ini. Mereka adalah Lu Zhi, Huangfu Song, and Zhu Jun. Sementara itu Zhang Yue mengarahkan pasukannya menuju propinsi You Zhou (sebenarnya You Zhou artinya wilayah You). Wilayah ini terletak di daerah timur laut. Penguasa wilayah ini adalah Liu Yan yang masih merupakan keluarga kaisar. Setelah mengetahui kedatangan pasukan pemberontak ini maka Liu Yang langsung memrintahkan Jendral Zhou Jing untuk mengumpulkan tentara. Maklumat segera dikeluarkan untuk merekrut tentara.

Liu Yang menyetujui rencana perekrutan ini dan segera memerintahkan para staffnya untuk segera menyebarkan pengumuman ini (maklum jaman dulu gak ada tv ato radio). salah satu pengumuman ini
dipasang di kota Zhou, di mana hiduplah seorang yang memiliki semangat tinggi yang di dalam dirinya dipenuhi gelora membara untuk membawa kedamainan, orang yang akhirnya mengubah sejarah cina……..

3 PENDEKAR BERSUMPAH JADI SAUDARA DI BAWAH POHON PERSIK.

Di kota Zhou hiduplah seorang yang sangat bersemangat, Dia bukanlah seorang pelajar kutu buku tetapi wawasannya sangat luas dan pikirannya terbuka untuk banyak hal. Bicaranya tidak banyak dan pembawaanya sangat tenang. Tubuhnya tinggi tegap, matanya besar dan kupingnya lebar, tanganya kuat
dan bahunya lebar serta memiliki bibir berwarna kemerahan dan muka yang tidak pucat, matanya bersinar penuh dengan semangat yang ada di dalam dirinya.

Dia adalah keturunan dari pangeran Sheng dari Zhong Shan yang ayahnya adalah Kaisar JIing (memerintah dari thn 157 SM-141 SM), kaisar ke-4 dinasti Han. Dia bernama LIU BEI. Lama sebelumnya salah satu kakeknya pernah menjadi gubernur di daerah itu, tetapi kehilangan jabatannya akibat kesalah yang
dilakukannya pada suatu upacara kerajaan. Ayahnya adalah Liu Hong, seorang pelajar dan pejabat yang jujur tetapi seperti semua layaknya pejabat yang jujur waktu itu maka dia mati muda dan meninggalkan keluarganya hidup dalam kemiskinan dan Liu Bei terkenal karena dia sangat hormat kepada ibunya.

Pada saat itu keluarga Liu Bei sangat miskin dan Liu Bei mendapatkan uang dari hasil menjual sendal dan tikar jerami. Rumahnya berada di sebuah desa tidak jauh dari kota Zhou. Di dekat rumahnya tumbuh sebuah pohon Mulberry (Yang biasa dijadiin tempat beternak ulat sutera) yang kalau dilihat dari jauh tampak seperti kanopi yang menaungi kereta kuda kerajaan. Tidak ada yang istimewa dengan rumah itu sendiri, tetapi pernah suatu ketika lewat seorang peramal yang mengatakan bahwa “SUATU HARI SEORANG YANG HEBAT AKAN MUNCUL DARI RUMAH TERSEBUT”.

Ketika kecil Liu Bei sering sekali bermain dengan teman-teman sebayanya di pohon itu. Dan dia suka memanjat pohon itu seraya berteriak ” AKU LIU BEI, ADALAH PUTRA LANGIT DAN INI ADALAH KERETA KUDA KU”. Pamannya Liu Yuan Qi melihat bahwa Liu Bei tidaklah seperti anak2x umumnya dan merasa bahwa kehadirannya di keluarga Liu ini adalah sebuah pertanda.

Ketika Liu Bei berumur 15 thn, ibunya mengirimnya bersekolah (belajar lebih tepat maksudnya karena pada saat itu orang yang bisa bersekolah adalah yang kaya atau pintar sekali). Untuk beberapa saat Liu Bei melayani Zheng Xuan dan Lu Zhi dan dia menjadi teman dekat dari Gongsun Zan.

Liu Bei berumur 28 tahun ketika pemberontakan Jubah Kuning terjadi. Ketika dia melihat pengumuman mengenai perekrutan pasukan karena ada pemberontakan dia menghela napas dalam-dalam. Tiba-tiba dari belakangnya terdengar orang berkata “Tuan, mengapa anda menarik napas jikalau anda tidak
membantu negara dengan menjadi tentara ?” Berbalik tiba-tiba, Liu Bei melihat orang denga badan yang tinggi besar, dengan kepala yang bundar seperti kepala macan tutul, mata yang besar, dagu yang lebar dan suara seperti auman singa. Seketika itu Liu Bei sadar bahwa dia tidak berbicara dengan orang biasa-biasa saja dan dia menanyakan siapa namanya.

“Zhang Fei adalah namaku”, Balas orang itu, “Aku hidup di dekat sini dan mempunyai pertanian, dan aku juga menjual arak dan daging. Aku juga suka berteman dengan orang-orang dan helaan nafasmu membuat aku tertarik untuk berbicara padamu”.

Liu Bei memebalas “Aku masih keturunan kekaisaran, namaku adalah Liu Bei dan harapanku adalah bisa memadamkan pemberontakan jubah kuning tersebut tetapi aku tdk dapat melakukan apa-apa”. Zhang Fei menjawab “Aku juga bermaksud sama. Bagaimana kalau kau dan aku bersama membangun pasukan dan melakukan apa yang bisa kita lakukan untuk masalah ini ?”
Ini adalah kabar gembira buat Liu Bei dan mereka berdua akhirnya pergi ke sebuah penginapan untuk berbincang-bincang. Ketika mereka sedang minum-minum, tiba-tiba muncul di hadapan mereka seorang berbadan besar, tinggi dan mendorong gerobak besar tiba-tiba masuk ke dalam penginapan tersebut dan memanggil pelayan seraya berkata “Pelayan bawakan aku arak, dan cepatlah aku akan pergi ke balai kota untuk mendaftarkan diri menjadi tentara”

Liu Bei memperhatikan si pendatang itu, dan memperhatikan bahwa badannya sangat besar dan berjanggut panjang dan berwajah merah seperti apel. Bermata seperti phoenix dan beralis seperti segulung sutera. Keseluruhan penampilannya memberikan aura bahwa dia adalah orang yang kuat dan memiliki kebanggan diri yang tinggi. Lalu Liu Bei mendekatinya dan menanyakan namanya.
“Saya adalah Guan Yu”. Balas orang itu, “Saya berasal dari seberang sungai, tapi telah lima tahun saya menjadi buron karena saya membunuh seorang penjahat yang kaya dan berkuasa tapi menyengsarakan rakyat, saya ke sini untuk masuk dalam ketentaraan”.
Dan Liu Bei pun akhirnya menceritakan tujuannya juga dan bersama dengan Zhang Fei mereka menuju pertanian Zhang Fei untuk membicarakan rencana besar mereka. Kata Zhang Fei ” Pohon persik di belakang rumahku sedang bermekaran dan bunganya indah sekali, besok kita akan mempersembahkan kurban untuk bersumpah sebagai saudara di hadapan langit dan bumi dan memohon pertolongan langit agar kita berhasil dalam tugas kita untuk menumpas pemberontak dan mendamaikan negara”.

Liu Bei dan Guan Yu setuju dengan rencana tersebut. Bertiga mereka keesokan harinya mempersiapkan upacara, seekor lembu jantan, seekor kuda putih dan 3 cangkir arak dipersembahkan dalam upacara tersebut. Mereka lalu bersujud kepada langit dan bumi seraya bersumpah :
“Kami Bertiga, Liu Bei, Guan Yu dan Zhang Fei,
Walaupun berbeda keluarga tapi memiliki satu hati dan bersumpah untuk saling mengangkat saudara dan membantu sesama sampai akhir. Kami bersumpah untuk saling membantu sesama di masa susah dan menikmati kesenangan bersama di masa-masa yang bahagia,
Kami bersumpah untuk melayani negara dan rakyat.
Kami tidak dilahirkan di saat yang sama, tetapi kami bersedia mati di saat yang sama.
Semoga langit, yang maha kuasa, bumi dan semua hal yang menghasilkan mendengar sumpah kami. Jika kami melupakan sumpah ini dan kebaikan serta kebenaran maka biarlah langit dan bumi menyiksa kami.”
Mereka semua bangkit berdiri dan Guan Yu serta Zhang Fei membungkuk hormat pada Liu Bei, Liu Bei sebagai kakak tertua, Guan Yu no 2, Dan Zhang Fei no 3. Mereka menyembelih lembu tersebut dan mengadakan pesta syukuran bersama dengan penduduk desa, 300 orang datang dan bergabung dengan mereka dan bersedia bersama-sama dengan mereka untuk memperjuangkan negara demi terciptanya kedamaian kembali.
Perjalanan ketiganya baru akan dimulai, langit mempertemukan mereka dan mempersatukan mereka dalam ikatan persaudaraan, Ikatan yang akan selalu dikenang sepanjang zaman, di mana tidak ada satu apapun dapat memisahkan mereka, tidak juga kematian. Persaudaraan sepanjang zaman demi menciptakan kedamaian di Singasana Naga………..

Bersama menghancurkan pemberontak

Setelah bersumpah menjadi saudara dan berhasil merekrut pasukan pertamnya pada keseokan harinya 3 saudara itu mulai mempersiapkan diri mereka semua untuk maju ke medan perang melawan para pemberontak. Setelah senjata dikumpulkan dan dibagi-bagikan mereka sadar bahwa mereka tidak memiliki kuda seekorpun. Tetapi mereka digembirakan oleh kabar bahwa ada seorang pedagang kuda yang baru memasuki kota. “Langit membantu kita”, kata Liu Bei.

3 saudara tersebut menyambut sang pedagang kuda tadi. Mereka adalah Zhang Shi Ping dan Su Shuang dari Zhong Shan. Mereka pergi ke daerah utara setiap tahunnya untuk membeli kuda. Mereka sekarang sedang dalam perjalanan pulang karena adanya pemberontakan di mana-mana. 3 saudara itu mengundang mereka pergi ke tanah pertanian Zhang Fei dan menjamu mereka dengan arak. Liu Bei lalu menceritakan rencana mereka untuk berjuang mengembalikan kedamaian bagi rakyat. Kedua pedagang itu sangat bersimpati dan akhirnya memberikan 50 kuda, 500 ons emas dan perak, 1500 pon besi baja untuk dibuat senjata.

3 saudara itu sangat berterima kasih dan kemudian saudagar kaya itu meninggalkan mereka. Kemudiam Liu Bei mencari seorang pandai besi untuk membuat senjata, Liu Bei membuat pedang kembar yang disebut “SHUANG JIAN”, Guang Yu membuat sebuah tombak besar dengan ujung yang melengkung dan berukiran naga hijau di sisinya dengan berat 100 pon yang disebut “QING LONG YAN YUE TAO” dan Zhang Fei membuat sebuah tombak dengan ujung seperti lekukan ular dan panjang 10 kaki disebut “SHE MAO”.

Dan mereka pun juga dilengkapi dengan baju besi dan helm. Ketika senjata sudah siap, pasukan yang kini berjumlah 500 orang tentara bergerak menuju tempat Komandan Zhou Jing yang membawa mereka kepada gubernur Liu Yan. Ketika krosesi upacara selesai, Liu Bei memperkenal Diri pada Liu Yan dan Liu Yan memperlakukan Liu Bei dengan hormat karena didasarkan
pada silsilah Liu Bei

Tidak lama sebelumnya diberitkan bahwa pasukan pemberontak jubah kuning di bawah pimpinan Cheng Yuan Zi telah menyerang daerah sekitarnya dengan pasukan berkekuatan 15.000 orang. Liu Yan dan Zhou Jing memerintahkan Liu Bei dan saudaranya untuk menghadapi pasukan pemberontak. Liu Bei dengan senang hati menerima perintah itu dan langsung mempersiapkan pasukannya untuk pergi menuju bukit Da Xing.

Di sana mereka bertemu dengan pasukan pemberontak jubah kuning. Liu Bei langsung menerjang maju, diikuti dengan Guan Yu Di kirinya dan Zhang Fei di kanannya. Sambil melaju mendekati pasukan musuh Liu Bei berteriak “Hai, Pemberontak, mengapa kau tidak turun dari kudamu dan menyerahlah !!!”

Pimpinan pasukan pemberontak Cheng Yuan Zi mendengar ejekan Liu Bei langsung mengirimkan salah satu jendralnya Deng Mao untuk bertarung. Ketika Deng Mao maju mendekati Liu Bei, Zhang Fei langsung memacu kudanya berada di depan Liu Bei, hanya dengan sekali hunusan tombak Zhang Fei langsung merobohkan Deng Mao.

Cheng Yuan Zi yang melihat hal ini langsung mengambil senjatanya dan memacu kudanya mendekati Zhang Fei. Kali Ini Guan Yu yang menghadang, Guan Yu langsung menebaskan goloknya dan seketika itu juga tubuh Cheng Yuan Zi terbelah menjadi dua.
Karena pemimpinnya sudah tewas maka pasukan pemberontak langsung lari kocar-kacir dan meninggalkan persenjataan mereka. Tentara pemerintah langsung mengejar mereka, banyak yang berhasil ditangkap dan akhirnya perang hari itu dimenangkan oleh pasukan kerajaan.

Ketika mereka semua kembali, Liu Yan langsung menyambut mereka dan membagikan hadiah. Tapi keesokan harinya datang surat dari gubernur Gong Jing dari wilayah Jing Zhou yang menginformasikan kota mereka sedang dikepung oleh tentara pemberontak dan kota sudah hampir jatuh. Mereka membutuhkan bantuan segera.

Liu Bei begitu mendengar kabar ini langsung memutuskan untuk berangkat membantu. Liu Bei langsung berangkat keesokan paginya dengan tentaranya dan dibantu dengan 5000 tentara kerajaan di bawah pimpinan jendral Zhou Jing. Tentara pemberontak begitu melihat ada bantuan yang datang langsung membagi pasukannya, 1/2 menghadapi pasukan Liu Bei dan Zhou Jing.

Pasukan Liu Bei tidak dapat menembus pertahanan pasukan pemberontak akhirnya memutuskan mundur sejauh 10 Km. Liu Bei lalu
berkata “Kita sedikit dan mereka terlalu banyak, mereka hanya dapat kita kalahkan dengan strategi yang jitu.” Akhirnya direncanakanlah serangan mendadak, Di jalan menuju kota Liu Bei memerintahkan Guan Yu untuk bersembunyi di sebelah kanan dan Zhang Fei di sebelah kiri, sedangkan Liu Bei memimpin pasukan utama.

Ketika persiapan telah selesai, lalu Liu Bei maju mendekati pasukan pemberontak, dan ketika pasukan pemberontak juga bergerak maju tiba-tiba Liu Bei membunyikan gong tanda mundur. Pasukan pemberontak yang mengira pasukan Liu Bei takut lalu langsung mengejar pasukan Liu Bei hingga masuk ke dalam jalan setapak. Gong lalu dibunyikan tanda pasukan Guan Yu dan Zhang Fei menyerang sekarang. Lalu pasukan pemberontak terjebak dari 3 sisi dan mereka mengalami korban jiwa yang banyak. Mendengar kabar bahwa teman2x mereka diserang secara tiba-tiba, pasukan pemberontak yang lain datang membantu dan mengakibatkan pengepungan terhadap kota jadi melemah, melihat hal ini gubernur Gong Jing langsung memimpin pasukan yang tersisa berjumlah 3000 orang langsung menyerbu keluar benteng. Tentara pemberontak yang kebingungan akhirnya dapat dihancurkan dan mereka banyak yang terbunuh.

Setelah perayaan kemenangan Komandan Zhou Jing memohon diri untuk kembali ke Yi Zhou. Tapi Liu Bei berkata “Kami dengar komandan Lu Zhi sedang berjuang melawan serang pemberontak yang dipimpin Zhang Yue di Guang Zong. Lu Zhi adalah guruku dan aku ingin membantunya.”

Akhirnya Zhou Jing dan Liu Bei berpisah, dan 3 bersaudara itu akhirnya pergi ke GuangZong dengan tentara ereka. Mereka akhirnya berhasil sampai ke perkemahan tentara Lu Zhi dan mereka diterima di sana dengan baik.

Pada saat itu bala tentara Zhang Yue berjumlah 150.000 orang. Sedangkan tentara Lu Zhi berjumlah 15.000 orang. Setiap hari terjadi pertempuran kecil tetapi tidak ada yang dapat mengalahkan satu sama lain. Lu Zhi berkata pada Liu Bei, “Aku dapat mengepung pemberontak itu d isini, tetapi Zhang Ba dan Zhang Lian menekan Huangfu Song dan Zhu Jun di Yi Chuan. Aku akan memberimu 1000 tentara untuk melihat keadaan mereka dan setelah itu baru kita pikirkan rencana penyerangan kita.”

Akhirnya Liu Bei berangkat secepatnya menuju Yi Chuan, Pada saat ini tentara kerajaan berhasil memukul mundur pemberontak hingga ke Chang Se dan mereka berkemah di lapangan rumput. Melihat hal ini Huangfu Song berkata kepada Zhu Jun ” Tentara pemberontak berkemah di rerumputan, kita dapat menyerang mereka dengan api.”

Akhirnya tentara kerajaan diperintahkan untuk mengambil rumput kering, dan rumput-rumput itu dikumpulkan lalu disirami minyak. Rumput-rumput itu diletakan disekeliling daerah perkemahan tentara pemberontak. Ketika malam tiba, angin tiba-tiba berhembus menuju arah kamp pemberontak. Ketika melihat hal ini, maka Huangfu Song dan Zhu Jun langsung memerintahkan penyerangan, seketika itu api berkobar menutupi perkemahan tentara pemberontak. Tentara pemberontak kebingungan dan kebanyakan mati
mengenaskan karena terbakar. Tidak ada waktu lagi untuk memakai baju zirah dan menaiki kuda, mereka semua berserakan ke segala arah.

Pertempuran berlangsung hingga fajar menyingsing, Zhang Ba dan Zhang Lian beserta sekelompok kecil pemberontak berhasil melarikan diri. Tetapi tiba-tiba di hadapan mereka muncul sekelompok tentara dengan bendera berwarna merah. Pemimpin mereka berukuran tubuh sedang, dengan mata yang kecil dan janggut yang panjang. Dia adalah Cao-Cao dari Bei Juo, dia berpangkat jendral pasukan berkuda kerajaan. Ayahnya adalah Cao Song, tapi bukanlah benar-benar keturunan keluarga Cao. Cao Song terlahir dgn marga Xiaohou, tetapi dia telah diangkat anak oleh Kasim Cao Teng dan merubah marganya.

Sebagai seorang pemuda Cao Cao menggemari berburu, musik dan tarian. Dia sangat berbakat dan penuh dengan akal. Seorang pamannya sering melihat Cao Cao ini sangat labil, terkadang marah kepadanya dan melaporkan perilaku buruknya kepada orang tua Cao Cao. Ayahnya lalu memarahi Cao Cao.

Tetapi Cao-Cao membalasnya, Suatu hari ketika Cao-Cao melihat pamannya datang, maka dia tiba-tiba pura terjatuh dan kesakitan. Sang paman lalu lari dan mengatakan pada ayahnya yang akhirnya datang melihat, tetapi ketika ayahnya datang Cao-Cao baik-baik saja.
“Tetapi pamanmu berkata bahwa kau terluka, apakah kamu baik-baik saja ?”, Kata ayahnya.
“Aku tidak pernah mengalami luka apapun,” kata Cao-Cao, ” tetapi aku telah kehilangan kepecayaan pamanku dan dia hanya menipumu.”.
Setelah itu apapun yang pamannya katakan mengenai kesalahan Cao-Cao, ayahnya tidak pernah mendengarkannya lagi. Akhirnya Cao-Cao tumbuh dewasa dengan seenaknya dan tidak terkontrol. Seorang pria pada saat itu bernama Qiao Xuan berkata pada Cao-Cao, “Pemberontakan sudah di depan mata, dan hanya orang dengan kemampuan terhebat yang dapat membawa perdamaian kembali muncul, dan orang itu adalah kau.”

He Yong dari Nan Yang berkata kepadanya “Dinasti Han sedang mengalami keruntuhan, orang yang dapat mengembalikan kedamaian adalah dia dan hanya dia.”
Cao-Cao pergi ke Runan untuk menanyakan mengenai masa depannnya pada orang benama Xu Shao.
“Orang seperti apakah aku ini ?” tanya Cao-Cao. Peramal itu tidak berkata apa, lagi dan lagi Cao-Cao menanyakan hal itu. Llalu Xu Shou menjawab “Dalam masa damai kamu adalah orang berguna, dalam masa kekacauan kamu adalah pahlawan yang hebat.” Cao-Cao sangat senang mendengar jawaban ini.

Cao-Cao lulus dari akademi militer pada umur 20 thn dan mendapatkan reputasi sebagai orang yang berintegritas. Dia memulai karir sebagai kepala komandan disebuah distrik di ibukota. Di keempat gerbang ibu kota dia menaruh gada dengan berbagai bentuk dan dia akan menghukum orang yang melanggar hukum apapun pangkat orang itu. Seorang paman dari kasim Jian Shuo ditemukan membawa pedang di jalanan pada malam hari dan itu merupakan pelanggaran. Karena itu pula maka ia dihukum dengan dipukul menggunakan gada itu. Setelah itu tidak ada seorangpun yang berani melanggar aturan lagi. Nama Cao-Cao akhirnya menjadi terkenal dan dia diangkat menjadi kepala pengadilan di Dun Qiu. Ketika pemberontakan Jubah Kuning dimulai, Cao-Cao berpangkat jendral dan kepadanya diberikan 5000 pasukan berkuda dan infantri untuk bertempur di Ying Chuan. Dia kebetulan bertemu dengan sisa2x pemberontak. Ribuan tewas dan banyak sekali kuda, drum, senjata, bendera yang berhasil direbut berikut jumlah uang yang sangat besar. Tetapi Zhang Ba dan Zhang Liang berhasil melarikan diri. Dan setelah bertemu dengan Huangfu Song, Cao-Cao mengejar sisa pemberontak yang melarikan diri.

Sementara itu Liu Bei dan saudaranya sedang berkuda menuju YingChuan ketika mereka mendengar bunyi pertempuran dan melihat api di angkasa. Tetapi mereka terlambat datang ke pertempuran. Mereka melihat HuangFu Song dan Zhu Jun dan kepada mereka Liu Bei menjelaskan maksud kedatangannya.

“Kekuatan pemberontak telah hancur disini” kata jendral itu, “Tetapi mereka pasti akan pergi ke GuanZong untuk bergabung dengan Zhang Jue. Kamu tidak dapat melakukan apapun di sini, lebih baik kamu cepat kembali ke GuanZong”

Liu Bei akhirnya memimpin pasukannya kembali ke Guan Zong, Di tengah perjalanan mereka melihat pasukan istana sedang mengawal tawanan dalam kereta. Ketika mereka mendekat, mereka melihat bahwa tahanan tersebut adalah Lu Zhi, jendral yang akan mereka tolong. Dengan cepat Liu Bei turun dari kudanya dan bertanya apa yang terjadi.

Lu Zhi Bercerita “Aku telah mengepung tentara pemberontak dan dalam posisi siap menghancurkan mereka, ketika Zhang Yue menggunakan ilmu gaibnya dan mengagalkan seranganku. Kerajaan mengirimkan kasim Zhuo Feng untuk menyelidiki kekalahanku, perjabat itu menuntut sogokan. Aku beritahukan padanya berapa keras kita mencoba untuk mengalahkan musuh dan dalam situasi seperti ini bagaimana caranya aku dapat mencarikan upeti untuknya. Dia pergi dengan marah dan melaporkan pada istana bahwa aku menyembunyikan pampasan perang dan tidak membagikannya dan itu membuat pasukanku kehilangan semangat. Jadi aku digantikan oleh Dong Zhuo, dan aku harus pergi ke ibu kota untuk menjawab tuntutan pengadilan.”

Cerita itu membuat Zhang Fei marah dan nyaris saja dia membunuh para pengawal2x kerajaan itu. Tapi Liu Bei mencegahnya.
“Pemerintah akan mengurusnya dengan adil” kata Liu Bei “Kau jangan bertindak gegabah.” Akhirnya tidak ada gunanaya mengikuti jalan itu menuju Guan Zong, Guan Yu mengusulkan agar mereka kembali ke Zhuo. Dua hari kemudian gelegar peperangan kembali terdengar di balik bukit. Dengan cepat mereka menuju atas bukit dan melihat tentara pemerintah mengalami kekalahan. Mereka melihat seluruh dataran telah dipenuhi tentara pemberontak jubah kuning dan dibendera mereka tertulis ZHANG JUE, PENGUASA LANGIT.

“Kita akan menyerang Zhang Jue!” lata Liu Bei kepada saudaranya, dan mereka memacu kudanya untuk ikut bertempur.

Zhang Jue berhasil mengalahkan pasukan Dong Zhuo dan terus menekan. Dia sedang bersemangat untuk menghancurkan seluruh pasukan pemerintah ketika tentara Liu Bei tiba, pasukannya kebingungan karena muncul pasukan yang tak dikenal di tengah2x mereka. Akhirnya pasukan Zhang Jue kacau dan mundur sejauh 15 km. Liu Bei berhasil menyelematkan jendral pasukan pemerintah dan kembali ke perkemahan mereka.
“Apakah Jabatanmu ?” Tanya Dong Zhuo.
“Tidak ada” jawab Lie Bei.
Dan Dong Zhuo memperlakukan mereka dengan tidak hormat. Liu Bei pergi denan tenang, tetapi Zhang Fei marah besar.
“Kita baru saja menyelamatkan nyawanya dalam pertempuran yang sengit” Teriak Zhang Fei, ” Dan sekarang dia bersikap kasar pada kita! tidak ada apapun juga yang dapat meredam kemarahanku kecuali kematiannya!”.

Zhang Fei berjalan menuju tenda Dong Zhuo dan di tanganya menggenggam sebilah pedang. Dong Zhuo lahir di daerah barat laut China, tepatnya di Lin Tao di daerah lembah barat sebagai gubernur He Dong, Dong Zhuo sangat sombong dan berlebihan. Tetapi hari di mana dia memperlakukan Liu Bei dengan kasar dapat
saja menjadi hari terakhirnya, jika saja Liu Bei dan Guan Yu tidak menahan Zhang Fei yang sedang marah.
“Ingat dia adalah pejabat pemerintah yang diangkat kerajaan”, kata Liu Bei. “siapakah kita untuk memutuskan
dan menghukum ?”
“Sangat memuakan untuk menerima perintah dari bajingan seperti dia, aku lebih baik membunuhnya
sekarang! Kau boleh tinggal di sini bila kau mau tapi aku lebih baik mencari tempat lain.” , kata Zhang Fei.
“Kita ber-3 adalah satu dalam kematian dan dalam hidup, tidak ada perpisahan di antara kita, kita semua akan selalu bersama.”
Akhirnya ke-3 saudara itu berangkat dan pergi menemui Zhu Jun yang menerima mereka dengan baik dan
berterima kasih atas bantuan yang mereka telah berikan ketika melawan Zhang Ba. Pada saat ini Cao-Cao telah bergabung dengan Huangfu Song, dan mereka sedang berusaha menghancurkan pasukan Zhang Liang dalam pertempuran di Qu Yang.
Zhang Ba mengkomandani sekitar 80.000 pasukan. Pemberontak telah memposisikan pasukannya di belakang bukit. Penyerangan terhadap posisi pemberontak kemudian direncanakan dan Liu Bei yang akan memimpin pasukan utama. Pada pasukan pemberontak salah seorang jendral Zhang Ba, Gao seng menantang duel satu lawan satu. Zhang Fei langsung keluar dari barisan dan maju ke depan menghadapinya. Hanya dalam beberapa jurus saja, Zhang Fei berhasil melukai Gao Seng yang terpental dari kudanya. melihat ini maka Liu Bei langsung memerintahkan pasukannya untuk menyerbu maju.

Lalu Zhang Ba yang duduk di atas kudanya, melepaskan ikat rambutnya, mengambil pedangnya dan
merapalkan semacam doa. Tiba-tiba angin mulai berhembus dengan kuatnya, petir menghiasi langit dan
kilatan-kilatan cahaya dari langit menhantam bumi, bunyi gemuruh yang memekakan telinga membuat kuda – kuda ketakutan dan dari langit turun awan hitam yang menutupi medan peperangan. Ketakutan melanda
pasukan kerajaan, Liu Bei memimpin pasukannya mundur, tetapi mereka dalam keadaan kacau sehingga
banyak yang meninggal karena terinjak-injak.
“Zhang Ba menggunakan sihir”, kata Zhu Jun. “Esok, aku akan menyiapkan penangkal dengan menggunakan
darah babi dan kambing. Darah ini harus dipercikan kepada pasukan mereka dan kita akan dapat mematahkan sihir mereka.” Maka diputuskanlah demikian. Guan Yu dan Zhang Fei masing-masing membawa 1000 pasukan dan bersembunyi di tebing yang tinggi dan mereka membawa banyak darah babi dan kambing.

Keesokan harinya ketika pemberontak membunyikan genderang perangnya untuk menantang perang, Liu Bei maju menghadapi mereka. Pada saat yang sama, lagi Zhang Ba menggunakan sihirnya. Pasir berterbangan menutupi pandangan, kerikil berserakan menutupi jalan, awan gelap menutupi langit dan pasukan musuh muncul dari balik badan pasir itu. liu bei mundur seperti sebelumnya, dan pasukan pemberontak terus mengejarnya. Ketika pasukan pemberontak memasuki jalan dengan tebing tinggi, tiba dikejutkan oleh bunyi terompet dan genderang yang keras, dan dari tempat persembunyiannya pasukan Guan Yu dan Zhang Fei memercikan darah babi dan kambing. Tiba-tiba pasukan pemberontak yang muncul dari balik badai itu berjatuhan dan berubah menjadi lembaran kertas dan badaipun berhenti.

Zhang Ba yang melihat bahwa sihirnya telah dapat dihancurkan lalu memutuskan mundur. Dan ketika
pasukannya sedang mundur, dari arah kiri dan kanannya muncul Guan Yu dan Zhang Fei dan dari belakang
ada Liu Bei dan Zhu Jun. Pasukan pemberontak berhasil dihancurkan. Liu Bei dari kejauhan melihat panji-panji perang Zhang Ba penguasa bumi. Dengan cepat Liu Bei mengejarnya dan dengan panah berhasil melukai tangan kiri Zhang Ba. Walaupun terluka zhang ba masih dapat melarikan diri ke kota Yang Cheng, kota itu akhirnya dikepung oleh Zhu Jun.

Pengintai yang dikirim untuk mendapatkan kabar dari pasukan Huangfu Song melaporkan “komandan
Huangfu Song telah sangat berhasil, Dong Zhuo yang telah sering kalah posisinya telah digantikan oleh
komandan Huangfu Song. Zhang Jue telah tewas di tangan pasukan Huangfu Song. Zhang Lian telah mengambil alih pasukan saudaranya itu menjadi satu dengan pasukannya tetapi tidak ada peluang untuk mengalahkan pasukan Huangfu Song yang telah menguasai tempat-tempat strategis dan telah menang dalam 7 pertempuran berturut-turut. Zhang Lian telah tewas di Qu Yang. Selain itu peti mati Zhang Jue telah berhasil direbut, kepalanya telah dipenggal dan telah dikirim ke ibukota (Luo Yang) untuk diekspos.

Pasukan pemberontak lainnya telah menyerah dan untuk semua hal ini Huangfu Song telah diberikan penghargaan dengan jabatan jendral pemimpin pasukan kereta terbang dan penguasa daerah Ji Zhou.
“Huangfu Song juga tidak melupakan teman. Titah pertama setelah dia mendapatkan kekuasaanya adalah
untuk membersihkan nama Lu Zhi dan mengembalikan jabatannya yang diambil Dong Zhuo dan mengangkat Cao-Cao sebagai gubernur Ji Nan”

Mendengar hal ini Zhu Jun menekan lebih keras dengam menyerang mati-matian kota Yang Cheng and
kekalahan tentara pemberontak sudah semakin jelas. Lalu salah seorang bawahan Zhang Ba, Yan Zheng
membunuh atasannya itu dan membawa kepalanya untuk diserahkan kepada kerjaan. Akhirnya seluruh
pemberontak telah menyerah dan Zhu Jun melaporkan hal ini pada kerajaan.

Tetapi ada beberapa pemberontak jubah kuning yang masih memimpin perlawanan. 3 pemberontak lain, Zhao Hong, Han Zhong dan Sun Zhong mengumpulkan 30.000 pasukan dan memulai perampokan dan
pembantaian. Mereka menyembut dirinya “pembalas dendam bagi Zhang Jue”.

Kerajaan memerintahkan Zhu Jun untuk membawa pasukan veterannya untuk menghancurkan sisa-sisa
perlawanan pemberontak ini. Dia segera langsung berangkat menuju kota Wan Cheng di mana para
pemberontak itu bermarkas. Ketika Zhu Jun tiba, Han Zhong langsung maju melawan. Zhu Jun mengirim Liu
Bei dan kedua saudaranya untuk menyerang sisi sebelah barat daya dari tembok kota. Han Zhong bertugas
untuk mempertahankan kota berusaha mati-matian melawan Liu Bei. Sementara itu Zhu Jun sendiri memimpin 2 000 pasukan berkuda untuk menyerang bagian lain dari kota itu.

Pemberontak berpikir bahwa mereka tidak akan dapat mempertahankan kota itu mulai kehilangan semangat. Liu Bei terus menekan mereka dan akhirnya kota berhasil dimasuki. Para pemberontak masih dapat bertahan di tembok dalam kota. Tetapi keadaan mereka sudah sangat parah, kelaparan terjadi dan wabah penyakit menyebar. Utusan pemberontak datang kepada Zhu Jun untuk menyerah, tetapi Zhu Jun menolaknya.
Kata Liu Bei, “dengan melihat pendiri dinasti Han Liu Bang, bukankah harusnya kita menerima mereka yang
menyerah, kenapa kau menolaknya ?”
“Kondisinya berbeda”, balas Zhu Jun. “ketika masa itu kekacauan memang sendang terjadi di mana-mana, dan rakyat tidak mempunyai kaisar. Jadi setiap penyerahan diri dapat diterima dan dianjurkan. Sekarang
kekaisaran telah ada dan mereka berani memberontak. Kalau kita menerima mereka maka nanti akan ada pemberontakan-pemberontakan lainnya dan ketika mereka kalah mereka hanya tinggal menyerah dan kita
pasti akan menerimanya dan hal itu akan berakibat fatal.” Liu Bei berkata, “Jika tidak membiarkan pemberontak menyerah tidak apa, tetapi jika mereka melakukan tindakan nekat, maka kita akan berada dalam kesulitan karena jumlah mereka sangat banyak. Lebih baik kita serang dari satu sisi dan biarkan sisi yang lain terbuka sehingga mereka akan melarikan diri dan tercerai berai, setelah itu kita akan menangkap mereka.”

Zhu Jun menilai saran ini sangat bagus dan mengikutinya. Seperti telah diduga, tentara pemberontak ini
akhirnya terpencar-pencar. Pimpinan pemberontak Han Zhong akhirnya terbunuh. Tetapi tiba-tiba pasukan
yang dipimpin oleh Zhao Hong dan Sun Zhong mendekat dengan kekuatan besar. Dan karena itu pasukan
kerajaan menghentikan pengejaran. Pasukan pemberontak yang baru itu akhirnya merebut kembali kota Wan
Cheng.

Zhu Jun berkemah 3 mil dari kota dan bersiap-siap untuk menyerang. Pada saat itu tiba pasukan berkuda
dari arah timur. Pemimpinnya adalah seorang jendral dengan muka dan badan yang kekar. namanya adalah
Sun Jian, dia berasal dari Fu Chun di negara bagian Wu. Keturunan dari ahli strategi yang terkenal Sun Tzu.
Ketika berumur 17 thn, Sun Jian bersama ayahnya melihat bajak laut yang sedang membagi hasil rampasan
mereka di pinggiran sungai Qin Tang.

“kita dapat menangkap mereka!” katanya pada ayahnya. Lalu dia mengengam pedangnya, dia berlari menuju arah bajak laut itu dan berteriak seolah-olah dia sedang memanggil pasukannya untuk mengepung. Ini membuat para bajak laut itu percaya bahwa mereka sedang diserang, dan mereka melarikan diri, meninggalkan rampasan mereka. Sun Jian berhasil membunuh salah satu bajak laut itu. Karena ini maka dia menjadi terkenal dan mendapatkan jabatan di pemerintahan daerah.

Lalu dengan kerjasama dengan pihak pemerintah, dia membangun tentara berkekuatan 1000 orang dan
membantu meredakan pemberontakan Xu Chang yang menyebut dirinya kaisar matahari dan memiliki 10.000 pasukan. Anak pemberontak Xu Hao juga ikut terbunuh. Untuk hal ini Sun Jian diangkat menjadi kepala pengadilan Yan Du kemudia Xu Yi dan terakhir adalah Xia Pi oleh penguasa daerah Zang Min.
Ketika pemberontakan jubah kuning terjadi, Sun Jian mengumpulkan anak muda di desanya untuk membentuk tentara, akhirnya terbentuk pasukan berjumlah 1500 orang dan ikut menumpas pemberontakan.
Zhu Jun menerima Sun Jian dengan senang hati dan memerintahkannya untuk menyerang dari selatan, utara
dan barat akan diserang secara bergantian oleh Liu Bei dan Zhu Jun. Sedangkan gerbang timur akan dibiarkan terbuka agar pemberontak dapat lari dari sana. sun jian adalah yang pertama yang dapat menaiki tembok kota. dia membunuh 20 orang pemberontak lebih sendirian. Sun Jian berhasil turun dari tembok, mengambil tombak dan memukul jatuh Zhao Hong dari kudanya. Kemudian Sun Jian menaiki kuda Zhao Hong dan menyabetkan pedangnya sehingga menyebankan banyak tentara pemberontak tewas.

Pasukan pemberontak berlari ke arah utara dan bertemu dengan pasukan Liu Bei, mereka tidak melawan dan
terpencar-pencar menyelamatkan diri. Tapi Liu Bei mengeluarkan anak panahnya dan memanah pimpinan
pemberontah Sun Zhong yang langsung jatuh ke tanah. Pasukan utama Zhu Jun akhirnya tiba dan setelah
pembantaian besar-besaran, pasukan pemberontak menyerah. Setelah itu kedamaian tercipta di 10 wilayah
di daerah Nan Yang.

Zhu Jun kembali ke ibu kota Luo Yang dan diangkat menjadi jendral pasukan kuda terbang dan menerima
jabatan sebagai gubernur He Nan. Dia tidak melupakan jasa orang – orang yang membantunya. dia melaporkan jasa Liu Bei dan Sun Jian.

Sun Jian yang memiliki pengaruh dan koneksi yang dapat mendukung dia diangkat menjadi komandan
pasukan kerajaan di Chang Sa. Tetapi Liu Bei walaupun telah dipromosikan oleh Zhu Jun dalam suratnya kepada kerajaan tetap harus menunggu kenaikan jabatannya. Liu Bei dan ke 2 saudaranya sedih menerima
kenyataan ini. Suatu hari ketika sedang berjalan sendirian dia ibu kota, Liu Bei bertemu seorang pejabat istana Zhang Jun yang kepadanya dia menceritakan keluh kesahnya.

Zhang Jun sangat terkejut akan hal ini dan dia akhirnya menceritakan pada kaisar mengenai hal ini. Katanya “Pemberontakan jubah kuning terjadi karena para kasim telah menjual jabatan dan memperdagangkan posisi. Pekerjaan di istana hanya untuk teman – temannya, hukuman hanya untuk musuh – musuhnya. Ini menyebabkan pemberontakan. Oleh sebab itu maka baiklah untuk memenggal ke-10 kasim
utama dan mempertontonkan kepala mereka dan memberitahukan kepada rakyat apa yang telah dilakukan
mereka. Kemudian berikanlah balasan kepada mereka yang berhak dan dengan itu maka seluruh negara akan
berada dalam keadaan aman.”

Tetapi para kasim langsung menyanggah hal ini dan berkata bahwa Zhang Jun menghina kaisar. Kaisar
memerintahkan zhang jun untuk meninggalkan ruangan. Walaupun begitu para kasim itu berpikir “pasti ada seseorang yang terlupakan jasanya walaupun telah berhasil mengalahkan pemberontak yang menyatakan kekesalannya.”

Lalu mereka menghimpun daftar orang – orang yang tidak penting yang menunggu penugasan dan salah satu dari daftar itu adalah Liu Bei. Liu Bei akhirnya ditempatkan sebagai kepala wilayah desa An Xi, yg langsung diterima oleh Liu Bei dan akhirnya Liu Bei membubarkan pasukannya dan mengirimnya pulang. Dia hanya mempertahan kan 2 lusin orang saja sebagai tentaranya.

Ke- 3 bersaudara itu akhirnya sampai di An Xi and secepatnya mereka membereskan administrasi di daerah itu dan memerintah dengan bijaksana sehingga tidak pernah ada kejahatan selama berbulan-bulan didaerah itu. Ke- 3 saudara itu hidup dalam harmoni, makan dalam satu meja dan tidur dalam satu ranjang yang sama.
tetapi ketika Liu Bei berada di depan publik, Guan Yu dan Zhang Fei akan selalu berdiri sebagai penjaganya
walaupun untuk seharian.

4 bulan setelah kedatangan mereka, ada titah kaisar untuk mengurangi jumlah orang militer yang mengisi
pos sipil. Liu Bei mulai takut bahwa dia akan terkena pengurangan itu. Kerajaan mengirimkan inspektur
pemeriksa bernama Du Biao, Liu langsung menyambutnya dengan hormat tetapi Du Biao mengacuhkannya.
Guan Yu dan Zhang Fei sangat marah.

Ketika inspektur itu tiba di penginapan, dia duduk di kursi dan tidak mempersilahkan Liu Bei duduk. Setelah
cukup lama baru dia berkata kepada Liu Bei.
“Dari manakah kau berasal ?”
Liu Bei menjawab, “Aku adalah keturunan dari Pangeran Sheng dari Zhong Shang. sejak pertama kali aku
melawan pemberontak di Zhou telah 30 pertempuran kujalani, aku mendapatkan banyak kemenangan dan
hadiahku adalah jabatan ini.”
“Kamu berbohong mengenai asalmu dan pernyataamu mengenai jasamu adalah bohong!” hardik si inspektur.
“Sekarang kerajaan memerintahkan untuk melakukan pengurangan pejabat dari strata yang rendah dan
pejabat yang korup.”
Liu bei terdiam dan akhirnya memohon diri. Dalam perjalan pulangnya Liu Bei meminta nasihat dari para
pembantunya.
“Tindakan seperti ini hanya dapat berarti satu yaitu dia meminta uang sogokan.” kata mereka pada Liu Bei.
“Aku tidak pernah mengambil uang rakyat bahkan 1 koin pun, dari mana aku memiliki uang untuk membayarnya ?”

Keesokan harinya inspektur ini memanggil pejabat kecil di desa itu dan memaksa mereka untuk menulis
pengakuan bahwa Liu Bei telah menekan rakyat. Liu Bei pada saat itu ingin menyangkal hal ini tetapi penjaga
pintunya menahan Liu Bei.
Ketika itu Zhang Fei sedang sedih dan sudah mabuk seharian. Dia menunggang kuda dan mengendarainya
melewati penginapan inspektur tersebut. Ketika melewati pintunya, dia melihat kumpulan orang – orang tua
sedang menangis sedih. Dia bertanya kenapa kata mereka “inspektur itu telah memaksa bawahan – bawahan Liu Bei untuk menulis pernyataan palsu, agar Liu Bei dapat dihukum. Kami datang ke sini untuk memohon belas kasihan padanya tetapi tidak diijinkan masuk. Tetapi lebih dari itu kami dipukuli oleh penjaga pintunya.

Hal ini memprovokasi kemarahan Zhang Fei yang dalam keadaan mabuk berat itu. Zhang Fei sangat marah
sehingga matanya melotot besar sekali. Dia langsung melabrak masuk ke dalam penginapan itu dan penjaga
pintu yang ketakutan melihatnya langsung lari. Lalu dia masuk ke dalam pelataran taman penginapan itu dan
di sana dia melihat inspektur itu sedang duduk di atas kursi tinggi dan pejabat kecil daerah itu sedang diikat
dan berlutut di bawahnya.
“Penindas rakyat, pencuri!” teriak Zhang Fei. “tahukah kau siapa aku ?”
Tetapi sebelum inspektur itu dapat menjawab, Zhang Fei telah menarik rambutnya dan menariknya ke depan.
Zhang Fei mengambil ranting dari pohon willow dan memecut inspektur itu dengan kerasnya.
Liu Bei saat itu sedang duduk termenung sedih, ketika dia mendengar ada suara ribut – ribut di depan pintu.
Dia berkata ada masalah apa. Mereka memberitahu padanya “Jendral Zhang Fei mengikat seseorang dan memukulinya!”

Dengan secepatnya Liu Bei bergegas keluar dan Liu Bei melihat siapakah korban Zhang Fei ini. Liu Bei lalu
bertanya pada Zhang Fei mengapa memukulnya.
“Kalau kita tidak memukul bajingan ini sampai mati, apakah yang akan terjadi kemudian ?” kata Zhang Fei.
“Oh tuan, tolong selamatkan aku!” pinta si inspektur.
Karena Liu Bei selalu baik hati maka dia meminta saudaranya untuk melepaskannya dan membebaskannya.
lalu Guan Yu tiba dan berkata “Kakak, setelah usahamu yang hebat kau hanya mendapatkan jabatan ini dan
setelah kau berhasil di sini lalu orang ini datang dan menghinamu. Sarang burung bukanlah tempat untuk
burung phoenix, mari kita bunuh orang ini, pergi dari sini dan kembali ke rumah sampai kita dapat membuat
rencana yang lebih besar lagi.”

Liu Bei merenung sejenak kemudian menyerahkan simbol tugas nya dengan menggantungkannya di leher
inspektur tersebut dan berkata “kalau aku mendengar kau melukai orang, aku akan membunuhmu. sekarang
aku akan memaafkan nyawamu dan aku akan mengembalikan tanda penugasan ini. kami akan pergi.”
Setelah itu mereka ber- 3 pergi, walaupun seluruh penduduk desa itu telah bersujud meminta Liu Bei tidak
meninggalkan mereka tetapi Liu Bei telah mengambil keputusan. Saat itu senja hari ketika bayangan 3 orang
berlalu sesuai dengan terbenamnya matahari senja. Mereka akan menemukan takdir yang lebih besar lagi
untuk mereka lakukan…….

Pada saat ini ke-10 kasim utama telah menguasai segalanya di dalam genggaman mereka dan mereka
menyingkirkan siapa saja yang tidak sejalan dengan mereka. Dari setiap pejabat yang membantu menumpas
pemberontakan jubah kuning mereka meminta hadiah dan apabila hal ini tidak dipenuhi maka mereka akan
menyingkirkan orang – orang tersebut. Komandan kekaisaran Huangfu Song dan Zhu Jun jg tidak luput dari tekanan mereka dan akhirnya harus menanggalkan jabatan mereka di lain sisi kasim – kasim istana itu
memalsukan jasa bagi diri mereka sendiri, 13 kasim istana mendapat gelar kerajaan termasuk Zhao Zhong
yang mendapat pangkat jendral pasukan kuda terbang kekaisaran. Pemerintahan berjalan sangat buruk dari
hari ke hari dan rakyat merasa sangat menderita.

Pemberontakan kembali muncul di Chang Sha dipimpin oleh Ou Xing dan di Yu Yang dipimpin oleh Zhang Ju
dan Zhang Chun. surat permohonan dan pemberitahuan dikirimkan oleh pejabat dan pemerintah daerah ke
ibukota, surat – surat berdatangan seperti lapisan salju yang turun di musim dingin. Tetapi ke-10 kasim utama
istana membakar seluruh surat-surat itu.

Suatu hari kaisar mengadakan perjamuan di salah satu taman kekaisaran dengan ke-10 kasih utama istana. Ketika penasehat kekaisaran Liu Tao tiba – tiba muncul dengan
kegelisahan yang amat sangat kaisarpun bertanya ada masalah apa.
“Baginda, bagaimana baginda dapat berpesta seperti ini ketika kekaisaran di ambang kehancuran ?” kata Liu
Tao.
“Semua baik – baik saja” kata kaisar. “Apa yang salah ?”
Kata Liu Tao, “Pemberontakan muncul dari berbagai sisi kerajaan dan mereka merampas kota – kota dan ini
semua adalah salah dari ke-10 kasim – kasim itu yang menjual jabatan dan melukai orang – orang, menekan
pejabat – pejabat yang setia. Semua yang memiliki kebajikan dan kebijaksanaan telah meninggalkan istana
dan kembali ke tempat asal mereka. Kehancuran sudah di depan mata kita !”
pada saat ini kasim – kasim itu langsung melepas topi mereka dan berlutut dihadapan kaisar.
“kalau menteri liu tao tidak setuju dengan kami,” kata mereka, “maka kami dalam bahaya. kami berharap
nyawa kami diampuni dan kami akan pergi ketanah pertanian kami. kami akan menyerahkan harta kami
untuk membantu biaya militer kerajaan.”
dan mereka semua menangis tersedu-sedu.
kaisar marah pada liu tao, “kamu juga punya pelayan. kenapa kamu tidak dapat menyukai yang melayaniku.”
dan kaisarpun memanggil pengawalnya dan meminta liu tao diseret keluar dan dipenggal.
liu tao berteriak keras ” kematianku tidak ada artinya, kasihan dinasti han setelah berkuasa 4 abad lamanya
sedang mengalami kejatuhan dengan cepat sekali.”
pengawal itu sedang menyeretnya dan ketika mereka akan menjalankan titah kaisar tiba – tiba datang lagi
seorang menteri dan bekata ” jangan penggal, tunggu sampai aku berbicara pada kaisar.”
dia adalah menteri dalam negeri, chen dan. dia bertemu dengan kaisar, kepadanya dia berkata “atas dasar
kesalah apa penasehat liu tao dihukum ?”
“dia telah memfitnah pelayanku dan menghina diriku.” kata kaisar
“seluruh kerajaan akan memakan daging dari para kasim – kasim itu jika mereka bisa dan walaupun begitu
baginda malah menghargai mereka dan menganggapnya orang tua baginda. mereka tidak mempunyai belas
kasih dan jasa tetapi mereka menciptakan diri mereka sebagai pejabat tinggi. lebih dari pada itu feng xu
berkomplot dengan pemberontah jubah kuning. kecuali yang mulia mengambil tindakan tentang hal itu maka
negara akan hancur.”
“tidak ada bukti yang menyatakan feng xu berkomplot.” kata kaisar. “tentang 10 kasim utama, apakah tidak
ada yang setia diantara mereka ?”

chen dan berlutut dan menyembah kaisar sampai dahinya menyentuh tanah dan tidak merubah pendiriannya.
kaisar kemudian marah dan memerintahkan penjaga juga membawa chen dan dan dipenjarakan bersama liu
tao. malam itu kedua nya tewas terbunuh.
kemudain ke-10 kasim utama membuat titah palsu dan mengirimkannya pada sun jian dan mengangkatnya
sebagain gubernur chang sha, dengan titiah untuk mengatasi pemberontakan ou xing. dalam kurang dari 2
bulan sun jian melaporkan telah berhasil menumpas pemberontakan. atas hal ini dia diberi gelar penguasa wu
cheng.
liu yu diangkat menjadi penguasa kerajaan daerah yu zhou dan diperintahkan untuk menumpas pemberontak
yuyang dan zhang ju serta zhang chung. liu hu dari dai zhou menrekomendasikan liu bei kepada liu yu. liu yu
menerima saran itu dan memberi liu bei jabatan komandan utama dan memberinya pasukan untuk menumpas
pemberontak. liu bei berhasil menumpas pemberontakan itu. zhang cun adalah orang yang kejam, salah
seorang anak buahnya memberontak dan memenggal kepalanya lalu menyerahkan diri. zhang ju yang
melihat hal itu melakukan bunuh diri daripada ditangkap tentara liu bei.
pemberontakan yuyang berhasil dipadamkan. jasa liu bei dilaporkan pada kekaisaran, dan dia menerima
amnesti untuk kasus penghinaan terhadap inspektur kerajaan dia an xia. liu bei diangkat menjadi wakil
kepala daerah dia xia mi, lalu menjadi komandan pasukan di gaotang. kemujian gongsun zan memuji jasa –
jasa liu bei terdahulu dan liu bei diangkat menjadi kepala daerah pingyuan. tempat ini sangat baik karena
perdagangan yang maju. liu yu juga mendapat promosi menjadi panglima besar.
pada musim panas tahun ke-6 sejak pemberontakan jubah kuning dimulai, kaisar ling sakit parah. dia
memanggil he jin untuk datang ke istana dan mengatur masa depan kerajaan. he jin berasal dari keluarga
sederhana yang pekerjaannya adalah tukang daging, tetapi adik perempuannya adalah selir kaisar dan
melahirkan putra bagi kaisar bernama liu bian. setelah itu dia menjadi permaisuri he, dan he jin menjadi wali
putra mahkota.
kaisar juga mempunyai seorang selir yang canting bernama lady wang yg juga memberikan seorang putra
bagi kaisar bernama liu xian. permaisuri he meracuni lady wang karena cemburu dan liu xan diurus oleh ibu
suri dong yang merupakan ibu dari kaisar ling. ibu suri dong merupakan istri dari liu chang, penguasa jie du.
karena kaisar sebelumnya, kaisar huan tidak mempunyai keturunan laki-laki maka dia mengadopsi anak liu
chang menjadi pewaris tahtanya. emperor ling membawa serta ibunya masuk istana untuk tinggal bersama
dan memberikan gelar ibu suri.
ibu suri dong selalu menbujuk putranya agar menunjuk liu xian sebagai putra mahkota dan memang kaisar
sangat menyukai anak itu dan ingin melakukan seperti apa yang ibunya minta.
ketika hari – harinya hampir berakhir, salah satu dari kasim jian shuo berkata “jika liu xian yang akan
menggantikan, he jin harus disingkirkan untuk mencegah bencana dikemudian hari.”
kaisar juga melihat hal ini. dan karena itu memerintahkan he jin menhadap.
tetapi didepan gerbang istana, he jin diperingatkan oleh komandan pasukan penjaga istana pan yin yang
berkata “ini pasti jebakan jian shuo untuk menyingkirkanmu !”
he jin mendengar hal itu langsung pulang ke kediamannya dan memanggil pejabat dan mentri yang berada
dipihaknya dan mereka menyusun rencana bagaimana menyingkirkan kasim – kasim istana itu.
dalam rapat ini tiba – tiba seorang berkata menentang rencana tersebut “pengaruh dari kasim itu telah ada
sejan 1,5 abad yang lalu pada masa pemerintahan kaisar cong dan zhi. hal itu telah menyebar seperti rumput
disemua arah. bagaimana kita berharap dapat menghancurkan mereka? dan diatas semua itu hal ini harus
dirahasiakan atau kita semua akan mati terbunuh.”
he jin melihat orang itu dan ternyata orang itu adalah komandan militer pasukan reguler cao-cao

he jin sangat marah pada ucapan cao-cao dan berkata “apa yang orang dengan jabatan rendah seperti kau
ketahui tentang jalannya pemerintahan.”
dan dalam kekacauan pan yin datang dan berkata “kaisar telah mangkat, kasim-kasim itu telah memutuskan
untuk merahasiakan kematian itu dan sedang membuat titah palsu agar wali negara harus datang ke istana
untuk mendiskusikan masalah suksesi. sementara itu mereka telah memutuskan pangeran xian yang akan
menjadi kaisar.”
dan setelah pan yin selesai berbicara, titah kaisar pun tiba.
“sekarang masalah penerus kaisar lebih penting” kata cao-cao. “urusan membasmi pengkhianat akan kita
bahasa nanti.”
“siapa yang berani mengikutiku mendukung pangeran bian ?” tanya he jin
tiba – tiba muncul seorang yang maju kedepan dan berkata “berikan aku 5000 pasukan veteran dan aku akan
menyerang istana, menyelamatkan pewaris tahta, membunuh para kasim dan membersihkan pemerintahan!
dan kedamaian akan muncul kembali dikekaisaran ini.”
orang yang berkata itu adalah yuan shao, anak dari bekas menteri dalam negeri yuan feng dan keponakan
dari komandan pasukan penjaga kekaisaran yuan wei. yuan shao memiliki jabatan komandan pasukan
kekaisaran.
he jin mengumpulkan 5000 pasukannya. yuan shao memakai pakaian perangnya dan mengambil komando.
he jin didukung oleh he yong, xun you, zheng tai dan lebih dari 3 0 menteri lainnya dan pejabat tinggi
berangkat menuju istana. didalam aula istana utama, peti mati kaisar ditaruh didepan altar dan mereka
menaruh liu bian di singasana naga. setelah upacara selesai dan semua telah menunduk pada kaisar yang
baru, yuan shao pergi untuk menahan kasim jian shuo. jian shuo pergi bersembunyi di taman istana dengan
ketakutan. dia bersembunyi dibalik semak – semak dan akhirnya ketahuan. akhirnya jian shuo dibunuh oleh
guo sheng dan seluruh pasukannya menyerah.
yuan shao berkata ” kelompok mereka sekarang sudah terpecah-pecah. ini adalah kesempatan kita untuk
membunuh semua kasim – kasim itu.”
tetapi zhang rang dan kasim – kasim utama istana yang mengetahui bahaya itu segera mencari perlindungan
ditempat permaisuri he.
mereka berkata “yang bersalah membuat rencana untuk melukai kakakmu adalah jian shuo, hanya dialah
yang harusnya dihukum dan bukan yang lainnya. sekarang wali negara dengan saran yuan shao berusaha
membunuh kami semua. kami meminta belas kasihan mu, yang mulia.”
“jangan takut!”, kata permaisuri he, yang anaknya baru saja menjadi kaisar, “aku akan melindungi kalian
semua.”
dia mengirim utusan kepada kakaknya, isinya “kau dan aku berasal dari orang rendahan dan kita berhutang
pada para kasim itu. jian shuo sekarang telah mati dan apakah kau perlu membunuh semua kasim itu atas
dasar saran yuan shao?”
dan he jin menuruti saran itu. dian menjelaskan pada kelompoknya “orang jahat sebenarnya telah kita bunuh,
jian shuo telah mati dan seluruh keluarganya akan dikenai hukuman. tapi kita tidak perlu membunuh seluruh
kasim dan melukai mereka.”
“bunuh mereka, akar dan rantingnya” teriak yuan shao, ” atau mereka akan menghancurkanmu.”
“aku telah memutuskan,” kta he jin “jangan katakan apa-apa lagi.”

dalam beberapa hari he jin mengangkat dirinya menjadi perdana menteri dan para teman – tamannya diangkat
sebagai pejabat tinggi.
ibu suri dong memanggil zhang rang dan kelompoknya dalam suatu rapat.
kata ibu suri. “itu adalah aku yang pertama kali membawa permaisuri he kahadapan kaisar. sekarang anaknya
menajadi kaisar dan seluruh pejabat tinggi adalah teman -temannya. kekuasaanya begitu besar, apakah yg
dapat kita lakukan ?”
zhang rang membalas, “yang mulia harus mengatur negara dari “balik tirai”, lalu berusaha menjadikan
pengeran liu xian sebagai kaisar, berikanlah kakakmu “paman kaisar” dong chong jabatan yang tinggi dan
tempatkalah dia pada posisi militer, saya rasa itu akan berhasil.”
ibu suri dong setuju, keesokan hari dia mengadakan rapat dan mengeluarkan titah. dia mengangkat liu xian
sebagai pangeran chen liu dan dong chong sebagai jendral pasukan kuda terbang dan dia memberikan
kekuasaan kepada para kasim untuk turut serta dalam masalah negara.
ketika permaisuri he mendengar hal ini, dia menyiapkan jamuan pesta dimana dia mengundang ibu suri
dong.
ditengah – tengah pesta ketika semua sedang asiknya meminum arak dan anggur, permaisuri he berdiri dan
menawarkan minumam pada ibu suri dong seraya berkata “adalah tidak pas jika kami berdua harus turut
campur didalam masalah negara, pada awal mula dinasti han ketika permaisuri lu turut campur dalam
masalah negara, seluruh keluarganya dihukum mati. kita harus tetap diam dan tinggal dalam istana masing –
masing dan biarkan urusan negara di urus oleh pejabat pemerintahan. itu akan baik bagi negara, dan aku
percaya bahwa kau akan melakukan itu.”
tapi ibu suri dong marah dan berkata “kau meracuni lady wang karena kecemburuanmu. sekarang
berdasarkan fakta bahwa putramu duduk sebagai kaisar dan kakakmu berkuasa kau berkata seperti ini. aku
akan memerintahkan agar kakakmu dipenggal dan itu sama mudahnya seperti aku membalikan telapak
tanganku.”
permaisuri he juga naik pitam dan berkata “aku berusaha berbaik hati denganmu dan mengapa kau
mengucapkan kata – kata kasar itu.”
“kau wanita rendahan yang lahir dari keluarga tukan daging, apa yang kau tahu mengenai pemerintahan ?”
hardik ibu suri dong.
para kasim membujuk wanita-wanita itu untuk berhenti. tetapi malam harinya permaisuri he memangil
kakaknya untuk menghadap ke istana dan menceritakan apa yang telah terjadi. he jin akhirnya
mengumpulkan para pejabat istana dan meminta pendapat mereka. keesokan paginya sebuah titah
dikeluarkan “ibu suri dong, sebagai ibu angkat dari liu xian, pangeran dari chen liu,adalah seorang pangeran
daerah. maka dengan itu tidak dapat tinggal diistana dan harus segera meninggalkan istana dan dikembalikan
kedaerah asalnya di propinsi he jian.”
dan ketika mereka sedang mengirim utusan untuk menyingkirkan ibu suri dong, pasukan sedang disiapkan
ditempat kediaman “paman kaisar” dong cheng. mereka mengambil tanda penugasannya dan dia mengetahui
bahwa ini adalah akhir hidupnya maka melakukan bunuh diri.
kasim zhang rang dan Duan gui yang mengetahui akan kehilangan pelindungnya segera mengirimkan hadiah
yang besar kepada adik he jin yang bernama he miao dan kepada ibunya lady wuyang dan itu membuat
mereka mendapatkan perlindungan.
pada bulan ke-6 tahun itu, utusan rahasia he jin meracuni permaisuri dong dikediamannya. tubuhnya dibawa
kembali ke ibu kota dan dimakamkan di makan kerajaan. he jin berpura – pura sakit dan tidak menghadiri
pemakaman itu.

yuan shao suatu hari pergi menemui he jin dan berkata ” kedua kasim itu, zhang rang dan Duan gui telah
menyebarkan laporan diluaran bahwa kaulah yang telah menyebabkan kematian ibu suri dong dan kau ingin
mengincar kursi kekaisaran. ini adalah alasanmu agar kau dapat menghancurkan mereka. jangan berikan
ampun kali ini atau kau akan seperti dou wu dan chen fan, yang dalam pemerintahan sebelumnya gagal
karena rencanamu tidak dirahasiakan dengan baik. sekarang kau dan adikmu mempunyai banyak pejabat dan
jendral dibelakang kalian, jadi menghancurkan kasim – kasim itu hanyalah perkara mudah saja. ini adalah
jalan dari langit, jangan disia-siakan!”
tetapi he jin membalas “biar aku pikir – pikir dulu.”
pelayan he jin yang mendengar pembicaran itu segera memberitahukan pada para kasim yang akhirnya
mengirim hadiah lagi pada he miao.
he miao akhirnya berbicara pada kakaknya permaisuri he dan berkata “jendral yuan shao adalah penopang
utama kaisar yang baru. tapi dia tidak dapat bertindak berbelas kasih dan hanya memikirkan pembantaian,
kalau dia membunuh para kasim tanpa sebab maka akan terhadi kekacauan.”
tak lama setelah itu he jin masuk dan mengatakan pada permaisuri he rencananya untuk memusnahkan para
kasim.
permaisuri he tidak setuju dan berkata “para kasim itu adalah telah melayani kaisar terdahulu dengan baik,
untuk membunuh mereka setelah kematian kaisar terdahulu akan tampak seperti tidak menghormati dinasti.”
dan ketika he jin sedang berpikir yuan shao datang dan menghampiri.
“jadi bagaimana dengan rencana itu ?” kata yuan shao ketika bertemu dengan he jin.
“adikku tidak mau mengijinkan, apa yang dapat kita lakukan ?”
“panggilah tentara dan bunuh mereka semua, ini adalah keharusan. tidak usah pikirkan ijin dari adikmu.”
“itu adalaah rencana yang bagus” kata he jin dan dia mengirimkan perintah kepada semua pasukan yang ada
disekitar ibukota untuk masuk kedalam ibu kota.
tetapi menteri chen lin keberatan ” jangan, jangan bertindak gegabah. pepatah mengatakan “untuk menutup
mata dan menangkap burung adalah sebuah tindakan bodoh” jika dalam masalah kecil saja kau tidak dapat
mengendalikan emosimu bagaimana dalam masalah – masalah besar ? sekarang karena kebajikan kaisar dan
pasukan yang telah kau pegang, kau ini seperti naga dan harimau. kau boleh melakukan semua hal sesukamu.
untuk menggunakan semua kekuatan ini melawan para kasim itu sama seperti memanggil petir hanya untuk
menghanguskan sepotong kain. memanggil tentara dengan jumlah sekian besar masuk ke ibu kota dan
memanggil jendral serta pemimpin – pemimpin yang begitu banyak masing – masing dengan rencana dan
ambisinya sendiri – sendiri itu sama seperti mengarahkan senjata pada diri sendiri, untuk menempatkan diri
kita pada kekuasaan orang lain itu tidak akan mendapatkan hasil apa – apa kecuali kehancuran diri sendiri.”
“ini adalah pandangan dari seorang kutu buku” kata he jin dengan tersenyum.
kemudian salah satu dari orang – orangnya he jin menepuk tangannya dan tertawa seraya berkata
“memecahkan masalah ini semudah membalikkan telapak tangan, mengapa kita terlalu banyak berbicara ?”
yang berbicara itu adalah cao-cao

Lisu Memperdaya Lu Bu

apa yang dikatakan cao-cao adalah ini “para kasim telah ada sejak lama, yang menyebabkan kehancuran
sebenarnya adalah pengaruh para kasim yang seharusnya tidak terjadi jika kaisar tidak lemah dan lebih

memfavoritkan mereka. mengapa harus memanggil seluruh pasukan kalau hanya dengan menangkap
“kepala” dapat menahan seluruh “badan”, setiap keinginan untuk membunuh mereka semua akan cepat
ketahuan dan rencana akan gagal.”
“lalu cao-cao, apakah kamu mempunyai rencana untuk dirimu sendiri setelah itu ?” kata he jin dengan ketus.
cao-cao meninggalkan pertemuan itu dan berkomentar “yang menyebabkan dunia berada dalam kekacauan
adalah he jin.”
he jin kemudian mengirimkan surat rahasia kepada beberapa markas tentara.
salah satunya adalah pada dong zhuo.
dong zhuo yang telah gagal dalam menumpas pemberontakan jubah kuning sebenarnya harus dihukum tetapi
karena dia telah menyogok 10 kasim utama istana untuk melindunginya maka bukannya dihukum dia
mendapatkan posisi sebagai jendral utama penjaga garis depan lalu menjadi penguasa aoxiang dan menjadi
penguasa seluruh daerah xizhou dan terakhir menjadi panglima besar pemimpin 2 00.000 tentara kaisar.
tetapi dong zhuo memiliki hati pengkhianat dan tidak setia. jadi ketika dia menerima perintah untuk datang
ke ibu kota dia sangat bergembira dan langsung mempersiapkan pasukannya untuk berangkat. dia
meninggalkan menantunya nie fu untuk menjaga markas pasukan dan mengurus wilayah xi zhou. dong zhuo
membawa 2 00.000 tentara utamanya bergerak menuju ibukota luo yang, bersama dengan dia dong zhuo juga
membawa 4 jendral utamanya yaitu li jue, guo si, zhang ji dan fan chou.
penasehat dong zhuo dan juga menantunya, li ru berkata “walaupun pemanggilan secara formal telah
diterima tetapi terlalu banyak kejanggalan dalam hal ini. akan lebih bijak bila kita juga mengirimkan surat
untuk menjawab panggilan ini terlebih dahulu dan menjelaskan keadaan kita sebelum kita memasuki ibu
kota.”
dong zhuo setuju dan menulis surat seperti ini :
“hambamu dong zhuo mengetahui bahwa pemberontakan yang terus-menerus terjadi disebabkan oleh zhang
rang dan para kasim istana. sekarang saatnya untuk kita memotong “luka” yang walaupun sakit tetapi harus
dilakukan, akan lebih baik begitu daripada kita membiarkan kejahatan menjadi-jadi. hamba telah berani
membawa pasukan menuju ibukota, dan dengan seijin yang mulia maka saya berharap zhang rang dan kasim
lainnya akan dapat disingkirkan demi kedamaian dan kelangsungan dinasti dan seluruh kekaisaran.”
he jin membaca surat itu dan menunjukannya pada seluruh pendukungnya.
lalu berkatalah menteri zheng tai, “seekor binatang liar telah datang, dia akan memakan semua manusia”
lu zhi juga berkata “lama aku mengenal orang ini. walaupun tampak seperti orang tidak bersalah, tetapi
hatinya seperti serigala. membiarkan ia masuk berarti membawa bencana. hentikan dia dan jangan biarkan
dia masuk dan ini akan menhentikan bencana.”
he jin ragu-ragu dan akhirnya menolak usul itu, zheng tai dan lu zhi akhirnya mengundurkan diri dan
meletakkan jabatan mereka, dan hal ini juga diikuti lebih dari 1/ 2 menteri negara lainnya. he jin tetap tidak
perduli dan tetap menyambut dong zhuo dengan hangat yang sedang berkemah di dekat danau shengchi
diluar tembok ibu kota.
zhang rang dan para kasim tahu bahwa manuver pasukan ini ditujukan untuk mereka, “ini adalah rencana he
jin, kalau kita tidak menyerang duluan maka kita pasti semua akan mati.”
akhirnya mereka menyembunyikan sekitar 50 orang yang dipersenjatai di luar gerbang istana dimana tempat
permaisuri tinggal, kemudian mereka masuk untuk menemui permaisuri.
kata mereka “jendral dong telah membawa pasukannya ke ibu kota untuk menghancurkan kami, kami mohon
padamu, kasihanilah kami dan selamatkanlah kami.”

“pergilah untuk menemuinya dan akuilah kesalahanmu.” kata permaisuri.
“kalau kami melakukan itu maka dia akan mencincang kami. lebih baik mintalah kakak yang mulia untuk
datang menemuimu dan perintahkan dia untuk menghentikan jendral dong. jika dia tidak mau kami akan
mati dihadapanmu.”
permaisuri he mengeluarkan titah untuk memanggil kakaknya.
he jin sedang akan pergi menemui permaisuri ketika menteri chen lin menyarankan agar dia jangan pergi
“para kasim pasti mempunyai rencana yang jahat terhadap dirimu.”
tetapi he jin menyatakan bahwa titah ini adalah datang dari permaisuri dan tidak mungkin terjadi apa-apa
diistana permaisuri.
“rencana kita sudah terbuka” kata yuan shao,”tetapi tetap saja kau boleh pergi apabila kau siap bertempur.”
“kita cari para kasim terlebih dahulu!” kata cao-cao.
“orang-orang bodoh!” kata he jin, “apa yang dapat mereka lakukan terhadap orang yang mempunyai kuasa
seluruh kekaisaran didalam tangannya?”
“kalau kau tetap pergi kami akan ikut denganmu, untuk berjaga-jaga.” kata yuan shao.
lalu cao-cao dan yuan shao masing-masing memilih 500 orang terbaik mereka dan memerintahkan yuan shu,
saudara dari yuan shao sebagai komandan untuk berjaga-jaga di luar istana permaisuri. sementara cao-cao
dan yuan shao bersenjatakan pedang ikut masuk kedalam istana.
ketika he jin sudah memasuki kediaman permaisuri tiba-tiba pejabat disitu menahannya dan berkata
“perintahnya adalah untuk mengijinkan hanya wali negara dan tidak yang lainnya.”
jadi cao-cao dan yuan shao menunggu diluar. he jin masuk sendiri, di gerbang pintu kediaman permaisuri
yang disebut “gerbang kebijakan” dia bertemu dengan zhang rang dan Duang gui dan pengikut-pengikut
mereka langsung mengepung he jin. he jin langsung waspada atas keadaan ini.
lalu zhang rang dengan bersuara keras berkata “apa kesalahan yang dilakukan oleh ibu suri dong sehingga
kau harus membunuhnya ? dan ketika dia dikuburkan, siapakah yang pura-pura sakit dan tidak datang ? kami
mengangkat kau dan kerabatmu dari keluarga rendahan hingga bisa mendapatkan semua kekayaan dan
kehormatan, dan inikah balasanmu! kamu mau membunuh kami semua. kamu menyebut kami adalah
manusia kotor dan sampah. siapakah yang akan membersihkan ?”
he jin menjadi panik dan mencoba melarikan diri, tetapi semua gerbang telah dikunci. para kasim itu
mendekati he jin dan pembunuh yang telah disiapkan akhirnya muncul dan memenggal he jin.
akhirnya he jin mati, yuan shao dan cao-cao menunggu sangat lama. akhirnya mereka tidak sabar lagi dan
berteriak ” kereta telah menunggu, jendral he jin!”
sebagai balasan dari dalam tembok dilemparkan kepala he jin dan titah dikeluarkan :
“he jin telah bersalah melakukan pengkhianatan dan oleh sebab itu telah dihukum mati. tetapi semua
pengikutnya dimaafkan.”
yuan shao berteriak “para kasim telah membunuh perdana mentri, marilah mereka yang akan memusnahkan
kejahatan mengikuti aku.”
lalu salah seorang jendral he jin, wu kuang membakar pintu gerbang yang terbuat dari kayu. yuan shu
sebagai kepala pasukan langsung menerjang masuk istana dan membunuh semua kasim yang ditemuinya

tidak peduli umur atau jabatan. yuan shao dan cao-cao lari masuk kedalam istana permaisuri. 4 dari kasimkasim itu, zhao zhong, cheng kuang, xia yun dan guo sheng melarikan diri tetapi mereka berhasil ditangkap
dan di bunuh dengan tubuhnya di cingcang sampai habis.
4 orang kasim utama zhang rang, Duan gui, cao jie dan hou lan dipimpin oleh zhang rang membawa pergi
permaisuri he, kaisar bian dan pangeran xian menuju istana utara.
lu zhi yang telah mengundurkan diri ada dirumah, tetapi setelah mendengar revolusi ini langsung
mengenakan pakaian perangnya dan mengambil tombaknya dan pergi bertempur.
dia melihat kasim dui gui membawa permaisuri, lalu lu zhi berkata “kau pemberontak, beraninya kau
menculik permaisuri ? “
kasim itu melepaskan tangannya dari permaisuri dan kabur. akhirnya lu zhi membawa permaisuri ketempat
yang aman.
jendral wu kuang menerjang masuk kedalam salah satu ruangan di istana permaisuri dan menemukan he
miao dgn pedang ditangan.
“kau juga adalah salah satu perencana untuk membunuh kakakmu sendiri” teriak wu kuang “kau akan mati
seperti yang lainnya”
“mari kita bunuh si perencana yang membunuh kakaknya sendiri!” teriak yang lainnya.
he miao melihat sekelilingnya, akhirnya musuhnya membunuhnya dan tubuhnya terpotong menjadi bagian
kecil-kecil.
yuan shu memerintahkan untuk mencari seluruh keluarga dan bawahan para kasim-kasim itu. tanpa
menyisakan satu orangpun semua pria yang tidak memiliki janggut dibunuh tanpa ampun.
cao-cao dan pasukannya berusaha memadamkan api, dia memerintahkan pasukan lainnya untuk mencari
zhang rang dan menyelamatkan kaisar dan pangeran.
sementara itu zhang rang dan Duan gui telah membawa pergi kaisar dan pangeran xian. mereka tidak
berhenti sampai ketika mereka mencapai bukit baimang. ketika itu malam telah tiba dan mereka berhenti
sebentar tetapi tiba-tiba dibelakang mereka terdengan suara prajurit datang. pimpinan prajurit itu bernama
min gong dan berteriak “pengkhianat, berhenti!”

Bagian 7.


zhang rang melihat bahwa dirinya telah terkepung meloncat kedalam sungai untuk melarikan diri tetapi
akhirnya tenggelam.
kedua anak kecil itu(kaisar bian berusia 1 2 thn sedangkan pangeran xian berusia 10 thn) yang kebingungan
dan takut tidak berani menangis ataupun bersuara. mereka merangkat didalam rerumputan tinggi sepanjang
sungai dan bersembunyi. tentara berpencar kesegala arah untuk mencari mereka. mereka mencarinya sampai
tengah malam. bergetar karena kedinginan dan kelaparan kedua anak itu akhirnya terbaring di rerumputan
dan mereka saling menangis satu sama lainnya dengan berpelukan karena merasa bahwa hidup mereka akan
berakhir.
“ini bukanlah tempat untuk berhenti” kata pangeran xian, “kita mesti mencari jalan keluar.”
akhirnya kedua boca kecil itu merangkat kembali disepanjang sungai dan karena gelap mereka tidak dapat
melihat apapun juga dikejauhan. mereka tidak dapat melihat jalan karena gelap tetapi tiba-tiba dihadapan
mereka kunang-kunang berterbangan menyinari jalan didepan mereka sehingga mereka dapat melihatnya.

“langit membantu kita” kata pangeran xian.
mereka mengikuti jalan yang ada kunang-kunangnya dan akhirnya mereka sampai dijalan besar. mereka
terus berjalan sampai kaki mereka sangat sakit sehingga tidak dapat melanjutkan. ketika melihat ada
tumpukan jerami dipinggir jalan mereka menggunakannya untuk berbaring.
jerami ini adalah milik keluarga petani yang ada didaerah itu. pada malam itu petani itu ketika tidur dia
bermimpi bahwa ada 2 matahari berwarna merah yang jatuh di belakang rumahnya. karena itu petani itu
bangun dan dia mencoba melihat kebelakang rumahnya. dan ditumpukan jerami itu dia melihat 2 anak kecil
sedang terbaring disana.
“dari keluaga manakah kamu berasalah ,anak kecil ?” tanya si petani.
kaisar bian terlalu takut untuk menjawab, tetapi pangeran xian berkata “dia adalah kaisar. sedang ada
revolusi diistana kaisar dan kami melarikan diri. aku adalah adiknya pangeran xian.”
petani itu bersujud dan berkata “aku adalah sui lie dan kakakku sui yi adalah bekas menteri dalam negeri.
kakakku sangat membenci tindakan para kasim dan karena itu mengundukan diri dan bersembunyi disini.”
kedua anak itu dibawa masuk kedalam rumah petani itu dan petani itu melayaninya dengan penuh hormat.
ketika itu min gong berhasil menangkap Duan gui, ming gong bertanya “dimanakah kaisar?”
“dia menghilang! aku tak tahu dimana dia ?”
min gong langsung membunuh Duan gui dan memenggal kepalanya serta menggantung kepalanya diatas
tombak. dia memerintahkan pasukannya terus mencari kaisar. dia pun ikut mencari, dia melihat ada rumah
pertanian didekat situ. min gong menghampiri rumah pertanian itu dan bertemu sui lie. sui lie yg melihat apa
yang ditancap ditombak min gong, bertanya kepada min gong, min gong lalu menjelaskannya. puas dengan
jawaban min gong maka sui lie mengantarnya menemui kaisar. pertemuan ini sangat mengharukan sehingga
semua mengeluarkan air matanya.
“negara tidak dapat tanpa pemimpun” kata min gong. “saya harap yang mulia mau kembali ke istana.”
akhirnya kaisar setuju ikut kembali ke istana. tidak sampai 1 km mereka berkuda, mereka bertemu dengan
para pejabat istana lainnya dan beberapa ratus pasukan. pejabat-pejabat itu adalah wang yun-menteri dalam
negeri, yang biao panglima besar, chunyu qiong panglima kiri, zhao meng panglima kanan, bao xin panglima
belakang dan yuang shao panglima tengah. tangisan haru saat itu membasahi wajah para menteri dan pejabat
ketika mereka melihat kaisar selamat.
prajurit dikirim untuk memasang kepala Duan gui dipintu gerbang ibu kota.
rombongan kaisar yang sedang menuju istana kemudian bertemu dengan rombongan pasukan besar lainnya.
para pejabat ketakutan dan kaisar menjadi gelisah. yuan shao langsung maju menuju depan dan bertanya
“siapakah kau ?” kata yuan shao.
dari balik kereta kuda munculah seorang pemimpin “apakah kaisar bersamamu ?”
kaisar terlalu panik untuk menjawab, tetapu pangeran xian maju kedepan dan berkata “siapakah kau ?”
“hamba adalah dong zhuo. pelindung kerajaan untuk wilayah xizhou.”
“apakah kamu datang untuk melindungi kaisar ?” tanya pangeran xian.
“aku datang untuk melindungi.” jawab dong zhuo.

“jika memang begitu, kaisar ada disini. mengapa kau tidak turun dari kudamu dan berlutut !”
dong zhuo langsung turun dari kudanya dam bersujud. pangeran lalu mempersilahkannya berdiri. dari awal
sampai akhir pangeran xian dapat membawa dirinya berlaku selayaknya seorang kaisar. oleh sebab itu dalam
hatinya dong zhuo sangat terkesan dan muncul keinginan untuk mengantikan kaisar bian dengan pangeran
xian.
mereka akhirnya sampai kembali ke istana.
tetapi ketika mereka sedang berusaha untuk mengendalikan keadaan, cap kerajaan, simbol utama kekaisaran
hilang.
dong zhuo berkemah didepan tembok istana, tetapi setiap hari dia selalu terlihat dijalanan dengan pegawal
berpakain baju zirah lengkap yg mengawalnya sehingga rakyat kecil umumnya merasa gelisah. dia juga
keluar masuk istana dengan seenaknya tanpa mengikuti aturan protokoler.
panglima pasukan bao xin berkata mengenai kelakuan dong zhuo kepada yuan shao, “orang ini memiliki
rencana jahat dan harus segera dienyahkan!”
“tidak ada yang dapat kita lakukan sampai pemerintahan lebih kuat” kata yuan shao.
dan kemudian bao xin melihat menteri dalam negeri wang yun dan meminta pendapatnya.
“mari kita bicarakan lain kali” jawabnya
bao xin tidak berkata apa-apa lagi dan meninggalkan ibukota dan pergi ke gunung taishan.
dong zhuo mengabungkan pasukan he jin dan he miao menjadi bagian dari pasukannya dan secara pribadi
dia berkata pada penasehatnya li ru mengenai menurunkan kaisar bian dan mengangkat pangeran xian.
“pemerintahan benar-benar tanpa seorang kepala negara. tidak akan ada waktu yang lebih baik lagi untuk
melaksanakan rencana ini. besok kumpulkan semua pejabat di taman wenming dan beritahukan kepada
mereka mengenai masalah ini. singkirkan semua yang tidak setuju dan seluruh kemulian akan menjadi
milikmu.”
dong zhuo sangat senang mendengar kata-kata li ru.
jadi keesokan harinya dong zhuo mengadakan perjamuan dan karena pejabat-pejabat banyak yang takut
dengan dia maka tidak ada yang berani menolaknya. dong zhuo sendiri datang mengendarai kudanya hingga
masuk kedalam taman , dan dengan pedang dipinggangnya dia duduk dan mengambil minuman, setelah
beberapa tegukan, dong zhuo menghentikan musik dan mulai berbicara
“aku punya suatu untuk kukatakan. semua dengarkan!”
semua pengunjung terarah padanya.
“kaisar adalah penguasa dari segalanya. jika dia tidak memiliki harga diri dan bertindak tidak seharusnya,
maka dia tidak cocok sebagai keturunan kaisar. dia yang sekarang berada diatas tahta adalah kaisar yang
lemah, lebih lemah dari pangeran xian yang memiliki kepandaian dan gemar belajar. pangeran xian dalam
berbagai segi sangat cocok untuk menjadi kaisar. aku ingin menurunkan kaisar bian dan mengantinya dengan
pangeran xian. apa pendpat kalian semua ?”
semua tidak dapat berkata-kata apa,keheningan terasa ditempat itu. tidak ada yang berani mengutarakan
pendapatnya. tapi ada satu yang berani dan dia berdiri lalu membanting meja dan berteriak

“tidak ! siapakah dirimu sehingga berani mengeluarkan kata-kata seperti itu ? kaisar adalah anak dari kaisar
terdahulu dan dia tidak melakukan apapun yang salah. kenapa dia harus diganti? apakah kau memberontak ?”
yang berbicara adalah ding yun, penguasa daerah bingzhou.
dong zhuo memandangi ding yuan dan berkata “bagi mereka yang sejalan denganku akan hidup, bagi mereka
yang tidak maka akan mati.”
dong zhuo mengeluarkan pedangnya dan siap melawan ding yuan. tetapi li ru telah memperhatikan bahwa
ada orang yang berbahaya yang berdiri dibelakang ding yuan, yang sekarang sedang memegang tombaknya
dan matanya memancarkan kemarahan.
lalu li ru menyela dan berkata “tetapi ini adalah ruang pesta dan urusan negara seharusnya ditinggal diluar.
masalah ini dapat dibicarakan lagi esok.”
para rekan-rekan yang lainnya juga menyakinkan ding yuan untuk segera pergi, setelah mereka semua pergi
dong zhuo berkata “apakah yang kukatakan adalah adil dan masuk akal ?”
“kau salah, tuan” kada lu zhi. “kaisar tai jia dari dinasti shang tidaklah cemerlang. karena itu perdana mentri
yi yin mengucilkannya dia istana tong untuk belajar sampai dia berubah. kemudian hari pangeran cheng yin
naik tahta dan dalam 2 7 hari masa pemerintahannya dia melakukan 3 000 kesalahan. akibat itu wali negara
huo guang menyatakan bahwa pangeran chang yi harus turun tahta. kaisar kita yang sekarang masih muda
dan dia belum melakukan kesalahan apa-apa. anda tuan adalah seorang jendral perang yang berasal dari
perbatasan. anda tidak mempunyai cukup pengetahuan dan pengalaman dalam hal administrasi negara.
sehingga anda tidak memilik kredibilitas seperti yi yin dan huo guang. seperti pepatah mengatakan “hanya yi
yin yang dapat menjalankan cara yi yin, orang lain hanya akan membawa kematian bagi dirinya.”
dong zhuo marah dan hampir membunuh lu zhi, tetapi 2 pejabat lainnya langsung mencegahnya.
“menteri lu zhi dihormati semua orang, jika dia mati maka akan menimbulkan gejolak.” kata pejabat kerjaan
cai yong dan peng bo.
dong zhuo kemudian memasukan pedangnya kembali

Bagian 8.


kemudian berkatalah wang yun “sebuah pertanyaan besar seperti apakah pengantian kaisar tidaklah pantas
diutarakan dipertemuan minum arak seperti ini, marilah kita simpan pertanyaan itu untuk lain kali.”
maka keluarlah semua tamu-tamunya. dong zhuo berdiri didepang gerbang memandangi sisa tamunya pergi,
dong zhuo memperhatikan ada seorang yang memegang tombak dan sangat gagah. dia bertanya pada li ru
siapakah dia.
“itu adalah lu bu, anak angakt ding yuan. kamu harus berhati-hati bila bertemu dia tuanku.”
keesokan harinya dong zhuo menerima laporan kalau ding yuan telah keluar dari kota dengan tentara kecil
dan menantangnya. kemudian kedua pasukan saling berhadapan dengan formasi barisan yang rapih.
lu bu berada dibarisan paling depan. dia menggunakan jubah yang dihiasi dengan sulaman bunga, rambutnya
disisi-sisir lurus kebelakgan dan dia menggunakan pelindung badan dari baja. mengelilingi pinggangnya

adalah ikat pinggang sutra dengan hiasan batu giok dan dia membawa tombak yang memiliki pisau bulang
sabit di kedua ujungnya.
ding yuan kemudian maju ke depan.
“menderita negara ini ketika dikuasai oleh para kasim. sekarang kau berani berkata mengenai menurunkan
kaisar yang bertahta dan menaikan yang lain. ini adalah keinginan untuk memberontak.”
dong zhuo tidak dapat berkata apa-apa dan lu bu yang sudah sangat ingin bertarung, langsung berkuda
menuju dong zhuo. dong zhuo mundur dan tentara ding yuan mengejarnya. tentara dong zhuo berkemah 10
km jauhnya dari kota. disini dong zhuo berdiskusi dengan para bawahannya.
“lu bu ini sangat hebat” kata dong zhuo “kalau saja dia berada dipihakku. aku dapat menguasai seluruh
dunia.”
lalu majulah seseorang dan berkata “tenganlah tuanku, aku adalah orang sedesa dengannya dan sangat
mengenalnya dengan baik. dia sangat kuat dan hebat tetapi tidak terlalu pintar, dia akan meninggalkan
prinsipnya apabila dia melihat sesuatu yang menguntungkan didepan sana. dengan lidahku ini aku akan dapat
mengajaknya untuk bergabung bersama kita.”
dong zhuo sangat senang mendengarnya dan dia melihat siapakah yang berbicara itu. dia adalah li su, jendral
pasukan macan kekaisaran.
“apakah yang akan kau gunakan untuk menariknya ?” tanya dong zhuo.
“tuan mempunyai sebuah kuda indah, si rambut merah. salah satu yang terbaik yang pernah ada. aku harus
mendapatkan ini dan juga emas serta permata untuk memenangkan hatinya. lalu aku akan pergi dan
mempengaruhinya. dia pasti akan meninggalkan ding yuan dan mengikuti engkau tuanku.”
“apa menurut pendapatmu ?” tanya dong zhuo pada li ru.
“orang tidak dapat mempermasalahkan seekor kuda untuk memenangkan kekaisaran” jawabnya.
lalu dong zhue memberikan kuda itu pada li su dan juga 1000 ons emas, 10 ikat mutiara, ikat pinggang
bertahtakan berlian dan benda-benda berharga lainnya.
ketika li su sampai di kemah ding yuan, li su meminta penjaga memberitahukan pada lu bu bahwa kawan
lamanya datang berkunjung.
kemudai li su dipersilahkan masuk.
“saudaraku, bagaimana keadaanmu sejak terakhir kita bertemu ?” salam li su sambil membungkuk.
“berapa lama sejak kita berjumpa terakhir kalinya ?” jawab lu bu, ” dan dimanakah kau sekarang berada ?”
“aku adalah jendral di pasukan macan kerajaan. ketika aku mendengar bahwa kau adalah pendukung
kerajaan, aku langsung merasa senang. aku datang untuk menghadiahkanmu sebuah kuda bagus, ini sangat
cocok dengan dirimu.”
lu bu meminta pengawalnya untuk membawa kuda itu. kuda itu berwarna merah seperti warna matahari
senja. panjangnya 100 inci( 2 ,54 meter) dan tingginya 80 inchi ( 2 meter). kuda yang sangat istimewa.
lu bu sangat menyukai kudai ini, “apa yang harus kuberikan untuk mendapatkan kuda ini ?”
“apa yang kuharapkan ? aku menemuimu karena perasaan yang kuanggap benar” balas li su

arak dibawakan untuk mereka dan mereka mabuk bersama.
“kita jarang bertemu, tetap aku kerap bertemu dengan ayahmu itu” kata li su.
“kau mabuk” kata lu bu. “ayahku telah meninggal bertahun yang lalu”
“bukan,bukan yang itu. aku berbicara mengenai ding yuan, pria yang waktu itu.”
lu bu menjawab “ya, aku bersama dia, tetapi hanya karena aku tidak dapat melakukan yang lain.”
“kau memiliki talenta lebih dari langit. siapa didunia ini yang tidak gentar mendengar namamu ? ketenaran,
kekayaan adalah milikmu untuk kau raih dan kau berkata bahwa kau tidak bisa lebih baik daripda menjadi
seorang bawahan ?”
“jika aku dapat menemukan tuan untuk ku layani” kata lu bu.
“burung yang pintar akan memilih ranting yang kuat untuk bertengger. pelayan yang bijak akan memilih tuan
untuk dilayani. ambilah kesempatan itu ketika hal itu tiba, penyesalan akan datang terlambat jika kau tidak
bertindak.”
sekarang kau berada dipemerintahan, siapakah yang kau kira paling pemberani diantara semuanya ?” tanya lu
bu.
“aku membenci semuanya kecuali dong zhuo. dia adalah orang yg memiliki hormat dan seorang terpelajar.
dia tahu bagaimana memberikan imbalan dan hukuman. pasti dia adalah orang yang ditakdirkan menjadi
orang hebat.”
lu bu berkata “aku berharap dapat melayaninya, tetapi tidak ada jalan rasanya.”
kemudian li su mengeluarkan semua barang bawaanya berupa permata dan emas serta ikat pinggang sutra.
semuanya diletakan dihadapan lu bu.
“apakah artinya ini semua ?” kata lu bu.
“suruh pergi dahulu semua pengawal” pinta li su. dan setelah mereka pergi dia melanjutkan “dong zhuo telah
lama menghormatimu untuk keberanianmu dan dia mengirimkan ini semua melalui tanganku. kuda itu juga
berasal darinya.”
“tetapi kalau dia menyukaiku, apakah yang dapat kulakukan untuk membalasnya ?”
li su berkata “jika orang bodoh macam aku dapat menjadi jendral pasukan macan di kekaisaran, entah apa
yang bisa dicapai oleh orang sepertimu.”
“maafkan aku, aku tidak dapat menawarkan dia jasa apapun yang dapat kulakukan.”
li su berkata “ada satu jasa yang dapat kau lakukan dan sangat mudah. tapi mungkin kau tidak bersedia
melakukannya.”
lu bu terdiam cukup lama, kemudia dia berkata “aku dapat membunuh ding yuan dan membawa pasukannya
ke sisi dong zhuo, apa pendapatmu ?”
“kalau kamu mau melakukan itu, maka tidak ada jasa yang lebih besar lagi. tetapi hal seperti itu harus cepat
dilakukan.”

dan lu bu berjanji kepada kawannya itu bahwa dia akan melakukan hal itu dan setelahnya akan menemui
dong zhuo.
lalu li su berpamitan. malam itu lu bu masuk ketenda ding yuan dengan membawa pedang. dia melihat ding
yuan sedang membaca buku.
melihat siapa yang masuk ding yuan berkata “anakku, ada masalah apa ?”
“aku adalah pahlawan pemberani” kata lu bu.”jangan pikir aku rela menjadi anakmu!”
“apa maksudmua lu bu?”
sebagai jawaban lu bu menebas kepala ding yuan yang langsung jatuh ke lantai.
kemudian lu bu memanggil bawahannya dan berkata “dia adalah orang yang tidak adil dan aku telah
memenggalnya, biarlah mereka yang ingin ikut aku tetap disin dan yang tidak silakan pergi.”
kebanyakn dari mereka pergi. keesokan harinya dengan membawa kepala ding yuan lu bu pergi menghadap
li su yang mengantarkannya menemui dong zhuo. dong zhuo langsung memberikan sambutan yang hangat
dan menawarkan arak padanya.
“kedatanganmu adalah seperti air yang jatuh menbasahi rumput yang kering.” kata dong zhuo.
lu bu langsung bersujud pada dong zhuo dan memohon untuk menjadi anak angkatnya.
dong zhuo memberikan lu bu baju zirah yang terbuat dari emas dan jubah sutra dan mengadakan pesta
untuknya.
setelah itu kekuasaan dong zhuo meningkat dengan cepat. dia menganugerahkan gelar penguasa daerah hu
dan jabatan jendral pasukan kiri kepada adiknya dong min. dia mengangkat lu bu sebagai penguasa luoyang
dan jendral besar penjaga ibu kota dan juga jendral besar penguasa pasukan berkuda kekaisaran. dong zhuo
mengangkat dirinya sendiri sebagai menteri pekerjaan, panglima besar dan jendral besar pasukan pelindung
kekaisaran.
penasihatnya li ru tidak pernah berhenti untuk memaksanya segera menjalankan rencana mengganti kaisar.


Bagian 9.


sekarang dong zhuo yang sudah berkuasa penuh mengadakan perjamuan pesta di ibukota dimana semua
pejabat harus hadir. dia juga memerintahkan lu bu untuk membawa tentara di kiri dan kanan tempat pesta
berlangsung dan bersiap-siap untuk bertindak.
kemudian ditengah pesta dong zhuo berkata “dia yang ada ditahta saat ini adalah kaisar yang lemah dan tidak
cocok untuk menjalankan pemerintahan. oleh sebab itu aku seperti yi yin dan huo guang, akan menurunkan
dan mengganti kaisar yang berkuasa. dan semua yang tidak setuju denganku akan mati.”
ketakuan melanda seluruh orang yang ada disana, mereka semua terdiam kecuali yuan shao yang berkata
“kaisar tidak bersalah atas dasar apapun, and menyingkirkannya atas permintaan seorang biasa adalah sebuah
pemberontakan !”
“kekaisaran berada ditanganku !” teriak dong zhuo. “ketika aku memilih untuk melakukan sesuatu, siapa
yang berani berkata tidak? apakah menurutmu pedangku tidak memiliki sisi yang tajam.”
“jika pedangmu tajam, maka pedangku tidak pernah tumpul!” kata yuan shao sambil mengeluarkan
pedangya dari sarungnya.

kedua pria itu saling berhadap-hadapan didepan seluruh orang.


Rencana melawan dong zhuo: cao-cao menghadiahkan pedang.


dong zhuo pada saat ini telah bersiap-siap untuk menebaskan pedangnya pada yuan shao, tetapi li ru
mencegahnya dan berkata, “kau tidak boleh membunuh dia sembarangan terutama dalam masalah sebesar
ini.”
yuan shao dengan pedang masih ditangannya langsung meninggalkan ruangan. dia mengantungkan simbol
penugasannya di gerbang timur, dia pergi menuju jizhou.
dong zhuo berkata kepada pelindung kekaisaran yuan wei, “keponakanmu telah bertindak diluar batas, tetapi
aku memaafkannya karena memandangmu, menurutmu bagaimana rencanaku mengenai mengganti kaisar ?”
“apa yang kau pikirkan adalah apa yang paling benar” jawabnya.
“kalau ada siapapun juga yang menentang rencana besar ini, dia akan langsung dihukum dengan hukum
militer!” hardik dong zhuo kepada seluruh tamunya.
para mentri walaupun merasa kesal tetapi menunjukan kepatuhannya dan perjamuan itu akhirnya berakhir.
dong zhuo bertanya pada penasehat kekaisaran zhou bi dan komandan pasukan wu qiong apa pendapat
mereka tentang yuan shao yang melawan.
zhou bi berkata, “dia meninggalkan pesta dalam keadaan yang sangat marah. dalam hal ini tampaknya dia
akan membawa masalah dikemudian hari. kita tidak boleh melupakan bahwa keluarga yuan telah selama 4
generasi memiliki kedudukan dan pengaruh dalam kekaisaran, mereka mempunyai bawahan dan pendukung
dimana-mana. kalau dia sampai mengumpulkan mereka semua dan menyatukannya, bahkan seluruh gunung
shandongpun akan hilang. lebih baik tuan memaafkan yuan shao dan memberikannya jabatan. dia akan
merasa senang dan tidak akan membuat masalah.”
wu qiong berkata,”yuan shao sangat pandai membuat rencana, tetapi dia kurang dapat mengambil keputusan
dan karena hal itu maka dia tidak perlu ditakuti. tapi akan lebih baik untuk memberinya kedudukan dan hal
itu dapat membuat tuan dihormati sebagai orang yang berbesar hati dan pemurah.”
dong zhuo mengikuti saran ini, dan dalam beberapa hari dia mengirim utusan ke yuan shao untuk
mengangkatnya menjadi gubernur di bohai.
pada hari 1 dalam bulan ke 9, kaisar diundang kedalam aula kebijakan dimana seluruh pegawai kerajaan dan
pejabat tinggi baik sipil maupun militer berkumpul.
lalu dong zhuo dengan pedang ditangan, menghadap kepara menteri dan pejabat yang berbaris dan berkata
“kaisar saat ini adalah pemimpin yang lemah, tidak cocok untuk memimpin negara dan mengatur
pemerintahan. sekarang dengarlah kalian semua atas titah ini!”
dan li ru membacakan :
“kaisar ling yang sangat berjasa itu terlalu cepat meninggalkan kita semua. kaisar adalah junjungan seluruh
rakyat dinegeri ini. kaisar yang sekarang, kaisar bian hanya diberikan langit kemampuan yang kecil: dalam
pengaturan dia tidak efisien, dan dalam kesedihannya dia tidak dapat tegar. hanya orang yang dengan
kebijakan dan kebijaksanaan yang besar dapat menjadi kaisar. permaisuri he telah gagal mendidiknya
menjadi kaisar dan seluruh administrasi kekaisaran telah jatuh dalam kekacauan. ibu suri dong telah wafat
tiba-tiba dan tidak ada yang tahu kenapa. doktri 3 keterikatan— langit,bumi dan manusia– dan kelangsungan
dari langit dan bumi telah terluka.”

“tetapi liu xian, pangeran dari chenliu, adalah seorang yang bijak dan berani. selain ketampanannya, dia
dapat menempatkan sesuatu secara seharusnya. kesedihannya dijalaninya dengan tegar, dan kata-katanya
selalu benar. semangatnya memuhi seluruh kekaisaran. dia sangat pantas untuk mengemban tugas besar
menyatukan seluruh dinasti han.”
“karena itu sekarang, kaisar diturunkan dan diberikan gelar pangeran dari hongnong, dan permaisuri he
diberhentikan dari statusnya.”
“saya berharap pangeran dari chenliu mau menerima tahta ini sesuai dengan mandat langit dan bumi, sesuai
dengan keinginan rakyat dan dapat memenuhi seluruh umat manusia.”
setelah dekrit ini selesai dibacakan, dong zhuo memerintahkan para pejabat mengantar kaisar turun dari
tahtanya, mengambil tanda kekaisarannya dan memaksanya sujud menyembah arah utara, menandakan dia
bersedia untuk tunduk sebagai pelayan dari kaisar yang baru. dan juga dong zhuo memrintahkan permaisuri
he menanggalkan seluruh pakaian kebesarannya dan menunggu titah kekaisaran selanjutnya. kedua ibu dan
anak itu menangis dan seluruh pejabat yang menyaksikan ini juga merasa sangat sedih.
salah satu menteri langsung maju kedepan dan berteriak sambil menangis “penghinaan ini adalah ulah dong
zhuo yang ingin menguasai kekaisaran, aku akan mempertaruhkan nyawaku untuk menghapus penghinaan
ini.”
dan dia langsung menerjang kearah dong zhuo dengan bersejatakan tongkat gading lambang dari jabatannya.
dia adalah kepala sekertariat kekaisaran ding guan. dong zhuo langsung memerintahkan penjaga menangkap
ding guan dan langsung dipenggal di tempat. sebelum kematiannya, ding guan tetap menghina dan mengatai
dong zhuo, dia tidak takut pada kematian. ding guan pun akhirnya dipenggal, kepalanya ditaruh didepan
istana sebagai peringatan pada pejabat lainnya bagi yang berani melawan hukumannya adalah mati.
lalu setelah kejadian itu, pangeran liu xian dibawa naik menuju singasana naga untuk menerima
penobatannya sebagai kaisar. setelah semua upacara selesai, kaisar sebelumnya–pangeran bian, ibunya dan
selir-selir istana lainnya dikucilkan dari istana utama dan dibawa ke istana “kesunyian selamanya”. setiap
gerbang istana itu dikunci dan dijaga oleh pasukan.
sangat menyedihkan! kaisar muda itu, yang baru memerintah kurang dari 1/ 2 thn harus diturunkan dan
dikucilkan. kaisar yang baru liu xian adalah anak ke 2 dari kaisar ling. dia berumur 10 thn ketika itu,
beberapa thn lebih muda dari kakaknya yang diturunkan dari tahta. para ahli istana menamakan tahun itu
adalah tahun pertama dari “awal kedamaian” (chu ping) (note:sekitar thn 190 m).
dong zhuo mengangkat dirinya menjadi perdana mentri dan mentri utama serta panglima seluruh angkatan
perang kerajaan yang berjumlah 1.000.000 pasukan. dia menjadi sangat sombong dan sangat berkuasa. ketika
dia menemui kaisar dia tidak pernah menunduk dan menyebut namanya. dia berani masuk keruangan kaisar
dengan membawa pedang dan jalan tergesa-gesa.
penasehatnya li ru menyarankan pada dong zhuo untuk selalu memperkerjakan orang yang mampu dan ini
akan memberinya nilai lebih dimata publik. karena itu dong zhuo mengembalikan banyak jabatan dan posisi
kepada orang-orang yang dahulu pernah disingkirkan oleh para kasim. untuk yang telah meninggal dia
memberikan jabatan dan posisi kepada penerusnya. ketika dong zhuo diberitahu ada seseorang bernama cai
yong yang berbakat, dong zhuo memerintahkan untuk menjemput cai yong. tetapi cai yong tidak mau ikut.
dong zhuo memerintahkan kalau dia tidak mau datang maka dia dan seluruh keluarganya akan dihukum
mati. lalu akhirnya cai yong pun ikut. dong zhuo sangat puas dengan kemampuan cai yong dan
mempromosikannya 3 kali dalam 9 bulan. ini adalah semua kemurahan hatinya selama menjadi perdana
mentri.
sementara itu, kaisar terdahulu–pangeran bian dan ibunya sedang berseding di istanya “kesunyian
selamanya” dan mengetahui bahwa persedian sehari-hari mereka sudah mulai habis. pangeran bian sangat
bersedih dan menulis sebuah puisi.

dong zhuo yang terus memata-matai gerak-gerik mereka, suatu hari mendapatkan laporan mengenai puisi
yang dibuat oleh pangeran.
“jadi dia membuat puisi untuk menunjukan ketidak senangannya! sebuah alasan bagus untuk menghukum
mati mereka semua atas dasar ingin memberontak” kata dong zhuo.
li ru dikirim dengan 10 orang pengawal menuju istana “kesunyian selamanya”. ketika li ru tiba, pangeran,
ibunya dan pelayannya sedang berada di ruangan atas.
lalu li ru masuk dan mewarkan cankir berisi arak beracun kepada pangeran bian. pangeran bertanya apa
maksudnya semua ini
“musim semi adalah musim yang menyatukan keindahan halam menjadi satu harmoni, perdana mentri
mengirimkan secangkir arak panjang umur” kata li ru.
“kalau itu adalah arak panjang umur, kamu boleh meminumnya terlebih dahulu” kata permaisuri he.
lalu li ru langsung membentak.
“apakah kau tidak akan meminumnya ?” tanya dia.
dia memanggil pengawalnya dengan tali dan pisau dan menunjukannya pada pangeran bian.
“cangkir itu atau ini ?” tanya li ru.
lalu berkata pelayan pangeran ” biarkan pelayanmu ini yang meminumnya dan mengantikan tempat
pangeran, tetapi biarkanlah ibu dan anaknya ini, aku mohon.”
“dan siapakah kau pikir dirimu mati untuk mengantikan seorang pangeran?” kata li ru.
dan dia menawarkan satu cangkir juga pada permaisuri dan memerintahkannya untuk meminumnya.
lalu li ru mendekati pangeran bian dan menawarkan cangkir arak itu.
“biarkan aku mengucapkan salam perpisahan pada ibuku” minta pangeran dan dia berkata seperti ini.
“langit dan bumi telah berubah,
matahari dan bulan telah meningalkan tempatnya,
aku yang suatu kali pernah menjadi pusat dari seluruh mata,
telah digiring menuju kegelapan terjauh,
ditekan oleh seorang mentri jahat, hidupku akan segera berakhir,semuanya telah mengecewakan aku and
kesedihan membuat air mataku mengalir turun”
pelayan kaisarpun berkata :
“langit pasti telah runtuh dan bumi telah hancur,
aku pelayan kaisar, tidak akan bersedih mengikuti kaisarku.
kami telah sampai di akhir perjalanan dan harus berpisah;
aku ditinggal sendirian dengan kesedihan dihatiku ini”
ketiganya langsung berangkulan dan menangis.
“perdana menteri menunggu laporanku” kata li ru “dan kau terlalu lama menunda tugasku ini. apakah kau
pikir ada yang akan datang menyelamatkanmu?”

permaisuri berkata “pemberontak memaksa kami untuk mati, ibu dan anak dan langit telah meninggalkan
kami berdua . tetapi kau, alat dari kejahatan, pasti akan musnah dgn menderita nanti !”
karena itu li ru semakin marah, dia menarik permaisuri dan melemparkannya keluar jendela. lalu dia
meminta pelayannya menjerat leher pelayannya dengan tali dan memaksa pangeran meminum racun.
li ru melaporkan hasil ini pada tuannya yang memrintahkan mereka untuk mengubur korbannya diluar kota.
setelah ini dong zhuo bertindak lebih diktator dari sebelumnya. dia menghabiskan malam hari diistana,
bercinta dengan selir-selirkekaisaran bahkan tidur di singasana naga.
suatu ketika dia memimpin pasukan keluar kota pergi ke yang cheng. ketika itu penduduk desa, pria dan
wanita, sedang berkumpul dari berbagai daerah untuk merayakan perayaan datangnya musim semi.
pasukannya mengepung tempat itu dan mejarahnya. mereka mengambil apa saja yang berharga dan
mengambil wanita-wanita serta membawa 1000 lebih kepala manusia. lalu ketika kembali ke luo yang dia
menceritakan bahwa dia habis berhasil melawan tentara pemberontak dan mendapatkan kemenangan. dia
membakar kepala-kepala itu dibawah tembok kota serta membagikan wanita dan hasil rampasan kepada para
tentara.
seorang jendral bernama wu fu sangat jijik dan benci kepada tindakan dong zhuo ini dan berencana untuk
membunuh dong zhuo. wu fu selalu menggunakan pelindung badan yang terbuat dari besi didalam baju
tugasnya dan selalu menyembunyikan pisau tajam didalam bajunya. suatu hari ketika dong zhuo
mengadakan rapat, wu fu menemui dia dan berusaha menusuknya. tetapi dong zhuo sangat kuat dan berhasil
menghalangi wu fu sampai lu bu datang membantu.
“siapa yang menyuruhmu memberontak ?” kata dong zhuo.
wu fu memandanginya dan berteriak “kau bukanlah tuanku dan aku bukanlah pelayanmu. apa yang kau sebut
dengan memberontak? kejahatanmu memenuhi langit dan setiap orang mau membunuhmu. aku bersedih
tidak dapat menyeretmu dengan kereta kuda untuk menenangkan murka dunia!”
dong zhuo memerintahkan pengawal untuk membawanya dan memotongnya kecil-kecil. wu fu hanya
berhenti menghina dong zhuo ketika dia berhenti bernafas.
setelah itu kemanapun dong zhuo pergi selalu dijaga ketat oleh barisan pengawalnya.
di bohai, yuan shao yang mendengar kesewenangan dong zhuo dan dia mengirimkan surat rahasia kepada
menteri dalam negeri wang yun:
“pemberontak itu dong zhuo telah membuat marah langit dan bumi. orang tidak berani berkata tentang
dirinya. ini dapat dimengerti. walaupun begitu kau harus bertindak sesuatu untuk menghilangkan penderitaan
ini. bagaimana kau dapat disebut setia dan menjalankan tugas apabila kau tidak melakukan apapun ? aku
telah mengumpulkan tentara dan berkeinginan untuk membersihkan kekaisaran dari para pemberontak. tetapi
aku tdk berani menjalankan ini sendirian jika tuan mau, maka carilah rencana untuk menyingkirkan orang
ini. jika tuan membutuhkan tentara maka aku siap menerima perintah.”
wang yun terus berpikir dan tidak melihat ada peluang untuk menyingkirkan dong zhuo.
suatu hari wang yun menggundang teman-temannya untuk merayakan pesta ulang tahun dikediamannya.
malam itu meja pun disiapkan didalam ruangan dan teman-temannya berkumpul disana. ketika arak telah
disajikan selama beberapa kali, tuan rumah tiba-tiba menangis.
tamu-tamunya terkejut dan bertanya
“tuan, ini adalah hari ulang tahunmu, mengapa kau menangis ?” kata mereka.

“ini bukanlah hari ulang tahunku” jawab wang yun. “tetapi aku menginginkan kalian semua berkumpul dan
aku takut pada dong zhuo mencurigaiku, jadi aku menggunakan alasan ini. orang ini telah menghina kaisar
dan dia hanya melakukan apa yang dia mau dan menyebabkan kekaisaran dalam kekacauan. aku memikirkan
ketika nenek moyang kaisar kita menghancurkan qin an chu dan mendirikan dinasti han. siapa sangka bahwa
hari ini dong zhuo lah yang menjadi “kaisar” di negeri ini, karena hal inilah aku menangis.”
dan mereka semua akhirnya ikut menangis bersama dengan dia.
diantara mereka yang duduk hanya cao-cao yang tidak ikut menangis tetapi bertepuk tangan dan tertawa.
“jika semua pejabat pemerintah menangis dari pagi sampai malam dan dari malam hingga pagi lagi, apakah
itu dapat menyingkirkan dong zhuo ?” kata cao-cao.
wang yun lalu marah padanya.
“leluhurmu juga menikmati kemurahan hati dinasti han, apakah kau tidak mempunyai rasa balas budi? kamu
masih dapat tertawa?”
“aku tertawa karena kalian hanya dapat berbicara saja dan tidak melakukan apa-apa. aku mungkin bodoh dan
tidak dapat berbuat apa-apa, tetapi aku akan memenggal kepalanya dan menggantungnya digerbang kota
sebagai tanda persembahan pada seluruh negeri ini.”
wang yun berdiri dari duduknya dan mendekati cao-cao.
“aku telah tunduk pada dong zhuo hanya karena menunggu kesempatan untuk menghancurkannya. sekarang
ketika dia sudah mulai mempercayaiku dan terkadang aku dapat mendekatinya. kamu mempunyai pedang
dengan 7 permata indah, aku ingin meminjamnya dan aku akan pergi keistananya dan membunuhnya, aku
tdk perduli jika aku mati karena itu.”
“sebuah keberuntungan bagi dunia bila itu dapat terlaksana!” kata wang yun.
wang yun lalu menuangkan arak kedalam cangkir cao-cao yang langsung dihabiskan dan bersumpah akan
melaksanakan tugasnya. setelah cao-cao mendapatkan pedang itu, cao-cao meninggalkan pertermuan itu.
keesokan harinya cao-cao dengan pedangnya itu datang ke istana perdana menteri.
“dimanakah perdana menteri ?” tanya cao-cao.
“didalam ruang tamu” kata pelayan istana.
jadi cao-cao pergi kedalam dan menemukan dong zhuo sedang duduk dikursi dan lu bu berada disisi-sisinya.
“kenapa terlamabt cao-cao ?” tanya dong zhuo.
“kudaku sedang tidak sehat dan lambat” jawab cao-cao.
“beberapa kuda bagus baru datang dari barat, kau pergi dan pilihlah satu untuk cao-cao.” kata dong zhuo
kepada lu bu.
dan lu bu pun pergi.
“pengkhianat ini akan menemui ajalnya” pikir cao-cao. dia dapat saja langsung menusuknya, tapi cao-cao
tahu bahwa dong zhuo sangat kuat dan dia takut untuk bertindak sekarang. dia ingin memastikan sebelum
bertindak.

sekarang dong zhuo telah lelah duduk sehingga dia merebahkan badannya dalam posisi tidur dan kepalanya
menghadap kedalam.
“inilah saatnya” cao-cao dalam hati berkata, dia memegang pedangnya.
tetapi ketiak cao-cao baru saja mengeluarkan pedangnya, dong zhuo secara tidak sengaja melihat bayangan
cao-cao memegang pedang di cermin.
“apa yang kau lakukan cao-cao ?” kata dong zhuo yang tiba-tiba berbalik. dan pada saat yang sama lu bu
datang membawa kuda.
cao-cao yang panik langsung berlutut dan berkata “aku mempunyai sebuah pedang yang berharga dan aku
ingin mempersembahkannya padamu.”
dong zhuo mengambilnya dan dia melihat ini adalah pedang yang sangat bagus. pedang ini dihiasi 7 permata
indah dan sangat tajam. dong zhuo menyerahkan sarungnya pada lu bu.
mereka berdua keluar untuk melihat kudanya. cao-cao lalu berterima kasih dan dia bilang ingin mencoba
kudanya. lalu dong zhuo memerintahkan pengawal untuk mempersiapkan kuda cao-cao. cao-cao membawa
kuda itu keluar dan dia langsung naik keatas pelana lalu langsung memacu kudanya cepat-cepat , dia pergi
kearah timur.
lu bu berkata “ketika aku datang, sepertinya orang itu ingin menusukmu, hanya karena tiba-tiba dia panik
maka dia seperti mau menyerahkan pedang ini pada mu.”
“aku juga berpikir begitu!” kata dong zhuo.
pada saat itu li ru juga baru tiba dan mereka menceritakan itu padanya.
“cao-cao tidak mempunyai keluarga diibu kota ini, dia tinggal sendiri dan tidak terlalu jauh dari sini. kirim
utusan untuk mengundangnya, jika dia datang maka pedang itu adalah hadiah, jika dia membuat alasan maka
dia mempunyai rencana buruk dan kita dapat menangkapnya”
mereka mengirimkan 4 pasukan untuk mencari cao-cao.
mereka kembali dan melaporkan bahwa cao-cao tidak kembali kekediamannya, tetapi dengan berkuda keluar
dari gerbang timur. komandan gerbang bertanya padanya dan cao-cao menjawab ada pesan penting dari
perdana menteri dan dia mengendarai kudanya dengan kecepatan tinggi.
“tidak ada keragu-raguan lagi, dia pasti berusaha membunuh anda tadi.” kata li ru.
“dan aku mempercayainya sangat!” kata dong zhuo dengan marah.
“ini pasti ada konspirasi. ketika kita menangkapnya kita akan mengetahui tentang hal itu” kata li ru.
wajah cao-cao langsung menghiasi seluruh bagian kerajaan sebagai buronan. hadiah uang diberikan bagi
yang dapat memberikan informasi mengenai dirinya dan gelar kebangsawanan akan diberikan apabila dapat
menangkapnya. oranng yg memberinya tempat tinggal akan dianggap bersalah dan dapat dihukum mati.
cao-cao berkuda secepatnya kedaerah qiao, tempat kelahirannya. didalam perjalanan ke zhongmou, dia
dikenali oleh petugas penjaga gerbang dan ditahan. mereka membawanya ke pengadilan. cao-cao
menyatakan dirinya adalah seorang pedagang dan bernama huang fu. kepala pengadilan mengamati
wajahnya dan berpikir

“ketika aku ada di ibukota dan sedagn mencari perkerjaan, aku pernah melihat cao-cao dan itu adalah kau.
mengapa kau mencoba menyembunyikan identitasmu ?”
kepala pengadilan itu memerintahkan cao-cao dipenjara sampai keesokan harinya ketika dia dapat membawa
cao-cao ke ibukota dan menerima hadiahnya. dia jg memberi pasukannya arak dan makanan sebagai hadiah.
sekitar tengah malam kepala pengadilan itu mengirimkan seorang yang dipercayainya untuk membawa
tawanan itu kedalam ruang pribadinya untuk ditanyai.
“mereka bilang perdana mentri melakukan engkau dengam baik, kenapa kau berusaha membunuhnya ?”
tanya kepala pengadilan itu.
“bagaimana burung dapat mengerti cara terbang seekor naga ? aku adalah tawananmu dan akan dikirim ke
ibu kota, kenapa banyak bertanaya ?”
kepala pengadilan lalu memerintahkan pengawalnya pergi dan kembali berbicara ” jgn kau membenciku, aku
bukanlah orang yg dapat dibeli, aku hanya belum menemukan tuan yang layak kulayani.”
kata cao-cao. “leluhurku telah menikmati kemurahan hati dinasti han dan apakah aku akan berbeda dari
binatang dan burung jika aku tidak mempunyai keinginan membalas budi baik kekaisaran padaku ? aku telah
tunduk pada dong zhuo dengan alasan untuk mencari kesempatan bagiku untuk menghancurkannya dan
menghilangkan bencana dari negeri ini. aku telah gagal kali ini dan ini adalah kehendak langit.”
“dan kemanakah kau akan pergi ?”
“menuju desaku, disana aku akan mengumpulkan orang-orang pemberani dan akan kugunakan untuk
menghancurkan dong zhuo. ini adalah keinginanku.”
lalu kepala pengadilan itu melepaskan ikatan cao-cao, dan menuntunya kekursi yang tinggi dan menunduk “
aku bernama chen gong. ibuku yang sudah tua dan keluargaku ada dia sebuah desa di timur dong jun. aku
sangat terkesan dengan kesetiaanmu dan keberanianmu dan aku akan meninggalkan jabatanku dan
mengikutimu.”
cao-cao sangat senang mendengar hal ini, chen gong langsung mengumpulkan sejumlah uang untuk biaya
perjalanan dan memberi cao-cao pakaian lain dan mereka berdua mengambil pedang dan berkuda menuju
qiao.
3 hari kemudian ketika senja hari cao-cao mencapai chenggao. cao-cao menunjuk kesebuah rumah didalam
hutan dan berkata “disana tinggal seorang pamanku lu boshe, seorang saudara angkat ayahku. kita akan
bertanya padanya mengenai keadaan keluargaku dan kita dapat menginap disana untuk semalam?”
“bagus sekali” kata chen gong dan mereka berdua turun dari kuda dan masuk kedalam rumah itu.
lu boshe menyambut mereka dan berkata pada cao-cao, “aku dengar kekaisaran telah mengeluarkan perintah
untuk segera menangkapmu. ayahmu telah pergi ke chenliu untuk bersembunyi. bagaimana semua ini bisa
terjadi ?”
cao-cao bercerita padanya dan berkata “jika saja tidak karena orang yang ikut bersamaku ini, aku mungkin
sudah dicincang sampai habis.”
lu boshe segera memberi hormat pada chen gong dan berkata “kau adalah penyelamat keluarga cao,
tenanglah dan beristirahatlah disini. aku akan mencarikan tempat tidur untuk kalian dia gubukku yang
sederhana ini.”

lu boshe lalu berdiri dan masuk kedalam ruangan dimana dia cukup lama berada disana. ketika dia keluar,
dia berkata “tidak ada arak yang bagus didalam rumah ini. aku akan pergi ke desa untuk membelikan arak
yang bagus.”
dan dia bergegas menunggang keledainya dan pergi. kedua orang itu duduk cukup lama sampai tiba-tiba
mereka mendengar bunyi dari belakang rumah, bunyi benda tajam sedang diasah.
cao-cao berkata pada chen gong, “dia bukanlah paman kandungku. aku mulai meragukan alasan
kepergiannya. mari kita dengarkan.”
lalu mereka dengan diam-diam mendengarkan suara dibelakang.
terdengar suara orang berkata “kita ikat dulu sebelum kita bunuh.”
“seperti dugaanku” kata cao-cao. “sekarang kecuali kita menyerang duluan, kita pasti akan ditangkap.”
tiba-tiba cao-cao dan chen gong menerjang masuk dgn pedang ditangan dan membantai seluruh keluarga itu
pria dan wanita semua berjumlah 8 orang.
setelah ini mereka memeriksa rumah dan ketika mereka didapur mereka melihat seekor babi diikat dan siap
untuk dibunuh.
“kau terlalu mudah curiga” kata chen gong, “kita telah membunuh orang yang tidak berdosa.”
cao-cao dan chen gong dengan segera menaiki kuda mereka dan pergi. ditengah perjalanan mereka bertemu
lu boshe yang sedang pulang dan disamping sadelnya dia membawa 2 bejana arak. dilengannya dia
membawa buah-buahanan dan sayuran.
“kemana kau akan pergi tuan ?” tanya liu boshe pada mereka.
“orang yang dicari kerajaan tidak berani untuk tinggal lama disatu tempat.”
jawab cao-cao.
“tapi aku telah menyuruh orang rumahku untuk memotong babi, kenapa kau menolak keramahanku ini ? aku
harap kau mau balik bersama ku”
cao-cao tidak mendengarkan, dan tetap pergi. tetapi kemudia berbalik dan mengambil pedangnya.
“siapa itu yang ikut dengamu ?” tanya cao-cao.
lu boshe lalu berbalik dan seketika itu juga cao-cao memenggal lu boshe.
chen gong sangat ketakutan.
“kita telah sangat salah sebelumnya” kata chen gong. “sekarang kita melakukan ini ?”
“ketika dia sampai dirumah dan melihat keluarganya terbunuh, apakah pikirmu dia dapat menerima itu ? jika
dia mengikuti kita dan melaporkan kita, maka kita pasti mati.”
“untuk membunuh sembarangan adalah sebuah kesalahan.” kata chen gong.
“kita harus mengalahkan dunia atau dunia akan mengalahkan kita!” jawab cao-cao.
chen gong terdiam dan berpikir, mereka terus berkendara sampai malam hari dan akhirnya sampai
dipenginapan. setelah memberi makan kuda mereka, cao-cao langsung tertidur tapi chen gong terus berpikir.

“aku mengira dia adalah seorang pria sejati dan meninggalkan semuanya untuk mengikutinya, tetapi dia
sangat kejam seperti serigala. jika kubiarkan dia, dia akan menimbulkan bencana nantinya,” pikir chen gong.
dan chen gong berdiri lalu berniat untuk membunuh cao-cao.
“dalam hatinya ada kekejaman, dia bukanlah pria sejati.
apakah dia akan berbeda dari musuhnya dong zhuo.”
matahari belum terbit ketika chen gong bangun dan langsung menaiki kudanya dan pergi kesebelah timur,
menuju kampung halamannya di dongjun.
cao-cao terbangun ketika hari telah siang dan mencari chen gong tetapi tidak dapat ditemukan. pikirnya.
“chen gong berpikir aku ini brutal karena beberapa patah kata egois yang aku gunakan dan dia telah pergi.
aku harus secepatnya pergi juga dan jgn terlalu lama tinggal disini.”
lalu cao-cao pergi secepatnya menuju qiao. ketika dia melihat ayahnya, dia menceritakan apa yang terjadi
dan dia ingin menggunakan semua harta keluarga untuk membentuk tentara dengan harta itu.
“milik kita sangat sedikit” kata ayahnya, “dan tidak cukup untuk melakukan apapun, tetapi ada seseorang
sarjana disini, wei hong namanya, yang tidak mempedulikan harta tetapi kebajikan, keluarganya sangat kaya.
dengan bantuannya kita mungkin dapat berhasil.”
sebuah perjamuan diadakan dan wei hong di undang.
cao-cao berpidato “dinasti han telah kehilangan pemimpinnya dan dong zhuo benar-benar seorang tiran. dia
tidak hormat pada pangerannya dan kejam kepada rakyat. aku ingin mengembalikan kejayaan dinasti han,
tetapi tidak mempunyai apa-apa saat ini. tuan, aku memohon kepadamu dan kepada kesetianmu pada rakyat
kekasiaran ini.”
wei hong berkata, “aku juga telah lama mendambakan ini tetapi sejauh ini, belum menemukan seseorang
yang tepat untuk menjalankan tugas tersebut. karena kau cao-cao memiliki keinginan yang mulia, aku akan
menyerahkan semua hartaku agar kau dapat mencapai tujuan mulia itu.
ini adalah sebuah kabar gembira dan segera cao-cao mengumpulkan pasukan. mereka semua mendirikan
sebuah kesatuan yang berisi para sukarelawan dan mendirikan sebuah spanduk putih untuk merekrut orangorang . dispanduk itu tertulis kata-kata “kesetiaan dan kehormatan”. respon dari penduduk sangat cepat dan
sukarelawan berdatangan seperti butiran air yang turun dikala hujan.
suatu hari datang seorang bernama yue jin dari yang ping dan li dian dari ju lu. mereka berdua diangkat
sebagai staff pribadi cao-cao. yang lainnya adalah xiahou dun dari qiao. dia adalah keturunan xiahou
ying(note:bagi yang tidak tahu siapa dia. dia adalah salah satu jendral liu bang yang paling hebat. diberi gelar
marquis dari ruyin dan sering disebut penguasa tang.) xiahou dun telah dilatih sejak kecil untuk
menggunakan golok dan gada. ketika berumur 14 thn dia berguru kepada seorang pendekar. suatu hari
seseorang berbicara tidak sopan mengenai gurunya itu dan xiahou dun membunuhnya. karena hal ini dia
harus lari dan bersembunyi untuk beberapa saat. sekarang dia datang untuk menawarkan jasanya, ditemani
sepupunya xiahou yuan. mereka masing-masing membawa 1000 tentara terlatih. sebenarnya kedua orang ini
adalah saudara dari cao-cao karena ayah cao-cao sebenarnya bermarga xiahou dan diangkat anak oleh
keluarga cao.
beberapa hari kemudian datanglah 2 sepupu cao-cao yang lainnya yaitu cao ren dan cao hong, masingmasing juga dengan 1000 tentara. mereka berdua adalah ahli menunggang kuda dan sangat terlatih
menggunakan berbagai macam senjata.
latihan dimulai dan wei hong mengeluarkan hartanya untuk membeli baju, bendera,senjata serta
perlengkapan militer lainnya. dari berbagai tempat datang sumbangan dalam bentuk beras.

ketika yuan shao mendengar cao-cao mengumpulkan pasukan, dia juga mengumpulkan pasukannya
berjumlah 3 0.000 orang. kemudian dia berangkat dari bohai ke qiao untuk bersumpah dengan cao-cao.
kemudian sebuah manifesto dikeluarkan.
“cao-cao dan pengikutnya, digerakan oleh rasa tanggung jawab, membuat proklamasi ini. dong zhuo
mengacaukan langit dan bumi. dia menghancurkan negara dan melukai pangeran. dia mengotori istana dan
menekan rakyat. dia kejam dan brutal. kesalahannya telah menumpuk setinggi langit. sekarang kami telah
mendapat perintah untuk memanggil tentara dan kami bersumpah untuk membersihkan kekaisaran dan
menghancurkan orang jahat. kami akan mencari sukarelawan dan akan berusaha sebaik kami untuk
mempertahankan dinasti dan menyelamatkan rakyat. mari bergabunglah bersama kami oh kalian para
pahlawan dengan mempersatukan pasukan kita.”
banyak dari semua bagian kekaisaran datang menjawab panggilan ini.
gubernur nanyang—-yuan shu.
penguasa daerah jizhou—-han fu.
penguasa daerah yuzhou—kong zhou.
penguasa daerah yanzhou—liu dai.
gubernur henei—–wang kuang.
gubernur chenliu—-zhang miao.
gubernur dongjun—qiao mao.
gubernur shangyang—yuan yi.
gubernur beihai—-kongrong.
gubernur guangling—zhang chao.
penguasa daerah xuzhou—tao qian.
gubernur xiliang—-ma teng.
gubernur beiping—-gongsun zan.
gubernur shangdang— zhang yang.
gubernur changsa—sun jian.
gubernur bohai—yuan shao.
tuan tanah jibei—bao xin.
semua kontingen itu bervariasi dalam ukuran dan jumlah, mulai dari 10.000 sampai dengan 3 0.000 pasukan.
tetapi semuanya lengkat dengan para staff baik sipil maupun militer dan jenderal-jenderal perang ternama.
mereka semua menuju ibukota luo yang.
gubernur beiping, gongsun zan, ketika dalam perjalanannya membawa 15.000 pasukan melewati daerah
pingyuan. ketika lewat disana dia bertemu liu bei dan saudaranya membawa pasukan kecil.
“saudaraku, apa yang kau lakukan disini?” tanya gongsung zan.
“kau sangat baik padaku, dan karena rekomendasimu aku diangkat menjadi kepala daerah. aku mendengar
kau melewati daerah ini dan aku datang untuk memberikan salam. aku berharap kau mau masuk kedalam
kotaku dan beristirahat ?”
“siapakah mereka berdua ?” tanya gongsun zan, menunjuk pada saudara liu bei.
“ini adalah guan yu dan zhang fei, 2 saudara angkatku.”
“apakah mereka ikut bertempur denganmu melawan pemberontakan jubah kuning?” tanya gongsun zan.
“semua keberhasilanku adalah karena usaha mereka.” kata liu bei.
“dan apakah tujuan mereka ?”
“guan yu adalah pemimpin pasukan pemanah berkuda, zhang fei adalah pemimpin pasukan pemanah biasa.”

“mereka adalah orang yang berbakat.” kata gongsun zan.”semua orang sekarang sedang berkumpul untuk
menghancurkan dong zhuo. saudaraku maukah kau meninggalkan daerah ini dan bergabung denganku untuk
menrestorasi dinasti han ?”
“aku akan senang sekali bergabung denganmu.” kata liu bei.
“jika kau membiarkanku membunuhnya waktu itu, sekarang tidak akan ada masalah seperti ini” kata zhang
fei kepada liu bei dan guan yu.
“karena keadaan telah begini adanya, marilah kita bersiap-siap dan pergi” kata guan yu.
lalu tanpa menunda-nunda lagi, ke 3 saudara dan dengan beberapa pasukan berkuda mengikuti gongsun zan
dan beriringan untuk bergabung dengan pasukan utama.
satu demi satu setiap pemimpin akhirnya datang dan berkemah. kemah mereka mencapai 70 km lebih. ketika
semua telah tiba, cao-cao sebagai kepala, mempersiapkan korban persembahan kepada dewa dan memanggil
seluruh pemimpin untuk mebicarakan rencananya.
lalu majulah gubernur henei, wu kuang, “kami telah tergerak oleh perasaan yang mulia untuk berkumpul
disini. sekrang ktia harus mencari seorang pemimpin dan kepadanya kita akan menuruti perintahnya.”
lalu berkatalah cao-cao, “untuk 4 generasi posisi tinggi pejabat pemerintahan selalu diisi oleh anggota
keluarga yuan dan pendukung-endukung mereka ada dimana-mana. sebagai keturunan langsung dari menteri
han, yuan shao sangat tepat sebagai pemimpin kita semua.”
yuan shao menolak dan menolaknya lg berkali-kali. tetapi mereka semua berkata “itu haruslah dia!, harus dia
yang menjadi pemimpin, tidak ada orang lain yang pantas !”
akhirnya dia setuju.
keesokan harinya disiapkan altar 3 tingkat, dan mereka menarus semua lambang dan bendera dari masingmasing pemimpin yang ada disitu. dan mereka menyiapkan berbagai sesajian upacara. upacara dilakukan
agar usaha mereka dalam menghancurkan dong zhuo dapat berhasil.
setelah semuanya siap, yuan shao diundang naik ke altar. dengan pakaian perang lengkap dan sebuah
pedang. yuan shao memanjatkan doa dan dia membakar sesajen dan membungkuk pada langit dan bumi
setelah itu dia mengucapkan janji bersama :
“dinasti han runtuh pada hari yang naas, kekuasaan kekaisaran telah dihancurkan. menteri pengkhianat,dong
zhuo mengambil kesempatan didalam kesempitan ini untuk melakukan tindakan tercela dan bencana terjadi
dimana-mana. kekejaman merajalela menyengsarakan rakyat kecil. kami, yuan shao dan seluruh anggota
konfedarasi, takut keselamatan kekaisaran dan keluarga kerajaan terancam, mengumpulkan pasukan bersama
untuk menyelamatkan negara. kami sekarang menyerahkan hidup kami untuk berusaha sekuat tenaga dan
bertindak sesuai dengan keyakinan kami untuk menyelamtkan dinasti. tidak akan ada tindakan yang
mementingkan diri sendiri ataupun yang bertentangan dengan tujuan kami. jika ada dari kami yang
melanggar sumpah ini, maka dia akan kehilangan nyawanya dan tidak akan meninggalkan bekas apapun
dimuka bumi ini. biarlah langit, bumi dan semua leluhur kami menjadi saksi kami.”
setelah selesai membaca sumpah ini, yuan shao mengigit jarinya dan meneteskan darahnya kedalam sebuah
mangkuk. dan semua pemimpin yang berada disana juga melakukan hal yang sama. semua orang terharu
melihat kejadian ini.
setelah semua upacara ini selesai, yuan shao mulai mengatur tugas-tugas yang akan diberikan kepada semua
anggota konfederasinya

cao-cao berkata “sudah merupakan keharusan kita untuk mematuhi pemimpin yang kita pilih hari ini untuk
menyelamatkan negara. marilah kita mematuhi setiap peraturan dan jangan sampai kita terpecah belah.”
“hanya perintah pimpinan yang akan kamu patuhi” seluruh pemimpin memberikan hormat.
lalu yuan shao berkata, “saudaraku, yuan shu akan kuangkat menjadi kepala penjaga perkemahan dan kepala
logistik, dia harus memastikan bahwa seluruh perkemahan mendapatkan supply sesuai dengan yang
dibutuhkannya. tetapi yang aku butuhkan sekarang adalah seseorang untuk memimpin pasukan melintasi
sungai si dan memprovokasi penyerangan. pasukan yang lain harus mencari posisi strategis dan memberikan
dukungan bagi pasukan utama.”
lalu gubernur changsha, sun jian mengajukan dirinya untuk tugas ini.
“kau adalah seorang pemberani dan hebat, cocok sekali untuk tugas ini!” kata yuan shao.
pasukan dibawah sun jian mempersiapkan diri dan berangkat ke sungai si. penjaga disana mengirim utusan
ke ibu kota untuk memberitahukan perdana mentri mengenai situasi ini.
sejak dong zhuo mengamankan kekuasaanya, dia telah memberikan dirinya sendiri kemewahan tanpa perduli
hal lain. ketika masalah ini diketahui penasehat li ru, dia dengan segera menemui tuannya, yang langsung
memanggil seluruh menteri dan pejabat.
lu bu langsung berdiri dan berkata “jangan khawatir, ayahku. aku akan melihat seluruh pemimpin-pemimpin
itu dan dengan pendekar-pendekar hebat dipasukan kita, aku akan membuat setiap orang dari mereka mati
dan kepala mereka akan ku gantungkan di setiap sudut gerbang kota.”
“dengan bantuanmu aku dapat tidur denga tenang!” kata dong zhuo.
tetapi seseorang dibelakang lu bu maju dan berbicara “pemotong banteng digunakan untuk memotong ayam!
tidak perlu jendral besar yang pergi, aku akan memotong kepala mereka semudah aku mengeluarkan barang
dari sakuku!”
dong zhuo melihat orang ini dan tampaklah seorang bertubuh tegap dan kekar. dia mempunyai pala bundar
seperti macan tutul dan pundak yang besar. namanya adalah hua xiong dari guan xi. dong zhuo sangat senang
dengan keberanian kata-kata hua xiong dan dengan segera dia diankat menjadi panglima pasukan kuda
pemberani dan memberikannya 50.000 pasukan berkuda serta 3 jendral. hua xiong berserta li su, hu zhen dan
zhao cen langsung bergerak menuju sungai si.
dari seluruh anggota konfederasi, bao xin adalah yang iri terhadap pengangkatan sun ce sebagai pemimpin
pasukan penyerangan. karena itu dia berharap dapat yang pertama bertemu musuh. jadi dia dengan diamdiam mengirim saudaranya bao zhong dengan 3 000 tentara untuk melewati jalan pintas. setelah pasukan ini
melewati jalan itu, mereka langsung menantang perang.
dengan rekasi cepat, hua xiong dengan 500 pasukan kuda berbaju zirah segera turun dari bukit dan berteriak
“jangan lari kau pemberontak!”
tetapi bao zhong ketakutan dan berputar. hua xiong datang dan dengan sekali tebas bao zhong langsung jatuh
dari keduanya dan mati. kepala bao zhong langsung dipotong dan dikirimkan ke ibu kota. dong zhuo
langsung mengangkat hua xiong sebagai kepala pasukan.
Sun jian saat ini baru saja berhasil melewati sungai. dia membawa 4 jendral :cheng pu dari tu yin yang
senjatanya adalah tombak dengan ujung besi yang berbentuk kepala ular. huang gai dari lingling yang
bersenjatakan pecut yang terbuat dari besi. han dang dari ling zhi dengan senjata golok besar dan zu mao dari
wu jun yang bersenjatakan 2 bilah pedang.
sun jian mengunakan helm dari perak yang ditutup dengan bandana berwarna ungu. dia membawa pedang
dibadannya yang terbuat dari koin cina kuno dan mengendarai kuda yang indah

sun jian melewati sungai dan berteriak kepada pasukan yang bertahan, “kalian yang melayani pemberontak!
cepatlah menyerah!”
hua xiong memerintahkan hu zhen untuk keluar menghadapi sun jian dan membawa 5000 tentara. cheng pu
dengan tombaknya keluar dari barisan dan langsung bertempur. setelah beberapa ronde, cheng pu membunuh
hu zhen dengan sebuah tusukan pada lehernya. lalu sun jian memberikan signal untuk menyerang.
tetapi dari atas bentengnya tentara hua xiong melempari tentara sun jian dengan batu dan sun jian merasakan
sulit untuk menerobos. dan akhirnya mereka mundur dan berkemah di dekat liangdong. sun jian mengirim
pesan kepada yuan shao mengenai keadaan ini.
sun jian juga mengirim surat kepada kepala logistik untuk meminta persediaan.
tetapi seorang penasehat yuan shu berkata “sun jian ini sungguh hebat dia seperti macan di timur. apabila dia
berhasil masuk ibu kota dan menghancurkan dong zhuo, kita akan mempunyai macan mengantikan serigala.
jangan kirimkan dia perbekalan, buatlah pasukannya kelaparan dan itu akan memastikannya kalah.”
dan yuan shu mendengarkan saran itu dan pesan dikirmkan kembali pada sun jian bahwa tidak ada
perbekalan dan beras yang tersedia. lalu pasukan sun jian dengan cepat mulai merasa kelaparan dan mulai
menunjukan ketidak disiplinan dan mata-mata pasukan hua xiong melaporkan keadaan ini.
li ru membuat rencana untk hua xiong, “kita akan menyerang mereka malam ini dengan sebuah serang cepat
dari belakang dan depan, sehingga kita akan dapat menangkap mereka.”
hua xiong setuju dan mereka menyiapkan pasukan untuk menyerang. lalu pasukan penyerang diperintahkan
untuk makan dan beristirahat. ketika hari telah gelap, mereka meninggalkan benteng dan berjalan melalui
jalan kecil menuju kebelakang pasukan sun jian. bulan sungguh terang dan angin terasa sejuk. mereka tiba
ketika tengah malam dan bunyi genderang langsung didengungkan. sun jian langsung memakai pakaian
perangnya dan langsung mengendarai kudanya. dia langsung memacu kudanya kearah hua xiong dan kedua
pendekar itu bertempur. tetapi tak lama, pasukan li ru muncul dan memanah api dan perkemahan terbakar.
pasukan sun jian berada dalam kekacauan dan lari menyelamatkan diri. hanya zu mao yang ada disisi-sisi sun
jian saat ini. mereka berdua berhasil keluar dan menyelamatkan diri. hua xiong terus mengejar, sun jian
mengambil panahnya dan memanah 2 panah secara bergantian dalam waktu ayng cepat, tetapi semuanya
meleset. lalu dia mengambil anak panahnya lagi
yang ke 3 , karena terlalu kuat menariknya, senar panahnya putus dan dia lalu membuang panahnya dan
memacu kudanya secepat mungkin.
lalu berkata zu mao, “tuanku, ikat kepala ungumu itu menjadi tanda dirimu, sangat mudah dikenali oleh
pemberontak itu. berikan padaku dan aku akan memakainya.”
lalu sun jian memberikan ikat kepalanya itu. dan kedua orang itu berpisah. para pengejar hanya mencari
orang yang memakai ikat kepala ungu itu dan akhirnya sun jian berhasil lolos dari bahaya.
zu mao, yang sedang dikejar, lalu memasangkan helmnya yang ada ikat kepala ungunya kesebuah tiang
dirumah yang sudah terbakar 1/ 2 nya yang dilewatinya dan lalu dia masuk kedalam hutan yang lebat.
pasukan hua xiong yang melihat helm itu tidak bergerak, segeraberhati-hati krena menyangka ada orang
dirumah itu. mereka mengepung rumah itu dan memanahinya dari setiap sisi. akhirnya mereka tahu bahwa
itu hanyalah tipuan, mereka masuk dan mengambilnya.
ini adalah saat yang ditunggu-tunggu zu mai, segera dia keluar dengan 2 pedang ditangannya dia segera
menerjang hua xiong, tetapi hua xiong juga berreaksi cepat. dengan sekali tebas hua xiong membunuh zu
mao. hua xiong dan li ru membantai sisa pasukan sun jian hingga fajar menyingsing dan mereka memimpin
pasukannya kembali kedalam benteng

cheng pu, huang gai dan han dang saat ini telah bertemu dengan sun jian dan mengumpulkan pasukannya
yang tersisa. sun jian sedih karena kematian zu mao.
ketika berita kekalahan ini sampai kepada yuan shao, dia sangat marah dan memanggil semua pemimpin
untuk berkumpul. mereka semua berkumpul dan gongsun zanlah yang datang terakhir.
ketika mereka semua telah berkumpul didalam tenda, yuan shao berkata “saudara dari jendral baoxin telah
melanggar perintah dan kita membayar akibatnya. dia tergesa-gesa menyerang musuh. dia sekarang telah
dibunuh dan juga dengan banyak tentara kita. sekarang sun jian telah dikalahkan. maka semangat tempur kita
telah berkurang, apa yang harus kita lakukan ?”
semua terdiam, yuan shao melihat mereka semua satu per satu sampai dia tiba di tempat gongsun zan dan dia
melihat 3 orang yang berdiri dibelakangnya. mereka tidak tampak seperti orang biasa.
“siapakah orang dibelakangmu itu ?” tanya yuan shao.
gongsun zan menyuruh liu bei maju kedepan dan berkata “ini liu bei, kepala daerah ping yuan dan adalah
saudaraku. dahulu kami pernah tinggal bersama ketika kami berdua menjadi pelajar.”
“itu pasti liu bei yang membantu melawan pemberontak jubah kuning.” kata cao-cao.
“ya, memang dia” jawab gongsun zan. dan dia memerintahkan liu bei untuk bersujud kepada seluruh
pemimpin yang kepada mereka semua liu bei menceritakan asal-usulnya dan jasa-jasanya secara detail.
“karena dia berasal dari garis han, dia harus dipersilahkan duduk.” kata yuan shao dan dia mempersilahkan
liu bei duduk.
liu bei dengan halus menolak hal ini dan berterima kasih.
kata yuan shao, “pengecualian ini bukan karena kamu terkenal atau jabatanmu, tetapi karena kau adalah
keluarga dari kekaisaran kita ini.”
lalu liu bei duduk dalam kursi yang lebih rendah dalam deretan panjang para pemimpin-pemimpin itu dan
kedua saudaranya berdiri dibelakangnya.
bahkan ketika mereka sedang melakukan pertemuan ini, pasukan pengintai melaporkan hua xiong dan
sekelompok pasukan kuda berbaju zirah telah keluar dari benteng dan mereka memamerkan helm yang ada
ikat kepala warna ungu milik sun jian. lalu mereka menghina semua orang yang ada didalam kemah itu
dengan kata-kata kasar dan menantangnya berduel.
“siapa yang berani keluar untuk melawan ?” tanya yuan shao.
“aku akan” kata yu she, seorang jendral yuan shu.
lalu yu she keluar dan hanya berlangsung 3 jurus saja lalu dilaporkan yu she telah tewas.
ketakuan melanda orang-orang itu. tangan mereka menjadi dingin.lalu han fu berkata “aku mempunyai
jendral tangguh, pan feng namanya dan dia dapat membunuh hua xiong ini.”
lalu pan feng segera keluar menemui musuhnya. dengan kampak besar ditangannya, pan feng berkuda dan
maju. tetapi hanya dalam 10 jurus saja berita sedih datang bahwa jendral pan feng pun telah kalah. muka
semua orang pucat mendengar berita ini.
“sungguh sayang, kedua jendralku yan liang dan wen chou tidak berada disini. apakah masih ada yang berani
melawan hua xiong ini ?” tanya yuan shao.

belum selesai yuan shao berbicara, sebuah suara berkata “aku akan pergi dan membawa kepala hua xiong
kehadapanmu!”
semua melihat siapakah yang berbicara, dia tinggi dan memiliki janggut panjang. matanya seperti mata
burung phoenix dan alisnya tebal. wajahnya tampak garang berwarna kemerah-merahan dan suaranya sangat
dalam seperti lonceng besar.
“siapakah dia? tanya yuan shao.
gongsun zan mengatakan bahwa itu guan yu, saudara liu bei.
“dan apakah jabatannya ?” tanya yuan shao.
“dia ini adalah pelatih pasukan pemanah berkuda liu bei.”
“apa!!!, sebuah penghinaan bagi kita semua!!” teriak yuan shu dari tempatnya. “apakah kita tidak
mempunyai jendral lagi ?, berani sekali seorang pemanah berbicara dihadapan kita ? mari kita hukum dia!”
tapi cao-cao langsung mengintervensinya, “tenanglah yuan shu! karena orang ini telah berbicara maka
pastilah dia pemberani. biarkan dia mencoba, kalau dia gagal kita akan menghukumnya.”
‘hua xiong akan mentertawakan kita jika kita mengirim pemanah melawannya” kaya yuan shao.
“orang ini tidak tampak seperti orang biasa dan bagaimana musuh tahu kalau dia hanyalah seorang
pemanah?” tanya cao-cao.
“jika aku gagal kamu dapat mengambil kepalaku” kata guan yu.
cao-cao memerintahkan mereka untuk memanaskan arak dan menawarkan kepada guan yu sebagai tanda
hormat sebelum dia keluar.
“tuangkan saja dulu” kata guan yu, “aku akan kembali sebelum itu mendingin.”
guan yu pergi dengan membawa golok naganya. semua yang ditenda itu mendengar bunyi gemuruh drum
dan suara pertarungan yang dahsyat seperti langit sedang runtuh, langit terbelah, bukit-bukit hancur dan
ombak menerjang. dan mereka sangat ketakutan dan khawatir dan ketika mereka sedang mendengarkan,
terdengarlah suara kuda mendekat. dan guan yu kembali, dia melemparkan kepala hua xiong dibawah kaki
yuan shao.
araknyapun masih hangat.
cao-cao sangat terkejut dan sengan dengan keberhasilan ini.
lalu zhang fei berkata “kakakku telah membunuh hua xiong, apalagi yang kita tunggu ? kenapa kita tidak
menyerang sekarang dan menghancurkan dong zhuo ? apakah akan ada waktu yang lebih baik ?”
lagi yuan shu yang marah, “kami adalah pejabat tinggi tidak tergesa-gesa. disini ada seorang pengikut kepala
daerah menyombongkan kehebatannya dihadapan kita! keluarkan mereka dari tenda, kataku!!!.”
tetapi lagi cao-cao menyela. “apakah kita perlu mempertimbangkan posisi untuknya karena dia telah
melakukan jasa besar ?”
“jika kau memberikan kepala desa kehormatan seperti itu, sebaiknya aku mengundurkan diri.” kata yuan shu.
“apakah kata-kata cukup untuk mengalahkan sebuar rencana besar ?” kata cao-cao

lalu dia mempersilahkan gongsun zan untuk membawa ke 3 bersaudara itu kembali kekemahnya dan
pemimpin yang lainpun kembali. malam itu cao-cao secara rahasia mengirimkan arak dan daging kepada ke
3 bersaudara itu.
ketika tentara hua xiong menceritakan kekalahan itu pada li ru, dia sangat khawatir dan gelisah. dia menulis
pesan kepada tuannya untuk membahas masalah ini.
li ru membuat ringkasan masalah ini, “kita telah kehilangan pemimpin terbaik kita dan kekuatan
pemberontak telah menjadi besar. yuan shao adalah pimpinan konfederasi dan pamannya yuan wei adalah
pejabat kekaisaran. jika yang ada diibukota bergabung dengan yang ada di lapangan maka kita akan
mengalami bencana nantinya. maka oleh sebab itu kita harus menyingkirkan mereka. jadi saya minta tuan
perdana menteri untuk menempatkan diri sebagai kepala dari pasukan dan hancurkan konfedaris ini.”
dong zhuo setuju dan segera dia memerintahkan kedua jendralnya li jue dan guo si untuk membawa 500
tentara untuk mengepung kediaman yuan wei dan bunuh semuanya tidak perduli umur atau apapun. lalu
penggal kepala mereka semua dan gantunglah di depan gerbang kota. dong zhuo memerintahkan 2 00.000
tentara untuk bergerak dan membentuk 2 pasukan. 50.000 pasukan yang pertama dipimpin li jue dan guo si
dan mereka harus mempertahankan sungai si. mereka tidak perlu bertarung. 150.000 lainnya langsung
dibawah dong zhuo menuju “perangkap harimau”. dia membawa lu bu, fan chou, zhang ji, li ru dan jendral
lainnya. dia juga memrintahkan mengumpulkan rakyat yang dapat berperang, berjumlah 500.000 pasukan.
“perangkap harimau” terletak 15 km dari ibu kota luo yang. ketika mereka telah tiba, dong zhuo
memerintahkan lu bu membawa 3 0.000 tentara dan membuat benteng yang kuat di depan jalan masuk
menuju daerah itu. sisanya bersama dong zhuo mempertahankan daerah itu.
berita mengenai hal ini terdengar oleh yuan shao yang segera mengumpulkan pemimpin-pemimpin
konfederasi.
kata cao-cao “pengambilan daerah itu terpaksa memecah pasukan kita menjadi 2 . oleh sebab itu kita harus
melawan pasukan dong zhuo yang berada dijalan masuknya untuk dapat menuju ibu kota.
Lalu 8 pemimpin —wang kuang,qiaomao, bao xin, yuan yi, kong rong, zhang yang, tao qian dan gongsun
zan– diperintahkan membawa tentaranya menuju “perangkap harimau” untuk melawan musuh mereka, caocao membawa pasukannya untuk mendukung pasukan utama, sedangkan sisanya harus mengawasi gerakgerak pasukan musuh yang ada disepanjang benteng di sungai si.
Dari kedelapan pemimpin. wang kuang, gubernur he nei adalah yang pertama tiba. lu bu langsung membawa
pasukannya sebanyak 3000 pasukan berkuda lengkap dengam baju zirah terbaik dan senjata-senjata terbaik.
ketika wang kuang mengetahui hal ini, dia memerintahkan pasukannya membentuk formasi, pasukan
berkuda, infantri, pemanah semua disiapkan pada formasi tempur.
Wang kuang sangat terkesan melihat lu bu yang gagah itu, dikepalanya dia memakai helm emas, dibadannya
dia mengunakan baju zirah emas seperti sisik naga ditutupi jubah denan bordiran warna merah bergambar
bunga dia menggunakan ikat pinggang dari sutra yang berhiaskan mutiara dan ditengahnya ada batu giok
berlmbang naga. dia membawa panah dan busur dipunggunnya dan membawa tombak dengan pisau bulan
sabit di ujungnya. dia duduk diatas kuda yang indah dan besar berwarna merah. benar dia adalah pendekar
dari pendekar dan kudanya adalah kuda dari segala kuda.
“Siapa yang berani melawannya ?” tanya wan kuang kepada orang-orang nya.
sebagai respon atas pertanyaan itu seorang jendral pemberani dari henei bernama fang yue maju kedepan, dia
menyiapkan tombaknya untuk bertarung. lu bu dan fang yue bertarung di tengah lapangan disaksikan oleh
kedua belah pasukan dari atas bukit. tidak sampai 5 ronden fang yue telah jatuh dan tertusuk tombak lu bu. lu
bu menerjang maju dan pasukanya mengikuti. pasukan wan kuang yang ketakutan tidak dapat menahan lu bu
dan mereka berlarian kesegala arah. lu bu berkuda dan membunuh siapa saja yang ditemuinya. di
pertempuran itu lu bu seorang diri telah membunuh lebih dari 3 00 orang dan tidak terluka sedikitpun.

beruntung, 2 pasukan lainnya yang dipimpin oleh qiao mao dan yuan yi tiba dan menyelamatkan wan kuang,
lu bu pun terpaksa mundur. mereka ber3 telah kehilangan banyak pasukan memutuskan mundur sejauh 10
km dan membuat pertahanan. dan tdk lama kemudian ke 5 pemimpin lainnya tiba. mereka berkumpul dan
setuju bahwa lu bu tak terkalahkan.
dan ketika mereka sedang berbicara, tiba-tiba pasukan melaporkan bahwa lu bu menantang mereka untuk
berduel. mereka semua langsung menaiki kuda mereka dan membagi pasukannya jadi 8, masing-masing
pasukannya berada pada tempat-tempat yang tinggi. disekitar mereka ada pasukan musuh dalam formasi
yang dipimpin lu bu, banyakya pasukan saat itu sudah tidak lagi dapat dihitung, mereka semua membawa
panji-panji mereka yang berkibar tertiup angin.
mereka menyerang posisi pasukan lu bu. mu shun, jendral dari gubernur zhang yang berkuda dgn membawa
tombak dan berusaha melawan lu bu, tetapi langsung terbunuh bahkan sebelum dia sempat mengyunkan
tombaknya, tombak lu bu sangat panjang, kurang lebih 2 m. lalu datanglah wu anguo, jendral dibawah kong
rong. wu anguo menggunakan gada besi. mereka berdua bertarung sebanyak 10 jurus dan akhirnya sebuah
tebasan dari tombak lu bu mematahkan lengan wu anguo. lalu ke 8 pasukan memajukan pasukannya untuk
mengepung lu bu seorang diri, akhirnya lu bu mundur kedalam pasukannya.
kemudian pertarungan berakhir dan pasukan kemabli kedalam perkemahan.
cao-cao berkata “tidak ada yang dapat menandingi kehebatan lu bu, mari kita panggil yang lainnya dan kita
berunding, jika saja kita berhasil mengatasi lu bu maka dong zhuo sangatlah mudah diatasi.”
ketika rapat sedang berlangsung, lu bu datang lagi untuk menantang duel, lagi dan lagi dan lagi banyak
jendral keluar untuk bertarung dengannya. beberapa berhasil kembali dengan terluka tetapi banyak yang
mati. kali ini gongsun zan dengan tombaknya keluar untuk menemui musuh. tetapi setelah beberapa ronde,
gongsun zan berputar dan kabur. lu bu mengejar dengan memacu kudanya. kuda lu bu si”rambut merah”
sangatlah cepat, semua pemimpin ditenda itu sudah takut melihat kecepatan kuda lu bu yang hampir berhasil
mendekati kuda gongsun zan, dan ketika lu bu telah mengangkat tombaknya untuk menebas gongsung zan
tiba-tiba muncul dari sampingnya seorang dengan mata yang bersinar dan janggut yg kasar bersenjatakan
tombak yang memiliki ujung seperti ular.
“tunggu, kau bajingan” hardiknya. “aku zhang fei dari yan telah menunggumu!”
melihat musuh baru, lu bu tidak lagi mengejar gongsun zan dan langsung melawan zhang fei. zhang fei yang
bersemangat segera memacu kudanya mendekati lu bu. mereka berdua seimbang, mereka telah bertarung
lebih dari 50 jurus dan tidak ada satupun dari mereka yang menang. guan yu yang tidak sabar melihatnya
kemudia berkuda maju dan dengan golok naganya dia menyerang lu bu juga. mereka ber3 bertarung 3 0
jurus lebih lagi dan tidak ada yang menang, lu bu masih tampak sangat tegar.
lalu liu bei yang meilhat hal ini turut membantu kedua saudaranya, dengan 2 pedang ditangan, dia
menyerang lu bu. akhirnya lu bu harus melawan mereka ber3. mereka semua mengeluarkan semua
kemampuan dan jurus-jurus terbaik yang mereka punya. kilatan-kilatan api akibat pergesekan senjata dan
kilatan cahaya senjata yang terpantul akibat sinar matahari berkilau-kilauan, membuat pasukan lu bu dan
pasukan dari 8 pemimpin semuanya terpana melihtnya. mereka semua mengngagumi peraturang ini.
tetapi setelah lebih dari 3 jam bertarung, lu bu mulai berasa lelah. melihat bahwa liu bei lengah, lu bu
berusaha menusuk liu bei yang menyebabkan liu bei menghindar dan guan yu yang berusaha menolong liu
bei pun akhirnya melepaskan tekanan pada lu bu, lu bu melihat ada celah terbuka dan langsung memacu
kudanya untuk lari.
tapi 3 bersaudara itu tidak mau membiarkan lu bu lari, mereka memacu kuda mereka untuk mengejarnya.
pasukan dari 8 pemimpin, berteriak menyemangati 3 bersaudara itu. tetapi kuda lu bu jauh lebih cepat dan
akhirnya berhasil kembali kedalam bentengnya.
ke 3 bersaudara yang mengejar lu bu itu melihat ada payung berwarna hitam didaerah barat.

“pasti disana ada dong zhuo” teriak zhang fei. “apa gunanya mengejar lu bu? lebih baik menangkap
pimpimnan pemberontak jadi langsung memotong akar kejahatan.!”
dong zhuo menjarah luoyang
ke 3 bersaudara terus mengejar lu bu yang telah masuk kedalam benteng, zhang fei melihat ada simbol dong
zhuo dan semakin ingin mengejar, tetapi mereka kalah cepat dibanding kuda lu bu. sehingga pintu gerbang
telah tertutup, dari atas para prajurit menembaki mereka ber 3 dengan panah dan melempari batu jadi mereka
tidak dapat mendekati dan akhirnya mereka kembali keperkemahan mereka. ke 8 pemimpin itu semua
memberi hormat kepada 3 bersaudara itu atas semua jasa mereka. cerita mengenai kemenangan ini di
kabarkan pada yuan shao yang dengan segera memerintahkan sun jian membawa 50.000 pasukan segera
bergerak menyerang pos-pos penjagaan disekitar “perangkap macan”.
lalu sun jian membawa 2 jendral kepercayaannya cheng pu dan huang gai pergi menuju kemah yuan shu.
ketika masuk kedalam kemah yuan shu, sun jian berkata, “dong zhuo dan aku tidak punya masalah pribadi.
tetapi aku mempertaruhkan nyawaku dan nyawa orang-orang ku didalam perang ini agar aku dapat
membersihkan kekaisaran ini dari pemberontak. tetapi kau, mendengar saran dari penasehatmu yang bodoh
itu membuatku kalah dalam perang sebelumnya. bagaimana kau dapat menjelaskan hal ini jendral ?” bentak
sun jian sambil mengeluarkan pedangnya dihadapan yuan shu.
yuan shu yang kebingungan dan ketakutan, tidak mempunyai kata-kata untuk membalas. dia memerintahkan
menghukum mati penasehat yang menyarankan tindakan itu untuk menenangkan sun jian.
lalu tiba-tiba datang utusan kepada sun jian “tuan, ada utusan dari benteng musuh ingin menemuimu ?, dia
telah ada didalam kemah tamu.”
sun jian lalu meniggalkan yuan shu dan kembali ke kemahnya. dimana dia menemukan bahwa tamunya
adalah li jue salah seorang jendral dong zhuo.
“adaapa kau datang menemuiku ? ” tanya sun jian.
li jue berkata “kau adalah salah satu orang yang tuanku sangat kagumi dan hormati, dan dia mengutusku
untuk merencanakan persatuan diantara 2 keluarga. dia berharap bahwa putrinya dapat dinikahkan dengan
putramu.”
“apa!!! dong zhuo, pemberontak itu. perebut tahta ! aku hanya berharap dapat menghancurkannya 9 generasi
kebawah sebagai tanda terima kasihku kepada kekaisaran ! pikirmu aku mau bersekutu dan menjadi satu
keluarga dengan orang itu ??? aku tidak akan membunuhmu walaupun aku mau, tetapi pergilah dan cepatlah
sebelum aku berubah pikiran. serahkan bentengmu itu dan aku akan mengampuni hidupmua. jika tidak aku
akan menggiling tulangmu menjadi bubuk dan akan ku cincang dagingmu dan kuberikan pada anjing !”
li jue langsung lari ketakutan sampai dia lupa membawa senjatanya yang tertinggal. dia kembali menemui
tuannya dan memberitahu betapa kasarnya sun jian dan penolakan sun jian terhadap rencana tuannya. dong
zhuo bertanya kepada penasehatnya li ru bagaimana tindakan selanjutnya.
li ru berkata, “kekalahan lu bu membuat pasukan kita kehilangan semangat tempurnya. sedangkan pasukan
musuh sedang bersemangat, pasukan garis depan kita terkepung karena pintu keluar dijaga oleh pasukan dari
8 pemimpin, sedangkan di garis sungai si, sun jian telah menyiapkan pasukannya. dalam hal ini keadaan
kurang menguntungkan buat kita. lebih baik kita kembali ke ibu kota dan memindahkan kaisar ke chang an.”
lalu li ru melanjutkan, “kita dapat berdalih bahaw 1/ 2 dari garis dinasti han yaitu yang dimulai dari liu bang
telah memerintah di changan sebanyak 1 2 generasi dan 1/ 2 lagi yang berasal dari liu xue memerintah dari
luo yang sebanyak 1 2 generasi juga. perubahan telah terjadi pada langit dan memerintahkan kita untuk
memindahkan ibu kota, sehingga apa bila ibu kota dipindahkah ke changan maka tidak ada yg perlu
dikhawatirkan. “

dong zhuo teramat senang mendengar penjelasan li ru ini. “jika kau tidak menjelaskannya, aku tidak akan
mengerti.”
lalu dengan membawa lu bu, dong zhuo kembali ke ibu kota luo yang.
dia memanggil semua menteri dan pejabat istana dan mengumumkan “setelah 2 abad memerintah disini,
keberuntungan kekaisaran telah habis dan aku melihat aura yang baik telah pindah ke changan, karena itu
aku akan memindahkan pemerintahan kesana, kalian semua sebaiknya berkemas untuk perjalanan ini.”
yang biao, menteri dalam negeri berkata “aku harap kau memikirkan hal ini kembali. daerah disana banyak
yang rusak. tidak ada alasannya untuk memindahkan kuil leluhur dan meninggalkan makam kekaisaran
disini. aku khawatir rakyat akan gelisah. sangat mudah membuat mereka gelisah tetapi sulit menenangkan
mereka.”
“apakah kau menentang rencana ini ?” bentak dong zhuo dengan marah.
pejabat lainnya, panglima besar huang wan, didukung oleh beberapa koleganya, “pada masa pemerintahan
terdahulu, fan chong si alis merah, dia memberontak dan telah membakar kota changan sampai menjadi abu
dan istana disana telah rusak. penduduknya tidak banyak dan daerahnya banyak yang hancur. ini sangat salah
untuk meninggalkan istana dan pergi ke daerah itu.”
dong zhuo membalas,”didaerah timur ini terlalu banyak pergolakan, pemberontakan dimana-mana. kota
changan dilindungi oleh gunung yaohan dan hangu. lebih lagi itu dekat dengan longyou dimana kita bisa
dengan mudah mendapatkan kayu, bata, batu dan semua hal untuk membangun gedung. dalam satu bulan
istana disana akan dapat di restorasi dan dalam 1 thn kota akan kembali utuh. jadi hentikan omong kosongmu
itu.”
lagi menteri pekerjaan xun shuang memprotestnya bahwa itu akan menyengsarakan penduduk. tetapi dong
zhuo tidak memperdulikannya.
“bagaimana aku bisa mempertimbangkan beberapa orang biasa apabila mereka mempengaruhi rencana yang
mempengaruhi seluruh kekaisaran?” kata dong zhuo.
hari itu ke 3 orang yang melakukan protest dicopot dari jabatan mereka dan dicabut semua gelar
kehormatannya.
saat dong zhuo sudah ingin tidur, dia kedatangan 2 orang yang langsung memberi hormat padanya. mereka
adalah kepala menteri zhou bi dan panglima penjaga gerbang kota wu qiong. dong zhuo bertanya apa yang
mereka inginkan.
kata zhou bi, “kami kesini ingin memintamu membatalkan perpindahan ibu kota.”
dong zhuo membalas, “kalian berdua yang meyakinkan aku untuk memberi yuan shao posisi. sekarang dia
telah berubah menjadi pemberontak dan apakah kau juga ikut dengan kelompoknya ?”
dan tanpa berkata apa-apa lagi dia memerintahkan pengawal untuk membawanya ke tengah kota dan
memenggal mereka. lalu perintah untuk memindahkan ibu kota langsung dikeluarkan hari itu juga.
berbicara dengan dong zhuo, li ru menunjukan “kita kekurangan uang dan makanan. dan orang kaya di luo
yang pada saat ini dapat dijarah dengan mudah. ini adalah kesempatan yang bagus untuk mengkaitkan
mereka dengan para pemberontak dan mengambil propertinya.”
dong zhuo mengirimkan 5.000 tentara untuk menjarah dan membunuh. mereka mengumpulkan ribuan orang
yang ditangkap dengan tuduhan memberontak, lalu memenggalnya dan menancapkan kepalanya pada
sebatang tombak dengan bendera bertuliskan “pengkhianat dan pemberontak”, harta mereka semua diambil.

tugas untuk mengawal rakyat yang berjumlah jutaan orang itu diberikan pada 2 jendral dong zhuo yaitu li jue
dan guo si. setiap kelompok terdiri dari beberapa puluh orang saja, dan setiap kelompok dijaga oleh 2
kelompok tentara yang mengawal mereka untuk menuju changan. banyak sekali dari mereka yang tidak kuat
dan akhirnya meninggal dalam perjalanan karena kelelahan, sakit dan terperosok kedalam jurang. para
pengawal itu menjarah harta rakyat dan mempermainkan wanita. kesedihan para rakyat itu terdengar sampai
ke langit.
perintah dong zhuo yang terakhir sebelum dia meninggalkan luo yang adalah membakarnya. “bakar semua
rumah, kuil dan semua hal. jgn sampai tersisa apapun” kata dong zhuo. maka ibu kota menjadi lautan api dgn
teriakan histeris orang yang masih tertinggal didalam kota.
Dong zhuo mengirim lu bu untuk merampok harta yang berada dimakam kekaisaran. dan banyak pasukannya
yang merampok makam-makam orang kaya dan pejabat. seluruh hasil jarahan dari kota,kubuan,istana, kuilkuil dan semuanya berjumlah ribuan kereta yang berisi emas, perak,permata,intan,sutra dan benda-benda
bernilai lainnya. dengan ini semua serta keluarga kaisar, dong zhuo memindahkan ibu kota pada tahun
pertama masa pemerintahan kaisar xian (sekitar 190 m/191 m).
Ratusan ribu orang mati dalam perjalanan perpindahan itu, ratusan ribu lainnya lagi meninggal dalam kota
yang terbakar, jutaan manusia terluka. kesedihan dan tangisan mereka telah membuat langit menangis.
dimusim panas itu tiba-tiba hujan turun dari langit tetapi tidak cukup memadamkan api yang berkobar.
Luo yang telah ditinggalkan, jendral dong zhuo yang mempertahankan benteng di sungai si, zhao cen,
mengevakuasi bentengnya, melihat hal ini sun jian segera merebut benteng tersebut. liu bei dan saudaranya
merebut benteng “perangkap harimau” dan karena hal ini pasukan konfederasi dapat masuk kedaerah luo
yang.
Sun jian mempercepat gerak pasukannya menuju ibu kota yang sedang terbakar, asap dapat terlihat dari jarak
15 km. ketika dia tiba, asap sudah sangat tebal dan kota tertutup oleh asap dan api. tidak ada suatu apapun
yang hidup, tidak ada burung, anjing, manusia bahkan suara jangkrik dimalam haripun tidak terdengar. sun
jian memerintahkan pasukannya untuk berusaha memadamkan api dan mencari tempat aman untuk
membangun kemah.
Cao-cao datang menemui yuan shao dan berkata “dong zhuo telah pergi kebarat. kita harus mengejarnya
secepatnya. mengapa kau tidak bertindak apa-apa ?”
“semua teman-teman kita telah kelelahan dan tidak ada yang bisa didapat bila kita melakukan penyerangan
sekarang.” kata yuan shao.
Cao-cao berkata “momen ini adalah yang paling menyedihkan. kekacauan dimana-mana, istana dibakar,
kaisar diculik dan seluruh dunia murka dan tidak ada seorangpun yang tahu harus apa. kejahatan akan segera
berakhir dan sebuah pukulan akan dapat melenyapkan dong zhuo untuk selamanya, kenapa tidak
mengejarnya ?”
Tetapi semua pemimpin mempunyai pikiran yang sama dikepalanya dan pikiran itu adalah menunda suatu
aksi. jadi mereka tidak melakukan apa-apa.
” manusia-manusia tidak berharga ini tidak dapat mendiskusikan apapun yang berharga” hardik cao-cao.
lalu dia dengan 6 jendralnya–xiahou dun, xiahou yuan, cao ren, cao hong, li dian dan yue jing serta 10.000
tentara mengejar dong zhuo.
jalan menuju ibu kota melalui yingyang, ketika dong zhuo tiba, gubernur xu rong menyambutnya.
li ru berkata, “untuk berjaga-jaga kalau ada pengejaran, akan lebih baik jika kita memerintahkan gubernur
untuk mempersiapkan jebakan diluar kota. dia harus membiarkan pengejar itu masuk kedaerahnya dan

bersiap untuk memutuskan jalan mundurnya, ketika pasukan kita mengalahkan mereka. maka itu akan
menjadi peringatan bagi yg lainnya untuk tidak mengejar.”
lalu dong zhuo memerintahkan lu bu untuk menjadi panglima pasukan belakang. dan tidak lama kemudian
mereka melihat pasukan cao-cao tiba. lu bu tertawa kepada pemikiran tajam li ru. dia mempersiapkan
pasukannya dalam formasi bertempur.
cao-cao berteriak. “pemberontak, penculik dan penyiksa rakyat, kemana kau akan pergi !!!”
lu bu menjawab, “pengkhianat, kata-kata apa yang kau ucapkan itu ?”
lalu dari samping cao-cao, majulah xiahou dun dengan tombaknya. lu bu dan xiahou dun bertarung. lalu
muncul li ru dengan pasukannya dari kiri, cao-cao memerintahkan xiahou yuan untuk melawan. lalu dari
sebelah kanan muncul guo si dan pasukannya. cao-cao memerintahkan cao ren untuk melawan. pasukan dari
3 sisi terlalu banyak untuk cao-cao hadapi dan pasukan lu bu adalah yang terkuat. setelah beberapa puluh
jurus, xiahou dun mulai merasa kewalahan lalu kembali kepada cao-cao. lalu lu bu memerintahkan
pasukannya untuk menyerang, akhirnya pasukan cao-cao dapat dipukul mundur dan terpaksa harus melewati
kota ying yang.
mereka mundur sampai mencapai daerah perbukitan, saat itu sudah malam dan bulan bercahaya dengan
terangnya seolah malam itu siang. disini mereka berhenti untuk mengatur barisan tentara. ketika mereka baru
saja memasak makan malam untuk mereka, tiba-tiba muncul suara-suara teriakan dari segala sisi dan muncul
pasukan gubernur xu rong yang keluar dari tempat persembunyian untuk menyerang.
cao-cao yang kebingungan, lansung menaiki kudanya dan kabur. dia kabur tepat kearah dimana xu rong telah
menunggunya. ketika melihat xu rong , cao-cao langsung pergi kearah lain tetapi xu rong menembakan
panah yang mengenai pundaknya. cao-cao tetap berkuda dan kabur. ketika dia sedang melewati padang
rumput, 2 prajurit telah menungguna dan melukai kudanya sehingga dia terjatuh. ketika dia terjatuh,
langsung prajurit-prajurit itu menangkapnya dan dia dijadikan tawanan.
tidak lama berselang datang seorang penunggang kuda. memacu kudanya pada kecepatan penuh dan
menebaskan pedangnya, langsung membunuh ke 2 prajurit tadi dan menyelamatkan cao-cao. dia adalah cao
hong.
cao-cao berkata, “aku telah tamat, saudaraku. pergilah, selamatkan dirimu.”
“tuanku, naik kekudaku cepat! aku akan berjalan kaki” kata cao hong.
“kalau bajingan itu kembali bagaimana ?” kata cao-cao.
“dunia dapat hidup tanpa cao hong, tetapi tidak tanpa dirimu, tuanku!”
“jika aku tetap hidup, maka aku berhutang nyawaku ini padamu” kata cao-cao.
cao hong membantu cao-cao naik kekudanya, dan dia berjalan disampingnya. mereka terus berjalan sampai
dipinggir sungai, mereka melihat arus sungai itu begitu besar and dibelakang mereka tetap terdengar suara
teriakan prajurit musuh.
“ini adalah takdirku” kata cao-cao. “aku akan mati!”
cao honng membantu cao-cao turun dari kuda, lalu melepaskan pakaian perang cao-cao dan helmnya. cao
hong mengendong cao-cao dibelakangnya dan berenang melawan arus. ketika mereka telah sampai kesisi
lainnya, pengejar mereka juga telah sampai ke sisi sungai satunya dan mereka menembakan panah.

cao-cao yang basah dan kedinginan berjalan terus, pagi menjelang. ketika itu mereka telah berjalan 10 km
jauhnya dan duduk dibawah pepohonan. tiba-tiba suara keras terdengar dan sekelompok pasukan berkuda
terlihat. itu adalah gubernur xu rong yang telah menyebrangi sungai. saat ini xiahou dun dan xiahou yuan
juga datang dengan beberapa lusin tentara.
“jangan lukai tuanku!” kata xiahou dun pada xu rong, yang langsung menerjangnya.
tetapi pertarungan itu sangat singkat, xiahou dun berhasil membunuh xu rong dengan tombaknya dan
pasukan xu rong lari ketakutan. tidak lama jendral cao-cao yg lain berdatangan. sedih dan senang bercampur
didalam hati setiap orang. mereka mengumpulkan beberapa ratus tentara yang tersisa dan kembali ke luo
yang.
ketika para pemimpin konfederasi memasuki luo yang, sun jian yang berhasil memadamkan api, berkemah
didalam tembok kota. tendanya berdiri dekat dengan kuil dinasti. pasukanya membersihkan sisa-sisa
reruntuhan dan kebakaran dan menutup makam-makam yang terbuka. pintu kuilnya diganti dan ruangannya
dirapikan kembali. diruangan ini para pemimpin berkumpul dan berdoa kepada para leluhur kaisar.
setelah upacara selesai, yang lain meninggalkan sun jian yang kembali ke kemahnya. malam itu bulan dan
bintang dapat terlihat dengan jelas. saat sun jian melihat kelangit dia melihat kecerahan bintang di konstelasi
draco.
“bintang kaisar sedang gelap” kata sun jian sambil menghela nafas. “tidak heran, para menteri pemberontak
mengacaukan negara”
dia melihat sekelilingnya pasukan dan beberapa orang penduduk tidur dijalanan karena tidak ada rumah lagi,
hanya tampak debu berterbangan dan kegelapan dimana-mana. ibu kota sudah musnah.
dan air mata pun keluar dari matanya.
lalu prajurit menunjuk arah selatan, “lihat, ada sinar berwarna muncul dari dalam sumur!”
sun jian memerintahkan orangnya untuk mengambil obor dan masuk kedalam sumur. lalu mereka
mengangkat mayat wanita, tidak terlalu membusuk walaupun tampaknya sudah berada disana berhari-hari.
dia memakai pakaian istana, dan dilehernya tergantung sebuah bungkusan berwarna merah, didalamnya ada
kotak dan kunci terbuat dari emas. setelah dibuka kotak ini mereka melihat cap giok, berbentuk kotak, 4
inchi setiap sisinya. diatasnya terukir gambar 5 naga, salah satu sisinya telah rusak dan diganti dengan emas.
disisi-sisinya ada 8 huruf yang diukir beberbunyi:
“aku telah menerima mandat dari langit, semoga masa pemerintahanku lama dan berjaya.”
sun jian menunjukan ini kepada penasehatnya,jendral cheng pu, yg lalu mengenali ini sebagai stempel
kekuasaan kaisar.
cheng pu berkata, “cap ini adalah sejarah, dahulu bian he melihat burung phoenix bertengger pada sebuah
batu dikaku gunung jing. dia memberikan batu itu pada kekaisaran. raja chu membelah batu itu dan
menemukan giok. pada thn ke 2 6 kekaisaran qin(thn 2 2 1 sm), seorang tukang giok membuat stempel dari
batu ini, li si perdana menteri dari kaisar pertama mengukir huruf2 tadi. 2 tahun kemudia ketika kaisara
pertama sedang berlayar didanau dongting, badai besar datang. kaisar melemparkan stempel ini sebagai
tanda persembahan dan badaipun berhenti. 10 thn kemudian ketika kaisar pertama mengunjungi huayingm
seorang tua dijalan menyerahkan stempel ini pd bawahannya dan berkata “sekarang ini telah dikembalikan
kepada naga sang putra langit!” kemudian orang itu menghilang.”
“tahun berikutnya kaisar pertama wafat. kemudian zi yang, kaisar terakhir dari dinasti qin, cucu dari kaisar
pertama menyerahkan stempel ini pada liu bang, pendiri dinasti han. 2 00 tahn kemudian,karena
pemeberontakan wang mang, ibu kaisar waktu itu, lady yuan memukul 2 pemberontak wang xun dan su xian
dengan stempel ini dan makanya disalah satu sisinya rusak dan kemudia diperbaiki dengan emas. liu xiu,

yang merestorasi han dengam menumpas pemberontakan wang man mendapatkan stempel ini di yiyang dan
sejat saat itu selalu ada didalam istana kaisar.”
“aku dengar stempel ini telah hilang ketika terjadi kekacauan diistana dengan 10 kasim utama yang memaksa
kaisar meninggalkan ibukota. benda itu hilang ketika kaisar kembali. sekarang tuanku telah menemukannya
dan hal itu akan membawa peruntungan untuk anda, tetapi anda tidak bisa tetap tinggal diutara. marilah cepat
kembali keselatan menuju sungai besar, dimana disana kita dapat membuat rencana yang besar.”
“kata-katamu sama seperti yg kupikirkan” kata sun jian. “esok aku akan membuat alasan bahwa aku kurang
enak badan dan aku akan pergi.”
prajurit disitu diperintahkan untuk tidak membocorkan rahasia. tp salah satu dari mereka adalah pendukung
yuan shao. dia berpikir apabila dia memberitahu hal ini pada yuan shao maka dia bisa mendapatkan
keuntungan. lalu dia mengendap-endap keluar dari kemah dan mengkhianati tuannya. dia pergi ke kemah
yuan shao, menceritakan rahasia itu dan menerima hadiah yang besar. yuan shao menyimpan informan itu di
kemahnya.
keesokan paginya sun jiam datang untuk berpamitan,”aku kurang enak badan dan aku ingin kembali ke
changsa.”
yuan shao tertawa dan berkata “aku tahu kau terkena penyakit apa, itu adalah stempel kekuasaan kaisar.
ini mengejutkan sun jian dan dia menjadi pucat tetapi berkata “apa dasar omonganmu ?”
yuan shao berkata, “pasukan ini dimaksudkan untuk kebaikan negara dan membebaskan rakyat dari
kesengsaraan. stempel itu adalah milik negara dan karena kau memegangnya, kau harus menyerahkan
stempel itu kepadaku. ketika dong zhuo berhasil dimusnahkan, stempel itu harus dikembalikan pada
pemerintah. apa maksudmu dengan menyembunyikan benda itu?”
“bagaiman mungkin stempel itu bisa ada padaku ? “tanya sun jian.
“aku tidak memilikinya, mengapa kau menuduhku ?”
“cepat keluarkan benda itu, atau yang terburuk akan terjadi padamu !!!”
kata yuan shao.
sun jian menunjuk pada langit dan bersumpah, “jika aku memiliki stempel ini dan menyembunyikannya
biarkan hidupku akan berakhir tidak bahagai dan mati dengan mengenaskan.”
semua pemimpin lainnya yang ada disana berkata, “dengan sumpah seperti ini, pasti tidak mungkin dia
memilikinya.”
lalu yuan shao memanggil informanya keluar.
“ketika kau mengeluarkan benda itu dari dalam sumur, apakah pria ini ada disana ?” tanya yuan shao.
sun jian langsung naik pitam dan mengeluarkan pedang dan langsung membunuhnya.
yuan shao juga mengeluarkan pedang dan berkata, “kau membunuh prajurit itu dan itu berarti telah
menghinaku.”
dibelankang sun jian, jendral cheng pu, huang gai dan han dang maju kedepan; dibelakang yuan shao jendral
yan liang dan wen chou telah siap bertindak. dalam sesaat semua orang telah mengengam senjata masingmasing dan keadaan menjadi tegang. tetapi pemimpin yang lain berusaha meredakan keadaan dan akhirnya
sun jian meninggalkan pertemuan. dia langsung mengepak kemahnya dan kembali ke changsha

yuan shao yang tidak puas lalu menulis surat kepada penguasa daerah jingzhou kepada liu biao agar
menghentikan sun jian dan mengambil kembali stempel kerajaan.
setelah ini, datanglah berita mengenai kekalahan cao-cao dan mereka sdg dalam perjalanan pulang. yuan
shao mengirim orang dan membantunya kedalam kemah. mereka juga mengadakan perjamuan untuk
menghiburnya.
dalam perjamuan cao-cao berkata sedih. “tujuanku adalah demi kebaikan bersama dan kalian semua orangorang terhormat mendukungku. rencanaku adalah agar yuan shao dengan pasukan dari henei untuk
mendekati mengching dan pasukanku dia qiao untuk mempertahankan chenggao. sementara yang lain
mempertahankan suanzao untuk menutup jalan ke huanyuan dan daigu dan untuk mengambil lumbung beras
dan mengawasi tempat-tempat strategis, dengan itu daerah ibu kota dapat diamankan. aku berencana
meminta yuan shu dari nanyang untuk merebut danshi dan xilin dan pergi ke wu unutk mendukung 3 daerah
itu. semua bertahan pada posisinya masing-masing dan janagan menyerang. kita dapat meyakinkan orangorang untuk memusuhi dong zhuo. kemenangan dapat menjadi milik kita, tetapi datang hambatan dan rakyat
telah kehilangan kepercayaanya kepada ku dan aku menjadi malu.”
tidak ada yang membalas menjawab dan satu demi satu, tamu-tamu itu pergi. cao-cao melihat bahwa yang
lain tidak mempercayainya dan hatinya tahu tidak ada hal lain yang dapat dibuat olehnya. lalu dia memimpin
pasukannya pergi ke yan zhou.
lalu gongsun zan berkata pada liu bei,”ini akibat ketidak mampuan yuan shao dan keadaan akan segera
kacau. kita lebih baik pergi juga.”
lalu dia pergi juga menuju utara, di ping yuan dia meninggalkan liu bei dan memperkuat pasukannya sendiri.
penguasa daerah yan zhou, liu dai berharap dapat meminjam beras dari gubernur dongjun, qiaomao. karena
ditolak, liu dai menyerang kemah qiao mao dan membunuhnya serta mengambil seluruh pasukannya menjadi
miliknya. melihat hal ini yuan shao juga akhirnya pergi kearah timur.
Dalam perjalanannya ke chang sha, sun jian melewati daerah jingzhou. penguasa daerah jing zhou, liu biao
masih merupakan keluarga kaisar dan berasal dari shanyang. sewaktu muda dia membuat banyak teman dgn
orang-orang terkenal dan kumpulannya dikenal dgn nama delapan orang bijak. Tujuh lainnya adalah : chen
xiang dari runan, fan pang dari dunan, kong yu dari luting, fan kang dari bohai, tan fu dari shanyang, zhang
jian dari shanyang dan cen zhi dari nanyang.
liu biao berteman dengan mereka semua. dia mempunyai tiga orang terkenal yang membantunya memerintah
daerah ini. mereka adalah kuai liang dan kuai yue dari yanping dan cai mao dari xianyang.
ketika surat yuang shao mengenai sun jian tiba. liu biao memerintahkan kuai yue dan cai mao dengan 10.000
tentara membuat halangan dijalan. ketika sun jian mendekat, pasukan diatur dalam posisi berperang.
“kenapa kau menghalangi jalan kami dengan pasukan bersenjata ?” tanya sun jian.
“kenapa kau pelayan dinasti han, menyembunyikan stempel kekaisaran ? serahkan itu padaku segera dan
kubiarkan kau lewat” kata kuai yue.
sun jian yang marah memerintahkan jendral huang gai untuk maju kedepan. cai mao dari pasukan liu biao
juga maju. mereka berduel, tetapi tidak lama bertarung akhirnyua huang gai memecutkan cemeti besinya
kepada cai mao, beruntung hanya mengenai pakaian perang cai mao, sedikit diatas posisi jantung, sehingga
cai mao pun lari ketakutan. sun jian melihat hal ini segera menerjang maju dengan seluruh pasukannya.
tetapi, tiba-tiba muncul suara gong dan genderang perang dari belakang bukit. disitu ada liu biao dengan
tentara yang sangat banyak

sun jian berkuda langsung kehadapannya dan memeberi hormat “kenapa kau, dengan percaya kepada surat
yuan shao mencoba menyakiti pemimpin dari daerah tetanggamu ?”
“Kau telah menyembunyikan stempel kerajaan dan aku ingin kau menyerahkannya kembali” jawah liu biao.
“kalau aku punya benda itu maka biarlah aku mati dengan mengenaskan.”
“kalau kau ingin aku percaya,maka biarlah kuperiksa barang bawaanmu.” jawab liu biao.
sun jian terdiam.
Dan ketika liu biao sedang berbicara dengan sun jian, dari belakang bukit kedua muncul pasukan lagi dan
ternyata itu adalah kuai yue dan cai mao yang masih mengejar. sun jian sepertinya telah terdesak.
yuan shao berperang melawan gongsun zan disungai pan
pada akhir bab yang lalu diceritakan sun jian yg telah terdesak, akhirnya memutuskan untuk melawan liu
biao. dengan bantuan huang gai, cheng pu dan han dang akhirnya sun jian berhasil lolos dari kepungan
walaupun telah kehilangan setengah pasukannya. sun jian akhirnya berhasil kembali ke daerah selatan dan
sejak saat itu sun jian dan liu biao adalah musuh.
yuan shao sedang berada di henei, dengan persediaan yang menipis, dia mengirim utusan untuk meminjam
persediaan dari peguasa daerah ji zhou, han fu.
lalu salah satu penasehat yuan shao, Feng Ji berkata padanya, “kau adalah yang terkuat didaerah ini. kenapa
bergantung pada orang lain untuk mendapatkan persediaan? daerah Ji Zhou sangat kaya dan luas mengapa
kau tidak merampasnya saja ?”
“aku tidak punya rencana bagus ” jawab yuan shao.
“kau dapat diam-diam mengirim surat pada gongsun zan dan meminta dia menyerang, kau janjikan dia
dukunganmu. penguasa daerah jizhou, han fu pasti akan meminta bantuanmu untuk mengirimkan tentara,
setelah itu kita dapat mengirimkan tentara dan tuan akan mendapatkan daerah itu tanpa perlu bersusah
payah.”
akhirnya suratpun dikirmkan. ketika gongsung zan membaca surat tersebut bahwa mereka akan menyerang
bersama dan membagi daerahnya maka dia setuju untuk melaksanakannya. sementara itu yuan shao
mengirimkan surat lainnya kepada han fu untuk memperingatkan mengenai gongsun zan. han fu meminta
pendapat penasehatnya xun chang dan xin ping.
xun chang berkata,”gubernur gongsun zan di beiping memimpin pasukan yang besar dan kuat. jika dia
datang menyerang kita, maka kita tidak akan dapat melawannya terutama apabila dia mendapatkan bantuan
dari liu bei dan saudaranya. saat ini yuan shao adalah yg paling berani dari yang lainnya dan dia mempunyai
banyak bawahan yang terkenal dan hebat yang mengabdi padanya. tuan lebih baik meminta bantuan yuan
shao untuk menjaga daerah ini. yuan shao pasti akan memperlakukan tuan dengan baik dan kita tidak perlu
takut pada gongsun zan.”
han fu setuju dengan usul ini dan mengirim guan chun sbg utusan kepada yuan shao.
tetapi jendral geng wu menolak usulan ini,”yuah shao adalah orang yang tamak dan pasukan yang sedang
kelaparan saat ini dan mereka bergantung pada kita untuk kelangsungan hidup mereka. hentikan aliran
pangan dan mereka semua akan hancur. kenapa kita harus menyerahkan daerah ini kedalam tangannya ? ini
tidak lain seperti membiarkan harimau masuk kekandang lembu !”

han fu membalas,”aku adalah seorang teman keluarga yuan dan aku mengetahui dengan jelas kemampuan
yuan shao yang sangat lebih baik daripada diriku ! mengapa kau sangat iri ?”
geng wu menghela napas dalam-dalam, “jizhou telah kalah !”
ketika berita mengenai hal ini tersebar keluar, lebih dari 3 0 pejabat di pemerintahan jizhou langsung
mengundurkan diri, tetapi geng wu dan guan chun bersembunyi didaerah pinggiran untuk menunggu
kedatangan yuan shao.
mereka tidak menunggu terlalu lama, beberapa hari kemudian, yuan shao dan pasukannya tiba dan geng wu
serta guan chun berusaha membunuhnya dengan pisau. aksi ini gagal, jendral yuan shao, yan liang dan wen
chou langsung memenggal geng wu dan guan chun saat itu juga.
hal pertama yang dilakukan yuan shao adalah mengangkat han fu denan posisi yang tinggi dan memberi
gelar “jendral yang memperlihatkan keberanian yang besar”–tetapi urusan administrasi sehari-hari
dipercayakan pada 4 orang kepercayaan yuan shao–tian feng, ju shou, xu you dan feng ji. yang sedikit demi
sedikit menpreteli kekuasaan han fu. han fu yang sadar hal ini segera kabur meninggalkan
segalanya,termasuk keluarganya dan berlindung ditempat gubernur chen liu, zhang miao.
mendengar invasi yuan shao, gongsun zan mengirim adiknya gongsun yue untuk menemui yuan shao dan
menagih janji.
“aku ingin bertemu langsung dengan kakakmu. dian dan aku punya banyak hal untuk dibahas” kata yuan
shao.
lalu gongsun yue kembali. tetapi tidak jauh dia berkuda tiba-tiba gongsun yue melihat ada prajurit
menghalangi.
“kami adalah pengawal perdana menteri dong zhuo!” teriak pasukan itu.
Gongsun yue terbunuh diterjang panah yang langusng menembus jantungnya. prajurit gongsun yue yang
berhasil kabur kembali dan menceritakan kejadian ini kepada gongsun zan.
gongsun zan sangat marah dan berkata “yuan shao telah menipuku dan sekarang dia mengambil semua
hasilnya! juga dia berpura-pura bahwa orang yang mebunuh adikku bukanlah orangnya! aku harus
membalaskan dendam adikku ini !”
gongsun zan membawa semua tentaranya untuk menyerang. melihat keadaan ini yuan shao juga
mengerahkan tentaranya. dan kedua belah pihak bertemu di sungai pan. sungai ini dihubungkan oleh sebuah
jembatan yang besar.
gongsun zan lalu berteriak dari seberang jembatan, “penjahat, berani benar kau menipuku ?”
Yuan Shao menjawab dari seberang jembatan dan menunjuk pada gongsun zan, “han fu telah menyerahkan
padaku daerah ini karena dia tdk mampu memimpin! apa hubungannya denganmu ?”
gongsun zan menjawab,”sebelumnya kau kuanggap sangat setia pada rakyat dan mementingkan kepentingan
negara dan kami semua mengangkatmu sebagai kepala dari konfederasi. sekarang perbuatanmu
membuktikan bahwa kau kejam dan licik seperti serigala ! bagaimana kau dapat menghadapi dunia ?”
“siapa yang dapat menangkap dia ?” yuan shao berteriak denga kemarahan.
wen chou langsung maju dengan tombaknya. gongsun zan juga maju, kedua nya bertarung. hanya butuh
sepuluhronde untuk menunjukan bagaimana kekuatan wen chou yang sangat dahsyat. lalu gongsun zan
terpaksa mundur dan kembali kedalam pasukannya. tetapi wen chou tetap mengejarnya sambil membunuh

siapa saja yang menghalangi, ada empatjendral gongsun zan yang menghalangi, tetapi satu langsung
terbunuh begitu melihat wen chou dan tiga lainnya langsung lari ketakutan.
Wen chou terus mengejar gongsun zan yang lari menuju daerah pengunungan. dia berteriak, “turun,
menyerahlah !!”
gongsun zan lari menyelamatkan diri. panah dan busurnya terlpeas dari pundaknya, helmnya jatuh dan
rambutnya teurai ketika dia berusaha menaiki bukit yang curam dengan kudanya. akhirnya kudanya jatuh
dan gongsun zan terhempas.
Wenchou sekarang sudah sangat dekat untuk menusuk gongsun zan dengan tombaknya, tiba-tiba muncul
seorang anak muda dari balik bukit, dia duduk diatas kudanya dengan tegap dan memegang tombak. dia
memacu kudanya kearah wen chou dan gongsun zan merangkak untuk melihat siapakah dia.
pendekar itu memili tinggi badan sedang, memiliki alis tebal dan mata yang besar. dahinya lebar dan tulang
mukanya kokoh, seorang muda tetapi memiliki penampilan seorang pemimpin senior. dia memakau pakaian
berwara putih kebiru-biruan, dengan helm berwarna perak dia melawan wen chou. mereka berdua bertarung
sebanyak lima puluh jurus dan tidak ada satupun yang kalah. Kemudian pasukan penolong Gongsun Zantiba
dan WenChou terpaksa pergi kembali ke pasukannya. pendekar itu tidak mengejar.
Gongsun zan cepat-cepat berdiri dan bertanya siapakan nama pendekar itu.
Pendekar itu langsung turun dari kuda dan berlutut, “namaku adalah zhao zi longdari chang shan. aku pernah
melayani yuan shao tetapi ketika aku melihat dia tidak memiliki kesetiaan dan sangat ceroboh dalam
mengurus rakyat, aku meninggalkannya dan aku dalam perjalanan untuk menemuimu. pertemuan kita
ditempat ini adalah suatu kebetulan.”
Gongsun zan sangat senang mendengar hal ini dan mereka berdua kembali menuju perkemahan dan
merencanakan serangan berikut.
keesokan harinya gongsun zan bersiap untuk bertempur, dia membagi pasukannya menjadi 2 sayap. dia tetap
berada ditengah dengan 5000 pasukan berkuda semua berkuda putih. gongsun zan sebelumnya telah berjasa
dalam melawan suku utara , suku qiang dimana dia selalu menempatkan pasukan kuda putih didalam
pasukannya dan karena itu dia sering disebut “jendral pasukan kuda putih”. suku itu sangat takut padanya,
sehingga setiap kali mereka melihat kuda putih mereka pasti akan lari ketakutan.
pada pasukan yuan shao. yan liang dan wen chou merupakan pimpinan pasukannya. mereka masign2 diberi
1000 tentara pemanah. mereka juga masing-masing berada disayap kiri dan kanan. ditengah ada qu yi dengan
800 pemanah dan 10.000 pasukan infantri dan berkuda. yuan shao mengomandani pasukan dibarisan
belakang berkekuatan 2 000 pemanah dan 10.000 pasukan infantri dan berkuda.
dalam pertempuran ini gongsun zan menempatkan zhao yue untuk pertama kalinya dan karena gongsun zan
belum yakin benar dengan zhao yue maka dia ditempatkan di pasukan bagian belakang. pemimpin pasukan
didepan adalah yan guang dan gongsun zan sendiri memimpin pasukan ditengah.
dari pag ihari hingga menjelang malam, genderang perang terus berbunyi, tetapi pasukan yuan shao tidak
bergerak. qu yi mengatur agar pasukan pemanahnya tersembunyi dibalik perisai2 besar. merkea mendengar
bunyi petasan, genderang dan suara anak panah berterbangan ketika yan guang mendekati tetapi qu yi tetap
memerintahkan pasukannya untuk tidak bertindak. dia menunggu sampai pasukan yan guang mendekatinya
dan ketika telah cukup dekat, qu yi membunyikan tanda dan ke 800 pemanahnya langsung memanah dan
memenuhi langit dengan anak panah mereka. yan guang yang kewalahan memerintahkan pasukannya untuk
mundur, tetapi qu yi yang merasa telah diatas angin memerintahkan pasukannya maju. akhirnya qu yi
berhasil membunuh yan guang.
jadi gongsun zan telah kalah dalam pertempuran ini. kedua sayapnya yang harusnya membantu pasukannya
didepan tertahan oleh wen chou dan yan liang. pasukan yuan shao akhirnya dapat melintasi jembatan dan
tiba diseberang sungai.

qu yi yang pertama sampai keseberang sungai langsung mengambil bendera gongsun zan dan
mematahkannya. melihat hal ini gongsun zan membalikan kudanya dan pergi.
qu yi mengejar. tetapi ketika dia telah hampir berhasil mendekati gongsun zan, tiba-tiba muncul
dihadapannya zhao yue dengan tombaknya yang siap menusuknya. setelah beberapa ronde akhirnya qu yi
terjatuh dan mati. lalu zhao yue menyerang pasukan qu yi yang lain dan membalikan keadaan. dia lalu
kembali menuju jembatan, dan membunuh semua yang menghalangi. melihat hal ini gongsun zan
memerintahkan pasukannya kembali ke jembatan.
dari pengintai yang dikirim untuk melihat jalannya perang. yuan shao mendapat kabar baik bahwa qu yi
berhasil melewati jembatan, merebut bendera dan mengejar gongsun zan. lalu yuan shao tidak perduli lagi
dengan apapun dan dia beserta tian feng maju kegaris depan.
“hahahah!!!” yuan shao tertawa,” gongsun zan ternyata tidak bisa apa-apa!”
ketika dia tertawa seperti itu, dia melihat dihadapannya zhao yue. pengawalnya langsung mengarahkan anak
panah, tetapi sebelum mereka sempat menembakkannya. zhao yue sudah berada didekat mereka dan prajurit
berguguran kemanapun zhao yue lewat, terhitung lebih dari 100 orang prajurit tewas dan terluka sehingga
membuat semua prajurit yuan shao yang lainnya tidak berani menghalanginya. karena keadaan sudah
berbalik sekarang gongsun zan dan pasukannya berusaha mengepung yuan shao.
tian feng berkata “tuan, bersembunyilah di rumah kosong ini!”
tetapi yuan shao membuang helmnya ke tanah dan berkata,”orang pemberani lebih baik menghadapi
kematian dipeperangan dibandingkan mencari perlindungan dibalik tembok.”
kata-kata yg penuh semangat ini memberi pasukannya semangat baru, sehingga mereka bertempur matimatian dan membuat zhao yue tidak dapat menerobos masuk. yuan shao lalu mendapatkan bala bantuan yang
dipimpin jendral yan liang yang berjumlah 5000 pasukan. melihat hal ini zhao yue hanya dapat berusaha
membawa gongsun zan ketempat yang aman. mereka berusaha kembali keseberang jembatan. tetapi pasukan
yuan shao terus menekan, sehingga memaksa banyak pasukan gongsun zan terjun kedalam sungai, banyak
yang tewas tenggelam karena itu.
yuan shao tetap memimpin pasukannya maju. tetapi tidak lebih dari 2 km, karena tiba-tiba terdengar dari
balik bukit suara pasukan lain yang dipimpin oleh liu bei, guan yu dan zhang fei.
di ping yuan mereka mendengar mengenai pertempuran antara gongsun zan dan yuan shao, mereka datang
untuk menolong. sekarang ke 3 bersaudara itu masing-masing dengan senjatanya langsung memacu kuda
mereka kearah yuan shao, yang sangat ketakutan melihat ganasnya guan yu dan zhang fei membantai
pasukannya sehingga dia terpana karena seolah-olah rohnya telah lepas dari tubuhnya dan terbang ke
angkasa. dalam hatinya dia berkata ” kedua orang ini bukanlah manusia !!!”
pedangnya terlepas dari tangannya yang gemetaran dan dia lari menyelamatkan nyawanya. dia berhasil
melewati jembatan dan gongsun zan mengumpulkan tentaranya dan mereka kembali kekemah. setidaknya
500 orang prajurit telah tewas ditangan guan yu dan zhang fei kala mereka merangsek mendekati yuan shao.
setelah salam yang singkat gongsun zan berkata “jika bukan karena kau datang membantu, mungkin aku
sudah terjepit oleh pasukan mereka.”
liu bei dan zhao yue kemudan berbincang-bincang satu sama lain dan diantara mereka berdua timbul
semacam ikatan batin yang merasa bahwa mereka akan selalu bersama.
yuan shao telah kalah perang dan gongsun zanpun telah kehabisan tenaga. mereka hanya memperkuat
pertahanan mereka dan pasukan tidak bergerak selama berbulan-bulan. sementara itu, masalah pertempuran
ini terdengar di ibukota chang an dan dong zhuo diberitahu masalah ini.

penasehatnya li ru menemui tuannya dan berkata ” kedua pemimpin yang aktif akhir2 ini adalah yuan shao
dan gongsun zan yang sedang berperang di sungai pan. keluarkanlah sebuah titah kaisar yang memerintahkan
mereka berdamai agar salah satu dari mereka tidak kehilangan muka dan mereka akan mendukungmu karena
berterima kasih atas intervensimu.”
“bagus!!” kata dong zhuo.
lalu dia mengirim utusan kekaisaran ma midi dan administrator kekaisaran zhao qi untuk menemui kedua
pemimpin itu. ketika mereka tiba, yuan shao keluar untuk menyambut mereka dan menerima titah kaisar itu
dengan hormat. kemudian kedua utusan itu juga pergi kepada gongsun zan dan juga melakukan hal yang
sama. kedua nya menyetujui gencata senjata dan berdamai. kedua utusan kembali keibu kota dan melaporkan
hasil kerja mereka, gongsun zan menarik pasukannya. dia juga mengirimkan laporan kepada kaisar atas jasajasa liu bei yang akhirnya dijadikan gubernur pingyuan.
salam perpisahan antara liu bei dan zhao yue sangat menyentuh hati. mereka memberi hormat satu sama lain
lama sekali. tampak air mata pada wajah mereka dan mereka terharu.
zhao yue berkata,” aku kira gongsun zan adalah pahlawan sejati, tetapi sekarang aku melihat dia tidak ada
bedanya dengan yuan shao. mereka berdua sama.”
“tetapi kamu sekarang adalah bawahannya. kita akan bertemu lagi lain kali.” kata liu bei.
kedua orang itu menghapus air matanya dan merekapun berpisah.
sang “naga kecil” telah keluar dari sarangnya, mencari tuan yang pantas untuk dijunjungnya. kedua nya
berpisah tetapi langit telah menentukan takdir mereka untuk bersama………
sun jian menyerang liu biao disungai besar
sekarang yuan shu yang ada di nan yang, mendengar saudaranya sekarang berada di ji zhou, mengirim pesan
untuk meminta 1000 kuda. tetapi permintaan ini ditolak dan dia merasa kesal. yuan shu juga mengirim pesan
ke jingzhou untuk meminjam beras dari liu biao, tetapi juga ditolak. dalam kekesalannya dia menulis surat
pada sun jian, gubernur chang sha. suratnya berbunyi seperti ini :
“ketika liu biao mencegatmu dalam perjalanan pulang, itu adalah akibat saran dari saudaraku yuan shao.
sekrang mereka berdua telah merencanakan untuk menguasai wilayahmu diselatan, oleh seban itu maka
kamu harus segera melancarkan serangan pada liu biao. aku akan menangkap saudaraku untukmu. kau akan
mendapatkan daerah jingzhou dan aku akan mendapatkan jizhou.”
“aku tidak dapat memaafkan liu biao” kata sun jian setelah selesai membaca surat ini. “dia telah menghalangi
jalan pulangku dan aku akan harus menunggu bertahun-tahun lagi jika aku melepaskan kesempatan ini untuk
membalas dendam!”
dia memanggil para bawahannya untuk rapat.
“kau tidak boleh mempercayai yuan shu, dia itu penuh tipu daya.”kata cheng pu.
“aku ingin membalas dendam karena alasan sendiri, apa peduliku terhadap yuan shu ini ?” kata sun jian.
dia mengirim huang gai untuk mempersiapkan 100 kapal kecil dan 2 0 kapal besar untuk membawa pasukan,
kuda dan persediaan. pasukan itu kemudian segera berangkat.
berita mengenai persiapan ini sampai kepada liu biao yang langsung mengumpulkan penasehatnya dan
stafnya

kuai liang menyarangkan padanya agar tidak perlu khawatir dan berkata “tempatkanlah jendral huang zu
sebagai kepala pasukan di jiangxia untuk melakukan serangan terlebih dahulu dan kau,tuan, mendukung dia
dengan pasukan dari xiangyang. biarkan sun jian melewati sungai dan danau. apakah dia masih punya tenaga
ketika mereka sampai disini ?”
lalu liu biao memerintahkan huang zu untuk menyiapkan pasukan berjumlah 50.000 pasukan, dan pasukan
itu diposisikan seperti yang diperintahkan.
dikatakan bahwa sun jian mempunyai 4 orang anak, semua berasal dari istrinya yang bermarga wu. nama
mereka sesuai urutannya adalah sun ce, sun quan, sun yi dan sun kuang. sun jian mempunyai istri kedua yang
merupakan adik dari istri pertamanya. dan dari istri yang kedua dia mendapatkan seorang putra dan seorang
putri. yang putra bernama sun lang dan yang putri bernama sun ren. sun jian juga mempunyai anak angkat
yang berasal dari marga yu dan meberinya nama sun hu dan sun jian juga mempunyai seorang adik bernama
sun jing.
ketika sun jian mau pergi dalam ekspedisi kali ini, adiknya sun jing dengan 6 anaknya berdiri didepan
kudanya dan mencegahnya,”dong zhuo masih menjadi penguasa negara, karena kaisar lemah. seluruh negara
penuh dgn pemberontakan, semua saling berebut daerah. daerah kita relatif aman tentram dan sentosa. aku
merasa adalah sangat salah untuk memulai sebuah perang karena masalah sepele. aku harap kau pikirkan
kembali sebelum kau memulai perjalanan ini.”
sun jian berkata,”adikku, janagan berkata apa-apa lagi. aku menginginkan agar kekuatanku dapat dirasakan
diseluruh kekaisaran ini dan aku ingin agar sakit hatiku ini terbalaskan.”
“ayah, jika kau harus pergi, bawalah aku bersamamu.” kata sun ce anak pertama sun jian.
permintaan ini dikabulkan, ayah dan anak berangkat dalam perjalanan untuk menyerang kota fan kou.
sekarang huang zu telah menempatakan pemanah disepanjang tepi sungai. ketika kapal-kapal sun jian tiba,
maka langit telah dipenuhi oleh anak panah yang saling berterbangan. sun jian memerintahkan pasukannya
tetap berada didalam tempat perlindungan dikapal. beberapa kali kapal-kapal itu seperti ingin menepi, tetapi
langsung disambut dengan tembakan anak panah yang tidak terkira banyaknya. akhirnya seluruh anak panah
pasukan musuh telah habis terpakai dan sun jian memerintahkan agar anak buahnya mengambil anak panah
tersebut dan menembakkannya kembali kepada pasukan huang zhu. pasukan yang berada ditepi sungai
banyak yang terluka dan akhirnya kabur. pasukan sun jian kemudian mendarat, 2 divisi masing-masing
dipimpin cheng pu dan huang gai diperintahkan menuju kemah huang zhu, satu divisi lagi dipimpin oleh han
dang sebagai pasukan pembantu. total seluruh pasukan berjumlah 2 5.000 prajurit. dengan diserang dari 3
arah seperti ini pasukan huang zhu akhirnya tertekan dan dia terpaksa meninggalkan fan kou dan menuju
dengcheng.
meninggalkan kapal-kapal nya didalam pengawasan huang gai, sun jian memimpin pasukan mengejar huang
zhu. huang zhu akhirnya keluar dari bentengnya dan menantang perang di daerah terbuka. ketika sun jian
tiba, sun ce berada disamping ayahnya memakai baju zirah berwarna perak memegang bendera kebesaran
sun jian.
huang zhu keluar bersama 2 jendralnya– zhang hui dari jiang xia dan chen sheng dari xiangyang.
huang zhu mengata-ngatai musuhnya itu, “kau bedebah pemberontak dari selatan, mengapa kau menyerang
daerah kekuasaan keluarga kekaisaran ?”
zhang hui menantang duel, han dang maju melayani. mereka berdua bertarung 3 0 jurus dan chen sheng yang
melihat zhang hui tampak kelelahan lalu datang membantu. sun jian yang melihat chen sheng datang lalu
mengambil busurnya dan menembakan anak panah yang langsung melukai chen sheng di mukanya dan
langsung terjatuh dari kudanya. panik melanda zhang hui yang melihat kawanya jatuh dan dia tiba-tiba
lengah. han dang akhirnya menebas kepala zhang hui dan zhang hui pun jatuh dengan tengkorak terbelah 2

Melihat kedua jendral itu telah mati, cheng pu berusaha menangkap huang zhu yang turun dari kudanya,
membuang helemnya dan berbaur dengan pasukan yg lain. sun jian memimpin penyerangan dan mengusir
musuh menuju sungai han dimana dia telah memerintahkan huang gai untuk mengarahkan kapal-kapal itu ke
sana dan berlabuh.
huan zhu yang berhasil lolos dan kembali,melaporkan kepada liu biao, “sun jian terlalu kuat untuk
pasukannku !”
kuai liang dipanggil untuk dimintai sarannya dan dia berkata,”pasukan kita yang baru dikalahkan sedang
tidak mempunyai semangat untuk bertempur. oleh sebab itu kita harus mempertahankan posisi kita,
sementara itu kita meminta bantuan yuan shao. dengan begitu kita dapat melawan.”
“suatu langkah yang bodoh!” kata cai mao, “musuh ada didepan gerbang kota, apakah kita harus diam saja
dan menunggu untuk dibantai ? berikan aku pasukan dan aku akan keluar dan melawan sampai akhir !”
lalu cai mao diberikan pasukan berjumlah 10.000 prajurit dan pergi menuju bukit xian dimana disana dia
menyusun formasi.
ketika cai mao mendekati posisi pasukan sun jian, sun jian berkata, “dia adalah adik ipar dari liu biao, siapa
yang akan menangkapnya ?”
cheng pu mengambil tombaknya dan keluar. setelah beberapa ronde saja, akhirnya cai mao kabur dan dikejar
pasukan sun jian. pasukan sun jian membantai prajurit liu biao yang diketemukan sehingga seluruh padang
rumput itu ditutupi oleh mayat dimana-mana. dan cai mao secepat kilat kembali ke kota xiang yang untuk
berlindung. 10.000 prajuritnya tidak ada yang ikut kembali bersamanya.
kuai liang marah dan berkata, “cai mao harus dihukum mati sesuai dengan hukum militer ! kekalahan ini
semua disebabkan karena dirinya.”
tetapi liu biao engan untuk menghukum adik dari istri yang baru saja dinikahinya.
sun jian mengepung xiang yang dan setiap hari menyerang tembok kota. suatu hari angin kencang bertiup
dan mematahkan batang tempat bendera kebesaranya berkibar.
“pertanda sangat buruk.”,kata han dang. “kita harus kembali.”
sun jian berkata,”aku telah memenangkan setiap pertempuran dan kota akan segera berhasil kukuasai. apakah
aku harus kembali akibat kebetulan ini?”
dia tidak mengindahkan saran itu dan lebih meningkatkan serangan pada tembok kota.
didalam kota para pasukan bertahan juga melihat pertanda.
kuai liang berkata, “semalam aku melihat bintang jatuh dari langit tepat diarah daerah sun jian. jika
perhitungan ku tepat maka yang akan mengalami nasib naas itu adalah sun jian.”
kuai liang menyarankan liu biao meminta bantuan yuan shao secepatnya.
lalu liu biao menulis. dia lalu bertanya siapakah yang bersedia mencoba keluar dari kepungan dan berusaha
meminta bantuan yuan shao. lu gong, seorang pendekar dengan kekuatan besar menawarkan dirinya untuk
tugas tersebut.
kuai liang berkata, “jika kau menerima tugas ini, maka dengarlah nasehatku. kau akan diberikan 500 tentara.
carilah pemanah2 terbaik. terjanglah formasi musuh dan pergi ke bukit xian. kau akan dikejar, tetapi
siapkanlah diatas bukun 100 orang prajurit yang akan menjatuhkan batu-batu besar. dan siapkan lagi 100

prajurti didalam hutan untuk menyerang musuh tiba-tiba dengan panah. ini belum akan menghentikan
pengejaran mereka, tetapi cukup untuk menghambat mereka. jika kamu tetap dikejar, berikan tanda dengan
membunyikan petasan dan pasukan dari kota akan datang membantu. jika kau tidak dikejar, maka paculah
kuda secepatnya dan pergilah. esok adalah waktu yang tepat karena bulan tidak terang dan bintang tidak
cerah.”
lu gong setelah menerima instruksi ini langsung menyiapkan pasukannya dan segera setelah hari gelap dia
keluar melewati gerbang timur.
sun jian yang berada dikemahnya mendengar suara teriakan dan prajurit melapor padanya, “ada sekelompok
pasukan berkuda yang keluar dari dalam kota !”
sun jian langsung menaiki kudanya dan berkuda dengan 3 0 orang pasukan berkuda lainnya untuk melihat
apa yang terjadi. pasukan lu gong telah bersembunyi dalam hutan. sun jian berkuda mendahului mereka dan
dia menemukan dirinya sendirian dan terlalu dekat dengan musuh. lu gong lalu berbalik arah dan melawan
dia, tetapi hanya beberapa jurus lalu lu gong kabur lagi kearah perbukitan. sun jian mengikuti lalu kehilangan
jejaknya.
sun jian mencoba menaiki bukit itu, lalu tiba-tiba bunyi gong terdengar. dari atas bukit batu-batu berjatuhan,
semetara dari dalam hutan panah-panah berterbangan. sun jian terkena beberapa panah dan juga terkena
bebatuan yang mengenai kepalanya. dia dan kudanya tebunuh, sun jian hanya baru berusia 3 7 thn ketika dia
wafat. tubuhnya tertindih ba tuan-tuan dan badannya penuh dengan anak panah yang menancap.
pasukannya yang menyertainya dapat dihancurkan dan tidak ada yang selamat dari ke 3 0 orang itu. lu gong
lalu membunyikan tanda. dengan tanda ini huang zhu,kuai yue dan cai mai memimpin 3 0.000 pasukan dan
keluar membantai pasukan sun jian.
ketika huang gai mendengar suara pertempuran, dia membawa pasukan dari kapal dan bertemu dgn huang
zhu, hanya dalam beberapa jurus dia berhasil menangkap huang zhu yang dijadikan tawanan.
cheng pu keluar untuk menyelamatkan sun ce. ketika dia sedang mencari jalan untuk kabur, dia bertemu dgn
lu gong. cheng pu langsung memacu kudanya melawan lu gong. dalam beberapa jurus, lu gong tertusuk
tombak cheng pu dan jatuh. pertempuran itu makin kacau dan berlanjut hingga hari terang. ketika setiap
pasukan itu menarik diri. liu biao memerintahkan pasukannya kembali kedalam kota.
ketika dia kembali kesungai, dia mendengar bahwa ayahnya telah gugur dan tubuh ayahnya telah dibawa
oleh musuh. dia menangis keras sekali dan seluruh pasukan ikut menangis.
“bagaimana aku dapat kembali kerumah sedangkan tubuh ayah ada bersama mereka ?” tangis sun ce.
huang gai berkata, “kita mempunyai huang zhu sebagai tawanan, biarlah seseorang masuk kedalam kota dan
membicarakan perdamaian, dan menukar tawanan untuk jasad tuan kita.”
baru saja dia selesai berbicara tiba-tiba ada seseorang yang berkata,”aku adalah teman lama liu biao, aku mau
jadi sukarelawan untuk misi ini.”, orang itu bernama huan ji, seorang pengurus administrasi tentara.
sun ce setuju. lalu huan ji pergi dan membicarakan masalah perdamaian.
liu biao berkata pada huan ji,”jasadnya telah kutaruh dalam peti mati dan dapat segera dikirimkan secepatnya
setelah huang zhu dikembalikan. marilah kita menghentikan perang ini dan tidak akan pernah lagi
menyerang satu sama lain.”
huan ji berterima kasih dan dia pun berpamitan

tetapi ketika huan ji baru saja menuruni tangga istana, kuai liang tiba-tiba masuk dan berkata, “tidak, tidak !
biarkan aku bicara dan aku akan memastikan tidak ada satu musuhpun yang dapat selamat. aku harap kau
perintahkan orang untuk memenggal orang ini lalu jalankan rencanaku.”
wang yun mempersiapkan taktik berantai.
ini adalah yang kuai liang katakan, “sun jian sekarang telah tiada dan anak-anak nya masih sangat muda.
manfaatkan momentum ini untuk menyerang ke selatan dan itu semua akan menjadi milikmu dan sekali
pukul. jika kau mengembalikan mayantnya dan membuat perjanjian damai, kau akan memberi mereka
kesempatan menjadi kuat dan suatu hari mereka akan kembali ke jing zhou.”
“tetapi bagaimana aku akan meninggalkan huang zhu ditangan mereka ?” kata liu biao.
“kenapa tidak mengorbankan seekor burung untuk seekor naga ?”
“tetapi dia adalah temanku, dan untuk membiarkannya adalah suatu yang salah.”
lalu huan ju diperbolehkan untuk kembali dengan membawa berita bahwa jasad sun jian akan diserahkan
apabila huang zhu dikembalikan. sun ce membebaskan tawanannya, membawa peti mati ayahnya dan
pertempuranpun selesai. sun jian dimakamkan didataran di que, ketika upara berakhir sun ce bersama
pasukannya kembali pulang.
di chang sha, salah satu daerah diselatan sungai besar, sun ce mengantikan sun jian memerintah. dia
memerintah dengan sangat baik dan dermawan, dia mengundang banyak2 orang berbakat dan pemberani
kesisinya.
sementara itu, dong zhuo di ibu kota chang an, ketika mendengar kematian sun jian berkata, “kegelisahan
didalam hatiku sekarang telah hilang !”
dia bertanya, ” anak-anak seperti apakah yang sun jian miliki ?” dan ketika mereka memberitahunya bahwa
yang tertua baru berusia 17 thn, dia langsung senang dan seketika itu juga seluruh kegelisahan hilang dari
kepalanya.
dari saat ini dan seterusnya, kesombongannya makin menjadi-jadi. dia mengangkat dirinya sendiri menjadi
“guru kaisar”, sebuah gelar yg sangat terhormat dan seluruh tindakannya sudah selayaknya bahwa dialah
yang kaisar. dia mengangkat adiknya, dong min menjadi penguasa huazhao dan memberikannya jabatan
panglima besar pasukan kiri. keponakannya, dong huang diangkat menjadi penasehat kekaisaran dan
memberinya kekuasaan atas pasukan penjaga istana dan setiap orang di keluarganya diberi gelar kehormatan
dan jabatan tinggi. 80 km dari ibu kota chang an, ada sebuah kota bernama meiwo, kota yang sama persis
seperti chang an. ada istana, lumbung beras, gudang harta, gudang senjata, dsbnya. pembuatannya
membutuhkan 2 50.000 orang. disini dong zhuo mengumpulkan harta yang cukup untuk digunakan selama 2
0 thn oleh kaisar. dia memilih 800 wanita cantik2 untuk ditempatkan di kota ini. kekayaan yang ada dikota
ini tidak dapat lagi dihitung. semua keluarga dan pendukungnya hidup dikota ini.
dong zhuo mengunjungi kota ini dalam interval sebulan sekali, dan setiap kunjungan seperti acara
penyambutan kaisar. dengan setiap pejabat dan jendral harus menunggunya disisi-sisi jalan dan memberinya
hormat dengan membungkuk kearah utara.
dalam suatu kesempatan, dong zhuo mengadakan jamuan makan besar untuk semua orang. dan ketika hal itu
sedang berlangsung datang pasukan besar pemberontak dari utara untuk menyerah. dong zhuo membawa
mereka menuju mejanya dan melakukan kekejaman padanya. tangan mereka dipotong ada yang kakinya
dipotong, ada pula yang bola matanya di cungkil keluar, yang lainnya semua giginya dipatahkan, ada lagi
yang lidahnya dipotong sementara ada lagi yang tulang-tulangnya dipatahkan. mereka yang berstatus
pemimpin ada yg direbus hidup-hidup dalam air mendidih, dan ada yang di masukan dalam wajan besar
berisi minyak mendidih. teriakan kengerian dan penderitaan sampai terdengar dilangit dan banyak pejabat

yang tidak tahan lalu pingsan dan meninggal ditempat menyaksikan hal ini. tetapi dong zhuo tetap saja
tertawa, makan dan mabuk2 an serta berbicara dan tersenyum seolah tidak terjadi apapun.
pada suatu hari yang lain dong zhuo sedang mengadakan perjamuan besar untuk para pejabat istana yang
duduk dalam 2 barisan panjang. selang beberapa saat tiba-tiba lu bu masuk dan membisikan sesuatu ke
telinga dong zhuo.
dong zhuo tersenyum dan berkata “dia selalu begitu. bawa menteri zhang wen keluar!”
yang lain mukanya menjadi pucat memikirkan apa yang akan terjadi. lalu masuklah seorang pria membawa
kepala zhang wen didalam sebuah nampan dan menunjukan itu pada semua pengunjung. mereka hampir mati
ketakutan.
“jangan takut,” kata dong zhuo tersenyum. “menteri zhang wen telah bersekutu dengan yuan shu untuk
membunuhku. sebuah surat yang ditulisnya teah jatuh ketangan anakku, jadi aku memerintahkannya untuk
dihukum. kalian yang lain yang tidak bersalah tidak perlu takut.”
Satu per satu pejabat akhirnya memohon diri .salah satu dari mereka wang yun, yang telah menyaksikan
semua hal ini kembali kekediamannya dengan sangat gelisah. dimalam yang sama, sinar bulan bersinar
terang, dia berjalan-jalan ditaman rumahnya. dia memandang langit dan air mata mengalir dan turun
dipipinya. tiba-tiba dia mendengar ada suara dari paviliun kecil didekat situ dan seseorang sedang menghela
napas dalam-dalam. berusaha melihat, dia menemukan ada salah seorang pembantu rumah tangganya disana,
namanya diao chan.
pembantunya ini telah dibawa ke kediamannya. dia diajarkan menyanyi dan menari. pada usia ke 2 1 dia
sangat cantik dan sangat pintar yang wang yun sudah anggap anak sendiri dan bukan pembantu.
setelah beberapa saat wang yun memanggilnya, “apa yang sedang kau lakukan disini ?”
diao cahn lalu berlutut dan berkata, “aku tidak sedang berbuat apa-apa, tuanku.”
“lalu mengapa kau menghela napas didalam kegelapan ?”
“bolehkah aku berkata dari dalam hatiku ?”
“katakan padaku seluruhnya, jangan menyembunyikan apapun.”
lalu dia berkata,” aku telah menerima banyak kebaikan darimu. aku telah diajarkan menyanyi dan menari dan
juga telah diperlakukan dengan sangat baik yang apabila dirinya dipecah menjadi ribuan bagianpun belum
dapat membayar kebaikan tuanku. aku telah melihat belakangan ini tuanku sedang gelisah dan tidak merasa
senang, aku tahu tuanku sedang memikirkan masalah negara. tetapi aku tidak berani bertanya. malam ini
tuanku terlihat lebih sedih dari waktu2 yang lalu. karena itu aku berpikir dapatkah aku membantu tuanku
walaupun harus mati aku rela.”
sebuah ide muncul di kepala wang yun, dan dia berkata, “apa yang akan kau pikirkan jika nasib seluruh
dinasti han ada ditanganmu ? ikut denganku !”
wanita itu mengikuti tuannya kedalam rumah. disana dia menyuruh semua pelayan lainnya keluar, lalu
menyuruh diao chan duduk dikursinya dan bersujud kepadanya. diao chan ketakutan dan langsung bersujud
dilantai juga, didalam hatinya dia berkata apa maksud semua ini.
kata wang yun,”kau dapat menyelamatkan seluruh rakyat han!”
dan air matapun mengalir dari mata diao chan.

“tuanku, seperti telah kukatakan, gunakanlah diriku seperti yang tuanku mau. aku tidak menyesal dan takut.”
kata diao chan.
wang yun berlutut dan berkata,”rakyat sedang diambang kehancuran, kaisar dan menterinya sedang kacau
dan kau adalah satu-satunya penyelamat. bajingan dong zhuo itu ingin menggulingkan kaisar dan tidak ada
satupun dari kami yang mampu menghentikannya. dia memiliki anak yang pemberani dan kuat, tetapi ayah
dan anak sama-sama lemah terhadap kecantikan wanita. aku membuat rencana yang kusebut “taktik
berantai”. aku pertama akan mengajukan usul untuk menikahkanmu dengan lu bu dan setelah itu aku akan
mengajakmu menemui dong zhuo, dan kau harus mengambil segala kesempatan untuk mengadu domba
mereka. buatlah agar anak membunuh ayahnya yang akan mengakhiri penderitaan ini. apakah kau
melakukan hal ini ?”
“pelayanmu ini telah berjanji tdk akan mundur dari kematian itu sendiri, tuanku boleh menggunakan diriku
ini untuk apa saja dan aku akan mengusahakan yang terbaik.”
“tetapi bila rencana ini bocor, kita semua akan mati.” kata wang yun.
“janagan takut.”kata diao chan,”jika pelayanmu ini tidak tahu balas budi. maka biarlah aku mati ditusuk
banyak pedang!”
“terima kasih ! terima kasih!” kata wang yun.
lalu wang yun mengambil beberapa perhiasan yang dia hadiahkan untuk lu bu. lu bu sangat senang dan dia
berterima kasih kepada wang yun. ketika lu bu tiba, wang yun langsung menyambutnya dan lu bu dijamu
dengan berbagai hidangan istimewa. lu bu dipersilahkan duduk dikursi kehormatan.
lu bu berkata, “aku hanyalah seorang pelayan dari perdana menteri, dan kau adalah pejabat tinggi kekaisaran.
kenapa kau memperlakukan dengan sangat istimewa ?”
“karena diseluruh negeri tidak ada pahlawan yang mampu manandingi kemampuanmu.” jawab wang yun.
ini membuat lu bu sangat senang dan wang yun meneruskan memuji-muji lu bu dan juga memuji-muji dong
zhuo serta terus memberikan lu bu arak dan anggur.
saat ini kebanyakn pelayan telah meninggalkan ruangan dan hanya tersisa beberapa orang untuk menuangkan
arak.
ketika lu bu sudah hampir mabuk lalu wang yun berkata, “persilahkan dia masuk!”
lalu munculah 2 orang pelayan berpakaian putih dan dibelakangnya berjalan diao chan yang tampil sangat
memukau.
“siapakah dia?” tanya lu bu.
“ini adalah putriku, diao chan. karena kau telah sangat baik maka aku ingin memperkenalkannya padamu.”
wang yun memerintahkan diao chan untuk mempersembahkan arak, dan mata mereka berdua saling bertataptatapan.
wang yun berpura-pura jg telah mabuk berkata, “anakku memohon padamu jendral untuk meminum
secangkir atau mungkin 2. kami semua bergantung padamu jendral.”
lu bu memohon agar diao chan duduk, diao chan berpura-pura ingin pergi

wang yun meminta diao chan untuk tetap disini dan berkata, “jendral adalah teman yang baik, duduklah dan
temanilah dia.”
lalu diao chan duduk dekat dengan tuannya.
lu bu tetap menatap wajahnya setiap dia mengeuk cangkir arak.
“aku akan menghadiahkan dia sebagai pendampingmu, apakah kau setuju ?” kaya wang yun.
lu bu langsung berdiri.
“jika begitu, aku sangat berterima kasih” kata lu bu.
“kita akan memilih hari yang baik agar dia dapat masuk istana”
lu bu sangat senang, dia tidak dapat berhenti untuk menatap diao chan.
waktunya untuk lu bu pergi sekarang dan wang yun berkata, “aku mau memintamu untuk bermalam tetapi
aku khawatir perdana menteri akan curiga.”
lu bu berterima kasih lagi dan lagi sebelum pergi.
beberapa hari kemudian ketika wang yun di istana dan lu bu tidak ada, wang yun bersujud pada dong zhuo
dan berkata, “aku berharap kau mau datang ke tempat tinggalku yang rendah ini untuk makan malam. apakah
seorang yang mulia seperti anda bersedia ?”
“karena kau yang mengundangku, aku pasti akan datang.” jawab dong zhuo.
wang yun berterima kasih. lalu wang yun pulang kerumahnya dan menyiapkan segala keperluan untuk
menyambut dong zhuo. dia mempersiapkan semua jenis makanan istimewa. kursi2 dihiasi sutra indah dan
tirai yg indah dipasang disekeliing ruangan itu. ketika dong zhuo tiba, wang yun menyambutnya di gerbang
utama. wang yun bersujud ketika dong zhuo keluar dari keretanya. dong zhuo datang bersama 100 pasukan
baju zirah yang langsung memenuhi aula utama. dong zhuo langsung duduk di tempat terhormat sementara
wang yun tetap berdiri. dong zhuo memerintahkan agar sebuah kursi lain dibawa kesampingnya dan meminta
wang yun duduk.
kata wang yun, “perdana menteri, kau ada orang yang hebat yang memiliki kebajikan setinggi gunung. tidak
ada orang bijak dalam sejarah bahkan seperti yi yin maupun pangeran zhoyu yang dapat berbuat seperti itu.”
dong zhuo tersenyum. mereka menyantap makanan dan minuman dan musikpun mulai didendangkan. wang
yun menyenangkan hati tamunya itu dengan berbagai pujian. ketika sudah mulai malam dan arak telah
membuat mereka berdua mabuk. dong zhuo diundang keruangan utama. jadi dia menyuruh pengawalnya
menunggu dan dia masuk.
didalam mereka berdua duduk sambil mabok dan wang yun berkata, “dari muda aku telah mengerti sesuatu
tentang astrologi dan telah melihat aspek dari langit. aku melihat hari-hari han telah akan berakhir dan
perdana menteri akan memerintah seluruh dunia sama seperti ketika shun menggantikan yao dan yu
meneruskan shun, semua karena kekuatannya. “
“mana berani aku mengharapkan seperti itu ?” kata dong zhuo.
“dari jaman dahulu kala, yang berjalan dijalur yang benar akan menggantikan mereka yang menyimpang.
mereka yg kurang kebajikan akan jatuh dan digantika oleh yang memiliki. dapatkan seseorang menghindar
dari takdir ?”

“jika memang mandat langit akan turun padaku, kau akan menjadi yang pertama berjasa !” kata dong zhuo.
wang yun langsung bersujud, lalu lilin2 dinyalakan dan pelayan disuruh keluar, hanya menyisakan pelayan
yang menuangkan arak.
ketiak itu wang yun berkata, “sekarang2 ini musik yang dimainkan oleh pemusik adalah hal yang biasa-biasa
saja untuk didengarkan telingamu, tetapi dirumahku ada pelayan yang mungkin dapat menyenangkan
hatimu.”
“bagus sekali !” kata sang tamu.
lalu tirai diturunkan. musik mengalun dari ruangan itu dan beberapa gadis cantik keluar dan menari, gadis
yang ditengah adalah diao chan.
ketika tarian berakhir, dong zhuo memerintahkan agar pelayan yang tadi itu disuruh masuk. dan diao chan
pun masuk dan bersujud. ketika dia mendekati dong zhuo. dong zhuo langsung tertarik kepada
kecantikannya dan kelembutan tutur katanya.
“siapakah dia?” tanya dong zhuo kepada wang yun.
“seorang gadis penyanyi, namanya adalah diao chan.”
“lalu bisakah kau suruh dia bernyanyi ?”
wang yun memerintahkan diao chan menyanyikan sebuah lagu diiringi dgn musik.
Dong zhuo sungguh senang dan memujinya. dia diperintahkan untuk menuangkan arak bagi dong zhuo.
ketika itu dong zhuo menanyakan umurnya.
diao chan menjawab “pelayan yg tidak berguna ini berumur 2 1 thn.”
lalu wang yun berdiri dan berkata, “kalau perdana menteri tidak keberatan, aku akan mempersembahkan dia
sebagai pelayan perdana menteri.”
“bagaimana aku dapat berterima kasih untuk kebaikan ini.!” kata dong zhuo.
“dia akan merasa sangat beruntung apabila dapat menjadi pelayanmu.” kata wang yun.
dong zhuo berterima kasih kepada wang yun.
lalu dia memerintahkan untuk mengirim tandu tertutup bagi diao chan dan membawanya ke istana perdana
menteri.
setelah dong zhuo pergi, wang yun mengantarnya sepanjang jalan.
setelah mereka semua pergi, wang yun mengendarai kudanya menuju kediamanya. setengah jalan dai
bertemu barisan pengawal denga lampu merah sedang mendampingi lu bu yang sedang berpatroli.
melihat wang yun, lu bu langsung mendekat dan menangkapnya. dia marah, “kau menjanjikan diao chan
padaku tetapi sekarang kau menyerahkannya pada perdana menteri. rencana apakah ini ?”
wang yun langsung berakta, “janagan keras-keras, ikutlah dengaku. aku harap kau mau datang kerumahku.”
lalu mereka pergi berdua dan wang yun berbicara dengan lu bu diruang pribadinya.

seperti biasa, mereka bertuka salam, wang yun berkata, “mengapa kau menyalahkan aku jendral ?”
“seseorang berkata padaku bahwa kau menyerahkan diao chan kepada perdana menteri, apakah maksud
semua ini ?”
“tentu saja kau tidak mengerti, kemarin ketika aku bertemu perdana menteri, dia bilang akan membicarakan
sesuatu dirumahku. jadi sudah selayaknya aku membuat penyambutan dan jamuan dan ketika sedang dalam
perjamuan dia berkata “aku dengar ada isu kau mempunyai seorang gadis cantik yang akan kau serah pada lu
bu bernama diao chan. aku ingin melihatnya.”. tentu aku tidak dapat berkata tidak padanya, jadi dia masuk
dan bersujud pada tuan dari segala tuan. lalu dia berkata bahwa ini hari keberuntungannya bahwa dia akan
membawanya dan menyerahkan padamu nanti. coba kau pikirkan, tuan. bagaimana mungkin permintaan
perdana menteri ku tolak ?”
“kamu tidaklah sesalah yg kuduga” kata lu bu. “tetapi untuk beberapa saat aku telah salah menduga, aku
berhutang permintaan maaf padamu.”
“wanita itu memiliki tas kecil yang akan kuserahkan padamu ketika dia telah ada di kediamanmu” kata wang
yun.
lu bu berterima kasih dan dia pergi. keesokan harinya dia pergi ke istana untuk mengetahui kebenarannya,
tetapi dia tidak dapat menemukan informasi apapun. lalu dia pergi kekediaman pribadi dong zhuo dan
menanyakannya pada para pelayan. beberapa pelayan mengatakan padanya bahwa “guru kaisar” telah
membawa pulang “teman tidur” baru semalam dan sekarang masih belum bangun. lu bu sangat marah, lalu
dia mengendap-endap kebelakang ruangan tidur tuannya.
saat ini diao chan telah bangun dan sedang merapihkan rambutnya didekat jendela. dia melihat bayangan
panjang dipinggir danau. dia mengenai bentuk bayangan itu dan dia yakin itu adalah lu bu. lalu dia berpurapura sedih dan menangis dan dengan sapu tangannya dia menyeka air matanya, lagi dan lagi.
lu bu hanya berdiri dan memandanginya saja.
lalu ketika lu bu pergi dan menghadap lewat pintu depan, dong zhuo telah duduk di ruang resepsi.
melihat lu bu datang dong zhuo bertanya, “apakah ada yang baru ?”
“tidak ada” jawabnya.
lu bu menunggu ketika dong zhuo sedang sarapan. ketika dia berdiri disamping tuannya, dia melihat kearah
tirai dan disana dia melihat wanita yang dari waktu ke waktu juga melihat kearahnya. dia tahu bahwa itu
adalah diao chan dan pikirannya melayang padanya. dong zhuo melihat ekspresinya dan merasa curiga.
“jika tidak ada sesuatu yang baru, kau boleh pergi,” kata dong zhuo.
lu bu pun pergi dengan engan.
kemarahan dong zhuo di paviliun phoenix.
sekarang dong zhuo tidak memikirkan apa-apa lagi kecuali selirnya yang baru ini dan untuk lebih dari
sebulan dia tidak memperdulikan urusan negara, dia hanya bersenang-senang sepanjang hari. diao chan
selalu berada disisi-sisinya setiap hari. dong zhuo sangat sayang padanya.
suatu hari lu bu datang untuk menanyakan keadaan ayahnya. dong zhuo ketika itu sedang tertidur dan diao
chan berdiri duduk dibelakangnya. diao chan lalu memasang muka sedih dan tertekan. melihat hal ini lu bu

merasa hancur hatinya. dong zhuo yang baru membuka matanya, melihat anaknya sedang menatap diao chan
segera berbalik badan.
dia marah dan berkata, “beraninya kau mencintai kekasihku ?”
dia memerintahkan pelayannya untuk mengusir lu bu keluar dan berteriak, “jagan biarkan dia masuk lagi
kesini !”
lu bu pulang kerumahnya dengan keadaan marah. ketika bertemu dengan li ru dia menceritakan sebab2
kemarahannya.
penasehat itu langsung secepatnya menemui tuannya dan berkata, “tuan, kau adalah jungjungan rakyat dan
kekaisaran. mengapa untuk suatu kesalahan kecil saja kau memarahi jendral ? jika dia berbalik melawanmu
maka habislah sudah.”
“lalu apa yang harus aku lakukan ?” kata dong zhuo.
“panggil dia kembali esok hari dan perlakukan dia dengan baik. berikan dia hadiah yang besar dan pujipujilah dia. dan semua akan baik kembali.”, kata li ru.
lalu dong zhuo melakukan hal itu. dia mengirim utusan memanggil lu bu. dong zhuo berkata “aku sedang
tidak enak badan kemarin hari dan oleh sebab itu aku telah menyalahkan dirimu, aku tahu kalau aku salah.”
dia memberikan lu bu 3 00 ons emas dan 2 0 roll sutra dan lalu permusuhan itupun berakhir. tetapi walaupun
badannya lu bu berada disamping dong zhuo, hatinya tetap memikirkan diao chan.
dong zhuo, akhirnya kembali ke istana untuk memimpin rapat dan lu bu mengikutinya seperti biasanya. suatu
hari ketika melihat dong zhuo sedang terlibat percakapan serius dengan kaisar, lu bu dengan membawa
senjatanya pergi kekediaman perdana menteri. dia mengikatkan kudanya dipintu gerbang dan dengan
tombaknya ditangan dia masuk kedalam kediaman dong zhuo untuk mencari cintanya. dia menemukan diao
chan dan mereka berdua pergi ketaman dimana mereka berdua dapat berbicara.
setelah lama mereka bersama, dia melihat diao chan sangat cantik dengan anggunnya diao chan seperti peri
di istana bulan.
air mata tampak diwajah diao chan ketika dia berdiri dan berkata, “walaupun aku bukanlah anak kandung
menteri, dia memperlakukanku seperti anaknya. keinginanku dalam hidup ini terpenuhi ketika dia
menyerahku padamu. tetapi karena perdana mentri, dia mengambil diriku daripadamu. aku menderita sangat
banyak. aku pernah berpikir untuk mati, tetapi karena aku belum memberitahumu perasaanku yang
sebenarnya maka aku bertahan hidup, menahan malu semampuku. sekarang setelah aku melihatmu, aku
dapat mengakhirinya. tubuhku yang telah kotor dan ternoda ini tidak pantas untuk seorang pahlawan. aku
dapat mati dihadapanmu dan membuktikan ketulusan cintaku padamu !”
setelah berbicara itu dia mengambil sebilah pisau, lu bu lalu mencegahnya dan menangis ketika dia memeluk
diao chan.
“aku tahu itu, aku selalu mempercayai hatimu !” kata lu bu,”hanya saja kita tidak mempunyai kesempatan
untuk berbicara.”
“jika aku tidak dapat menjadi istrimu dikehidupan ini, aku akan menjadi istrimu di kehidupan mendatang,”
kata diao chan.
“jika aku tidak menikahimu dikehidupan ini, aku bukanlah seorang pahlawan,” kata lu bu.
“setiap hari merupakan penderitaan bagiku, tolonglah aku pahlawan !” diao chan berkata sambil menangis.

“aku hanya mencuri waktu sebentar dan aku takut si tua ini akan mencurigai sesuatu jadi aku tidak dapat
tinggal lama2.” kata lu bu.
diao chan langsung melepaskan diri dari pelukan lu bu dan berkata, “jika kau sangat takut pada pencuri tua
itu, aku tidak akan melihat matahari terbit lagi.”
lu bu berpikir sejenak.
“berikan aku waktu untuk berpikir dan menyusun rencana,” kata lu bu.
dan dia mengambil tombaknya dan pergi.
“didalam kesendirian ini aku mendengar cerita mengenai kehebatanmu. kau adalah pria yang melebih
segalanya. aku heran mengapa kau seorang pahlawan besar mau menjadi bawahan orang lain.”
dan air mata pun bercucuran dari wajah diao chan.
tiba-tiba perasaan mau menyerang lu bu. dia langsung berbalik dan memeluk diao chan, menenangkannya
dengan kata-kata lembut. mereka berdua tidak dapat mengucapkan kata-kata perpisahan.
sementara itu dong zhuo yang merasa kehilangan lu bu tiba-tiba merasa curiga. dengan cepat dia berpamitan
pada kaisar dan dia mengendarai kereta kudanya kembali keistananya. didepan gerbang dia melihat kuda lu
bu. dong zhuo lalu menanyakan mengenai hal ini pada penjaga gerbang, mereka berkata jendral telah masuk
kedalam kediaman sendirian. dia memanggil diao chan tetapi tidak ada jawaban. dia bertanya pada pelayan
dimanakah diao chan dan pelayan menjawab dia berada di taman.
Lalu dong zhuo pergi ketaman dan disana dia melihat kedua kekasih itu sedang berada didalam paviliun.
dong zhuo langsung marah dan melabrak kedalam paviliun. lu bu berbalik dan setelah melihat siapakah yang
datang langsung melarikan diri. dong zhuo langsung mengejarnya. tetapi lu bu sangatlah cepat sedangkan
dong zhuo sangat lambat larinya. melihat tidak mungkin terkejar, dong zhuo kembali ketaman dan dia
menabrak seorang lainnya lagi yang juga berlari.
lu bu membunuh dong zhuo untuk wang yun
orang yang bertabrakan dengan dong zhuo adalah penasehat kepercayaannya li ru. li ru yang tidak terjatuh
ketika bertabrakan dengan dong zhuo langsung membantu tuannya yang terjatuh dan mengantarkan ke
perpustakaan dimana mereka berdua duduk dan berbicara.
“kenapa kau datang kemari ?” tanya dong zhuo.
“kebetulan saja saya sedang melewati kediaman tuanku, aku mendengar anda sedang mencari anak angkat
tuanku. lalu tiba-tiba lu bu berlari keluar dengan tergesa-gesa. aku lalu masuk dan berlari untuk menemui
anda dan tiba-tiba saja anda muncul dihadapnku dan tejatuh. aku sungguh meminta maaf ! aku layak untuk
mati .”
“bajingan itu ! bagaimana aku dapat melihat dia merayu kesayanganku ? aku akan membunuh bajingan itu
!”, kata dong zhuo.
“yang mulia melakukan kesalahan. ini seperti cerita “perjamuan pendekar” terulang kembali. jika kau ingat
dalam perjamuan itu, semua tamu diperintahkan melepaskan tusuk rambut mereka. didalam perjamuan itu,
raja zhuang dari chu tdk memperpanjang masalah mengenai ketidak senonohan yang dilakukan seseorang
kepada ratunya, walaupun tusuk rambut yang ditemukan itu akhirnya diketahui milik jiang xiong.
dikemudian hari jiang xiong menyelamatkan nyawa raja zhuang ketika sedang dikepung pasukan dari qin,
jiang xiong bertaruh nyawa demi sang raja. ketika sang raja bertanya kenapa dia mempertaruhkan nyawanya

sedemikian rupa, jiang xiong menceritakan sebabnya bahwa dia berterima kasih kepada raja karena tidak
mempersalahkan perbuatannya ketika dia melakukan sesuatu yang tidak sopan kepada ratu dalam perjamuan
tersebut.”, li ru memberikan penjelasan, “lagi pula diao chan hanyalah seorang pelayang tetapi lu bu adalah
tangan kananmu dan pendekar paling tangguh yang ada saat ini. jika kau menyerahkan wanita itu pada
jendral, kebaikanmu akan menyebabkan dia berterima kasih sangat dan setia padamu sampai mati. aku
mohon tuanku mempertimbangkan hal ini.”
dong zhuo terdiam cukup lama. dia duduk dan merenung lalu dia berkata “apa yang kau katakan benar, aku
akan memikirkan hal ini.”
li ru merasa puas dan dia berpamitan dan pergi. dong zhuo pergi kekamar pribadinya dan memanggil diao
chan.
“apa yang kau lakukan disana dengan lu bu ?” kata dong zhuo.
diao chan mulai menangis dan berkata, “pelayanmu ini sedang berada di taman melihat bunga. tiba-tiba dia
datang padaku. aku terkejut dan lari. dia bertanya mengapa aku lari dari anak tuanku dan mengejarku sampai
ke pavilun phoenix dimana kau melihat kami. dia membawa tombaknya setiap saat. aku merasa dia adalah
orang yang kejam dan akan memaksakan apa yang dia mau kepadaku, lalu aku mencoba melompat kedalam
kolam, tetapi dia menangkapku dan menahanku sehingga aku tidak dapat berbuat apa-apa. beruntung pada
saat yang tepat anda datang dan menyelamatkan nyawaku !”
“bagaimana jika aku mengirimmu pada dirinya ?” tanya dong zhuo.
terkejut, diao chan langsung memprotes, “apa yang pelayanmu ini telah lakukan ? sudah merupakan sebuah
kehormatan bagiku untuk melayani yang mulia, aku tidak dapat menanggung malu apa bila aku harus
dibuang dari sini dan melayani seorang bawahan ! aku tidak mau , lebih baik aku mati !”
dan ketika itu dia langsung mengambil sebatang pisau yang tergantung di dingding dan bersiap membunuh
dirinya.
dong zhuo langsung bertindak mengambil pisau itu dari tangan diao chan dan berkata , “aku hanya bercanda
!”
diao chan langsung bersandar pada dong zhuo dan menangis.
“ini adalah perbuatan li ru” kata dong zhuo, “dia terlalu dekat dengan lu bu. dia tidak perduli mengenai diriku
dan reputasiku. ohh!!! aku akan memakannya hidup-hidup.”
“apakah kau pikir aku dapat hidup dengan kehilangan dirimu ?” kata dong zhuo.
“walaupun kau mencintaiku tetapi aku tidak boleh berada disini. lu bu akan mencoba menghancurkan diriku.
aku takut padanya !” kata dong zhuo.
“besok kita akan pergi ke meiwo, kau dan aku, dan kita akan bahagia bersama dan tidak usah memperdulikan
orang lain.” dong zhuo memberikan janjinya pada diao chan.
diao chan lalu tersenyum dan berterima kasih padanya. keesokan harinya li ru datang lagi untuk membujuk
tuannya untuk mengirim diao chan kepada lu bu.
“ini adalah hari yang baik ” kata li ru.
“dia dan aku adalah ayah dan anak. aku tidak dapat melakukan hal itu” kata dong zhuo, “tetapi aku tidak
akan mempermasalahkan kesalahan dirinya. kau boleh mengatakan hal itu padanya dan bujuklah dia
semampumu.”

“kau sedang diperdaya oleh wanita tuanku ?” kata li ru.
dong zhuo yg langsung marah berkata, “apakah kau mau memberikan istrimu kepada orang lain ? janagan
bicarakan hal ini lagi !!!”
li ru meninggalkan ruangan. ketika dia tiba diluar, dia melihat kelangit dan berkata “kita adalah orang mati,
tewas ditangan wanita ini !”
perintah untuk berangkat ke meiwo telah diberikan dan seluruh pejabat berkumpul untuk melepas kepergian
mereka. diao chan, dari tandunya melihat lu bu didalam kerumunan. dia berpura-pura tampak sedih dan
termenung. setelah iring2an telah menghilang dalam kejauhan. lu bu yang kecewa menunggang kudanya
untuk melihat debu iring2an itu dari kejauhan dengan kesedihan yang sangat didalam hatinya.
tiba-tiba ada suara berkata, “kenapa kau tidak menemani perdana menteri jendral, tetapi kau disini dan
menghela napasmu ?”
dia adalah wang yun.
“aku telah berada dirumah beberapa hari ini karena sakit.” lanjutnya, “jadi aku tidak melihatmu. tetapi aku
mencoba untuk datang hari ini untuk melihat perdana menteri pergi. jadi aku melihatmu karena kebetulan,
tetapi apa yang kau gelisahkan ?” tanya wang yun.
“mengenai masalah putrimu” kata lu bu.
wang yun pura-pura terkejut, “telah sekian lama dan masih belum diberikan padamu ?”
“penjahat tua itu telah jatuh cinta padanya dan menyimpannya untuk dirinya sendiri !”
“tentu ini tidak benar kan ?” wang yun sekali lagi pura-pura terkejut.
lu bu menceritakan seluruh kejadian yang dialaminya sementara wang yun mendengarkan.
setelah beberapa saat wang yun berkata, “datanglah kerumahku dan kita bicarakan mengenai hal ini.”
lalu mereka berdua pergi kerumah wang yun dan masuk kedalam sebuah ruang rahasia. setelah disuguhkan
minuman dan makanan ringan, lu bu menceritakan seluruh kisah yang terjadi di paviliun phoenix.
wang yun berkata, “dia telah menodai putri kecilku dan mencuri istrimu. dia akan menjadi bahan tertawaan
bagi seluruh dunia. dan mereka yang tidak tertawa padanya akan mentertawakan kita. aku sudah tua dan
tidak dapat melakukan apa-apa. aku pasrah saja apabila mereka semua menghinaku. tetapi kau jendral adalah
seorang pendekar hebat, yang terhebat didunia ini. dan kau telah dipermalukan dgn cara seperti ini.”
kemarahan langsung berkobar di hati lu bu. lu bu yang marah langsung membanting meja dan berteriak
marah2.
wang yun berusaha menenangkan lu bu dan berkata,”aku telah lupa, seharusnya aku tidak boleh berkata
seperti itu. aku mohon kau jangan marah tuanku !”
“aku akan membunuh bajingan tua itu, aku bersumpah ! tidak ada jalan lain bagiku untuk membersihkan
penghinaan ini.”
“jgan ! jangan berbicara seperti itu !” kata wang yun, “kau akan membawa bencana bagi diriku dan
keluargaku. !”

“ketika seseorang dilahirkan untuk menjadi hebat, dia tidak dapat bersabar terlalu lama dibawah kaki
seseorang !” kata lu bu.
“dibutuhkan seseorang yang lebih hebat dari perdana menteri untuk dapat menjadikanmu bawahannya” puji
wang yun.
lu bu berkata, “aku tidak berkeberatan membunuh bajingan tua itu jika tidak karena hubungan orang tua dan
anak. aku takut itu akan memprovokasi rakyat untuk melakukan hal yang sama.”
wang yun mengelengkan kepalanya dan berkata, “namamu lu bu dan dia dong zhuo. dimana ada perasaan
kekeluargaan ketika dia melemparkan tombak padamu ?”
“aku telah salah mengerti jika kau tidak mengatakan hal itu !” kata lu bu.
wan yun melihat efek dari kata-katanya lalu melanjutkan, “itu akan merupakan suatu perbuatan yang setia
untuk merestorasi dinasti han, dan sejarah akan mencatat namamu sebagai orang yang melakukan balas budi
pada leluhur. sedangkan kalau kau mengikuti dong zhuo kau adalah pengkhianat dan namamu akan
dicemooh orang sepanjang masa.”
lu bu berdiri dr tempat duduknya dan menghormat pada wang yun.
“aku telah memutuskan,” kata lu bu, “kau tidak usah takut, tuan.”
lu bu mengambil pisaunya dan melukai jarinya dan bersumpah dengan darah yang keluar itu.
wang yun bersujud dan berterima kasih padanya.
“akhirnya dinasti han dan diselamatkan dan kau adalah penyelamatnya. tetapi ini hrs dirahasiakan dan aku
akan memberitahumu bagaimana rencana ini akan berjalan.”
lu bu lalu berpamitan.
wang yun lalu berdiskusi dengan kedua temannya, administrator istana shisun rui dan komandan pasukan
kekaisaran huang wan.
shisun rui berkatam, “saatnya sangat memungkinkan. kaisar baru saja sembuh dari sakitnya dan kita dapat
mengirim orang yang pandai berbicara untuk pergi ke meiwo untuk membujuk dong zhuo datang kemari dan
membicarakan masalah kesehatan kaisar. sementara itu kita akan menuliskan titah rahasia yang
memrintahkan lu bu untuk memasang perangkap didalam gerbang istana untuk membunuh dong zhuo ketika
dia masuk. ini adalah rencana yang bagus.”
“tetapi siapa yang berani untuk pergi ?” tanya huang wan.
“li su, jendral pasukan macan kekaisaran akan pergi. dia berasal dari daerah yang sama dengan lu bu dan dia
sangat marah pada perdana mentri karena tidak memberikannya kenaikan jabatan. dia akan membuat rencana
kita menjadi berjalan .”
“bagus !!” kata wang yun. “mari kita lihat apa yang lu bu pikirkan mengenai hal ini.”
ketika berkonsultasi dengan lu bu, dia berkata bahwa itu adalah li su yang menyakinkannya untuk
membunuh ding yuan, ayah angkat sebelumnya.
“jika li su menolak maka aku akan membunuhnya” kata lu bu.
lalu mereka mengirim utusan untuk memanggil li su.

Ketika li su tiba, lu bu berkata, “sebelumnya kau berbicara denganku untuk membunuh ding yuan dan pergi
ke dong zhuo. sekarang kita tahu bahwa dong zhuo mempunyai maksud jahat terhadap kaisar dan adalah
penindas rakyat. kesahalannya banyak dan dia dibenci dewa maupun manusia. kau pergilah ke meiwo,
katakan bahwa kau membawa titah kaisar untuk memanggil perdana menteri keistana. dia akan datang dan
aku akan membunuhnya. kau akan mendapatkan jasa karena kesetiaanmu dalam menyelamatkan dinasti.
apakah kau mau ?”
“aku juga berharap dapat membunuhnya,” jawab li su.”tetapi aku tidak dapat menemukan orang untuk
membantuku. sekarang kau menawarkan padaku, bagaimana aku dapat menolaknya ? “
dan li su mematahkan anak panah sebagai tanda sumpahnya.
“jika ini berhasil, maka jabatan dan kekayaan akan jadi milikmu !” kata wang yun.
keesokan hari, dengan membawa bebrapa orang pengawal, dia pergi ke meiwo dan memperkenalkan dirinya
sebagai pembawa titah kaisar. dia dibawa menemui dong zhuo. setelah memberi hormat, dong zhuo bertanya
ada titah apa yang dibawanya.
“yang mulia telah sembuh dari sakit dan ingin bertemu dengan perdana menteri di istana untuk membahas
masalah penyerahan kekuasaan dan tahta kepada dirimu.”
“apa yang wang yun pikirkan mengenai hal ini ?”
“wang yun telah membangun teras untuk melakukan penobatan kaisar dan hanya menunggu kedatangan yang
mulia.”
“kemarin malam aku bermimpi naga berputar mengelilingi tubuhku” kata dong zhuo dengan senang, “dan
sekarang aku mendapatkan kabar gembira ini ! aku tidak boleh melwatkan kesempatan ini.”
lalu dong zhuo memberikan instruksi pada 4 jendral kepecayaannya untuk menjaga kota meiwo. li jue, guo
si, fan chou dan zhang ji, mereka diberikan 3 000 pasukan.
“ketika aku telah menjadi kaisar, kau akan menjadi pangilma besar penjaga ibu kota,” kata dong zhuo.
“terima kasih yang mulia” kata li su.
dong zhuo datang tuk berpamitan kepada ibunya yang berusia 90 thn.
“kemanakah kau akan pergi anakku ?” tanya ibunya.
“aku pergi untuk menerima penyerah tahta dinasti han. sebentar lagi ibu kan menjadi ibu suri !”
“aku telah merasa gelisah beberapa hari ini, aku rasa ini pertanda buruk.”
“setiap orang yang akan menjadi ibu negara pasti mendapatkan perasaan2 aneh ini.” kata anaknya.
setelah ini dong zhuo pergi untuk menemui diao chan.
“ketika kau akan menjadi kaisar, kau akan menjadi selir istana.”
diao chan menunduk dan berterima kasih. kali ini dia benar-benar bahagia karena rencananya berhasil.
dong zhuo keluar dan menaiki kereta kudanya dan mulai melakukan perjalanan ke ibu kota chang an. kurang
lebih 10 km jauhnya dari ibu kota tiba-tiba roda dari kereta kuda dong zhuo patah. dia meninggalkan
keretanya dan menaiki kuda. 10 km kemudian kudanya tiba-tiba mati.

dong zhuo bertanya pada li su apakah arti dari semua kejadian ini.
“ini artinya kau akan menerima tahta han, dan harus memperbaharui semua hal; untuk duduk di kereta kuda
yang bertahtakan emas dan duduk dengan pelana emas.”
dan dong zhuo sangat senang mendengarnya dan percaya pada jawaban ini. pada hari kedua perjalanan tibatiba angin kencang bertiup dan langit tertutup kabut tebal.
“apakah artinya ini ?” kata dong zhuo.
li su berkata, “kau akan duduk didalam istana naga. disana pasti ada cahaya yang terang dan menyilaukan
untuk menunjukan wibawa dirimu.”
dong zhuo tidak ragu mendengar jawaban ini. ketika dia tiba dia melihat banyak pejabat yang menunggunya
di pintu gerbang kota, semua kecuali li ru yang sakit dan tidak dapat meninggalkan kamarnya. dia
meneruskan perjalanannya menuju istana perdana menteri dimana lu bu datang untuk memberikan selamat.
“ketika aku duduk di tahta naga, aku akan menjadikanmu komandan seluruh pasukan kekaisaran, yang
bekuda maupun pejalan kaki.” kata dong zhuo.
keesokan paginya, dong zhuo mempersiapkan dirinya, ketika dalam perjalanan menuju istana dia melihat
pendeta tao berpakaian hitam dan mengenakan sorban putih, ditangannya dia memegang tongkat panjang
dengan dengan strip putih di lembaran putih. diakhir setiap lembaran ada karakter “mulut”.
“apa maksudnya ini ?” kata dong zhuo.
“dia adalah orang gila” kata li su dan dia menyuruh penjaga untuk mengusirnya pergi.
dong zhuo masuk kedalam istana dan melihat barisan pejabat dan menteri telah menunggunya sepanjang
jalan. li su berjalan disamping tandunya, dengan pedang ditangan. ketika li su mencapai gerbang utara dari
kota terlarang, dia menyuruh pengawal dong zhuo untuk berjaga diluar dan hanya pengangkat tandu yang
boleh masuk.
ketika dong zhuo hampir tiba di ruang resepsi, dia melihat wang yun dan pejabat tinggi lainnya berdiri
dipintu dan semua membawa senjata.
“kenapa mereka semua bersenjata ? “tanya dong zhuo pada li su.
li su terdiam.
tiba-tiba wang yun berteriak. “pemberontak itu disini, dimana algojonya ?”
tiba-tiba dari pinggir muncul pasukan dan menyerang dong zhuo, tetapi baju zirah yang dikenakan dong
zhuo sangat kuat sehingga pasukan itu tidak dapat melukainya.
dia terjatuh dari tandunya, terluka dia lengannya dan memanggil anaknya, “dimanakan lu bu?”
“disini dan dengan titah untuk membunuh pemberontak !” kata lu bu yang langsung muncul dihadapan
ayahnya.
lalu dia manusukan tombaknya ke leher dong zhuo dan li su memenggal kepalanya dan mengangkatnya.
lu bu dengan tangan kiri memegang tombaknya, lalu mengambil titah kaisar dgn tangan kanannya dan
berteriak, “titah ini hanya untuk membunuh pemberontak dong zhuo, tidak yg lainnya !”

seluruh pejabat dan menteri yang berkumpul langsung berlutut dan memberi hormat “wan shui, wan shui ,
wan wan shui !!!” (panjang umur, panjang umur , semoga kaisar panjang umur)
atas saran jia xu, li jue menyerang ibukota.
rasa haus darah tiba-tiba terbangkitkan, lu bu memerintahkan untuk melakukan pembantaian yang lain, “li ru
adalah orang yang paling bertanggung jawab atas banyak dosa2 dong zhuo ! siapa yang akan pergi dan
membunuhnya ?”
li su menjadi relawan untuk pergi mencari. tetapi tak disangkat seorang pelayan dikediaman li ru telah
mengikatnya dan mengantarkannya. wang yun memerintahkan agar li ri segera di eksekusi di pasar.
kepala dong zhuo dipamerkan pada publik dan diarak keliling kota, saat itu adalah adalah thn ke 2 kaisar
xian memerintah (thn 19 2 m). dia sangat gendut, dan pengawal dapat membuat obor dengan menancapkan
kayu yang dibalut dengan kain kering kedalam tubuh dong zhuo. tubuh dong zhuo dibiarkan di jalanan dan
banyak orang menginjak-nginjak dan merusak tubuh dong zhuo.
wang yun memerintahkan 50.000 pasukan dipimpin oleh lu bu, huanfu song dan li su untuk menghancurkan
meiwo. mendengar kabar kematian tuannya li jue, guo si, fan chou dan zhang ji melarikan diri kebarat pada
malam hari dengan pasukkanya ke daerah liang zhou.
ketika tiba di meiwo, tindakan lu bu pertama adalah mengambil diao chan. lalu dia membunuh semua
anggota keluarga dong, tidak menyisakan satu orangpun, tidak juga dengan ibu dari dong zhuo yang telah
berusia 90 thn.
kepala saudara-saudara dong zhuo seperti dong min dan dong huan di pamerkan pada publik. di meiwo
banyak gadis dari keluarga baik-baik disembunyikan, mereka semua akhirnya dibebaskan. semua harta
disita. kekayaanya sangat banyak, beberpa ratus ribu ons emas, jutaan koin perak. ratusan ribu mutiara,
gulungan sutra setinggi pagoda 7 tingkat, perhiasan, permata, bulu binatang dan bahan pangan yang
semuanya dapat mencukupi kebutuhan negara selama 10 thn.
ketika mereka kembali untuk melaporkan kesuksesan mereka, wang yun langsung mengadakan perjamuan
untuk para pasukan. perjamuan pejabat juga dilaksanakan di gedung kementrian, semua pejabat dan menteri
di undang. mereka mabuk dan saling menyelamati satu sama lain. ketika mereka sedang berpesta, dilaporkan
seseorang sedang menagisi mayat dong zhuo yang ada di pasar.
“dong zhuo telah dihukum mati ” kata wang yun dengan marah, “semua orang senang dia telah tidak ada dan
sekarang ada satu orang yang manangisinya, siapakah dia ?”
lalu wang yun memerintahkan untuk menangkap orang itu dan membawanya. kemudian dia telah dibawa
masuk dan mereka yang melihat dia terkejut karena dia adalah panesehat kekaisaran cai yong.
wang yun berkata kepada cai yong dengan marah, “dong zhuo telah dibunuh karena dia pemberontak dan
seluruh negeri bergembira. kenapa kau malah menangis ?”
cai yong mengakui kesalahannya, berkata, “aku tidak memiliki kemampuan, tetapi aku tahu apa yang benar.
aku bukanlah orang yang mengikuti dong zhuo. tetapi aku pernah merasakan kebaikan hati dong zhuo dan
aku tidak dapat menahan diri untuk menangisinya. aku tahu kesalahanku sangat besar, tetapi aku mohon
padamu apapun alasannya. jikau kau biarkan kepalaku dan hanya memotong kakiku, kau boleh
menggunakanku untuk menulis sejarah megenai han dimana aku dapat membayar kesalahanku.”
semua tergerak oleh kata-kata cai yong, karena dia adalah orang yg berbakat dan mereka semua memohon
agar cai yong tidak dihukum

penjaga kekaisaran, ma midi berkata, “cai yong adalah seorang pelajar terkenal dan dia bisa menulis sejarah
yang hebat dan sangat tidak disarankan untuk membunuhnya sebagai orang yang mengerti balas budi
terhadap tuannya.”
wang yun berkata,”seabad yang lalu, kaisra wu mengampuni sima qian dan memperkerjakan dia untuk
menulis sejarah. hasilnya adalah banyak tulisan yang menyimpang yang telah diceritakan pada kita. sekarang
ini adalah masa kekacauan dan kita tidak bisa membiarkan orang seperti ini memegang kuas untuk
membiarkannya mengkritik istana dan kaisar.”
seluruh bujukan dan permintaan agar tidak menghukum cai yong gagal dan ma midi akhirnya mundur.
tetapi katanya kepada koleganya.” apakah wang yun adalah orang yang ceroboh ? orang-orang berbakat
adalah tulang punggung negara dan hukum adalah senjata dari tindakan. untuk menghancurkan tulang
punggung dan mengabaikan hukum sama dengan artinya mempercepat kehancuran.”
wang yun lalu memerintahakan cai yong dibawa ke penjara dan mereka menjerat lehernya disana dengan
menggunakan tali. orang-orang yang ada di perjamuan itu menangisi cai yong karena mereka melihat bahwa
hukuman mati bagi tindakannya adalah suatu hal yang berlebihan.
li jue, guo si, fan chou dan zhang ji yang dong zhuo perintahkan untuk menjaga meiwo telah pergi setelah
tuan mereka terbunuh dan mereka menuju kedaerah barat tepatnya ke shanxi dia liang zhou. lalu mereka
mengirimkan surat untuk meminta amnesti. tetapi wang yun menolaknya.
“keempat orang itu adalah instrumen utama dari agresi dong zhuo. sekarang walaupun amnseti bagi umum
telah diumumkan, tetapi orang-orang ini tidak termasuk didalamnya.” kata wang yun.
utusan itu kembali dan mengabarkan kepada 4 orang itu bahwa permohonan mereka ditolak.
lalu penasehat mereka jia xu berkata, “jika kita membuang senjata kita dan lari, maka kita akan jatuh
kedalam tangan kepada daerah yg ingin berbuat jasa dengan menangkap kita. lebih baik kita mengumpulkan
kekuatan di shanxi ini dan kita menyerang ibukota dengan begitu kita dapat membalaskan dendam dong
zhuo. kalau kita berhasil kita dapat mengontrol kerajaan. dan masih cukup waktu bagi kita untuk lari apabila
kita gagal.”
rencana ini disetujui, lalu mereka menyebarkan kabar bahwa wang yun akan melakukan pembantaian di
daerah itu.
karena itu seluruh penduduk didaerah itu ketakutan, ke 4 jendral yang melihat hal ini lalu memanas-manasi
keadaan, “karena tidak ada untungnya untuk menunggu dan mati, mengapa tidak bergabung dengan kami
dan melawan.”
lalu mereka berhasil mengumpulkan orang untuk mengikuti mereka, prajurit yang terkumpul berjumlah
100.000 prajurit. mereka dibagi dalam 4 bagian dan mereka mengerahkan pasukan mereka untuk menyerang
ibu kota chang an.
dalam perjalanan mereka bertemu dengan niu fu, komandan kekaisaran yang juga merupakan menantu dari
dong zhuo. niu fu bersama pasukannya bergerak dari xiliang. niu fu bersama 5000 pasukannya juga sedang
bergerak ke ibu kota untuk membalaskan dendam mertuanya.
berita mengenai pasukan dari liang zhou ini terdegar oleh wang yun dan dia segera memanggil lu bu untuk
berkonsultasi.
“mereka hanyalah tikus-tikus !!!” kata lu bu, “janagan khawatirkan berapa jumlah mereka, semuanya akan ku
lawan.”
lu bu dan li su berangkat untuk melawan mereka, pasukan lu bu 50.000 orang yg diambil dari pasukan utama
penjaga kekaisaran, sedangkan li su membawa 2 0.000 tentara harimau kekaisaran. dalam perjalannya

pasukan niu fu adalah yang pertama ditemui, mereka bertempur. niu fu yang kalah jumlah akhirnya mundur.
tetapi tanpa disangka, niu fu kembali pada malam hari dan menyerang tiba-tiba. li su yang tidak siap berhasil
dipukul mundur sejauh 10 km dan banyak pasukannya yang terbunuh.
li su melaporkan kekalahan ini dan lu bu yang marah padanya berkata, “kau telah menodai reputasiku
sebagai seorang panglima dan menghancurkan semangat tempur pasukan kita !!!”
dan lu bu memerintahkan menghukum mati li su lalu memajang kepalanya didepan gerbang kemah.
keesokan harinya, lu bu memimpin pasukannya sendiri dan melawan niu fu. dia berhasil membuat niu fu
kewalahan dan memukul mundur pasukan niu fu. malam itu niu fu memanggil orang yang paling dia
percaya, hu chier untuk dimintai nasehatnya.
hu chier berkata, “lu bu terlalu kuat bagi kita, tidak mungkin bagi kita untuk mengalahkannya. jalan terbaik
bagi kita adalah meninggalkan ke 4 jendral ini, mengambil barang-barang berharga mereka dan kita pergi
diam-diam .”
rencana hu chier disetujui dan kedua orang itu dengan 6 orang lainnya berkemas dan diam-diam keluar dari
kemah. mereka melewati sungai dan ketika sedang menyebaran, hu chier yg tergoda dengan harta akhirnya
membunuh niu fu dan menyerahkan kepalanya kepada lu bu. lu bu yg menyelidiki masalah ini dan ketika
seorang pengikut niu fu menceritakan kejadian sebenarnya pada lu bu maka dia langsung menghukum mati
hu chier juga.
lalu lu bu esoknya memajukan pasukannya mendekati posisi pemberontak dan dia bertempur dengan
pasukan li jue. tanpa memberi waktu untuk mengatur formasi bagi li jue, lu bu langsung menyerang li jue
degan 5000 pasukan kuda kekaisaran yang berbaju zirah. lu bu membantai pasukan li jue tanpa dapat
dihalangi. li jue yang tidak dapat bertahan akhirnya mundur sampai keatas bukit dan disana dia memanggil
semua pengikutnya dan jendral lainnya.
li jue berkata, ” lu bu walaupun berani tetapi dia tidak menggunakan strategi, sehingga tidak terlalu
menakutkan. aku akan memimpin pasukan menunggu didepan, setiap hari aku akan melakukan penyerangan
dan ketika dia datang mengejarku, jendral guo si dapat menyerang bagian belakang pasukan lu bu, sama
seperti ketia peng yue mengalahkan pasukan negeri chu. ketika aku menjalankan taktik ini, jendral fan chou
dan zhang ji akan mengarahkan pasukannya ke chang an. penyerangan ini akan dapat menghabisi wang yun
dan lu bu.”
mereka mempersiapkan posisi pasukan mereka untuk menjalankan rencana ini. segera setelah lu bu
mencapai kaki bukit, pasukan li jue maju menyerang pasukan lu bu. lu bu yang marah langsung bergerak
maju. pasukan li jue mundur ke atas bukit dan kemudian memanah dan melempar batu kepada pasukan lu bu,
pasukan lu bu terhambat. pada saat itu dilaporkan bawah pasukan belakang sedang diserang oleh jendral guo
si. segera lu bu pergi kebelekang untuk melawan guo si. tetapi sebelum lu bu sampai disana guo si telah
mundur dan dia mendengar pasukan li jue menyerang lagi dari depan, lu bu segera berbalik dan sebelum
sampai pasukan li jue lagi2 mundur dan dari belakang guo si menyerang kembali.
lu bu berhasil diperdaya dan hal ini membuatnya marah sekali. taktik yang sama berlangsung berhari-hari.
dia tidak dapat menyerang ataupun lari dari mereka. pasukannya tidak mendapatkan istirahat.
dalam kekacauan ini, utusan tiba dan melaporkan, “ibu kota dalam keadaan bahaya dari penyerangan jendral
fan chou dan zhang ji !”
lu bu langsung memerintahkan pasukannya untuk berangkat ke ibu kota, pasukan lu bu yang kacau segera
dikejar li jue dan guo si dan banyak pasukan lu bu yang mati.
dia akhirnya berhasil sampai di chang an dan menemukan bahwa pasukan tentara pemberontak sangat
banyak dan telah berhasil mengepung kota. serangan lu bu tidak memberi banyak arti kepada penyerang dan

dia mulai kehilangan kesabarannya dan karena itu banyak prajuritnya yang lari ke pihak musuh. akibat hal
ini dia sangat sedih dan kesal.
sisa-sisa pendukung dong zhuo didalam kota dipimpin oleh li meng dan wang fang memberikan bantuan bagi
para penyerang dan beberapa hari kemudian mereka diam-diam membuka pintu gerbang kota dan para
pengepung pun memasuki kota. lu bu langsung menaiki kudanya dan melakukan perlawanan, tetapi
kewalahan karena tentara musuh sangat banyak. dia berencana pergi ketempat wang yun tetapi dihadang oleh
pasukan berkuda tentara pemberontak yang berjumlah ratusan kuda, lu bu menerjang maju dan membantai
pasukan itu, lebih dari 3 00 tewas dan terluka. pasukan lainnya yang melihat tidak berani menahan laju lu bu.
lu bu menuju gerbang “kunci hitam” dan memanggil wang yun.
“keadaan sedang gawat sekarang, naiklah kudaku dan aku akan membawamu ketempat yang aman !”
wang yun menjawab, “jika aku diberkati dengan roh para leluhur dinasti han, aku akan berhasil merestorasi
kedamaian yang selalu aku idamkan. tetapi jika tidak, aku akan menyerahkan diriku sebagai pengorbanan
kepada negara. aku tidak akan lari dari bahaya. sampaikan terima kasihku kepada para pejabat dan mereka
yang telah mendukungku dan mintalah agar mereka selalu mengingat negeri ini !”
lu bu membujuk wang yun, lagi dan lagi, tetapi wang yun tidak mau pergi. segera api mulai berkobar
diberbagai sisi kota dan lu bu harus pergi, meninggalkan keluarganya dia pergi mencari perlindungan kepada
yuan shu.
li jue, guo si dan pengikutnya menjarah dan membunuh. banyak pejabat tinggi yang tewas. mentri chong fu,
lu kui dan zhou huan. komandan pasukan kekaisaran cui lie dan wang qin tewas dalam pertempuran.
pemberontak akhirnya berhasil menerobos istana, para menteri dan pejabat meminta kaisar segera pergi ke
gerbang “kedamainan abadi” untuk menenangkan pemberontakan.
melihat payung kuning, li jue dan fan chao menghentikan pasukan mereka dan mereka bersujud dan
memberi hormat, “semoga baginda yang mulia panjang umur dan sehat selalu !”
kaisar berdiri diatas menara dan berkata, “hai panglima, apa maksumu kau memasuki ibukota dan membuat
kekacauan dan juga datang tanpa dipanggil ?”
kedua pemimpin itu bertukar pandang dan berkata ,”dong zhuo perdana menterimu telah dibunuh oleh wang
yun dan kami disini ingin membalaskan kematiannya. kami bukan pemberontak. kami hanya menginginkan
wang yun dan kami akan menarik mundur pasukan kami.”
wang yun berada diantara para pejabat yang berdiri disamping kaisar.
mendengar permintaan ini wang yun berkata,”rencana itu dibuat demi kepentingan kekaisaran.yang mulia
tidak perlu sedih kehilangan diriku karena aku telah membawa bencana ini. aku akan turun menemui
pemberontak itu !”
kaisar menjadi sedih dan mencoba menahan tetapi menteri yang setia itu turun kebawah dan berteriak, “wang
yun disini !”
kedua jendral tadi langsung mengeluarkan pedangnya dan berkata, “untuk kesalahan apa tuan kami kau
bunuh ?”
“kejahatannya telah memenuhi langit dan menutupi bumi. tidak ada lidah yang dapat menyebutkannya. hari
ketika dia mati adalah hari yang paling gembira diseluruh kota seperti yg kalian juga tahu” kata wang yun.
“dan jika dia memang bersalah, kenapa kami tidak mendapatkan pengampunan ?” kata jenderal-jenderal itu

“pemberontak mengapa kau masih banyak bicara ? aku telah siap untuk mati.”
wang yun memejamkan matanya.
dan wang yun pun dibunuh dibawah kaki tembok istana.
setelah selesai membunuh menteri yang setia itu, mereka juga membunuh seluruh keluarganya sampai tidak
ada yang tersisa. semua orang bersedih melihat hal ini.
lalu berkatalah para penjahat itu satu dan yang lainnya, “telah sampai sejauh ini, apakah yang lebih baik
daripada untuk “menguasai” kaisar ?”
mengumpulkan kekuatan , ma teng mengerahkan pasukan untuk menolong kaisar.
“tidak, rakyat tidak akan menyetujui kematiannya sekarang. kembalikan dia pada kekuasaanya dan kita
masukan orang-orang kita kedalam kota. musnahkan semua orang yang melawan kita dan kita bisa mengatur
kematiannya lain hari dan seluruh kekaisaran akan ada dalam tangan kita.”
lalu mereka berhenti menyerang.
kaisar berkata lagi dari atas menara, “kenapa kau masih ada disini ? kau telah membunuh wang yun,
sekarang mundurkan pasukanmu.”
lalu li jue dan guo si membalas,”pelayanmu ini berhak mendapatkan imbalan setelah kami melakukan jasa
kepada dinasti.”
“dan apakah imbalan yang kau inginkan ?” tanya kaisar.
ke 4 orang itu menuliskan keinginan mereka dan menyerahkannya pada kaisar. kaisar tidak punya pilihan
lain selain memeuhi permintaan ke 4 orang itu.
li ju diangkat menjadi jendral pemimpin pasukan kereta kuda terbang kekaisaran, penguasa dari chiyang,
komandan pasukan di ibu kota, administrator istana dan meminta kekuasaan atas seluruh pasukan.
guo si diangkat menjadi jendral pasukan garis belakang, penguasa dari meiyang, anggota administrator istana
dan meminta lambang militer sendiri.
fan chou diangkat menjadi jendral pasukan kanan dan penguasa dari wanian.
zhang ji diangkat menjadi jendral pasukan berkuda kerajaan dan penguasa dari ping yan.
li meng dan wang fang yang membuka gerbang kota, di beri jabatan panglima kekaisaran.
setelah menerima hadiah dan gelar, li jue dan guo si berterima kasih pada kaisar dan pergi ke kemah mereka
dia xunung pinggiran kota chang an. pemimpin pemberontak yang lain juga diberikan pangkat atas jasa-jasa
mereka dan sekali lagi ibu kota kosong dari tentara.
pengikut-pengikut dong zhuo yang sejauh ini telah berhasil, tidak melupakan tuannya itu. mereka menjahit
tubuh dong zhuo untuk dimakankan, tetapi hanya bagian-bagian kecil saja yang dapat ditemukan. lalu
mereka meminta seorang pemahat untuk memahat patung dari kayu cendana untuk di buat mirip dong zhuo.
jasad dong zhuo itu lalu dipakaikan pakaian seorang pangeran, dan ditaruh dalam peti mati pangeran dan
diselengarakan upacara layaknya seorang pangeran. mereka memilih meiwo menjadi makamnya dan mencari
hari baik untuk pemakaman itu.
tetapi tiba-tiba petir dan kilat bersambar dua kali di langit pada saat upaca tersebut, air sungai tiba-tiba banjir
dan membalikan peti mati itu dan jasad dong zhuo terkena petir dan hangus. Ke dua kalinya mereka ingin

menguburkan dong zhuo juga terjadi hal yang sama dimalam hari dan untuk yang ke tiga kalinya pun bumi
menolak jasad dong zhuo itu. sementara itu api telah menghanguskan seluruh jasad dong zhuo yang telah
menjadi abu. jadi dapat dikatakan bahwa langit sangat marah kepada dong zhuo.
jadi sekarang li jue dan guo si memegang kekuasaan sesungguhnya dan mereka menekan rakyat. mereka
juga menggeser orang-orang istana dan menggantinya dengan orang-orang mereka yang mengawasi gerakgerik kaisar sehingga kaisar merasa tertekan dan dipermalukan. semua kenaikan jabatan dan demosi juga
dilakukan oleh kedua pemberontak itu. dan demi untuk popularitas mereka memrintahkan memanggil
kembali jendral veteran zhu jun kedalam istana dan menjadikannya anggota administrator istana dan
pemerintahan.
suatu hari datang laporan bahwa gubernur xiliang, ma teng dan penjaga kekaisaran dari daerah bing zhou,
han sui dengan 100.000 tentara, datang dengan cepat mendekati ibu kota dengan niat menyerang
pemberontak atas nama kaisar.
sekarang pemimpin dari barat ini telah membuat rencana yang hati-hati. ma teng dan han sui telah mengirim
2 orang kepercayaan mereka ke ibu kota untuk mengetahui siapa saja yang mendukung mereka. mereka telah
berkonspirasi dengan 3 pejabat. penasehat kerajaan ma yu dan chong shao, dan komandan kekaisaran liu fan-
-akan menjadi sekutu mereka dialam kota melawan pemberontak. ke 3 orang ini mendapat titah rahasia dari
kaisar yang isinya mengangkat ma teng menjadi “jendral penakluk daerah barat” dan han sui “jendral yang
menjaga daerah barat”. dengan titah ini kedua jendral bergabung dan memulai perjalanan mereka.
ke empat pemimpin— li jue, guo si, fan chou dan zhang ji mengadakan pertemuan dgn jenderal-jenderal
mereka dan membahas mengenai penyerangan ini.
penasehat jia xu berkata, “karena pasukan mereka datang dari jauh, rencana kita adalah memperkuat
pertahanan dan menunggu sampai persediaan makanan mereka habis. dalam 100 hari persedian makanan
mereka akan habis dan mereka harus mundur. saat itu kita dapat mengejar mereka dan menangkapnya.”
li meng dan wang fang berdiri dan berkata, “rencana ini buruk. berikan kami 10.000 prajurit dan kami akan
menghancurkan mereka berdua dan membawa kepala mereka kembali !”
“untuk maju dan berperang dgn mereka artinya kekalahan.” kata jia xu.
li meng dan wang fang berkata, “jika kami gagal kami bersedia kehilangan kepala kami. tetapi jika kami
menang maka kepalamu yang jadi taruhannya.”
jia xu kemudian mengusulkan pada li jue dan guo si, “70 km disebelah barat ibukota ada bukui zhou zhi.
jalannya sempit dan tebingnya cura,. kirim jendral zhang ji dan fan chou untuk menduduki daerah itu dan
perkuatlah pertahanan mereka disana sehingga mereka dapat membantu li meng dan wang fang.”
li jue dan guo si setuju dengan rencana itu. mereka memerintahkan 15.000 tentara infantri dan berkuda bagi
li meng dan wang feng yang sangat bersemangat. mereka membuat kemah 90 m dari chang an.
pasukan dari barat tiba. ma teng dan han sui memimpin pasukan mereka menyerang. mereka menemukan
lawan mereka li meng dan wang fang telah membentuk formasi perang.
ma teng dan han sui berkuda bersama kedepan pasukan mereka. menunjuk pada pemimpin pemberontak, ma
teng berteriak, “mereka adalah pengkhianat, siapa yang akan menangkap mereka ?”
dari belakang langsung ada pendekar yang maju kedepang, usianya masih sangat muda 17 thn. matanya
seperti meteor, badan yang kekar dan gagah. dia bersenjatakan tombak panjang dan menaiki kuda yang
gagah. pemimpin muda ini bernama ma chao, anak pertama dari ma teng.
walaupun muda dia sangat pemberani. wang fang meremehkan dia karena usianya yang muda, lalu maju dan
melawan ma chao. hanya dalam beberapa jurus saja, wang fang terjatuh dan tertusuk tombak ma chao. ma

chao lalu kembali kedalam formasi, tetapi belum sempat ma chao sampai, li meng mengejar ma chao untuk
membalaskan dendam wang fang.
ma chao tidak mengetahui li meng mengejar tetapi ayahnya berteriak ,”kau sedang diikuti !!”
sekarang ma chao tahu bahwa dia diikuti tetapi pura-pura tidak melihat, menunggu sampai musuhnya
mendekat dan li meng setelah mendekat dia mengangkat tombaknya dan akan menusuk. tetapi ketika serang
li meng itu datang, ma chao telah siap, dia berputar sehingga li meng gagal menusuk ma chao dan sekarang
posisinya yang terbuka. ma chao dengan tanganya yang kuat langsung menarik li meng sehingga terjatuh
dari kudanya. sekarang pasukan li meng dan wang fang tidak mempunyai pemimpin dan berlarian kesegala
arah. pasukan ma teng dan han sui mengejar dan kemenangan menjadi milik mereka. mereka terus menekan
hingga malam, akhirnya mereka berkemah dan mereka memenggal kepala li meng dan memamerkan
kepalanya di tengah kemah.
ketika li jue dan guo si mendengar bahwak kedua jendral mereka itu telah kalah oleh seorang pemuda yang
tidak pernah mereka dengar sebelumnya, mereka mengetahui bahwa jia xu memberikan saran yang bagus
waktu itu dan sekarang mereka sangat menghargai saran jia xu untuk bertindak defensif dan menolak ajakan
perang.
dengan pasti setelah beberapa bulan, persediaan pasukan dari xiliang menipis dan pemimpinnya mulai
mempertimbangkan mundur.
pada saat ini seorang pelayan dari keluarga ma yu mengkhianati tuannya itu dan menceritakan mengenai
konspirasi ke 3 pejabat istana dengan para penyerang. li jue dan guo si langsung menangkap ke 3 keluarga
dari konspirator tersebut– ma yu, chong shao dan liu fan– dan memenggal mereka di pasar. kepala mereka
di gantungkan didepang gerbang kota.
karena kehabisan perbekalan dan mendengar ke3 teman mereka telah dibunuh, satu-satu jalan bagi ma teng
dan han sui adalah mundur. dengan segera zhang ji mengejar ma teng dan fan chou mengikuti han sui.
pasukan ma teng yang mundur mengalami korban cukup besar dan hanya karena ma chao maka pasukan
pengejar dapat dipukul mundur.
fan chou yang mengejar tentara lainnya, ketika dia telah cukup dekat, tiba-tiba han sui datang dan berani
menyapanya serta berkata, “kau dan aku berasal dari daerah yang sama, kenapa kita bersikap tidak
bersahabat begini ?”
fan chou menjawab “aku harus mentaati perintah atasanku.”
“aku disini karena tugas negara, kenapa kau mempersulit diriku ?” kata han sui.
fan chou lalu memutar kudanya, memerintahkan pasukanya dan meninggalkan han sui dengan tenang.
keponakan li jue yang berada didalam pasukan fan chou menyaksikan kejadian ini dan melaporkannya
kepada pamannya itu. marah karena musuh telah lolos, li jue ingin mengirimkan pasukan untuk membalas
jendralnya itu.
tetapi jia xu datang dan berkata, “rakyat masih belum tenang, akan sangat berbahaya untuk memprovokasi
perang. tetapi undanglah fan chou kesebuah pesta dan ketika sedang berlansung, bunuhlah dia karena
melalaikan tugas.”
ini sepertinya adalah saran yang bagus bagi li jue, lalu dia mengadakan pesta dan mengundang zhang ji serta
fan chou yang menerima undangan mereka.
Setelah beberapa saat, tiba-tiba sikap li jue berubah dan bertanya pada fan chou, “apa yang kau rencanakan
dengan han sui ? apakah kau sekarang telah menjadi pengkhianat ?”

tamu yg tidak senang tanpa sempat berkata apa-apa langsung di kepung pengawal dan kepalanya langsung
berada dilantai.
ketakutan yang amat sangat, tamu lainnya zhang ji langsung bersujud dilantai.
“fan chou adalah pengkhianat” kata li jue, sambil membantu zhang ji yang ketakutan berdiri, “dan dia telah
mendapatkan ganjarannya. kau adalah temanku dan tidak perlu takut.”
li jue memberikan zhang ji komando atas pasukan fan chou dan zhang ji pun kembali ke markasnya dia
hongnong.
tidak ada pemimpin yg berani menentang keinginan ke 3 jendral tersebut. tetapi jia xu tidak pernah berhenti
menyarankan ke 3 jendral tersebut untuk lebih memikirkan kemakmuran rakyat dan mencari orang-orang
pintar dan bijak untuk diperkerjakan. dan meyakinkan kalau hal ini penting untuk melanggengkan
kekuasaan.
setelah ke 3 jendral mengambil alih kekuasaan. masalah baru muncul. pemberontak jubah kuning muncul
kembali di qing zhou. mereka datang dengan dipimpin banyak pemimpin dan dalam jumlah ratusan ribu
orang dan menjarah semua tempat yang mereka lewati.
administrator istana zhu jun berkata bahwa dia tahu satu orang yang dapat menghancurkan pemberontakan
itu. dan ketika mereka bertanya siapakah orang itu, zhu jun berkata, “kalau kau mau menghancurkan
pemberontak ini kau akan gagal kecuali kau menggunakan jasa cao-cao.”
“dan dimanakah dia ?” tanya li jue.
“dia adalah gubernur di dong jun. dia mempunyai pasukan besar dan kau hanya perlu memerintahkan dia
untuk bertindak dan pemberontakan akan dapat dipatahkan.”
utusan dikirim secepatnya dengan perintah untuk cao-cao dan bao xin, penguasa jibei untuk bertindak dan
memadamkan pemberontakan. segera setelah cao-cao menerima perintah kekaisaran, dia menyerang posisi
pasukan pemberontak di shuoyang. bao xin dan pasukannya menerjang masuk kedalam pasukan musuh dan
membuat kerusakan dimanapun dia bisa, tetapi akhirnya dia mati didalam medan pertempuran. cao-cao
mengejar pemberontak ketika mereka lari ke ji bei. 10.000 orang menyerah dan cao-cao memasukannya
kedalam barisan tentaranya. ketika pasukannya mencapai suatu tempat, banyak yang menyerah dan
bergabung bersamanya. setelah 100 hari, dia telah memenangkan 3 00.000 tentara dan lebih dari 1.000.000
penduduk yang menjadi tentaranya.
dari jumlah ini yang paling kuat dan berani dijadikannya tentara qingzhou dan sisanya dikirm pulang ke
rumah mereka untuk mengurus sawah. konsekuensi dari sukses cao-cao ini adalah menaikan popularitas dan
prestisnya yang setiap hari terus bertambah. dia melaporkan sukses ini ke ibu kota changan dan diberi gelar
“jendral yang menjaga timur”.
liu dai kemudian menyerahkan kekuasaan daerah yan zhou kepada cao-cao.
dimarkas barunya ini, cao-cao menerima orang-orang bijaksana dan pemberani. 2 orang pintar, paman dan
keponakannya, datang pada saat yang bersamaan, kedua nya dari yingchuan, bernama xun yu dan xun you.
pamannya pernah berkerja bagi yuan shao.
cao-cao bergembira mendapatkan kedua orang ini dan berkata,” xun yu adalah zhang liang bagiku.”
dia mengangkat xun yu sebagai komandan lapangan. dan keponakannya xun you yang terkenal karena
kemampuannya dan pernah menjadi pejabat istana di luo yang, tetapi membuang karirnya dan kembali ke
desa. cao-cao mengangkatnya menjadi instruktur militer.

xun yu berkata kepada cao-cao, “ada seseorang yang bijak di yan zhou, tapi aku tidak tahu untuk siapa dia
berkerja.”
“siapakah dia ?” tanya cao-cao.
“cheng yu. dia berada dia bagian timur yan zhou.”
“ya, aku juga telah mendengar mengenai dia.” kata cao-cao.
lalu utusan dikirim ke tempat itu untuk mencari informasi. cheng yu sedang pergi ke bukit untuk belajar. caocao memerintahkan ke bukit itu dan cheng yu datang memenuhi undangan.
“aku akan membuktikan bahwa aku tidak berharga untuk rekomendasimu” kata cheng yu kepada temanya
xun yu, ” karena aku kasar dan ceroboh. tetapi apakah kau lupa dengan teman satu desamu, guo jia ? dia
sangat pandai dan hebat. kenapa tidak menyebar jala untuk menangkapnya ?”
“aku sungguh lupa !” kata xun yu tiba-tiba.
jadi dia menyampaikan hal ini kepada cao-cao dan langsung mengundangnya.
guo jia mendiskusikan masalah-masalah dunia dengan cao-cao, dia merekomendasikan liu ye dari henan,
yang juga merupakan keturunan liu xiu, kaisar pertama han barat. ketika liu ye tiba, dia membawa dua orang
temannya man chong dari shanyang dan lu qian dari wu cheng yang telah diketahui cao-cao dari reputasinya.
Kedua orang itu membawa sebuah nama lagi bagi cao-cao yaitu mao jie dari chen liu yang juga datang dan
diberikan jabatan. lalu datangnya seorang terkenal dengan pasukannya yang berjumlah 500 orang untuk
menawarkan jasanya. dia adalah yu jin dari taishan, seorang ahli berkuda dan memanah dan memiliki
kemampuan lebih dalam melatih tentara. dia diangkat menjadi inspektur pasukan.
lalu suatu hari xiaohou dun membawa seseorang untuk diperkenalkan pada cao-cao.
“siapakah dia ?” tanya cao-cao.
“dia berasal dari chen liu dan namanya adalah dian we. dia adalah yang paling pemberani dan yang terberani.
dia adalah bawahannya zhang miao, tetapi bertengkar dengan beberapa orang didalam kemahnya dan
membunuh selusin dari mereka dengan tangan kosong. lalu dia lari kegunung dimana kau menemukan dia.
aku sedang memanah ketika aku melihat dia sedang melawan seekor harimau di tengah arus sungai. aku
membujuknya untuk bergabung dengan tentara ku dan aku merekomendasikan dia.”
“aku melihat dia bukanlah orang biasa” kata cao-cao, “dia tampak sangat tegap dan terlihat kuat serta
berani.”
“dia sangat berani ! dia membunuh seseorang untuk membalaskan dendam temannya dan membawa
kepalanya melewati seluruh pasar. ratusan melihat dia, tetapi tidak berani mendekat. senjata yang dia
gunakan saat ini berupa 2 kampak besar, yang masing-masing beratnya 1 2 0 pon dan dia menaiku kuda
dengan kedua senjata ini ditangan.”
cao-cao memerintahkan dian wei untuk membuktikan kemampuannya. lalu dian wei berkuda dan dia melihat
sebuah batang kayu besar sedang terombang-ambing karena angin dan akan segera jatuh. sekelompok tentara
sedang berusaha keras untuk membuatnya kokoh. lalu dia turun dari kuda dan berteriak kepada orang-orang
itu untuk minggir dan dia memegang batang itu dan menancapkannya ke dalam tanah hanya dengan satu
tangan. dan batang itu berdiri tegak walaupun angin bertiup kencang.
“ini adalah e lai lagi !” kata cao-cao.(note: e lai adalah seorang jendral didinasti zhou yang berkerja untuk
raja shang dan dia mempunyai kekuatan fisik yang tidak biasa.”

dia lalu memberikan dian wei posisi sebagai komandan penjaga markas utama dan dia juga memberikan dian
wei hadiah beruba jubah yang bagus dan kuda dengan sadel yang bagus.
cao-cao menyemangati orang-orang bijak agar dapat membantu dirinya dan dia memiliki penasehat yang
hebat untuk urusan sipil dan jendral pemberani didalam pasukannya. dia menjadi terkenal diseluruh dataran
timur.
sekarang ayah cao-cao, cao song tinggal di lang ye, dia bersembunyi di suatu tempat yang bebas dari
pergolakan dunia. cao-cao berharap dapat bertemu kembali dengannya. sebagai seorang anak yang berbakti,
cao-cao mengirim gubernur taishan, ying shao untuk mengawal ayahnya ke yan zhou. cao song membaca
surat dari anaknya dengan gembira dan keluarga itu siap untuk pindah. mereka ber 40 seluruhnya.
jalan mereka melalui daerah xu zhou dimana penjaga kekaisaran tao qian sangat tulus dan orang yang
menjunjung tinggi kebenaran berkuasa. dia telah lama ingin membangun hubungan baik dengan cao-cao
tetpai belum dapat menemukan momen yang tepat. mendengar keluarga cao-cao melewati daerahnya. tao
qian menyambut mereka dan memperlakukan mereka dengan baik sekali, membuat jamuan dan
menyenangkan mereka selama 2 hari. dan ketika mereka pergi, tao qian mengantarnya sampai perbatasan
daerahnya. lalu dia memerintahkan jendral zhang kai untuk mengantarnya lebih jauh dengan membawa 500
orang tentara.
seluruh rombongan mencapai sebuah desa bernama hua fei. saat itu adalah akhir musim panas dan sedang
masuk musim gugur dan saat itu mereka terhenti karena hujan yang lebat sekali dan satu-satunya tempat
untuk berteduh adalah sebuah kuil tua dan mereka segera pergi kesana. keluarga cao menempati ruang utama
dan pengantar mereka di ruang samping. pasukan yang mengantar kebasahan, marah dan tidak senang.
lalu zhang kai memanggil beberapa bawahannya dan berkata,”kita dulunya adalah pemberontak jubah kuning
dan menyerah pada tao qian karena tidak ada pilihan lain. kita tidak pernah mendapatkan banyak dari hal itu.
sekarang disini ada keluarga cao dan kita dapat menjadi kaya. kita akan menyerang tiba-tiba nanti malam dan
membunuh semuanya. lalu kita akan mendapat banyak harta dan kita akan lari kegunung.”
mereka semua setuju. badai lalu terus berlanjut sampai malam. cao song menanti dengan gelisah tanda-tanda
badai segera berlalu, dia tiba-tiba mendengar ada keributan diluar. adiknya, cao de mengeluarkan pedang dan
keluar untuk melihat apa yang terjadi. cao de langsung terbunuh. cao song menarik tangan salah satu
selirnya, keluar bersamanya dan mencari jalan dibelakang kuil untuk kabur. tetapi wanita itu tidak dapat
melewati celah kecil dibelakang kuil itu, jadi mereka berdua bersembunyi di belakang sebuah rumah kecil.
akhirnya mereka ditemukan dan dibunuh.
gubernur ying shao yang gagal menjaga keluarga cao-cao lalu lari kepada yuan shao. para pembunuh itu
kemudian lari keselatan sungai hui dengan hasil jarahan mereka setelah mereka membakar kuik tua itu.
beberapa pengawal yang berhasil lolos melaporkan hal ini pd cao-cao. ketika dia mendengar hal ini dia
langsung jatuh ketanah dan menangis sangat keras. mereka semua lalu membantunya berdiri.
dengan marah dia berkata, “orangnya tao qian telah membunuh ayahku. langit yang sama tidak dapat
menaungi aku dan dia. aku akan menhilangkan daerah xu zhou dari muka bumi ini. hanya dengan itu aku
dapat memuaskan balas dendamku.”
cao-cao meninggalkan pasukan berkekuatan 3 0.000 dibawah xun yu dan cheng yu untuk menjaga markas di
timur dan 3 kota utama yaitu juan cheng, fan xia dan dong jun. lalu dia dengan tentara yang lainnya pergi ke
xu zhou untuk membalas dendam ayahnya. xiaohou dun, yu jin dan dian wei bersama cao-cao memimpin
pasukan digaris depan. cao-cao memerintahkan seluruh penduduk dibunuh disetiap kota yang ditangkap.
sekarang gubernur jiujiang, bian rang adalah teman dekat dari tao qian. mendengar xu zhou terancam, bian
rang dengan 5000 tentaranya membantu tao qian. marah dengan tindakan ini cao-cao mengirim xiahou dun
untuk membunuh bian rang yang masih dalam perjalanan.

pada saat ini cheng gong yang berada di dong jun juga merupakan teman tao qian. mendengar cao-cao akan
menghancurkan dan membunuh seluruh penduduk, cheng gong lalu segera datang untuk menemui cao-cao.
mengetahui maksud kedatangan cheng gong, cao-cao tidak mau menemuinya. tetapi kemudian cao-cao
teringat dengan kebaikan yang dia pernah terima dari chen gong akhirnya dia mempersilahkan dia
menghadap.
chen gong berkata, “mereka berkata kau akan membalaskan dendam ayahmu di xu zhou, dan membunuh
seluruh penduduknya. aku datang untuk mengucapkan beberapa patah kata. pelindung kekaisaran tao qian
adalah orang baik. dia tidak pernah mencari keuntungan bagi dirinya sendiri atau mencelakai orang lain.
ayahmu menemui ajalnya ditangan zhang kau. tao qian tidak bersalah. dan penduduk lebih-lebih tidak
bersalah apa-apa dan untuk membunuh mereka adalah suatu kejahatan, aku mohon kau memikirkan hal ini.”
cao-cao membalas dgn marah,” kau pernah meninggalkan aku dan sekarang kau menemuiku untuk omong
kosong ini ! tao qian membunuh keluargaku, dan aku akan membelah jantungnya sebagai balas dendam. aku
bersumpah ! kau dapat berbicara denganku sebagai teman. aku akan tetap seperti ini seperti aku tidak
mendengar apapun.”
chen gong pergi dengan menghela napas.
dia berkata, “aku tidak dapat menemui tao qian dan melihat mukanya.”
lalu chen gong berkuda ke daerah chen liu dan memberikan jasanya buat gubernur zhang miao.
pasukan cao-cao melakukan pembalasan dendam dengan menghancurkan tempat yang dilewatinya dan
membunuh rakyat serta merusak makam. diantara kota-kota yang dihancurkannya ada sebuah kota kecil
yang berisi kaum pelajar, dikota itu sedang diadakan ujian tingkat daerah. yang menjadi juara daerah tahun
itu adalah zhuge jin. tetapi disaat yang sama, pasukan cao-cao masuk kedalam kota dan membakar serta
membantai seisi kota, keluarga zhuge yg ada didalam kota semunya terbunuh kecuali zhuge jin , zhuge liang
dan zhuge jun. saat itu zhuge laing berusia 1 2 thn. dia menyaksikan ayahnya tebunuh. zhuge liang, zhuge jin
dan zhuge jun berasal dari desa yang de di propinsi lang ye. setelah kejadian ini zhuge liang bersama jin dan
jun pergi ketempat paman mereka zhuge xuan dia daerah nan yang. zhuge liang akhirnya meninggalkan
bangku sekolah dan belajar ilmu tao untuk menenangkan dirinya dan dia mengucilkan diri di long zhong.
saat pembantaian ini terjadi adalah thn ke tiga masa pemerintahan kaisar xian (thn 193 m.)
ketika tao qian mendengar masalah ini, dia melihat kelangit dan berkata, “aku pasti telah berdosa sebelumnya
sehingga langit menghukum ku dan membawa petaka bagi rakyatku.”
dia memanggil semua bawahannya untuk berkonsultasi.
salah satu dari mereka cao bao berkata, “sekarang musuh telah ada didepan kita. kita tidak dapat duduk dan
diam saja. aku akan keluar dan melawan.”
tao qian dengan ragu-ragu mengirim tentara keluar. dari kejauhan dia melihat tentara cao-cao menyebar
sepajang cakrawala. diatas bendernya cao-cao menulis huruf besar sekali sehingga dapat dilihat dari jarak
jauh bertuliskan “balas dendam”.
ketika cao-cao telah tiba, cao-cao berpakaian putih untuk upacara kematian dan mengata-ngatai tao qian.
tetapi tao qian tidak terpancing, dan dia bersujud pada cao-cao dari atas bentengnya dan berkata, “aku
berharap dapat beteman denganmu tuan, dan aku mengirim zhang kai untuk mengawal keluargamu. aku
tidak tahu didalam hatinya pemberontak itu belum juga berubah. kesalahan ini bukan disebabkan karenaku
seperti yang engkau lihat.”
“kau keparat tua ! kau membunuh keluargaku dan sekarang kau berkata omong kosong ini !” kata cao-cao.
dan dia bertanya “siapakah yang akan mengambil kepala tao qian untukku ?”

xiahou dun maju kedepan. tao qian langsung masuk kedalam bentengnya dan cao bao keluar untuk melawan.
tetapi baru saja mereka mau berhadapan, tiba-tiba angin ribut turun ditempat itu dan debu serta kerikil
berterbangan dan membuat kacau tempat itu. kedua pasukan mundur ketempat masing-masing .
tao qian segera mundur kedalam kota dan mamanggil bawahannya.
“kekuatan cao-cao terlalu kuat bagi kita” kata tao qian,”aku akan menyerahkan diriku sebagai tawanan dan
biarkan dia melakukan apapun padaku sebagai balas dendamnya. aku mungkin dapat menyelamatkan
rakyatku.”
tetapi tiba-tiba ada orang yang berkata, “kau telah lama memerintah disini dan rakyat menyukaimu untuk
memerintah mereka. musuh memang kuat tetapi mereka tidak akan dapat menerobos tembok kita, tidak jika
rakyat ikut berjuang bersamamuu. aku punya rencana yang dapat membuat cao-cao mati ditempat dimana dia
tidak akan dapat dikuburkan.”
kata-kata yang berani ini mengejutkan ruang sidang dan mereka sangat ingin mengetahui rencana ini.
Dia adalah mi zhu yang berkata tahu bagaimana cara mengalahkan cao-cao. mi zhu lahir dalam keluarga
pedagang kaya di dong hai dan berdagang di luo yang. suatu hari dalam perjalanan pulang dari kota itu
didalam kereta kudanya, dia bertemu dengan wanita yang cantik sekali yang memohon padanya untuk ikut.
dia berhentu dan menyerahkan tempat duduknya keapdanya. wanita itu membagi tempat duduknya
kepadanya. mi zhu lalu duduk tetapi dia berusaha memberi jarak dan tidak melihat kearah wanita itu
sekalipun dan tetap bersikap sopan. mereka berpergian untuk beberap km jauhnya dan ditengah jalan wanita
itu berterima kasih dan turun.
sebelum wanita itu pergi dia berkata, “aku adalah dewi api dari dataran selatan. aku sedang dalam perjalanan
untuk melaksanakan perintah kaisar langit untuk membakar kediamanmu, tetapi kesopananmu dan
kebaikanmu telah menyentuh hatiku. sekarang aku peringatkan dirimu. cepatlah pulang, keluarkan hartamu
dan selamatkan keluargamu karena aku akan tiba nanti malam.”
lalu dia menghilang, mi zhu dengan cepat pulang dan segera memindahkan seisi rumah dan barang
berharganya. malam itu api menyala dari dapur dan membakar seluruh rumah. setelah ini mi zhu
menyerahkan hartanya bagi orang miskin dan yang membutuhkan. tao qian memberinya jabatan kepala
pengadilan.
rencana yang diusulkan mi zu adalah seperti ini,”aku akan pergi ke bei hai dan meminta gubernur kong rong
untuk membantu. yang lain harus pergi ke qing zhou dan meminta bantuan pelindung kekaisaran, tian kai.
kalau kedua pasukan ini melawan cao-cao maka dia pasti akan mundur.”
tao qian menyetujui rencana itu dan dia menulis 2 buah surat. dia bertanya siapa yang mau menjadi
sukarelawan untuk pergi ke qing zhou dan chen deng dari guangling mengajukan dirinya. mi zhu dan chen
deng keluar dari kota diam-diam pd malam hari dan tao qian serta yang lainnya berusaha bertahan semampu
mereka.
kong rong berasal dari qu fu di negara bagian lu. dia adalah generasi ke 2 0 dari guru besar konfusius(kong
fuzi). kong rong sangatlah pintar. ketika berusia 10 thn dia pergi untuk bertemu li ying, gubernur di he nan.
tetapi penjaga pintu tidak mengijinkannya masuk.
tetapi kong rong berkata, “aku adalah kerabat dekat menteri li ying” , lalu dia dipersilahkan masuk.
li ying bertanya pada kong rong ada hubungan apa antara keluarganya dan keluarga kong rong sehingga bisa
disebut “sangat dekat”.
anak itu menjawab, “leluhurku konfusius pernah bertanya pada leluhurmu lao zi mengenai upacara. jadi
keluarga kita telah mengenal satu sama lain untuk sekian banyak generasi.”

li ying terkejut mendengar jawaban anak ini.
kemudai menteri tinggi chen wei datang berkunjung yang dimana li ying menceritakan mengenai anak itu.
“dia adalah anak yang hebat” kata li ying menunjuk kepada kong rong.
chen wei menjawab, “tidak selalu anak yang pintar akan menjadi orang yang pintar ketika dewasa.”
kong rong lalu bertanya, “dengan apa yang baru saja kau katakan pak, kau tentu saja satu dari anak-anak
yang pintar itu.”
menteri dan gubernur, kedua nya tertawa mendengar jawaban itu dan berkata, “anak ini akan menjadi
bangsawan kelak.”
jadi dari kecil kong rong telah terkenal. sebagai seorang pemuda dia naik menjadi komandan pasukan
kekaisaran dan bertugas menjadi gubernur di bei hai, dimana dia sangat dikenal karena keramahannya. di
gedung kerjanya dia menulis dipilar-pilar gedung dengan tulisan ,
“biarkan ruanganku penuh dengan teman-teman. dan cangkirku penuh dengan arak. itu adalah yang ku suka.”
setelah 6 thn di bei hai seluruh penduduk mencintainya. ketika mi zhu tiba seperti biasa kong rong sedang
duduk bersama tamu-tamunya dan utusan segera dikirim untuk mengabarkannya. mi zhu lalu menghadap
dan kong rong bertanya apa keperluan mi zhu, mi zhu lalu menyerahkan surat dari tao qian yang
menceritakan cao-cao sedang mengepung xu zhou dan dia memerlukan bantuan.
lalu berkatlah kong rong,”tuanmu dan aku adalah teman baik dan kehadiranmu disini membuatku harus pergi
membantunya. tetapi aku tidak punya permusuhan dengan cao-cao, jadi aku akan menulis surat dulu untuk
cao-cao dan memohon dia untuk berdamai. jika dia menolak ajakanku maka aku akan menyiapkan
tentaraku.”
“cao-cao tidak akan mendengar usulan perdamaian. dia terlalu yakin dengan kekuatannya.” kata mi zhu.
kong rong tetap menulis surat dan pada saat yang sama juga memerintahkan tentaranya bersiap. pada saat ini
tiba-tiba pasukan pemberontak jubah kuning berjumlah kurang lebih 10.000 orang merampok dan menjarah
daerah bei hai. kong rong harus berurusan dengan mereka terlebih dahulu.
kepala pemberontak, guan hai, maju kedepan dan berkata, “aku tahu kota ini subur dan makmur. aku ingin
meminta 10.000 kereta berisi beras. berikan apa yg aku mau dan kami akan pergi. menolak dan kami akan
merobohkan tembok kota dan menghancurkan setiap mahluk hidup !”
kong rong berteriak balik, “aku adalah pelayan dari dinasti han, dipercayakan untuk menjaga tanah ini.
apakah kamu pikir aku akan memberi makan pemberontak ?”
guan hai mememcut kudanya dan mengayunkan pedangnya dan berkuda menuju depan. zong bao, salah satu
jendral kong rong, mengambil tombaknya dan keluar melawannya. tetapi setelah beberapa ronde, zong bao
terbunuh. lalu pasukan kong rong menjadi panik dan kembali kedalam kota untuk berlindung. pemberontak
lalu mengepung kota dari segala sisi. kong rong sangat terpukul atas kejadian ini dan mi zhu yang melihat
tidak ada harapan untuk sukses dalam misinya ini, sangat bersedih.
pemandangan dari tembok kota sangatlah menyedihkan karena pemberontak tak terkira banyaknya. suatu
hari ketika sedang berdiri ditembok kota, kong rong melihat satu orang dengan tombaknya berkuda melewati
pemberontak jubah kuning dan membantai mereka seperti rerumputan yang diterbangkan oleh angin.
tidak terlalu lama, orang itu sampai di pintu gerbang kota dan berteriak , “bukan gerbangnya !”
tetapi penjaga gerbang tidak mau membuka gerbang untuk seseorang yang tidak dikenal dan dalam
penantian itu tentara pemberontak mulai mendekati sipengendara kuda. tiba-tiba pengendara kuda itu

berputar dan menerjang mereka semua serta berhasil membunuh selusin dari orang-orang itu. hal ini
membuat pemberontak yang lain mundur ke belakang parit2. kong rong akhirnya memerintahkan untuk
membuka pintu gerbang dan membiarkan orang itu masul. setelah dia didalam, lalu orang itu turun dari kuda
dan memberi hormat pada gubernur kong rong.
“namaku adalah taishi ci dan aku berasal dari lai huang. aku sedang pulang kerumah kemarin dari daerah
utara untuk menemui ibuku dan aku mendengar kota mu dalam bahaya dari serangan pemberontak. ibuku
berkata kau telah sangat baik padanya dan bilang padaku bahwa aku harus membantumu. jadi aku pergi
sendirian ke sini dan disinilah aku sekarang.”
ini adalah berita yang menggembirakan, kong rong sudah mengetahui mengenai taishi ci sebagai petarung
yang hebat dan pemberani walaupu kedua nya tidak pernah bertemu. ketika taishi ci jauh dari kotanya, kong
rong merawat ibunya yang tinggal beberapa km dari kota, dengan penjagaan khusu darinya, dia memastikan
ibunya tidak kekurangan apapun. ini telah menarik simpati dari hati wanita itu dan dia mengirimkan putranya
sebagai tanda terima kasih.
kong rong menujukan penghargaanya dengan memperlakukan tamunya dengan sangat hormat, meberikannya
hadiah pakaian dan baju zirah, sadel, dan kuda.
lalu taishi chi berkata,”berikan aku 1000 tentara dan aku akan pergi keluar dan mengusir orang-orang ini.”
“kau adalah pendekar yang berani tetapi mereka terlalu bnyak, ini adalah masalah serius untuk keluar dan
berhadapan dengan mereka.” kata kong rong.
“ibuku mengirimku karena kebaikanmu pada nya. bagaiman aku dapat bertemu kembali dengannya bila aku
tidak menghentikan pengepungan ini ? aku lebih baik menang atau aku mati.”
“aku dengar liu bei adalah salah satu pahlawan didunia ini. kalau saja kita dapat meminta bantuannya, yang
aku tidak ragukan lagi dia pasti membantu, hanya saja siapakah yg dapat kita utus menemuinya ?”
“hmm…aku akan pergi begitu aku menerima surat darimu !”
lalu kong rong menulis surat untuk liu bei dan memberikannya untuk taishi ci.
taishi ci memakai baju zirahnya, naik kekudanya dan mengambil busur serta anak panah serta membawa
tombaknya. dia keluar kota sendirian.
didepan parit, para pengepung kota berkumpul dan mereka segera menghalangi jalan taishi ci. tetapi taishi ci
langsung menerjang mereka dan membunuh beberapa lusin dari mereka dan akhirnya berhasil keluar dari
kepungan.
guan hai yang melihat hal ini geram dan berkata, “monster apakah dia sehingga bisa masuk dan keluar kota
seenaknya seperti kita ini hanyalah patung !!!”, dia lalu mengirimkan orang untuk mengikutinya. dan guan
hai menyuruh mereka untuk mengepug taishi ci. taishi ci yang sadar dirinya diikuti dan dalam formasi yang
mengepungnya. lalu sambil berkuda, taishi ci mengikat tombaknya, mengambil busur dan menembakan
panahnya. lalu satu demi satu pasukan pengejarnya berjatuhan, melihat hal ini para pengejarpun tidak berani
mengikutinya lagi.
akhirnya dia sampai di tempat liu bei di ping yuan dan setelah memberi hormat lalu dia menyampaikan
keadaan kong rong dan menyerahkan surat pada liu bei.
“dan siapakah dirimu ?” tanya liu bei.
“aku taishi chi dari lai huang. aku tidak ada hubungan apapun dgn kong rong tetapi karena ibuku aku mau
berbagi duka dan ketidakberuntungan dengan dirinya. pemberontak jubah kuning telah mengepung kotanya

dan dia tidak dapat meminta bantuan siapapun lagi, kehancuran kotany sudah sangat dekat. karena itu dengan
perintahnya aku memberanikan diri melintasi semua bahaya dan kesini untuk memohon bantuanmu, aku
mohon tuan mau menolongnya.”
liu bei tersenyum dan menghela napas dan berkata, “dan apakah dia tahu bahwa ada liu bei didunia ini ?”
lalu liu bei bersama dengan guan yu dan zhang fei, membawa 3 .000 tentara dan pergi untuk melawan
pemberontak yang mengepung ktoa. ketika pemimpin pasukan pemberontak guan hai melihat pasukan yang
baru tiba ini, dia langsung melawan mereka, berpikir bahwa dia dapat segera menghancurkan pasukan kecil
ini.
3 bersaudara dan taishi ci berada di barisan paling depan dari pasukan mereka. guan hai segera maju
kedepan, taishi ci telah siap melawan tetapi guan yu telah maju didepannya. dia maju kedepan dengan
kudanya dan kedua orang ini bertarung. pasukannya berteriak memberi semangat. setelah beberapa jurus saja
akhirnya golok naga hijau guan yu mendarat di badannya dan dia jatuh.
ini adalah tanda bagi zhang fei dan taishi ci untuk ikut ambil bagian. dengan tombak mereka masing-masing ,
mereka menerjang maju dan liu bei bersama pasukan ikut maju. gubernur ayng melihat bala bantuan telah
datang dan membantai pemberontak seperti harimau memangsa kawanan lembu. tidak ada yang dapat
menahan mereka dan dia mengirim pasukanya sendiri untuk bergabung dalam pertempuran. jadi
pemberontak terkepung diantara 2 pasukan. pasukan pemberontak akhirnya dapat dipatahkan dan banyak
pasukannya yang menyerah, yang lainnya melarikan diri kesegala penjuru.
perjamuan disiapkan untuk merayakan kemenangan ini. mi zhu diperkenalkan pada liu bei. mi zhu
menceritakan kejadian yang dialamai tao qian.
liu bei berkata, “tao qian adalah orang yang baik dan memiliki integritas tinggi. dan sangat menyedihkan
apabila dia harus menderita akibat kesalahan orang lain.”
“kau adalah masih famili kekaisaran” kata gubernur kong rong,”dan cao-cao ini melukai orang-orang ,
seorang kuat yang menggunakan kekuatannya untuk bertindak sewenang-wenang. kenapa tidak ikut
denganku dan menolong yang tertindas ?”
“aku tidak dapat menolak tetapi pasukanku lemah dan aku harus bertindak hati-hati.” kata liu bei.
“walaupun keinginanku untuk menolong karena persahabtanku dengan dia tetapi juga karena rasa kebenaran.
i rasa hatimu juga memiliki rasa kebenaran itu bukan ?” kata kong rong.
liu bei berkata, “jika memang begitu, kau pergi dahulu dan berikan aku waktu untuk menemui gongsun zan
untuk meminta pinjaman pasukan dan kuda. aku akan segera datang.”
“kau tidak akan melanggar janjimu bukan ?” kata sang gubernur.
“orang macam apa kau kira aku ini ?” kata liu bei,”kata orang bijak, ‘kematian adalah suatu hal yang umum;
orang yg tidak jujur tidak akan dapat mengatur dirinya’, apakah aku akan mendapatkan pinjaman tentara atau
tidak, aku pasti akan datang.”
lalu rencana itu disetujui. mi zhu kembali lebih dahulu dan kong rong menyiapkan pasukannya untuk
ekspedisi kali ini.
taishi ci memohon pamit, “ibuku memohon aku untuk datang membantumu dan sekarang kau telah selamat.
surat datang dari atasanku liu yao, penjaga kakaisaran dari yang zhou, aku harus segera datang. aku harap
akan dapat menemui lagi .”
kong rong ingin memberikan hadiah bagi taishi ci, namun taishi ci menolak dan segera pergi.

ketika dia bertemu dengan ibunya, ibunya sangat senang dan berkata, “aku sangat senang kau dapat
membuktikan balas budimu !”
setelah ini taishi ci berangkat ke yang zhou.
liu bei pergi ke tempat sahabatnya gongsun zan dan menceritakan keperluannya untuk membantu daerah xu
zhou.
“cao-cao dan kau bukanlah musuh. kenapa kau mengorbankan dirumu demi orang lain?” kata gongsun zan.
“aku telah berjanji” jawab liu bei,” dan aku tidak akan mengingkarinya.”
“aku akan meminjamkanmu 2 .000 pasukan kuda dan infantri terbaikku.” kata gongsun zan.
“juga, aku ingin meminjam jasa zhao zhao yue.” kata liu bei.
gongsun zan menyetujui hal ini juga. mereka berangkat, pasukan liu bei dipimpin oleh guang yu dan zhang
fei berada didepan sedangkan pasukan yang dia pinjam dipimpin zhao zhao yue berada dibelakang.
mi zhu yang kembali mengatakan bahwa kong rong telah setuju untuk membantu dan juga telah membawa
liu bei dan pasukannya. chen deng yang jg telah kembali melaporkan bahwa tian kai setuju unutk membantu.
kedua berita ini dapat menenangkan hati tao qian.
tetapi kedua pemimpin itu walaupun telah berjanji membantu, berkemah cukup jauh diperbukitan karena
takut terlalu dekat dengan pasukan cao-cao. cao-cao tahu mengenai kedatangan mereka dan membagi
pasukannya untuk melawan mereka. sehingga menunda penyerangan kota.
pada saat ini liu bei datang menemui kong rong dan berkata, “pasukan musuh sangat kuat dan cao-cao sangat
ahli dalam urusan perang. kita harus berhati-hati. mari kita melakukan pengintaian dan sebelum melakukan
tindakan.”
“apa yang aku takutkan adalah kelaparan didalam kota” kata liu bei, “mereka tidak akan dapat bertahan
terlalu lama, aku akan menaruh pasukanku dalam komandomu, sementara aku dan zhang fei akan mencoba
menerobis masuk kota untuk menemui tao qian untuk berkonsultasi dengannya.”
kong rong menyetujui hal ini, lalu dia dan tian kau mengambil posisi membentuk fromasi “tanduk banteng”
semetara guan yu dan zhao zi long berada disisi-sisinya untuk membantunya.
Ketika liu bei dan zhang fei serta 1000 tentaranya menerjang melewati pasukan cao-cao. mereka hampir
berhasil mencapai sisi benteng tetapi tiba-tiba bunyi genderang perang bertabuhan dan keluarlah yu jin.
yu jin lalu berkata,”kalian adalah orang gila mau menerobos pasukan ini, kalian kira kalian akan kamana ?”
zhang fei yang mendengarnya langsung marah dan dia langsung memacu kudanya kearah yu jin. mereka
bertarung beebrapa jurus dan liu bei yang mengeluarkan pedang kembarnya langsung berusaha menerobos
lagi bersama tentaranya dan akhirnya mereka berhasil menerobos kepungan musuh itu. zhang fei yang ada
dibelakangnya tidak dapat dihalangi oleh pasukan yu jin yang ketakutan melihat zhang fei yang besar dan
sangar itu.
akhirnya mereka sampai di depan gerbang benteng dan setelah mereka masuk kedalam kota. liu bei langsung
disambut dan sebuah perjamuan diadakan untuknya. pasukannya juga di jamu.
tao qian sangat senang dengan liu bei, dia menyukai semangat liu bei. tao qian memerintahkan mi zhu untuk
mengambil stempel dan lambang jabatannya. tetapi liu bei sangat terkejut.

“apakah maksud semua ini ?” kata liu bei.
tao qian berkata,”sekarang banyak masalah diseluruh penjuru negeri dan perintah kaisar sepertinya sudah
tidak ada lagi. anda, tuan adalah masih keluarga kaisar dan sangat tepat untuk membantu dan menolong
kekaisaran. aku sudah tua dan tidak mampu berbuat banyak dan aku ingin pensiun. aku berharap kau tidak
menolak, aku akan melaporkan tindakan ku ini kepada istana.”
liu bei langsung bersujud dihadapan tuan ruah dan berkata, “aku mungkin masih keluarga kaisar, tetapi jasa
ku masih kecil dan kurang bijaksana. aku meragukan bahwa aku adalah orang tepat dan hanya karena aku
merasa adalah hal yg benar untuk membantumu makanya aku datang kesini. untuk mendengan kata-kata
seperti tadi membuatku ragu, tentu anda mengira ada keserakahan dalam hatiku. biarkan langit
menghukumku bila aku berpikir seperti itu !”
“ini benar-benar harapanku ” kata tao qian.
tao qian terus dan terus memaksa untuk menyerahkan xu zhou pada liu bei tetapi liu bei terus menolak.
didalam kekacauan itu, datanglah mi zhu dan berkata, “musuh telah mencoba menembus tembok kota dan
sesuatu harus segera dilakukan. masalah ini dapat menunggu hingga keadaan benar-benar tenang.”
kata liu bei, “aku akan menulis surat pada cao-cao dan memohon padanya untuk melepaskan pengepungan,
jika dia menolak maka kita akan menyerangnya.”
pesan itu sampai kepada cao-cao ketika mereka sedang rapat. surat itu dibawa dan diserahkan pada cao-cao.
ketika dia membuka dan membacanya ternyata surat itu dari liu bei.
surat itu berbunyi,
“sejak kita bertemu dahulu, takdir telah memberikan pada kita tempat yang berbeda didunia ini dan aku
belum dapat memberi hormat padamu. tersentuh oleh kematian ayahmu, itu karena kebiadaban zhang kai dan
bukan salah tao qian. sekrang ketika sisa-sisa tentara pemberontak jubah kuning masih mengganngu negeri
ini dan pengikut-pengikut dong zhuo masih menguasai ibu kota, aku harap kau, tuan yang mulia, dapat
mempertimbangkan kepentingan istana dibandingkan dengan kepentingan pribadi dan oleh karena itu
mundurkanlah pasukanmu dari xu zhou untuk menyelamatkan negara. tindakan seperti itu akan merupakan
kebahagiaan bagi kota ini dan bagi seluruh kekaisaran.”
cao-cao merobek surat itu dan berkata,”siapakah liu bei ini berani menulis dan menghinaku ? “
cao-cao memerintahkan agar utusan itu dihukum mati dan menyuruh meningkatkan pengepungan.
tetapi guo jia berkata, “liu bei telah datang dari jau untuk membantu tao qian dan dia mencoba untuk
bertindak sopan sebelum menggunakan kekuatan. aku harap tuanku, balaslah surat ini dengan kata-kata halus
dam biarkan hatinay merasa aman. lalu seranglah dengan kekuatan penuh dan kota akan jatuh.”
cao-cao melihat saran ini bagus, lalu dia mengampuni utusan itu dan menyuruhnya menunggu untuk
membawa surat balasan.
ketika hal ini sedang berlangsung, seekor penunggang kuda datang membawa berita kurang baik, “lu bu
menyerang yan zhou dan sekarang menduduki pu yang. ke3 daerah — juan cheng, fan xia dan dong jun
sedang diserang !”
ketika li jue dan guo si menyerang ibu kota, lu bu kabur ketempat yuan shu. tetapi yuan shu menolak
menerimanya. lu bu lau pergi ke yuan shao yang merupkan saudara yuan shu. yuan shao menerimanya dan
menggunakanya untuk menyerang zhang yan dia changshan. tetapi keberhasilan lu bu membuatnya terlalu
bangga. dan sifat sombongnya mengesalkan jendral lain dibawah yuan shao, yuan shao sedang akan
memerintahkan hukuman mati baginya,

tetapi lu bu telah pergi dan mengabdi pada zhang yang, gubernur
shangdang yang mau menerimanya

pada saat ini pang shu, yang bersembunyi dan melindungi keluarga lu bu di chang an, mengembalikan
mereka padanya. hal ini mengakibatkan kemarahan li jue dan guo si sehingga mereka menghukum mati pang
shu dan menulis surat pada pelindung lu bu akan melakukan tindakan yang sama pada mereka. untuk
menghindari ini lu bu pergi lagi dan kali ini dia mengikuti zhang miao, gubernur chen liu.
lu bu tiba pada saat adik zhang miao, zhang chao memperkenalkan chen gong.
chen gong berkata pada zhang miao, “keruntuhan kekaisaran telah dimulai dan para panglima perang telah
mengambila apapun yang dapat mereka kuasai. sangat aneh apabila tuankum dengan keuntungan populasi
penduduk yang besar dan persediaan makanan yang banyak tidak berusaha memerdekakan diri. cao-cao telah
melakukan ekspedisi ke timur dan meninggalkan daerah tidak terjaga. lu bu merupakan salah satu pendekar
paling hebat pada saat ini dan jika kalian berdua menyerang dan mendapatkan yan zhou maka kita dapat
menjadikannya batu pondasi kekuasaan kita.”
zhang miao sangat senang mendengarnya. dia memerintahkan untuk menyerang dan segera lu bu merebut
wilayah yan zhou dan sekitarnya, semua tetapi tinggal 3 kota– juan cheng, fan xia dan dong jun yang
dipertahankan mati-matian oleh xun yu dan cheng yu. sepupu cao-cao, cao ren telah bertempur berulangulang tetapi selalu dapat dikalahkan dan utusanpun dikirim agar segera dapat memberikan bantuan.
cao-cao langsung merasa gelisah, “jika daerahkun sendiri hilang, aku tidak mempunyai rumah untuk kembali
! aku harus segera melakukan sesuatu .”
“hal yang terbaik adalah menjadi teman liu bei dan kembali ke yan zhou” kata guo jia.
lalu cao-cao menulis surat pada liu bei dan memberikannya pada utusan yang menunggu dan cao-cao pun
memerintahkan pasukannya untuk membongkar kemah dan mundur. berita mengenai pasukan musuh yang
mundur sangat menyenangkan tao qian yang lalu mengadakan pesta dan perjamuan sebagai ucapan terima
kasihnya.
ketika perjamuan berakhir, dia meneruskan dengan permintaanya untuk pensiun dan menyerahkan kekuasaan
pada liu bei.
menempatkan liu bei pada kursi kehormatan, tao qian bersujud dihadapannya dan lalu berkata dihadapan
yang hadir, “aku tua dan lemah, kedua anakku tidak memiliki cukup kemampuan untuk memegang tanggung
jawab dan jabatan tinggi ini. liu bei adalah masih keturunan keluarga kaisar. dia memiliki kebajikan dan
bakat. aku memberikan kekuasaan kepadanya untuk memrintah daerah ini dan kepadanya lah aku akan
pensiun untuk merawat kesehatanku ini.”
liu bei menjawab, “aku datang atas permintaan gubernur kong rong, karena itu adalah hal yang benar untuk
dilakukan. xu zhou telah aman, tetapi jika aku mengambilnya, pasti seluruh dunia akan mengatakan aku pria
licik.”
mi zhu berkata, “kau tidak boleh menolaknya, dinasti han sedang runtuh dan ini adalah saatnya untuk
mengembalikan kajayaanya. daerah ini adalah daerah subur dan kaya, populasinya cukup besar dan kau
adalah orang yang tepat untuk memerintah daerah ini.”
“tetapi aku tidak dapat menerimanya.” kata liu bei.
“penjaga kekaisaran sedang sangat menderita.” kata chen deng, “dan tidak dapat mengurusi semua
permasalahan, kau tidak boleh menolak tuan.”
kata liu bei, “yuan shu berasal dari keluarga yang berkuasa, yang telah memegang jabatan tinggi di negara
selama 4 generasi. banyak orang yang menghormati dirinya, mengapa tidak mengundangnya untuk tugas ini ?”

“karena yuan shu hanya seorang mayat berjalan dari kuburannya yang gelap, dan namanya tak layak untuk
disebut. ini adalah kesempatan dari langit dan kau akan menyesal jika melewati kesempatan ini.” kata kong
rong.
tetepi liu bei tetap menolaknya.
tao qian membujuk sambil mengeluarkan air mata, berkata, “aku akan mati jika kau meninggalkanku dan
tidak akan ada orang yang akan menutup mataku.”
“kakak, kau harus menerima permohonan ini” kata guan yu.
“kenapa ribut sekali ? ” kata zhang fei, “kita tidak merebutnya, ini adalah harapannya untuk memberikan
kepada kakak, lebih baik diterima dan semua dapat tidur dengan tenang malam ini.”
“kalian semua memaksaku melakukan sesuatu yang salah.” jelas liu bei.
melihat liu bei tidak dapat dibujuk, tao qian berkata, “karena kau telah mengeraskan hatimu, mungkin kau
mau menetap di xiao pei. itu hanya sebuah kota kecil, tetapi disana kau dapat menjaga dan mengawasi
daerah ini.”
mereka semua satu suara berharap liu bei menerima, lalu liu bei pun akhirnya menyetujui. pesta kemenangan
sekarang berakhir, waktunya untuk mengucapkan selamat jalan. ketika zhao zilonog berpamitan, liu bei
memegang tangannya dan ketika dia pergi, air mata turun dari wajah liu bei. kong rong dan tian kai juga
berpamitan dan kembali ke daerah masing-masing .
ketika liu bei dan saudaranya memasuki kota xiao pei, pertama yang mereka lakukan adalah memperbaiki
pertahanan mereka dan mereka menenangkan penduduk.
pada saat ini cao-cao sedang memimpin 100.000 pasukannya untuk kembali kedaerahnya. saat ini terjadi
adalah thn ke 4 masa pemerintahan kaisar xian (thn 194 m).
cao ren segera menyambut dan bertemu dengan cao-cao dan memberitahukan padanya, “lu bu sangat kuat
dan dia mempunyai chen gong sebagai penasehat. yan zhou sudah dapat dikatakan telah kalah kecuali ke 3
daerah yang oleh xun yu dan cheng yu dipertahankan mati-matian.
cao-cao berkata,” aku mengakui lu bu sebagai orang yang pemberani tetapi tidak lebih. dia tidak pintar
menggunakan taktir, jadi kita tidak perlu terlalu takut padanya.”
lalu dia memerintahkan untuk membuat perkemahan dan pertahanan yang kuat dan berdiskusi dengan
penasehatnya untuk membuat rencana.
lu bu yang mengetahui cao-cao telah kembali memanggil 2 bawahannya, xue lan dan li fan. kepada mereka
diserahkan tugas untuk mempertahankan kota yan zhou, berkata “aku telah lama menunggu kesempatan
untuk menggunakan kemampuanmu. sekarang aku memberimu 10.000 tentara, dan kau harus
mempertahankan kota, sementara aku pergi dan menyerang cao-cao.”
mereka menerima tugas itu.
tetapi chen gong, ahli strategi lu bu, datang terburu-buru dan berkata, “jendral, kau akan pergi kemana ?”
“aku akan pergi ke kemah pasukanku di pu yang, untuk menyusun formasi perang.”
“kau membuat kesalahan,” kata chen gong, ” kedua orang yang telah kau pilih untuk mempertahankan kota
ini tidak akan mampu menjalankan tugasnya. di selatan 60 km jauhnya ada sebuah jalan berliku menuju
gunung taishan, ini adalah posisi yang menguntungkan dimana kau harusnya menaruh orang-orang

terbaikmu disana untuk melakukan serang tiba-tiba. cao-cao akan segera kembali apabila dia mendengar hal
ini. jika kau serang ketika 1/ 2 pasukannya telah melewati tempat ini, kau akan dapat menangkapnya.”
kata lu bu, “aku akan menduduki pu yang dan melihat apa yang terjadi kemudian. bagaimana kau dapat
mengetahui rencana besarku ?”
di pu yang ketika chen gong mendengar musuh mendekat, dia berkata, “musuh akan kelelahan setelah
perjalanan jauh, seranglah secepatnya sebelum mereka mempunyai waktu untuk beristirahat.”
lu bu menjawab, “aku, seorang diri denga kudaku, tidak takut apapun juga. aku datang dan pergi sesukaku.
pikirmu aku takut pada cao-cao ini ? biarkan dia membangung kemahnya. aku akan mengurusnya setelah
itu.”
sekarang cao-cao telah mendekati pu yang dan dia membangun kemah. keesokan harinya dia memimpin para
jenderal-jenderalnya dan menempatkan mereka dalam formasi perang didataran terbuka. cao-cao
memperhatikan musuhnya yang tiba dan menyiapkan formasi mengepung.
lu bu ada dibarisan paling depan diikuti oleh ke 8 jendralnya yang semuanya orang-orang kuat. zhang liao
dari mayi, hao meng, cao xing dan cheng lian, zang ba dari hua ying, wei xu, song xian dan hou cheng.
mereka semua memimpin 50.000 tentara totalnya.
cao-cao menunjuk pada musuhnya dan berkata, “kau dan aku tidak punya permusuhan, kenapa kau
menyerang daerahku ?”
” kota-kota han adalah milik semua orang. apa yg membuat daerah ini menjadi milikmu ? ” kata lu bu.
berkata seperti itu lu bu memerintahkan zang ba untuk maju dan menantang duel. cao-cao memerintahkan
yue jin untuk maju dan melawan. kedua kuda itu mendekat dan kedua tombak itu saling menyrang lawannya.
mereka telah berduel sekitar 3 0 jurus dan tidak ada yang menang. lalu xiahou dun maju untuk membantu
rekannya dan zhang liao juga maju membantu rekannya. dan mereka ber 4 bertarung.
lu bu yang marah lalu menerjang maju dengan kudanya ketempat mereka ber 4 bertarung. melihatnya
mendekat yue jing dan xiahou dun langsung kabur tetapi lu bu tetap mengejar mereka dan diikuti seluruh
pasukannya. cao-cao mundur sejauh 10 km dan hari itu dia menderita kekalahan.
cao-cao memanggil bawahannya untuk membahas masalah ini dan yu jin berkata, “dari bukit diatas aku
dapat melihat kemah musuh di sebelah barat pu yang. mereka hanya ada sedikit orang didalam kemah itu.
dan setelah kemenangan hari ini, kemah itu tidak akan dijaga. mari kita serang dan jika kita bias merebut
kemah ini, kita dapat memberikan rasa takut bagi pasukan lu bu. ini adalah rencana terbaik kita.”
cao-cao juga berpikir begitu, dia dan 6 jendral lainnya–cao hong, li dian, mao jie, lu qian, yu jin dan dian
wei– dan 2 0.000 pasukan berkuda dan infantri pergi diam-diam melewati jalur rahasia menuju kemah lu bu.
didalam kemahnya lu bu sedang bergembira atas kemenangan hari itu, ketika chen gong mengingatkannya
dan berkata, “kemah disebelah barat sangat penting, dan itu mungkin akan diserang.”
tetapi lu bu membalas, “musuh tidak akan berani menyerang setelah kekalahan hari ini.”
“cao-cao adalah komandan yang hebat,” balas chen gong, “kau mesti waspada,jika tidak dia akan menyerang
titik terlemah kita.”
lalu rencana dibuat untuk mengatur pertahanan. jendral gao shun, wei xu dan hou cheng diperintahkan untuk
membawa pasukan dan berjaga di kemah sebelah barat

pada subuh hari cao-cao telah sampai dikemah musuh dan melakukan serang tiba-tiba dari empat penjuru.
pasukan yang bertahan tidak dapat menahan laju mereka. semuanya kabur kesegala arah, dan kemahnya
berhasi direbut. tiba-tiba pasukan yang dikirim untuk mempertahankan kemah tiba, cao-cao langsung maju
kearah mereka dan melihat gao shun. pertempurang dilanjutkan lagi hingga hari mejelang sore. pada saat itu
bunyi genderang perang terdengar disebelah barat dan ada yg melaporkan padanya bahwa lu bu memimpin
pasukannya sendiri. cao-cao langsung memerintahkan pasukannya mundur.
gao sun, wei xu dan hou cheng mengejarnya, sementara lu bu menutup rute pelariannya. 2 jendral cao-cao yu
jin dan yue jing, menyerang pasukan lu bu tetapi tidak dapat menembusnya. cao-cao pergi lewat utara, tetapi
dari belakang bukit keluarlah zhang liao dan zang ba untuk menyerang. lu qian dan cao hong melawan kedua
orang itu. cao-cao pergi melewati jalur barat, disini dia bertemu dengan hou meng, cao xing, cheng liang dan
song xian.
pertarugan hidup dan mati terjadi, cao-cao menerjang masuk kedalam pasukan musuh. panah berterbangan
diantar mereka dan mereka tidak dapat keluar dari kepungan tentara musuh.
cao-cao yang sudah terdesak dan ketakutan berteriak, “siapa yang dapat menyelamatkan aku ?”
lalu dari jauh, ada orang berkuda yang menerjang maju membawa 2 kampak besar membuka jalan bagi
tuannya. disepanjang jalan yang dia lewati banyak mayat terbelah menjadi 2 atau mayat dengan tubuh
terkoyak-koyak. banjir darah terjadi disepanjang jalur yang dia lewati, padahal dia hanya seorang diri
.melihat hal ini pasukan musuh menjadi gentar, ketika mendekati cao-cao dia berkata, “jangan takut tuanku
!!!”
dian wei melompat dari kudanya, membuang kampak tangannya dan mengambil kampak perang yang besar
yang dia pegang dengan kedua tangannya. berkata kpd pasukan cao-cao disitu dia bilang, “ketika musuh
berjarak 10 langkah dariku, teriaklah kepadaku.”
lalu dia berlari maju, menerobos musuh dan tidak perduli pada panah yang berterbangan disekitarnya.
pasukan kuda lu bu mengikutinya dan ketika mereka mendekat. pasukannya berteriak, “10 langkah !!!”
“5, lalu teriaklah lagi !!”
“5 langkah !!!!” teriak pasukannya.
lalu dian wei segera membalik badannya dan mengayunkan kampaknya yang besar. seketika itu juga kuda
dari pengejarDuanya terbelah menjadi 2 dan penunggannya berjatuhan.
setelah membunuh 10 atau lebih, para pengejarnya melarikan diri dan dian wei lalu menaiki kuda yang ada
disitu. dia membacok kesegala arah dan tidak ada yang dapat menghalangi. satu demi satu pasukan yang
dilewatinya tumbang dan dia berhasil membawa cao-cao keluar dari kepungan. cao-cao dan jendralnya
kembali kekemah mereka.
tetapi ketika malam tiba, lu bu datang menyerang.
“cao-cao , kau pemberontak , jangan lari !!!” teriak lu bu.
semua terdiap dan melihat satu sama lain. pasukan cao-cao kelelehan dan kuda-kuda mereka jg sama.
ketakutan melanda pasukan cao-cao dan mereka mencari tempat perlindungan.
cao-cao mengambil kembali yan zhou dari lu bu
pada bab terdahulu di ceritakan cao-cao yang sedang dalam keadaan bahaya. tetapi bantuan datang. xiahou
dun bersama 3 0.000 tentara datang dan melawan lu bu sampai fajar menyingsing. hujan turun dengan sangat
derasnya dan karena pasukan lu bu adalah pasukan berkuda maka mereka harus mundur. ketika hari telah

terang kembali, cao-cao berhasil kembali kekemah utama mereka. dia menghadiahkan dian wei dengan
sangat royal dan menaikan jabatannya.
ketika lu bu mencapai kemahnya kembali, dia memanggil penasehatna chen gong. lalu chen gong
mengusulkan stretegi baru.
dia berkata, “di pu yang ada seorang keluarga kaya dan terkenal. namanya adalah tian, keluarga mereka
berjumlah ribuan orang, cukup untuk memenuhi sebuah desa. suruhlah satu orang ini untuk pergi ke cao-cao
dan berpura-pura membawa surat rahasia yang menceritakan mengenai kekejamanmu dan kekesalan rakyat
terhadap dirimu dan mereka semua menginginkan untuk menyingkirkan dirimu. dan sebarkan berita juga
bahwa hanya gao shun yang menjaga kota dan mereka akan menolong siapa saja yang bisa membantu
mereka. lalu musuh kita cao-cao akan terpancing masuk kedalam kota, dan kita akan menghancurkan dia
dengan menggunakan api atau serangan tiba-tiba. kemampuannya mungkin cukup hebat untuk mengatur
jagad raya tetapi dia tidak akan lolos.”
lu bu setuju dengan usul ini dan dia mengatur agar keluarga tian mengirim orang untuk menyampaikan surat
ini.
setelah kekalahan ini, cao-cao tidak dapat menentukan apa tindakan selanjutny. dengan tibanya surat rahasia
itu, cao-cao langsung bersuka cita.
isi surat itu :
“lu bu telah mengarahkan pasukannya ke li yang. pertahanan kota lemah, kau harus menyerang secepatnya
dan kami akan membantu dari dalam. ikuti tanda bendera putih”
“langit akan memberiku pu yang !” kata cao-cao dgn senangnya.
lalu dia menghadiahkan utusan itu dan mulai melakukan persiapan.
lalu datang liu ye dan berkata, “lu bu bukanlah ahli strategi, tetapi chen gong penuh dengan tipu daya. aku
khawatir ada kebohongan didalam surat itu dan kau harusberhati-hati . jika kau akan pergi, masuklah kekota
itu hanya dengan 1/ 3 pasukan dan tinggalkan sisanya diluar kota sebagai cadangan.”
cao-cao setuju untuk berhati-hati. dia pergi ke pu yang, dimana dia melihat seorang pria mengobarkan
bendera putih, dia melihat bendera itu digerbang barat. hatinya dipenuhi perasaan gembira.
hari itu hampir tengah malam, gerbang kota dibuka dan kedua pasukan tampil seperti akan berperang. gao
shun, komandan garis depan dan hou cheng, komandan garis belakang. cao-cao memerintahkan jendralnya,
dian wei untuk menghadapi mereka. tetapi perang tidak berlangsung lama dan pasukan gao shun dan hou
cheng kembali kedalam kota. dengan tindakan ini pasukan dian wei telah dipaksa mengejar hingga kedekat
jembatan gantung. dari dalam kota beberapa prajurit telah lari dan kabur keluar kota.
kepada cao-cao mereka menyerahkan surat, “signal untuk menyerang akan kami berikan dengan memukul
gong pada jam 1. ini adalah waktu untuk menyerang dan jembatan serta gerbang akan kami buka.”
lalu cao-cao memerintahkan xiahou dun untuk membawa pasuknnya ke sebelah ke kiri dan cao hong
kesebelah kanan. cao-cao memimpin pasukan utama dan bersama xiahou yuan, li dian dan yue jing masuk
kedalam kota.
li dian mengingatkan kepada tuannya. “tuanku , kau harus berada diluar kota dan biarkan kami masuk lebih
dahulu.”
tetapi cao-cao memerintahkanny untuk diam dan berkata, “jika aku tidak maju, lalu siapa yang akan maju ?”

dan seperti yang direncanakan, ketika dia mendekati gerbang barat, dia mendengar suara gong dan gerbang
dibuka. cao-cao lalu memacu kudanya maju dan masuk kedalam kota.
ketika dia sampai di kediaman gubernur, dia memperhatikan jalanan sangat sepi dan tidak ada siapa-apa. saat
itu dia tahu dia telah masuk dalam perangkap. berputar kebelakang dia berteriak kepada para prajuritnya
untuk mundur. lalu bunyi petasan memecahkan keheningan dan muncul pasukan dari berbagai arah dari
tempat persembunyian mereka sambil berteriak. gong dan genderang bertabuhan seperti air sungai yang
jatuh dan laut yang mendidih. dari 2 arah timur dan barat datang 2 pasukan yang siap menyerang, dipimpin
oleh zhang liao dan zang ba.
cao-cao memacu kudanya ke utara kota untuk mencari jalan. tetapi disana telah menunggu hou cheng dan
gao shun. jendral cao-cao, dian wei dengan mata melotot dan tampak menyeramkan, menerobos pasukan
musuh dan berhasil keluar dengan musuh mengikutinya.
Tetapi ketika dian wei sampai dijembatan gantung, dia melihat belakangnya dan kehilangan tuannya. dian
wei berbalik dan menghajar semua yang menghalanginya. ketika dipersimpangan jalan ditengah kota dia
melihat li dian.
“dimana tuan kita ?” tanya dian wei.
“aku juga sedang mencari dia !” kata li dian.
“cepat ! cari bantuan dari luar ” teriak dian wei, “aku akan mencarinya !”
lalui li dian secepatnya keluar dan mencari bantuan, dian wei seperti beruang lepas, mengamuk disepanjang
jalan dan membantai setiap musuh yang ditemuinya. dia mencari kesegala arah untuk menemukan cao-cao.
karena tidak ditemukan dian wei lalu menerobos kepungan musuh untuk keluar dari kota, ditengah jalan dian
wei bertemu yue jing dan bertanya dimanakan cao-cao.
“aku telah keluar masuk kota sebanyak 2 kali mencari dirinya, tetapi tidak dapat menemukan dirinya !” kata
dian wei.
“mari kita masuk bersama ” kata yue jing.
mereka menuju gerbang kota yang lain, tetapi bunyi suara ledakan petasan dan api yang berkobar dimanamana membuat kuda yue jing ketakutan sehingga menolak untuk lewat. dian wei akhirnya masuka sendiri
kedalam, melewati api dan asap. dan dia mencari kesegala sisi.
ketika cao-cao melihat dian wei tiba, dia tdk sempat memanggilnya dan karena asap tebal, dian wei juga
tidak melihat cao-cao. cao-cao lalu mencoba unutk melewati gerbang utara lagi. dalam perjalanannya, dia
melihat lu bu mendekat kearahnya dengan membawa tombaknya. cao-cao langsung memacu kudanya
sekencang-kencangnya.
tetapi lu bu berhasil mengejarnya dan mengira orang yang ditemuinya itu adalah pasukannya karena asap
sangat tebal, dia bertanya, “dimana cao-cao ?”
cao-cao langsung berkata, “oh, dia disana sedang terkepung ! itu dia !” sambil menujuk asal kearah seorang
penunggang kuda.
mendengar ini lu bu mengejar orang itu.
hal ini membuat cao-cao lega dan dia pergi menuju gerbang timur. lalu dia bertemu dengan dian wei, yang
lalu melindunginya dan berusaha membawanya keluar, dian wei membunuh siapa saja yang menghalangi
jalan mereka. disepanjang jalur menuju gerbang timur banyak mayat bergelimpangan terkena sabetan
kampak dian wei yang sangat besar. disini api berkobar dengan sangat hebatnya, batang-batang kayu

berjatuhan. salah satu batang kayu besar jatuh menimpa cao-cao, cao-cao berhasil menghindar tetapi
kudanya tidak dan akhirnya cao-caopun terjatuh, rambut, janggut dan tangannya terbakar dan menimbulkan
luka. dian wei langsung menolongnya dan membawanya keluar gerbang. beruntung xiahou yun telah sampai
untuk menolong, yang lalu menaikan cao-cao dikudanya. dan mereka berhasil keluar dari kota yang terbakar
itu. tetapi mereka tetap harus bertarung hingga tengah hari.
cao-cao berhasil kembali ke kemahnya dan semua jendralnya berkumpul untuk melihat keadaanya dan
mendengar kabar kesehatannya. dia lalu bangkit dan tertawa mengenai pelarianya dari kota yang terbakar.
“aku melakukan kesalahan dan masuk kedalam perangkap bodoh itu, tetapi aku akan membalas dendam,”
katanya.
“mari kita susun rencana berikutnya segera” kata guo jia
“aku akan membuat siasatnya menjadi siasatku. aku akan menyebarkan berita bohong bahwa aku telah
terbakar dan telah mati td malam. dia akan segera datang menyerang setelah mendengar berita itu dan aku
akan menyiapkan perangkap di bukit ma ling. aku akan mendapatkannya kali ini.”
“benar-benar rencana yang bagus !” kata guo jia.
lalu pasukan diperintahkan untuk menggenakan pakaian berkabung dan melaporkan bahwa cao-cao telah
tewas. dan segera setelah lu bu mendengar hal itu, dia mengumpulkan tentaranya dan langsung menyerang,
mengambil jalan melewati bukut ma ling, dia menuju markas musuh.
ketika dia melintas di bukit, dia langsung dikejutkan oleh genderang perang dan pasukan yang besembunyi
disana langsung keluar menyerang dia dan mengepungnya dari segal arah. hanya dengan bertarung matimatian dia berhasil keluar dari kepungan dan dengan sisa pasukan yang dalam keadaan menyedihkan dia
kembali kekemahnya di pu yang. disana dia menguatkan benteng pertahanan dan tidak keluar untuk
berperang.
tahun ini, hama tanaman belalang tiba-tiba menyerang dan menghancurkan banyak tanah pertanian. dimanamana terjadi kelaparan dan di daerah timur laut harga satu kereta beras adalah 50 keping perunggu. orangorang bahkan mulai menjadi kanibal. pasukan cao-cao yang kelaparan bergerak ke juan cheng. lu bu
membawa pasukannya ke shan yang. akihrnya perang berhenti.
di xu zhou, penjaga kekaisaran , tao qian telah berumur lebih dari 60 thn. tiba-tiba dia jatuh sakit dan dia
memanggil mi zhu keruangannya untuk mengatur masa depan xu zhou.
karena melihat keadaan, penasehatnya berkat, “cao-cao telah berhenti menyerang tempat ini karena
musuhnya telah menduduki yan zhou. dan mereka sekarang melakukan gencatan senjata karena ada
kelaparan di utara. tetapi cao-cao pasti akan menyerang kembali pada musim semi. ketika liu bei menolak
mengambil tempat ini dari tanganmu, kau sedang dalam keadaan sehat. sekarang kau sakit, dan kau bisa
membuat ini menjadi alasan pensiunum. dan dia tidak akan dapat menolak lagi.”
lalu utusan dikirm ke xiao pei untuk memanggil liu bei. dia dan kedua saudaranya langsung dibawa ke
ruangan tao qian yang sedang sakit itu. tanpa berbasa-basi, tao qian langsung menyatakan permasalahan yg
ingin dia bahas dengan liu bei.
“tuan aku memintamu untuk datang karena aku tengah sakit keras dan akan mati sewaktu-waktu. aku mohon
kepada mu tuan, untuk mempertimbankan dinasti han sebagai kekaisaran lebih penting dari hal lainnya dan
karena itu tolong kau ambil simbol penugasan ini dan juga simbol pemerintahan. dengan begitu aku dapat
menutup mataku dengan tenang.”
“kau mempunyai 2 putra, kenapa tidak mengangkat mereka menggantikanmu ?” tanya liu bei.
Pdf By Kang Zusi
” kedua nya kekurangan bakat. aku percaya kau akan dapat mengajari mereka ketika aku sudah tidak ada.
tetapi janagan biarkan mereka memerintah.”
“tetapi aku tidak cocok untuk mengemban tugas ini .” jawab liu bei.
“aku akan merekomendasikan siapa yang dapat membantu tugas mu ini. dia adalah sun qian dari bei hai.”
melihat mi zhu, tao qian berkata, “liu bei ini adalah orang yang paling cocok saat ini untuk memerintah
daerah ini, kau harus melayaninya dengan baik.”
liu bei masih menolak tetapi kemudian tao qian dengan menunjuk pada hatinya sebagai tanda ketulusan dan
akhirnya dia meninggal dunia.
ketika upacara pemakaman berlangsung, lambang penugasan dibawa kehadapan liu bei. tetapi dia tidak mau
menerimanya. keesokan harinya seluruh penduduk dan desa disekitar berkumpul didepan istana gubernur,
bersujud dan mengeluarkan air mata, memohon agar liu bei menerima penugasan itu.
“jika kau tidak mau, kami tidak dapat hidup dengan tenang !” kata mereka.
dan dengan didesak saudara-saudaranya akhirnya dia mau menerima tugas tersebut. dia langsung menunjuk
sun qian dan mi zhu sebagai penasehat utama dan chen deng sebagai sekertaris gubernur. dia memindahkan
pasukannya dari xiao pei ke xu zhou dan dia membuat proklamasi untuk menyakinkan rakyat.
dia juga menghadiri upaca pemakaman, dia dan seluruh pasukannya berpakaian berkabung. tempat
pemakaman tao qian ada didekat sungai kuning. wasiat terakhir dari tao qian dibawa ke istana.
berita mengenai kejadian di xu zhou ini sampai ke telinga cao-cao di juan cheng.
kata dia dengan marah, “aku telah kehilangan kesempatan membalas dendam. liu bei ini dengan begitu saja
dapat memperoleh komando untuk daerah itu tanpa perlu mengeluarkan 1/ 2 anak panah pun. dia dapat
duduk tenang dan memperoleh apa yang diinginkannya. tetapi aku akan membunuhnya dan menggali
kuburan tao qian untuk membalaskan dendam untuk ayahku !”
perintah dikeluarkan bagi pasukan untuk bersiap-siap menyerang xu zhou.
tetapi penasehat xun yu mencegahnya dan berkata,” liu bang dahulu mengamankan dahulu daerahnya dan
baru menempatkan tahtanya, liu xiu mengambil henei sebelum menyerang changan. mereka berdua
mengkonsolidasikan kekuatan mereka dahulu baru mereka dapat memerintah seluruh kekaisaran. dengan
begitu mereka dapat menyelesaikan rencana besar mereka walaupun dengan berbagai kesulitan.”
“tuan yang mulia, yan zhou adaalh henei mu dan itu adalah daerah yang strategis. jika kau menyerang xu
zhou dan meninggalkan terlalu banyak tentara untuk bertahan, maka misimu tidak akan tercapai. jika kau
meninggalkan terlalu sedikit, lu bu akan menyerang kita dan akhirnya kau akan kehilangan daerah ini dan
tidak dapat menguasai xu zhou. daerah itu tidak kosong walaupu tao qian telah meninggal, liu bei ada disana
dan karena rakyat mendukungnya, mereka akan bertarung mati-matian untuknya. untuk meninggalkan
tempat ini untuk hal itu adalah seperti menukarkan yang besar untuk yang kecil, untuk menukarkan batang
dengan ranting. aku harap kau mempertimbangkan hal ini baik2.”
cao-cao menjawab, “bukanlah suatu rencana yang baik untuk membiarkan tentara berdiam diri saja dimasa
yang sulit ini.”
“jika memang begitu, akan lebih menguntungkan untuk menyerang daerah timur chencheng, ying chuan dan
ru nan dan memberi makan pasukanmu dengan hasil dari tanah-tanah itu. sisa-sisa pemberontak jubah
kuning, he yi dan huang shao, berada disana dengan persediaan pangan dan harta hasil jarahan mereka.
Pdf By Kang Zusi
pemberontak macam mereka ,mudah dikalahkan. hancurkan mereka dan kau dapat memberi makan
pasukanmu. lebih lagi, istana dan rakyat akan memujamu.”
rencana ini menyenangkan cao-cao dan dia dengan cepat melakukan persiapan untuk menjalankan hal itu.
dia meninggalkan xiahou dun dan cao ren untuk menjaga juan cheng, sementara dia dan pasukan utamanya,
dengan perintahnya maju untuk menguasai chencheng. setelah berhasil mereka pergi ke runan dan ying
chuan.
sekarang para pemimpin pemberontak jubah kuning, he yi dan huang shao, mengetahui bahwa cao-cao
mendekat. mereka keluar dengan pasukannya dan melawannya. mereka bertermu dia “bukit kambing
gunung”. walaupun tentara pemberontak sangat banyak, mereka kacau balau, tidak lebih dari binatang liar
yang tidak terorganisir dan tidak disiplin. cao-cao memerintahkan para pemanahnya untuk memanahi
mereka.
dian wei dikirim untuk menantang berduel. pemberontak itu memilih seseorang untuk keluar dan melawan.
dan hanya dalam 3 jurus, dian wei mengalahkannya. lalu pasukan cao-cao menekan maju dan mereka
berkemah dibukit itu.
keesokan harinya , haung shao memimpin sendiri tetaranya dan membuat formasi melingkar. seorang
pemimpin maju untuk menantang. dia memakai sorban kuning dan jubah hijau dan senjatanya adalah gada
besi.
dia berteriak, “aku he man, setan yang menguncang langit. siapa yang berani melawanku ?”
cao hong langsung maju dan menerima tantangan itu. dia turun dari kudanya dan mengambil pedangnya. lalu
maju dan mereka berdua bertarung dalam pertarungan yang sengit dihadapan semua pasukan. mereka telah
bertarung lebih dari 50 jurus dan tidak ada yang menang. lalu chao hong berpura-pura kalah dan lari. he man
mengejarnya. ketika dia telah mendekat, cao hong berputar dan melukai musuhnya dan satu tusukan
kemudian mencabut nyawa he man.
li dian dgn segera maju membawa pasukannya menyerang pasukan pemberontak. dan berhasil menangkap
huang shao, pasukan cao-cao langsung maju menyerang dan menghancurkan pemberontak. hasil pampasan
perang berupa makanan dan perhiasan sangat banyak jumlahnya.
pemimpin pemberontak yang lain he yi, lari dengan beberapa ratus prajurit berkuda menuju bukit gepei.
tetapi didalam perjalanan, mereka dihadang oleh seseorang bertubuh besar , gempal dan sedikit gemuk.
dengan pinggang dan pundah yang sama besarnya dai menggunakan gada besar.
dia menghalangi jalan keluar seorang diri, he yi mengambil tombaknya dan langsung menuju dia. tetapi baru
saja he yi menusukan tombaknya, orang itu menarik he yi dan langsung menangkapnya dan menjadikan he yi
tawanan. pemberontak yang lain ketakutan dan diperintahkan untuk turun dari kuda dan mengikat diri
mereka sendiri. dan orang itu seorang diri, mengantar mereka semua seperti seorang pengembala
mengemabalakan hewan.
dian wei yang mengejar pemberontak itu, sampai di bukit gepei dan bertemu dengan orang kuat itu.
“apakah kau juga pemberontak jubah kuning ?” tanya dian wei.
“aku punya beberapa ratus pemeberontak jubah kuning yang kujadikan tawanan ?” kata orang itu.
“kau..seorang diri ??? janagan mempermainkan aku, kalau memang benar dimana mereka ?” tanya dian wei.
“aku akan mengatakannya kalau kau dapat merebut pedang ini dari tanganku.” jawab orang itu.

hal ini membaut dian wei kesal dan lalu menyerang dia. mereka bertarung selama 2 jam dan belum ada yang
menang. dian wei menyerang orang itu dengan tangan kosong dan hampi saja mengenai kepalanya dengan
tinjunya, tetapi malah mengenai batu yang berada dibelakangnya. batu itu hancur, orang itu bekata,
“pukulanmu kuat sekali, tetapi badanku ini lebih kuat dari pada batu itu !!”. dan mereka bertarung terus,
hingga akhirnya kedua nya kelelahan dan beristirahat. orang itu yang pertama kali bangkit lagi dan
menantang, dian wei melayaninya. mereka berdua bertarung menggunakan tangan kosong kali ini. orang itu
mengeluarkan beberapa tinjunya dan merobohkan beberapa batang pohon dengan tangannya. dian wei
berhasil memukulnya, tetapi bahka orang itu tidak bergerak mundur sedikitpun, melihat hal ini dia berpikir,
“badannya sekuat beruang, aku tidak mungkin mengalahkannya dengan cara ini.”, lalu tiba-tiba batang pohon
yang dicabut orang itu di hujamkam ke badan dian wei, dian wei dengan tinjunya menghancurkan batang
pohon tersebut. mereka berdua bertarung hingga malam hari tiba. sekarang karena kedua -Duanya sudah
sangat kelelahan maka mereka berdua berhenti.
sementar itu ada pasukan dari dian wei yang melaporkan pertarungan yang hebat itu pada cao-cao yang lalu
segera mengikuti dan menyaksikan pertarungan itu dengan terkagum-kagum. dikuti dengan jenderal-jenderal
dan penasehat lainnya untuk menyaksikan siapa yang menang.
keesokan paginya, kedua pendekar itu keluar lagi dan cao-cao juga melihat mereka. dalam hatinya cao-cao
sangat senang melihat pendekar yang hebat itu dan ingin mendapatkan jasanya untuk berkerja padanya. lalu
cao-cao meminta dian wei untuk pura-pura kalah.
dian wei keluar dan menantang, sekitar 3 0 ronde pertarungan berlangsung dan dian wei kabur, lalu orang itu
mengikutinya. orang itu mengikuti tetapi sebuah anak panah menghalanginya dan dia pun mundur.
1,5 km dari tempat itu cao-cao telah memasang perangkap. keesokan harinya dian wei disuruh menantang
lagi. tetapi lawannya tidak mau menjawab.
“kapankah pemimpin yang kalah akan keluar ?” ejek dian wei.
orang itu langsung keluar dari tempatnya dan dian wei setelah bertarung sejenak, pura-pura mundur.
musuhnya mengejarnya dan akhirnya masuk dalam perangkap yg cao-cao telah siapkan. prajurit disitu segera
menangkapnya dan mengikatnya, dibutuhkan 100 orang untuk menangkapnya dan 2 0 orang untk
mengikatnya dan menyeretnya.
segera setelah cao-cao mendapatkan tawanannya, dia langsung keluar dari tenda dan menyuruh prajurit
pergi. dan dengan tangannya sendiri dia melepaskan ikatan itu, lalu dibawakannya pakaian dan meminta dia
untuk duduk dan menanyakan asal-usulnya.
“namaku adalah xu chu, aku dari qiao. ketika pemberontakan terjadi aku dan keluargaku berjumlah beberapa
ratus orang membangun benteng untuk perlindungan. suatu hari pencuri datang tetapi aku telah menyiapkan
batu untuk mereka. aku memerintahkan untuk melempar batu pada mereka, ini akhirnya berhasil menghalau
pare pencuri itu. hari lain mereka kembali lagi dan kamu kekurangan beras. jadu aku setuju menukar lembu
dengan beras. mereka setuju dan datang membawa beras dan aku menyerahkan lembu, tetapi hewan itu
mengamuk dan menanduk mereka. aku langsung menarik buntuk 2 ekor lembu itu, masing-masing dengan
satu tangan dan menarik mereka sejauh 100 langkah. pencuri itu sangat terkejut dan mereka tidak
memikirkan mengenai lembu itu tetapi mereka langsung pergi. jadi mereka tidak pernah membuat keributan
lagi didaerah ini.”
“aku sudah mendengar mengenai kehebatanmu. “kata cao-cao. “maukah kau bergabung dengan tentaraku ?”
“itu adalah keinginanku.” kata xu chu.
lalu xu chu memanggil pasukannya, beberapa ratus jumlahnya dan mereka semua bersujud pada cao-cao. xu
chu diangkat menjadi jendral dan diberi hadiah emas. kedua kepala pemberontak he yi dan huang shao,
dipenggal. runan dan ying chuang berhasil direbut.
Pdf By Kang Zusi
cao-cao menarik pasukannya kembali ke juan cheng.
xiahou dun dan cao ren langsung keluar dan menyambut mereka dan berkata, “pengintai telah melaporkan
bahwa kota yanzhou telah dibiarkan tanpa pertahanan. jendral lu bu, xue lan dan li feng, telah meninggalkan
benteng dan menjarah daerah sekitar. kita harus bertindak sekrang. dengan pasukan kita yang baru
memenangkan pertempuran, kota itu akan jatuh dalam sekali pukul.”
lalu cao-cao segera bergerak membawa pasukannya ke kota itu. serangan sangat tidak diduga oleh kedua
pemimpin xue lan dan li fang, mereka segera memrintahkan pasukan mereka untuk melawan.
xu chu berkata, “aku ingin menangkap kedua orang itu sebagai hadiah perkenalan.”
tugas ini diberkan kepadanya dan dia berkuda maju. li fang dgn tombaknya langsung maju melawan xu chu.
pertarungan itu singkat, hanya dalam 2 jurus, li fang telah jatuh. xue lan mundur dgn pasukannya. tetapi dia
menemukan bahwa jembatan gantung telah direbut oelh li dian, sehingga dia tidak dapat kembali kedalam
kota. xue lan memimpin pasukannya menuju ju ye, tetapi lu qian mengejar dan membunuh dia dengan panah.
pasukannya tercerai berai ke 4 penjuru.dan dengan begitu yan zhou berhasil direbut.
kemudian cheng yu mengusulkan mengadakan ekspedisi ke pu yang. cao-cao mengarahkan pasukannya
kesana. pemimpin penyerangannya kali ini adalah dian wei dan xu chu. xiahou dun dan yuan memimpin
sayap kiri dan li dian serta yue jing memimpin sayap kanan. yu jin dan lu qian menjaga garis belakang dan
cao-cao memimpin ditengah.
ketika mereka mendekati pu yang, lu bu bermaksud untuk keluar sendiri dan menyerang, tetapi penasehatnya
chen gong berkata,”jendral kau tidak boleh keluar sampai jendral yang lain tiba.”
“siapakah yang aku takutkan ?” kata lu bu.
dia tidak mendengarkan saran ini dan keluar dari kota. dia bertemu dengan musuhnya dan mulai melakukan
pertemouran. xu chu langsung berhadapan dengan lu bu, setelah 2 0 jurus tidak ada yg menang.
“lu bu bukanlah orang yang dapat diatasi dengan mudah.” kata cao-cao.
dan dia mengirim dian wei untuk ikut melawan lu bu. lu bu bertahan dari serangan kedua orang itu. lalu
setealh 2 0 jurus lagi, mereka belum ada yang menang dan kalah. cao-cao mengutus xiahou dun dan yuan
untuk membantu dari dan li dian dan yue jing untuk membantu dari kanan. lu bu sekarang melawan 6 orang
sekaligus. dian wei dan xu chu menyerang lu bu secara membabi buta dan xiahou dun dan yuan berusaha
mendesak lu bu untuk jatuh dari kudanya sementara li dian dan yue jing mengalihkan perhatian lu bu. lu bu
yang marah dan terdesak, bertarung seperti orang kesetanan, dia memutar tombaknya kesekelilingnya dan
menerjang siapa saja yang berada didekatnya. melihat hal ini ke 6 jendral cao-cao menjadi gentar dan
mundur, hal ini memberika ruang buat lu bu untuk kabur.
ketika lu bu sampai di jembatan gantung. dia berteriak , “bukakan gerbang, biarkan aku masuk !!”
tetapi beberapa keluarga tian yang melihat lu bu kembali dengan kekalahan, mereka tidak membukakan
gerbang.
“kami telah mengikuti cao-cao !” kata keluarga tian itu.
lu bu memaki-maki mereka dan mengancamnya sebelum akhirnya meninggalkan tempat itu. chen gong
kabur dari gerbang timur dgn membawa kelurga lu bu.
dengan ini pu yang jatuh ketangan cao-cao dan sebagai imbalan bagi keluarga tian mereka diampuni dari
kesalahannya terdahulu.
Pdf By Kang Zusi
tetapi kata liu ye, “lu bu adalah binatang buas. jika kita membiarkannya hidup, dia akan menjadi bahaya yang
mengancam, kita harus memburunya !”
liu ye diperintahkan menjaga pu yang. cao-cao mengejar lu bu ke ding tao dimana dia bersembunyi.
lu bu, zhang miao dan zhang cao, semua berkumpul dikota. gao shun dan jendral lainnya sedang keluar
sedang memanen sawah. pasukan cao-cao tiba, tapi tidak menyerang selama beberapa hari dan mundur 15
km dan membangun benteng. ini adalah saatnya memanen dan dia memerintahkan pasukannya untuk
memanen sawah. pengintai melaporkan hal ini kepada lu bu yang langsung datang melihat. tetapi ketika
melihat benteng cao-cao berada dekat dengan hutan, dia takut akan ada perangkap disana dan mundur. caocao mendengar lu bu datang dan pergi dan menebak alasannya.
“dia takut ada perangkap di hutan.” kata cao-cao. “kita akan memasang bendera disana dan menipunya, ada
parit-parit panjang dibelakang kemah, tetapi tidak ada airnya. disana kita akan memasang perangkap apabila
dia datang untuk membakar hutan.”
lalu cao-cao menyembunyikan pasukannya di belakang parit kecuali sekitar 100 penabuh genderang dan dia
menyuruh penduduk sekitar unutk lalu lalang didalam benteng sehingga seolah-olah benteng tidak kosong.
lu bu berkuda kembali dan memberitahu chen gong apa yang dia lihat.
“cao-cao ini sangat licik dan banyak tipu daya” kata penasehatnya, “janagan bertindak apapun juga.”
“aku akan menggunakan api kali ini dan membakar perangkapnya itu.” kata lu bu.
keesokan paginya lu bu keluar dan dia melihat bendera cao-cao dimana-mana didalam hutan .dia
memerintahkan pasukannya untuk menyalakan api di berbagai sisi hutan. tetapi terkejutnya dia bahwa tidak
ada orang yang keluar untuk kembali kedalam bentengnya. dia mendengar genderang perang bertabuhan dan
keragu-raguan memenuhi pikirannya. tiba-tiba dia melihat sekelompok pasukan keluar dari persembunyian.
dia memacu kudanya untuk melihat apa yang terjadi.
signal petasan dibunyikan, tiba-tiba pasukan keluar dari persembunyian dan pemimpinya berhamburan
keluar. xiahou dun, xiahou yuan, xu chu, dian wei, li dian dan yue jing semua menyerang bersama-sama. lu
bu terdesak dan kabur kedataran terbuka. salah satu jendralnya, cheng lian, tewas terbunuh panah yue jing. 2
/ 3 pasuknnya tewas dan sisanya kembali menemui chen gong untuk melaporkan apa yang terjadi.
“kita sebaiknya pergi” kata chen gong, “kota yg kosong tidak dapat dipertahankan.”
lalu chen gong dan gao shun beserta keluarga mereka dan keluarga lu bu meninggalkan ding tao. ketika
pasukan cao-cao masuk kedalam kota, mereka tidak menemukan perlawanan berarti. zhang cao melakukan
bunuh diri dengan membakar dirinya sendir dan zhang miao kabur ke tempat yuan shu.
dengan ini seluruh daerah timur laut telah jatuh ketangan cao-cao kecuali wilayah yang dikuasai yuan shao.
dia kemudian menenangkan rakyat dan membangun kembali kota-kota dan pertahanan mereka. semua ini
terjadi pada thn ke 5 pemerintahan kaisar xian. (thn 195 m).
lu bu yang melarikan diri bertemu dengan jendralnya dan chen gong. “aku hanya punya tentara kecil ini “
kata lu bu, “tetapi masih cukup untuk melawan cao-cao!”
Kata chen gong,” cao-cao terlalu kuat untuk kita saat ini untuk kita saat ini.carilah tempat dimana kita bisa
beristirahat dan menunggu kesempatan sebelum mencoba lagi.”
“bagaimana jika aku pergi ke yuan shao,” kata lu bu.
“kirim utusan dahulu untuk melaporkan hal ini.” kata chen gong.

lu bu setuju.
berita mengenai pertempuran antara lu bu dan cao-cao telah sampai di ji zhou dan salah satu penasehat yuan
shao, shen pei telah mengingatkan, “lu bu adalah binatang buas. jika dia mendapatkan yan zhou, dia pasti
akan berusaha mengambil alih seluruh daerah ini untuknya. untuk keselamatan dirimu sendiri, lebih baik kau
membantu menghancurkannya.”
lalu yuan shao mengirimkan yan liang dgn 50.000 tentaranya untuk menghancurkan lu bu. mata-mata yang
mendengar hal ini segera melaporkan pada lu bu yang langsung meminta sarang chen gong.
“pergilah ke liu bei, yang baru-baru ini berhasil mengambil alih xu zhou” kata chen gong.
lu bu segera pergi ketempat liu bei.
mendengar hal ini liu bei berkata, “lu bu adalah pahlawan dan kita akan menerimanya dengan hormat.”
tetapi mi zhu menentang putusan ini dan berkata, “dia sangat kejam, haus darah dan binatang !”
tetapi liu bei berkata, “bagaimana bencana bisa pergi dari xu zhou jika tidak karena lu bu menyerang yan
zhou ? dia tidak mempunyai maksud buruk, sekarang dia datang mencari perlindungan.”
“kakak, hatimu terlalu baik. walaupun aku akan bertindak sesuai dengan kata-katamu, tetapi akan lebih baik
bila kita bersiap-siap.” kata zhang fei.
liu bei menemui lu bu yang masih sejauh 10 km dari kota dan kedua pemimpin itu saling memberi hormat
dan kembali kekediaman gubernur di kota itu. setelah pesta penyambutan, mereka duduk dan berbincang.
kata lu bu, “setelah menteri dalam negeri wang yun dan aku membunuh dong zhuo. li jue dan guo si
memberontak dan melawan kaisar. aku dan keluargaku pergi dari satu tempat ke tempat lainnya dan tidak
ada satupun orang di timur gunung hua shan yang mau menerimaku. ketika cao-cao yang licik itu menyerang
daerah ini dan anda, tuan, datang untuk membantu, aku membantumu dengan menyerang yan zhou dan
mengakibatkan pasukannya terpecah menjadi 2. aku tidak berpikir saat itu aku akan menjadi korban
kelicikannya dan mengakibatkan aku kehilangan pasukan dan jenderal-jenderalku. tetapi sekarang jika kau
mengijinkan, aku menyerahkan diriku padamu sehingga kita dapat bersama menyelesaikan rencana besar
kita. “
liu bei menjawab, “ketika tao qian meniggal dunia, tidak ada orang yang dapat mengurus xu zhou dan aku
untuk sementara menjadi pemimpin disin. sekrang setalh kau ada disni, jendral. tampaknya akan lebih pantas
jika kau yang memimpin disini.”
lalu liu bei segera mengambil lambang dan stempel penugasan dan menyerahkannya pada lu bu. lu bu sedang
akan menyetujuinya, ketika dia melihat guan yu dan zhang fei, yang berdiri dibelakang liu bei,
memandangnya dengan mata yang marah.
lalu lu bu tersenyum dan berkata, “aku mungkin adalah pendekar hebat, tetapi aku tidak dapat memerintah
daerah yang besar seperti ini.”
liu bei mengulangi permintaanya.
tetapi chen gong berkata, “tamu yang kuat tidak akan menekan tuan rumahnya. kau tidak perlu khawatir,
tuanku.”
pesta akhirnya berlangsung dan kediaman disediakan bagi tamunya itu dan pengikutDuanya.
Pdf By Kang Zusi
segera setelah merasa nyaman. lu bu kembali ke pesta itu. liu bei selalu bersama-sama dgn kedua saudaranya
itu. ditengah-tengah perjamuan, lu bu meminta liu bei masuk kedalam ruangan yang lebih sepi. guan yu dan
zhang fei segera mengikutinya. disana lu bu meminta istrinya diao chan dan putrinya yang bernama lu mei
untuk memberi hormat. disini juga liu bei menunjukan kerendahan hatinya.
lu bu berkata, “saudara mudaku yang baik, kau tidak perlu begitu sungkan padaku.”
zhang fei yang mendengar ucapau lu bu langsung marah, dan dengan matanya yang melotot dia berteriak,
“siapakah dirimu berani memanggil kakakku “saudara muda” ? dia adalah kerabat kaisar yang memerintah–
daun giok dari ranting emas. ayo keluar dan kita bertarung 300 jurus untuk penghinaan ini !”
liu bei langsung berusaha menenangkan zhang fei dan guan yu membawanya pergi keluar.
lalu liu bei meminta maaf dan berkata, “adikku itu suka berbicara kasar apabila dia meminum terlalu banyak
arak. aku harap kau tidak menyalahkannya.”
lu bu menganguk tetapi tidak berkata apa-apa. segera setelah semua tamu pergi. dan lu bu mengantarkan liu
bei kedalam tandunya, dia melihat zhang fei bersenjata dan siap menyerang.
“lu bu, kau dan aku akan berduel 3 00 jurus !” teriak zhang fei.
liu bei meminta guan yu mencegahknya. keesokan hari lu bu datang untuk berpamitan kepada liu bei.
“kau, tuanku telah begitu baik mau menerimaku. tetapi aku khawatir adikmu dan aku tidak sejalan. jadi aku
akan mencari tempat lain untuk berlindung.”
“jendral, jika kau pergi, kesalahan ini adalah milikku. adikku yang kasar telah menyinggungmu dan harus
meminta maaf. sementara itu mungkin kau dapat menempati kota yang pernah kugunakan untuk berkemah
selama beberapa waktu. pergilah ke xiao pei, tempat itu kecil tetapi dekat dan aku akan memastikan bahwa
kau mendapatkan kebutuhanmu.”
lu bu berterima kasih dan menerima tawaran ini. dia memimpin pasukannya dan meninggalkan
kediamannya. setelah dia pergi, liu bei menasehati zhang fei untuk perbuatannya dan meminta zhang fei
untuk tidak mempermasalahkan masalah ini lagi.
cao-cao yang telah menguasai daerah sekitar gunung shan dong seperti yang telah di ceritakan sebelumnya.
dia mengirimkan berita kepada istana dan diberikan gelar “jendral yang menunjukan kebajikan besar” dan
penguasa dari feiting.
pada saat ini li jue dan guo si memimpin istana. li jue membuat dirinya sendiri menjadi wali negara dan guo
si menjadi panglima besar pemimpin pasukan kekaisaran. perbuatan mereka sangat sewenang-wenang tetapi
tidak ada yang berani melawan.
pelindung kekaisaran, yang biao dan menteri zhu jun secara pribadi berkata pada kaisar xian, “cao-cao
memiliki lebih dari 2 00.000 tentara dan punya banyak penasehat dan pemimpin. akan sangat baik jika
kekaisarn mendapatkan bantuannya untuk mendukung keluarga kaisar dan untuk membersihkan
pemerintahan dari para penjahat ini.”
kaisar menangis, “aku lelah dengan penghinaan dan kekasaran dari bajingan-bajingan ini dan akan sangat
senang jika mereka dapat di enyahkan.”
aku punya rencana untuk membuat li jue dan guo si saling berperang satu sama lainnya. lalu cao-cao dpt
datang dan membersihkan istana ” kata yang biao.
“bagaimana kau dapat mengaturnya ?” tanya kaisar.
Pdf By Kang Zusi
“istri guo si, lady qiong sangat iri hati dan kita dapat mengambil keuntungan dari kelemahannya ini untuk
memulai permusuhan.”
lalu yang biao menerima instruksi untuk bertindak, dengan titah rahasia untuk mendukung mereka.
lalu istri yang biao. lady kai membuat alasan untuk mengunjungi lady qiong di istananya dan didalam
percakapan dia berkata, “ada pembicaraan rahasia diantara jendral. suamimu dan istri dari menteri li jue. ini
adalah rahasia besar, tetapi jika menteri li jue mengetahui hal ini, dia mungkin akan melukai suami mu. dan
aku pikir kamu harus melakukan sesuatu dengan keluarga itu.
lady qiong terkejut dan berkata, “aku telah menduka kenapa dia selalu tidur diluar rumah belakangan ini.
tetapi aku tidak berpikir bahwa ada sesuatu yang memalukan terjadi. aku tentu tidak akan pernah tahu jika
kau tidak berbicara. aku harus menghentikan hal itu.”
lady kai berpamitan, lady qiong sangat berterima kasih untuk informasi yang diberikan.
beberapa hari berlalu, guo si pergi ke tempat li jue untuk makan malam.
lady qiong tidak ingin dia pergi dan berkata, “li jue ini penuh kelicikan dan seseorang akan sulit menduga
apa yang dipikirkannya. kalian berdua tidak sejajar dalam jabatan, mengapa kau yang harus datang
ketempatnya ? apa kata-kata orang nanti ?”
guo si tdk memperdulikan omongan istrinya itu dan istrinya gagal mempertahankannya dirumah. lalu
sorenya beberapa hadiah tiba dari tempat li jue dan lady qiong sengaja menaruh racun dibeberaa makanan
yang dikirim untuk suaminya.
guo si sedang akan mencoba salah satunya tetapi segera istrinya berkata, “sangat tidak bijaksana untuk
memakan sesuatu dari luar, mari kita coba pada anjing lebih dahulu .”
mereka melakukannya dan anjing itu mati, insiden ini telah membuat guo si ragu akan kebaikan temannya
itu.
suatu hari, pada saat bubar dari sidang istana. li jue mengundang guo si ketempatnya. ketika guo si telah tiba
dimalam hari, karena minum terlalu banyak, dia terkena colic (note:sakit dibelakang pinggal dekat daerah
ginjal). istrinya berkata dia mencurigai ada racun dan segera memberi anti-racung dan itu menghilangkan
sakitnya.
guo si mulai merasa marah dan berkata, “kita melakukan semuanya bersama dan membantu satu sama lain.
sekarang dia ingin melukaiku ! jika aku tidak memukulnya duluan, akulah yang akan terluka duluan .”
guo si lalu mempersiapkan pengawalnya untuk keadaan tiba-tiba.
hal ini di ketahui li jue dan langsung dia marah, “jadi guo si melakukan hal-hal ini !”
lalu li jue menempatkan pengawalnya dan berencana untuk menyerang guo si. kedua klan itu memiliki lebih
dari 10.000 orang dan pertikaian menjadi semakin serius ketika kedua orang mereka bertengkar dibawah
tembok istana. ketika berakhir, pasukan dari kedua belah pihak menjarah rakyat.
lalu sepupu dari li jue, li xian, tiba-tiba mengepung istana dan memerintahkan kaisar dan permaisuri untuk
masuk kedalam tandu dan memerintahkan jia xu dan zuo ling untuk membawa mereka. para pembantu istana
kaisar disuruh mengikuti dengan berjalan kaki. ketika mereka keluar lewat gerbang belakang, mereka
bertemu tentara guo si yang mulai menembaki tandu dan iring-iringan itu dgn panah. mereka berhasil
membunuh banyak pembantu istana sebelum pasukan li jue datang dan memaksa mereka mundur.
Pdf By Kang Zusi
kedua tandu itu dibawa keluar kota dan akhirnya sampai ke kekemah li jue. sementara tentara guo si
menjarah istana dan membawa wanita-wanita cantik yang ada disana kedalam kemah mereka. lalu istana
dibakar.
segera setelah guo si mengetahui dimanakah kaisar berada, dia segera datang dan menyerang kemah li jue.
kaisar yang berada diantara 2 faksi yang bertikai ini sangat gelisah dan ketakutan.
tentara guo si tiba dan li jue memimpin keluar pasukannya untuk bertempur. tentara guo si tidak berhasil
menerobos dan akhirnya harus mundur. li jue lalu memindahkan kaisar dan pengikutinya ke meiwo dengan
sepupunya li xian. persediaan menipis dan kelaparan mulai melanda para kasim. kaisar mengirim perintah
untuk mengirimkan 5 kereka beras dan 5 lembu untuk dirinya.
li jue dgn marah berkata, “orang istana mendapatkan makan pagi dan malam, mengapa mereka ingin lebih ?”
dia mengirimkan daging yang telah rusak dan beras rusak.
kaisar sangat sedih dan merasa terhina,berkata ,”berani sekali pemberontak ini melakukan hal ini padaku !!!”
penasehat kekaisaran yang qi menyarankan untuk bersabar, “li jue hanya hewan lemah, tetapi dalam keadaan
seperti ini, yang mulia harus dapat menahan diri dan janagan memprovokasinya.”
kaisar menunduk lesu dan teridam, tetapi air mata membasahi pakaiannya.
tiba-tiba seseorang masuk dan berkata, “pasukan berkuda tiba, dan golok-golok mereka bersinar terkena sinar
matahari sedang mendekat untuk menyelamatkan kita.”
ketika mereka mendengar suara genderang perang dan gong berbunyi. kaisar segera mencari tahu siapakah
dia. tetapi ternyata itu guo si dan dia sedih kembali.
li jue berkata kepada guo si,”aku selalu baik padamu, kenapa kau mencoba membunuhku ?”
“kau adalah pemberontak, kenapa aku tidak boleh membunuhmu ?” balas guo si.
“kau memanggilku pemberontak ketika aku menjaga kaisar ?”
“kau telah menculiknya dan itu kau sebut menjaga ? ” kata guo si.
“kenapa banyak bicara ? marilah kita bertempur dan menyelesaikan masalah ini dalam satu pertempuran,
pemenangnya mengambil kaisar dan pergi”
kedua jendral itu bertempur di depan pasukannya dan tidak ada yang menang.
lalu mereka melihat yang biao datang kepada mereka dan berkata, “tunggulah sebentar , oh kalian para
jendral !! aku telah mengundang pejabat untuk membicarakan perdamaian.”
kemudian kedua pemimpin itu kembali kekemah masing-masing dan segera yang biao, zhu jun dan 60
pejabat lainnya datang ke kemah guo si. mereka semua ditaruh dalam kurungan.
“kami datang dengan maksud baik ” kata mereka, “dan kami diperlakukan seperti ini !”
“li jue telah lari membawa kaisar, aku harus mempunyai para pejabatnya.” kata guo si.
“apa maksudnya ini ? satu menahan kaisar dan satu menahan pejabatnya. apa yang kau mau ?” kata yang
biao

guo si kehilangan kesabarannya dan mengeluarkan pedangnya, tetapi jendral yang mi menahannya untuk
tidak membunuh para pejabat. lalu guo si membebaskan yang biao dan zhu jun tetapi menahan yang lainnya
didalam kemahnya.
“kita adalah 2 pejabat tinggi negara dan kita tidak dapat menolong tuan kita. sungguh menyedihkan !!” kata
yang biao kepada zhu jun.
mereka berdua bersedih dan menangis sepanjang malam. muntah darah lalu zhu jun pulang kerumah dan
sakit parah, kemudian dia meninggal.
kemudian kedua pemimpin itu berperang setiap hari selama lebih dari 3 bulan dan setiap harinya mati
banyak prajurit. telah lebih dari 60.000 prajurti gugur dalam 3 bulan peperangan itu.
sekarang li jue telah mempelajari cara-cara ilmi sihir. dia dapat memanggil roh dan mahluk halus. jia xu
sering memprotes cara-cara ini, tetapi tampaknya percuma.
yang qi berkata pada kaisar, “jia xu,walaupun teman li jue, tetapi tampaknya tidak kehilangan rasa setia pada
yg mulia.”
lalu tidak lama kemudian jia xu tiba.
kaisar menyuruh pelayan-pelayannya keluar dan berkata pada jia xu sambil menangis, “apakah kau tidak
dapat berbelas kasih kepada dinasti han dan membantu ku ?”
jia xu langsung bersujud dan berkata, “itu adalah keinginanku. tetapi yang mulia, janagan katakan apa-apa
lagi. biarkan hambamu ini melakukan suatu rencana.”
kaisar mengeringkan air matanya dan segera li jue datang. dia membawa pedang disisnya dan langsung
berjalan kearah kaisar.
li jue berkata, “guo si telah gagal menjalankan tugasny dan memenjarakan pejabat istana. dia bermaksud
membunuh yang mulia dan kau akan ditangkapnya jika tidak karena aku.”
kaisar lalu memberi ucapan terima kasih pada li jue dan li jue pun pergi.
tidak lama huangfu li datang. kaisar yang mengetahuo bahwa orang ini memiliki lidah yang sangat persuasif
dan dia datang dari daerah yang sama dengan li jue meminta dia untuk merencakan perdamaian.
huangfu li menerima misi ini dan pertam pergi menemui guo si yang berkata, “aku akan melepaskan pejabat
istana jika li jue membebaskan kaisar.”
lalu huangfu li pergi ke tempat li jue.
kepada li jue dia berkata, “aku berasal dari xi liang dan kaisar telah memilihku untun menjadi penengah
antara kau dan guo si. guo si telah setuju mengadakan gencatan senjata. apakah kau mau berdamai ?”
“aku menghancurkan lu bu dan memimpin pemerintahan selama 4 thn dan telah banyak melakukan jasa
besar. seluruh dunia juga mengetahui hal ini. guo si, si pencuri kuda itu telah berani untuk menangkap
pejabat negara dan melawanku. aku telah bersumpah untuk membunuhnya. lihatlah sekelilingmu. apakah kau
pikir jumlah tentaraku tidak cukup untuk melawannya ?”
“tidak selalu harus begitu” kata huangfu li, “dimasa yang lampau di you qiong, hou yi sangat bangga dan
yakin pada kemampuannya memanah. dia tidak memikirkan orang lain dan memerintah sendiri dan dia
akhirnya musnah. belakangan ini kau melihat bagaimana lu bu mengkhianati dong zhuo, yang telah
menerima banyak hadiah dan penghargaan. dan tiba-tiba kepala dong zhuo sudah berada tergantung
Pdf By Kang Zusi
digerbang istana. jadi kau dapat lihat bahwa kekuatan pasukan tidak dapat memastikan keselamatanmu.
sekarang kau adalah jendral, dengan kapak dan cambuk dan semua simbol jabatan tinggi. anak-cucumu dan
pengikutmu menduduki jabatan tinggi. kau harus mengakui bahwa negara telah memberikan kau
penghargaan yang tinggi. memang benar guo si telah menyandera pejabat negaram tetapi kau telah
melakukan hal yang sama kepada kaisar, jadi siapa yang lebih buruk ?”
li jue marah dan mengeluarkan pedangnya dan berteriak. “apakah anak langit itu mengirimmu untuk
mencaciku dan mempermalukan diriku ?”
tetapi salah seorang jendral, yang feng menahannya.
“guo si masih hidup”, kata yang feng, “dan untuk membnuh utusan kaisar akan memberinya alasan untuk
membentuk tentara melawanmu dan seluruh bangsawan akan ikut dengannya.”
jia xu juga memberi nasihat pada li jue dan akhirnya kemarahannya memudar. huangfu li langsung
berpamitan.
tetapi huangfu li yang tidak puas dengan kegagalannya ini. ketika dia keluar dari kemah, dia berteriak keras,
“li jue tidak mematuhi perintah kaisar. dia akan membunuh pangerannya dan dia akan merebut tahta.”
kanselir hu miao berusaha untuk menutup mulut huangfu li dan berkata, “janagan berbicara seperti itu, kau
akan menyakiti dirimu sendiri!”
tetapi huangfu li berteriak padanya juga dan berkata,”kau juga adalah pejabat negara dan kau mendukung
pemberontak. ketika pangeranmu dipermalukan, menteri seharusnya mati. ini adalah kode etik kita. jika aku
harus merasakan penderitaan mati ditangan li jue maka aku telah siap.”
dan huangfu li terus berbicara memaki-maki. kaisar yang mendengar kejadian ini, memanggil huangfu li dan
mengirimnya ke xi liang.
sekarang lebih dari 1/ 2 tentara li jue berasal dari xi liang dan dia juga mendapatkan bantuan dari suku
qiangs, suku dari utara diluar perbatasan. ketika huangfu li menyebarkan berita bahwa li jue adalah
pemberontak dan juga yang membantunya, hal ini menyebabkan pasukannya menjadi terganggu dan ragu.
li jue mengirim salah satu orang bawahannya, jendral wang chan dari pasukan cakar harimau untuk
menangkap huangfu li, tetapi wang chan yang mempunyai perasaan kebenaran dan menghargai huangfu li
sebagai pria terhormat bukannya menangkap huangfu li tetapi kembali dan melaporkan huangfu li tidak
dapat ditemukan.
sementara itu jia xu berusaha untuk mengubah pendirian suku-suku di sekitar perbatasan.
dia berkata kepada mereka,”putra langit mengetahui kalian setia pada mereka dan telah dengan berani
bertempur dan menderita untuknya. dia telah mengeluarkan titah rahasia untuk kalian agar pulang kerumah
dan dia akan memberi kalian hadiah.”
suku-suku itu memiliki kekesalan pada li jue yang tidak membayar mereka, jadi mereka mendengarkan
dengan seksama dan akhirnya setuju untuk pulang. jumlah mereka sebanyak 2 0.000 orang.
Lalu jia xu menasehati kaisar, “li jue sangat sombong dan cepat puas. jabatan tinggi harus diberikan padanya
dan biarkan dia terlena.”
lalu kaisara mengangkatnya menjadi wali negara. ini menyenangkan hatinya dan dia bercerita pada orangorang bahwa promosinya ini akibat kehebatannya dalam berilmu sihir dan dia menghadiahkan orang-orang
yang mengajarkan ilmu sihi itu hadiah yang banyak.
Pdf By Kang Zusi
tetapi tentaranya dilupakan. sehingga menyebabkan komandannya, yang feng sangat marah.
yang feng berkata kepada jendral song guo, “kita telah mengambil resiko dan membiarkan diri kita
menghadapi panah dan batu untuk dirinya. tetapi bukannya memberikan kita penghargaan atau hadiah
apapun, dia bercerita bahwa semua itu akibat jasa para tukang sihirnya itu.”
“mari kita singkirkan dia dan selamatkan kaisar,” kata song guo.
“kau bunyikan tanda sebagai signal dan aku akan menyerang dari luar.”
jadi kedua nya setuju untuk bertindak bersama malam nanti. tetapi rencana mereka telah bocor dan
dilaporkan pada li jue. song guo ditangkap dan dihukum mati. malan itu yang fang menunggu singnal diluar,
dan ketika menunggu tiba-tiba datanglah li jue sendiri. pertempuran dimulai hingga pagi menjelang. tetapi
yang feng berhasil lolos dan lari kekota xian.
dari saat ini pasukan li jue mulai melemah dan dia mulai menderita kekalahan seiring dengan serangan guo si
yang menjadi lebih sering. berita datang bahwa zhang ji dengan membawa pasukan yang sangat besar sedang
datang dari shan xi untuk membuat perdamaian dengan kedua faksi. zhang ji bersunpah dia akan menyerang
mereka yang bertindak gegabah. li jue berusaha mendapatkan dukungan dengan mengirim utusan bahwa dia
bersedia berdamai dan guo si juga melakukan demikian.
jadi pertarungan berakhir dan zhang ji mengirim pesan agar kaisar sementara pergi ke hong nong didekat luo
yang.
kaisar setuju dan berkata, “aku telah lama ingin kembali ke timur.”
zhang ji dianugerahi jabatan, jendral pemimpin pasukan kuda terbang kekaisaran dan sangat di segani dan
dihormati. zhang ji mengawasi bahwa kaisar dan pejabat istana mendapatkan semua kebutuhannya. guo si
membebaskan semua pejabat istanadan li jue menyediakan transportasi untuk kaisar dan pejabatnya pergi ke
timur. li jue memerintahkan pasukan penjaga kaisar untuk mengawal kaisar pergi ke timur.
perjalanan itu berlangsung tanpa insiden apapun sampai dekat xin feng, dekat jembatan ba ling, angin musim
gugur dari barat berhembus dengan sangat kencangnya. di jembatan itu rombongan kaisar dihentikan oleh
sepasukan prajurit yang memasang barikade.
“siapa yang datang ?” teriak seseorang.
“kereta kaisar sedang lewat dan siapa yang berani memberhentikannya ?” kata penasehat istana yang qi.
kedua jendral yang memasang barikade berkata pada yang qi,”jendal guo si memrintahkan kami untuk
menjaga jembaan dan menghentika mata-mata . kau bilang kaisar berada disini. kami harus melihatnya dan
kami akan membiarkanmu lewat.”
lalu tirau mutiara disingkapkan dan kaisar berkata, “aku, kaisar, ada disini. kenapa kau tidak mundur dan
membiarkanku lewat ?”
mereka semua bersujud dan memberi hormat, “hidup yang mulia ! semoga baginda yang mulia panjang umur
dan sehat selalu !” dan mereka membiarkan rombongan itu lewat.
tetapi ketika mereka melaporkan hal itu, guo si sangat marah, “aku bermaksud untuk memperdayai zhang ji
dan menangkap kaisar serta menahannya di meiwo. kenapa kalian biarkan lewat ?”
dia menghukum mati kedua jendral tersebut dan mengejar rombongan itu dan sampai di sebuah daerah
bernama hua ying.
Pdf By Kang Zusi
suara bising dari belakang rombongan itu terdengar dan suara keras yang berteriak “hentikan kereta !!!”
Kaisar lalu menangis.
“keluar dari sarang serigala dan masuk ke mulut harimau !” katanya.
tidak ada yang tahu apa yang harus dilakukan. mereka semua terlalu takut. tetapi ketika tentara guo si sudah
mendekati mereka, tiba-tiba terdengar bunyi genderang perang dan dari balik bukit muncul lebih dari 1000
prajurit datang dengan bendera bertulisn “jendral dinasti han, yang feng.”
setelah dikalahkan li jue, yang feng pergi kekaku bukit xian dan dia datang untuk memberi jasanya segera
setelah dia mendengar perjalanan kaisar. melihat bawah dia perlu untuk bertempur sekarang, dia menyusun
pasukannya dalam formasi.
jendral guo si, cui yong , keluar dari mulai menantang.
yang feng berkata, “dimana xu huang ?”
tiba-tiba langsung keluar seorang pendekar pemberani membawa kampak besar. dia langsung berkuda kearah
cui yong yang langsung tewas dalam serangan pertama. pasukan yang feng langsung menerjang maju dan
menghancurkan pasukan guo si. pasukan yang kalah mundur sejauh 7 km.
yang feng berkuda untuk menemui kaisar yang langsung berkata, “ini adalah sebuah jasa besar, kau telah
menyelamatkan nyawaku.”
yang feng bersujud dan berterima kasih. kaisar meminta untuk bertemu dengan xu huang. lalu xu huang
diantar mendekat pada kereta kaisar, diama dia bersujud dan memperkenalkan diri sebagai xu huang dari he
dong.
kaisar juga menghargai jasanya.
lalu rombongan ini melanjutkan perjalananm yang feng bertindak sebagai pelingdung dari rombongan ini
sampai di kota hui yang, tempat untuk berhenti karena hari telah amlan. komandan kota itu, Duan wei
memberikan mereka pakaian dan makanan dan kaisar beristirahat didalam kemah yang feng.
keesokan hari guo si, mengumpulkan pasukannya, muncul didepan kemah dan xu huang keluar untuk
melawan. tetapi guo si berusaha untuk mengitari perkemahan sehingga mereka dapat mengepung
perkemahan itu dan kaisar yang berada ditengah situasinya sedang kritis, ketika tiba-tiba bantuan tiba, xu
huang seorang diri datang dan dengan memacu kudanya membantai siapa saja yang mendekati kaisar. tidak
ada satu prajuritpun disitu yang mampu melawannya sehingga mereka kabur.
pasukan guo si yang diluarpun dikejutkan dengan datangnya pasukan baru dari arah tenggara. dan akhirnya
karena tidak dapat bertahan, mereka mundur.
ketika mereka telah aman, mereka semua keluar untuk melihat siapakah yang menolong mereka. mereka
menemukan bahwa itu adalah dong cheng, paman dari kaisar atau “paman negara”. kaisar menangis dan dia
menceritakan kesedihan dan bahaya yang dialaminya.
lalu dong cheng berkata, “jadilah anak yang berani. jendral yang feng dan aku telah bersumpah akan
membunuh kedua pemberontak itu li jue dan guo si sehingga akan membersihkan dunia dari kejahatannya.”
kaisar memerintahkan mereka untuk bergerak ke timur secepatnya dan mereka bergerak pagi dan malam
sampai mereka sampai di hong nong

guo si memimpin pasukannya kembali. bertemu li jue dan dia bercerita mengenai penolong kaisar dan
kemana mereka pergi.
“jika mereka mencapai gunung hua shan dan berhasil sampai ditimur, mereka akan mengumumkan kepada
seluruh negri, memanggil para bangsawan dan pemimpin untuk menyerang kita dan kita akan dalam
bahaya.”kata guo si.
“zhang ji memegang chang an dan kita harus berhati-hati. tidak ada yang dapat menghalangi kita untuk
menyerang hong nong, kita dapat membunuh kaisar dan membagi kekaisaran untuk kita berdua .” kata li jue.
guo si berpikir bahwa ini adalah renana yang baik, lalu pasukan mereka bersatu kembali dan mulai menjarah
daerah sekitar. lalu mereka pergi ke hong nong dan meninggalkan kehancuran dibelakang mereka.
yang feng dan dong cheng yang mendengar pasukan pemberontak ini mendekat, lalu yang feng dan dong
cheng memutuskan untuk melawan mereka di dong jian.
li jue dan guo si yg sebelumnya telah membuat rencana. karena pasukan yang musuh hanya sedikit
dibandingkan pasukannya, mereka dapat menyerang pasukan musuh seberti air bah. jadi ketika hari
pertempuran datang, mereka keluar dan memnuhi bukit dan daratan. yang feng dan dong cheng hanya dapat
melindungi kaisar dan permaisuri. pejabat istana dan pembantu istana lainnya diperintahkan untk melindungi
dirinya sendiri semampunya. pemberontak mulai menyerang hong nong, tetapi kedua pelindung itu berhasil
membawa kaisar lari ke shan bei.
ketika jendral pemberontak mulai mengejar, yang feng dan dong cheng harus memainkan taktik “2 sisi
pedang”. mereka mengirim utusan untuk berdamai dengan li jue dan guo si dan pada saat yang sama mereka
mengeluarkan titah kaisar untuk meminta bantuan dari pemimpin “gelombang putih”–han xian, li yue dan hu
cai. gelombang putih adalah cabang dari jubah kuning dan li yue sebenarnya adalah perampok dan telah
menjarah diseluruh hutan dan bukit disana. tetapi pertolongan sangat dibutuhkan.
ke3 orang ini, dijanjikan pengampunan atas seluruh kejahatannya dan akan mendapat jabatan pemerintahan,
langsung menjawab panggilan dan kaisar mendapatkan bala bantuan yang besar dan berhasil mengambil
kembali hong nong. tetapi sementara itu, li jue dan guo si menghancurkan tempat apapun yang mereka
temui, membantai semua orang yang tua dan lemah, dan memaksa yang kuat menjadi pasukan. ketika dalam
pertempuran mereka menempatakn orang-orang itu menjadi pasukan di garis depan dan mereka
memanggilnya “gan si ping ren” atau “pasukan berani mati”.
pasukan li jue dan guo si sangat banyak. ketika li yue, pimpinan gelombang putih mendekat dengan
pasukannya. guo si memerintahkan pasukannya untuk melemparkan barang berharga. para orang bekas
perampok itu tergoda untuk mengambilnya dan akhrnya mereka kacau balau. lalu guo si memrintahkan
pasukannya untuk maju menyerang dan menghancurkan emreka .yang feng dan dong cheng sementara itu
telah membawa kaisar melalui jalur utara.
li jue dan guo si mengejar.
li yue, pemimpin gelombang putih berkata pada kaisar, “keadaan sangat gawat, yang mulia. aku harap yang
mulia tinggalkan kereta dan naik kekudaku ini. dan pergilah.”
kaisar berkata,”aku tidak dapat meninggalkan para bawahan yang setia padaku.”
mereka semua bersujud dan menangis mendengar kaisar mengucapkan kata-kata itu dan mereka bersumpah
akan mati demi kaisar. lalu kaisarpun pergi. dan mereka semua yang terinspirasi dengan kebaikan kaisar lalu
bertempur mati-matian, pertempuran yang tidak seimbang antar 2 .000 orang bersenjatakn ala kadarnya dgn
15.000 tentara dgn perlengkapan senjata lengkap. tetapi mereka dapat menahan cukup lama dan ahkhirnya
hu chai— pemimpin “gelombang putih” itu tewas dalam pertempuran.
Pdf By Kang Zusi
musuh terus mengejar dan kaisar sekrang telah sampai didekat sungai kuning. yang feng dan dong cheng
sertai kaisar dan permaisuri turun dari kuda dan berjalan kaki ke pinggir sungai kuning.
Li yue mencari perahu untuk berlayar kesebrang sungai. cuaca sangat dingin dan kaisar dan permaisuri sudah
sangat kedinginan dan bergetar. mereka telah sampai ke pinggir sungai dan mendapatkan perahu, tetapi sisi
sungai sangat tinggi dan mereka tidak menemukan tempat landai.
lalu yang feng mengusulkan, “kita dapat menggunakan tali kida untuk membantu kaisar turun.”
tetapi adik permaisuri fu de berkata, “aku menemukan 10 rol sutra dari pasukan yang mati itu dan kita dapat
menggunakannya.”
dan mereke menggulung kaisar dan permaisuri dengan sutra dan mereka menuruknanya pelan-pelan kedalam
perahu, lalu li yue turun dengan tali dan membawa fu du dipunggungnya kedalam perahu.
tetapi perahu itu terlalu kecil untuk semua orang, dan mereka yang tidak dapat measuk akhirnya hanya
tergantung di tali-tali itu dan jatuh kedalam air. mereka membawa kaisar ke seberang sungai dan kemudia
kembali untuk yang lain. akhirnya keributan terjadi karena mereka saling berusaha naik kekapal terlebih
dahulu dan tidak mau mengalah. prajurit diperintahkan untuk membuang kesungai orang yang
membahayakan perahu dan memotong jari dan tangan mereka yang berusaha memegang sisi perahu dari
dalam air karena akan mengakibtkan perahu oleh. erangan kesakitan dan permintaan tolong memenuhi langit
hari itu.
ketika mereka berkumpul di pinggir sungai, banyak yang hilang. hanya selusin pakaian kaisar yang
tertinggal, yang feng menemukan gerobak kerbau dan dengan itu mereka mengantarkan kaisar ke da yang.
mereka tidak punya makanan dan mereka bermalam digubuk yang beratapkan jerami. beberapa orang dari
desa menawarkan mereka makanan tetapi makanan itu terlalu alot untuk di kunyah dan ditelan.
keesokan harinya kaisar memberikan gelar bagi orang-orang menolongnya. li yue diberikan gelar jendral
yang menaklukan utara dan han xian , jendral yang menaklukan timur.
perjalanan berlanjut dan segera 2 orang pejabat datang dengan pasukan mereka dan langsung bersujud
dihadapan kaisar dengan menangis. merkea adalah pelindung kekaisaran yang biao dan administrator istana
han rong. kaisar dan permaisuri senang dan ikut menangis bersama mereka.
kata han rong kepada orang disitu, “pemberontak percaya pada kata-kata ku. kau jagalah kaisar disini dan
aku akan mempertaruhkan nyawaku untuk membawa perdamaian.”
setelah han rong pergim kaisar beristirahat di kemah yang fend. tetapi yang biao meminta agar kaisar pergi
ke an yi dan membuat ibu kota disana. ketika kereta kuda mereka sampai dikota itu, mereka menemukan
bahkan tidak ada satu bangunan megah pun dikota itu dan tempat yang disediakan untuk kaisar hanyalah
gubuk jerami yang bahkan tidak ada pintu. mereka membarikade tempat ini dengan pagar duri sebagai
perlindungan dan didalamnya kaisar berkonsultasi dengan menterinya. prajurit berkemah disekitar pagar.
sekarang li yue dan teman-temannya menunjukan wajah aslinya. mereka menggunakan kuasa kaisar semau
mereka dan para pejabat yang menentang di aniayanya bahkan dihadapan kaisar. mereka dgn sengajar
memberi arak asam dan makanan basi untuk kaisar. kaisar berusaha untuk memakan makanan yang mereka
berikan. li yue dan han xian merekomendasikan kepada kaisar nama-nama bekas narapidana, prajurit biasa,
dukun, lintah darat dan orang-orang seperti itu untuk mendapat gelar. lebih dari 200 orang diusulkan. karena
stempel tidak ada, maka sebatang kayu di ukir sedemikian rupa. masalah istana tidak pernah direndahkan
sebegitunya.
sekarang han rong sedang menemui li jue dan guo si. setelah mendengarkan pembicaraan yang begitu berapiapi, kedua jendral ini setuju untuk melepakan pejabat dan orang-orang istana.
Pdf By Kang Zusi
wabah kelaparan terjadi bersamaan pada tahun itu dan rakyat memakan rumput dari pinggir jalan untuk
melanjutkan hidup. kelaparan melanda dimana-mana. tetapi makanan dan pakaian dikirim kepada kaisar dari
gubernur henei, zhang yang dan gubernur he dong, wang yi dan mereka sekarang lebih lega.
dong cheng dan yang feng mengirim pekerja untuk membangun kembali istana di luo yang dengan tujuan
untuk memintahkan istana kesana. li yue melawan usulan ini.
dong cheng berargumen, “luo yang adalah istana yang sesungguhnya, pergi dari kota kecil ini adalah sesuatu
yang masuk akal.”
li yue berdiri dan berkata, “kau boleh memindahkan istana kesana, tetapi aku akan tetap disini.”
tetapi ketika kaisar telah memtuskan dan kaisar telah memberi perintah dan persiapan dilakukan dong cheng
dan yang feng, li yue secara diam-diam mengirim utusan kepada li jue dan guo si untuk menangkap kaisar.
tetapi rencana ini bocor, dan dong cheng serta yang feng mengaturnya sehingga hal ini bisa terhindar dan
mereka secepatnya menuju jalan melewati bukit gu. li yue yang mengetahui hal ini, tanpa menunggu guo si
dan li jue pergi untuk bertindak sendiri.
ketika hari menjelang pagi, dan mereka telah melewati bukit gu, suara teriakan tiba-tiba terdengar, “hentikan
kereta ! li jue dan guo si ada disini !”
ini menakutkan sang kaisar dan ketakutan jg melanda pasukan pengawalnya ketika mereka melihat seluruh
bukit tiba-tiba nyala terang oleh obor.
bagaiman putra langit dapat lari dari masalah ini, akan dijelaskan pada bab berikut
lu bu memimpin serangan malam hari ke xu zhou.
pada akhir bab yang lalu diceritakan kedatangan li yue yang berteriak dan berpura-pura menjadi li jue untuk
menangkap kaisar.
tetapi yang feng mengenali suara li yue dan berkata. “itu cuman li yue !”
dia memerintahkan xu huang untuk melawannya. dalam satu tebasan pengkhianat itu tewas dan pasukannnya
tercerai berai.
rombongan kekaisaran akhirnya berhasil selamat melintasi bukit gu. disini gubernur he nei, zhang yang,
memberikan mereka makanan dan kebutuhan yang lain dan mengawal kaisar ke zhi dai. untuk bantuannya,
kaisar menganugerahkan pangkat jendral pegawas bagi zhang yang. yang feng memindahkan pasukannya ke
timur laut luo yang dan berkemah di ye wang.
sekarang kaisar memasuki kota luo yang. didalam tembok semuanya telah musnah. istana dan aula telah
terbakar, jalanan dipenuhi dengan rumput dan akar-akar liar dan juga puing-puing bangunan. istana utama
atapnya banyak yang holang dan temboknya rusak. sebuah istana kecil langsung dibuat dan disana pejabat
istana dan kaisar bersidang. beridiri diudara terbuka diantara semak-semak dan rumput. nama pemerintahan
diubah menjadi “membangun kedamaian kembali” (jiang an), tahun pertama. (sekitar thn 196 m)
tahun ini banyak wabah kelaparan, penduduk luo yang walaupun telah berkurang hanya menjadi beberapa
ratus keluarga saja, tetap tidak mendapatkan cukup makan dan mereka makan dengan mengerogoti batang
kayu dan rerumputan serta akar-akar tanaman untuk memuaskan rasa lapar mereka. pejabat pemerintahan
yang berpangkat tinggi keluar dari kota ke daerah lain untuk mencari makanan. banyak orang yang
meninggal karena kejatuhan batu dari tembok kota yang rusak atau pilar-pilar dari rumah yang telah
terbakar. belum pernah dalam jaman dinasti han, kemalangan dan penderitaan seperti ini pernah terjadi.
Pdf By Kang Zusi
penjaga kekaisaran yang biao mengirimkan surat pada istana dan berkata, “titah yang diperintahkan padaku
beberapa waktu yang lalu belum benar-benar dapat terlaksana. sekarang cao-cao sangat kuat di gunung shan
dong dan akan baik bila kita berkerja sama dengan dia sehingga dia dapat mendukung dinasti han.”
kaisar berkata,”tidak perlu mempermasalahkan masalah ini lagi. kirim utusan segera !!”
lalu titahpun dikirin dan utusan membawanya ke gunung shan dong. sekarang ketika cao-cao telah
mendengar bahwa pemerintahan telah kembali ke ibu kota luo yang, dia memanggil penasehatnya untuk
berkonsultasi.
xun yu menjelaskan permasalahannya kepada cao-cao , “800 thn yang lalu, pangeran wen dari jin
mendukung raja xiang di akhir dinasti zhou. dan semua tuan-tuan tanah mendukung pangeran wen. pendiri
dinasti han, liu bang memenangkan hati rakyat karena menggunakan pakaian berkabung bagi kaisar yi dari
chu. sekarang kaisar xian telah menjadi pelarian dijalanan yang berdebu. untuk membantunya
mengembalikan kekuasaanya sama seperti mendapatkan terima kasih dari langit. tetapi kau harus bertindak
cepat atau seseorang lain akan mengambilnya darimu !”
cao-cao mengerti dan segera menyiapkan pasukannnya untuk berangkat. pada saat yang bersamaan utusan
kaisar tiba membawa titah agar cao-cao segera menghadap.
di luo yang segalanya sangat menyedihkan. tembok telah runtuh dan tidak ada cara untuk membangunnya
kembali, sementara kabar burung kedatangan li jue dan guo si membuat kota itu terus menerus diliputi
kecemasan.
kaisar yang takut berbicara pada yang feng, berkata, “apa yang bisa kita lakukan ? tidak ada jawaban dari
timur hua shan dan musuh telah mendekat !”
lalu yang feng dan han xian berkata, “kami, adalah menterimu dan akan melawan dan mati untukmu !”
tetapi dong cheng berkata, “pertahanan kita lemah dan kekuatan militer kita kecil, kita sulit untum
mengharapkan kemenangan dan apa artinya kekalahan yang sdh pasti untuk diperjuangkan ? aku melihat
tidak ada pilihan yang lebih baik untuk pergi ke timur gunung hua shan.
kaisar setuju dan perjalananpun dimulai tanpa persiapan apapun. mereka membawa beberapa ekor kuda,
pejabat istana harus berjalan kaki. mereka melihat asap tebal dari debu-debu berterbangan yang berarti ada
tentara yang mendekat. kaisar dan pengikutnya terdiam dan ketakutan. lalu datanglah seorang berkuda, dia
adalah utusan yang kembali dari timur gunung hua shan.
dia berkuda kedepan kereta kuda kaisar dan bersujud serta berkata, “jendral cao-cao seperti yang
diperintahkan telah datang membawa seluruh kekuataan tentaranya dari timur hua shan, tetapi mendengar
bahwa li jue dan guo si telah mendekati ibu kota, dia mengirim xiahou dun berserta 100.000 tentara untuk
maju duluan. xiahou dun memimpin 10 jendral yang hebat dan 50.000 pasukan berkuda telah tiba, dan akan
segera mengawal yang mulia.
ketakutan langsung sirna dari benak kaisar. dan segera xiahou dun dan panglima lainnya datang. xiahou dun,
xu chu dan dian wei segera turun dan bersujud pada kaisar. lalu pasukan kaisar melihat ada pasukan yang
datang lagi dari arah timur. dan dengan perintah kaisar, xiahou dun melihat pasukan itu dan ternyata itu
adalah 50.000 pasukan infantri yang datang dari arah lain dipimpin oleh cao hong untuk menjemput kaisar.
segera cao hong, li dian dan yue jing datang mendekat ke kereta kuda kaisar dan memperkenalkan diri
mereka.
cao hong berkata, “ketika saudaraku cao-cao, mendengar pasukan pemberontak mendekat, dia takut
keselamatan kaisar terancam dan mengirimkan aku memimpin pasukannya untuk datang dari arah timur.”
“jendral cao-cao adalah pelayan yang setia dan dapat dipercaya !” kata kaisar.

perintah diberikan untuk maju, cao hong memipin kawalan dengan 10.000 tentara ditengah. tetapi tentara
pemberontak mendekat dengan cepat. kaisar memerintahkan xiahou dun untuk melawan mereka. xiahou dun
membagi 2 pasukannya untuk melawan mereka. xiahou dun memipin pasukan kavaleri sedangkan pasukan
infantri mengawal kaisar. 2 0.000 tentara dipimpin oleh dian wei memyerang dari kiri, 2 0.000 tentara
dipimpin xu chu menyerang dari kanan dan 2 0.000 tentara di tengah dipimpin xiao hou dun sendiri
memecah belah musuh. li dian menjaga garis belakang dari rombongan kaisar dgn masing-masing 10.000
tentara dan yue jing memimpin pasukan mendahului rombongan kaisar dengan 10.000 tentara, sehingga
kaisar dapat tenang dilindungi disegala arah.
li jue dan guo si membawa pasukan berkekuatan 170.000 pasukan. mereka telah sampai di dekat kota luo
yang dan mendengar kaisar telah pergi, mereka mengirim 40.000 pasukan berkuda mengejar rombongan
kaisar. ditengah jalan mereka dihadang pasukan cao-cao. pertempuran berlangsung sengit dari pagi hingga
petang, dan akhirnya pasukan li jue dan guo si berhasil dikalahkan dan harus mundur sejau 2 0 km dari
tempatnya semula. 10.000 pasukan pemberontak telah tewas dalam pertempuran itu. karena hari telah
menjelang malam maka xiahou dun mengusulkan pada kaisar untuk kembali ke luo yang.
keesokan harinya cao-cao datang dengan tentara utamanya berkekuatan 2 50.000 pasukan dan dia berkemah
didepan gerbang kota. dia masuk kekota untuk menemui kaisar. dia berlutut, tetapi kaisar langsung
membangunkannya dan berterima kasih padanya.
cao-cao berkata, “setelah menerima kebaikan dari negara, pelayanmu ini berhutang budi pada kekaisaran.
kejahatan yang dilakukan kedua pemberontak itu telah memenuhi langit tetapi aku membawa 2 00.000
tentara terbaikku untuk melawan mereka. dan pasukanku dapat membuat yang mulia dan tahta dinasti aman.
keselamatan negara adalah masalah yang utama saat ini.”
gelar terhormat dianugerahkan pada cao-cao. dia diangkat menjadi jendral besar pelindung negara, menteri
pertahanan dan diberikan simbol militer.
kedua pemberontak li jue dan guo si ingin menyerang cao-cao ketika pasukan mereka masih kelelahan akibat
perjalanan jauh.
tetapi jia xu penasehat mereka berkata,”tidak ada harapan untuk menang. dia memiliki tentara kuat dan
jendral pemberani. menyerah mungkin akan memberikan kita amnesti.”
li jue marah dan berkata, “apakah kau mencoba untuk melemahkan semangat pasukan ?”
dan dia mengeluarkan pedangnya dan mengarahkan pada jia xu. tetapi pejabat lainnya mencegah dan
menyelamatkan penasehat itu. pada malan yang sama jia xu pergi dari kemah dan pulang kedesanya.
segera pemberontak itu mengajak bertempur. sebagai balasannya cao-cao mengirim xu chu, cao ren dan dian
wei dengan 3 000 pasukan berkuda. ke3 pemimpin ini hanya menyerang sebentar lalu mundur dan
seterusnya begitu berulang2. sementara cao-cao sedang menyusun formasi perang pasukannya yang besar.
lalu li xian dan li bie, keponakan dari li jue menantang duel. dari sisi cao-cao keluar xu chu yang
menewaskan li xian. li bie yang karena sangat terkejut melihat hal itu langsung jatuh dan kuda dan mati. xu
chu kembali dengan membawa 2 kepala.
ketika xu chu mempersembahkan kepala ke 2 orang itu kpd cao-cao, dia menepuk bahu xu chu dan berkata,
“kau benar-benar fan kuai milikku !”
berikutnya formasi perang telah selesai dan xiaohou dun serta cao hong memimpin kedua formasi sayap dan
cao-cao ditengah, mereka maju dengan suara genderang perang mengiringi. pemberontak bergerak mundur
dan lansung lari. tentara cao-cao mengejar dipimpin oleh cao-cao sendiri, dengan pedang ditangan.
pembantaian itu berlangsung sampai malam hari. 10.000 pasukan musuh tewas dan banyak lagi yang terluka
dan menyerah. li jue dan guo si pergi ke arah barat, lari kepanikan seperti anjing yang kabur dari rumah yang
roboh. tidak punya tempat untuk berlindung, mereka pergi ke bukit dan sembunyi di balik semak-semak.
Pdf By Kang Zusi
pasukan cao-cao kembali dan berkemah didekat ibu kota.
lalu yang feng dan han xian berkata, “cao-cao ini telah melakukan jasa besar dan dia orang dgn pasukan
besar. nanti tidak ada akan tempat buat kita.”
lalu mereka mengirim pesan pada kaisar bahwa mereka ingin mengejar pemberontak dan dengan alasan ini
mereka membawa pasukan mereka dan berkemah di da liang.
suatu hari kaisar memanggil cao-cao. utusan dikirim dan diterima cao-cao. cao-cao melihat bahwa utusan ini
berbeda dan tidak dapat mengerti kenapa orang lain tampak kelaparan tetapi dia sehat-sehat saja.
cao-cao bertanya, “kau tampak sehat-sehat saja pak. bagaimana kau mengaturnya ?”
“hanya ini: aku telah hidup miskin selama 30 thn.”
cao-cao bertanya, “jabatan apa yang pernah kau pegang ?”
“aku diangkat karena kejujuranku dan kesetiaanku. aku pernah mengabdi pada yuan shao da zhang yang
tetapi kembali kesini ketika kaisar pulang. sekarang aku adalah salah seorang sekertarisnya. aku berasal dari
ding tao dan namaku adalah dong zhao.”
cao-cao berdiri dari tempat duduknya dan berkata, “aku telah mendengar tentangmu, betapa senangnya aku
dapat bertemu denganmu.”
arak dibawa kedalam tenda dan xun yu dipanggil dan diperkenalkan. ketika mereka sedang berbincang,
datang seorang prajurit mengatakan ada kelompok yang bergerak ke arah timur. cao-cao memerintahkan
untuk mencari tahu siapakan orang-orang itu, tetapi dong zhao langsung tahu saat itu juga.
“mereka adalah mantan pemipin yang pemberontak. yang feng dan han xian. mereka lari karena
kedatanganmu.”
“apakah mereka tidak mempercayaiku ?” tanya cao-cao.
“mereka tidak layak untuk kau perhatikan, tenangkan dirumu tuan.”
“bagaimana dgn li jue dan guo si ? ” tanya cao-cao.
“harimau tanpa cakar dan burung tanpat sayap– mereka tidak akan pergi jauh. mereka tidak berharga untuk
dipikirkan.”
cao-cao melihat bahwa dia dan tamunya ini banyak persamaan, lalu dia mulai membicarakan urusan negara.
kata dong zhao, “kau, tuan, dengan tentaramu dapat menghancurkan pemberontakan dan menjadi tulang
punggung kekaisaran, sebuah pencapaian yang sama seperti ke 5 pelindung negara dimasa lalu. tetapi para
pejabat akan melihatnya lain dan tidak semuanya akan mendukungmu. aku pikir akan tidak bijaksana jika
kau tetap berada disini, dan aku mengusulkan memindahkan ibu kota ke xu chang. tetapi, harus diingat
bahwa berita mengenai restorasi ibu kota di luo yang telah diumumkan dan banyak orang yang datang
berharap dapat hidup tenang dan aman. perpindahan lagi akan membuat banyak orang tidak senang.
walaupun begitu, untuk melakukan suatu yang besar memang dibutuhkan suatu pengorbanan yang besar
pula. ini adalah terserahmu untuk menentukan.”
“sama seperti pikiranku !” kata cao-cao,”tetapi apakah tidak ada bahaya ? yang feng di da liang dan pejabat
istana !”
Pdf By Kang Zusi
“itu mudah diatur. tulislah surat ke yang feng dan tenangkan pikirannya. lalu katakan kepada pejabat negara
bahwa tidak ada makanan di luo yang ini dan karena itu kau akan pergi ke tempat lain dimana ada makanan
dan ditempat itu tidak ada bahaya kekurangan apapun. ketika mereka mendengar ini, mereka akan setuju.”
cao-cao sekarang harus memutuskan dan setelah tamunya berpamitan. cao-cao dan penasehatnya diam-diam
membicarakan perpindahan ibu kota.
sekarang penasehat istana wang li, yng juga ahli perbintangan, berkata pada liu cai, penulis sejarah istana,
“aku telah mempelajari bintang. sejang musim semi venus telah mendekati bintang pelindung dan
pengembala sapi (note yang dimaksud ursa major dan vega) melewati sungai khayangan. mars telah
mengalami konjungsi dengan venus di gerbang langit, sehingga metal (venus) dan api (mars) menjadi satu.
oleh sebab itu pasti akan ada pemimpin baru. aura dari dinasti han telah habis dan jin dan wei akan bangkit.
sebuah surat rahasia dikirimkan pada kaisar berkata, “mandat langit telah menunjukan jalannya. dan 5
elemen, metal, kayu, air, api dan tanah–telah berubah proporsinya. tanah menyeran api adalah wei
menyerang han dan pengganti dinasti han adalah wei.”
cao-cao mendengar hal ini dan dia mengirim orang kepada ahli bintang itu dan berkata, “kesetiaanmu tidak
diragukan lagi, tetapi jalan langit adalah sulit diterka. sedikit yang kau katakan akan lebih baik.”
lalu cao-cao mendiskusikan masalah ini pada xun yu.
penasehatnya berkata, “kebajikan han adalah api, elemenmu adalah tanah. xu chang berada dalam lindungan
elemen tanah dan keberuntunganmu bergantung dgn tempat itu. api dapat mengatasi tanah dan tanah dapat
menguatkan kayu. dong zhao dan wang li setuju, dan kau hanya perlu menunggu saja.”
akhirnya cao-cao memastikan keputusannya.
keesokan harinya didepang sidang dia berkata, “luo yang sudah hancur dan tidak dapat dibangun kembali
dan juga tidak dapat menghasilkan makanan. xu chang adalah kota yang mulia, penuh sumber daya alam dan
dekat ke lu yang tempat lumbung beras terbesar. itu adalah sebuah tempat yang cocok menjadi ibu kota. aku
berharap istana dipindah secepatnya.”
kaisar tidak berani membantah dan para pejabat terlalu bingung untuk berpendapat. akhirnya mereka
memilih hari untuk berangkat. cao-cao sebagai komandan rombongan itu dan semua pejabat mengikuti.
ketika sampai disuatu tempat, tiba-tiba bunyi genderang perang bertabuhan.
lalu yang feng dan han xian muncul dan menghalangi jalan. didepan berdiri xu huang yang berteriak, “caocao menbawa pergi kaisar !”
cao-cao melihat orang itu. dia tampaknya orang hebat dan dalam hatinya cao-cao mengngaguminya. cao-cao
memerintahkan xu chu untuk melawan xu huang. pertempuran itu berlangsung 50 jurus dan tidak ada yang
menang. cao-cao memerintahkan pasukannya mundur.
didalam kemah dia berkumpul dengan bawahannya. ” kedua pemberontak itu tidak perlu dibahas, tetapi xu
huang adalah jendral yang hebat dan aku tidak ingin menggunakan kekuatan besar melawannya. aku ingin
dia berkerja untukku.”
lalu majulah man chong, berkata,”janagan buat hal itu menkhawatirkan mu tuanku. aku akan berbicara
padanya. aku akan menyamar menjadi pasukannya malam ini dan aku akan membuat dia berkerja untuk
kita.”
malam itu man chong, menyamar dan pergi ke kemah musuh lalu dia berjalan ketenda xu huang yang sedang
duduk dekat lilin. xu huang masih mengenakan baju perangnya.
Pdf By Kang Zusi
tiba-tiba man chong kehadapannya dan memberi hormat, “kau baik-baik saja sejak kita berpisah, kawan lama
?”
xu huang terkejut dan memandang wajah orang yg berbicara itu dan dia berkata, “apa !! kau man chong dari
shan yang ? apa yang kau lakukan disini ?”
“aku adalah bawahan cao-cao. melihat teman lamaku di pasukan musuh. aku menginginkan berbincangbincang denganmu. lalu aku mengambil resiko mengendap-endap malam ini dan disinilah aku.”
xu huang meminta man chong duduk.
lalu berkatalah man chong, “hanya ada sedikit orang pemberani didunia ini. kenapa kau melayani orang
seperti tuanmu sekarang ? tuanku adalah orang yang paling hebat didunia, seorang pria yang menyukai orang
bijak dan menghargai prajurit seperti yang semua orang tahu. keberanianmu hari ini telah memenangkan
seluruh kekagumannya dan dia mengatur agar serangan tidak membabi buta sehingga tidak melukaimu.
sekarang dia mengirimku untuk mengundangmu mengikutinya. apakah kau mau meninggalkan kegelapan
menuju terang dan membantu dia dalam tugas besarnya ?”
xu huang duduk berpikir cukup lama mengenai tawaran ini.
lalu dia berkata sambil menghela napas, “aku tahu tuanku akan gagal, tetapi aku telah mengikuti mereka
cukup lama dan tidak begitu nyaman meninggalkan mereka.”
tetapi kau tahu bahwa burung yang bijak memilih pohonnya sendiri dan pelayan yang bijak memiih tuannya.
ketika seseorang bertemu dng tuan yang sesuai dan mebiarkannya, orang itu sungguh ceroboh.”
“aku bersedia melakkukan apa yang kau katakan” kata xu huang sambil berdiri.
“kenapa kau tidak membunuh kedua tuanmu itu sebagai hadiah perkenalan ?” kata man chong.
“adalah sangat salah bagi pelayan untuk membunuh tuannya, aku tidak akan membunuh mereka.”
“benar, kau adalah orang baik.”
lalu xu huang dengan hanya membawa beberapa orang berkuda yang merupakan orang-orang nya, pergi
malan itu dan berpindah ke cao-cao. lalu segera, seseorang membawa berita ini ke yang feng yang
memerintahkan 1000 orang berkuda untuk keluar dan menangkap xu huang.
ketika mereka mendekat, yang feng berteriak, “pengkhianat ! berhenti kau !”
tetapi yang feng masuk dalam perangkap. tiba-tiba dari sisi gunung obor-obor bernyalaan dan munculah
pasukan cao-cao, cao-cao sendiri berada disana.
“aku telah menantimu cukup lama, janagan lari kau pemberontak!” teriak cao-cao.
yang fei langsung terkejut dan ingin kabur, tetapi segera terkepung. han xian datang menolong. yang feng
akhirnya berhasil melarikan diri sementar cao-cao tetap menyerang pasukan mereka. banyak pasukan
pemberontak yang menyerah dan pemimpin mereka menemukan terlalu sedikit orang yang tersisa sehingga
mereka pergi berlindung pada yuan shu.
ketika cao-cao kembali kekemah, dia menerima dengan baik para pasukan yang menyerah. lalu keesokan
paginya. rombongan berangkat lagi menuju xu chang. dan akhirnya mereka samapi ke xu chang, dan mereka
membuat istana dan aula, kui leluhur dan altar, teras istana dan kantor pejabat. tembok diperbaiki dan
diperkuat, rumah penyimpanan dibangun dan semua ditata dengan baik.

lalu datanglah hadiah bagi pengikut cao-cao dan orang-orang yang membantunya.
dong cheng dan 13 orang lainnya diankat menjadi penguasa daerah. semua jasa mendapat balasannya dan
yang bersalah mendapat hukumannya. semua sesuai dengan kehendak cao-cao.
cao-cao mengangkat dirinya sendiri menjadi perdana menteri, kepala panglima, penguasa dari wu ping. xun
yu diangkat menjadi penasehat kekaisaran dan kepala sekertariat kekaisaran. xun you diangkat menjadi
menteri perang, guo jia diangkat menjadi menteri agama, liu ye menjadi menteri perkerjaan umum, mao jie
menjadi menteri pertanian dan berdua dgn ren jun, mereka melakukan pengawasan atas sawah-sawah dan
lumbung-lumbung padi. cheng yu diberi gelar penguasa dari dong ping, dong zhou kepada pengadilan luo
yang, man chong, kepala pengadilan xu chang. xiahou dun, xiahou yuan, cao ren, cao hong, lu qian, li dian,
yue jing, yu jin dan xu huang diangkat menjadi jendral kekaisaran. xu cu dan dian wei diangkat menjadi
komandan penjang ibu kota. semua jasa mendapatkan balasannya.
cao-cao sekarang menjadi satu-satunya orang berkuasa dipemerintahan. semua urusan pemerintahan dia yang
mengaturnya. semua surat dan pesan ditujukan padanya dan kemudian dia merangkumnya untuk kaisar.
ketika masalah negara sudah diaturnya, cao-cao mengadakan pesta besar dengan para pengikutnya dan
penasehatnya di kediamannya dan masalah diluar ibukota adalah masalah utaman.
lalu cao-cao berkata, “liu bei mempunyai pasukannya di xu zhou dan dia mengatur administrasi daerah itu. lu
bu kabur kepada liu bei ketika dikalahkan dan liu bei memberikan lu bu kota xiao pen untuk ditempati. jika
mereka berdua bergabung untuk menyerang, posisiku pasti akan berada dalam kondisi serius. apa tindakan
yang harus kita lakukan ?”
lalu bankitlah xu chu dan berkata, “berikan aku 50.000 pasukan terlatih dan aku akan membawakan tuan
perdana mentri kedua kepala mereka !”
xun yu berkata, “jendral, kau pemberani, tetapi kita harus mempertimbangkan keadaan. kita tidak dapat tibatiba mengadakan perang karena ibu kota baru saja dipindahkan. tetapi, ada taktik yang dapat kita jalankan,
taktik itu disebut “harimau bertarung untuk satu buruan”. liu bei tidak mempunyai titah yang memberinya
kekuasaan untuk memimpin daerah itu, dan tuan perdana menteri dapat memberinya titah itu dan dengan
pesan untuk mengenyahkan lu bu. jika dia lakukan, makan dia akan kehilangan pendekar tangguh disisisisinya, dan kita dapat menghadapinya dgn lebih mudah. jika dia gagal, maka lu bu akan balik
menghabisinya. jika dia tidak mau melakukannya maka kita mempunyai alasan untuk menghukumnya, ini
lah taktik itu. apapun yang dilakukan mereka akan saling menggigit, hanya dibutuhkan umpan yang tepat.”
cao-cao setuju dengan usul ini. lalu dia membuat titah untuk memformalisasikan pengangkatan yang dia
kirimkan pada liu bei. liu bei diberi gelar jendral yang menaklukan timur dan penguasa dari yi cheng serta
penjaga kekaisaran daerah xu zhou. dan juga sebuah surat rahasia.
di xu zhou ketika liu bei mendengar pergantian ibu kota. dia telah menyiapkan ucapan selamat. dan
datanglah utusan kekaisaran dan menemuinya. kemudian setelah menerima titah, sebuah perjamuan
disiapkan untuk utusan itu.
utusan itu berkata, “titah ini dibuat perdana menteri cao-cao untukmu.”
liu bei berterima kasih. lalu utusan itu menyerahkan surat rahasia.
setelah membacanya, liu bei berkata, “masalah ini dapat dgn mudah diatur.”
perjamuan berakhir dan utusan itu pergi ke penginapannya untuk beristirahat. liu bei sebelum istirahat
memanggil penasehatnya untuk mendiskusikan surat itu.
“tidak perlu ada perdebatan untuk membunuh lu bu,” kata zhang fei, “lu bu adalah manusia yang jahat dan
kejam.”
Pdf By Kang Zusi
“tetapi dia datang padaku untuk meminta perlindungan karena dia lemah. bagaimana aku dapat
membunuhnya ? ini adalah sebuah perbuatan yang salah” kata liu bei.
“jika dia adalah orang yang baik maka itu aka sulit” jawab zhang fei.
liu bei tidak membantahnya lagi. tetapi tetap tidak dapat memutuskan.
keseokan harinya, ketika lu bu datang untuk memberi selamat, dia diterima seperti biasanya. dia berkata,
“aku datang untuk memberikan selamat padamu.”
liu bei berterima kasih padanya. tetapi kemudian dia melihat zhang fei yang mengeluarkan pedangnya dan
masuk kedalam ruangan untuk membunuh lu bu. liu bei langsung mencegahnya.
lu bu terkejut dan berkata, “kenapa kau ingin membunuhku, zhang fei? “
“cao-cao berkata kau adalah binatang dan menyuruh kakakku untuk membunuhmu” teriak zhang fei.
liu bei berteriak lagi dan lagi menyuruh zhang fei keluar dan memerintahkan agar tidak boleh ada yang
memberinya arak selama 10 hari. lalu dia membawa lu bu masuk ruangan pribadinya. lalu dia menceritakan
kepada lu bu seluruh kejadian dan memperlihatkan surat rahasia cao-cao.
lu bu menangis setelah membacanya, “ini adalah rencana yang dirancang untuk menuai permusuhan diantara
kita.”
“jangan takut, saudara tuaku.” kata liu bei, “aku tidak akan melakukan tindakan tidak bermoral ini.”
lu bu lagi dan lagi sangat berterima kasih. mereka tetap berbincang-bincang dan meminum arak sampai
malam. akhirnya lu bu berpamitan.
tanya guan yu dan zhang fei kepada liu bei, “kenapa tidak membunuhnya ?”
liu bei berkatam “karena cao-cao takut pada lu bu dan aku akan menyerangnya, dia mencoba untuk
memisahkan kami dan akhirnya menerkam kami berdua nantinya. apakah ada alasan lain memangnya ?”
guan yu terdiam, tetapi zhang fei berkata, “aku ingin menyingkirkannya, jika tidak dia pasti akan membuat
masalah untuk kita.”
“itu bukanlan apa yang orang mulia harus lakukan.” kata liu bei.
segera utusan itu kembali ke ibu kota dengan balasan dari liu bei. surat itu hanya bilang bahwa instruksi
perdana menteri perlu waktu untuk dipersiapkan dan dijalankan. tetapi utusan itu menceritakan pada cao-cao
bagaimana liu bei bersikap baik pada lu bu.
lalu cao-cao berkata, “rencana kita gagal, apa selanjutnya ?”
xun yu berkata, “aku punya taktik lain bernama “harimau dan serigala”, dimana harimau dilepaskan untuk
menghabisi serigala.”
“mari kita dengar rencanamu itu” kata cao-cao.
“kirim utusan ke yuan shu yang mengatakan bahwa liu bei telah mengirimkan surat rahasia ke istana bahwa
dia ingin menguasai daerah selatan sungai huai. yuan shu akan marah dan menyerangnya. lalu kau bisa
perintahkan liu bei untuk menyerang yuan shu dan ini akan menyebabkan mereka berdua saling
menghancurkan. lu bu akan berpikir ini adalah kesempatanya untuk berkhianat. ini adalah taktik, ‘harimau
dan serigala’ “
Pdf By Kang Zusi
cao-cao berpikir bahwa ini adalah rencana yabg baik dan mengirim titah kepada liu bei. ketika titah ini tiba,
utusan itu diterima dengan suatu upacara dan titah itu memerintahkan untuk menangkap yuan shu. setelah
utusan itu pergi. liu bei memanggil mi zhu yang mengatakan bahwa itu adalah suatu siasat.
“mungkin saja itu sebuah siasat” kata liu bei, “tetapi titah kaisar tidak dapat dilanggar.”.
pasukan disiapkan keesokan harinya.
sun qian berkata, “seorang yang terpercaya harus disiapkan menjaga kota.”
dan liu bei bertanya pada kedua adiknya siapa yang mau menjaga kota.
“aku akan menjaganya.” kata guan yu.
“aku selalu membutuhkan saranmu, bagaimana kita dapat berpisah” kata liu bei.
“aku akan menjaga kota” kata zhang fei.
“kau akan gagal” kata liu bei, “kau terlalu sering minum arak-arak dan ketika mabuk kau akan menjadi buas
dan memukuli prajurit. selain itu kau sangat terburu-buru dan tidak mendengarkan saran siapapun. aku akan
menjadi tidak tenang setiap saat.”
“mulai hari ini aku tidak akan minum arak lagi, tidak akan memukuli pasukan lagi dan aku akan selalu
mendengar saran.”kata zhang fei.
“aku khawatir mulut tidak sinkron dengan hati.” kata mi zhu.
“aku telah megikuti kakakku bertahun-tahun dan tidak pernah melanggar janju. kenapa kau meragukanku ? “
kata zhang fei.
liu bei berkata, “walaupun kau katakan ini, aku tidak merasa puas. aku akan memerintahkan penasehat chen
deng untuk membantumu dan menjagamu tetap waspada. dan kau tidak akan membuat kesalahan.”
chen deng menerima tugas itu dan perintah diberikan. pasukan dengan kekuatan 3 0.000 prajurit, berkuda
dan infantri meninggalkan xu zhou dan menuju nan yang.
ketika yuan shu mendengar bahwa ada surat yang dikirim liu bei meminta agar diijinkan menguasai wilayah
selatan sungai, dia langsung marah dan dia membawa pasukannya keluar dan memaki liu bei.
“kau penjual sepatu dan penganyam jerami ! kau telah cukup pintar dan mendapatkan daerah yang besar dan
menyikut sana sini sehingga mendapatkan gelar bangsawan. aku sedang akan menyerangmu dan tidak
disangka sekarang kau datang untuk menyerahkan nyawamu !”
lalu yuan shu memerintahkan agar pasukannya disiapkan. sebanyak 100.000 prajurit dibawah komando ji
ling diperintahkan untuk menyerang xu zhou. kedua pasukan bertemu di xu yi, dimana liu bei berkemah
didataran dengan bukit dibelakang dan sungai disampingnya.
ji ling berasal dari sebelah timur gunung hua shan. dia menggunakan pedang bermata 3 .
setelah dia membuat kemah, dia keluar dan mulai menghina musuhnya sambil berteriak, “liu bei kau penjual
sendal, berani benar kau menyerang daerah ini ?”
“aku punya titah yang memerintahkan aku untuk menangkap gubernur yuan shu. jika kau melawan, kau juga
akan dihukum.” jawab liu bei.
Pdf By Kang Zusi
ji ling yang marah langsung berkuda dan mengangkat senjatanya.
tetapi guan yu berteriak, “manusi bodoh, kau mau mati !!!”
dan guan yu maju untuk menghadapinya. kedua bertarung dan setelah 3 0 jurus tidak ada yang menang. lalu
ji ling kembali untuk beristirahat. dan guan yu pun melakukan hal yang sama dan menunggu ji ling kembali.
ketika saatnya untun bertarung kembali, ji ling mengirim salah satu jendralnya xun zheng untuk mengantikan
tempatnya.
tetapi ketika bertemu guan yu, guan yu berkata, “bilang pada ji ling untuk keluar, aku harus menyelesaikan
urusan dgnnya dan membuktikan siapa yang harimau dan siapa yang seekor rusa.”
“kau, seorang tak dikenal dan tidak berharga untuk bertarung dengan panglima kami !” kata xun zheng.
Jawaban ini membuat guan yu marah, dan langsung membuat satu serangan saja pada xun zheng dan
langsung menjatuhkannya ketanah. liu bei langsung memerintahkan prajuritnya maju menyerang dan
pasukan ji ling yang melihat kehebatan guan yu langsung gentar dan mundur.
Di xu zhou, setelah liu bei pergim zhang fei menempatkan orang-orang nya dan pembantunya chen deng
untuk mengurusi masalah adminstrasi daerah itu, dan dia hanya mengurusi masalah militer. setelah
memikirkan hal-hal ini dia mengadakan pesta untuk semua petugas militer.
KETIKA mereka semua duduk dia membuat pidato, “sebelum kakakku pergi, dia memintaku untuk tidak
meminum arak dan takut terjadi kecelakaan. sekarang kalian boleh minum sepuasnya dan mulai besok arak
dilarang, kita harus menjaga agar kota aman. jadi silakan minum .”
dan dengan ini dia dan seluruh tamunya berdiri untuk minum bersama.
pembawa arak datang dan cao bao menolak untuk minum, berkata, “aku tidak minum arak karena agama
melarangku.”
“apa !!! seorang pria tidak bisa minum arak!” kata zhang fei. “aku ingin kau minum satu cangkir saja.”
cao bao takut menghina, lalu dia minum.
sekarang zhang fei minum satu gentong penuh. akhirnya dia mabuk. tetapi dia ingin minum lagi dan
menyuruh tamunya minum satu cangkir lagi. dan cao bao menolaknya.
“kau telah meminumnya tadi, dan sekarang mengapa kau menolaknya.”
zhang fei memaksanya dan cao bao tetap menolak.
lalu zhang fei dalam keadaan mabuknya berkata, “jika kau menolak menjalankan perintah jendralmu, kau
akan di hukum 100 kali pukulan !”
dan dia memanggil pengawalnya.
disini chen deng mencegah dan berkata, “apakah kau ingat mengenai larangan kakakmu sebelum dia pergi ?”
“kau orang sipil, uruslah masalah sipil dan tinggalkan kami sendiri.” kata zhang fei.
satu-satunya jalan untuk lolos adalah meminta remisi dan cao bai malakukan itu dan berkata, “tuan, maukah
kau memandang menantuku sehingga kau memaafkanku.”

“siapakah menantumu ?”
“lu bu” jwb cao bao.
“aku tidak bermaksud menghajarmu sebetulnya tetapi jika kau berpikir aku takut pada lu bum aku akan
menghajarmu seperti aku menghajarnya !” kata zhang fei.
tamu-tamu yang lainnya memohong agar cao bao dilepaskan tetapi zhang fei yang telah mabuk berat tidak
mendengarkan dan cao bao menerima 50 pukulan yang di lakukan oleh zhang fei sendiri. dan hanya karena
zhang fei sudah sangat mabuknya sehingga dia sudah tidak bisa lagi memukul maka hukuman cao bao
dikurangi.
perjamuan itu berakhir dan cao bao yang dihakar zhang fei pergi dengan kemarahan. malam itu dia mengirim
surat ke xiao pei menceritakan penghinaan ini. dan didalam surat dia menceritakan bahwa liu bei sedang
pergi dan mengusulkan agar serangan tiba-tiba dilakukan malam ini ketika zhang fei sedang mabuk berat dan
tertidur. lu bu segera memanggil chen gong dan berdiskusi.
“xiao pei hanyalah tempat sementara.” kata chen gong, “jika kau dapat merebut xu zhou, itu adalah sebuah
kesempatan yang baik.”
lu bu dengan segera bersiap dan secepatnya dia membawa 5000 pasukan berkuda dan memeritnahkan chen
gong dan gao shun mengikutinya dgn membawa 2 0.000 pasukan utama
xiao pen hanyalah berjarak 15 km jauhnya dari xu zhou. lu bu telah berada di bawah tembok kota, malam itu
bulan bersinar terang dan tidak ada penjaga yang melihatnya.
lu bu mendekat dan berteriak ,”perintah rahasia dari liu bei tiba !”
penjaga tembok adalah orang-orang cao bao dan mereka memberitahu padanya. cao bao datang dan ketika
melihat siapakah yang disana, dia langsung menyuruh membuka gerbang. lu bu memberikan signal rahasia
dan pasukannya masuk sambil berteriak.
zhang fei yg didalam ruangannya tertidur langsung dibangunkan pengawalnya dan berkata bahwa musuh
telam memasuki kota.
mereka berkata, “lu bu telah masuk kota dan berperang didalam !”
zhang fei segera memakai pakaian perangnya dan mengambil senjatanya serta naik kekuda. tetapi karena dia
masih dalam keadaan mabuk maka kemampuan perangnya tidak maksimal. lu bu yang mengetahui hal ini
tidak menyerangnya dengan sekuat tenaga dan zhang fei dibiarkan lolos dan kabur dengan 18 pengawal dari
yan, dia kabur ke gerbang timur dan pergi. meninggalkan keluarga liu bei dan mnyerahkan mereka pada
nasib.
cao bao melihat zhang fei hanya membawa pasukan kecil dan masih 1/ 2 mabuk, datang mengejar. zhang fei
yang melihat siapa yang mengejar menjadi sangat marah. dia memacu kudanya kepada cao bao dan
memukul mundur. dia mengikuti cao bao keparit dan melukainya dipunggunya. kuda cao bao yang ketakutan
akibat teriakan zhang fei membawa tuannya ke dalam parti dan dia mati tenggelam.
diluar tembok kotanya zhang fei mengumpulkan pasukan dan mereka berkuda kearah selatan.
lu bu setelah mengjutkan kota langsung mengendalikan keadaan. dia menempatkan penjaga di kediaman liu
bei dan tidak boleh seorangpun menganggu mereka.
zhang fei dan beberapa pengikutnya pergi ke kemah kakaknya dia xuyi dan menceritakan kisahnya. semua
langsung gelisah.
Pdf By Kang Zusi
“keberhasilan tidak patutu dirayakan dan kekalah tidak patut disesali.” kata liu bei sambil menghela napas
dan berusaha menenangkan zhang fei yang menangis menyesal.
“dimana keluarga kakak kita ?” tanya guan yu.
“mereka kutinggal didalam kota dan aku tidak tahu bagaimana keadaanya.” jawab zhang fei yang tidak
berani mengangkat kepalanya untuk melihat guan yu.
liu bei hanya dapat tertunduk lesu dan diam, dari matanya terlihat bahwa dia sedih dan khawatir.
guan yu yang berusaha untuk tidak marah dan menghajar zhang fei, berkata, “apa yang kau katakan ketika
kau berjanji menjaga kota. apa perintah yang kakak berikan untukmu ? sekarang kota telah hilang dan begitu
juga dengan kakak ipar dan yang lainnya. apakah kamu puas sekarang ?”
zhang fei yang diliputi rasa penyesalan yang sangat, hanya bisa berlutut dan menangis didepan guan yu dan
liu bei. dia mengambil pedang untuk membunuh dirinya sendiri.
tetapi liu bei langsung mengambil pedang itu dan membuangnya ke tanah dan langsung menyuruh adiknya
yang sedang menangis penuh penyesalan itu berdiri dan langsung memegang tangannya.
liu bei berkata, “pepatah mengatakan :’saudara ada seperti tangan dan kaki, istri dan anak adalah seperti
pakaian. kau dapat menjahit pakaian yang robek, tetapi bagaimana memasang tangan dan kaki ?’ , kita ber3
telah bersumpah sebagai saudara. walaupun tidak dilahirkan pada hari yang sama tetapi bersedia mati pada
hari yang sama. kota telah hilang, istri dan anakku tidak tahu bagaimana nasibnya, tetapi aku tidak mau salah
satu dari kita ada yg mati dan meninggalkan semua rencana kita. lagipula, xu zhou bukanlah milik kita dan lu
bu tidak akan melukai keluargaku tapi dia akan menjaganya. kau membuat kesalahan, adikku, tetapi apakah
itu sepadan dengan nyawamu ?”
dan liu bei pun menangis. mereka ber3 akhirnya menangis bersama dan orang-orang disana tergerak oleh
kejadian ini dan ikut terharu.
segera berita mengenai keberhasilan lu bu mengambil daerah xu zhou terdengar oleh yuan shu. yuan shu
mengirim pesan yang isinya akan memberikan hadiah untuk membujuk lu bu jika melakukan serangan
bersama kepada liu bei. hadiah itu berupa 50.000 peti beras, 500 kuda, 10.000 ons emas dan perak dan 1000
roll sutra.
lu bu memakan umpan itu dan memerintahkan gao shun memimpin 50.000 pasukan. tetapi ketika liu bei
mendengar tentang penyerangan itu, dia membuat alasan untuk memindahkan pasukannya karena alasan
cuaca untuk memindahkan pasukannya dari xuyi ke guangling sebelum pasukan penyerang datang.
gao shun kemudian meminta hadiah seperti yang dijanjikan, melalu ji ling dia menyatakan permohonannya,
ji ling berkata, “tuanku sedang pergi, aku akan menyelesaikan masalah ini setelah aku bertemu dengannya.”
dengan jawaban ini gao shun kembali pada lu bu yang tidak dapat memutuskan apa yang harus dilakukan.
lalu datang surat dari yuan shu.
“walaupun gao shun telah menyerang liu bei, tetapi liu bei tidak berhasil ditangkap dan karena itu tidak ada
hadiah yang akan diberikan sampai dia benar-benar tertangkap.”
lu bu marah kepada apa yg dia sebut melanggar janji dan ingin menyerang yuan shu dengan pasukannya.
chen gong menasehatinya dan berkata, “janagan kau lakukan itu, yuan shu menguasai shouchun dan
mempunyai pasukan besar, dengan persediaan cukup. kau bukanlah lawannya. lebih baik minta liu bei untuk
berdiam di xiao pei sebagai salah satu sayapmu dan ketika waktunya tiba, minta dia memimpin penyerangan,
Pdf By Kang Zusi
ke utara dan selatan. lalu yuan shu dan yuan shao akan jatuh dihadapanmu dan kau bisa menjadi sangat
kuat.”
melihat usul ini bagus, lu bu mengirim surat dan memintanya kembali.
setelah liu bei pergi, yuan shu menyeang guangling dan mengurangi pasukan liu bei menjadi 1/ 2 nya. ketika
utusan dari lu bu tiba, liu bei membaca suratnya. dia cukup senang dengan isi suratnya, tetapi saudaranya
tidak mempercayai niat lu bu.
“seorang yang tidak memiliki kehormatan, pasti mempunyai motivasi lain.” kata guan yu dan zhang fei.
“karena dia memperlakukan aku dengan baik, aku tidak bisa tidak mempercayainya.” jawab liu bei.
lalu liu bei kembali ke xu zhou, lu bu takut bahwa liu bei tidak mempercayainya, mengembalikan keluarga
liu bei. dan ketika lady gan dan lady mi melihat suaminya itu, mereka mengatakan bahwa mereka telah
diperlakukan dengan baik dan dijaga oleh pengawal sehingga terhindar dari bahaya dan perbekalan serta
apapun selalu diberikan dan tidak kekurangan.”
“aku tahu dia tidak akan menyakiti keluargaku.” kata liu bei kepada guan yu dan zhang fei.
zhang fei yg tidak senang tidak mau menemai liu bei dan guan yu masuk kedalam kota, liu bei dan guan yu
masuk kedalam kota untuk berterima kasih pada lu bu dan zhang fei mengawal kedua kakak ipar mereka ke
xiao pei.
dalam pembicaraan lu bu berkata, “aku tidak berharap untuk mengambil kota ini, tetapi adikmu telah
bersikap sangat buruk, mabuk dan memukuli tentara dan aku datang untuk menjaganya karena khawatir hal
yang buruk akan terjadi.”
“tetapi aku telah lama ingin memyerahkannya padamu” kata liu bei.
lu bu lalu meminta liu bei mengambil kembali daerah itu dan liu bei selalu menolaknya. liu bei berpamitan
dan kembali ke xiao pei, tetapi kedua saudaranya itu tidak mau menyudahi masalah ini dan bersikap tidak
senang.
kata liu bei,”orang harus bisa mengerti takdirnya. ini adalah kehendak langit dan kita tidak dapat
melawannya.”
lu bu menghadiahkan makanan dan barang-barang lainnya dan dia berdamai dengan liu bei.
di shouchun, yuan shu menyiapkan perjamuan untuk pasukannya yang berhasil mengalahkan lu gang,
gubernur di lu jiang. yuan shu memanggil panglimanya itu dan dia adalah sun ce yang langsung bersujud
memberi hormat dan memintanya menceritakan peperangan itu.
setelah kematian ayahnya, sun ce kembali kedataran selatan dimana dia mengumpulkan orang-orang pintar
dan bijak. setelah itu, pertikaian timbul antara kakak dari ibunya, gubernur dang yang yang bernama wu jing
dan almarhum pelindung kekaisaran wilayah xu zhou, tao qian. sun ce membawa ibunya pergi ke que
dimana dia akhirnya harus berkerja pada yuan shu dan sangat mengngaguminya dan mencintainya sangat.
“jika aku mempunyai anak seperti dia, matipun aku akan tenang.” kata yuan shu.
yuan shu memberikan jabatan komandan pasukan kepada sun ce dalam berbagai ekspedisi yang semuanya
berhasil dimenangkan. setelah perjamuan ini selesai, sun ce segera kembali kekemahnya, tetapi dia tidak
langsung masuk ketendanya, tetapi dia berjalan-jalan dan melihat bulan.
“disinilah aku, bukan siapa-apa sedangkan ayahku adalah seorang pahlawan !”
Pdf By Kang Zusi
dan dia menangis.
lalu tiba-tiba ada seseorang berkata, “ada apa ini, sun ce ? ketika ayahmu yang hebat itu sedang kesulitan dia
bertanya padaku. jika anaknya pun mengalami kesulitan untuk dipecahkan, mengapa dia tidak
mengatakannya padaku dan lebih memilih menangis sendiri ?”
melihat kepada siapa yang berbicara, ternyata itu zhu zhi seorang yang berasal dari dang yang yang pernah
menjadi pengikut sun jian. sun ce lalu berhenti menangis dan mereka berdua duduk.
“aku menangis karena menyesal tidak mampu untuk menlanjutkan cita-cita ayahku.” kata sun ce.
“kenapa kau diam disini dan berkerja dengan seorang tuan ? gubernur di dang yang sedang kacau. mengapa
tidak meminta pasukan dengan alasan untuk mengalahkan wu jing ? keluarlah dari bayang-bayang yuan shu
dan ambil alih dangyang, lalu kau dapat membuat hal-hal hebat.”
ketika kedua orang itu sedang berbicara, tiba-tiba ada seorang lainnya masuk dan berkata, “aku tahu apa
yang kalian berdua rencanakan, tuan-tuan. dibawah kendaliku ada 1000 orang-orang pemberani yang siap
membantu sun ce dengan apapun yang ingin dia lakukan.”
yang berbicara itu adalah salah satu penasehat yuan shu bernama lu fan dari runan. mereka ber3 duduk dan
berbincang serta membuat rencana.
“salah satu kesulitannya adalah yuan shu tidak akan memberimu tentara” kata lu fan.
“aku masih memilki stempel kaisar yang ayahku tinggalkan untukku. ini akan menjadi jaminan yang baik.”
“yuan shu sangat menginginkan permata itu ” kata zhu zhi, “dia pasti akan meminjamkan tentaranya padamu
dengan barang itu.”
ke3 orang itu membicarakan rencana mereka, dan akhirnya mereka menyusun detil rencananya. tidak lama
setelah itu, sun ce berbicara dengan yuan shu.
dengan berwajah sangat berduka sun ce berkata, “aku tidak mampu membalaskan dendam ayahku. sekarang
pelindung kekaisaran wilayah yang zhou, liu yao, melawan kakak ibuku. dan sekarang ibuku dan
keluarganya sedang dalam bahaya di que. karena itu aku mau meminjam beberapa ribu pasukan untuk
menolong mereka. mungkin engkau tidak percaya padaku, aku akan menjaminkan stempel kekaisaran ini
yang ditinggalkan ayahku kepadamu sebagai jaminan.”
“aku ingin lihat jika memang engkau mempunyai barang itu.”, kata yuan shu. “aku tidak menginginkan
permata itu sebenarnya, tetapi kau boleh menitipkannya padaku. aku akan meminjamkan 3 000 tentara, 500
kuda dan perbekalan. kembalilah setelah urusanmu selesai. karena pangkatmu tidak cukup untuk kekuatan
itu, aku akan mengangkatmu dengan jabatan jendral kepala dan memberimu gelar, jendral yang
menghancurkan perampok. kau dapat mulai secepatnya.”
sun ce berterima kasih dan langsung mengumpulkan tentara itu, dan dengannya dia membawa kedua
penasehatnya serta beberapa jendral ayahnya seperti –zhu zhi, lu fan, cheng pu, huang gai, han dang dan
lainnya.”
ketika sun ce sampai ke linyang, dia melihat ada sekelompok pasukan didepannya, dan pimpinannya sedang
memacu kudanya kearahnya. pimpinannya berwajah tampan dan tampak sangat bijak. setelah orang itu
bertemu sun ce, dia langsung turun dari kudanya dan memberi hormat, dia adalah zhou yu dari shu cheng.
ketika sun jian melawan dong zhuo, dia memindahkan keluarganya ke shu cheng dimana keluarga zhou yu
tinggal. zhou yu dan sun ce berumur hampir sama, dan hanya berbeda 2 bulan, mereka menjadi sahabat dan
saudara angkat dan sun ce menjadi kakak karena dia lebih tua 2 bulan. sun ce dan zhou yu memiliki
Pdf By Kang Zusi
kepribadian yang berbeda. sun ce senang berlatih tombak dan memanah , sedangkan zhou yu lebih suka
belajar dan membaca. sun ce pernah suatu kali berkata, “buku tidak akan menyelamatkan nyawamu dalam
perang. “, tetapi zhou yu berkata, “ini tidak bisa menyelamatkan nyawa dalam perang, tetapi bisa
membuatmu menjadi seorang kaisar.”.
sun ce menceritakan mengenai rencananya dan idenya kepada sahabanya itu yang langsung berkata, “aku
akan menyerahkan seluruh hidupku dan tenagaku untuk melayanimu mencapai tujuan besar itu.”
“sekarang karena kau telah tiba, rencana ini sepeti telah selesai dibuat.” kata sun ce.
zhou yu diperkenalkan pada zhu zhi dan lu fan.
zhou yu berkata,”apakah kau mengenal kedua zhang dari guanling ? mereka akan menjadi orang yang sangat
berguna bagimu dalam menjalankan rencanamu.”
“siapa mereka ?” tanya sun ce.
“mereka adalah orang yang sangat genius, yang tinggal didekat sini. mereka menghindar dari dunia luar yang
penuh kekacauan ini dan berdiam di gunung. nama mereka adalah zhang zhao dan zhang hong. kenapa tidak
mengundang mereka untuk membantumu ?”
sun ce langsung mengirimkan undangan dan hadiah, tetapi kedua nya menolak. dan dia langsung
mengunjungi mereka berdua , dan dia sangat terkagum-kagum atas wawasan mereka dan dia memohon agar
mereka mau membantunya. akhirnya kedua orang itu mau membantu sun ce. sun ce menunjuk mereka
sebagai penasehat dan asisten jendral.
sun ce memanggil semua penasehat dan jendralnya untuk membicarakan penyerangan ke wilayah yang zhou.
pelindung kekaisaran wilayah yang zhou adalah liu yao yang juga masih kerabat kaisar dan kakak dari
pelingdung kekaisaran wilayah yan zhou, liu dai. liu yai telah lama memerintah di yang zhou dan bermarkas
di shouchun, tetapi yuan shu memaksanya untuk lari ke sebelah tenggara. dia menduduki que dan sekarang
sedang melawan wu jing di lin yang.
mendengar ada tentara lain mendekat, liu yao memanggil jendralnya.
kaya jendral zhang ying, “aku akan membawa pasukan dan melawan mereka di niuzu. tidak ada pasukan
yang akan dapat melewati daerah itu, berapa besarpun kekuatannya.”
zhang ying di interupsi oleh seorang lainnya yang berteriak, “dan biarkan aku memimpin tentara utama !”
semua mata mengarah pada orang ini. dia adalah taishi ci, setelah membantu kong rong dia datang untuk
berkerja pada liu yao.
mendengar permintaannya untuk menjadi pemimpin pasukan, liu yao berkata, “tetapi kamu masih sangat
muda dan belum pantas untuk mengemban tugas seperti ini. lebih baik kau tetap disini dan menunggu
perintah.”
taishi ci pergi dalam kekecewaan.
segera zhang ying memimpin pasukannya ke niu zhu, dimana disana ada lumbung beras. ketika sun ce
mendekat, zhang ying keluar untuk menemui dia dan kedua pasukan berhadap-hadapan. zhang ying memakimaki musuhnya itu dan huang gai yang panas mendengarnya segera keluar untuk melawannya. tetapi
pertarugan belum lama berlangsung, tiba-tiba ada kebakaran di kemah zhang ying. zhang ying mundur dan
sun ce maju dengan kekuatan penuh, memaksa musuh meninggalkan milik mereka. zhang ying lalu lari ke
bukit.
Pdf By Kang Zusi
orang yang membakar kemah zhang ying ini ada dua, jiang qin dari shouchung dan zhou tai dari jiu jiang,
yang dalam masa kekacauan ini bersama dan membentuk pasukan yang hatinya baik dimana mereka hanya
mencuri dari yang kaya dan memberikannya pada yang miskin. mereka mengenal sun ce dari reputasinya
sebagai orang yang menghargai orang lain dan memperkerjakan mereka yang mampu dan memberinya
imbalan yang setimpal. mereka berharap dapat bergabung bersamanya. setelah memperkenalkan diri, sun ce
menerima mereka dan meberinya jabatan. setelah mengambil barang-barang yang ditinggalkan pasukan
zhang ying dan menguasai lumbung juga mengambil 4000 tentara yang menyerah menjadi pasukannya, sun
ce bergerak menuju shen ting.
setelah kekalahannya zhang ying kembali kepada tuannya dan menceritakan kegagalannya. liu yao ingin
menghukum mati dia karena kekalahannya itu, tetapi karena para pejabat yang lain memohon ampunan
untuknya maka dia mengampuninya dan mengirimnya untuk menjaga benteng di ling ling. liu yao sendiri
langsung memimpin pasukannya sendiri dan berkemah di selatan bukit suci sedangkan sun ce berkemah di
utara bukit suci.
Sun Ce Bertanya Pada Penduduk Didaerah Itu,”Apakah Disini Ada Kuil Untuk Menghormati Liu Xiu ?”
Mereka Berkata, “Diatas Bukit Ada Sebuah Kuil.”
“Aku Bermimpi Tadi Malam, Liu Xiu Memanggilku Dan Menyuruhku Menemuinya. Aku Akan Kesana Dan
Bersembahyang.”, Sun Ce Berkata.
Tetapi Penasehat Zhang Zhao Menyarankan, “Tuanku, Kau Jangan Pergi Karena Kukhawatirkan Musuh
Akan Memasang Perangkap.”
“Roh Leluhur Dan Roh Liu Xiu Membantuku, Apa Yang Harus Kutakutkan ?” Jawab Sun Ce.
Lalu Sun Ce Memakai Pakaian Perangnya, Membawa Tombaknya Dan Menaiki Kuda, Dengannya Dia
Membawa Ke 12 Jendralnya Untuk Menemaninya. Mereka Berkuda Sampai Keatas Bukit, Lalu Turun Dan
Membakar Sedekah Serta Bersujud Didepan Kuil.
Lalu Sun Ce Yang Berlutut Bersumpah, “Aku Sun Ce, Jika Aku Berhasil Dalam Tugas Dan Berhasil
Membangun Kembali Kejayaan Keluargaku, Aku Akan Memperbaiki Kuil Ini Dan Memerintahkan Untuk
Memberi Sesajen Setiap Musim.”
Ketika Merea Telah Kembali Menaiki Kuda, Sun Ce Berkata, “Aku Ingin Berkuda Dipinggir Tebing Dan
Ingin Melihat Posisi Pasukan Musuh Kita.”
Para Jendralnya Meminta Agar Dia Mengurungkan Niatnya, Tetapi Dia Telah Memantapkan Hatinya Dan
Mereka Berkuda Bersama Dan Melihat Bahwa Ada Desa Kecil Dibawah Sana.
Prajurit Liu Yao Melaporkan Hal Ini Kepada Liu Yao Dan Berkata, “Tampak Sun Ce Sedang Berusaha
Untuk Membuat Kita Menyerangnya, Janagan Ada Yang Keluar Bertempur !!”
Taishi Ci Langsung Berkata, “Ini Adalah Sebuah Kesempatan Baik Untuk Menangkapnya ?”
Lalu Tanpa Perintah Dia Segera Mempersenjatai Dirinya Dan Berkuda Keluar Kemah, “Jika Memang Ada
Orang Pemberani Diantara Kalian, Ikutlah Denganku !!!”
Tidak Ada Yang Mengikutinya Karena Melihat Seorang Komandan Dgn Pangkat Rendah, Tetapi Ada Satu
Orang Yang Berkata, “Dia Adalah Pria Pemberani Dan Aku Akan Ikut Dengannya.”
Jadi Dia Ikut Pergi, Yang Lain Hanya Mentertawai Mereka Berdua .
Pdf By Kang Zusi
Sekarang Setelah Melihat Semua Yang Diinginkannya , Sun Ce Berpikir Sudah Waktunya Kembali Dan
Ketika Dalam Perjalanan Turun, Seseorang Berteriak, “Diam Disitu Sun Ce !”
Sun Ce Berbalik Dan 2 Pengendara Kuda Tiba. Sun Ce Menyuruh Para Jendralnya Untuk Diam Dan Dia
Dengan Tombaknya Maju Kedepan.
“Siapa Yang Bernama Sun Ce ?” Teriak Taishi Ci.
“Siapa Dirimu ?” Jawabnya.
“Aku Taishi Ci Dari Laihuang, Akan Membawanya Sebagai Tawanan !”
“Kalau Begitu Akulah Dia !” Jawab Sun Ce Tertawa. “Ayo Kalian Berdua , Aku Tidak Takut Dengan
Kalian, Jika Aku Takut Aku Bukanlah Sun Ce !”
“Kau Dan Seluruh Rombonganmu Majulah, Dan Aku Tidak Akan Mundur !” Teriak Taishi Ci Yang Bersiap
Bertarung.
Sun Ce Menyuruh Para Jendralnya Tidak Membantunya. Dan Pertarungan Pun Dimulai. 50 Jurus Mereka
Berduel Dan Tidak Ada Yang Menang. Sun Ce Sangat Ahli Dalam Menggunakan Tombak, Tebasannya
Secepat Kilat Dan Tenaganya Sangat Dahsyat Sehingga Dapat Memotong Sebuah Pohon Besar Dalam
Sekali Tebasan. Para Jendral Sun Ce Saling Bebisik Dan Terkagum-Kagum Melihat Kemampuan Tuannya
Itu. Taishi Ci Meliahat Bahwa Musuhnya Ini Tidak Memiliki Kelemahan Dalam Ilmu Tombaknya Jadi Dia
Memutuskan Untuk Menggunakan Taktik. Dia Berpura-Pura Kabur.
Sun Ce Mengejarnya Dan Berteriak, “Dia Yang Kabur Bukanlah Seorang Pendekar !”
Tetapi Taishi Ci Berkata Dalam Dirinya, “Dia Memiliki 12 Orang Lainnya Sedangkan Aku Hanya Berdua .
Jika Aku Menangkapnya, Yang Lain Pasti Dapat Merebutnya. Aku Akan Menjebaknya Ketempat Rahasia
Dan Menyerangnya.”
Lalu Mereka Bertarung Lagi Dan Akhirnya Taishi Ci Mundur Lagi Dan Bagitu Seterusnya, Sampai Mereka
Berada Disuatu Dataran. Disini Tiba-Tiba Taishi Ci Berbalik Dan Menyerang. Lagi Mereka Bertarung 50
Jurus Dan Tanpa Hasil. Lalu Sun Ce Membuat Suatu Tusukan Yang Mematikan Dan Taishi Ci Menghindari
Tusukan Itu Dengan Menjepit Tongkat Tombaknya Dibawah Tangannya Sementara Dia Sendiri Mencoba
Untuk Menusuk Sun Ce Dari Jarak Dekat, Tetapi Sun Ce Menahan Tombaknya Dengan Tangannya Juga.
Tidak Ada Yang Terluka Tetapi Sekarang Mereka Mengadu Tenaga Untuk Menjatuhkan Lawannya Dari
Kuda. Dan Mereka Berdua Terjatuh Ke Tanah.
Kuda Mereka Lari, Dan Sekarang Mereka Berdua Bertarung Dengan Tangan Kosong Setelah Membuang
Tombak Mereka. Sun Ce Yang Lebih Unggul Dalam Menggunakan Tombak Dapat Di Imbangi Dalam
Pertempurang Tangan Kosong. Baju Mereka Sudah Sobek2 Karena Pertarungan Ini Dan Begitu Juga Badan
Mereka Banyak Luka Tetapi Tidak Ada Yang Serius. Sudah Dua Jam Mereka Bertarung Dan Belum Ada
Yang Menang. Kemudian Sun Ce Mengambil Ujung Tombak Yang Taishi Ci Selalu Letakan Di Punggung
Dan Taishi Ci Berhasil Merebut Helm Sun Ce. Sun Ce Mencoba Menusuk Taishi Ci Dgn Ujung Tombak Itu
Dan Taishi Ci Menghidar Dang Menjadikan Helm Sun Ce Sebagai Perisainya.
Lalu Tiba-Tiba Ada Teriakan-Teriakan Prajurit. Liu Yao Mendekat Dengan Membawa 1000 Tentara. Ke 12
Jendral Sun Ce Yg Melihat Hal Ini Segera Mendekati Tuannya Dan Menyiapkan Senjata. Taishi Ci Segera
Mencari Kudanya Dan Mengambil Tombaknya Dan Naik Kekudanya. Sun Ce Yang Kudanya Ditahan Oleh
Cheng Pu Juga Segera Naik Dan Pertarungan Terjadi Antara 13 Orang Melawan 1000 Tentara. Tetapi, Zhou
Yu Yang Telah Bersiap-Siap Sebelumnya Segera Keluar Dari Tempat Persembunyiannya Dan Menolong
Sun Ce Dan Ketika Malam Hari Tiba, Pertermpuran Pun Berakhir. Kedua Pihak Mundur Dan Kembali
Kekemah Masing-Masing .
Pdf By Kang Zusi
Keesokan Harinya Sun Ce Memimpin Pasukannya Kedepan Kemah Liu Yao Dan Menantangnya Bertempur.
Kedua Pasukan Berhadapan Dalam Formasi Tempurnya.
Sun Ce Menggantungkan Ujung Tombak Dari Tombak Taishi Ci Dan Mengangkatnya Tinggi-Tinggi Dan
Memerintahkan Pasukannya Untuk Berteriak, “Jika Orang Yang Mempunyai Benda Ini Tidak Pergi, Dia
Telah Mati Tertusuk Benda Ini !”
Disisi-Sisi Lain Mereka Mengantung Helm Sun Cen Yang Berhasil Direbut Dan Para Prajurit Berteriak Juga,
“Kepala Sun Ce Telah Ada Ditempat Ini !”
Kedua Pihak Saling Memaki Dan Memanas-Manasi. Lalu Taishi Ci Maju Kedepan Dan Menantang Sun Ce
Untuk Berduel Dan Sun Ce Menyetujui.
Tetapi Cheng Pu Berkata, “Tuan Ku Tidak Perlu Mengotori Tangan Tuanku, Biarkan Aku Menghadapinya”
Dan Cheng Pu Pun Maju.
“Kau Bukanlah Lawanku “, Kata Taishi Ci, “Suruh Tuanmu Keluar !”
Ini Membuat Cheng Pu Marah Dan Dia Langsung Maju Menyerang, Mereka Berdua Bertempur Sebanyak 30
Jurus. Duel Itu Dihentikan Karena Ada Tanda Dari Liu Yao.
“Kenapa Kau Menyuruhku Mundur ?” Kata Taishi Ci, “Aku Baru Saja Akan Menangkap Bajingan Itu.”
“Karena Aku Baru Mendengar Que Telah Berhasil Direbut. Zhou Yu Telah Memimpin Pasukan Kecil Dan
Chen Wu Yang Berada Didalam Kota Ternyata Telah Berkomplot Dengannya. Kita Tdk Ada Tempat Untuk
Kembali Sekarang. Aku Akan Pergi Ke Moling Dan Meminta Bantuan Dari Xue Li Dan Ze Rong Untuk
Merebut Kota Kembali.”
Pasukan Mundur Dan Taishi Ci Mengikuti Mereka Tanpa Di Kejar.
Disisi-Sisi Lain, Zhang Zhao Berkata Pada Sun Ce, “Zhou Yu Menjalankan Strateginya Dan Berhasil
Merebut Kota, Ini Yang Menyebabkan Mereka Mundur. Mereka Sedang Tidak Ada Semangat Saat Ini.
Serangan Tiba-Tiba Pada Malam Hari Akan Menghancurkan Mereka Semua.”
Pasukan Dibagi Menjadi 5 Bagian Masing-Masing Berkekuatan 1000 Prajurit. Mereka Menyerang Malam
Itu Dan Berhasil Memperoleh Kemenangan, Pasukan Musuh Berlarian Kesegala Arah. Taishi Ci Sendirian
Berusaha Mempertahankan Kemah Dan Karena Dia Tidak Bisa Menahan Seluruh Pasukan, Dia Kabur
Bersama 10 Penunggang Kuda Lainnya Ke Jing Xian.
Sekarang Sun Ce Telah Mendapat Pengikut Baru Bernama Chen Wu. Dia Adalah Seorang Petarung Dengan
Tinggi Hampir Dua Meter. Matanya Merah Dan Tulangnya Kekar. Sun Ce Memberikan Penghargaan Yang
Tinggi Padanya Dan Mengangkatnya Menjadi Komandan Pasukan. Sun Ce Memerintahkannya Untuk
Memimpin Penyerangan Ke Kemah Xue Li, Chen Wu Dan Selusin Penunggang Kuda Lainnya Menerobos
Formasi Pasukan Musuh Dan Mereka Membunuh Beberapa Puluh Orang. Xue Li Yg Ketakutan Mundur
Dan Bertahan.
Sun Ce Terus Menyerang Kota, Mata-Mata Datang Dan Memberi Kabar Kalau Liu Yao Dan Ze Rong Telah
Menyerang Niu Zhu, Hal Ini Membuat Sun Ce Mundur Dan Pergi Ke Niu Zhu. Kedua Musuhnya Itu Telah
Siap Untuk Bertempur.
“Aku Disini !” Kata Sun Ce, “Kau Lebih Baik Menyerah !”
Seorang Jendral Keluar Dari Balik Liu Yao Untuk Menjawab Tantangan Sun Ce, Dia Adalah Yu Mi. Tetapi
Hanya 3 Jurus Saja, Sun Ce Sudah Menangkapnya. Melihat Hal Ini, Fan Neng Maju Dan Mau
Pdf By Kang Zusi
Menyelamatkan Rekannya. Tetapi Ketika Dia Telah Cukup Dekat Dan Akan Menusukan Tombaknya Pada
Sun Ce Yang Sedang Berbalik, Prajurit-Prajurit Sun Ce Berteriak, “Tuan, Ada Orang Dibelakangmu Yang
Akan Menyerangmu Diam-Diam .”
Sun Ce Langsung Berbalik Dan Berteriak Keras-Keras Sehingga Membuat Fa Neng Terkejut Dan Jatuh,
Kepalanya Pecah Dan Dia Mati. Ketika Sun Ce Telah Balik Kepasukannya Dia Membawa Tawanannya Itu.
Ternyata Yu Mi Juga Telah Mati Karena Sun Ce Memegannya Terlalu Keras. Jadi Dalam Sejenak, Sun Ce
Telah Menyingkirkan Kedua Musuhya Itu, Satu Karena Ketakutan Dan Satu Karena Tulangnya Hancur
Akibat Cengkraman Sun Ce. Sejak Saat Itu Sun Ce Dijuluki , “Penakluk Muda”.
Liu Yao Berhasil Dikalahkan, Dan Banyak Pasukannya Yang Menyerah Dan Pasukan Yang Mati Berjumlah
Lebih Dari 10.000 Prajurit. Liu Yao Sendiri Lari Ke Yu Zhang Dan Meminta Perlindungan Liu Biao,
Pelindung Kekaisaran Wilayah Jing Zhou.
Penyerangan Ke Mo Ling Adalah Langkah Selanjutya. Segera Setelah Sun Ce Tiba Dipinggir Parit-Parit
Benteng. Dia Berteriak Meminta Xue Li Yang Mempertahankan Kota Untuk Menyerah. Seseorang
Memanah Pada Sun Ce Yang Melukai Sun Ce Pada Paha Kanannya Dan Dia Terjatuh Dari Kuda. Dengan
Cepat Para Jendralnya Segera Membawanya Dan Mengembalikannya Kekemah Mereka. Ketika Panahnya
Di Cabut Keluar Dan Lukanyapun Segera Diobati.
Dengan Perintah Sun Ce, Cerita Itu Disebarkan Keluar Bahwa Lukanya Adalah Fatal Dan Semua Prajurit
Menangis Sedih. Kemah Dibubarkan. Xue Li, Zhang Ying Dan Chen Heng Membuat Serangan Malam TibaTiba, Tetapi Alangkah Terkejutnya Mereka Ketika Mereka Mengetahui Bahwa Mereka Masuk Dalam
Perangkap.
Sun Ce Muncul Dan Duduk Diatas Kudanya, Berteriak. “Sun Ce Ada Disini !!”
Kemunculannya Yang Tiba-Tiba Membuat Panik Pasukan Musuh Dan Banyak Prajurit Musuh Yang
Langsung Menyerah. Sun Ce Memberi Perintah Untuk Tidak Membunuh Pasukan Yang Menyerah. Tetapi
Pimpinan Mereka hang Ying Tewas Akibat Tombak Chen Wu, Chen Heng Terbunuh Karena Panah Jiang
Qin Dan Xue Li Tewas Dalam Kekacauan Itu. Karena Itu Sun Ce Berhasil Merebut Mo Ling. Setelah
Menenangkan Rakyat, Dia Mengirim Pasukannya Ke Jing Xian Dimana Taishi Ci Memegang Komando.
Taishi Ci Mengumpulkan 2 000 Tentaranya Sebagai Tambahan Dari Tentaranya Sendiri. Dia Berharap
Dapat Membalaskan Kekalahan Tuannya Itu. Sun Ce Dan Zhou Yu Berdiskusi Bagaimana Caranya Untuk
Menangkap Taishi Ci Hidup-Hidup.
Zhou Yu Merencanakan, “Serang Kota Dari 3 Sisi Dan Biarkan Sisi Timur Terbuka Untuk Lari. Lalu
Pasanglah Jebakan, Ketika Taishi Ci Lewat Dia Akan Dapat Kita Tangkap.”
Pasukan Taishi Ci Yang Baru Itu Kebanyakan Berasal Dari Bukit Dan Tidak Berdisplin. Lagipula, Tembok
Kota Sangat Rendah. Pada Suatu Malam Sun Ce Memerintahkan Chen Wu Untuk Memanjang Tembok Kota
Dan Membakar Kota. Melihat Kota Terbakar, Taishi Ci Lari Dari Pintu Gerbang Timur Dan Segeralah Dia
Keluar, Sun Ce Mengejarnya. Setelah 15 Km Jauhnya Sun Ce Berhenti Mengejar.
Taishi Ci Pergi Sejauh Mungkin, Lalu Akhirnya Dia Beristirahat Di Suatu Tempat Yang Ditutupi
Rerumputan. Tiba-Tiba Dia Dikejutkan Oleh Teriakan Prajurit. Taishi Ci Barus Saja Naik Keatas Kudanya
Ketika Kudanya Dijatuhkan Dan Dia Langsung Diikat Dan Dijadikan Tawanan.
Taishi Ci Dibawa Balik Kekemah. Dan Segera Setelah Sun Ce Mendengar Berita Ini Dia Langsung Keluar
Dan Memerintahkan Prajurit Pergi. Dengan Tangannya Sendiri Dia Melepaskan Ikatan Taishi Ci. Lalu Dia
Melepaskan Jubahnya Dan Memakaikannya Pada Taishi Ci. Mereka Memasuki Tendanya Bersama.
“Aku Mengetahui Bahwa Kau Adalah Seorang Pahlawan.” Kata Sun Ce, “Liu Yao Si Cacing Itu Tidak Tahu
Bagaimana Menghargaimu Makanya Dia Kalah.”
Pdf By Kang Zusi
Taishi Ci Yang Merasa Dia Sangat Dihargai Dan Diperlakukan Dgn Baik Lalu Menyerah Secara Formal.
Sun Ce Mengengam Tangannya Dan Berkata, “Jika Kau Menangkapku Dalam Pertarungan Waktu Itu
Didekat Kuil, Apakah Kau Akan Membunuhku ?”
“Siapa Yang Dapat Tahu ?” Kata Taishi Ci Sambil Tersenyum.
Sun Ce Tertawa Juga Dan Mereka Memasuki Tendanya, Dimana Taishi Ci Ditempatkan Pada Bangku
Kehormatan Dalam Perjamuan Itu.
Taishi Ci Berkata, “Dapatkah Kau Mempercayaiku Untuk Mengumpulkan Tentara Sebanyak Mungkin Dari
Pasukan Yang Tersisa Bekas Tuanku Yang Dahulu ? Mereka Sudah Kehilangan Kepercayaan Terhadap
Tuanku Yang Dahulu Dan Mereka Pasti Akan Dapat Membantumu.”
“Sama Seperti Yang Aku Inginkan. Aku Akan Membuat Persetujuan Denganmu Bahwa Esok Sebelum
Tengah Hari Kau Harus Sudah Kembali.”
Taishi Ci Setuju Dan Dia Segera Berangkat. Semua Jendral Berkata Bahwa Dia Tidak Akan Kembali.
“Dia Dapat Dipercaya Dan Dia Tidak Akan Berbohong.” Kata Sun Ce.
Tidak Ada Dari Bawahan Sun Ce Yang Percaya Bahwa Dia Akan Kembali. Tetapi Keesokan Harinya
Mereka Menaruh Batang Bambu Diluar Kemah Dan Ketika Bayangan Menandakan Tengah Hari, Taishi Ci
Kembali Membawa Sekitar 1000 Prajurit. Sun Ce Sangat Senang Dan Para Bawahannya Mengakui Bahwa
Sun Ce Telah Benar Menilai Orang Ini.
Sun Ce Lalu Mengerahkan Pasukannya Ke Dataran Selatan Dan Musuh-Musuhnya Menyerah Atau Kabur
Begitu Mendengar Kabar Kedatangan Pasukannya. Dia Sekarang Telah Memiliki Beberapa Legiun Dan
Seluruh Dataran Di Sebelah Tenggara Sungai Besar (Yang Tze Kiang) Adalah Miliknya. Dia Meningkatkan
Kondisi Kehidupan Disana Dan Menjaga Hukum Dan Aturan Sehingga Para Pengikut Dan Pendukungnya
Bertambah Setiap Harinya. Orang-Orang Memanggilnya Sun Ce Pembawa Terang.
Ketika Pasukan Sun Ce Mendekat, Rakyat Biasanya Kabur Dengan Panik Dan Ketakutan, Tetapi Sun Ce
Memerintahkan Agar Pasukannya Tidak Menjarah Dan Berusaha Untuk Merusak, Mereka Semuanya
Menjadi Senang Dan Menghadiahkan Pasukannya Itu Dengan Lembu Dan Arak. Kebahagian Memenuhi
Daerah Itu. Prajurit Yang Menyerah Diperlakukan Dengan Baik. Yang Ingin Mengikuti Sun Ce Boleh
Bergabung, Yang Tidak Ingin Boleh Kembali Kekampung Halamannya Dan Diberikan Sejumlah Uang Dan
Hadiah. Dan Karena Itu Sun Ce Mendapatkan Hormat Dan Penghargaan Dari Semua Orang Dan Menjadi
Kuat.
Sun Ce Lalu Menempatkan Ibunya Dan Keluarganya Di Que, Dan Mengangkat Adiknya Sun Quan Dan
Zhou Tai Sebagai Pelindung Kota Xuan Cheng. Lalu Dia Berangkat Dalam Ekspedisi Ke Selatan Untuk
Melawan Wu Jun.
Pada Waktu Itu Disana Ada Orang Bernama Yan Baihu Atau Harimau Putih, (Bai–Putih, Hu–Harimau.).
Yan Bai Hu Dan Adiknya Yan Yu Membawa Pasukan Untuk Menghadapi Sun Ce Dan Mereka Bertemu Di
Dekat Jembatan Ma Pe.
Yan Yu Dengan Pedang Ditangan Berdiri Diatas Jembatan Dan Hal Ini Dilaporkan Pasukan Pengintai Pada
Sun Ce Yang Segera Bersiap Untuk Menghadapi Tantangan Ini.
Zhang Hong Menasehati, “Karena Nasib Tuanku Adalah Nasib Seluruh Pasukan, Tuanku Tidak Perlu
Mengambil Resiko Untuk Bertarung Dengan Perampok Kecil. Aku Berharap Kau Selalu Mengingat Harga
Dari Jiwamu Itu”

“Kata-Kata Mu Sangat Bijaksana, Sepeti Emas Dan Batu Permata. Tetapi Aku Khawatir Prajurit Tidak Akan
Menjalankan Perintahku Apabila Aku Sendiri Tidak Berbagi Bahaya Dengan Mereka.”
Walaupun Begitu Sun Ce Akhirnya Mengirimkan Han Dan Untk Melawan Yan Yu. Ketika Han Dan Baru
Sampai Jembatan, Jiang Qin Dan Chen Wu Yang Bergerak Menyusuri Sungai Dengan Kapal Kecil,
Melewati Bawah Jembatan Itu. Walaupun Anak Panah Berterbangan Dari Sisi Sungai. Kedua Orang Itu
Langsung Turun Dan Dengan Hebatnya Menyerang Yan Yu Yang Berdiri Diatas Jembatan. Yan Yu Kabur
Dan Han Dang Mengejar. Tetapi Yan Yu Berhasil Masuk Kembali Dari Gebrang Barat.
Sun Ce Mengepung Kota Wu Jun Dari Darat Dan Air. Selama 3 Hari Tidak Ada Yang Keluar Untuk
Mengajak Bertempur. Dan Didepan Pasukannya, Sun Ce Datang Ke Gerbang Barat Dan Memanggil Penjaga
Gerbang. Seorang Komandan Dengan Jabatan Lumayan Tinggi Keluar Dan Berdiri Dengan Satu Tangan
Bersender Pada Tiang Sementara Yang Lain Menunjuk Sun Ce Sambil Memaki-Maki. Secepatnya Taishi Ci
Mengambil Busuhnya Dan Meyiapkan Anak Panahnya.
“Lihatlah Aku Akan Memanah Tangan Orang Itu !” Kata Dia Kepada Pasukannya.
Segera Saja Setelah Dia Melepaskan Anak Panahnya, Anak Panahnya Itu Melesat Dan Menembus Tangan
Komandan Itu Sehingga Tangannya Tertancap Ketiang Penyanggah. Kedua Belah Pasukan TerkagumKagum Dengan Aksi Taishi Ci Ini. Dan Mereka Semua Mengakui Kehalian Taishi Ci Dalam Memanah
Memang Sangat Hebat.
Orang Yang Terluka Itu Segera Dibawa Pergi.
Ketika Yan Bai Hu Mendengar Berita Ini, Dia Berkata, “Bagaimana Kita Dapat Berharap Dapat Menghadapi
Pasukan Ini Dengan Pemimpin Sehebat Itu ?”
Dan Dia Langsung Mengirim Utusan Untuk Berdamai, Dia Mengirim Adiknya Yan Yu Untuk Menemui Sun
Ce, Yang Menerimanya Secara Sopan Dan Mengundangnya Ketendanya Dan Menyediakan Arak Untuknya.
“Dan Apakah Usul Yang Kakakmu Sarankan ” Kata Sun Ce.
“Dia Mau Membagi Kekuasaan Daerah Ini Denganmu ” Jawab Yan Yu.
“Tikus Itu ! Berani Sekali Dia Menempatkan Dirinya Setara Dengan Diriku ?” Hardik Sun Ce.
Sun Ce Lalu Memerintahkan Menghukum Mati Utusan Itu. Yan Yu Terkejut Dan Mengeluarkan Pedangnya.
Tetapi Sun Ce Yang Memiliki Tangan Lebih Cepat Langsung Menebas Yan Yu Dan Diapun Tewas.
Kepalanya Dipenggal Dan Dikirmkan Kedalam Kota Kepada Kakaknya.
Hal Ini Mempunyai Efek. Yan Bai Hu Yang Melihat Perlawanan Akan Sia-Sia Maka Dia Meninggalkan Wu
Jun Dan Pergi. Sun Ce Terus Meningkatkan Serangan. Huang Gai Merebut Jia Xing Dan Taishi Ci
Mengambil Wu Cheng. Beberapa Kota Kecil Lainnya Diselatan Juga Jatuh. Daerah Itu Dgn Cepat Dikuasai.
Yan Bai Hu Segera Pergi Ke Yu Han Di Timur, Menjarah Semua Sisi Sampai Sekelompok Orang Desa
Dipimpin Ling Cao Melawannya. Yan Bai Hu Pergi Menuju Kuai Ji.
Ling Cao Dan Anaknya Lalu Pergi Menemui Sun Ce Yang Langsung Memperkerjakan Mereka Dan
Mengangkat Mereka Menjadi Komandan Dan Memberi Hadiah Atas Jasa Mereka, Lalu Mereka
Diperintahkan Menggabungkan Kekuatan Di Sungai Besar.
Harimau Putih, Yan Bai Hu Mengumpulkan Pasukannya Yang Tercerai Berai Dan Mengambil Posisi Di
Benteng Sebelah Barat, Tetapi Cheng Pu Menyerangnya Disana Dan Menhancurkan Pasukan Yang
Bertahan, Dan Mengejar Mereka Sampai Ke Kuai Ji. Gubernur Kota Itu Wang Lang Berada Di Pihak Yan
Bai Hu Dan Menerimanya.
Pdf By Kang Zusi
Tetapi Ketika Wang Lang Mengusulkan Untuk Membantu Yan Bai Hu, Salah Satu Bawahannya Berdiri Dan
Berkata, “Jangan ! Jangan ! Sun Ce Sebagai Pemimpin Adalah Orang Yang Baik Dan Benar. Sementara
Harimau Putih Itu Adalah Penjahat Buas. Lebih Baik Tangkaplah Dia Dan Serahkan Orang Ini Sebagai
Tanda Perdamaian Dengan Sun Ce.”
Gubernur Langsung Marah Kepada Orang Yang Berbicara Itu, Dia Adalah Yu Fan Dari Kuai Ji Dan
Memerintahkan Dia Untuk Diam. Yu Fan Menyingkir Sambil Menghela Napas. Dan Gubernur Pergi Untuk
Membantu Si Harimau Putih Dengan Mereka Dia Mengabungkan Kekuatan Di Shan Yin.
Sun Ce Datang. Ketika Kedua Sisi Membentuk Formasi Pasukan. Sun Ce Keluar Dari Formasi Dan Berkata
Kepada Wang Lang, “Pasukanku Adalah Pasukan Dari Prajurit Yang Baik, Dan Tujuanku Adalah Menjaga
Perdamaian Di Daerah Ini. Tetapi Mengapa Kau Memberika Dukunganmu Kepada Seorang Pemberontak !”
Wang Lang Menjawab, “Keserakahanmu Sudah Terkenal. Setelah Menguasai Wu Jun Kau Juga
Menginginkan Daerahku. Aku Akan Membalaskan Dendam Keluarga Yan !”
Respon Ini Membuat Sun Ce Marah. Ketika Pertempuran Akan Dimulai, Taishi Ci Maju Dan Wang Lang
Menyambutnya Dengan Pedangnya. Baru Beberapa Jurus Saja, Zhou Xin Datang Untuk Menolong Wang
Lang. Lalu Huang Gai Membantu Dan Keempat Orang Itu Berduel. Lalu Genderang Perang Berbunyi Dan
Kedua Pasukanpun Akhirnay Bertempur.
Tiba-Tiba Kekacauan Timbul Di Pasukan Garis Belakang Wang Lang. Wang Lang Memacu Kudanya Untuk
Melihat Ada Apa Dan Ternyata Dibelakang Pasukannya Ada Zhou Yu Yang Muncul Tiba-Tiba Entah
Darimana. Cheng Pu Datang Dgn Pasukannya Untuk Menyerang Sisi Pasukan Wang Lang. Sehingga
Sekarang Wang Lang Terjepit. Dia , Yan Bai Hu Dan Zhou Xin Bertarung Mati-Matian Dan Berhasil
Menerobos Pasukan Musuh Dan Mereka Ber3 Kembali Kedalam Benteng Mereka. Jembatan Gantung
Dinaikan, Gerbang Ditutup Dan Persiapan Dilakukan Untuk Berperang Dari Dalam Benteng.
Sun Ce Mengikuti Sampai Sisi Tembok Dan Membagi Pasukannya Untuk Menyerang Dari Ke 4 Sisi
Benteng. Melihat Bahwa Benteng Diserang Dr Berbagai Sisi, Mereka Semua Sangat Ketakutan.
“Kita Hanya Dapat Memperkuat Posisi Kita Dan Bertahan Dibalik Tembok Sampai Pasukan Musuh
Kehabisan Perbekalan Dan Mundur” Kata Yan Bai Hu.
Wang Lang Setuju Dan Pengepunganpun Berlanjut. Untuk Beberapa Hari Serangan Dilakukan Terus
Menerus Oleh Pasukan Sun Ce Dan Tidak Berhasil Merebut Kota.
Dalam Sebuah Rapat, Sun Jing Yang Merupakan Paman Sun Ce Berkata,”Karena Mereka Didalam Kota Dan
Bertahan Maka Akan Sulit Untuk Menghancurkan Mereka. Tetapi Persediaan Mereka Sebenarya Terletak Di
Chadu, Yang Berjarak Hanya 10 Km. Saranku Kita Menyerang Tempat Ini, Artinya Kita Menyerang Tempat
Dimana Mereka Tidak Siap Dan Melakukan Apa Yng Tidak Terpikir Oleh Mereka.”
Sun Ce Menyetujui Dan Berkata, “Rencana Pamanku Sungguh Baik Dan Ini Akan Menghancurkan
Pemberontak Itu.”
Lalu Dia Memerintahkan Untuk Menyalakan Api Pada Setiap Gerbang Dan Membiarkan Bendera Tetap
Berkibar Untuk Agar Seolah-Olah Kemah Tetap Ada Prajuritnya Walaupun Sebenarnya Mereka Sedang
Bergerak Lebih Ke Selatan.
Zhou Yu Datang Dan Memberikan Peringatan. “Ketika Kau Pergi Tuanku, Tentara Dari Dalam Kota Pasti
Akan Keluar Dan Mengikutimu. Kita Harus Mempersiapkan Sebuah Kejutan Untuk Mereka .”
Sun Ce Berkata, “Persiapanku Telah Lengkap Dan Kota Akan Dapat Kita Rebut Nanti Malam.”
Pdf By Kang Zusi
Lalu Pasukan Disiapkan Dan Dikirim Keluar. Wang Lang Yang Mendengar Pasukan Yang Mengepung
Telah Pergi Dan Dia Langsung Naik Keatas Menara Pengawas Untuk Melihat. Dia Melihat Api Masih
Berkobar Dan Asap Mengepul Dan Bendera Tetap Berkibar Seperti Biasanya Dan Dia Ragu Akan Hal Ini.
Zhou Xin Berkata, “Dia Telah Pergi Dan Ini Hanya Sebuah Strategi. Mari Kita Keluar Dan Hajar Mereka.”
Yan Bai Hu Berkata, “Jika Dia Telah Pergi, Pasti Akan Menyerang Cha Du. Mari Kita Kejar.”
“Tempat Itu Adalah Sumber Utama Persediaan Kita.”, Kata Wang Lang, “Dan Harus Kita Pertahankan. Kau
Berdua Memimpin Didepan Aku Akan Mengikuti Dengan Tentara Cadanganku.”
Lalu Yan Bai Hu Dan Zhou Xin Memimpin Pasukan Didepan Dengan 5000 Prajurit. Kira-Kira 7 Km Dari
Kota, Jalanan Yang Dilalui Melewati Sebuah Hutan Yang Lebat Lalu Tiba-Tiba Suara Genderang Perang
Bertabuhan Dan Obor Menyala Dari Segala Sisi. Yan Bai Hu Langsung Ketakutan Dam Memutar Kudanya
Untuk Mundur. Segera Seorang Pemimpin Tampak Didepanya, Dia Mengenali Ini Adalah Sun Ce. Zhou Xin
Menerjang Dia Tetapi Akhinrya Terbunuh Oleh Tombak Sun Ce. Mereka Terkepung Tetapi Yan Bai Hu
Berhasil Lolos Dan Lari Ke Yu Hang.
Wang Lang Segera Mendengar Kekalahan Ini Dan Tidak Berani Kembali Kekota Dia Pergi Dengan
Terburu-Buru Menuju Daerah Pinggir Lau. Dan Sun Ce Mendapatkan Kota Kuai Ji.
Setelah Menenangkan Suasana, Beberapa Hari Kemudian Ada Orang Yang Datang Membawakan Kepala
Yan Bai Hu Dan Menyerahkannya Pada Sun Ce. Orang Ini Adalah Berasal Dari Kuai Ji, Tingginya Lebih
Dari 170 Cm, Dengan Tulang Muka Yang Kokoh Dan Mulut Yang Besar. Namanya Adalah Dong Xi. Sun
Ce Mengangkatnya Menjadi Komandan Pasukan. Setelah Ini Kedamaian Tercipta Diseluruh Daerah
Tenggara. Sun Ce Menempatkan Pamannya Sun Jin Sebagai Kepala Kota Dan Zhu Zhi Sebagai Gubernur
Wu Jun. Lalu Sun Ce Kembali Ketempatnya Sendiri, Diselatan Sungai Besar.
Ketika Sun Ce Sedang Pergi, Sekelompok Bandit Tiba-Tiba Menyerang Xuancheng Yang Berada Dibawah
Perlindungan Adiknya,Sun Quan Dan Zhou Tai. Pembantaian Terjadi Diseluruh Sisi Kota Dan Pada Malam
Harinya Bandit-Bandit Itu Mendapat Angin. Zhou Tai Membawa Sun Quan Ditangannya Dan Menaiki
Kuda. Tetapi Ketika Bandit-Bandit Itu Datang Dengan Pedang Menyerangnya, Dia Turun Dari Kuda Dan
Walaupun Tanpa Baju Zirah Dia Melawan Bandit Itu Dan Membunuh Sebanyak Yang Dia Bisa. Lalu
Datang Orang Yang Menaiki Kuda Dan Membawa Tombak Tetapi Zhou Tai Memegang Tombaknya Dan
Mendorongnya Ketanah Lalu Menusuknya. Kemudian Zhou Tai Menaiki Kuda Bandit Itu Dan Menerjang
Keluar, Dengan Tombak Ditangannya Dia Berhasil Keluar Menyelamatkan Diri. Sun Quan Akhirnya Dapat
Diselamatkan, Tetapi Penolongnya Telah Menerima Lebih Dari Selusin Luka Tusukan Dan Sabetan Pedang.
Tetapi Akhirnya Bandit-Bandit Itu Pergi.
Luka-Luka Ini Karena Terlalu Parah Ternyata Tidak Dapat Sembuh Dengan Sendiriya Dan Akhirnya
Bengkak Serta Bernanah. Dan Komandan Yang Gagah Itu Hidupnya Kritis. Sun Ce Yang Kembali Melihat
Keadaan Ini Sungguh Sedih.
Lalu Dong Xi Datang Dan Berkata, “Pernah Suatu Kali Dalam Pertempuran Dangan Bajak Laut Aku
Menerima Banyak Tusukan Tombak. Tetapi Ada Orang Bijak Bernama Yu Fan Merekomendasikan Tabib
Yang Dapat Menyembuhkanku Dalam 1/ 2 Bulan.”
“Pasti Itu Adalah Yu Fan Dari Kuai Ji” Jawab Sun Ce,” Itu Adalah Dia, Cepatlah Panggil Dia !”
“Ya, Dia Adalah Orang Bijaksana, Akau Akan Memperkerjakannya.”
Lalu Sun Ce Mengirim Dua Orang Untuk Mengundang Yu Fan Dan Dia Segera Datang. Dia Diperlakukan
Dengan Sangat Baik Dan Diangkat Menjadi Pejabat Dibawah Sun Ce. Lalu Pertanyaan Mengenai Merawat
Orang Terluka Ditanyakan Sun Ce.
Pdf By Kang Zusi
“Tabib Itu Adalah Hua Tuo Dari Qiao, Yang Sangat Hebat Dalam Ilmu Pengobatan. Aku Akan
Membawanya Kemari Menemuimu.” Kata Yu Fan.
Lalu Hua Tuo Yang Terkenal Itu Tiba, Pria Dengan Perawakan Sedang-Sedang Saja Dan Berjanggut Putih.
Dia Lebih Terlihat Seperti Seorang Suci Dibandingkan Seorang Tabib. Dia Diperlakukan Dengan Baik Dan
Dibawa Menemui Zhou Tai.
“Ahh ! Masalah Ini Tidaklah Sulit, Tuan Dapat Tenang” Kata Hua Tuo.
Dan Dia Menyiapkan Beberapa Obat-Obatan Dan Menyembuhkan Luka-Luka Itu Dalam Waktu Satu Bulan.
Sun Ce Sangat Mengagumi Keahliannya Dan Dia Diberikan Hadiah Sangat Besar Sebelum Berpamitan.
Kemudian Sun Ce Menyerang Bandit-Bandit Itu Dan Menghancurkan Mereka, Dengan Itu Dia Membuat
Perdamaian Di Seluruh Tanah Selatan. Setelah Ini Dia Menempatkan Pasukanya Pada Posisi-Posisi Strategis
Di Seluruh Daeah Wu. Dan Setelah Ini Selesai, Dia Mengirimkan Pesan Kepada Istana Atas Semua Jasa-Jasa
Yang Telah Dilakukannya. Dia Mencapai Pengertian Dengan Cao-Cao Dan Mengirim Surat Kepada Yuan
Shu Untuk Mengembalikan Stempel Kekaisarannya Yang Dia Jaminkan.
Tetapi Yuan Shu Yang Secara Diam-Diam Berambisi Unutk Menjadi Kaisar Segera Menulis Surat Untuk
Beralasan Bahwa Dia Tidak Akan Mengembalikan Harta Negara Itu. Didalam Kediamannya Yuan Shu
Segera Memanggil 3 0 Lebih Staffnya Untuk Rapat. Diantara Mereka Ada Penasehat Yang Dai Jang Dan
Jendral Zhang Xun, Ji Ling, Qiao Rui, Lei Bo Dan Chen Lan.
Yuan Shu Berkata,”Sun Ce Meminjam Pasukan Dariku Unutk Melakukan Ekspedisi Yang Membuatnya
Menjadi Tuan Dari Daerah Selatan. Sekarang Dia Tidak Berbicara Apapun Mengenai Pembayaran Budinya
Itu Dan Meminta Stempel Ini. Dia Benar-Benar Kurang Ajar Dan Bagaimana Aku Dapat
Menghancurkannya ?”
Yang Dai Jiang Berkata, “Kau Tidak Dapat Melakukan Apapun Melawannya, Karena Dia Telah Menepatkan
Pasukannya Pada Posisi-Posisi Strategis, Sungai Besar Sebagai Perisainya. Kau Pertama Harus Melenyapkan
Liu Bei Sebagai Balas Dendam Karena Telah Menyerangmu Tanpa Karena Dan Setelah Itu Baru Kau
Pikirkan Tentang Sun Ce. Aku Punya Rencana Unutk Membuat Sun Ce Takluk Padamu,”
Penasehat Yang Dajiang Tahu Bagaimana Menyingkirkan Liu Bei.
“Apa Rencanamu Untuk Menghancurkan Liu Bei ?” Tanya Yuan Shu.
Yang Dajian Menjawab, “Walaupun Liu Bei, Sekarang Berkemah Di Xiaopei Dapat Dengan Mudah
Dikalahkan, Tetapi Lu Bu Memiliki Pasukan Yang Kuat Yang Berada Didekat Sana. Dan Aku Pikir Lu Bu
Akan Menolong Liu Bei Karena Perselisihanmu Dengannya Diwaktu Yang Lalu. Jadi Yang Pertama Kau
Lakukan Adalah Memberikan Lu Bu Hadiah Sehingga Mendapatkan Kepercayaannya Dan Itu Akan
Membuat Dia Diam Sementara Kita Berurusan Dengan Liu Bei. Kita Dapat Mengurusi Lu Bu Setelah Ini
Dan Xu Zhou Akan Menjadi Milikmu.”
Lalu Segera 200.000 Karung Beras Segera Dikirim, Dengan Surat Yang Dikirim Oleh Han Yin. Hadiah Itu
Menyenangkan Hati Lu Bu Dan Dia Memperlakukan Utusan Itu Dengan Baik Sekali. Yuan Shu
Mengerahkan 100.000 Tentara Menyerang Xiaopei Dipimpin Oleh Ji Ling Sebagai Jendral Utama Dan Lei
Bo Dan Chen Lan Diperintahkan Untuk Membantunya.
Ketika Liu Bei Mendengar Hal Ini, Dia Langsung Memanggil Jenderal-Jenderalnya. Zhang Fei
Menyarankan Agar Keluar Melawan.
Tetapi Sun Qian Berkata, “Kekuatan Kita Terlalu Lemah, Lebih Baik Kita Menjelaskan Posisi Kita Dan
Meminta Bantuan Lu Bu.”
“Kau Pikir Orang Itu Akan Melakukan Sesuatu !!!” Kata Zhang Fei Dengan Sinis.
Pdf By Kang Zusi
Liu Bei Memutuskan Untuk Mengikuti Saran Sun Qian Dan Menulis Surat Kepada Lu Bu.
Menerima Surat Ini Lu Bu Memanggil Chen Gong Yang Berkata, “Kita Baru Saja Menerima Hadiah Dari
Yuan Shu Dan Surat, Dengan Tujuan Mencegah Kita Untuk Membantu Liu Bei. Sekarang Datang Surat Dari
Liu Bei Meminta Bantuan. Bagiku Tampaknya Liu Bei Tidak Akan Membuat Masalah Untuk Kita, Tetapi
Jika Yuan Shu Berhasil Mengalahkan Liu Bei Dan Mempengaruhi Pemimpin-Pemimpin Disekitar Gunung
Hua Shan Maka Kekuatan Dari Utara Akan Menyerang Kita Dan Kita Tidak Akan Pernah Tenang. Lebih
Baik Kita Menolong Liu Bei. Ini Adalah Jalan Yang Terbaik Bagi Kita.”
Sekarang Pasukan Yuan Shu Sedang Bergerang Dengan Cepat Menuju Xiaopei Dan Segera Menghancurkan
Banyak Tempat Di Sebelah Tenggara Hancur Dan Terbakar, Suara Genderang Perang Bertabuhan
Mengetarkan Langit Dan Bumi.
5000 Pasukan Liu Bei Keluar Dari Kota Dan Membentuk Formasi Untuk Menunjukan Kekuatan, Berita
Baikpun Datang Ketika Dia Mendengar Lu Bu Telah Tiba Dan Sangat Dekat. Lu Bu Berkemah Hanya 1/ 2
Km Diarah Barat Daya. Ketika Jendral Yuan Shu, Ji Ling Mendengar Kedatangannya, Dia Menulis Surat
Untuk Mengigatkan Lu Bu Bahwa Tindakannya Bisa Dianggap Mengkhianati Perjanjian. Lu Bu Tersenyum
Ketika Dia Membaca Surat Itu.
“Aku Tahu Bagaimana Harus Membuat Mereka Berdamai ” Kata Lu Bu.
Jadi Dia Mengundang Liu Bei Dan Ji Ling Kedalam Suatu Perjamuan.
Liu Bei Menyetujui Undangan Itu Tetapi Saudara-Saudaranya Terutama Zhang Fei Mencoba Menahannya
Dan Berkata, “Pasti Ini Adalah Jebakan !”
“Aku Telah Memperlakukannya Dengan Sangat Baik, Dia Tdk Akan Menyakiti Diriku.” Kata Liu Bei.
Akhirnya Liu Bei Naik Kekudanya Dan Pergi, Kedua Saudaranya Mengikutinya Dari Belakang.
Akhirnya Mereka Sampai Di Kemah Lu Bu, Setelah Sampai Lu Bu Berkata, “Sekarang Dengan Cara Khusus
Aku Akan Mengeluarkanmu Dari Masalah. Aku Harap Kau Tidak Lupa Bahwa Kau Datang Karena Niatmu
Sendiri.”
Liu Bei Berterima Kasih Dan Dipersilahkan Duduk. Guan Yu Dan Zhang Fei Tetap Berdiri Dibelakang Liu
Bei Dengan Memegang Senjatanya.
Lalu Tiba-Tiba Ji Ling Datang Dan Liu Bei Merasakan Takut Dan Berdiri. Kedua Saudaranya Pun Langsung
Menyiapkan Senjata Mereka.
“Kalian Berdua Diundang Untuk Suatu Tujuan Tertentu” Kata Lu Bu, “Janagan Takut, Kalian Berdua Dalam
Perlindungan Ku.”
Liu Bei Merasa Tidak Nyaman Dengan Keadaan Ini, Kemudian Ji Ling Yang Melihat Liu Bei Dan
Saudaranya Sepertinya Mengancam Dirinya Kemudian Ragu Dan Ingin Segera Pergi. Tetapi Lu Bu
Menahannya Dan Menariknya Masuk Kembali.
“Apakah Kau Bermaksud Ingin Membunuhku ?” Tanya Ji Ling.
“Tidak Sama Sekali ” Balas Lu Bu.
“Dan Apakah Kau Bermaksud Membunuh Liu Bei ?”
“Tidak, Bukan Itu Maksudku.”
Pdf By Kang Zusi
“Tidak Ada Alasan Untuk Melakukan Itu. Seumur Hidup Aku Tidak Menyukai Pertarungan Dan Pertikaian,
Tetapi Sangat Senang Untuk Membuat Perdamaian. Dan Sekarang Aku Ingin Menyelesaikan Pertengkaran
Diantara Kalian Berdua .”
“Bolehkah Aku Bertanya Bagaimana Cara Kau Melakukan Hal Itu ?”, Tanya Ji Ling.
“Aku Mempunyai Niat Dan Persetujuan Dari Langit.”
Lalu Lu Bu Menarik Ji Ling Dan Liu Bei Dan Kedua Orang Itu Berhadap-Hadapan, Mereka Saling Curiga,
Tetapi Lu Bu Mempersilahkan Mereka Untuk Duduk Disisi-Sisinya, Liu Bei Berada Dikanan Dan Ji Ling Di
Kiri.
Perjamuan Kemudian Dimulai. Tetapi Suasana Disana Dipenuhi Dengan Keheningan Dan Saling Curiga. Lu
Bu Kemudian Berbicara, “Aku Harap Kalian Berdua Mau Mendengarkan Aku Dan Mengakhiri Perselisihan
Ini.”
Liu Bei Tidak Berkata Apa-Apa Sedang Ji Ling Berkata, “Aku Telah Datang Dengan 100.000 Pasukan
Dengan Perintah Tuanku Untuk Menangkap Liu Bei. Bagaimana Caranya Aku Menghentikan Perselisihan
Ini ? Aku Harus Berperang. “
“Apa !!!” Zhang Fei Berteriak Dan Mengeluarkan Senjatanya. “Sedikit Pasukanku, Tetapi Kami Hanya
Menganggap Kalian Semua Seperti Gerombolan Anjing Yang Banyak Saja. Kami Dengan Hanya 5000
Tentara Saja Dapat Mengalahkan Jutaan Pemberontak Jubah Kuning, Kamu Berani Melukai Kakakku ?”
Guan Yu Meminta Zhang Fei Untuk Diam Dan Berkata, “Mari Kita Lihat Apa Yang Jendral Lu Bu Mau
Katakan. Setelah Itu Kita Akan Mempunyai Banyak Waktu Untuk Bertarung.”
“Aku Mohong Kalian Semua Dapat Mengerti Bahwa Aku Tidak Menginginkan Kalian Berperang.” Kata Lu
Bu.
Sekarang Di Lain Sisi Ji Ling Merasa Marah Dan Kesal Dgn Arogansi Zhang Fei Dan Zhang Fei Juga Terus
Menatap Ji Ling Dgn Tatapan Seperti Ingin Mengoyakduanya.
Lalu Tiba-Tiba Lu Bu Memerintahkan Pengawalnya Dan Berkata, “Bawakan Aku Senjata Tombakku !”
Mereka Membawakannya Kepada Lu Bu Senjata Tombaknya Yang Memiliki Panjang Dua Meter Dan
Diujungnya Terdapat 2 Pisau Berbentuk Bulan Sabit. Ketika Dia Duduk Disana Dan Memegang Senjata Itu
Kedua Tamunya Merasa Gelisah Dan Pucat.
Lu Bu Berkata,” Aku Telah Berusaha Untuk Meminta Kalian Berdamai Karena Itu Adalah Perintah Dari
Yang Maha Kuasa. Aku Akan Membuktikannya.”
Dia Lalu Memerintahkan Kepada Pengawalnya Untuk Menaruh Tombaknya Diluar Gerbang Perkemahan
Dan Ditancapkan Ketanah.
Lalu Berkata Kepada Kedua Tamunya Dia Berkata, “Gerbang Itu Jauhnya 150 Langkah Dari Tempat Ini.
Jika Aku Dapat Memanah Ranting Kecil Diatas Tempat Tombakku Di Tancapkan, Kalian Berdua Akan
Menarik Mundur Pasukan Kalian. Jika Aku Gagal, Kalian Dapat Pergi Dan Segera Menyiapkan Pasukan
Kalian Untuk Bertempur. Aku Akan Melawan Kalian Yang Tidak Mematuhi Perkataanku Ini.”
Ji Ling Berpikir Dalam Dirinya Sendiri, “Tanda Kecil Di Kejauhan Itu ! Bagaimana Ada Manusia Yang
Dapat Memanah Tanda Itu ?”
Lalu Dia Menyetujui, Berpikir Bahwa Tidak Mungkin Lu Bu Dapat Memanah Tandai Itu. Liu Bei Tentu
Saja Setuju Dengan Lu Bu.
Pdf By Kang Zusi
Mereka Semua Duduk Dan Arak Disiapkan. Ketika Mereka Telah Meminum Arak, Lu Bu Memerintahkan
Agar Busur Dan Panahnya Dibawakan. Liu Bei Terdiam Dan Berdiam Agar Lu Bu Berhasil Memanahnya.
Lu Buberhati-Hati Menempatkan Panahnya Dan Menarik Busurnya Sampai Pada Batas Maksimumnya. Lalu
Dia Melepaskan Anak Panahnya Yang Terbang Melesat Seperti Bintang Jatuh Yang Mengarungi Angkasa
Dan Anak Panahnya Tepat Mengenai Sasaran Yang Berada Diatas Tombaknya. Orang-Orang Disekitar Situ
Dan Pasukannya Berdecak Kagum Atas Kemampuan Lu Bu.
Lu Bu Tertawa Keras Sekali Atas Keberhasilannya Ini.
Menjatuhkan Busurnya Dia Langsung Mengambil Tangan Tamu-Tamunya Dan Berkata, “Ini Adalah
Kehendak Langit ! Dan Kalian Sekarang Harus Berhenti Bertempur !”
Dia Memerintahkan Pasukannya Untuk Mengambil Arak Dan Mereka Boleh Meminumnya. Liu Bei Dalam
Hatinya Merasa Beruntung, Ji Ling Duduk Terdiam Dan Mengeleng-Gelengkan Kepalanya.
Ji Ling Lalu Berkata, “Aku Tidak Dapat Melawan Perintahmu Sekarang Dan Harus Mundur. Tetapi Apakah
Yang Akan Dikatakan Oleh Tuanku Dan Apakah Dia Akan Mempercayaiku ?”
“Aku Akan Menulis Surat Dan Mengkonfirmasikan Hal Ini.” Kata Lu Bu.
Setelah Beberapa Cangkir Arak Lagi Ji Ling Bertanya Apakah Suratnya Sudah Ditulis Dan Setelah Itu Dia
Langsung Berpamitan.
Ketika 3 Bersaudara Itu Berpamitan, Lu Bu Berkata, “Jagan Lupakan Aku Telah Mengantarmu Kali Hari Ini
!”
Liu Bei Berterima Kasih Dan Pergi. Keesokan Hari Ke3 Pemimpin Itu Mengepak Kemah Mereka Dan
Pasukan Ditarik Mundur.
Ketika Ji Ling Kembali Ke Daerahnya Dan Menceritakan Mengenai Kejadian Lu Bu Memanah Ranting Dan
Perjanjian Damai Yang Terjadi Serta Dia Menyerahkan Surat Lu Bu, Tuannya Menjadi Sangat Marah.
“Lu Bu Membalaskan Setelah Semua Beras Dan Emas Yang Kuberikan Dengan Sebuah Tipuan !” Kesal
Yuan Shu. “Dia Telah Menyelamatkan Liu Bei, Tetapi Aku Akan Memimpin Tentaraku Sendiri Dan Akan
Menghancurkan Mereka Berdua .”
“Hati-Hatilah Tuanku”, Kata Ji Ling. “Lu Bu Adalah Pemberani Dan Kuat Lebih Daripada PemimpinPemimpin Lainnya Dan Sekarang Mempunyai Daerah Yang Luas. Dia Dan Liu Bei Bersama Membentuk
Suatu Kombinasi Yang Kuat, Tidak Mudah Untuk Dihancurkan. Tetapi Ada Jalan Lain Tentunya. Aku
Mengetahui Bahwa Salah Satu Istrinya Lady Yan, Mempunyai Putri Yang Sudah Cukup Umur Untuk
Dinikahkan. Kau Dapat Mengatur Pernikahan Antara Putramu Dan Putrinya. Jika Hal Itu Terjadi Maka Kau
Dapat Memintanya Untuk Membunuh Musuhmu. Ini Disebut Taktik ‘Saudara Diatas Orang Tak Dikenal’ “
Rencana Ini Disetujui Yuan Shu Yang Dengan Segera Mengirim Utusan Untuk Rencana Ini. Dia Mengirim
Hadiah Yang Dibawa Oleh Han Yin.
Ketika Han Yin Menemui Lu Bu, Dia Berkata , “Tuanku Sangat Menghormati Dirimu Dan Dia Ingin Untuk
Memastikan Persekutuan Diantara Kita Menjadi Sebuah Keluarga Dengan Pernikahan Antara Putrimu Dan
Putranya. Sebuah Persekutuan Seperti Dijaman Qin Dan Jin.”
Lu Bu Mengetahui Bahwa Ini Adalah Hanyalah Sebuah Siasat, Dia Lalu Membicarakan Ini Dengan Istrinya.
Lu Bu Memiliki Dua Istri Dan Satu Selir. Dia Pertama Menikah Dengan Seorang Putri Dari Keluarga Yan
Dan Kemudian Dia Mengambil Diao Chan Sebagai Selir. Ketika Dia Bertempat Di Xiao Pei, Dia Menikahi
Pdf By Kang Zusi
Istri Kedua , Seorang Putri Dari Cao Bao. Lady Cao Ini Meninggal Cukup Muda Dan Tidak Meningalkan
Anak. Jadi Lu Bu Hanya Mempunyai Seorang Anak Perempuan Yang Sangat Dia Sayangi.
Ketika Dia Membawa Masalah Ini Pada Istrinya, Istrinya Berkata, “Keluarga Yuan Menguasai Daerah
Sekitar Sungai Huai Selama Beberapa Tahun Ini. Mereka Mempunyai Pasukan Besar Dan Sangat Makmur.
Suatu Hari Seseorang Dari Keluarga Yuan Pasti Bisa Menjadi Kaisar Dan Putri Kita Mungkin Bisa Menjadi
Permaisuri. Tetapi Berapa Banyak Anak Yuan Shu ?”
“Hanya Satu Ini.” Jawab Lu Bu.
“Kita Harus Menerima Tawaran Ini. Walaupun Putri Kita Tidak Menjadi Permaisuri, Xu Zhou Akan
Mempunyai Sekutu Yang Kuat.”
Lu Bu Memutuskan Untuk Menerima Tawaran Itu Dan Dia Memperlakukan Utusan Itu Dengan Sangat Baik.
Han Yin Kembali Dengan Membawa Jawaban Lu Bu. Hadiah Pernikahan Disiapkan Untuk Dibawa Han Yin
Kepada Keluarga Lu Bu. Mereka Kemudian Diterima Dan Perjamuan Serta Persiapan Pesta Pernikahan
Dilaksanakan.
Keesokan Harinya Chen Gong Datang Untuk Menemui Utusan Itu Di Penginapannya. Setelah Saling
Memberi Hormat Dan Ber-Ramah Tamah Mereka Kedua Duduk Dan Berbicara.
Ketika Pelayan Telah Disuruh Keluar, Cheng Gong Berkata, “Siapa Yang Mengusulkan Rencana Ini, Yang
Membuat Yuan Shu Dan Lu Bu Menjadi Satu Keluarga Dalam Pernikahan Sehingga Liu Bei Akan Jatuh ?”
Han Yin Langsung Ketakutan Dan Berkata, “Aku Harap Kau Tidak Membiarkan Hal Ini Didengar Orang”
Katanya.
“Aku Akan Menjaga Ini Sebagai Rahasia. Tetapi Jika Akan Ada Penundaan Maka Orang Lain Akan Tahu
Dan Rencana Ini Bisa Gagal. ” Kata Chen Gong.
“Apa Yang Harus Kita Lakukan ?”
“Aku Akan Menemui Lu Bu Dan Meminta Dia Untuk Segera Mengirim Putrinya, Sehingga Pernikahan
Akan Segera Dapat Dilaksanakan.”
“Jika Kau Dapat Melakukan Hal Itu Maka Tuanku Akan Sangat Menghormati Dan Berterima Kasih Padamu.
” Kata Han Yin.
Dengan Ini Chen Gong Berpamitan Dan Langsung Menemui Lu Bu.
“Aku Dengar Putrimu Akan Dinikahkah Dengan Putra Dari Yuan Shu. Ini Adalah Hal Besar, Tetapi Tidak
Ada Yang Tahu Kapan.”
“Hal Itu Sedang Kupertimbangkan.” Kata Lu Bu.
“Ada Suatu Aturan Yang Mengatur Pelaksanaan Anatara Penyerahan Hadiah Dan Perlangsungan
Pernikahan: Kaisar, 1 Tahun. Bangsawan, 1/ 2 Tahun. Pejabat Tinggi, 3 Bulan Dan Orang Biasa, 1 Bulan.”
Lu Bu Menjawab,” Dan Mengenai Yuan Shu, Tuhan Sudah Mengirimkannya Stempel Kekaisaran Dan Dia
Akan Segera Tiba Saatnya Menjadi Putra Langit Suatu Hari Nanti. Jadi Aku Pikir Aturan Kekaisaran Dapat
Berlaku.”
“Tidak, Itu Ditak Akan.”, Jawab Chen Gong
“Aturan Bangsawankah Yang Berlaku ?”
Pdf By Kang Zusi
“Bukan. Jawab Cheng Gong.
“Aturan Pejabat Tinggi ?”
“Jg Bukan.” Jwb Chen Gong.
Lu Bu Tertawa Dan Berakata, “Jadi Maksudmu Aturan Orang Biasa ?”
“Juga Bukan Itu.”
“Lalu Apa Maksudmu ?” Tanya Lu Bu Keheranan.
Cheng Gong Menjawan, “Didalam Kekacauan Yang Ada Sekarang, Dimana Ada Perseteruan Diantara Para
Penguasa Dan Bangsawan, Apakah Kau Tidak Melihat Bahwa Orang Lain Akan Menjadi Cemburu Dengan
Pernikahan Dan Persekutuanmu Dengan Keluarga Yang Memiliki Pengaruh Begitu Besar Dan Status Tinggi
Seperti Keluarga Yuan ? Jika Kau Menunda Pemilihan Hari, Kemungkinan Besar Musuh Akan Menyiapkan
Jebakan Dan Perangkap Untuk Menghalangi Rencana Kita. Jika Musuh Mendapatkan Sang Mempelai Dan
Menahannya, Maka Apakah Yang Dapat Kita Lakukan ? Pendapatku Adalah Kau Seharusnya Menolak,
Tetapi Karena Kau Telah Menerimanya, Maka Lakukanlah Semua Rencana Ini Dengan Cepat Sebelum Para
Penguasa Lain Mendengarnya Dan Segera Kirimlah Putrimu Ke Shouchun. Kau Dapat Memesan
Penginapan Disana Hingga Hari Baik Untuk Menikah Tiba. Hal Ini Dapat Mencegah Kejadian Buruk Yang
Akan Terjadi.”
“Kata-Katamu Benar.” Jawab Lu Bu.
Dia Pergi Ke Kediamannya Untuk Menemui Istrinya Dan Berkata Untuk Segera Berangkat Bersama
Putrinya. Lu Bu Memerintahkan Untuk Menyiapkan Kuda-Kuda Terbaik Untuk Mengawal Keberangkatan
Istri Dan Putrinya. Rombongan Itu Berikut Dengan Han Yin Dan Pasukannya Di Jaga Oleh Pasukan Lu Bu
Yang Dipimpin Oleh Song Xian Dan Wei Xu.
Pada Saat Ini Chen Gui, Ayah Dari Chen Deng Sedang Menunggu Ajal Karena Sakitnya Itu. Mendengar
Suara Musik Dia Menanyakan Kepada Pelayannya Apa Yang Terjadi Dan Pelayannya Memberitahukan
Padanya.
“Mereka Sedang Mengerjakan Siasat ‘Keluarga Diatas Orang Lain’ ” Kata Chen Gui. “Liu Bei Dalam
Bahaya.”
Oleh Karena Itu, Walaupun Keadaanya Yang Sedang Sakit Keras Itu, Dia Pergi Menemui Lu Bu.
“Tuan, Apa Yang Membuatmu Kemari ?” Tanya Lu Bu.
“Aku Mendengar Kau Mati Dan Aku Datang Untuk Berduka” Kata Orang Tua Itu.
“Siapa Yang Mengatakan Itu ?” Lu Bu Terkejut.
“Kau Pernah Suatu Kali Menerima Hadiah Besar Dari Yuan Shu Supaya Kau Mencelakakan Liu Bei, Tetapi
Kau Dapat Mengatasinya Dengan Memanah. Sekarang Tiba-Tiba Mereka Mau Menikahkan Anaknya Denga
Anakmu Sehingga Membentuk Persekutuan Denganmu, Tujuan Mereka Adalah Menahan Anakmu Sebagai
Jaminan. Langkah Berikutnya Mereka Akan Menyerang Xiaopei Dan Setelah Itu Hilang, Kemanakah Kau
Akan Pergi ? Apapun Yang Mereka Minta Kemudian Hari, Beras Atau Pasukan Atau Apapun Juga Maka
Kau Akan Menyerahkannya Dan Itu Akan Membuat Akhirmu Semakin Dekat Dan Membuatmu Akan
Dibenci. Jika Kau Tolak Maka Kau Telah Tidak Menjalankan Kewajibanmu Sebagai Keluarga Dan Itu Bisa
Dijadikan Alasan Untuk Menyerangmu. Lagipula Tujuan Yuan Shu Adalah Untuk Membuat Dirinya
Menjadi Kaisar Yang Berarti Adalah Pemeberontakan Dan Kau Akan Menjadi Salah Satu Anggota Keluarga
Pemberontak Itu. “
Pdf By Kang Zusi
Lu Bu Menjadi Tidak Tenang Mendengar Hal Ini.
“Aku Telah Diperdaya Oleh Chen Gong” Katanya Dalam Hati.
Lalu Dia Mengirim Zhang Liao Untuk Segera Membawa Kembali Rombongan Itu Yang Telah Berada 10
Km Jauhnya Untuk Kembali Kedalam Kota. Ketika Mereka Telah Kembali, Lu Bu Memenjarakan Han Yin
Dan Mengirim Surat Kepada Yuan Shu Bahwa Baju Pengantin Anaknya Belum Siap Dan Dia Tidak Akan
Dapat Menikah Sampai Hal Itu Siap.
Chen Gui Menginginkan Han Yin Dikirim Ke Ibu Kota Xu Chang. Tetapi Lu Bu Ragu-Ragu Apa Yang
Harus Dilakukan Olehnya, Ketika Dia Mendengar Liu Bei Menarik Tentara Dan Membeli Kuda Tanpa
Maksud Yang Mendesak.
“Dia Hanya Lakukan Ini Karena Tugasnya. Tidak Ada Yang Perlu Dikhawatirkan” Kata Lu Bu Pada
Awalnya.
Lalu Datangnya 2 Jendralnya, Song Xian Dan Wei Xu Berkata, “Seperti Yang Telah Kau Perintahkan, Kami
Ke Gunung Huashan Untuk Membeli Kuda. Kami Telah Mendapat 3 00 Ketika Dalam Perjalanan Kembali
Di Perbatasan Xiao Pei Ada Pencuri Yang Berhasil Merampok 1/ 2 Dari Kuda-Kuda Itu. Kami Mendengar
Bahwa Perampok Itu Sebenarnya Adalah Zhang Fei Yang Menyamar.”
Lu Bu Sanga Marah Atas Hal Ini Dan Dia Mempersiapkan Ekspedisi Untuk Melawan Xiao Pei. Ketika Liu
Bei Mendengar Bahwa Akan Ada Serangan Dia Memimpin Pasukannya Keluar Untuk Melawan Dan
Kemudian Kedua Pasukan Berhadapan.
Liu Bei Berkuda Kedepan Dan Berkata, “Kakak Tertua, Kenapa Kau Membawa Pasukan Menyerangku ?”
Lu Bu Mulai Memakinya Dan Berkata, “Panahanku Pada Pesta Perjamuan Waktu Itu Menyelamatkanmu
Dari Bahaya Besar .Kenapa Kau Mencuri Kudaku ?”
“Aku Menginginkan Kuda Dan Aku Menyuruh Orang Membelinya. Mana Berani Aku Mengambil Milikmu
?” Kata Liu Bei.
“Kau Mencuri 150 Kuda Dengan Menggunakan Zhang Fei. Kau Hanya Menggunakan Tangan Orang Lain
Saja !”
Lalu Zhang Fei Dengan Tombaknya Maju Kedepan Dan Berkata,” Ya ! Aku Mencuri Kuda-Kuda Mu Dan
Apalagi Yang Kau Harapkan ?”
Lu Bu Membalas,”Kau Pencuri ! Kau Selalu Memperlakukanku Dengan Kurang Ajar !”
“Ya ! Aku Mengambil Kudamu Dan Kau Marah. Kau Tidak Mengatakan Apapun Ketika Kau Mencuri Xu
Zhou Kakakku!”
Lu Bu Maju Dan Menantang Berduel Dan Zhang Fei Pun Melayani. Pertarungan Yang Berjalan Sengit
Berlangsung Dan Kedua Pendekar Itu Telah Bertarung 100 Jurus Tanpa Ada Yang Menang. Kekutan Lu Bu
Dan Zhang Fei Seimbang, Kedua -Duanya Sama-Sama Ahli Bermain Tombak Dan Berkuda. Liu Bei Yang
Khawatir Sesuatu Yang Buruk Akan Terjadi Dengan Adiknya Itu Segera Membunyikan Gong Sebagai
Signal Tanda Untuk Mundur Dan Memimpin Pasukannya Masuk Kekota. Lu Bu Lalu Mengepung Kota Itu.
Liu Bei Memanggil Adiknya Itu Dan Memarahinya Karena Dia Yang Menyebabkan Semua Hal Ini.
“Dimana Kuda-Kuda Itu ?” Tanya Liu Bei.
“Di Sejumlah Kuil Dan Lapangan ” Jawab Zhang Fei.
Pdf By Kang Zusi
Liu Bei Mengirim Utusan Untuk Berbicara Yang Lembut Dan Menawarkan Lu Bu Unutk Mengembalikan
Kuda Curian Itu Jika Permusuhan Ini Dihentikan. Lu Bu Sebenarnya Ingin Setuju Tetapi Chen Gong
Menolak.
“Kau Akan Menderita Sedikit Demi Sedikit Jika Kau Tidak Menyingkirkan Liu Bei Sekarang.”
Dengan Bujukan Chen Gong Akhirnya Lu Bu Menolak Ajakan Damai Dan Makin Menekan Pertahanan
Kota Xiao Pei.
Liu Bei Memanggil Mi Zhu Dan Sun Qian Untuk Dimintai Saran.
Kata Sun Qian, “Satu Orang Yang Paling Cao-Cao Benci Adalah Lu Bu. Mari Kita Tinggalkan Kota Ini Dan
Meminta Perlindungan Cao-Cao Yang Darinya Kita Dapat Meminjam Pasukan Dan Menghancurkan Lu
Bu.”
“Jika Kita Mencoba Untuk Keluar, Siapa Yang Akan Memimpin Didepan ?”
“Aku Akan Mencoba Yang Terbaik ” Jawab Zhang Fei.
Lalu Zhang Fei Memimpin Pasukan Didepan, Guan Yu Di Belakang Dan Di Tengah Adalah Liu Bei Dengan
Para Bawahannya Yang Tidak Bertempur. Rombongan Itu Keluar Melalui Gerbang Utara Dimalam Hari
Ketika Bulan Sedang Terang. Mereka Menemui Perlawanan Dari Song Xian Dan Wei Xu, Tetapi Berhasil
Di Paksa Mundur Oleh Zhang Fei. Zhang Liao Mengejar Mereka Dari Belakang Tetapi Dipaksa Mundur
Oleh Guan Yu. Lu Bu Tidak Puas Dengan Pertempuran Ini, Tetapi Dia Tidak Memperpajangnya. Dia Masuk
Kedalam Kota Dan Menenangkan Penduduk Serta Menugaskan Gao Shun Sebagai Gubernur.
Liu Bei Mendekati Xu Chang Dan Berkemah Di Depan Kota, Dimana Dia Mengirimkan Sun Qian Untuk
Menemui Cao-Cao Dan Menjelaskan Kejadian Yang Menimpanya.
Cao-Cao Berkata, “Liu Bei Sudah Seperti Saudaraku.”
Lalu Cao-Cao Mengundang Liu Bei Masuk Kedalam Kota.
Meninggalkan Saudaranya Untuk Berjaga Di Kemah. Liu Bei Dengan Sun Qian Dan Mi Zu Menemui CaoCao, Yang Menerimanya Dengan Sangat Hormat. Cerita Mengenai Urusannya Dengan Lu Bu Diceritakan
Kembali Kepada Cao-Cao.
“Dia Tidak Mempunyai Rasa Kebenaran.” Kata Cao-Cao.”Kau Dan Aku Adalah Saudara, Kita Akan
Menyerangnya Bersama.”
Liu Bei Sangat Bersyukur. Sebuah Perjamuan Diadakan Untuknya Dan Itu Sudah Sangat Malam Sebelum
Dia Pergi Kembali Kekemahnya.
Xun Yu Lalu Datang Dan Menemui Tuannya Seraya Berkata, “Jika Kau Tidak Waspada, Liu Bei Akan
Menjadi Batu Sandunganmu. Kau Harus Menghancurkannya.”
Cao-Cao Tidak Menjawab Dan Penasehatnya Pergi.
Saat Itu Guo Jia Datang Dan Cao-Cao Berkata, “Aku Disarankan Membunuh Liu Bei, Bagaimana Menurut
Pendapatmu Rencana Ini ?”
“Sebuah Rencana Yang Buruk” Kata Guo Jia, “Kau Bersumpah Untuk Membebaskan Rakyat Dari
Penderitaan Dan Hanya Dengan Kebenaran Dan Kebaikan Hatimu Saja Kau Dapat Mengamankan
Dukungan Dari Orang-Orang Yang Berpikiran Mulia. Kekhawatiranmu Yang Terbesar Adalah Jika Mereka
Pergi Meninggalkan Dirimu. Sekarang Liu Bei Adalah Seorang Pahlawan. Dia Telah Datang Untuk Meminta
Pdf By Kang Zusi
Bantuanmu Dan Perlindunganmu, Dan Jika Kau Membunuhnya Maka Seluruh Orang Baik Dan Bijak Akan
Meninggalkanmu Dan Ini Akan Menimbulkan Ketakutan Seluruh Orang. Kalau Sudah Begini Ketika Kau
Mengalami Kesulitan Kepada Siapakah Kau Akan Mencari Pertolongan ? Untuk Menghilangkan Bahaya
Dengan Mengancam Keselamatan Diri Sendiri Adalah Jalan Menuju Kehancuran. Kondisi Ini Memerlukan
Pertimbangan Yang Cermat.”
“Apa Yang Kau Katakan Persis Seperti Apa Yang Kupikirkan” Kata Cao-Cao Yang Senang Senang Dengan
Kata-Kata Guo Jia.
Langkah Berikutnya Adalah Dia Mengirimkan Surat Pada Kaisar Untuk Memberi Liu Bei Jabatan Pelindung
Kekaisaran Wilayah Yu Zhou.
Lagi Cheng Yu Berkata,”Liu Bei Adalah Orang Yang Akan Menyulitkanmu, Dia Bukanlah Orang Yang
Dapat Menjadi Bawahan. Kau Lebih Baik Menyingkirkannya.”
Cao-Cao Menjawab,”Sekarang Adalah Saatnya Untuk Menggunakan Orang-Orang Yang Baik Dan Mampu.
Aku Tidak Akan Menghancurkan Dunia Ini Hanya Demi Mengenyahkan Satu Orang Saja. Guo Jia Dan Aku
Dapat Melihat Hal Ini.”
Dan Cao-Cao Menolak Semua Usul Untuk Mengenyahkan Liu Bei. Dia Memberikan 3 000 Pasukan Dan
10.000 Karung Beras Dan Mengirimnya Ke Yu Zhou. Liu Bei Mengarahkan Pasukannya Ke Xiao Pei Dan
Mendudukinya, Dia Memanggil Kemabali Bekas Pasukannya Dan Berencana Menyerang Lu Bu.
Ketika Liu Bei Sampai Di Yu Zhou Dia Mengirim Pesan Pada Cao-Cao Yang Sedang Bersiap-Siap Untuk
Mengerahkan Pasukannya Menghancurkan Lu Bu. Tiba-Tiba Datang Berita Bawah Zhang Ji Yang Pergi
Menyerang Nan Yang Telah Tewas. Sekarang Keponakannya Zhang Xiu Telah Bergabung Dengan Liu Biao
Dan Berkemah Di Wan Cheng. Mereka Berniat Menyerang Ibu Kota Dan Mengambil Kaisar.
Cao-Cao Sedang Kebingungan Dan Dia Memanggil Xun Yu Untuk Berdiskusi.
Dia Takut Lu Bu Akan Mengambil Ibu Kota Jika Dia Menyerang Pasukan Gabungan Itu.
Kata Penasehatnya, “Lu Bu Adalah Orang Tanpa Kebijakan Yang Jelas. Dia Hanya Mengabil Keuntungan
Kecil Yang Dapat Terlihat Olehnya. Yang Perlu Kau Lakukan Hanyalah Memberinya Promosi Dan Hadiah
Dan Mintalah Agar Dia Berdamai Dengan Liu Bei Dan Dia Akan Melakukan Hal Itu. Lu Bu Bukanlah
Ancaman.”
“Bagus !!” Kata Cao-Cao.
Dan Dia Menjalankan Rencana Itu Serta Mengirimkan Utusan Kekaisaran, Wang Ze Pergi Ke Xu Zhou
Membawa Titah Kaisar Dan Surat Yang Isinya Menyuruhnya Berdamai Dengan Liu Bei, Sementara Itu Dia
Bersiap Untuk Mengatasi Bahaya Dari Zhang Xiu.
Ketika Telah Siap Dia Mengarahkan Tentaranya Dengan Kekuatan Sebesar 150.000 Pasukan Didalam 3
Divisi. Xiahou Dun Menjadi Pimpinan Pasukan Dan Mereka Pergi Ke Sungai Yu Dan Berkemah Disana.
Jia Xu Berusaha Memberikan Nasihat Pad Zhang Xiu Bahwa Perlawanan Adalah Sia-Sia .
“Kau Akan Lebih Baik Jika Menyerah, Karena Pasukan Cao-Cao Terlalu Besar Untuk Kau Lawan.” Kata Jia
Xu.
Melihat Kebenaran Hal Ini Zhang Xiu Mengirim Penasehatnya Itu Untuk Mengatur Penyerahan Dirinya.
Cao-Cao Sangat Senang Dengan Jia Xu Dan Mencobanya Untuk Membuat Jia Xu Berkerja Untuknya.
“Aku Sebelumnya Berkerja Untuk Li Jue Dan Aku Bersalah Karena Membantunya. Sekarang Aku Bersama
Zhang Xiu Yang Sangat Menghargai Nasehatku Dan Aku Tidak Dapat Meningalkannya.” Kata Jia Xu

Jia Xu Lalu Berpamitan Dan Pergi.
Keesokan Harinya Dia Membawa Tuannya Kehadapan Cao-Cao. Cao-Cao Sangat Pemurah, Dia Memasuki
Kota Dengan Pasukan Kecil Saja, Pasukan Lainnya Berkemah Didepan Kota Dan Penjang Kemahnya
Mencapai 3 Km. Perjamuan Besar Diadakan Dan Setiap Hari Zhang Xiu Selalu Memberi Cao-Cao Hiburan.
Suatu Hari Ketika Cao-Cao Kembali Kemarkasnya Dia Bertanya Pada Bawahannya, “Adakah Gadis
Penyanyi Dikota ?”
Keponakannya, Cao Amin Berkata, “Kemarin Malam Aku Melihat Ada Wanita Cantik. Mereka
Memberitahuku Bahwa Itu Adalah Istri Zhang Ji, Pamannya Zhang Xiu. Dia Sangat Cantik Sekali.”
Cao-Cao Sangat Bersemangat Dengan Penjelasan Mengenai Kecantikan Wanita Ini. Dia Memerintahkan
Keponakannaya Untuk Membwa Wanita Itu Menemuinya Dan Tak Lama Kemudian Wanita Itu Sudah
Berada Dihadapannya.
Wanita Itu Sangat Cantik Sekali Dan Cao-Cao Menanyakan Namany.
Dia Menjawab, “Aku Adalah Istri Zhang Ji. Aku Lahir Dalam Keluarga Zhou.”
“Kau Tahu Siapa Diriku ?” Tanya Cao-Cao.
“Aku Telah Mengetahui Perdana Menteri Sejak Lama Berdasarkan Reputasinya. Aku Senang Untuk
Menemui Dia Dan Dapat Bersujud Dihadapannya.” Kata Wanita Itu.
“Adalah Hanya Untukmu Aku Membiarkan Zhang Xiu Menyerah, Jika Tidak Sudah Kubunuh Dia Dan
Memenggal Semua Keluarganya.” Kata Cao-Cao.
“Jika Memang Begitu Maka Aku Berhutang Nyawa Padamu. Aku Sangat Berterima Kasih.” Kata Wanita Itu.
“Dapat Melihatmu Sama Seperti Melihat Sekilas Surga, Tetapi Ada Yang Lebih Kuinginkan. Aku Harap,
Malam Ini, Kita Dapat Berbagi Ranjang Bersama Dan Esok Hari Kau Pergi Denganku Ke Ibukota Dan Kita
Dapat Menikmati Semua Kemewahan Hidup. Apa Pendapatmu ?”
Dia Langsung Berterima Kasih.
“Tetapi Zhang Xiu Akan Bertanya-Tanya Mengenai Kepergianku Dan Gosip Akan Mulai Menyebar.”, Kata
Wanita Itu.
“Jika Kau Suka, Kau Dapat Segera Meniggalkan Kota.”
Dia Melakukan Seperti Yang Diminta, Tetapi Bukannya Dia Langsung Segera Pergi Ke Ibu Kota. Wanita Itu
Tinggal Bersamanya Dikemah, Dimana Dian Wei Ditugaskan Untuk Menjadi Pengawal Khusus Bagi
Kediamannya Dan Tidak Ada Yang Menemuinya Selain Cao-Cao. Cao-Cao Melewatkan Hari Demi Hari
Bersenang-Senang Dengan Wanita Itu Berdua Saja Didalam Kamarnya.
Tetapi Orang-Orang Mulai Berbicara Dan Memberitahukan Hal Ini Pada Zhang Xiu. Dia Sangat Marah Pada
Aib Yang Dibawa Kepada Keluarganya Ini.
Dia Meminta Saran Kepada Jia Xu Mengenai Masalahnya Ini, “Jagalah Rahasia Ini Dan Tunggu Sampai Dia
Muncul Lagi Untuk Melakukan Perkerjaannya Dan Lakukan Seperti Ini…. Dan Ini ….”
Sebuah Rencana Dijalankan Secara Diam-Diam .
Pdf By Kang Zusi
Keesokan Harinya Zhang Xiu Pergi Ke Tenda Cao-Cao Dan Berkata,”Sejak Penyerahan Diriku, Prajurit
Yang Melakukan Desersi Semakin Banyak. Akan Lebih Baik Jika Kami Berkemah Ditengah Kemahmu
Untuk Mencegah Hal Ini.”
Cao-Cao Memberikan Ijin Dan Zhang Xiu Segera Memindahkan Kemahnya Dan Membaginya Jadi 4.
Tetapi Dian Wei, Pengawal Khusus Cao-Cao Adalah Orang Yang Sangat Ditakuti. Dia Sangat Berani Dan
Kuat. Sangat Sulit Bagi Siapa Saja Yang Ingin Menyerang Dirinya. Zhang Xiu Memanggil Hu Chu Er Salah
Satu Komandan Perkemahannya Untuk Berdiskusi. Hu Chu Er Adalah Orang Yang Sangat Kuat. Dia Dapat
Mengangkat Beban Seberat 600 Pon Dan Berjalan 2 00 Km Sehari. Hu Chu Er Mengusulkan Suatu Rencana.
Dia Berkata,”Yang Paling Ditakuti Dari Dian Wei Adalah Kedua Kampak Perangnya Itu. Buatlah Dia Pergi
Kesebuah Pesta Dan Bikinlah Dia Mabuk, Setelah Itu Aku Akan Membaur Dengan Pasukannya Dan
Mengambil Senjatanya Itu.”
Lalu Persiapan Pun Dilakukan Dan Perintah Diberikan Pada Setiap Kemah. Setelah Semua Ini Selesai,
Zhang Xiu Mengadakan Perjamuan Dan Dian Wei Diundang. Didalam Jamuan Itu Dian Wei Meminum
Banyak Sekali Arak Dan Akhirnya Dia Mabuk. Lalu Dian Wei Kembali Kekemahnya Dalam Keadaan
Mabuk Dan Hu Chu Er Yang Berbaur Dengan Tentaranya Berhasil Mencuri Senjata Kampak Dian Wei.
Malam Itu Ketika Cao-Cao Sedang Makan Malam Dengan Lady Zhou, Dia Mendengar Suara Ringkikkan
Kuda Dan Suara Prajurit. Dia Segera Mengirim Orang Untuk Memeriksa Dan Dilaporkan Bahwa Itu Adalah
Pasukan Patroli Malam Hari. Cao-Cao Puas Mendengar Jawaban Itu.
Lalu Setelah Beberapa Lama Berselang Dia Mendengar Keributan Dibelakang Tendanya Dan Dilaporkan
Bahwa Satu Kereta Beras Terbakar.
“Salah Satu Orang Prajurit Menjatuhkan Lilin, Tidak Ada Yang Perlu Dikhawatirkan. “Kata Cao-Cao.
Tetapi Segera Saja Api Menyebar Dimana-Mana Dan Semua Menjadi Waspada. Cao-Cao Memanggil Dian
Wei Yang Biasanya Selalu Sigap Tetapi Saat Ini Sedang Terkapar Ditanah Dan Mabuk.
Tetapi Segala Keributan Yang Terjadi Membuat Dian Wei Sadar Dan Dia Langsung Segera Bangun.
Kampaknya Telah Hilang Dan Musuh Mendekat. Dia Segera Mengambil Pedang Seorang Prajurit Dan
Menerjang Musuh. Didepan Gerbang Dia Melihat Banyak Pasukan Membawa Tombak Sedang Masuk. Dian
Wei Menerjang Mereka Dan Membunuh Banyak Dari Mereka, 2 0 Lebih Dari Mereka Tewas. Yang Lain
Ketakutan Dan Akhirnya Mundur. Dian Wei Tetap Menerjang Maju, Tetapi Banyak Tombak Seperti
Rerumputan Dipinggir Sungai Menghalangi Dirinya. Dengan Tanpa Baju Zirahnya, Dia Akhirnya Terluka
Dibeberapa Tempat. Dia Melawan Dengan Sangat Hebat Sampai Pedangnya Tidak Dapat Digunakan Lagi.
Lalu Dia Melawan Pasukan Itu Dengan Tangan Kosong Dan Pasukan Musuh Berjatuhan. Lebih Dari
Belasan Prajurit Tewas. Yang Lain Akhirnya Mundur. Tiba Hujan Panah Datang Menghujaninya. Mereka
Berterbangan Seperti Hujan, Tetapi Dia Tetap Dapat Mempertahankan Gerbang Perkemahan Dari Para
Penyerang.
Tetapi, Para Penyerang Juga Menyerang Dari Belakang Kemah Dan Akhirnya Mereka Berhasil Melukai
Dian Wei Di Punggunnya Dengan Tusukan Tombak. Dengan Berteriak Keras Akhirnya Dia Roboh.
Darahnya Keluar Dari Lukanya Itu Dan Diapun Tewas. Bahkan Setelah Dia Mati Tidak Ada Prajurit Musuh
Yang Berani Memasuki Kemah Melalui Gebrang Utama. Dibutuhkan 100 Pemanah Dan Lebih Dari 50
Tusukan Tombak Untuk Menjatuhkan Seorang Dian Wei.
Cao-Cao Yang Mengandalkan Dian Wei Untuk Mempertahankan Gerbang Utama, Kabur Melalui Gerbang
Belakang. Cao Amin Menyertainya Dengan Berjalan Kaki. Lalu Cao-Cao Terluka Di Lengannya, Dan 3
Panah Melukai Kudanya. Tetapi Beruntungnya Kudanya Adalah Seekor Kuda Da Wan Yang Walaupun
Terluka Tetap Membawa Tuannya Sejauh Pinggir Sungai Yu.
Pdf By Kang Zusi
Disini Beberapa Pengejar Datang Dan Cao Amin Di Bantai Dengan Dicincang Ramai-Ramai . Cao-Cao
Segera Menyebrangi Sungai Dan Akhirnya Sampai Diseberang, Tetapi Disana Sebuah Panah Mengenai
Mata Kudanya Dan Akhirnya Mati. Anak Tertua Cao-Cao, Cao Ang Turun Dari Kudanya Dan Memberikan
Kudanya Untuk Ayahnya, Yang Langsung Memacu Kudanya Pergi. Cao Ang Akhirnya Terbunuh Oleh
Serangan Panah, Tetapi Cao-Cao Berhasil Selamat Dan Bertemu Dengan Pasukan Penolong Yang Tiba.
Pasukan Qing Zhou Yang Berada Dibawah Xiahou Dun Mengambil Kesempatan Untuk Menjarah Rakyat.
Yu Jin Mengambil Pasukannya Dan Menyerang Mereka. Dia Membunuh Pasukan Yang Menjarah. Karena
Itu Dia Melindungi Dan Rakyat Senang Padanya. Pasukan Yang Menjarah, Menemui Cao-Cao Dijalan, Lalu
Bersujud Dan Berkata Yu Jin Telah Memberontak Dan Menyerang Mereka. Cao-Cao Terkejut Dan Dia
Memerintahkan Xiahou Dun, Xu Chu, Li Dian Dan Yue Jing Untuk Menyerang Yu Jin..
Sekarang Ketika Yu Jin Meihat Tuannya Dan Rombongan Besar Mendekat Dia Segera Memerintahkan
Penghentian Penyerangan Dan Segera Memerintahkan Pasukannya Untuk Membuat Kemah.
Seorang Bawahan Bertanya Padanya,” Pasukan Qing Zhou Berkata Bahwa Kau Adalah Pengkhianat. Kenapa
Kau Tidak Menjelaskan Pada Perdana Menteri Karena Sekarang Dia Telah Tiba ? Kenapa Pertama Kali Kau
Membuat Kemah ?”
Yu Jin Berkata, “Musuh Kita Datang Dari Belakang Dan Sangat Dekat. Sangat Penting Bagi Kita Untuk
Menyiapkan Pertahanan Karena Jika Tidak Kita Tidak Akan Mampu Menahan Mereka. Penjelasan Adalah
Hal Kecil Tetapi Pertahanan Sangat Penting.”
Segera Setelah Kemah Selesai, Zhang Xiu Datang. Yu Jin Sendiri Keluar Untuk Menghadapi Mereka. Zhang
Xiu Lalu Mundur. Kamandan-Komandan Dibawah Yu Jin Yang Melihat Hal Ini Segera Memerintahkan
Pasukannya Maju Dan Zhang Xiu Akhirnya Harus Lari Jauh Sekali Sampai Akhirnya Pasukanya Nyaris
Musnah Semua. Dengan Keadaan Yang Menyedihkan Akhirnya Zhang Xiu Kabur Ke Liu Biao.
Pasukan Cao-Cao Diatur Kembali. Dan Para Komandan Dikumpulkan. Lalu Yu Jin Menemui Tuannya Itu
Dan Memberitahu Kelakuan Pasukan Qing Zhou Dan Penjarahan Mereka. Karena Itulah Dia Menyerang
Mereka.
“Kenapa Kau Tidak Menjelaskannya Padaku Sebelum Kau Membuat Kemah ?”
Yu Jin Menjelaskan Apa Yang Telah Terjadi.
Kata Cao-Cao, “Ketika Pikiran Pertama Dari Seoarng Pemimpin Didalam Keadaan Dengan Tekanan Yang
Besar Adalah Untuk Tetap Mempertahankan Aturan Dan Memperkuat Pertahanan, Tidak Memberikan
Pikiran Bagi Para Penghasut Tetapi Memikul Bebannya Dengan Berani Dan Ketika Dia Bisa Membalikan
Kekalahan Menjadi Kemenangan, Siapa Yang Bahkan Dalam Sejarah Kepemimpinan Dapat Lebih Hebat
Dari Yu Jin ?”
Cao-Cao Memberika Yu Jin Hadiah Baju Zirah Emas Dan Penguasaan Atas Wilayah Yishou. Tetapi CaoCao Menegur Xiahou Dun Karena Pasukannya Tidak Disiplin.
Upacara Dilakukan Sebagai Tanda Penghormatan Bagi Dian Wei. Cao-Cao Sendiri Yang Memimpin
Upacara Itu Sebagai Tanda Hormatnya.
Kepada Para Bawahannya Cao-Cao Berkata,”Aku Telah Kehilangan Anak Kandungku Tetapi Aku Tidak
Begitu Sedih Seperti Kehilangan Dian Wei Ini. Aku Menangis Untuk Dian Wei.”
Semua Bersedih Atas Kehilangan Jendral Pemberani Ini. Lalu Perintah Diberikan Untuk Kembali Ke Ibu
Kota.
Ketika Utusan Kekaisaran, Wang Ze Membawa Titah Kaisar Sampai Ke Xu Zhou, Dia Bertemu Dengan Lu
Bu Yang Langsung Mempersilahkannya Untuk Pergi Kekediamannya Yang Langusng Membacakan Titah
Pdf By Kang Zusi
Itu. Titah Itu Memberika Gelar Pada Lu Bu, Jendral Yang Menenangkan Daerah Timur Dan Stempel Khusus
Sebagai Tanda Penugasan. Surat Pribadi Cao-Cao Pun Diserahkan Dan Utusan Itu Menceritakan Bagaimana
Perdana Menteri Sangat Menghargai Lu Bu. Lu Bu Sangat Senang Mendengarnya.
Kemudian Datang Utusan Dari Yuan Shu.
Dia Berkata, “Rencana Tuanku Untuk Mendeklarasikan Dirinya Kaisar Sudah Berjalan. Dia Telah
Membangun Istana Dan Akan Segera Memilih Permaisuri Dan Selir. Dan Akan Datang Ke Selatan Sungai
Huai. Dia Menunggu Untuk Menerima Tunangan Dari Putra Mahkotanya.”
“Telah Begitu Jauhnya Sipemberontak Itu Bertindak ?” Lu Bu Bersuara Dalam Kemarahan.
Dia Memerintahkan Utusan Itu Dihukum Mati. Dia Menulis Surat Dan Berterima Kasih Kepada Kekaisaran
Dan Mengirimkannya Ke Ibu Kota Dan Dia Juga Mengirim Han Yin. Dia Juga Membalas Surat Pribadi CaoCao Bertanya Mengenai Konfirmasi Dirinya Sebagai Pelindung Xu Zhou. Surat Itu Dikirim Melalui Chen
Deng.
Cao-Cao Sangat Senang Mendengar Hancurnya Rencana Pernikahan Itu. Dan Dia Segera Memerintahkan
Pemenggalan Han Yin Ditengah Pasar.
Tetapi Chen Deng Diam-Diam Berkata, “Lu Bu Sangat Kejam, Bodoh Dan Ceroboh. Semakin Lama Dia
Hidup Maka Keadaan Semakin Buruk.”
“Aku Mengetahui Lu Bu Cukup Baik.” Jawab Cao-Cao. “Dia Adalah Serigala Dengan Hati Yang Buas. Dan
Akan Cukup Sulit Untuk Memberinya Makan Dalam Janga Panjang. Jika Bukan Karena Kau Dan Ayahmu,
Aku Tidak Akan Mengetahui Mengenai Keadaanya Dan Kau Harus Membantuku Mengenyahkannya.”
“Semua Yang Perdana Menteri Mau Lakukan Akan Mendapat Bantuanku.” Jawab Chen Deng.
Sebagai Hadiah, Cao-Cao Meberinya 2 000 Karus Beras Setiap Tahunya Untuk Chen Gui Dan Jabatan
Gubernur Guangling Untuk Chen Deng Yang Lalu Segera Pamit Untuk Pergi.
Cao-Cao Mengantarnya Pergi Dan Berkata, “Aku Akan Mengandalkanmu Untuk Urusan Didaerah Timur.”
Chen Deng Mengangguk. Lalu Dia Kembali Pada Lu Bu Yang Bertanya Bagiamana Hasil Kunjungannya.
Chen Deng Berkata Padanya, “Ayahku Telah Menerima Hadiah Darinya Dan Aku Diangkat Sebagai
Gubernur Guangling.”
Lu Bu Marah Dan Berkata, “Kau Tidak Meminta Xu Zhou Untukku, Tetapi Kau Mendapatkan Sesuatu
Untuk Dirimu Sendiri. Ayahmu Menasehatiku Untuk Membantu Cao-Cao Dengan Membatalkan Pernikahan
Dan Sekarang Aku Tidak Mendapatkan Apa-Apa Yang Kuminta Sementara Kau Dan Ayahmu Mendapatkan
Semuanya. Aku Telah Menjadi Korban Ayahmu.”
Dia Mengancam Chen Deng Dengan Pedang.
Chen Deng Lalu Tertawa Dan Berkata, “Oh Jendral, Kau Sangat Tidak Mengerti !”
“Aku, Tidak Mengerti ?”
“Ketika Aku Bertemu Cao-Cao , Aku Berkata Membiarkanmu Adalah Seperti Memberi Makan Harimau.
Harimau Harus Diberi Makan Kenyang Atau Dia Akan Memakan Manusia. Tetapi Cao-Cao Tertawa Dan
Berkata, ‘Bukan, Bukan Itu. Seseorang Harus Memperlakukan Komandan Seperti Burung Elang, Tidak
Memberikannya Makan Sampai Serigala Dan Rubah Telah Selesai. Kalau Burung Itu Lapar Maka Dia Dapat
Digunakan, Jika Telah Kenyang Maka Dia Akan Pergi.’
Pdf By Kang Zusi
Aku Bertanya Padanya Siapakah Yang Dimaksud. Dia Menjawab ‘Yuan Shu Dari Selatan Sungau Huai, Sun
Ce Dari Dataran Selatan, Yuah Shao Dari Ji Zhou, Liu Biao Di Jing Zhou, Liu Zhang Di Yi Zhou Dan Zhang
Lu Di Han Zhong. Ini Adalah Rubah Dan Serigala.”
Lu Bu Segera Memasukan Kembali Pedangnya Dan Tertawa, “Ya, Dia Sangat Mengerti Diriku !”
Tetapi Tiba-Tiba Datang Berita Bahwa Pasukan Yuan Shu Sedang Bergerak Menuju Xu Zhou Dan Hal Itu
Menakutkan Dirinya.
Tanah Disebelah Selatan Sungai Huai Sangat Subur Dan Yuan Shu Sebagai Gubernur Dari Daerah Yang
Sangat Besar Dan Dia Sangat Berpengaruh. Tetapi Dia Menjadi Sombong. Kepemilikan Stempel Kekaisaran
Yang Di Jaminkan Sun Ce Telah Menambah Rasa Egonya Dan Dia Berpikir Serius Untuk Benar-Benar
Menjadi Kaisar.
Sebagai Langkah Awal Dia Mengumpulkan Semua Pejabatnya Dan Bekata Kepada Mereka, “Pendiri
Dinasnti Han Pada Awalnya Adalah Seorang Pejabat Rendah Tetapi Akhirnya Dia Menjadi Penguasa
Seluruh Kerajaan Dan Menjadi Kaisar. Dinasti Ini Telah Bertahan Selama 4 Abad Dan Sekarang
Peruntungannya Sudah Mulai Habis. Dinasti Ini Sudah Tidak Memiliki Otoritas Lagi, Seperti Bejana Yang
Sudah Mendidih Dan Akan Segera Meluap. Keluargaku Telah Memegang Jabatan Tinggi Di Negara Ini
Selama 4 Generasi Dan Sangat Dihormati Dimana-Mana. Karena Itu Aku Harap, Sesuai Dengan Kehendak
Langit Dan Keinginan Rakyat, Untuk Mengangkat Diriku Sebagai Kaisar. Apa Pendapat Kalian Atas Usulku
Ini ?”
Sekertaris Gubernur Yang Xiang Berdiri Dan Berkata, “Kau Tidak Boleh Melakukan Ini, Leluhur Dinasti
Zhou, Memiliki Banyak Jasa Dan Memegang Banyak Jabatan Tinggi. Hingga Akhir Dinasti Shang, Dia
Telah Memiliki 2 / 3 Dari Seluruh Kekaisaran. Tetapi Dia Tetap Setia Dan Melayani Kaisarnya. Keluargamu
Adalah Keluarga Terhormat, Tetapi Tidak Sebesar Kejayaan Keluarga Zhou. Sekarang Dinasti Han Mungkin
Sedang Menurun, Tetapi Mereka Tidak Sekejam Dinasti Shang Sehingga Mereka Harus Digulingkan. Ingin
Menjadi Kaisar Artinya Sama Dengan Memberontak, Hal Ini Tidak Harus Dilakukan.”
Yuan Shu Tidak Suka Mendengar Hal Ini.
Kata Dia, “Kami Keluarga Yuan Datang Dari Keluarga Chen, Leluhur Yang Sama Dengan Raja Shun.
Dengan Mempertimbangkan Tanda-Tanda Takdir, Telah Tiba Saatnya Ketika Bumi(Chen) Menerima Api
(Liu). Dan Juga Peramal Telah Mengatakan ‘Mereka Yang Menggantikan Han Haruslah Bisa Melewati Jalan
Berlumpur’. Namaku Berarti ‘Jalan Yang Tinggi’, Itu Sangat Cocok Dengar Maksud Ramalan Itu. Lebih Jauh
Lagi Aku Memiliki Stempel Kekaisaran Dan Harus Menjadi Tuan Dari Segalanya Atau Aku Akan Berpaling
Dari Jalan Langit. Aku Telah Memutuskan Hal Ini, Jadi Siapapun Yang Berkata Berbeda Dariku Maka
Orang Itu Akan Mati.”
Yuan Shu Yang Sombong Itu Membuat Simbol Kekaisaran Bagi Dirinya Sendiri Dan Memutuskan Nama
Pemerintahannya Adalah “Kejayaan Kedua “. Dia Memberi Gelar Dan Jabatan Kepada Bawahannya Hanya
Dengan Titel Yang Hanya Seorang Kaisar Bisa Memberikan Dan Dia Naik Kereta Kuda Yang Di Dekor
Dengan Hiasan Naga Dan Burung Phoenix Dan Memberi Sesajen Dan Upacara Selayaknya Seorang Kaisar.
Juga Dia Menunjuk Putri Dari Feng Fang Sebagai Permaisurinya Dan Anaknya Sebagai Putra Mahkota Dan
Dia Memaksa Agar Pernikahan Anaknya Dengan Lu Bu Bisa Dgn Segera Dilakukan.
Tetapi Ketika Yuan Shu Mendengar Nasib Dari Han Yin Yang Dikirim Ke Ibu Kota Dan Dihukum Mati.
Yuan Shu Sangat Marah Dan Mulai Berencana Untuk Melakukan Balas Dendam. Dia Menugaskan Zhang
Xun Sebagai Panglima Besar Dan Memberinya 2 00.000 Pasukan Untuk Menyeran Xu Zhou. Pasukan Itu
Terdiri Dari 7 Divisi Dibawah 7 Komandan. Zhang Xun Memimpin Ditengah Dengan 50.000 Pasukan. Qiao
Rui Memimpin Pasukan Di Kiri Depan Dengan 2 5.000 Pasukan. Lei Bo Memimpin Pasukan Di Kiri Tengah
Dengan 2 5.000 Pasukan. Han Xian Memimpin Di Kiri Belakang Dengan 2 5.000 Pasukan. Chen Ji
Memimpin Di Kanan Depan Dengan 2 5.000 Pasukan, Chen Lan Memimpin Dikanan Tengah Dengan 2
5.000 Pasukan Dan Yang Fen Memimpin Di Kanan Belakang Dengan 2 5.000 Pasukan. Setiap Jendral
Mendapat Instruksi Untuk Merebut Sebuah Kota.
Pdf By Kang Zusi
Pelindung Kekaisaran Wilayah Yang Zhou, Jin Shang Diperintahkan Untuk Menjadi Panglima Urusan
Logistik, Tetapi Dia Menolaknya Dan Yuan Shu Akhirnya Menghukum Mati Jin Shang. Ji Ling Di Berikan
Tugas Untuk Menjadi Pasukan Cadangan Dan Memberikan Bantuan Apabila Diperlukan, Kepadanya Di
Percayakan 100.000 Tentara. Yuan Shu Memimpin Pasukan Yang Mengkoordinasikan Pasukan Besarnya
Dengan Membawa 3 0.000 Tentara Dan 3 Jendral Serta 2 000 Pasukan Pemberi Tanda, 500 Administrator
Pasukan Dan Lebih Dari 1.000.000 Kereta Perbekalan Dan Perlengkapan Diturunkan Dalam Perang Ini.
Jendral Yang Memimpin Pasukan Ini Adalah Li Deng, Liang Gang Dan Yue Jiu Yang Menjadi Jangkar
Antar Pasukan Besar Tadi.
Lu Bu Mengetahui Dari Pengintainya Bahwa Xu Zhou Akan Diserang Oleh Zhang Xun Dan Kota-Kota
Yang Akan Direbut Pada Awalnya Adalah Xiaopei, Yidu, Lang Ye, Jie Shi, Xiapi Dan Jun Shan. Tentara
Yuan Shu Maju 2 0 Km Sehari Dan Menjarah Tempat-Tempat Yang Mereka Lalui.
Lu Bu Memanggil Semua Penasehatnya Yang Datang Chen Gong, Chen Deng Dan Chen Gui.
Ketika Mereka Telah Berkumpul, Chen Gong Berkata, “Ketidakberuntungan Ini Semua Terjadi Karena
Kedua Chen Itu. Merkea Telah Berkerja Sama Dengan Pemerintah Pusat Dan Mendapatkan Jabatan Serta
Harta. Sekarang Kita Harus Menyingkirkan Masalah Dengan Memenggal Mereka Berdua Dan Mengirim
Kepalanya Kepada Yuan Shu. Maka Mereka Akan Mundur Dan Meninggalkan Kita Dengan Damai.”
Lu Bu Langsung Memerintahkan Menahan Kedua Orang Itu.
Tetapi Kemudian Si Anak, Chen Deng Hanya Tertawa Dan Berkata, “Apa Yang Sangat Kau Khawtirkan ?
Ke 7 Pasukan Ini Tidak Lebih Tikus-Tikus. Mereka Tidak Pantas Untuk Dikhawatirkan.”
“Jika Kau Dapat Menunjukan Bagaimana Cara Kita Dapat Mengalahkan Mereka, Aku Akan Mengampuni
Hidupmu.” Kata Lu Bu.
“Jendral, Jika Kau Mau Mendengarkan Aku, Maka Daerah Ini Akan Aman.” Kata Chen Deng.
“Mari Kita Dengar Apa Yang Mau Kau Katakan.”
“Pasukan Yuan Shu Memang Besar Tetapi Mereka Hanyalah Sekumpulan Hewan Gembalaan Saja. Mereka
Bukanlah Pasukan Yang Dipimpin Oelh Seorang Pemimpin Hebat. Tidak Ada Kepercayaan Diantara
Pemimpin-Pemimpin Pasukan Itu. Aku Dapat Membuat Mereka Tertahan Hanya Dengan Pasukan Biasa Saja
Dan Aku Dapat Mengatasi Mereka Dengan Menggunakan Strategi Yang Tak Tertuga. Jika Aku Gagal, Aku
Mempunyai Rencana Lain Yang Dapat Tidak Saja Mempertahankan Daerah Kita Tetapi Dapat Menangkap
Yuan Shu.”
Chen Deng Lalu Melanjutkan,”Han Xian Dan Yang Feng, Kedua Pemimpin Itu Memimpin Pasukan Musuh
Kita. Adalah Seorang Pelayan Dari Dinasti Han Yang Kabur Karena Takut Dengan Cao-Cao Dan Tidak
Memiliki Tempat Berlindung. Mereka Terpaksa Mengikuti Yuan Shu. Yuan Shu Sebenarnya Membenci
Mereka Dan Mereka Juga Tidak Menyukai Yuan Shu. Kita Hanya Perlu Meminta Bantuan Mereka Dan
Dengan Liu Bei Yang Dapat Membantu Kita Dari Luar Maka Kita Akan Dapat Mengatasi Yuan Shu.
“Kau Harus Menjadi Utusan Untuk Menemui Mereka Sendiri.” Kata Lu Bu.
Chen Deng Setuju Dan Sebuah Surat Mengenai Rencanya Dikirimkan Ke Ibukota, Surat Ke Yu Zhou Untuk
Liu Bei Jg Dikirimkan Dan Chen Deng Dengan Pengawalan Yang Seadanya Pergi Untuk Menemui Han
Xian Dalam Perjalanan Menuju Xia Pi.
Ketika Pasukan Han Xian Sedang Melintas Jalan Menuju Xia Pi Mereka Berhenti Dan Berkemah. Chen
Deng Datang Menemui Han Xian Yang Bekata, “Untuk Apa Kau Kemari ? Kau Adalah Pengikut Lu Bu
Bukan ?”
Pdf By Kang Zusi
“Aku Adalah Pejabat Istana Dari Dinasti Han, Kenapa Kau Menyebutku Pengikut Lu Bu ? Jika Kau Jendral
Yang Adalah Seorang Menteri Negara, Dan Sekarang Melayani Pengkhianat, Kau Akan Menghilangkan
Semua Jasa-Jasa Besarmu Yang Telah Kau Perbuat Dalam Mempertahankan Kaisar Ketika Pergi Dari Chang
An. Lagipula, Yuan Shu Yang Selalu Curiga Pasti Akan Melukaimu Dan Kau Akan Menyesal Tidak
Mengambil Kesempatan Ini Untuk Melawannya.”
Han Xian Menghela Napas Dan Berkata, “Aku Mau Kembali Kepada Sumpahku Yang Dahulu Jika Memang
Ada Kesempatan.”
Setelah Itu Chen Deng Memberikan Surat Lu Bu Meminta Kerjasamanya.
Han Xia Membaca Dan Berkata, “Ya, Aku Tahu. Kau Boleh Kembali Pada Tuanmu Dan Berkata Jendral
Yang Feng Dan Aku Akan Membantu Kalian. Lihatlah Tanda Api Dan Tuanmu Dapat Datang Membantu
Kami.”
Segera Chen Deng Kembali Dan Melaporkan Keberhasilan Ini, Lu Bu Membagi Pasukannya Kedalam 5
Divisi. Masing-Masing Sebesar 10.000 Pasukan Dan Mengirim Mereka Ke 5 Kota Yang Terancam
Penyerbuan. Gao Shun Memimpin Pasukannya Ke Xiao Pei Melawan Qiao Rui, Chen Gong Ke Yi Du
Melawan Chen Ji, Zhang Liao Dan Zang Ba Ke Lang Ye Melawan Lei Bo, Song Xian Dan Wei Xu Ke
Jieshi Melawan Chen Lan. Lu Bu Dan Pasukan Berkudanya Melawan Zhang Xun, Dan Hanya
Meninggalkan Sedikit Pasukan Di Xu Zhou.
Lu Bu Beerkemah Hanya 10 Km Dari Tembok Kota. Ketika Musuh Datang ,Zhang Xun Berpikir Lu Bu
Terlalu Kuat Untuk Diserang Dangan Pasukannya Yang Berjumlah 50.000, Jadi Dia Mundur 7 Km Untuk
Menunggu Bala Bantuan.
Malan Itu Han Xian Dan Yang Feng Tiba Dan Segera Tanda Api Dinyalakan Seperti Yang Telah
Direncanakan. Lu Bu Dan Pasukannya Dapat Memasuki Kemah Musuh Dengan Mudah Dan Menyebabkan
Kekacauan. Lalu Lu Bu Memerintahkan Serangan Penuh Dan Zhang Xun Yang Pasukannya Dihancurkan
Kabur. Lu Bu Mengejar Sampai Hari Menjelang Terang, Ketika Tiba-Tiba Pasukan Ji Ling Yang Berjumlah
100.000 Pasukan Telah Terlihat. Pasukan Lu Bu Terpaksa Harus Berhadapan Dengan Pasukan Ji Ling Tetapi
Han Xian Dan Yang Feng Dengan Pasukannya Menyerang Pasukan Ji Ling Dari Kiri Dan Kanan Dan
Membuat Ji Ling Harus Mundur.
Lu Bu Yang Merasa Diatas Angin Terus Mengejar Tetapi Segera Pasukan Lain Keluar Dari Belakang Bukit.
Pasukan Ini Tampak Berbeda. Setelah Panji-Panji Nya Terlihat Lu Bu Melihat Pemimpinnya Membawa
Bendera Yang Melambangkan Naga Dan Phoenix Serta Hiasan Perlambang Matahri Dan Bulan, Bendera Ke
4 Bintang Utama Langit Dan Bendera 5 Arah Dari Bumi Serta Simbol-Simbol Militer Lainnya Tampak
Yang Semuanya Adalah Simbol Seorang Kaisar. Dan Dibawah Nya Ada Kereka Dengan Kanopi Berwarna
Kuning Yang Biasanya Di Pakai Kaisar Duduklah Yuan Shu Didalamnya, Dia Mengenakan Baju Zirah
Berwarna Perak Dan Di Sisi Pinggangnya Ada Pedang.
Yuan Shu Berdiri Didepan Pasukannya Dan Berkata Kepada Lawannya Dan Menyebutnya Pengkhianat Dan
Anak Durhaka. Lu Bu Tidak Berkata Apa-Apa Tetapi Langsung Menerjang Maju, Li Deng Salah Satu
Jendral Yuan Shu Segera Maju Untuk Menghalangi. Mereka Berduel Ditengah Tetapi Hanya Dalam 3 Jurus
Saja Li Deng Terluka Tangannya Dan Dia Kembali Kedalam Pasukan. Lu Bu Memerintahkan Pasukannya
Untuk Maju Dan Pasukannya Berhasil Mengalahkan Pasukan Garis Depan Yuan Shu Yang Tidak Dapat
Membendung Pasukan Berkuda Lu Bu Yang Berjumlah 7000 Pasukan Itu.
Pasukan Yuan Shu Yang Kalah Tidak Pergi Jauh Ketika Ada Pasukan Lagi Yang Datang Dipimpin Oleh
Guan Yu Menghalangi Mereka.
Pasukan Guan Yu Tidak Banyak Hanya Berjumlah 3 000 Orang Yang 500 Diantaranya Adalah Pasukan
Pedang Yang Dilatih Guan Yu Sendiri. Pasukan Yuan Shu Yang Banyaknya 10 Kali Lipat Terhenti Karena
Melihat Guan Yu Yang Penuh Karisma Itu Berada Didepan Dan Mereka Semua Merasakan Hawa Dingin
Ketika Menatap Matanya Yang Melotot Kearah Yuan Shu Yang Ketakutan Berada Diatas Kereta Kudanya.

“Pengkhianat ! Kenapa Mereka Belum Membunuhmu ” Teriak Guan Yu.
Yuan Shu Langsung Berusaha Lari Kearah Barat Dan Pasukannya Menjadi Kacau Balau Dan Berserakan Ke
Segala Arah. Pasukan Guan Yu Langsung Membantai Mereka Semua. Yuan Shu Dan Sisa-Sisa Pasukannya
Mundur Sampai Wilayah Sungau Huai.
Kemenangan Sekarang Telah Dipastikan. Lu Bu Ditemani Guan Yu, Yang Feng Dan Han Xian Kembali Ke
Xu Zhou Dimana Diadakan Jamuan Dan Pesta Serta Memberikan Hadiah Pada Prajurit Dan JenderalJenderal Yang Berjasa. Setelah Semua Ini Selesai Guan Yu Berpamitan Dan Segera Kembali Ke Yu Zhou,
Sementara Han Xian Diangkat Menjadi Gubernur Yi Du Dan Yang Feng Menjadu Gubernur Langye.
Ada Beberapa Yang Bertanya Mengenai Kenapa Tidak Mempertahankan Mereka Di Kota Xu Zhou, Tetapi
Chen Gui Menolak Usul Ini Dan Berkata, “Biarkan Mereka Bertahan Di Tempat Dekat Gunung Huashan,
Yang Akan Menjadi Milikmu Dalam Beberapa Tahun.”
Lalu Han Xian Dan Yang Feng Dikirim Kedua Kota Itu Untuk Sementara Sambil Menunggu Instruksi Lebih
Lanjut.
“Kenapa Kita Tdk Membiarkan Mereka Disini ?” Tanya Chen Deng Secara Diam-Diam Pada Ayahnya,
“Mereka Dapat Menjadi Basis Untuk Rencana Kita Melawan Lu Bu.”
“Tetapi Jika Mereka Menolong Dia Bukankah Kita Artinya Memanjangkan Cakar Dan Taring Harimau”
Kata Chen Gui.
Chen Deng Akhirnya Setuju Dengan Pemikiran Ayahnya.
Yuan Shu Kembali Ketempatnya Dgn Perasaan Marah Atas Kekalahannya, Pasukan Yang Tersisa Hanya
Kurang Dari 100.000 Pasukan Saja Dan Dengan Moral Yang Rendah. Jadi Dia Mengirim Utusan Ke Selatan
Untuk Meminjam Pasukan Dari Sun Ce.
Tetapi Sun Ce Berkata, “Dengan Memegang Stempel Kekasiaran Dia Menyebut Dirinya Kaisar Dan
Memberontak Melawan Han. Aku Lebih Baik Menghukum Dia Daripada Membantunya.”
Jadi Sun Ce Menolak Untuk Memberikan Bantuan. Penolakan Itu Membuat Yuan Shu Semakin Marah.
“Apa Yang Akan Terjadi Berikutnya Dari Kuda Muda Ini ?” Hardi Yuan Shu, “Aku Akan
Menghancurkannya Terlebih Dahulu Sebelum Berurusan Dengan Yang Lainnya.”
Tetapi Penasehatnya Yang Dai Jang Menasehatinya Agar Tidak Melakukan Hal Itu.
Setelah Menolak Membantu Yuan Shu, Sun Ce Berpikir Akan Bijaksana Jika Dia Berjaga-Jaga Untuk
Keamanannya. Jadi Dia Menempatkan Pasukannya Di Jian Kou. Segera Setelah Itu Datang Utusan Dari
Cao-Cao Membawa Titah Menunjuk Sun Ce Sebagai Gubernur Kuai Ji Dengan Perintah Mengumpulkan
Pasukan Dan Melawan Yuan Shu.
Sun Ce Segera Menjalankan Titah Itu, Dia Memanggil Bawahannya Untuk Berdiskusi Dan Zhang Zhao
Menolak Untuk Menjalankan Titah Itu.
Katanya, “Walaupun Baru Dikalahkan, Yuan Shu Memiliki Pasukan Yang Besar Dan Persediaan Yang
Banyak. Dia Tidak Dapat Dikalahkan Dengan Mudah. Kau Lebih Baik Menulis Surat Pada Cao-Cao Yang
Meminta Dia Untuk Menyerang Selatan Sungai Huai Dan Kita Akan Menjadi Pasukan Pembantunya.
Diantara Kedua Pasukan Pasti Yuan Shu Dapat Dikalahkan. Jika Saja Mungkin Kita Kalah, Cao-Cao Pasti
Dapat Segera Membantu.”
Pdf By Kang Zusi
Rencana Ini Disetujui Dan Utusan Segera Dikirim Menemui Cao-Cao. Sementara Itu, Setelah Kekalahan Di
Sungai Yu. Cao-Cao Telah Mencapai Xu Chang Dan Yang Dipikirkan Pertama Adalah Untuk Memberi
Sesajen Dan Penghormatan Kepada Dian Wei, Panglima Yang Paling Disayanginya Dan Dipercayainya. Dia
Memberikan Gelar Keapda Putranya Dian Wei, Dian Man Dan Mengambilnya Seperti Anaknya Sendiri.
Saat Itu Datanglah Surat Dari Sun Ce Dan Kemudian Datang Pula Laporan Bahwa Yuan Shu Yang Sedang
Kekurangan Beras, Menyerang Chen Liu. Cao-Cao Berpikir Bahwa Hal Ini Adalah Kesempatannya. Dia
Lalu Memerintahkan Ekspedisi Keselatan Dan Meninggalkan Cao Ren Untuk Melindungin Ibu Kota.
Pasukan Berkuda Dan Infantri Disiapkan Dan Berjumlah 170.000 Prajurit, Dengan Jumlah Kereta
Perbekalan Dan Perlengkapan Berjumlah Ribuan. Pesan Dikirim Untuk Memanggil Liu Bei, Sun Ce Dan Lu
Bu.
Liu Bei Yang Pertama Datang Dan Menyambut Kedatangan Tentara Cao-Cao Di Perbatasan Yu Zhou.
Setelah Saling Memberi Hormat Kedua Nya Masuk Kedalam Tenda Cao-Cao Dan Liu Bei Membawa Masuk
2 Kepala Manusia Bersamanya.
“Siapakah Mereka ?” Tanya Cao-Cao Terkejut.
“Han Xian Dan Yang Feng.”
“Kenapa Mereka Seperti Ini ?”
“Mereka Dikirim Untuk Mengontrol Yi Du Dan Lang Ye, Tetapi Membiarkan Pasukan Mereka Menjarah
Rakyat. Dan Rakyat Yang Tersiksa Mengirim Pesan Padaku, Jadi Aku Mengundang Mereka Kedalam
Perjamuan Dan Saudaraku Menangkap Mereka. Pasukan Mereka Diminta Menyerah Dan Mereka Ku
Hukum. Maafkan Aku Karena Kesalahanku Ini.”
“Kau Telah Menghilangkan Kejahatan, Ini Adalah Jasa Besar. Kenapa Membicarakan Kesalahan ?”
Dan Cao-Cao Memuji Liu Bei Akan Tindakannya Itu.
Ketika Tentara Gabungan Itu Sampai Di Perbatasan Xu Zhou, Lu Bu Kemudian Menyambut Mereka Dan
Cao-Cao Memberinya Gelar Jendral Pasukan Kiri Dan Menjanjikan Dia Stempel Jabatan Segera Setelah Dia
Kembali Ke Ibu Kota.
Ke3 Pasukan Mengabungkan Kekuatannya,Cao-Cao Berada Ditengah, Lu Bu Disayap Kiri Dan Liu Bei
Disayap Kanan. Xiahou Dun Dan Yu Jin Memimpin Didepan.
Disisi-Sisi Yuan Shu, Jendral Qiao Rui Dengan 50.000 Pasukan Memimpin Didepan. Tentara Kedua Belah
Pihak Bertemu Di Depan Kota Shou Chun. Qiao Rui Dan Xiahou Dun Keluar Dan Berduel. Tetapi Qiao Rui
Jatuh Pada Ronde Ke 3 Dan Pasukannya Mundur Kedalam Kota.
Lalu Datang Kabar Bawah Kapal-Kapal Sun Ce Mendekat Dan Akan Menyerang Dari Barat. Dan Ke3
Pasukan Gabungan Membagi Dirinya Menjadi 3 . Cao-Cao Dari Arah Utara, Lu Bu Dari Timur Dan Liu Bei
Dari Selatan. Kota Shou Chun Berada Dalam Kondisi Kritis.
Yuan Shu Memanggil Semua Pejabatnya.
Yang Dai Jian Berkata,”Shou Chun Telah Mengalami Paceklik Selama Beberapa Tahun Dan Rakyat
Sekarang Sedang Berada Dalam Bahaya Kelaparan. Mengirim Pasukan Hanya Akan Menambah Kepanikan
Dan Kemarahan Rakyat Dan Kemenangan Juga Belum Pasti. Aku Menyarankan Agar Kita Tidak Mengirim
Tentara Lagi Kesana, Tetapi Kita Bertahan Sampai Pengepungan Melemah Karena Kehabisan Persediaan.
Sementara Itu, Yang Mulia, Dengan Pasukan Pengawal Anda Dapat Mundur Ke Sisi Lain Sungau Huai
Sehingga Dapat Melepaskan Diri Dari Kebrutalan Pasukan Musuh.”
Pdf By Kang Zusi
Lalu Dengan Segera Persiapan Dilakukan. 100.000 Tentara Dibawah Li Deng Dan Yue Jiu, Liang Gang Dan
Chen Ji Diperintah Untuk Menjaga Shou Chun. Lalu Perintah Untuk Pergi Ke Sisi Lain Sungai Huai
Dikeluarkan. Tidak Hanya Pasukan Yang Tersisa Yang Dipindahkan Tetapi Seluruh Kekayaan Keluarga
Yuan, Emas Dan Perak, Perhiasan Dan Batu-Batu Berharga , Semua Dipindahkan.
Pasukan Cao-Cao Dengan Jumlah 170.000 Prajurit Setiap Harinya Membutuhkan Makanan Yang Cukup
Besar Jumlahnya. Dan Karena Daerah Itu Telah Dilanda Dengan Kelaparan Selama Beberapa Tahun, Tidak
Ada Yang Bisa Didapat Dari Daerah Itu. Jadi Dia Mempercepat Operasi Militer Untuk Menduduki Kota Itu.
Disisi-Sisi Lain, Pasukan Yang Bertahan Mengetahui Nilai Dari Memperlambat Penyerangan, Sehingga
Mereka Tidak Membalas Menyerang Dan Hanya Bertahan. Setelah Lebih Dari Satu Bulan Menyerang
Dengan Membabi Buta, Kota Masih Belum Dapat Dikuasai Dan Persedian Makanan Sudah Sangat Menipis.
Surat Dikirim Kepada Sun Ce Untuk Meminta Bantuan Dikirimkan 100.000 Kereta Berisi Beras. Ketika
Makanan Sudah Tidak Bisa Dibagikan Dengan Takaran Yang Normal, Kepala Logistik Ren Jun Dan Kepala
Lumbung Wang Hou Bertanya Pada Cao-Cao Apa Yang Harus Dilakukan.
“Sajikan Dengan Takaran Yang Lebih Kecil.” Kata Cao-Cao, “Itu Akan Memberi Kita Waktu.”
“Tetapi Jika Pasukan Menggerutu, Lalu Bagaimana ?”
“Aku Akan Mempuyai Rencana Lain Kalau Saat Itu Tiba.”
Seperti Yang Telah Diperintahkan, Ransum Di Berikan Dengan Takaran Yang Lebih Sedikit Dari Pada
Biasanya. Cao-Cao Mengirim Mata-Mata Untuk Melihat Bagaimana Pasukan Melihat Hal Ini Dan Dia
Mendapatkan Laporan Bahwa Mereka Umumnya Tidak Senang Dan Berkata Perdana Menteri Membohongi
Mereka, Dia Mengirim Pesan Rahasia Memanggil Kepala Lumbung.
Ketika Wang Hou Tiba, Cao-Cao Berkata, “Aku Ingin Memintamu Meminjamkanku Sesuatu Untuk
Menenangkan Prajurit. Kau Tidak Boleh Menolak.”
“Apa Yang Perdana Menteri Inginkan ?”
“Aku Ingin Meminjam Kepalamu Untuk Di Pamerkan Dihadapan Prajurit.”
“Tetapi Aku Tidak Berbuat Sesuatu Yang Salah !” Wang Hou Berkata Dengan Ketakutan.
“Aku Tahu Itu, Tetapi Jika Aku Tidak Menghukum Mati Dirimu, Akan Ada Pemberontakan. Setelah
Kepergianmu, Istri Dan Anak-Anakmu Akan Kurawat. Jadi Kau Tidak Perlu Khawatir Mengenai Mereka.”
Wang Hou Baru Saja Akan Memprotes Hal Ini, Tetapi Cao-Cao Memberi Signal Seketika Itu Juga 2 Orang
Algojo Datang ,Menutup Mulutnya, Menyeretnya Keluar Dan Langsung Memenggal Kepalanya. Kepalanya
Di Pamerkan Di Tengah Kemah Dan Ditancapkan Dengan Tombak. Dan Ada Sebuah Tulisan Ditancapkan
Di Bawah Tombak Itu.
“Sesuai Dengan Hukum Militer, Wang Hou Telah Dihukum Mati Karena Telah Memanipulasi Dan
Mengurangi Jatah Makanan.”
Hal Ini Menenangkan Prajurit Yang Marah. Kemudia Perintah Dikeluarkan Untuk Menghukum Mati Setiap
Komandan Jika Kota Tidak Ditaklukan Dalam 3 Hari. Cao-Cao Sendiri Langsung Turun Kelapangan Untuk
Melihat Usaha Mereka Dalam Menguasai Kota. Dia Langsung Menjadi Pengawas Prajurit Yang Menutup
Parit-Parit Disekeliling Benteng. Pasukan Bertahan Terus Memanahi Dan Melempari Batu Pada Mereka. 2
Komandan Dengan Jabatan Rendah Yang Ketakutan Dan Meninggalkan Pos Mereka Langsung Dibunuh
Oleh Cao-Cao. Lalu Dia Berjalan Kaki Dan Membantu Pasukannya Mengisi Lubang Parit-Parit Itu, Dia
Berkerja Tanpa Henti Dan Tidak Ada Yang Berani Berhenti Sebelum Cao-Cao Berhenti. Karena Hal Ini
Pasukannya Melihat Tuannya Sendiri Yang Turun Kelapangan Dan Mengerjakan Pekerjaan Mereka Maka
Semuanya Menjadi Bersemangat Dan Tidak Ada Pertahanan Macam Apapun Yang Dapat Menahan
Semangat Ini. Dalam Waktu Singkat Tembok Kota Berhasil Dijebol Dan Gerbang Kota Berhasil
Pdf By Kang Zusi
Dihancurkan. Pasukan Bertahan Telah Siap Didalam Kota Dan Melawan, Tetapi Tentara Mereka Yang
Kelelahan Tidak Sanggup Menahan Serbuan Tentara Cao-Cao Yang Kelaparan Dan Sedang Bersemangat
Itu. Akhirnya Mereka Dapat Dikalahkan. Li Deng, Yue Jiu, Liang Gang Dan Chen Ji Berhasil Ditangkap
Hidup-Hidup Dan Di Hukum Mati Di Pasar. Seluruh Hiasan-Hiasan Kekaisaran Yuan Shu Di Bakar Dan
Seluruh Kota Di Hancurkan.
Ketika Pertanyaan Apakah Harus Mengejar Yuan Shu Keseberang Sungai Muncul. Xun Yu Menasehati Dan
Berkata, “Daerah Ini Telah Menderita Karena Kekurangan Pangan Selama Bertahun-Tahun Dan Kita Tidak
Dapat Mendapatkan Beras. Pergerakan Pasukan Akan Membuat Pasukan Kelelahan, Memberatkan Rakyat
Dan Kemungkinan Akan Berakhir Dengan Bencana. Aku Menyarankan Kita Kembali Ke Ibu Kota Dan
Menunggu Hingga Musim Semi Tiba Dan Kita Telah Memiliki Cukup Makanan.”
Sebelum Dia Dapat Menentukan Pilihannya, Datang Pesan Penting, “Zhang Xiu Dgn Bantuan Liu Biao
Telah Menjarah Daerah2 Sekitar. Ada Pemberontakan Di Nan Yang Dan Jiang Ling Dan Jendral Cao Hong
Tidak Dapat Mengatasi Keadaan. Cao Hong Telah Berkali-Kali Mengalami Kekalahan Dan Sekarang Dalam
Posisi Yang Genting.”
Cao-Cao Dengan Segera Menulis Surat Pada Sun Ce Untuk Mengambil Alih Pimpinan Di Sungai Besar
Agar Mencegah Liu Biao Melakukan Sesuatu. Sementara Dia Bersiap-Siap Dengan Pasukannya Untuk
Menghadapi Zhang Xiu. Sebelum Berangkat Cao-Cao Memerintahkan Liu Bei Berkemah Di Xiao Pei Dan
Lu Bu Membantu Mengawasi.
Ketika Lu Bu Telah Pergi Ke Xu Zhou, Cao-Cao Diam-Diam Berkata Pada Liu Bei, “Aku Meninggalkanmu
Di Xiao Pei Untuk Membuat Jebakan, “Lubang Harimau” Kau Hanya Akan Menerima Nasehat Dari Chen
Deng Dan Chen Gui.”
Lalu Cao-Cao Berangkat Ke Xu Chang Dimana Dia Mendengar Duan Wei Telah Membunuh Li Jue Dan Wu
Xi Membunuh Guo Si Dan Mereka Menyerahkan Kepala Kedua Orang Itu Pada Cao-Cao. Dan Seluruh
Keluarga Li Jue Lebih Dari 200 Orang , Telah Ditahan Dan Dibawa Ke Ibu Kota. Mereka Semua Dihukum
Mati Di 4 Penjuru Gerbang Kota Dan Kepala Mereka Dipertontonkan Sebagai Peringatan. Rakyat Sangat
Senang Kedua Pemberontak Itu Telah Mati.
Di Istana Kaisar Pejabat Dikumpulkan Dan Perjamuan Diadakan Untuk Merayakan Kedamaian Yang Ada
Akibat Telah Matinya Li Jue Dan Guo Si. Kaisar Menganugerahkan Gelar Jendra Yang Menhancurkan
Pemberontakan Kepada Duan Wei Dan Jendral Yang Mengalahkan Kejahatan Kepada Wu Xi Dan Kedua
Nya Disuruh Menjaga Changan.
Lalu Cao-Cao Mengirim Pesan Kepada Kaisar Memberitahu Bahwa Zhang Xiu Memberontak Dan Pasukan
Harus Dikirim Melawan Dia. Kaisar Sendiri Yang Mengantar Cao-Cao Keluar Dari Kota. Saat Itu Adalah
Musim Panas Bulan Ke 4 Tahun Ke 8 Masa Pemerintahan Kaisar Xian Dan Tahun 3 Masa Jian An. (Sekitar
Tahun 198 M). Xun Yu Adalah Kepala Militer Utama Yang Memegang Komando Di Xu Chang.
Dalam Perjalanannya Mereka Melewati Daerah Ladang Gandum Dan Jagung. Dan Jagung Serta Gandum Itu
Sudah Siap Dipanen Tetapi Penduduk Ketakutan Dan Lari Sehingga Ladang Itu Tidak Di Tuai. Cao-Cao
Memerintahkan Mengirim Berita Kepada Seluruh Kota Dan Desa Disekitar Situ :
“Aku Dikirim Dalam Suatu Ekspedisi Sesuai Dengan Titah Kaisar Untuk Menangkap Pemberontak Dan
Menyelamatkan Rakyat. Aku Tidak Dapat Menghindar Mengerahkan Pasukan Dimusim Panen Ini. Tetapi
Jika Pasukanku Menjatuhkan Jagung, Dia Akan Segera Dihukum Mati. Hukum Militer Sangat Ketat Tanpa
Pengecualian Dan Kalian Rakyat Tidak Perlu Takut Akan Kerusakan.”
Rakyat Sangat Senang Dan Berbaris Disisi-Sisi Jalan, Mengharapkan Keberhasilan Kepada Ekspedisi Kali
Ini. Ketika Pasukan Melewati Ladang Gandum, Mereka Turun Dari Kudanya Dan Mereka Melewatinya
Dengan Menyingkapkannya Dengan Tangan, Sehingga Tidak Ada Gandum Yang Terinjak-Injak Oleh Kuda
Mereka.
Pdf By Kang Zusi
Suatu Hari Ketika Cao-Cao Sedang Melewati Salah Satu Ladang, Tiba-Tiba Ada Burung Yang Lewat Dan
Menyebabkan Kuda Cao-Cao Melompat Dan Menghancurkan Gandum Disekitarnya. Cao-Cao Segera
Memanggil Kepala Displiner Tentara Dan Memerintahkan Dia Membaca Hukuman Bagi Kejahatan Ini.
“Bagaimana Aku Bisa Memutuskan Kesalahanmu ?” Tanya Kepala Disiplin Pasukan.
“Aku Membuat Peraturan Dan Aku Telah Melanggarnya. Bagaimana Lagi Aku Dapat Memuaskan Opini
Publik ?”
Cao-Cao Mengeluarkan Pedang Dan Siap Untuk Membunuh Dirinya Sendiri. Semua Langsung
Mencegahnya.
Guo Jia Berkata, “Dimasa Lalu, Pada Masa ‘Musim Semi Dan Musim Gugur’. Hukum Tidak Dapat
Dikenakan Pada Yang Paling Terpenting. Kau Adalah Pemimpin Tertinggi Dari Sebuah Tentara Besar Dan
Tidak Boleh Terluka.”
Cao-Cao Terdiam Cukup Lama. Dan Akhirnya Berkata,”Karena Ada Peraturan Seperti Itu, Aku Dapat
Terhindar Dari Hukuman Mati.”
Lalu Dengan Pedangnya Dia Memotong Rambutnya Dan Membuangnya Ketanah Dan Berkata,”Aku
Memotong Rambutku Seperti Pedang Menyentuh Kepalaku.”
Lalu Dia Mengirim Utusan Yang Mengumumkan Kejadian Ini Kepada Seluruh Tentara Dan Berkata,
“Perdana Menteri, Setelah Merusak Beberapa Pohon Jagung Harusnya Telah Kehilangan Kepalanya, Tetapi
Karena Demi Kepentingan Yang Lebih Besar Dia Memotong Rambutnya Seperti Pedang Menyentuh
Kepalanya.”
Perbuatan Ini Meningkatkan Disiplin Pasukannya. Sehingga Tidak Ada Seorang Prajuritnya Yang Berani
Membantah.
Ketika Berita Mengenai Pasukan Cao-Cao Yang Mendekat Telah Sampai Ke Telinga Zhang Xiu, Dia Segera
Menulis Surat Pada Cao-Cao Untuk Meminta Bantuan. Lalu Zhang Xiu Memimpin Pasukannya Keluar
Bersama Kedua Jendralnya Lei Xu Dan Zhang Xian.
Ketika Formasi Pasukan Telah Selesai Dibentuk, Zhang Xiu Langsung Menuju Kedepan Dan Menunjuk
Pada Cao-Cao Serta Berkata, “Kau Penipu Dan Orang Yang Berpura-Pura Mendukung Kebaikan Dan
Kebenaran ! Kau Manusia Tidak Tahu Malu ! Kau Hanyalah Binatang Di Hutan Dan Sama Sekali Tidak
Menyerupai Manusia.”
Hal Ini Mengesalkan Cao-Cao Yang Segera Mengirim Xu Chu Untuk Melawan Zhang Xiu. Zhang Xiu
Memerintahkan Jendralnya Zhang Xian Untuk Menghadapi Xu Chu. Hanya Dalam 3 Ronde, Zhang Xian
Tewas Dan Akhirnya Tentara Zhang Xiu Mundur Kedalam Kota Dan Dikejar Oleh Pasukan Cao-Cao.
Tentara Zhang Xiu Berhasil Masuk Kedalam Kota Nan Yang Dan Tentara Cao-Cao Mengepung Kota Itu
Dengan Sangat Rapat.
Melihat Bahwa Parit-Parit Itu Sungguh Lebar Dan Dalam,Maka Mendekati Benteng Tampaknya Adalah
Suatu Hal Yang Mustahil, Kamandan-Komandan Perang Cao-Cao Mulai Memerintahkan Untuk Menutup
Parit-Parit Itu Dan Dia Juga Membuat Timbunan Dari Karung Pasir,Kayu Dan Rerumputan Agar Mereka
Dapat Mendekati Kota Dengan Meninggikan Tanah Dan Mereka Dapat Melihat Keadaan Kota Didalamnya
Dari Tempat Yang Lebih Tinggi.
Cao-Cao Berkuda Mengitari Kota Untuk Melihat Pertahanan Musuh. 3 Hari Kemudian Dia Memerintahkan
Untuk Membuat Timbunan Tanah Dan Rumput Di Sebelah Barat Laut, Seperti Dia Mau Menyerang Dari
Sisi Sana. Cao-Cao Diamati Gerak-Geriknya Oleh Jia Xu Dari Dalam Kota.
Pdf By Kang Zusi
“Aku Tahu Apa Yang Akan Dilakukan Cao-Cao Dan Aku Dapat Mengalahkannya Dengan Suatu Siasat !”
Kata Jia Xu Kepada Zhang Xiu.
Jia Xu Telah Dapat Menduga Rencana Musuh, Dia Juga Akhirnya Membuat Rencana Untuk Menangkis
Siasat Musuh. Lalu Di Pergi Kepada Zhang Xiu Dan Berkata, “Aku Melihat Cao-Cao Dengah Hati-Hati
Mengawasi Sekeliling Kota. Dia Pasti Mengetahui Bahwa Tembok Di Sebelah Tenggara Kota Baru Saja
Selesai Di Perbaiki Dengan Menggunakan Lumpur Kering Dan Belum Di Perbaiki Dengan Sempurna. Dia
Akan Mencoba Masuk Dari Sana, Oleh Karena Itu Dia Berpura-Pura Untuk Menyerang Tembok Diarah
Yang Lain. Dia Berusaha Agar Pasukan Kita Terfokus Di Tembok Sebelah Barat Laut Sementara Dia Akan
Menyerang Dari Tenggara. Pasukannya Akan Memanjat Tembok Dikegelapan Dan Akan Masuk Dari Arah
Tenggara.”
“Jika Memang Perhitunganmu Tepat, Apa Yang Kau Sarankan Untuk Kita Lakukan ?” Tanya Zhang Xiu.
“Cara Untuk Menangkal Siasat Ini Cukup Sederhana. Kau Perintahkah Prajuritmu Yang Terbaik Dan
Terberani Untuk Makan Dan Memakai Pakaian Perang Yang Teringan Dan Sembunyikan Mereka Di
Rumah-Rumah Penduduk Dekat Dengan Tembok Tenggara. Lalu Penduduk Disamarkan Menjadi Prajurit
Dan Kirim Mereka Untuk Berpura-Pura Tentara Kita Semua Bertahan Di Sisi Barat Laut. Malam Ini Kita
Akan Melihat Musuh Memanjat Tembok Kota Dan Memasuki Kota Dan Setelah Mereka Masuk, Bunyikan
Tanda Dan Pasukan Yang Bersembunyi Akan Keluar Untuk Menghabisi Mereka. Kita Mungkin Akan Dapat
Menangkap Cao-Cao.”
Strategi Itu Akhirnya Di Laksanakan.
Segera Pengintai Memberitahukan Pada Cao-Cao, “Pasukan Bertahan Didalam Kota Telah Bergerak Kearah
Barat Laut Dimana Persiapan Pertahanan Terlihat Sedang Ramai Berlangsung. Sebelah Tenggara Dalam
Keadaan Tidak Terjaga.”
“Mereka Telah Jatuh Dalam Perangkapku !” Kata-Kata Cao-Cao Dengan Senangnya.
Dia Memerintahkan Pasukannya Untuk Menyiapkan Sekop Dan Pengkait Dan Semua Perlengkapan Untuk
Memanjat Tembok Dan Menghancurkannya, Dan Sepanjang Hari Mereka Menyerang Sisi Barat Laut.
Tetapi Setelah Menjelang Malam, Mereka Mengirim Pasukan Ke Sisi Sebelah Tenggara, Dimana Mereka
Menaiki Tembok Dan Menyingkirkan Penghalang Dan Mereka Masuk Kedalam Kota Yang Tampaknya
Tidak Ada Gangguan Dari Penjaga Benteng. Tidak Ada Tanda-Tanda Kehidupan Dimanpun Ketika Mereka
Memasuki Benteng. Tetapi Setelah Mereka Semua Masuk Kedalam Benteng, Tiba-Tiba Ada Bunyi Petasan
Dan Mereka Menemukan Diri Mereka Masuk Dalam Perangkat. Mereka Berusaha Mundur, Tetapi Zhang
Xiu Dan Pasukannya Segera Mengejar Dari Belakang Dan Memulai Pembantaian. Pasukan Cao-Cao BenarBenar Kalah Dan Kabur. Zhang Xiu Terus Mengejar Hingga Hari Menjelang Pagi Ketika Akhirnya Dia
Kembali Ke Kota Lagi.
Cao-Cao Lalu Mengumpulkan Lagi Pasukannya. Dia Telah Kehilangan 50.000 Ribu Prajurit Dan Banyak
Persediaan, Sementara 2 Jendralnya Lu Qian Dan Yu Jin Terluka.
Cao-Cao Yang Sudah Mengalami Kekalahan Berusaha Untuk Mundur, Sementara Itu Jia Xu Yang Telah
Memperhitungkannya Segera Menyarankan Agar Zhang Xiu Menulis Surat Pada Liu Biao Untuk Mengirim
Tentara Dan Memotong Jalan Mundur Cao-Cao Sehingga Dia Dapat Dihancurkan.
Liu Biao Lalu Menyiapkan Tentara Untuk Urusan Ini, Tiba-Tiba Pengintai Melaporkan Bahwa Sun Ce
Dengan Ratusan Kapal Telah Berkemah Disepanjang Sungai Hu Kou.
Kuai Liang Berkata, “Pergerakan Sun Ce Ini Merupakan Bagian Dari Strategi Cao-Cao Dan Kita Akan
Menyesal Seumur Hidup Jika Kita Membiarkan Cao-Cao Lolos. Ekspedisi Harus Segera Dilaksanakan.”
Pdf By Kang Zusi
Liu Biao Memajukan Pasukannya Ke An Zhong Untuk Menahan Cao-Cao, Meninggalkan Huang Zu Untuk
Bertahan Di Jing Zhou. Zhang Xiu Sudah Di Informasikan Mengenai Pergerakan Liu Bio Segera Pergi
Dengan Jia Xu Dan Membawa Pasukan Untuk Menyerang Cao-Cao Dari Belakang.
Sementara Itu Pasukan Cao-Cao Bergerak Dengan Cepat Dan Telah Sampai Di Xiangyang.
Suatu Hari Dia Berjalan Disamping Sungai Yu, Dia Tiba Menangis Keras Dan Ketika Para Bawahannya
Bertanya Ada Apa, Dia Menjawab, “Aku Ingat Disana, Sekitar 1 Tahun Yang Lalu Aku Kehilangan Seorang
Jendral Hebat: Dian Wei. Apakah Itu Bukan Alasan Untuk Bersedih ?”
Cao-Cao Lalu Memberi Perintah Pasukannya Untuk Berhenti, Sementara Dia Berdoa Dan Memberikan
Sesajen Serta Berduka Untuk Dian Wei. Didalam Upacara Itu Dia Membakar Dupa Serta Mendoakan Dian
Wei. Pasukannya Yang Melihat Hal Itu Sangat Tersentuh Hatinya. Dia Juga Mendoakan Cao Amin Dan Cao
Ang Anaknya, Yang Kedua Nya Meninggal Pada Saat Yang Sama. Dia Juga Mendoakan Semua Prajuritnya
Yang Telah Tewas Dan Bahkan Kepada Kuda Da Wannya Yang Terbunuh Oleh Panah.
Keesokan Harinya Xun Yu Menulis Surat Pada Cao-Cao Bahwa Liu Biau Telah Membantu Zhang Xiu Dan
Telah Menutup Jalan Di Anzhong. Sehingga Cao-Cao Tidak Dapat Mundur.
Cao-Cao Membalas Surat Itu Dan Berkata, “Aku Hanya Dapat Bergerak Sangat Lambat Dalam Keadaan Ini
Dan Tentu Aku Tahu Bahwa Aku Telah Dikejar. Tetapi Aku Telah Memiliki Rencana Dan Musuh Akan
Dapat Dikalahkan, Kau Tidak Perlu Khawatir.”
Lalu Cao-Cao Mempercepat Pergerakan Pasukannya Sampai Dia Sudah Dekat Dengan Posisi Pasukan Liu
Biao. Zhang Xiu Masih Cukup Jauh Berada Dibelakang. Cao-Cao Memerintahkan Pasukannya Pada Malam
Hari Untuk Memasang Perangkap.
Ketika Matahari Baru Saja Terbit, Liu Biao Dan Zhang Xiu Bertemu. Pasukan Cao-Cao Terlihat Sangat
Kecil, Mereka Berpikir Dia Telah Mundur Sehingga Mereka Dengan Berani Maju Dan Menyerang Cao-Cao.
Lalu Pasukan Yang Bersembunyi Keluar Dan Pasukan Penyerang Menjadi Terpecah-Pecah. Pertempuran
Berakhir, Pasukan Penyerang Mundur Dan Pasukan Cao-Cao Segera Mencari Tempat Berkemah.
Kedua Pemimpin Berusaha Untuk Mengembalikan Keadaan Agar Pasukan Tidak Tercerai Berai Dan
Mereka Pun Mundur. Lalu Mereka Berdua Berdiskusi.
“Bagaimana Kita Dapat Tertipu Oleh Siasat Licik Itu ?” Kata Liu Biao.
“Mari Kita Coba Lagi. “, Jawab Zhang Xiu.
Mereka Kembali Menyusun Formasi Dan Mengabungkan Kekuatan Di Anzhong.
Tetapi Xun Yu Mengetahui Dari Mata-Mata Nya Bahwa Yuan Shao Sedang Mempersiapkan Penyerangan
Ke Ibu Kota Xu Chang, Sehingga Segera Dia Menulis Surat Pada Cao-Cao Yang Sangat Terganggu Dengan
Berita Ini, Cao-Cao Lalu Segera Mencari Jalan Memutar Agar Dapat Segera Kembali Ke Xu Chang. Ketika
Zhang Xiu Mendengar Kabar Ini Dia Langsung Bersiap Untuk Mengikuti Pasukan Yang Mundur Itu.
Jia Xu Menentang Rencana Itu Dan Berkata, “Itu Akan Mengantar Kita Pada Kekalahan.”
Tetapi Liu Biao Berkata, “Adalah Salah Jika Kita Membuang Kesempatan Seperti Itu.”
Dan Akhirnya Pengejaran Dilakukan. Mereka Baru Saja Bergerak Sejauh 4 Km Ketika Pasukan Belakang
Cao-Cao Telah Bersiap Dan Bertempur Mati-Matian. Sehingga Tentara Pengejar Dapat Dipaksa Mundur
Dan Kembali Dgn Kekalahan.
Zhang Xiu Berkata Kepada Jia Xu, “Kekalahan Ini Karena Aku Tidak Mau Mendengar Nasehatmu.”
Pdf By Kang Zusi
“Sekarang Siapkan Pasukanmu Lagi Dan Kejar Mereka.” Kata Jia Xu.
“Tetapi Kita Baru Saja Mengalami Kekalahan !” Kata Kedua Pemimpin, “Sekarang Kau Menyarankan
Untuk Mengejar ?”
“Ya Dan Hasilnya Adalah Kemenangan Besar Jika Kau Pergi Sekarang. Aku Akan Mempertaruhkan
Kepalaku Untuk Hal Itu.” Kata Jia Xu.
Zhang Xiu Percaya Tetapi Liu Biao Takut Dan Tidak Mau Menemani Zhang Xiu. Jadi Hanya Pasukan
Zhang Xiu Yang Mengejar.
Tetapi Pasukan Ini Saja Cukup, Pasukan Belakang Cao-Cao Hancur Berantakan Dan Mereka Melarikan Diri
Serta Meninggalkan Banyak Barang Di Belakang. Zhang Xiu Berusaha Mengejar Tetapi Pasukan Lain TibaTiba Muncul Dari Balik Bukit Dan Menahan Lajunya, Karena Takut Masuk Perangkap Dia Segera Balik Ke
Anzhong.
Liu Biao Bertanya Pada Jia Xu Untuk Menjelasan Kenapa Dia Memerintahkan Untuk Mengejar Setelah
Kalah. Liu Biao Berkata, “Ketika Pasukan Kita Mengejar Merka Yang Lari Kau Bilang Orang Kita Akan
Mengalami Kekalahan Dan Ketika Orang Kita Telah Kalah Lalu Kau Suruh Untuk Mengejar Maka Akan
Memperoleh Kemenangan. Kau Benar Dalam Kedua Kasus Ini, Kami Harap Kau Dapat Memberikan
Pencerahan.”
“Ini Sangat Mudah Untuk Dijelaskan. Kau, Jendral, Walaupun Seorang Pemimpin Yang Ahli Tetapi Tidak
Sebanding Dengan Lawan Kita. Walaupun Cao-Cao Telah Kalah Dalam Pertempuran Tetapi Dia Memiliki
Jendral Yang Hebat Untuk Melindungi Barisan Belakang Dan Dapat Melawan Pengejar. Pasukan Kita
Mungkin Berani Tetapi Tidak Sebanding Dengan Mereka. Ini Adalah Bagaimana Aku Mengetahui Kau
Akan Kalah. Aku Tahu Cao-Cao Sedang Terburu-Buru Untuk Mundur Karena Ada Masalah Di Ibu Kota
Dan Dia Telah Kalah Berhasil Memaksa Pasukan Kita Mundur. Aku Tahu Dia Akan Segera Mundur Dengan
Cepat Dan Tidak Akan Berjaga-Jaga Seperti Biasanya. Aku Mengambil Resiko Untuk Percaya Bahwa Dia
Tidak Akan Mengira Kita Akan Menyerangnya Lagi.”
Liu Biao Dan Zhang Xiu Sangat Kagum Atas Pemahaman Jia Xu Atas Kondisi Ini. Sesuai Dengan Saran Jia
Xu, Liu Biao Kembali Ke Jing Zhou Sementara Zhang Xiu Mengambil Posisi Di Xiang Yang Sehingga
Mereka Berdua Saling Menguatkan Satu Sama Lain Seperti Bibir Melindungi Gigi Dari Kedinginan.
Ketika Cao-Cao Mundur Dan Mendengar Tentaranya Diserang Dari Belakang, Dia Segera Berputar Untuk
Membantu, Tetapi Ketika Dia Tiba Tentara Musuh Telah Lari.
Pasukan Yang Berada Dibelakang Mengatakan Padanya, “Jika Bukan Karena Pasukan Lain Yang Datang
Dari Balik Bukit Itu, Mungkin Kita Semua Telah Musnah.”
“Pasukan Apa ?” Tanya Cao-Cao Terkejut.
Pemimpin Dari Pasukan Itu Kemudian Maju, Dia Menaruh Tombaknya Dan Turun Dari Kuda, Lalu
Bersujud. Dia Adalah Li Tong, Panglima Pasukan Kekaisaran Dari Jiang Xia.
Cao-Cao Bertanya Mengapa Dia Datang.
Li Tong Menjawab, “Aku Sedang Berada Di Ru Nan Ketika Aku Mendengar Pertempuran Sedang Terjadi,
Jadi Aku Membantumu.”
Sebagai Tanda Terima Kasih, Cao-Cao Memberinya Gelar Tuan Yang Melakukan Jasa Besar Dan
Memerintahkan Dia Untuk Mengambil Komando Pertahanan Di Runan Untuk Melawan Liu Biao Dan
Zhang Xiu. Lalu Li Tong Berterima Kasih Dan Berpamitan.
Pdf By Kang Zusi
Dalam Perjalanan Kembali Ke Ibu Kota, Cao-Cao Mengirim Pesan Mengenai Jasa-Jasa Sun Ce Dan Kaisar
Memberinya Gelar Penguasa Dari Wu Serta Jendral Yang Menhancurkan Pemberontak. Utusan Yang
Membawa Titah Ini Juga Diperintahkan Untuk Membawa Surat Pribadi Cao-Cao Yang Memerintahkan Agar
Menekan Liu Biao.
Cao-Cao Kembali Ke Istananya Dan Disana Dia Disambut Dalam Suatu Upacara. Ketika Telah Selesai, Xun
Yu Bertanya, “Tuan ,Ketika Kau Kembali Dari An Zhong, Mengapa Kau Begitu Yakin Bahwa Kau Akan
Menang ?”
Cao-Cao Menjawab ,” Tentaraku, Yang Mundur Dan Jalan Mundurnya Di Blok Oleh Mereka, Bertarung
Mati-Matian Seperti Harimau Terluka. Aku Sengaja Mundur Pelan-Pelan Untuk Memancing Mereka
Mengikutiku, Dimana Aku Telah Memasan Banyak Jebakan Dan Perangkap. Karena Hal Ini Aku Berpikir
Bahwa Aku Pasti Dapat Menang.”
Xun Yu Menundukan Kepalanya Tanda Kekagumannya.
Ketika Guo Jia Masuk, Cao-Cao Berkata, “Kenapa Kau Sangat Terlambat, Tuan ?”
Guo Jia Langsung Mengeluarkan Surat Dari Lengannya Dan Berkata, “Yuah Shao Mengirimkan Surat Ini,
Dia Berniat Untuk Mengirim Pasukan Menyerang Gongsun Zan Dan Berharap Kau Dapat Meminjamkannya
Perbekalan Dan Tentara.”
“Aku Dengar Yuan Shao Berniat Menyerang Xu Chang. Aku Pikir Karena Aku Telah Kembali Maka Dia
Merubah Niatnya.” Kata Cao-Cao.
Lalu Dia Membukat Suratnya Dan Membaca Isinya. Surat Itu Ditulis Dengan Bahasa Yang Sangat
Sombong.
“Yuan Shao Sudah Sangat Terlalu Kasar, Aku Akan Menyerangnya” Kata Cao-Cao. “Hanya Saja Aku Pikir,
Aku Belum Cukup Kuat. Apa Yang Harus Dilakukan ?”
Guo Jia Berkata, “Tuanku, Kau Tentu Mengerti Siapa Yang Kalah Dan Mengapa Didalam Konflik Antara
Liu Bang Dan Xiang Yu. Liu Bang Menang Karena Kebijaksanaan Yang Lebih Walaupun Xiang Yu Lebih
Kuat, Tetapi Akhirnya Dia Dapat Dikalahkan. Lawanmu Mempunyai 10 Titik Lemah Dan Kau Mempunyai
10 Titik Kuat Dan Walaupun Tentaranya Besar, Tetapi Tidaklah Menakutkan.”
Lalu Guo Jia Melanjutkan, “Yuan Shao Terlalu Banyak Mengikuti Tata Cara Dan Aturan-Aturan. Sementara
Kau Lebih Simpatik Dan Natural. Dia Sangat Antagonis Dan Mudah Dikendalikan, Kau Lebih
Memersatukan Dan Memimpin, Jadi Kau Akan Diuntungkan Oleh Persetujuan Rakyat. Sudah Selama
Beberapa Tahun Pemerintahan Kacau Dan Dia Membuatnya Makin Kacau;Kau Selalu Berusaha
Menciptakan Efisiensi, Ini Artinya Kau Adalah Administrator Yang Handal. Dia Sangat Liberal Didepan
Orang Tetapi Dalam Hatinya Selalu Menggerutu Serta Telalu Banyak Memberi Nepotisme;Kau Terlihat
Seperti Apa Adanya Dan Kau Mengerti Bagaimana Menggunakan Orang Dengan Kemampuan, Ini Adalah
Keuntungan Dari Apresiasi Yang Tepat. Dia Adalah Seorang Visioner Tetapi Kurang Dapat Mengambil
Keputusan Sedangkan Kau Adalah Orang Yang Dapat Cepat Mengambil Keputusan Dan Langsung
Melaksanakannya, Ini Adalah Keungulanmu Dalam Membuat Kebijakan. Dia Sangat Menyukai
Mengumpulkan Orang-Orang Berbakat, Kau Memperlakukan Orang Seperti Apa Adanya Tanpa
Memandang Reputasi, Ini Adalah Kelebihanmu Didalam Kebajikan Moral. Dia Sangat Berterima Kasih
Kepada Yang Ada Ditangannya Dan Melupakan Mereka Yang Tidak Terlihat Olehnya Sedangkan Kasihmu
Adalah Untuk Semua, Ini Adalah Kelebihanmu Didalam Kemanusiaan. Dia Mendengarkan Saran Yang
Menyesatkan Dirinya Sedangkan Kau Mungkin Mendengar Saran-Saran Yang Jahat Tetapi Kau Tetap
Mempertahankan Indepedensimu, Ini Adalah Kelebihanmu Didalam Persepsi. Dia Sangat Menyukai Untuk
Membuat Pasukan Yang Dipercaya Kuat Tetapi Tidak Mengerti Inti Dari Militer Yang Kuat Sedangkan Kau
Dapat Mengalahkan Pasukan Yang Lebih Besar Darimu Dengan Kejeniusan Militermu, Ini Adalah
Kelebihanmu Didalam Perang. Dengan 10 Kelebihanmu, Kau Tidak Akan Kesulitan Untuk Mengalahkan
Yuan Shao.”

“Mana Mungkin Aku Dapat Sebegitu Hebatnya Seperti Yang Engkau Katakan ? “Kata Cao-Cao Dengan
Tersenyum.
“Apa Yang Guo Jia Katakan Mengenai 10 Point Kelebihanmu Bukanlah Untuk Menyenangkanmu, Karena
Aku Juga Berpikir Hal Yang Sama ” Kata Xun Yu, “Tentara Yuan Shao Tidaklah Menakutkan Walupun
Sungguh Besar.”
“Musuh Yang Sebenarnya Berbahaya Adalah Lu Bu,” Kata Guo Jia, “Ketika Yuan Shao Sedang Ke Utara
Untuk Menghancurkan Gongsun Zan, Kau Harus Menyapu Bersih Lu Bu Dan Itu Artinya Membersihkan
Jalan Kita Dari Bahaya. Jika Itu Belum Dilakukan, Penyerangan Kita Pada Yuan Shao Akan Memberikan
Tanda Bagi Lu Bu Untuk Menyerang Ibu Kota. Hal Itu Akan Jadi Masalah Buat Kita.”
Cao-Cao Melihat Hal Yang Sama Dengan Para Penasehatnya Dan Memulai Diskusi Untuk Merencanakan
Bagaimana Menyerang Lu Bu. Xun Yu Mempunyai Pendapat Bahwa Kita Harus Memastikan Bantuan Dan
Dukungan Dari Liu Bei. Lalu Suratpun Ditulis Dan Dikirmkan. Dan Mereka Menunggu Untuk Memastikan
Persetujuan Liu Bei Sebelum Menggerakan Pasukan. Lalu, Supaya Memastikan Yuan Shao Tidak MacamMacam, Utusan Yuan Shao Diperlakukan Dengan Sungguh Baik Dan Sebuah Pesan Dikirimkan Kepada
Kaisar Meminta Pemberian Kehormatan Untuk Yuan Shao. Yuan Shao Dijadikan Pelindung Kekaisaran
Untuk 4 Wilayah Diutara, Ji Zhou, Qing Zhou, You Zhou, Bing Zhou. Dengan Sebuah Surat Pribadi Yang
Ditulis Cao-Cao Untuk Memintanya Segera Menyerang Gongsun Zan Dan Bantuan Yang Diminta Akan
Segera Dikirimkan. Lalu Pasukan Yuan Shao Pun Bersiap.
Sementara Itu Chen Deng Dan Chen Guo Sedang Menjalankan Rencana Mereka. Disebuah Perjamuan Di Xu
Zhou, Mereka Selalu Memuji-Muji Lu Bu. Chen Gong Sangat Tidak Senang Dan Mencari Kesempatan
Untuk Membicarakan Mengenai Mereka Kepada Lu Bu.
“Mereka Memujimu Didepan Muka, Tetapi Kita Tidak Tahu Apa Yang Ada Didalam Hati Mereka ? Kau
Harusberhati-Hati Dan Waspada Kepada Mereka.”
“Jagalah Lidahmu !” Jawab Lu Bu Dengan Marah, “Kau Hanya Menghasutku Untuk Menyakiti Mereka
Tanpat Alasan Apapun. Kau Ingin Aku Mencelakakan Orang Baik ?”
“Tidak Ada Telinga Untuk Kata-Kata Yang Setia” Kata Chen Gong, Dia Pergi Dengan Hati Yang Sedih.
“Dan Kita Akan Menderita Karena Itu.”
Dia Telah Berpikir Untuk Meninggalkan Lu Bu, Tetapi Itu Akan Memudahkan Mereka Yang Bermaksud
Jahat. Lagipula Dia Takut Orang-Orang Akan Mentertawakannya.
Jadi Hari Demi Hari Yang Sedih Dilewatinya. Suatu Hari, Dengan Beberapa Prajurit Berkuda Yang Sedang
Berburu Dekat Xiao Pei. Dia Menangkap Seorang Utusan.
“Dari Mana Asalmu ? Siapa Yang Mengirimmu” Tanya Chen Gong.
Utusan Itu Tidak Menjawab Karena Dia Tidak Tahu Siapakah Yang Menangkapnya. Tetapi Mereka
Memeriksa Dia Dan Menemukan Surat, Sebuah Surat Rahasia Yang Ditujukan Untuk Cao-Cao Dari Liu Bei.
Utusan Dan Surat Itu Segera Dibawa Menemui Lu Bu.
Lu Bu Menanyai Utusan Itu Yang Berkata, “Perdana Menteri Mengirimku Untuk Membawa Surat Kepada
Liu Bei. Aku Sekarang Membawa Balasannya. Aku Tidak Tahu Apa-Apa Lagi Dan Aku Juga Tidak Tahu Isi
Surat Yang Kubawa.”
Lalu Lu Bu Merobek Amplop Surat Itu Dan Membacanya :
“Aku Telah Menerima Perintah Mengenai Penghancuran Lu Bu Dan Aku Tidak Berani Untuk Melanggar
Perintah Itu. Tetapi Pasukannku Masih Lemah Dan Aku Harus Bertindak Berdasarkan Situasi Yang Sulit Ini.
Pdf By Kang Zusi
Jika Kau Mengerakan Pasukan Utamamu Lalu Akan Maju Dengan Segera Dan Sementara Itu Pasukanku
Akan Bersiap-Siap. Aku Menunggu Perintahmu Selanjutnya.”
Lu Bu Langsung Geram.
“Bajingan Itu !” Teriaknya “Dia Berani Bertindak Seperti Ini !”
Utusan Itu Dihukum Mati Dan Sebuah Rencana Untuk Menangkal Serangan Direncanakan. Cheng Gong
Dan Zang Ba Pergi Untuk Meminta Bantuan Dari Bandit Gunung Taishan– Sun Guan, Wu Dun, Yin Li Dan
Chang Xi– Jadi Mereka Dapat Menguasai Yan Zhou Di Sebelah Timur Gununug Hua Shan. Gao Shun Dan
Zhang Liao Pergi Menyerang Liu Bei Di Xiao Pei. Song Xian Dan Wei Xu Pergi Ke Barat Untuk
Menyerang Runan Dan Ying Chuan. Lu Bu Memimpin Pasukan Yang Besar Dan Siap Untuk Pergi
Kemanapun Apabila Bantuan Dibutuhkan.
Keberangkatan Pasukan Dibawah Gao Shun Ke Xiao Pei Dilaporkan Pada Liu Bei Yang Segera
Mengadakan Rapat.
Sun Qian Menyarankan Untuk Mengirim Pesan Ke Ibu Kota Dan Memberitahukan Pada Cao-Cao Mengenai
Bahaya Ini. Jian Ying, Seorang Teman Sekampung Halaman Dengan Liu Bei Membawa Pesan Ini. Pada
Saat Itu Jian Yong Menjabat Sekertaris Gubernur Bagi Liu Bei. Jian Yong Segera Berangkat.
Lalu Rencana Dan Persiapan Pertahanan Dibuat. Liu Bei Menjaga Gerbang Selatan, Sun Qian Gerbang
Utara, Guan Yu Gerbang Barat Dan Zhang Fei Gerbang Timur. Mi Zhu Dan Mi Fang Menjaga Kediaman
Keluarga Ditengah.
Kedua Mi Itu Adalah Kakak Ipar Liu Bei,Liu Bei Telah Mengambil Adik Mi Zhu Menjadi Istri Kedua .
Karena Itu Mereka Adalah Orang Yang Cocok Untuk Menjaga Keluarganya.
Sementara Itu Gao Shun Datang Di Gerbang Selatan. Liu Bei Naik Keatas Menara Dan Berkata, “Aku Tdk
Mempunyai Permusuhan Dengan Tuanmu, Kenapa Kau Datang Kemari Dengan Tentara ?”
“Kau Telah Berkomplot Bersama Cao-Cao Untuk Melukai Tuanku, Kenapa Aku Tidak Harus Membunuhmu
?”
Gao Shun Langsung Memerintahkan Penyerangan, Tetapi Liu Bei Hanya Bertahan Didalam Benteng Dan
Tdk Pergi Keluar. Dia Tidak Berusaha Memukul Mundur Gao Shun, Dia Hanya Menutup Gerbang Kota.
Segera Zhang Liao Menyerang Gerbang Barat Yang Dijaga Guan Yu, Yang Langsung Memanggil Zhang
Liao Dari Atas Tembok Kota.
“Kau Terlalu Baik Untuk Membuang Hidupmu Demi Seorang Pemberontak,” Kata Guan Yu.
Zhang Liao Menundukan Kepalanya Tanpa Menjawab. Guan Yu Tahu Bahwa Zhang Liao Mempunyai Hati
Nurani Dan Prinsip Yang Tinggi Dan Dia Tidak Berkata Apa-Apa Lagi, Karena Dia Juga Tidak Mau
Melukai Zhang Liao Dia Tidak Berusaha Berduel Ataupun Menyerang Pasukannya.
Zhang Liao Akhirnya Mundur Dari Gerbang Barat Dan Menuju Gerbang Timur, Zhang Sedang Bersiap-Siap
Untuk Pergi Keluar Memberikan Perlawanan. Segera Hal Itu Diberitahukan Pada Guan Yu Yang Secepatnya
Datang. Dia Melihat Zhang Fei Sudah Akan Keluar, Tetapi Zhang Liao Telah Menarik Pasukannya. Zhang
Fei Ingin Mengejar Mereka, Tetapi Guan Yu Menahannya.
“Dia Takut Dan Sekarang Melarikan Diri. Ini Adalah Kesempatan Yang Baik Untk Mengejar” Kata Zhang
Fei.
Pdf By Kang Zusi
“Tidak !” Kata Guan Yu. “Sebagai Seorang Pendekar, Dia Tidak Kalah Hebat Dari Kita Berdua , Tetapi Aku
Telah Berbicara Beberapa Patah Kata Yang Membuat Dia Berpikir Dan Merenung. Dia Sedang Merenung
Dan Ini Karena nya Dia Tidak Menyerang.”
Lalu Zhang Fei Pun Mengerti Dan Gerbang Ditutup Dan Perintah Diberikan Untuk Menjaga Pertahanan.
Ketika Jian Yong Yang Dikirim Sampai Di Ibu Kota, Dia Menemui Cao-Cao Dan Menceritakan Apa Yang
Terjadi. Lalu Para Penasehat Segera Dikumpulkan.
Cao-Cao Berkata, “Aku Berharap Untuk Menyerang Lu Bu, Aku Tidak Takut Pada Yuan Shao Tetapi Liu
Biao Dan Zhang Xiu Dapat Menyerang Kita Dari Belakang.”
Xun You, Keponakan Xun Yu Berkata, ” Kedua Orang Itu Baru Saja Dikalahkan Dan Mereka Tidak Akan
Melakukan Sesautu Dgn Ceroboh. Tetapi Lu Bu Adalah Manusia Pemberani Dan Jika Dia Menggabungkan
Kekuatan Dgn Yuan Shu Dan Mereka Berhasil Menguasai Sungai Huai Dan Si, Maka Masalahnya Akan
Menjadi Berat.”
Lalu Berbicaralah Guo Jia, “Mari Kita Ambil Kesempatan Ini Sebelum Mereka Berpikir Begitu. Hancurkan
Mereka Sebelum Mereka Siap.”
Dan Cao-Cao Pun Menyiapkan Tentaranya. Sebuah Pasukan Dengan 50.000 Prajurit Dikirim Dengan 4
Komandan–Xiahou Dun, Xiahou Yuan, Lu Qian Dan Li Dian. Cao-Cao Berada Ditengah Dan Jian Yong
Memimpin Pasukan Dibelakang.
Segera Mata-Mata Memberitahu Kepada Gao Shun. Dia Langsung Mengirimkan Pesan Pada Lu Bu Yang
Mengirimkan 2 00 Pasukan Berkuda Lengkap
Dipimpin Oleh Hou Cheng, Cao Xing Dan He Meng Untuk Membantu Mereka. Gao Shun Menempatkan
Pasukan Bantuan Ini Dan Tentaranya Sejauh 10 Km
Dari Xiao Pei Untuk Menghadapi Pasukan Cao-Cao. Lu Bu Dan Pasukan Utama Juga Mengikuti Dari Dekat.
Ketika Liu Bei Melihat Bahwa Musuh Telah Tidak Mengepung Kota Lagi, Dia Tahu Bahwa Pasukan CaoCao Sudah Dekat. Jadi Dia Melakukan Perencanaan Dan Berserta 2 Saudaranya Dia Mengerahkan Pasukan
Mereka Dan Berkemah Di Luar, Sehingga Mereka Dapat Memberikan Bantuan Jika Diperlukan.
Sekarang Pasukan Cao-Cao Yang Dipimpin Xiahou Dun Telah Sampai Dan Bertemu Dengan Gao Shun.
Xiahou Dun Langsung Maju Kedepan Dengan Tombaknya Dan Menantang Duel. Tantangan Itu Dijawab
Dan Gao Shun Berduel Dengan Xiahou Dun Untuk 50 Jurus. Ketika Itu Gao Shun Mulai Merasakan
Kelelahan Dan Harus Mundur. Xiahou Dun Langsung Mengejarnya. Lalu Cao Xing Salah Satu Jendral Lu
Bu Secara Diam-Diam Mengeluarkan Busurnya Dan Menyiapkan Anak Panah, Ketika Xiahou Dun Sudah
Mendekat, Dia Menembakan Anak Panahnya. Xiahou Dun Menghindar Tetapi Tidak Cukup Cepat Dan
Mata Kirinya Terkena Anak Panah. Dia Berteriak Kesakitan Dan Memegang Kepalanya. Dia Lalu Mencabut
Anak Panah Itu Dari Matanya Dan Ketika Telah Tercabut Dia Melihat Matanya Menancap Di Ujungnya.
“Sari Dari Ayahku Dan Darah Ibuku. Aku Tidak Boleh Membuangnya !” Teriak Xiahou Dun, Dan Dia
Menelan Matanya Itu.
Semua Yang Melihat Merasa Tergetar.
Lalu Dia Mengambil Tombaknya Dan Mengejar Musuh. Cao Xing Yang Menembakan Panah Merupakan
Sasaran Utama, Xiahou Dun Segera Mengejarnya Dan Langsung Menebaskan Tombaknya Sehingga
Melukai Wajahnya Dan Lukanya Itu Fatal Sehingga Cao Xing Langsung Tewas. Kedua Pasukan Terdiam
Dengan Kekaguman.
Setelah Membunuh Orang Yang Melukainya, Xiahou Dun Kembali Kedalam Pasukannya. Gao Shun
Mengejar Dan Pasukannya Diperintahkan Maju. Pasukan Gao Shun Berperang Dengan Sangat Hebat
Sehingga Pasukan Cao-Cao Harus Mundur. Xiahou Yuan Datang Untuk Memberi Perlawanan Sehingga
Pdf By Kang Zusi
Pasukan Xiahou Dun Dapat Mundur Dengan Selamat, Lu Qian Dan Li Dian Memimpin Pasuknnya Yang
Lain Untuk Pergi Ke Ji Bei Dan Berkemah.
Gao Shun Setelah Mendapatkan Kemenangan, Kembali Unutk Menyerang Liu Bei Dan Lu Bu Serta Zhang
Liao Bertemu Dengannya Di Tengah Jalan. Mereka Ber3 Merenacanakan Membagi Pasukannya Sehingga
Masing-Masing Dari Mereka Dapat Menyerang Satu-Satu Dari 3 Bersaudara Itu.
Liu Bei Yang Melihat Pasukan Lu Bu Telah Masuk Kedalam Kota Segera Berusaha Menuju Kediamannya,
Tetapi Karena Sudah Sangat Kacau Dia Harus Meninggalkan Keluarganya. Dia Lalu Berkuda Membelah
Kota Dan Meninggalkan Kota Melalui Gerbang Barat.
Ketika Lu Bu Mencapai Kediaman Liu Bei, Dia Bertemu Dengan Mi Zhu Yang Berkata, “Seorang Pahlawan
Tidak Menghancurkan Keluarga Orang Lain. Musuhmu Untuk Menguasai Kekaisaran Adalah Cao-Cao Dan
Tuanku Hanyalah Seorang Yang Baik Yang Terpaksa Mengikuti Perintah. Dia Selalu Mengingat
Kebaikanmu Didalam Perjamuan Panahan Waktu Itu. Aku Harap Kau Memakluminya Dan Mengasihani
Keluarganya.”
Lu Bu Menjawab, “Kami Berdua Adalah Kawan Lama. Bagaimana Aku Dapat Menyakiti Istri Dan Anaknya
?”
Dia Lalu Memerintahkan Membawa Keluarga Liu Bei Ke Xu Zhou Dan Mi Zhu Yang Akan Mengurus
Mereka. Kemudian Lu Bu Membawa Pasukannya Ke Gunung Huashan, Tepatnya Ke Yan Zhou,
Meninggalkan Gao Shun Dan Zhang Liao Untuk Menjaga Xiao Pei.
Dalam Keadaan Kacau Ini Sun Qian Juga Lari Dari Kota. Guan Yu Dan Zhang Fei Berserta Pasukannya
Telah Lari Keatas Bukit. Sedangkan Liu Bei Dan Beberpa Pengawal Berkudanya Berusaha Untuk Lari
Sejauh Mungkin. Kemudia Dia Mendengar Ada Kuda Lain Lari Dibelakangnya. Ketika Orang Itu Mendekat
Ternyata Dia Adalah Sun Qian.
“Aku Tidak Mengetahui Bagaimana Nasib Saudara-Saudaraku, Apakah Mereka Mati Atau Hidup Dan Juga
Istri Dan Anakku ! Apa Yang Dapat Kulakukan ?” Tanya Liu Bei.
Sun Qian Menjawab, “Aku Tidak Melihat Hal Yang Lebih Baik Dibandingkan Dengan Pergi Kepada CaoCao. Disana Kita Dapat Merencanakan Rencana Selanjutnya.”
Liu Bei Tidak Mempunyai Rencana Lebih Baik Sehingga Kedua Orang Itu Akhrinya Berangkat Ke Xu
Chang. Mereka Melewati Jalan-Jalan Kecil Dan Bukan Jalan Utama. Ketika Makanan Mereka Habis,
Mereka Kebetulan Melewati Sebuah Desa Untuk Memohon Bantuan. Tetapi Ketika Orang-Orang Dari
Daerah Itu Mendengar Bahwa Liu Bei Dari Yu Zhou Lah Yang Membutuhkan Bantuan, Mereka Langsung
Membawa Apapun Yang Mereka Dapat Berikan Dan Dibutuhkan Oleh Liu Bei.
Suatu Hari Mereka Berteduh Disebuah Rumah Dimana Seorang Anak Muda Datang Dan Bersujud. Mereka
Bertanya Siapakah Namanya Dan Dia Menjawab Liu An, Seroang Yang Dikenal Mahir Berburu. Dia
Mendengar Siapkah Yang Berkunjung Itu, Dia Berharap Dapat Memberikan Makanan Berupa Binatang
Buruannya. Tetapi Dia Telah Mencari Seharian Dan Tidak Menemukan Binatang Apapun Yang Dapat
Diburu. Lalu Liu An Kembali Kerumah Dan Membunuh Istrinya Dan Menyiapkan Makanan Untuk
Tamunya.
Ketika Makan Liu Bei Bertanya, “Daging Apakah Ini ?”
Liu An Menjawab, “Serigala.”
Liu Bei Tidak Bertanya Lebih Lanjut Dan Memakan Sampai Kenyang. Keesokan Harinya Ketika Matahari
Terbit. Liu Bei Yang Akan Segera Berangkat Pergi Melewati Dapur Dan Dia Melihat Ada Mayat Seorang
Wanita Tergeletak Di Meja. Daging Dari Salah Satu Lengan Telah Dipotoh. Sangat Terkejut Dia Bertanya
Apa Maksud Semua Ini Dan Lalu Dia Mengetahui Apa Yang Dia Makan Semalam. Dia Sangat Menyesal
Pdf By Kang Zusi
Dengan Hal Ini. Air Mata Bercucuran Turun Dari Pipinya Ketika Dia Menaiki Kudanya Dan Pergi Dari
Sana.
“Aku Berharap Dapat Pergi Denganmu.” Kata Liu An, “Tetapi Karena Ibuku Masih Hidup, Aku Tidak Dapat
Pergi Jauh Dari Rumah.”
Liu Bei Berterima Kasih Padanya Dan Melanjutkan Perjalanan. Liu Bei Mengambil Jalan Melewati Kota
Liang Cheng Dan Ketika Mereka Keluar Dari Kota Itu, Mereka Melihat Tidak Jauh Dari Sana Ada Awan
Debu. Ketika Pasukan Itu Mendekat, Mereka Mengetahui Bahwa Itu Adalah Pasukan Cao-Cao Dan Dengan
Mereka Dia Sampai Di Kemah Utama Pasukan Cao-Cao. Cao-Cao Mengeluarkan Air Mata Ketika Dia
Mendengar Cerita Sedih Liu Bei Mengenai Kegelisahannya, Kotanya Yang Jatuh Direbut Lu Bu, Saudara,
Anak Dan Istrinya Yang Nasibnya Tidak Diketahui. Ketika Liu Bei Menceritakan Kepada Cao-Cao
Mengenai Seorang Pemburu Yang Mengorbankan Istrinya Untuk Memberi Mreka Makan, Cao-Cao
Memerintahkan Mengirimkan 1000 Ons Perak Sebagai Hadiah Kepada Pemburu Itu.
Perjalanan Pasukan Dilanjutkan Sampai Ke Ji Bei Dimana Xiahou Yuan Menyambut Mereka. Mereka
Mendengar Bahwa Kakaknya, Xiahou Dun Terluka Parah. Cao-Cao Langsung Masuk Menemui Xiahou Dun
Dan Langsung Memerintahkan Agar Xiahou Dun Dibawa Ke Ibu Kota Xu Chang Dan Diobati Oleh Tabib
Kaisar.
Saat Itu Pengintai Dikirim Untuk Mencari Berita Mengenai Lu Bu, Mereka Kembali Dan Mengatakan, “Lu
Bu Telah Bersekutu Dengan Para Bandit Di Timur Dan Mereka Sekarang Menyerang Yan Zhou.”
Cao-Cao Langsung Mengutus Cao Ren Dengan 3 000 Pasukan Untuk Merebut Xiao Pei, Sementara Dia Dan
Liu Bei Maju Untuk Melawan Lu Bu.
Mereka Menuju Timur, Ketika Mereka Sampai Di Bukit Mangdang Dekat Dengan Celah Xiao, Mereka
Bertemu Dengan Sekelompok Bandit Gunung Berkekuatan 3 0.000 Prajurit Yang Menghalangi Jalan
Mereka. Pimpinannya Adalah Sun Guan, Wu Dun, Yin Li Dan Chang Xi Yang Menaiki Kuda Dan
Memegang Tombak. Xu Chu Diperintahkan Untuk Menghadapi Mereka Ber 4 Dan Langusng Maju Ke
Depan. Pertempuran Berlangsung Singkat Dan Satu Demi Satu Pimpinan Dan Pasukan Musuh Dapat
Dikalahkan.
Pengintai Memberitahukan Pada Lu Bu Yang Pada Saat Itu Berada Di Xu Zhou Dimana Dia Harus Segera
Ke Xiao Pei Untuk Mempertahankan Tempat Itu. Dia Menyerahkan Pertahanan Kota Xu Zhou Kepada Chen
Gui.
Setelah Lu Bu Pergi, Chen Gui Berkata Pada Chen Deng, “Ingat Kata-Kata Cao-Cao, Bahwa Urusan Ditimur
Ada Ditangan Kita. Sekaranglah Saatnya Untuk Lu Bu Mengalami Kekalahan.”
“Ayah, Aku Dapat Menjaga Yang Diluar. Tetapi Ketika Lu Bu Nanti Kembali Dengan Kekalahan, Kau
Harus Mengatur Dengan Mi Zhu Untuk Menahan Dia Diluar Kota. Aku Akan Mencari Cara Untuk Kabur.”
Kata Chen Deng.
“Keluarganya Disini Dan Dia Mempunyai Banyak Teman, Bagaimana Dengan Mereka ?”
“Aku Juga Mempunyai Rencana Untuk Membereskan Hal Ini.”
Lalu Chen Deng Menemui Lu Bu Dan Berkata, “Xu Zhou Akan Dikepung Dan Kota Ini Akan Diserang
Mati-Matian. Kita Harus Menyediakan Jalan Untuk Mundur Dan Aku Menyarankan Untuk Menyimpan
Beras Dan Uang Di Xiapi. Kita Dapat Mundur Kesana Jika Kita Terdesak. Kita Harus Melakukannya
Sekarang.”
“Kata-Kata Mu Benar-Benar Bijaksana. Aku Juga Akan Mengirim Keluargaku Kesana Secepatnya” Kata Lu
Bu.
Pdf By Kang Zusi
Keluarga Itu Pergi Dengan Pengawalan Wei Xu Dan Song Xian Dan Dengan Mereka Dibawa Juga Banyak
Beras, Benda-Benda Berharga Dan Uang.
Pasukan Lu Bu Lalu Melanjutkan Perjalanan Untuk Menahan Pasukan Musuh Sebelum Keluar Dari Celah
Xiao Menuju Xiao Pei. Kira-Kira 1/ 2 Jalan Chen Deng Berkata, “Biarkan Aku Pergi Terlebih Dahulu Unutk
Melihat Keadaan Sehingga Kau Tuanku Dapat Maju Dengan Lebih Percaya Diri.”
Lalu Chen Deng Berpisah Dengan Tuannya Dan Segera Pergi Menuju Celah Bukit Itu Dimana Disana Dia
Diterima Oleh Chen Gong.
Chen Deng Berkata, “Jendral Sangat Heran Mengapa Kau Tidak Segera Maju. Dia Akan Segera Bertanya
Mengenai Hal Itu.”
“Musuh Dalam Jumlah Besar Dan Kita Harus Sangat Berhati-Hati” Kata Chen Gong, “Kita Sedang
Mempertahankan Celah Ini Dan Kau Harus Menasehati Tuan Kita Untuk Menjaga Xiao Pei.”
Chen Deng Berkata, “Kata-Katamu Memang Benar.”
Malam Itu Dia Pergi Ketempat Yang Tinggi Dan Dapat Melihat Pasukan Cao-Cao Yang Telah Sangat Dekat
Dengan Celah Bukit Itu. Lalu Dia Menulis 3 Surat Dan Memasangnya Dipanah Dan Menembakkannya
Kekemah Cao-Cao.
Keesokan Harinya Dia Cepat-Cepat Kembali Kepada Lu Bu Dan Berkata, ” Bandit-Bandit Itu Telah Kalah
Dan Musuh Akan Segera Mencapai Celah Bukit. Tetapi Aku Telah Menyuruh Chen Gong Untuk Bertahan
Disana. Kau Harus Segera Menyerang Malan Ini Dan Menahan Pasukan Cao-Cao.”
“Jika Bukan Karenamu, Celah Itu Pasti Telah Berhasil Dikuasai Musuh.” Kata Lu Bu.
Lalu Chen Deng Kembali Pada Chen Gong Dan Berkata, “Pasukan Cao-Cao Telah Menemukan Jalan Lain
Untuk Keluar Dari Bukit Dan Aku Khawatir Xu Zhou Telah Hilang. Kau Harus Segera Kembali Segera.”
Chen Gong Segera Menarik Pasukannya Dari Celah Itu Dan Meninggalkan Posnya. Lalu Chen Deng
Memberikan Singnal Api.
Lu Bu Yang Melihat Signal Api Dan Adanya Pergerakan Pasukan Di Kegelapan Malam Menyangka Itu
Adalah Pasukan Musuh. Saat Itu Sebenarnya Dia Bertemu Dengan Pasukan Chen Gong Dan Kedua Pasukan
Tidak Saling Mengenali, Pertarungan Sengitpun Terjadi. Hal Ini Berlangsung Hingga Pagi Menjelang
Dimana Mereka Akhirnya Sadar Apa Yang Terjadi.
Ketika Hal Ini Sedang Berlangsung, Cao-Cao Yang Telah Melihat Signal Itu Segera Memajukan Pasukannya
Secepat Mungkin. Para Bandit-Bandit Yang Masih Mempertahankan Celah Itu Akhirnya Dengan Mudah
Dapat Dikalahkan.
Ketika Hari Menjelang Pagi Dan Tipuan Itu Diketahui, Lu Bu Dan Chen Gong Bersama Menuju Xu Zhou.
Tetapi Ketika Mereka Tiba Dan Memerintahkan Untuk Gerbang Agar Diturunkan, Para Prajurit Disana
Bukannya Menurunkan Gerbang Tetapi Menembaki Mereka Dengan Panah.
Pada Saat Itu Mi Zhu Muncul Dan Berkata,”Kau Mencuri Kota Tuan Kamu Dan Sekarang Kami Akan
Mengembalikan Kota Ini Padanya. Kau Tidak Akan Masuk Kesini Lagi !”
“Dimana Chen Gui ?” Teriak Lu Bu Dengan Marah.
“Kami Telah Membunuhnya !” Jawabnya.
“Dimana Chen Deng ?” Tanya Lu Bu Kepada Chen Gong.
Pdf By Kang Zusi
“Kau Masih Tidak Dapat Melihat Jendral, Kita Telah Ditipu Olehnya !”
Lu Bu Memerintahkan Mereka Untuk Memeriksa Seluruh Barisan, Tetapi Chen Deng Tidak Ditemukan.
Lalu Mereka Memutuskan Pergi Ke Xiao Pei. Tetapi Baru 1/ 2 Jalan Kesana Mereka Menemukan Pasukan
Dibawah Gao Shun Dan Zhang Liao.
Mereka Berkata, “Chen Deng Datang Kepada Kami Dan Berkata Bahwa Kau Jendral Sedang Terkepung Dan
Membutuhkan Bantuan, Jadi Kami Kemari Dengan Segera.”
“Tipuan Lain Oleh Manusia Laknat Itu !!” Kata Lu Bu, “Dia Akan Mati Untuk Hal Ini.”
Mereka Semua Kembali Dengan Kecepatan Penuh Menuju Xiao Pei, Ketika Mereka Sudah Dekat Mereka
Melihat Bendera Musuh Teah Berkibar Di Kota Itu. Kota Itu Telah Direbut Oleh Cao Ren.
Ketika Lu Bu Maju Kedepan, Chen Deng Sendiri Muncul Dan Menunjuk Lu Bu, “Apakah Kau Pikir Aku,
Menteri Dari Dinasti Han Akan Melayani Pemberontak Sepertimu ?”
Lu Bu Yang Sedang Sangat Marah Akan Menyerang Mati-Matian, Tetapi Kemudian Ada Suara-Suara
Berisik Terdengar Dan Pasukan Muncul Dari Belakang. Pasukan Itu Dipimpin Oleh Zhang Fei. Gao Shun
Segera Menghadapi Pasukan Zhang Fei Tetapi Dia Tidak Berhasil. Lu Bu Langsung Membantunya, Lalu
Tiba-Tiba Pasukan Lain Muncul Dan Kali Ini Pemimpinnya Adalah Cao-Cao Sendiri Dan Pasukannya
Dengan Kecepatan Tinggi Mendekat. Melihat Tidak Ada Harapan Untuk Menang, Lu Bu Pergi Kesebelah
Timur Dengan Cao-Cao Yang Mengejar. Pasukan Lu Bu Terus Mundur Sampai Mereka Semua Kelelahan.
Lalu Muncul Pasukan Baru Yang Dipimpin Guan Yu. Memegang Tombaknya Dia Berkata, “Jangan Lari
Kau Lu Bu, Guan Yu Telah Menunggumu !”
Lu Bu Memimpin Pasukannnya Melawan. Dia Sangat Panuik Dan Tidak Mengetahui Apa Yang Terjadi.
Dan Segera Pasukan Zhang Fei Muncul Dari Belakang. Dengan Mati-Matian Lu Bu Dan Pasukannya
Berusaha Menerobos Kepungan Mereka Dan Berhasil. Mereka Segera Menuju Xia Pi Secepat Mereka Dapat
Bergerak. Dan Hou Cheng Keluar Dari Dalam Kota Untuk Menahan Pengejar Dan Memberikan Kesempatan
Lu Bu Untuk Masuk Kota.
Kedua Saudara Itu Akhirnya Bersama Lagi Setelah Terpisah, Guan Yu Dan Zhang Fei Kedua Nya Saling
Mengeluarkan Air Mata Kebahagiaan Dan Saling Menceritakan Apa Yang Mereka Alami Ketika Mereka
Berpisah.
“Aku Sedang Berada Di Jalan Menuju Hai Zhou Ketika Aku Mendengar Tentangmu.” Kata Guan Yu, “Aku
Langsung Segera Menuju Tempat Ini.”
“Dan Aku Sedang Berkemah Di Bukit Mangdang Untuk Waktu Yang Cukup Lama. Ini Adalah Sebuah
Kebahagiaan Kita Dapat Bersama Lagi.”
Lalu Mereka Pergi Bersama Untuk Menemui Kakak Tertua Mereka Dan Mereka Ber3 Lalu Berkumpul Lagi
Bersama. Didalam Hati Liu Bei Senang Dan Sedih Bercampur Aduk. Kemudian Liu Bei Memperkenalkan
Mereka Pada Cao-Cao Dan Dengan Mereka Dan Bersama Cao-Cao Dia Pergi Ke Kota Xu Zhou Yang Baru
Saja Direbut.
Mi Zhu Segera Datang Menyambut Dan Memberitahukan Mengenai Keadaan Keluarga Liu Bei Yang
Aman-Aman Saja. Dan Chen Gui Serta Chen Deng Di Berikan Ucapan Terima Kasih Dari Mereka Semua.
Sebuah Perayaan Besar-Besaran Disiapkan Untuk Merayakan Kemenangan Ini. Cao-Cao Bertindak Selaku
Tuan Rumah, Chen Gui Dan Liu Bei Menjadi Tamu Kehormatan. Di Akhir Acara Perjamuan Ini, Cao-Cao
Menyerahkan Penguasaan Atas 10 Desa Kepada Chen Deng Dan Chen Gui Dan Juga Memberikan Gelar
Untuk Chen Deng, Jendral Yang Menenangkan Ombak.
Pdf By Kang Zusi
Cao-Cao Sangat Senang Dengan Keberhasilan Ini Dan Dengan Segera Membuat Rencana Untuk Merebut
Xia Pi, Satu-Satu Daerah Yang Tersisa Milik Lu Bu.
Cheng Yu Menolak Usul Cao-Cao Untuk Segera Menyerang Xia Pi.
“Jika Lu Bu Ditekan Terlalu Keras, Dia Akan Seperti Harimau Terluka Dan Itu Akan Membahayakan Serta
Dia Dapat Bersekutu Dengan Musuh Kita Yuan Shu Dan Hal Itu Akan Mengakibatkan Posisi Kita Terjepit
Diantara 2 Serigala Buas. Lebih Baik Kirim Orang Untuk Menjaga Selatan Sungai Huai, Hal Itu Dapat
Menjagamu Dari Lu Bu Disatu Sisi Dan Menahan Yuan Shu Disisi-Sisi Lain. Juga Bandit-Bandit Gunung
Hua Shan Juga Masih Ada Dan Mengancam Kekuatan Kita Di Timur, Mereka Harus Diperhatikan Agar
Tidak Membuat Masalah.”
Cao-Cao Berkata, “Aku Dapat Menjaga Seluruh Gunung Hua Shan Dan Aku Akan Meminta Liu Bei
Mengurus Daerah Selatan.”
“Dapatkah Aku Menolak Perintahmu ?” Tanya Liu Bei Dengan Tersenyum Seraya Menerima Penugasan Ini.
Liu Bei Meninggalkan Mi Zhu Dan Jian Yong Di Xu Zhou, Beserta Guan Yu, Zhang Fei Dan Sun Qian Dia
Menjaga Daerah Selatan Untuk Dapat Membantu Cao-Cao Menyerang Guan Yu Dan Berjaga-Jaga
Terhadapi Yuan Shu.
Cao-Cao Mengerahkan Pasukannya Menuju Xia Pi.
Lu Bu Tidak Khawtir Berada Di Xia Pi. Dia Mempunyai Banyak Persediaan Makanan, Dan Dia
Mendapatkan Perlindungan Sungai Si, Sehingga Dia Hanya Duduk Tenang-Tenang Saja. Dia Membiarkan
Tentara Cao-Cao Mendekat Tanpa Melakukan Banyak Tindakan.
“Kau Harus Menyerang Tentara Cao-Cao Setelah Mereka Tiba Dan Sebelum Mereka Membuat Kemah Dan
Pertahanan. Mereka Sekarang Hanya Mempunyai Tentara Yang Kelelahan Dan Dapat Kau Hancurkan
Dengan Tentaramu Yang Segar Bugar. Dan Kau Pasti Dapat Mengalahkan Mereka.” Kata Chen Gong.
Tetapi Lu Bu Menjawab, “Aku Telah Menderita Banyak Kekalahan Belakangan Ini Dan Tidak Ingin
Mengambil Resiko. Tunggu Sampai Mereka Benar-Benar Menyerang Dan Kau Akan Melihat Mereka
Mengambang Di Air.”
Lu Bu Tidak Mengindahkan Nasehat Chen Gong Dan Menunggu Hingga Musuh Telah Selesai Membuat
Kemah. Setelah Ini Selesai, Penyerang Langsung Maju Menuju Kota. Dari Bawah Tembok Kota, Cao-Cao
Memanggil Lu Bu Untuk Mendengarkan Dia Bicara. Lu Bu Menuju Atas Tembok Dimana Dia Berdiri.
Cao-Cao Memanggilnya Dan Berkata, “Ketika Aku Mendengar Keluargamu Dan Yuan Shu Akan Menjadi
Satu Melalui Pernikahan, Aku Mengirim Tentara Untuk Menyerangmu. Yuan Shu Bersalah Karena
Pengkhianatan, Sementara Kau Mempunyau Jasa Dalam Membantu Menghancurkan Dong Zhuo. Untuk
Alasan Apa Kau Mengorbankan Jasa-Jasamu Itu Dan Memberontak ? Kau Akan Terlambat Untuk Menyesal
Jika Kota Ini Telah Kurebut. Tetapi Jika Kau Menyerah Sekarang Dan Membantuku Mendukung Dinasti
Han, Kau Tidak Akan Kehilangan Jabatanmu.”
Lu Bu Menjawab ,”Jika Perdana Menteri Mau Mundur, Mungkin Kita Akan Dapat Mendiskusikan Masalah
Itu.”
Tetapi Chen Gong, Berdiri Dekat Dengan Lu Bu, Mulai Mengatai Cao-Cao Pemberontak Dan Menembakan
Panah Yang Mengenai Ujung Helmnya.
“Aku Bersumpah Akan Membunuh Mu !” Teriak Cao-Cao Mengarahkan Jarinya Pada Chen Gong.
Lalu Pengepungan Dan Penyerangan Terhadap Tembok Kotapun Dimulai.
Pdf By Kang Zusi
“Mereka Telah Datang Dari Jauh Dan Tidak Akan Dapat Bertahan Lama” Kata Chen Gong, “Jendral,
Pergilah Keluar Membawa Prajuritmu Dan Berkemahlah Disana. Aku Mengatur Pertahanan Dari Dalam
Kota. Jika Dia Menyerangmu, Aku Akan Keluar Dan Menyerang Pasukan Belakang Mereka. Jika Dia
Menyerang Kota, Kau Dapat Datang Dan Membantuku Dan Menyerang Samping Pasukannya. Dalam 10
Hari Persediaan Makanan Mereka Akan Habis Dan Ktia Dapat Menghancurkan Mereka. Ini Akan
Menempatkan Mereka Di Ujung Tanduk.”
“Saran Ini Bagus Sekali. “Kata Lu Bu.
Lu Bu Kembali Ke Kediamannya Dan Menyiapkan Pasukannya. Saat Itu Sedang Musim Dingin. Lady Yan,
Istrinya Mendengar Hal Itu Dan Bertanya Mengapa Dia Terburu-Buru Pergi. Lu Bu Berkata Ini Adalah
Rencana Chen Gong.
Wanita Itu Berkata, “Tuanku, Kau Meninggalkan Kota, Meninggalkan Istrimu Dan Anakmu. Apabila Ada
Hal-Hal Buruk Terjadi Apakah Aku Akan Bertemu Dengan Mu Lagi ?”
Lu Bu Ragu-Ragu Dan Untuk 3 Hari Dia Tidak Menggerakan Pasukannya.
Lalu Chen Gong Datang Dan Menemui Dia Lagi Dan Berkata, “Musuh Telah Hampir Mengepung Kota Dan
Jika Kau Tidak Pergi Sekarang, Kita Akan Cukup Terdesak.”
“Aku Berpikir Mungkin Akan Lebih Baik Untuk Tetap Bertahan Dan Tidak Keluar ” Kata Lu Bu.
“Musuh Sedang Kekuarangan Makanan Dan Mereka Sedang Menunggu Bantuan Dari Xu Chang. Bantuan
Akan Segera Datang Dan Kau Harus Pergi Keluar Beserta Prajuritmu Untuk Mencegat Bantuan Mereka. Hal
Itu Akan Memberikan Mereka Pukulan Telak.”
Lu Bu Setuju Dan Pergi Untuk Memberitahukan Pada Istrinya Mengenai Rencana Baru Ini.
Istrinya Tidak Setuju Dan Berkata, “Jika Kau Pergi, Kau Pikir Chen Gong Dan Yang Lain Dapat Menjaga
Kota Ini ? Jika Sesuatu Yang Salah Terjadi, Kau Akan Sangat Menyesal. Kau Telah Meningalkanku Di
Chang An Dan Hanya Karena Kebaikan Hati Pang Shu Aku Dapat Selamat. Tetapi Pergilah Dan Tidak Usah
Pikirkan Aku.”
Istrinya Menangis Dengan Tersedu-Sedu.
Lu Bu Sangat Sedih Dan Sekarang Akan Berpmaitan Dengan Diao Chan, “Kau Adalah Tuanku Dan
Hidupku. Kau Tidak Boleh Ceroboh Dan Keluar Sendiri.”
“Kau Tidak Perlu Takut, Dengan Tombak Dan Kudaku Ini, Siapa Yang Berani Mendekatiku ?”
Dia Pergi Keluar Tetapi Ketika Bertemu Chen Gong Dia Berkata,”Cerita Mengenai Bantuan Untuk Cao-Cao
Adalah Bohong, Ini Adalah Salah Satu Taktiknya, Aku Tidak Akan Terpengaruh !”
Chen Gong Merasa Bahwa Semua Telah Hancur Dan Kalah.
“Kita Akan Mati Dan Tidak Akan Ada Yang Tahu Makam Kita.”,Katanya.
Lalu Lu Bu Tepat Berada Dia Kediamannya Bersama Istri-Istrinya, Dia Minum-Minum Untuk Melupakan
Kesedihannya.
Kedua Penasehatnya Xu Si Dan Wang Kai Masuk Dan Mengusulkan, “Yuan Shu Diselatan Dari Sungai
Huai Sangat Kuat. Kenapa Tidak Menulis Surat Padanya Dan Memperbaharui Persekutuan Kedua Keluarga
Dengan Menikahkah Putrimu ? Yuan Shu Pasti Akan Menerimanya Dan Membantumu Dengan Alasan
Menyelamatkan Tunangan Anaknya Itu.”
Pdf By Kang Zusi
Lalu Lu Bu Menulis Surat Dan Memerintahkan Kedua Orang Itu Mengantarkannya.
Xu Si Berkata, “Kau Harus Mengirimkan Pasukan Kuat Untuk Mengawal Kami.”
Lalu Lu Bu Memerintahkan 1.000 Pasukan Dan Kedua Jendralnya Zhang Liao Dan He Meng Untuk
Mengawal Utusan Itu. Mereka Mulai Malam Hari Dan Zhang Liao Memimpin Didepan Dan He Meng
Dibelakang. Mereka Keluar Dari Kota, Dan Mengitari Kemah Liu Bei Dan Berhasil Keluar Dari Daerah
Berbahaya. Lalu 1/ 2 Dari Rombongan Itu Melanjutkan Perjalanan Dan 1/ 2 Nya Lagi Kembali Kedalam
Kota Dipimpin Oleh Zhang Liao. Ditengah Perjalanan Kembali Dia Menemukan Guan Yu Yang Berjaga,
Pada Saat Itu Gao Shun Datang Membawa Bantuan Dan Mereka Berhasil Kembali Kedalam Kota.
Kedua Utusan Ini Akhirnya Sampai Di Shou Chun, Mereka Menyerahkan Surat Mereka Pada Yuan Shu.
“Bagaimana Ini ?” Kata Yuan Shu, “Sebelumnya Dia Memenggal Utusanku Dan Menolak Pernikahan Ini.
Sekarang Dia Mengirim Utusan Untuk Bertanya Masalah Ini.”
“Ini Adalah Karena Rencana Jahat Cao-Cao. Aku Harap Kau, Tuan Yang Mulia, Dapat Mempertimbangkan
Hal Ini Dengan Hati-Hati.” Jawab Xu Si.
“Tetapi Jika Tuanmu Tidak Terdesak Oleh Musuh Dan Dalam Keadaan Kritis, Apakah Dia Akan Berpikir
Untuk Memperbaharui Proposal Pernikahan Ini ?”
Utusan Itu Berkata, “Kau Boleh Memutuskan Untuk Tidak Menolong Dirinya, Tetapi Gigi Akan Kedinginan
Jika Bibir Telah Hilang. Hal Ini Akan Menyebabkan Kau Tidak Nyaman Dan Akan Terancam.”
Kata Yuan Shu ,” Lu Bu Tidak Dapat Di Percaya, Katakan Padanya Aku Akan Mengirimkan Pasukan
Setelah Gadis Itu Tiba Disini.”
Kedua Utusan Itu Akhirnya Kembali Ke Xia Pi.
Ketika Rombongan Itu Mencapai Kemah Liu Bei, Xu Si Memutuskan, “Kita Haurs Menunggu Malam Tiba,
Kau Dan Aku Akan Melewati Tempat Ini Dalam Kegelapan, He Meng Dan Pasukannya Berjaga Dibelakang
Kita.”
Utusan Itu Berhasil Melewati Kemah Liu Bei Tanpa Diketahui, Tetapi Pengawalan Mereka Yang Dipimpin
Oleh He Meng Berhasil Dicegat Zhang Fei. He Meng Mencoba Melawan Tapi Akhirnya Tertangkap Dalam
Satu Jurus Saja. Dan Dari 500 Pasukannya Lebih Dari 1/ 2 Nya Terbunuh Atau Kabur.
Tawanan Itu Dibawa Menemui Liu Bei Yang Langsung Membawanya Kekemah Utama. Disana Dia
Mencertiakan Mengenai Apa Yang Dilakukannya Dan Tugasnya Mengawal Utusan Ke Yuan Shu. Cao-Cao
Sangat Marah Dan Memerintahkan Memenggal Kepala He Meng.
Lalu Cao-Cao Mengeluarkan Perintah Untuk Setiap Kemah Agar Mereka Waspada Dan Akan Dihukum
Dengan Hukuman Berat Apabila Mereka Mengijinkan Komunikasi Antara Orang Didalam Kota Dengan
Dunia Luar.
Liu Bei Kembali Kekemah Dan Memperingatkan Saudaranya Seraya Berkata,”Kita Berada Ditempat Yang
Paling Penting Sebagai Perbatasan Dengan Selatan Sungau Huai Dan Kalian Harus Berhati-Hati Agar Tidak
Melanggar Aturan Ini.”
Zhang Fei Menggerutu, “Kita Baru Saja Menangkap Seorang Pemimpin Musuh Dan Tidak Ada Ucapan
Pujian Ataupun Hadiah Untuk Kita. Tidak Ada Apa-Apa Sama Sekali Tetapi Hanya Perintah Baru Dan
Ancaman.”
Pdf By Kang Zusi
“Kau Salah Jika Menggerutu Tentang Itu.” Kata Liu Bei, “Ini Adalah Perintah Pimpinan Utama, Dan Apa
Yang Terjadi Jika Kita Tidak Menuruti Perintah ? Janagan Melanggar Perintah Itu Adikku.”
Mereka Berjanji Taat Dan Pergi. Sementara Itu Xu Si Dan Wang Kai Yang Telah Berhasil Kembali Pada Lu
Bu Memberitahukan Apa Yang Dikatakan Yuan Shu.
“Tetapi Bagaimana Dia Dapat Dikirimkan ?” Kata Lu Bu.
Xu Si Berkata, “He Meng Telah Ditangkap Oleh Cao-Cao, Jadi Kita Berasumsi Cao-Cao Telah Mengetahui
Seluruh Rencana Kita Meminta Bantuan Dari Selatan Sungai Huai. Aku Tidak Melihat Orang Lain Kecuali
Dirimu Yang Dapat Diharapkan Untuk Melewati Pengepungan Ini.”
“Bagaimana Jika Kita Coba Hari Ini Juga ?” Tanya Lu Bu.
“Ini Adalah Hari Yang Buruk. Kau Tidak Boleh Mencobanya Hari Ini, Esok Adalah Hari Yang Baik.”
Lalu Lu Bu Memerintahkan Zhang Liao Dan Gao Shun, “Siapkan 3 000 Pasukan Untuk Berangkat, Dan
Siapkan Juga Tandu Yang Ringan. Aku Akan Memimpin 70 Km Pertama, Lalu Kalian Akan Mengawal
Putriku Sampai Ketempat Yuan Shu”
Esok Malamnya Lu Bu Membawa Putrinya Dan Memakaikannya Baju Zirah Dan Membawanya
Bersamanya Di Belakang Kudanya. Lalu Dengan Tombaknya, Dia Mengendarai Kuda Merahnya Dia Pergi
Keluar Kota Diikuti Oleh Zhang Liao Dan Gao Shun.
Mereka Akhirnya Sampai Didekat Kemah Liu Bei. Drum Dan Gong Berbunyi Dan Guan Yu Dan Zhang Fei
Menghalangi Jalan Mereka.
“Berhenti !” Teriak Mereka.
Lu Bu Tidak Mempunyai Keinginan Untuk Bertarung, Dia Hanya Ingin Menembus Blokade Merela.
Walaupun Dia Berani Dan Kuat Tetapi Karena Dia Membawa Putrinya Dibelakang Kudanya Maka Dia
Tidak Leluasa Bertarung. Akhirnya Dia Terpaksa Kembali Kedalam Kotanya Xia Pi. Dia Pulang Dengan
Hati Yang Sedih. Sedangkan Guan Yu Dan Zhang Fei Kembali Kekemah Mereka Dengan Senang Karena
Mereka Berhasil Menjalankan Tugas.
Lu Bu Akhirnya Sering Minum-Minum. Pengepungan Telah Berlangsung Selama 2 Bulan Dan Kota Masih
Tidak Dapat Ditundukan. Kemudian Mereka Mendengar Zhang Yang, Gubernur He Nei, Ingin Membantu
Lu Bu Tetapi Salah Satu Bawahannya Yang Chou Membunuhnya Dan Membawa Kepalanya Kepada CaoCao. Ketika Yang Chou Juga Akhrinya Dibunuh Dan Kepalanya Di Penggal Oleh Kui Gu, Salah Satu
Pengikut Setia Gubernur. Kui Gu Akhirnya Membawa Pasukannya Menuju Dai Cheng.
Didalam Perkemahan Cao-Cao Sekarang Pasukan Sudah Mulai Menggerutu. Cao-Cao Mengirim Shu Huan
Untuk Mencegat Dan Membunuh Kui Gu.
Lalu Dia Mengadakan Rapat Dan Berkata, “Walaupun Zhang Yang, Yang Bermaksud Menyakiti Kita, Telah
Tidak Ada Lagi. Tetapi Kita Terancam Dengan Keberadaan Yuan Shao Diutara Dan Di Barat Oleh Liu Biao
Dan Zhang Xiu. Sekarang Kita Disini Tidak Berhasil Untuk Mendapatkan Kota Xia Pi. Kita Akan Pergi
Meninggalkan Lu Bu Dan Membiarkan Nasib Mengurus Lu Bu. Apa Yang Kalian Pikirkan Mengenai
Rencana Ini ?”
Xun You Langsung Bangkit Dan Menentang Ide Ini, “Kau Tidak Boleh Bertindak Seperti Itu. Lu Bu Telah
Banyak Kalah Dan Sekarang Semangatnya Sedang Hancur. Semangat Seorang Pemimpin Mencerminkan
Kekuatan Tentaranya Dan Ketika Pemimpin Jatuh, Prajuritnya Tidak Akan Bertarung. Chen Gong Sangat
Pintar Tetapi Dia Tidak Bisa Melakukan Apa-Apa. Lu Bu Tertekan Dan Chen Gong Tdk Dapat Membuat
Keputusan. Kita Hanya Perlu Satu Serangan Pemungkas Dan Selesailah Sudah.

“Aku Punya Usul” Kata Guo Jia, “Sebuah Rencana Untuk Mendapatkan Kota Segera. Rencana Ini Lebih
Kuat Dari Pada Pasukan Berkekuatan 2 00.000 Tentara.”
“Aku Berpikir Maksudmu Adalah Menengelamkan Kota Dengan Sungai Si Dan Yi” Jawab Xun Yu.
“Ya, Benar Sekali.” Jawab Guo Jia Sambil Tersenyum.
Cao-Cao Menyetujui Rencana Itu Dan Segera Memerintahkan Pasukannya Untuk Mengalihkan Aliran
Sungai. Dan Memindahkan Perkemahan Mereka Keatas Bukit Dimana Mereka Dapat Melihat Kota Xia Pi
Terkepung Banjir Dan Hanya Gerbang Timur Yang Dibiarkan Kering.
Pasukan Yang Bertahan Segera Memberitahukan Hal Ini Pada Lu Bu.
Lu Bu Berkata, “Apa Yang Harus Kutakutkan ? Kudaku Dapat Melewati Air Seperti Itu Adalah Tanah.”
Dan Dia Kemudian Kembali Meminum Arak Agar Tidak Merasa Sedih. Dia Minum Bersama Istrinya Dan
Selirnya.
Suatu Hari Ketika Sedang Minum Lu Bu Melihat Dirinya Dicermin Dan Dia Terkejut Atas Perubahan Yang
Terjadi Dan Berkata, “Aku Menyakiti Diriku Sendiri Dengan Arak. Tidak Ada Arak Lagi Mulai Hari Ini !”
Dia Lalu Memerintahkan Agar Tidak Ada Yang Minum Arak Atau Mereka Akan Dihukum Mati.
Sekarang Salah Satu Jendralnya Hou Cheng Kehilangan 15 Kuda Yang Dicuri Oleh Bawahannya Hou Cao
Yang Berencana Unutk Menjual Mereka Pada Liu Bei. Hou Cheng Menemukan Dimana Kuda-Kuda Itu
Disimpan Dan Kemudian Dia Mengambil Kembali Serta Membunuh Hou Cao. Teman-Teman Hou Cheng
Lalu Merayakannya Dan Mereka Memanaskan Beberapa Barel Arak Untuk Diminum Dalam Perjamuan Itu.
Tetapi Berpikir Bahwa Tuannya Mungkin Akan Menyalahkan Dirinya, Hou Cheng Lalu Mengirim Sebotol
Arak Ketempat Lu Bu Dan Menjelaskan, “Dengan Kebajikanmu Dan Kehebatanmu Dimedan Perang. Aku
Telah Menemukan Kembali Kuda-Kuda Ku Dan Karena Beberapa Teman-Teman Ku Datang Untuk
Memberi Selamat. Aku Memanaskan Beberapa Botol Arak, Pertama Untuk Diserahkan Padamu Tuanku Dan
Kedua Untuk Meminta Ijin Agar Dapat Mengeluarkan Sedikit Arak Untuk Perjamuanku.”
Lu Bu Langsung Marah ,”Ketika Aku Telah Melarang Semua Untuk Meminum Arak, Kau Membawanya
Padaku Dan Akan Meminum Arak Di Perjamuanmu. Kau Telah Berani Melawanku !”
Lalu Lu Bu Memerintahkan Dia Agar Segera Dibawa Keluar Dan Dipenggal. Tetapi Song Xian, Wei Xu
Dan Para Pejabat Lainnya Datang Untuk Memohon Pengampunan Dan Lu Bu Akhirnya Mengampuni.
“Kau Seharusnya Telah Kehilangan Kepalamu Untuk Ketidak Patuhanmu, Tetapi Karena Teman-Temanmu
Ini Aku Akan Mengurangi Hukumanmu Menjadi 100 Pukulan Saja.”
Mereka Semua Kemudian Memohion Lagi Tetapi Hanya Berhasil Mengurangi Hukuman Menjadi 50
Pukulan Saja.
Ketika Hukuman Telah Dijaankan Dan Hou Cheng Diijinkan Balik Kerumah. Koleganya Datang Dengan
Sedih Untuk Menenangkan Hatinya.
“Jika Itu Bukan Karena Mereka, Aku Telah Dihukum Mati Saat Ini.” Kata Hou Cheng.
Song Xian Menjawab, “Yang Lu Bu Pentingkan Hanyalah Keluarganya, Dia Tidak Mempunyai Belas Kasih
Untuk Orang Lain. Kita Tidak Lebih Dari Rumput Dipinggir Jalan Baginya.”
Pdf By Kang Zusi
Wei Xu Berkata, “Kota Ini Dikepung Dan Air Akan Menenggelamkan Kita. Kita Dapat Saja Mati Setiap
Saat Karena Kedua Hal Ini.”
“Dia Adalah Binatang Buas, Tidak Mempunyai Rasa Kemanusiaan Ataupun Rasa Kebenaran. Mari Kita
Tinggalkan Dia,” Kata Song Xian.
“Dia Tidak Layak Untuk Kita Layani. Yang Terbaik Dapat Kita Lakukan Adalah Menangkapnya Dan
Menyerahkannya Pada Cao-Cao.” Kata Wei Xu.
“Aku Dihukum Karena Aku Mendapatkan Kembali Kudaku, Tetapi Dia Hanya Mempercayai Kuda
Merahnya Itu. Jika Kalian Berdua Akan Membuka Gerbang Dan Menangkap Lu Bu, Aku Akan Mencuri
Kudanya Dan Pergi Kekemah Cao-Cao.”
Mereka Kemudian Menyetujui Rencana Itu. Dan Pada Malam Harinya Hou Cheng Sembunyi2 Menuju Istal
Kuda Dan Mengambil Kuda Lu Bu Itu. Dia Segera Dengan Cepat Keluar Dari Gerbang Timur.
Hou Cheng Segera Sampai Dikemah Cao-Cao Dan Memberitahukan Pada Cao-Cao Apa Yang Telah
Direncanakan. Mereka Akan Mengibarkan Bendera Putih Dan Membuka Gerbang. Mendengar Hal Ini CaoCao Membuat Beberapa Pemberitahuan Yang Dia Ikatkan Dipanah Dan Ditembakan Melewati Kota.
“Perdana Menteri Cao-Cao Telah Menerima Perintah Dari Kaisar Untuk Menghancurkan Lu Bu. Mereka
Yang Menghalangi, Apapun Pangkat Mereka, Akan Segera Dihukum Mati Dihari Dimana Kota Telah
Direbut. Jika Ada Bisa Menangkap Lu Bu Atau Membawa Kepalanya Akan Segera Diberi Hadiah Besar.
Harap Semua Memperhatikan Hal Ini.”
Keesokan Harinya Ada Keributan Terdengar Dari Luar Tembok Kota. Lu Bu Membawa Tombaknya Segera
Menuju Tembok Kota Dan Melihat Apa Yang Terjadi. Dari Gerabang Ke Gerbang Dia Menanyai OrangOrang Dan Menemukan Bahwa Wei Xu Membiarkan Hou Cheng Lepas Dan Lari Dengan Kudanya. Lu Bu
Mengancam Akan Menghukum Wei Xu. Tetapi Tiba-Tiba Saja, Pasukan Cao-Cao Segera Menyerang
Tembok Kota Dan Lu Bu Harus Mengerahkan Semua Energinya Untuk Menjaga Pertahanan. Penyerangan
Berlangsung Sampai Sore Hari. Ketika Penyerangan Mundur Lu Bu Akhirnya Beristirahat.
Lu Bu Beristirahat Di Salah Satu Menara Dan Tertidur Di Kursi. Song Xian Menyuruh Pengawal Lu Bu
Pergi. Ketika Mereka Telah Pergi Dia Mencuri Senjata Lu Bu. Lalu Song Xian Dan Wei Xu Mengikat Lu Bu
Dengan Tali Yang Biasa Dipakai Mengangkat Batu. Lu Bu Yang Langsung Bangun Tidak Sempat Melawan
Karena Kondisinya Yang 1/ 2 Sadar Dan Akhirnya Berhasil Di Ikat. Lu Bu Berteriak Untuk Pengawalnya,
Tetapi Mereka Telah Disuruh Pergi Oleh Kedua Jendral Itu. Lalu Bendera Putih Dikibarkan Dan Pasukan
Pengepung Mendekati Kota Lagi.
Song Xian Berteriak, “Lu Bu Telah Ditangkap Hidup-Hidup.”
Tetapi Xiahou Yuan Tidak Mempercayai Hal Itu Sampai Mereka Melemparkan Tombak Lu Bu Ketanah.
Dan Pasukan Cao-Cao Pun Masuk Kekota. Gao Shun Dan Zhang Liao, Yang Berada Pada Gerbang Yang
Lain Langsung Terkepung Dan Merekapun Tertangkap. Chen Gong Yang Segera Berusaha Pergi Juga
Tertangkap Oleh Xu Huang. Kemudian Cao-Cao Memasuki Kota Dan Segera Memerintahkan Agar Aliran
Sungai Dikembalikan Ke Jalurnya Semula. Dia Mengeluarkan Pernyataan Untuk Menenangkan Rakyat.
Cao-Cao Dan Liu Bei Duduk Berdampingan Di Menara Gerbang Putih. Guan Yu Dan Zhang Fei Berada
Dibelakang Liu Bei Berdiri Seperti Biasa. Para Tawanan Dibawa Kehadapan Mereka. Lu Bu Tampak Seperti
Orang Yang Patut Dikasihani. Walaupun Dia Orang Yang Tinggi Dia Terikat Penuh Dan Dikakinya
Diberikan Bola Besi Sebagai Pemberat.
“Ikatan Ini Terlalu Kencang ” Teriak Dia, “Aku Harap Kau Melonggarkannya Sedikit !”
“Mengikat Harimau Harus Mengikat Dengan Kencang Jika Tidak Dia Akan Lepas. “, Jawab Cao-Cao.
Pdf By Kang Zusi
Melihat Hou Cheng, Song Xian Dan Wei Xu Berdiri Disana Dan Tersenyum Karena Keberhasilan Mereka.
Lu Bu Berkata, “Aku Memperlakukan Kalian Dengan Baik. Kenapa Kalian Mengkhianatiku ?”
Kata Song Xian, “Kau Hanya Mendengarkan Kata-Kata Dari Wanitamu Tetapi Menolak Nasehat Dari
Jenderal-Jenderalmu. Apakah Hal Itu Tidak Dapat Dijadikan Maksud ?”
Lu Bu Terdiam Kemudia Gao Shun Dibawa Maju.
“Apa Yang Mau Kau Katakan ?” Tanya Cao-Cao.
Gao Shun Tidak Berkata Apa-Apa Dan Dai Diperintahkan Untuk Dibawa Keluar Dan Dipenggal.
Kemudia Chen Gong Dibawa Masuk.
“Aku Harap Kau Tetap Baik-Baik Saja Sejak Terakhir Kali Kita Bertemu ,Chen Gong ?” Kata Cao-Cao.
“Kau Terlalu Kejam Dan Karena Itu Aku Meninggalkanmu.” Jawab Chen Gong.
“Kau Bilang Aku Kejam Dan Mengapa Kau Melayani Lu Bu ?”
“Walaupun Dia Bodoh, Tetapi Dia Tidak Dapat Dibandingkan Denganmu Dalam Hal Kelicikan Dan
Kekejaman.”
“Kau Bilang Kau Adalah Orang Yang Bijak Dan Pintar, Tetapi Lihatlah Dirimu Sekarang ?” Kata Cao-Cao.
Sambil Melihat Lu Bu, Chen Gong Berkata,”Jika Saja Orang Ini Mengikuti Nasehatku Maka Dia Tidak
Akan Tertawan Sekarang Ini.”
“Apa Yang Kau Pikirkan Mengenai Itu Hari Ini ?” Kata Cao-Cao.
“Hanya Ada Kematian Bagiku Hari Ini Dan Itu Adalah Akhir Bagiku !” Kata Chen Gong Tanpa Bergeming.
“Mungkin Baik Bagimu, Tetapi Bagaimana Dengan Ibu, Istri Dan Anak-Anakmu ?”
“Pepatah Mengatakan, Yang Berkuasa Dan Mengerti Mengenai Bakti Anak Kepada Orang Tua Tidak Akan
Menyakiti Keluarga Seseorang. Seseorang Yang Menunjukan Kasih Sayang Tidak Akan Menghancurkan
Makan Orang Lain. Ibu Dan Istriku Serta Anakku Sekarang Berada Ditanganmu. Tetapi Karena Aku
Tawananmu, Aku Harap Kau Segera Membunuhku Secepatnya Dan Tidak Berusaha Mempengaruhi
Perasaanku.”
Hati Cao-Cao Masih Ingin Mengampuni, Tetapi Chen Gong Bebalik Dan Berjalan, Dan Tidak
Menghiraukan Orang-Orang Disana Yang Memohon Dia Untuk Berbalik Dan Meminta Ampun Pada CaoCao. Cao-Cao Berdiri Dari Tempatnya Dan Berjalan Bersama Chen Gong, Air Mata Keluar Dari Matanya.
Chen Gong Tidak Mau Melihatnya.
Lalu Kepada Pengawalnya Cao-Cao Berkata, “Ibu Dan Keluarga Dari Chen Gong Harus Dipindahkan Ke Xu
Chang Segera. Dan Penundaan Akan Segera Dihukum Dengan Hukum Militer, Bila Mereka Terluka,
Keluarga Kalian Juga Akan Dihukum !!!”
Chen Gong Mendengar Kata-Kata Itu Tetapi Tidak Mengucapkan Suatu Patah Katapun. Dia Memejamkan
Mata Dan Menyediakan Lehernya Untuk Dipenggal. Air Mata Keluar Dari Semua Orang Yang Menyaksikan
Itu. Cao-Cao Yang Tidak Tega Tetapi Harus Tetap Menjalankan Aturan Juga Membalikan Badannya Ketika
Dia Melemparkan Sebilah Kayu Tanda Hukuman Dilaksanakan. Algojo Kemudian Melayangkan Golok
Besarnya Dan Seketika Itu Juga Kepala Dan Badan Chen Gong Terpisah. Mayatnya Di Masukan Dalam Peti
Yang Diperuntukan Untuk Menteri Negara Dan Dia Dimakamkan Di Xu Chang Dalam Prosesi Kerajaan.
Pdf By Kang Zusi
Ketika Cao-Cao Yang Sedih Sedang Mengantar Chen Gong Menuju Kekematiannya. Lu Bu Memohon
Kepada Liu Bei, “Tuan Yang Mulia, Kau Duduk Disana Sebagai Tamu Kehormatan Sementara Aku
Bersujud Dikakimu Dengan Terikat. Apakah Kau Tidak Mau Berucap Beberapa Patah Kata Untuk
Membebaskan Aku ?”
Liu Bei Menggelengkan Kepalanya.
Ketika Cao-Cao Telah Kembali Ketempatnya, Lu Bu Berkata, “Seluruh Masalahmu Adalah Aku, Tuan,
Sekarang Aku Ingin Menjadi Pengikutmu, Kau Memimpin Dan Aku Akan Membantumu, Bersama Kita
Dapat Menguasai Dunia.”
Cao-Cao Menjadi Ragu Untuk Menghukum Mati Lu Bu.
“Apa Pendapatmu ?” Tanya Cao-Cao Pada Liu Bei.
“Apakah Kau Telah Lupa Apa Yang Terjadi Pada Dong Zhuo Dan Ding Yuan ?”
“Jangan Dengarkan Orang Ini, Tuanku, Dia Mencoba Menghasut !” Kata Lu Bu Dengan Melihat Pada Liu
Bei.
“Pengawal !!! Bawa Dia Dan Jerat Lehernya Sampai Mati ! Setelah Mati Gantung Dia Digerbang Utama
Untuk Dipamerkan. ” Perintah Cao-Cao.
Ketika Dia Dibawa Keluar, Lu Bu Menoleh Lagi Kepada Liu Bei, “Kau, Liu Bei, Apakah Kau Telah Lupa
Jasa-Jasaku Yang Kulakukan Untukmu Di Perjamuan Panahan Waktu Itu, Ketika Panahku Mengenai
Sasaran Dan Menyelamatkan Nyawamu ?”
Lalu Tiba-Tiba Ada Yang Berteriak, “Lu Bu Kau Bodoh Dan Pengecut ! Mati Adalah Mati Mengapa Kau
Takut Mati Dan Menangis Serta Meraung-Raung Seperti Anak Kecil Saja !!!”
Semua Orang Itu Melihat, Ternyata Zhang Liao Lah Yang Berteriak Seperti Itu, Dia Sedang Dibawa Masuk
Oleh Tentara Untuk Menemui Cao-Cao. Cao-Cao Memerintahkan Eksekusi Lu Bu.
Karena Badannya Yang Besar Dan Tinggi Serta Kekuatannya, Maka Para Prajurit Tidak Dapat Mencekiknya
Ataupun Mengantungnya Dengan Cara Yang Biasa. Dibutuhkan 7 Orang Yang Menjerat Leher Lu Bu Dan
Membutuhkan Waktu 1 Jam Sampai Akhirnya Lu Bu Mati Kehabisan Napas Dan Berhenti Aliran Darahnya.
Tubuhnya Kemudian Digantungkan Di Gerbang Kota Dan Disana Burung-Burung Memakan Tubuhnya.
Sekarang Giliran Zhang Liao Yang Dibawa Menemui Cao-Cao.
Menunjuknya Dari Atas Cao-Cao Berkata, “Aku Seperti Mengenal Wajahnya.”
“Kau Tidak Mungkin Melupakanku, Kau Melihatku Di Pu Yang” Kata Zhang Liao, “Tetapi Sayang ….. “
“Tetapi Sayang Untuk Apa ?” Tanya Cao-Cao
“Api Waktu Itu Tidak Cukup Besar Untuk Membakarmu, Karena Kau Seorang Pemberontak.”
Cao-Cao Lalu Menjadi Marah
“Berani Sekali Kau Menghinaku !!!” Teriak Dia Dan Dia Mengeluarkan Pedangnya Untuk Membunuh
Zhang Liao.
Pdf By Kang Zusi
Zhang Liao Tidak Bergeming, Dia Hanya Menutup Mata Dan Menyerahkan Lehernya Untuk Ditebas. Lalu
Seseorang Dibelakang Cao-Cao Memegang Tangan Cao-Cao Dan Didepannya Berlutut Seseorangt Dan
Berkata, “Perdana Menteri, Aku Mohon Padamu Untuk Menahan Tanganmu !”
Dong Cheng Menerima Titah Rahasia Kaisar.
Liu Bei Memegang Tangan Cao-Cao Yang Marah Dan Akan Segera Membunuh Zhang Liao Dan Guan Yu
Berlutut Dihadapan Cao-Cao.
“Seorang Yang Memiliki Keberanian Seperti Dia Harus Diampuni” Kata Liu Bei.
Guan Yu Berkata, “Aku Sangat Mengetahui Dia Bahwa Dia Adalah Orang Yang Setia Dan Sangat
Menjunjung Tinggi Kebenaran. Aku Akan Menjaminnya Dengan Nyawaku Sendiri !”
Cao-Cao Lalu Menyingkirkan Pedangnya Dan Tersenyum.
“Aku Juga Mengetahui Zhang Liao Sebagai Orang Yang Setia Dan Baik. Aku Hanya Mencobainya Saja. “,
Kata Dia.
Cao-Cao Melepaskan Ikatan Zhang Liao Dengan Tangannya Sendiri, Dan Memberikannya Baju Ganti Serta
Mempersilahkannya Duduk Dikursi Kehormatan. Perlakuan Yang Baik Ini Sangat Menyentuh Hati Zhang
Liao. Dia Lalu Segera Bersujud Dan Menyerahkan Dirinya. Dia Lalu Diangkat Menjadi Komandan Pasukan
Kekaisaran.
Zhang Liao Dikirim Dalah Suatu Misi Untuk Melawan Zhang Ba, Pimpinan Bandit-Bandit Gunung. Zang
Ba Mendengar Apa Yang Terjadi, Dia Langsung Keluar Dan Menyerahkan Dirinya. Dia Diterima Dengan
Sangat Baik Dan Teman-Temannya– Sun Guan, Wu Dun Dan Yin Li Juga Menyerah. Hanya Chang Xi
Yang Tidak. Semua Yang Menyerah Diperlakukan Dengan Baik Dan Diberikan Jabatan Dan Tugas-Tugas
Yang Dapat Mereka Lakukan Untuk Membuktikan Ketulusan Mereka. Keluarga Lu Bu Segera Dikirim Ke
Ibu Kota Dan Berikutnya Mereka Dijadikan Rakyat Biasa.
Seluruh Pasukan Diberikan Imbalan Dengan Sebuah Perayaan, Kemah-Kemah Segera Dibongkar Dan
Pasukan Dipindahkan Ke Xu Chang. Ketika Mereka Melewati Xu Zhou, Penduduk Berbaris Disepanjang
Jalan Dan Mereka Memberi Hormat Pada Pasukan Pemenang Itu. Mereka Juga Memohon Pada Perdana
Menteri Agar Liu Bei Diangkat Menjadi Pelindung Daerah Mereka.
Cao-Cao Berkata, “Liu Bei Telah Melakukan Jasa Besar. Kau Harus Menunggu Sampai Dia Akan Diberikan
Penugasan Resmi. Setelah Itu Dia Akan Dikirim Ke Daerah Ini.”
Penduduk Bersujud Sampai Ketanah Unutk Menyatakan Terima Kasih Mereka. Che Zhou, Jendral Pasukan
Berkuda Cao-Cao Untuk Sementara Diperintahkan Untuk Menjaga Daerah Xu Zhou.
Setelah Pasukan Tiba Di Ibu Kota, Imbalan Diberikan Kepada Setiap Pejabat Dan Jendral Yang Telah
Berjasa. Liu Bei Tetap Berada Di Ibu Kota Dan Tinggal Di Istana Perdana Menteri.
Keesokan Harinya Sidang Istana Diadakan Dan Cao-Cao Mengumumkan Jasa-Jasa Liu Bei Yang Akhirnya
Bertemu Dgn Kaisar Xian. Liu Bei Bersujud Ketika Menghadap Kaisar, Kaisar Memanggilnya Ke Dalam
Aula Utama Dan Bertanya Mengenai Asal Usulnya.
Liu Bei Berkata, “Pelayanmu Ini Adalah Anak Dari Liu Hong, Cucu Dari Liu Xiong, Yang Merupakan
Keturunan Langsung Dari Pangeran Sheng Dari Zhongshan Yang Merupkan Ponakan Dari Yang Mulia
Kaisar Jing (Berkuasa Sekita 157 Sm-141 Sm).
Kaisar Memerintahkan Pejabat Pencatat Sejarah Kekaisaran Untuk Memeriksanya Di Buku Catatan
Kekaisaran. Dan Sekertaris Membacakan :
Pdf By Kang Zusi
“Kaisar Liu Jing Mempunyai 14 Anak, Dimana Anak Ke 7 Adalah Liu Sheng, Pangeran Dari Zhongshan.
Sheng Memperanakan Liu Zhen, Penguasa Dari Luchang.Zhen Memperanakan Liu Ang, Penguasa Dari Pei.
Ang Memperanakan Liu Lu, Penguasa Dari Zhang. Lu Memperanakan Liu Lian, Penguasa Dari Yi Shui.
Lian Memperanakkan Liu Ying, Penguasa Dari Qin Yang. Ying Memperanakkan Liu Jian, Penguasa Dari
Anguo. Jian Memperanakkan Liu Ai, Penguasa Dari Guang Ling. Ai Memperanakkan Liu Xia, Penguasa
Dari Jiaoshui. Xia Memperanakkan Liu Shu, Penguasa Dari Zu Yi. Shu Memperanakkan Liu Yi, Penguasa
Dari Qi Yang. Yi Memperanakkan Liu Bi, Penguasa Dari Yuan Ze. Bi Memperanakkan Liu Da, Penguasa
Dari Ying Chuan. Da Memperanakkan Liu Bu Yi, Penguasa Dari Fengling. Bu Yi Memperanakkan Liu Hui,
Penguasa Dari Ji Chuan. Hui Memperanakkan Liu Xiong, Gubernur Di Zhuo. Xiong Memperanakan Liu
Hong Yang Tidak Memiliki Jabatan Pemerintahan Pusat Ataupun Memegang Gelar Apapun. Dan Liu Bei
Adalah Anaknya.”
Kaisar Membandingkan Catatan Kekaisaran Ini Dengan Catatan Pribadi Keluarga Kerajaan Dan Menemukan
Bahwa Kedua Hal Ini Sama Sehingga Ini Menyebabkan Liu Bei Adalah Paman Dari Kaisar Berdasarkan
Keturunan. Kaisar Tampak Sangat Senang Dan Meminta Liu Bei Untuk Pergi Kesalah Satu Ruangan
Dimana Dia Bisa Melakukan Upacara Yang Diperbolehkan Bagi Seorang Kaisar Untuk Menghormati
Pamannya. Didalam Hatinya Kaisar Bergembira Karena Memiliki Pahlawan Perang Seperti Liu Bei Sebagai
Pamannya. Dan Dia Berencana Untuk Meminta Dukungan Liu Bei Untuk Melawan Cao-Cao Yang
Merupakan Penguasa Sebenarnya Karena Cao-Cao Telah Mengambil Semua Kekuasaan Kedalam
Tangannya Dan Kaisar Hanyalah Sebagai Boneka Saja. Kaisar Memberikan Jabatan Jendral Pasukan Kiri
Kekaisaran Dan Penguasa Dari Yi Cheng Kepada Liu Bei.
Ketika Perjamuan Istana Selesai, Liu Bei Berterima Kasih Pada Kaisar Dan Dia Pergi Dari Istana. Dan Sejak
Saat Itu Dilingkungan Istana Dia Dipanggil “Paman Kaisar” (“Liu Wang Zhou”).
Ketika Cao-Cao Kembali Keistana Perdana Menteri, Xun Yu Dan Rekan-Rekan Penasehat Lainnya Pergi
Untuk Menemui Dia.
Xun Yu Berkata, “Tidak Ada Untungnya Bagimu Tuan Jika Kaisar Mengakui Liu Bei Sebagai Paman.”
“Liu Bei Mungkin Di Akui Sebagai Paman, Tetapi Dia Berada Dibawah Perintahku Karena Aku Yang
Mengatur Titah Istana. Dia Pasti Akan Tunduk Pada Titah Kekaisaran. Lagipula Aku Menahannya Disini
Dengan Alasan Bahwa Dia Dapat Dekat Dengan Kaisar Yang Merupakan Anggota Keluarganya Dan Dia
Akan Seluruhnya Berada Dalam Genggamanku. Tidak Ada Yang Perlu Kutakutkan Dari Dirinya. Pria Yang
Aku Takuti Sekarang Adalah Yang Biao Yang Merupakan Keluarga Dari Kedua Yuan. Jika Yang Biao
Bersekongkol Dengan Mereka, Dia Adalah Musuh Dalam Selimut Dan Dapat Melakukan Kerusakan Yang
Parah. Dia Harus Di Singkirkan Segera. “
Lalu Cao-Cao Menyebarkan Gosip Bahwa Pejaga Kekaisaran Yang Biao Berkerjasama Dengan Yuan Shu
Dan Akan Memberontak. Atas Hal Ini Yang Biao Di Tangkap Dan Di Penjara. Keputusan Hukuman Mati
Sudah Pasti Akan Didapatkannya, Hanya Menunggu Sidang Terlebih Dahulu.
Tetapi Gubernur Dari Bei Hai, Kong Rong Yang Berada Di Ibu Kota Dia Langsung Memprotes Cao-Cao
Dan Berkata, “Yang Biao Datang Dari Keluarga Yang Terkenal Karena Kebajikannya Untuk Kurang Lebih 4
Generasi. Kau Tidak Dapat Mengenakan Tuduhan Tak Berdasar Seperti Itu Padanya.”
“Ini Adalah Keinginan Yang Mulia !” Jawab Cao-Cao.
“Jika Kiasar Yang Masih Kanak-Anak, Cheng Dari Zhou Menghukum Mati Raja Muda Chao, Apakah
Orang-Orang Akan Percaya Bahwa Raja Muda Zhou Sebagai Wali Negara Tidak Ada Hubungannya Dengan
Hal Itu ?”
Akhirnya Cao-Cao Tidak Jadi Menjatuhkan Hukuman Mati, Tetapi Dia Mengambil Jabatan Yang Biao Dan
Mengirim Dia Dan Keluarganya Kembali Ke Desa.
Pdf By Kang Zusi
Penasehat Kerajaan Zhao Yan, Seorang Penentang Dari Perdana Menteri, Mengirimkan Pesan Kepada
Sidang Istana Untuk Menurunkan Cao-Cao Dari Jabatan Karena Telah Berani Memecat Menteri Negara Dari
Jabatannya Tanpa Titah Kaisar. Cao-Cao Lalu Menangkap Zhao Yan Dan Langsung Mengesekusinya. Hal
Ini Membuat Para Pejabat Yang Lainnya Ketakutan Dan Mereka Hanya Dapat Diam.
Cheng Yu Menasehati Cao-Cao, “Tuanku, Ketenaranmu Setiap Hari Makin Meningkat. Kenapa Tidak
Mengambil Kesempatan Ini Untuk Menjadikan Dirimu Pangeran Dari Suatu Wilayah Tertentu ?”
“Masih Terlalu Banyak Orang Yang Menentangku “Jawabnya, “Aku Harus Berhati-Hati. Aku Akan
Mengusulkan Mengadakan Perburuan Kekaisaran Untuk Mengetahui Apa Yang Harus Kulakukan
Berikutnya.”
Ekspedisi Ini Akhirnya Disetujui Dan Mereka Mengumpulkan Ribuan Kuda-Kuda, Burung-Burung Elang
Pengintai Dan Anjing Pemburu, Mereka Juga Menyiapkan Panah Dan Busur. Mereka Juga Mengumpulkan
Kekuatan Besar-Besaran Di Depan Gerbang Kota.
Ketika Perdana Menteri Mengusulkan Ekspedisi Berburu Ini, Kaisar Berkata Bahwa Dia Takut Hal Ini
Bukanlah Sesuatu Yang Pantas Dilakukan Dalam Keadaan Sekarang Ini.
Cao-Cao Berkata, “Dijaman Dahulu Kala, Penguasa Membuat 4 Kali Ekspedisi Berburu Untuk Menunjukan
Kekuatannya. Mereka Disebut Sou, Miao, Xien Dan Shou Sesuai Dengan Urutan Musim Semi, Panas,
Gugur,Dingin. Sekarang Ketika Seluruh Negeri Dalam Kekacauan, Akan Lebih Bijaksana Untuk
Mengadakan Perburuan Dengan Maksud Melatih Tentara. Aku Sangat Yakin Bahwa Yang Milia Akan
Menyutujui.”
Akhirnya Kaisar Dengan Seluruh Perlengkapan Kekaisaran Untuk Melakukan Perburuan Kekaisarn
Mengikuti Ekspedisi Itu. Dia Mengendarai Kuda Dan Membawa Busur Yang Terbuat Dari Gading Gajah
Dan Ujung Anak Panahnya Terbuat Dari Emas. Kereta Kudanya Mengikutinya Dari Belakang. Liu Bei Dan
Saudara-Saudaranya Berada Didalam Rombongan Itu, Masing-Masing Juga Membawa Panah Dan Busur.
Setiap Anggota Yang Ikut Berburu Mengenakan Baju Zirah Dan Jubah Serta Membawa Senjatanya MasingMasing , Sementara Mereka Yang Hanya Menyertai Berada Didalam Kereta Kuda Dan Mengikuti Dari
Belakang. Cao-Cao Mengendarai Sebuah Kuda Yang Disebut “Petir Kelabu” Karena Kudanya Berwarna
Abu-Abu Dan Dapat Berlari Sangat Cepat. Dalam Ekspedisi Itu Juga Dibawa Pasukan Khusus Berjumlah
100.000 Prajurit.
Perburuan Ini Berlangsung Di Daerah Bernama Xu Tian Dan Pasukan-Pasukan Itu Segera Menyebar Dan
Mengelilingi Daerah Perburuan Yang Kira-Kira Berukuran Sebesar 100 Km Persegi. Cao-Cao Berkuda
Sejajar Dengan Kaisar. Lalu Pejabat Negara Yang Mengikuti Dibelakang Mereka Adalah Semua OrangOrang Kepercayaan Cao-Cao. Lalu Para Jendral, Pejabat Militer Dan Sipil, Berusaha Berkuda Dibelakang
Mereka Semua. Mereka Tidak Berani Untuk Maju Kedepan Dan Masuk Dalam Kumpulan “Pejabat” Yang
Berkerja Untuk Cao-Cao.
Suatu Hari Kaisar Sedang Berkuda Menuju Tanah Perburuan Dan Memperhatikan Bahwa Pamannya Yang
Baru Diketahuinya Sedang Berdiri Dan Memberi Hormat Di Sisi Jalan.
“Aku Sangat Senang Jika Bisa Melihat Keahlian Pamanku Dalam Berburu “, Kata Kaisar.
Liu Bei Langsung Menaiki Kudanya Segera. Saat Itu Ada Seekor Kelinci Yang Sedang Keluar Dari
Lubangnya. Liu Bei Menembak Dan Mengenai Kelinci Itu Dengan Panah Pertamanya.
Kaisar, Cukup Terkejut Dengan Apa Yang Dilihatnya, Berkuda Menuruni Tanjakan. Tiba-Tiba Seekor Rusa
Keluar Dari Semak-Semak. Dia Menembak 3 Panah Tetapi Semua Tidak Kena Sasaran.
“Kau Coba” Kata Kaisar Kepada Cao-Cao.
“Pinjamkan Aku Busur Yang Mulia ” Jawab Cao-Cao.
Pdf By Kang Zusi
Mengambil Busur Dan Anak Panah Emas Itu. Cao-Cao Menarik Busur Dan Mengenai Rusa Itu
Dipunggungnya Pada Tembakan Pertama. Rusa Itu Jatuh Dan Tidak Dapat Berlari Lagi.
Sekarang Kumpulan Pejabat Melihat Panah Emas Itu Menancap Di Rusa Yang Terluka Itu Menyimpulkan
Bahwa Kaisar Lah Yang Menembakan Panah Itu, Lalu Mereka Segera Menuju Kaisar Dan Bersujud Serta
Berkata, “Semoga Baginda Yang Mulia Berumur Panjang Dan Sehat Selalu !” (“Yu Huang Wan Shui, Wan
Shui, Wan Wan Shui.”)
Cao-Cao Segera Berkuda Ke Depan Kaisar Dan Bersikap Seolah-Oleh Menerima Pujian Dari Semua Orang.
Mereka Semua Menjadi Pucat, Guan Yu Yang Berada Dibelakang Liu Bei Sangat Marah. Alisnya
Mengangkat Tinggi Dan Matanya Menatap Tajam. Dengan Senjata Ditangan Dia Ingin Segera Maju
Kedepan Dan Membunuh Cao-Cao Untuk Sikapnya Yang Kurang Ajar.
Tetapi Liu Bei Dengan Cepat Menghalangi Niatnya Itu, Dia Menatap Guan Yu Dan Guan Yu Mengerti
Maksudnya Dan Tidak Beranjak Maju.
Liu Bei Langsung Bersujud Pada Cao-Cao Dan Berkata, “Sebuah Tembakan Hebat, Hanya Sedikit Orang
Yang Dapat Melakukannya.”
“Ini Hanyalah Sebuah Keberuntungan Dari Putra Langit !” Kata Cao-Cao Dengan Tersenyum.
Lalu Cao-Cao Membalikan Kudanya Dan Memberikan Penghormatan Pada Kaisar. Kaisar Tidak Membalas
Penghormatan Itu.
Perburuan Itu Akhirnya Berakhir Dengan Adanya Perjamuan, Semua Tamu Diundang Untuk Menikmati Dan
Akhirnya Mereka Kembali Ke Ibu Kota.
Guan Yu Masih Tetap Marah Kepada Cao-Cao Mengenai Kekurang Ajarannya Itu.
Suatu Hari Guan Yu Berkata Pada Liu Bei, “Kakak, Mengapa Kau Mencegahku Membunuh Pemberontak
Itu Dan Membersihkan Penjahat Dari Dunia Ini ? Dia Menghina Kaisar Dan Mengacuhkan Orang Lain.”
“Ketika Kau Melempar Batu Pada Seekor Tikus, Hati-Hati Dengan Pot Disekitarnya.” Kata Liu Bei, “CaoCao Berjarak Sangat Dekat Dengan Kaisar Kita Dan Didalam Keramaian Seperti Itu Serta Banyaknya
Pendukung Dan Orang-Orang Cao-Cao. Jika Dalam Keadaan Seperti Itu Kau Mencoba Membunuhnya Dan
Gagal,Apalagi Jika Sesuatu Terjadi Pada Kaisar, Maka Kau Mengerti Apa Yang Akan Terjadi Pada Kita
Semua Bukan ?”
“Jika Kita Tidak Menyingkirkannya Hari Ini, Kejahatan Yang Lebih Buruk Akan Muncul Suatu Hari Nanti
!” Kata Guan Yu.
“Tenanglah Saudaraku, Hal-Hal Semacam Ini Tidak Dapat Kita Bicarakan Dengan Terbuka.”
Kaisar Dengan Sedih Kembali Ke Istananya. Dengan Air Mata Di Wajahya, Dia Menceritakan Apa Yang
Terjadi Didalam Perburuan Itu Kepada Istrinya Permaisuri Fu.
“Aku Sungguh Sial !” Kata Dia, “Dari Hari Pertama Aku Naik Takhta, Satu Demi Satu Menteri Yang Kejam
Selalu Muncul. Aku Adalah Korban Kebiadaban Dong Zhuo. Lalu Diikuti Dengan Pemberontakan Li Jue
Dan Guo Si Dan Aku Harus Menanggung Sedih Yang Orang Lain Tidak Pernah Merasakannya. Lalu Datang
Cao-Cao Ini Yang Kukira Dapat Membantuku Mempertahankan Harga Diri Kekaisaran, Tetapi Dia Telah
Mengambil Semua Kekuasaan Dari Tanganku Dan Berbuat Semaunya. Dia Berkerja Hanya Untuk
Kemahsyuran Dirinya Sendiri. Beberapa Waktu Yang Lalu Didalam Perburuan Dia Pergi Kedepanku Untuk
Menerima Ucapan Selamat Dari Pejabat-Pejabat Yang Ditujukan Padaku. Dia Sungguh Kurang Ajar Dan
Pdf By Kang Zusi
Aku Merasa Dia Mempunyai Niat Buruk Terhadap Diriku. Istriku, Aku Khawatir Ajal Kita Akan Mendekat
Lebih Cepat Dari Perkiraan Kita !”
“Didalam Seluruh Ruang Sidang Istana Yang Penuh Dengan Bangsawan Dan Pejabat, Yang Telah Memakan
Hasil Dari Dinasti Ini, Apakah Tidak Ada Yang Akan Menyelamatkan Negara Ini ?” Kata Kaisar.
Lalu Berbicaralah Permaisuri Dan Pada Saat Yang Sama Majulah Seorang Pria Yang Berkata, “Janagan
Khawatir Yang Mulia, Aku Akan Mencari Penyelamat Bagi Kekaisaran Ini.”
Yang Bebicara Adalah Ayah Dari Permaisuri Yang Bernama Fu Wan.
“Apakah Kau Telah Mendengar Berita Mengenai Tindakan Cao-Cao Yang Kurang Ajar Itu ?” Kata Kaisar
Sambil Mengeringkan Air Matanya.
“Maksud Baginda Adalah Kasus Perburuan Rusa Itu ? Siapa Yang Tidak Melihatnya ? Tetapi Seluruh Istana
Dipenuhi Oleh Orang-Orang Nya Dan Pengikutnya.Yang Lainnya Tidak Cukup Kuat Untuk Menghadapi
Pemberontak Itu. Aku Tidak Memiliki Otoritas Dan Kekuatan Sehingga Aku Tidak Dapat Melakukan
Apapun, Tetapi Masih Ada Jendral Dong Cheng, “Paman Negara”, Yang Dapat Melawannya.”
“Dapatkan Paman Dong Cheng Datang Kesini Untuk Bertemu Denganku Dan Berbicara Padaku? Aku Tahu
Dia Mempunyai Banyak Pengalaman Dalam Menyelesaikan Masalah-Masalah Kenegaraan.”
Fu Wan Menjawab, “Semua Pengawal Dan Pegawai Diistana Ini Adalah Pengikut Cao-Cao Dan Hal Seperti
Ini Harus Sangat Dirahasiakan Atau Konsekuensinya Akan Sangat Serius.”
“Lalu Apa Yang Dapat Kita Lakukan ?” Tanya Kaisar.
“Satu-Satunya Rencana Yang Aku Dapat Pikirkan Adalah Mengirimkan Hadiah Berupa Jubah Dan Ikat
Pinggang Bertahtakan Giok Kepada Dong Cheng, Dan Dibalik Ikat Pinggang Itu Kita Sembunyikan Titah
Rahasia Memberi Dia Kuasa Untuk Mengambil Tindakan. Ketika Dia Sampai Kerumah Dan Membaca Titah
Itu, Dia Dapat Dengan Cepat Merencanakan Sesuatu Dan Saat Itu Tidak Ada Dewa Diatas Maupun Setan Di
Bawah Neraka Sana Yang Akan Mengetahui Hal Ini .”
Kaisar Menyetujui Dan Fu Wan Berpamitan. Kaisar Dengan Menggunakan Darah Dari Jarinya Menulis
Titah Rahasia. Dia Memberikan Dokumen Ini Kepada Permaisuri Fu Untuk Dijahitkan Kedalam Ikat
Pinggang Itu. Ketika Semua Telah Siap, Dia Memanggil Paman Dong Cheng Untuk Ke Istana.
Dong Cheng Menghadap Dan Setelah Upacara Protokol Selsai, Kaisar Berkata, “Beberapa Malam Yang Lalu
Aku Sedang Berbincang Dengan Permaisuri Mengenai Hari-Hari Dimana Pemberontakan Masih
Berkecamuk Dimana-Mana Dan Kami Berpikir Bahwa Jasa-Jasamu Pantas Mendapatkan Hadiah.”
Dong Cheng Langsung Bersujud Dan Berterima Kasih. Lalu Kaisar Mengantar Dong Cheng Keluar Dari
Aula Resepsi Menuju Kuil Leluhur Dan Mereka Pergi Ke Ruang “Menteri Berbakti”, Dimana Kaisar
Melakukan Upacara Kecil Untuk Memberi Hormat Kepada Para Pejabat Negara Sebelumnya Dan Salah Satu
Yang Di Hormatinya Adalah Lukisan Liu Bang , Pendiri Dinasti Han.
“Ketika Leluhur Kita Mulai Mendirikan Dinasti Ini, Bagaimana Dia Memulainya ?” Tanya Kaisar.
“Yang Mulia Suka Bercanda Dengan Hambamu Ini, ” Kata Dong Cheng Yang Cukup Heran Dengan
Pertanyaan Itu. “Siapa Yang Tidak Mengetahui Mengenai Apa Yang Telah Dilakukan Leluhur Kita Itu ? Dia
Memulai Hidup Sebagai Pejabat Kecil Di Sishang. Lalu Dengan Pedang Dia Membunuh Ular Putih, Itu
Adalah Awal Bagi Dirinya Dalam Perjuangannya Demi Kebenaran. Dengan Cepat Dia Menyatukan
Kekaisaran Dan Dalan 3 Tahun Dia Telah Menghancurkan Qin Dan Dalam 5 Tahun Juga Termasuk
Menghancurkan Chu. Lalu Dia Mendirikan Dinasti Yang Akan Bertahan Selamanya !”
Pdf By Kang Zusi
“Sungguh Hebat Leluhur Kita Itu ! Sungguh Lemah Keturunannya ! Betapa Menyedihkannya Hal Itu ! “
Kata Kaisar.
Menunjuk Pada Lukisan Dikiri Dan Kanan, Kaisar Melanjutkan, “Apakah Mereka Berdua Adalah Zhang
Liang, Penguasa Dari Liu Dan Xiao He, Penguasa Dari Cuo ?”
“Memang Benar, Paduka. Leluhur Kita Banyak Mendapat Bantuan Dari Mereka Berdua .”
Kaisar Lalu Menoleh Ke Sekelilingnya Dan Dia Kemudian Berbisk Pada Dong Cheng. “Kau Seperti Mereka
Berdua , Harus Melindungi Aku.”
“Jasa-Jasaku Tidak Pantas Untuk Mendapatkan Kehormatan Ini. Aku Tidak Berani Membandingkan Diriku
Dengan Kedua Orang Itu” Kata Dong Cheng.
“Aku Masih Ingat Bagaimana Kau Menyelamatkanku Sebelumnya Ketika Kita Lari Dari Ibukota Chang An.
Aku Tidak Akan Lupa Dan Aku Tidak Akan Dapat Memberikan Imbalan Yang Pantas Untuk Hal Itu.”
Lalu Menunjuk Kepada Jubahnya Sendiri, Kaisar Melanjutkan, “Kau Harus Memakai Ini, Dan Ikat
Pinggangku Ini. Dan Anggaplah Ini Artinya Bahwa Kau Selalu Dekat Denganku.”
Dong Cheng Bersujud Atas Kebaikan Hati Kaisar, Sementara Kaisar Memakaikan Jubahnya Pada Dong
Cheng, Dia Berkata, “Perhatikan Barang-Barang Ini Baik-Baik Ketika Kau Sampai Kerumah, Dan Bantulah
Kaisarmu Menjalankan Maksudnya.”
Dong Cheng Mengerti Yang Dimaksudkan, Dia Memakau Jubah Dan Ikat Pinggannya Lalu Berpamitan Dan
Keluar Dari Ruangan Itu.
Berita Mengenai Kedatangan Dong Cheng Telah Didengar Oleh Cao-Cao Yang Dengan Segera Berangkat
Ke Istana Dan Setelah Dong Cheng Melewati Gerbang Donghua, Mereka Bertemu Dan Dong Cheng
Berusaha Menghindarinya. Dong Cheng Berjalan Disisi-Sisi Jalan Dan Memberi Hormat Padanya.
“Darimana Kau Baru Saja, Paman Negara ?” Tanya Cao-Cao.
“Yang Mulia Mencariku Dan Menyuruhku Ke Istana. Dia Juga Memberikan Jubah Dan Ikat Pinggang Yang
Indah Ini.”
“Mengapa Dia Memberimu Hadiah Ini ?” Tanya Cao-Cao.
“Dia Tidak Melupakan Bahwa Aku Telah Menyelamatkan Hidupnya Diwaktu Yang Lalu.”
“Lepaskan Dan Biarkan Aku Lihat.” Perintah Cao-Cao.
Dong Cheng Tahu Bahwa Ada Titah Rahasia Disembunyikan Disuatu Tempat Dalam Benda-Benda Itu. Dan
Dia Takut Cao-Cao Akan Mendapatkan Titah Itu, Sehingga Dia Menolaknya Dan Tidak Mau Menuruti.
Tetapi Cao-Cao Kemudian Memanggil Pengawalnya Dan Mereka Melepaskan Ikat Pinggang Itu. Lalu CaoCao Melihat Itu Dengan Seksama.
“Ini Benar-Benar Sebuah Ikat Pinggang Yang Indah.” Kata Dia, “Sekarang Bukalah Jubahnya Dan Biarkan
Aku Melihatnya.”
Dalam Hati Dong Cheng Sudah Ketakutan Tetapi Dia Tidak Berani Membantah. Lalu Dia Menyerahkan
Jubahnya. Cao-Cao Mengambil Itu Dan Menerawangnya Dan Memeriksanya, Bagian Demi Bagian.
Setelah Dia Melakukan Ini Semua, Dia Memakainya, Jubah Dan Ikat Pingang Itu Lalu Dia Bertanya Pada
Bawahannya, “Bagaimana Dengan Penampilanku ?”
Pdf By Kang Zusi
“Sangat Gagah !” Mereka Semua Berkata.
Berbalik Pada Dong Cheng, Dia Berkata, “Apakah Kau Akan Memberikan Benda-Benda Ini Padaku ?”
“Kaisar Yang Memberikannya Padaku Sebagai Hadiah, Aku Tidak Berani Memberikannya Pada Orang Lain.
Aku Akan Memberikan Padamu Jubah Yang Lainnya Saja Jika Kau Mau.” Kata Dong Cheng.
“Pasti Ada Sesuatu Maksud2 Tertentu Yang Berhubungan Dengan Hadiah-Hadiah Ini ? Aku Yakin Pasti
Ada.” Kata Cao-Cao.
“Mana Aku Berani ?” Kata Dong Cheng Gemetar, “Jika Kau Memang Ingin Mengambilnya, Maka Aku
Harus Menyerahkannya.”
“Bagaima Aku Berani Mengambil Apa Yang Kaisar Telah Berikan Padamu ? Itu Hanyalah Sebuah
Gurauan.” Kata Cao-Cao Dengan Tertawa.
Cao-Cao Mengembalikan Jubah Dan Ikat Pinggang Itu Dan Dong Cheng Dengan Segera Kembali Ke
Rumahnya. Ketika Malam Tiba Dan Dia Sedang Sendirian Didalam Perpustakaannya, Dia Mengambil Jubah
Itu Dan Melihatnya Bagian Demi Bagian. Dia Tidak Menemukan Apapun.
“Dia Memberiku Jubah Dan Ikat Pinggang Ini Dan Memerintahkan Aku Untuk Melihatnya Baik2. Artinya
Pasti Ada Sesuatu Yang Harus Dilihat Tetapi Aku Tidak Dapat Menemukan Apapun. Apakah Maksudnya
Ini ?” Dia Merenung.
Lalu Dia Memeriksa Ikat Pinggangnya Lagi. Dan Dia Tidak Dapat Menemukan Sesuatu Yang Aneh Atas
Hal Itu. Dia Menjadi Bingung, Dia Memeriksa Kedua Barang Itu Berulang-Ulang Dan Tidak Dapat
Menemukan Apapun. Dia Menghabiskan Waktu Berjam-Jam Untuk Mencari Tahu Tetapi Akhirnya Dia
Kelelahan Dan Hampir Tertidur. Dia Menaruh Ikat Pinggang Itu Diatas Meja Dan Jubanya Dia Gantungkan
Di Pinggir Tempat Tidurnya. Tiba-Tiba Bara Lilin Jatuh Diatasnya Dan Seketika Itu Juga Membuat Sebuah
Lobang Kecil. Dong Cheng Dengan Cepat Melihat Bahwa Ada Sesuatu Didalamnya, Sesuatu Berwarna
Putih Dengan Tulisan Berwarna Merah Darah. Dia Segera Merobek Lapisan Itu Dan Mengambil Keluar
Titah Rahasia Yang Ditulis Oleh Kaisar Dengan Darahnya Sendiri. Bunyi Titahnya Adalah “
“Dalam Hubungan Manusia, Hubungan Antara Orang Tua Dan Anak Adalah Yang Pertama, Dalam
Hubungan Sosial Lainnya. Antara Kaisar Dan Menteri Adalah Yang Tertinggi. Saat Ini, Cao-Cao Yang Licik
Adalah Seorang Tiran, Dia Memperlakukan Kaisarnya Dengan Tidak Hormat. Dengan Dukungan Dari
Pasukannya Dia Menghancurkan Pondasi Dasar Pemerintahan Dinasti. Dengan Memberikan Imbalan Dan
Menghukum Orang, Dia Telah Menganggap Bahwa Kaisar Sudah Tidak Ada. Aku Telah Bersedih Siang
Dan Malam. Aku Takut Kekaisaran Akan Segera Hancur.
Kau Adalah Menteri Negara Dan Merupakan Keluarga Kaisar. Kau Harus Mengingat Kebesaran Dari
Pendiri Dinasti Ini Dan Mengumpulkan Orang-Orang Yang Setia Dan Berpikiran Bersih Untuk
Menghancurkan Cao-Cao Dan Merestorasi Wibawa Kekaisaran. Perbuatan Ini Akan Pasti Akan
Menyenangkan Jiwa Dari Para Leluhur Pendiri Dinasti.
Titah Ini Aku Tulis Dengan Darah Yang Mengalir Ditubuhku. Dan Dipercayakan Pada Bangsawan Yang
Mulia Yang Akanberhati-Hati Menjalankannya Dan Tidak Akan Gagal Menjalankan Rencana Kaisarnya.
Diberikan Pada Era Jian An,Tahun Ke 4 Dan Bln Ke 3 Dimusim Semi (Tahun 199 M) “
Dong Cheng Membaca Titah Ini Dengan Berlinang Air Mata. Dia Tidak Bisa Tidur Malam Itu. Keesokan
Paginya Dia Kembali Ke Perpustakaannya Dan Kembali Membaca Titah Itu. Tidak Ada Suatu Rencana
Didalam Titah Itu. Dia Berpikir Keras Apa Yang Dapat Dia Lakukan Untuk Menghancurkan Cao-Cao,
Tetapi Tidak Dapat Memutuskan Apa-Apa. Lalu Dia Tertidur Kembali Di Meja Belajarnya

Kebetulan Menteri Wang Zifu Yang Merupakan Teman Baik Dong Cheng Datang Mengunjungi. Dan
Seperti Biasa Dia Berjalan Dalam Rumah Dong Cheng Tanpa Perlu Diantar Karena Semua Orang Telah
Mengenalnya. Dia Langsung Pergi Keperpustakaan. Tuan Rumah Yang Sedang Tertidur Tidak Terbangun
Dan Wang Zi Fu Melihat Walaupun Sedikit Tersembunyi Bahwa Yang Dihadapnnya Adalah Tulisan Kaisar.
Bertanya-Tanya Apakah Itu, Wang Zi Fu Mengambilnya Dan Menaruhnya Dalam Celah Bajunya.
Lalu Dia Bersuara Keras, “Paman Dong Cheng, Apakah Kau Sedang Sakit ? Kenapa Kau Tertidur Tengah
Hari Seperti Ini ?”
Dong Cheng Lalu Terbangun Dan Terkejut Bahwa Titah Kaisar Telah Hilang. Dia Sangat Terkejut Dan
Hampir Jatuh Ketanah.
“Jadi Kau Ingin Menyingkirkan Cao-Cao ? Aku Harus Memberitahukannya” , Kata Wang Zi Fu.
“Jika Begitu, Saudaraku, Maka Ini Adalah Akhir Dari Dinasti Han.” Kata Dong Cheng Dengan
Mengeluarkan Air Mata.
“Aku Hanya Bercanda” Jawab Wang Zi Fu, “Leluhur2 Ku Juga Melayani Dinasti Han Dan Menikmati Hasil
Dari Dinasti Ini. Apakah Aku Sudah Membuang Kesetiaanku ? Aku Akan Membantumu, Saudaraku, Sejauh
Yang Aku Bisa.”
“Adalah Sangat Baik Bagi Negara Ini Jika Kau Berpikir Begitu. “Kata Dong Cheng.
“Tetapi Kita Harus Mempunyai Ruang Lebih Pribadi Untuk Membicarakan Hal Ini Dan Bersumpah Bahwa
Kita Akan Mengorbankan Segalanya Demi Dinasti Han.”
Dong Cheng Mulai Merasa Sangat Puas. Dia Mengeluarkan Segulung Sutra Putih Dan Menuliskan Namanya
Dan Mengecapnya Dengan Stempel Namanya. Dan Wang Zi Fu Juga Melakukan Hal Yang Sama.
Lalu Wang Zi Fu Berkata, “Jendral Wu Zi Lan Adalah Salah Satu Sahabat Baikku. Dia Akan Setuju Pada
Hal Ini.”
Dong Cheng Berkata, “Dari Semua Pejabat Dia Istana, Komandan Chong Ji Dan Penasehat Wu Shi Adalah
Sahabat Baikku, Aku Yakin Mereka Akan Mendukungku.”
Lalu Diskusi Kemudian Dilanjutkan. Kemudian Pelayan Memberitahukan Bahwa Kedua Orang Yang
Disebut Dong Cheng Datang Berkunjung.
“Ini Adalah Kehendak Langit” Kata Dong Cheng Dan Dia Meminta Wang Zi Fu Untuk Bersembunyi
Dibalik Sebuah Tirai.
Kedua Tamu Lalu Diantar Keperpustakaan Dan Setelah Bertukar Salam Dan Secangkir Teh, Chong Ji
Bercerita Mengenai Insiden Di Perburuan Antara Cao-Cao Dan Kaisar.
“Apakah Kau Tidak Merasa Marah Karena Hal Ini ? “Tanya Chong Ji.
Dong Cheng Menjawab, “Walaupun Marah Apa Yang Dapat Kita Lakukan ?”
Wu Shi Berkata, “Aku Akan Membunuh Orang Ini, Aku Bersumpahm Tetapi Aku Tidak Mempunyai Orang
Lain Untuk Mendukungku.”
“Seseorang Harus Rela Berkorban Demi Negaranya Dan Tidak Perlu Takut Akan Hal Itu.” Jawab Chong Ji.
Pdf By Kang Zusi
Pada Saat Ini Wang Zi Fu Muncul Dari Balik Tirai Dan Berkata, “Kalian Berdua Mau Membunuh Cao-Cao !
Aku Akan Memberitahukannya Pada Dia Mengenai Hal Ini Dan Paman Dong Cheng Ini Adalah Saksiku.”
“Seorang Menteri Setia Tidak Akan Takut Mati. Jika Kami Terbunuh, Kami Akan Menjadi Hantu Yang
Adalah Lebih Baik Dibandingkan Menjadi Kaki Tangan Pengkhianat.” Kata Chong Ji Dengan Marah.
Dong Cheng Berkata, “Kami Baru Saja Berbicara Mengenai Kalian Berdua Untuk Masalah Ini, Wang Zi Fu
Hanya Bercanda.”
Lalu Dia Mengeluarkan Titah Kaisar Dan Menunjukannya Kepada Kedua Tamunya Itu. Mereka Menangis
Ketika Selesai Membaca Titah Itu. Mereka Meminta Agar Nama Mereka Ditambahkan Pada Gulungan Sutra
Putih Itu.
Wang Zi Fu Berkata, “Tunggu Disini Sebentar, Aku Akan Mencari Wu Zi Lan Dan Mengajaknya Kemari .”
Dia Meninggalkan Ruangan Dan Segera Dia Kembali Lagi Dengan Temannya, Yang Juga Menuliskan
Namanya Disaksikan Yang Lainnya.
Setelah Ini Mereka Masuk Kedalam Ruangan Untuk Minum-Minum Demi Kesuksesan Rencana Mereka.
Sementara Itu Datang Ma Teng Gubernur Xi Liang.
“Katakan Aku Sedang Ada Urusan” Kata Dong Cheng, “Dan Tidak Menerima Tamu.”
Penjaga Pintu Kemudian Mengatakan Hal Itu Kepada Ma Teng Yang Menjadi Marah Dan Berkata,
“Kemarin Malan Di Gerbang Donghua, Aku Melihat Dia Keluar Membawa Jubah Dan Ikat Pinggang.
Sekarang Dia Berpura-Pura Sakit ? Aku Tidak Datang Kemari Hanya Untuk Diacuhkan, Kenapa Dia
Menolak Bertemu Denganku ?”
Penjaga Pintu Kemudia Masuk Kembali Dan Mengatakan Pada Tuannya Apa Yang Tamunya Katakan Itu
Dan Tamu Itu Sangat2 Marah. Lalu Dong Cheng Berdiri, Dan Berkata Pada Rekan-Rekannya Dia Akan
Segera Kembali, Dia Pergi Untuk Menerima Tamunya Itu.
Setelah Tamu Itu Memberi Salam Mereka Berdua Duduk, Ma Teng Berkata, “Aku Datang Untuk
Berpamitan Padamu, Kenapa Kau Malah Ingin Menyuruhku Pergi ?”
“Badanku Kurang Enak Hari Ini. Oleh Karena Itu Aku Tidak Menantikan Tamu Hari Ini.” Kata Dong Cheng.
“Kau Tidak Terlihat Seperti Orang Yang Sedang Sakit. Mukamu Menunjukan Kau Sehat-Sehat Saja.” Kata
Ma Teng.
Dong Cheng Tidak Dapat Berkata Apa-Apa Lagi Dan Terdiam. Ma Teng Kemudia Berdiri Dan Berjalan
Keluar.
Ma Teng Menarik Napas Panjang Dan Berkata, “Tidak Ada Diantara Mereka Yang Cukup Baik. Tidak Ada
Yang Dapat Menyelamatkan Negara Ini.”
Kata-Kata Ini Sangat Menusuk Hati Dong Cheng. Dia Segera Menghentikan Tamunya Itu Dan Berkata,
“Siapa Yang Tidak Cukup Baik Untuk Menyelamatkan Negara ? Siapa Yang Kau Maksud ?”
“Insiden Di Perburuan Hari Itu, Memenuhi Seluruh Dadaku Dengan Amarah. Tetapi Jika Kau, Keluarga
Dekat Kaisar, Dapat Melewati Waktu Dengan Anggur Dan Keacuhan Tanpa Memikirkan Apapun Mengenai
Pemberontakan Yang Sedang Terjadi, Dimana Lagi Orang Akan Menemukan Orang Yang Yang Dapat
Menyelamatkan Dinasti ?”
Pdf By Kang Zusi
Tetapi Dong Cheng Masih Ragu Dengan Kata-Kata Ini. Berpura-Pura Terkejut, Dia Berkata, “Perdana
Menteri Orang Yang Memiliki Jabatan Tinggi Dan Mempunyai Banyak Pengikut Di Istana. Kenapa Kau
Mengeluarkan Pernyataan Seperti Itu ?”
“Jadi Kau Menganggap Bajigan Cao-Cao Itu Adalah Orang Baik ? “
“Aku Harap Kecilkan Suaramu. Banyak Mata Dan Telinga Dekat Dengan Kita”
“Orang Yang Terlalu Takut Mati Adalah Orang Yang Tidak Dapat Diajak Berdiskusi Mengenai Hal-Hal
Besar.” Ma Teng Berkata.
Ma Teng Langsung Melanjutkan Langkahnya. Pada Saat Ini Keraguan Dong Cheng Telah Sirna Dan Dia
Merasa Ma Teng Adalah Orang Yang Setia.
Lalu Dong Cheng Berkata, “Jangan Marah Lagi, Aku Akan Mempelihatkan Sesuatu Padamu.”
Dia Lalu Membawa Ma Teng Kedalam Ruangan Dan Memperkenalkannya Dengan Tamunya Yang Lain
Dan Dia Menunjukan Titah Rahasia Kaisar. Setelah Ma Teng Membaca Titah Itu Dia Lalu Setuju Untuk
Bergabung Dan Menuliskan Namanya.
“Ketika Kau Siap Untuk Beraksi, Ingatlah Bahwa Seluruh Kekuatan Tentaraku Siap Untuk Membantu.” Kata
Ma Teng.
Menunjuk Pada Mereka Ber Lima, “Kita Membutuhkan 10 Untuk Urusan Ini Dan Kita Dapat Berhasil
Menjalankan Rencana Kita.”
“Kita Tidak Dapat Mendapatkan Orang-Orang Yang Setia Dan Benar. Karena Sekarang Diistana Banyak
Sekali Antek2 Cao-Cao Disana. Satu Saja Orang Yang Salah Maka Akan Menghancurkan Semuanya. “, Kata
Dong Cheng.
Ma Teng Berkata Kepada Mereka Untuk Membawa Semua Daftar Pejabat. Dia Membaca Sampai Dia
Menemukan Nama Liu Dari Keluarga Kaisar, Kemudian Dia Menepuk Tangannya Dan Berkata, “Kenapa
Tidak Berkonsultasi Dengan Dia ?”
“Siapa?” Mereka Semua Bertanya.
“Liu Siapakah Itu ?” Yang Lainnya Bertanya.
Ma Teng Menjawab, “Pejaga Kekaisaran Untuk Daerah Yu Zhou, Liu Bei. Dia Ada Disini Dan Kita Harus
Memintanya Untuk Membantu.”
“Walaupun Dia Adalah Paman Dari Kaisar, Dia Berada Di Kubu Musuh Kita Dan Dia Tidak Akan
Bergabung,” Kata Dong Cheng.
“Tetapi Aku Melihat Sesuatu Dalam Perburuan Itu. “, Kata Ma Teng. “Ketika Cao-Cao Maju Untuk
Menerima Ucapan Selamat, Saudara Angkat Liu Bei, Guan Yu Bertindak Seolah-Olah Dia Akan Membunuh
Cao-Cao. Tetapi, Liu Bei Mencegahnya Dan Guan Yu Menurut. Liu Bei Pasti Ingin Menghancurkan CaoCao, Hanya Saja Dia Berpikir Bahwa Cakar Dan Taring Cao-Cao Masih Terlalu Banyak. Kau Harus
Mengajak Liu Bei Dan Dia Pasti Akan Setuju.”
Wu Shi Lalu Menyuruh Mereka Berhati-Hati Dan Berkata, “Jangan Terlalu Terburu-Buru. Mari Kita
Pikirkan Hal Ini Dengan Hati-Hati.”
Mereka Lalu Pulang Kerumahnya Masing-Masing. Keesokan Harinya Setelah Malam Tiba, Dong Cheng
Pergi Ke Tempat Kediaman Liu Bei Dan Dia Juga Membawa Titah Rahasia Kaisar. Segera Setelah Dong
Pdf By Kang Zusi
Cheng Bertemu Liu Bei Dan Saling Bertukar Sapa, Dia Diantar Masih Kesebuah Ruangan Pribadi Dimana
Mereka Dapat Berbicara Bebas. Kedua Saudara Angkat Liu Bei Juga Ada Disana.
“Ini Mungkin Suatu Yang Luar Biasa Pentingnya Sampai Paman Dong Cheng Harus Kesini Malam-Malam.”
Kata Liu Bei.
“Jika Aku Datang Siang Hari, Cao-Cao Mungkin Akan Mencurigai Sesuatu. Jadi Aku Datang Malam Hari.”
Arak Kemudian Dibawa Masuk Dan Ketika Mereka Sedang Minum-Minum, Dong Cheng Berkata, “Kenapa
Kau Menahan Saudaramu Hari Itu Diperburuan, Ketika Dia Akan Menyerang Cao-Cao ?”
Liu Bei Terkejut Dan Berkata, “Bagaimana Kau Tahu ?”
“Tidak Ada Yang Melihat Tetapi Aku Tahu.”
Liu Bei Tidak Dapat Menghindar Lagi Dan Berkata, “Itu Adalah Hanyalah Salah Paham Saja Yang
Membuat Saudaraku Ini Marah, Guan Yu Tidak Bermaksud Begitu.”
Dong Cheng Lalu Menggelengkan Kepalanya Dan Memasang Wajah Sedih.
“Hmm….” Kata Dia, “Jika Saja Semua Menteri Di Istana Seperti Guan Yu Maka Tidak Ada Lagi Orang
Yang Menghela Napas Karena Tidak Adanya Ketenangan Hidup.”
Sekarang Liu Bei Merasa Cao-Cao Mungkin Mengirim Seorang Untuk Mencobainya, Jadi Dia Dengan
Berhati-Hati Menjawab, “Dimana Ada Orang Yang Menghela Napas Sementara Cao-Cao Adalah Kepala
Dari Seluruh Urusan Negara ?”
Dong Cheng Langsung Bangun Dan Memasang Muka Marah.
“Kau Tuan Adalah Keluarga Langsung Dari Yang Mulia Kaisar Dan Aku Menunjukan Kepadamu
Perasaanku Yang Terdalam. Kenapa Kau Menyesatkan Aku ?”
Tetapi Liu Bei Menjawab, “Karena Aku Takut Kau Juga Menyesatkan Aku Dan Aku Sedang Berusaha
Untuk Mengetahui Apakah Memang Begitu.”
Dong Cheng Lalu Langsung Mengeluarkan Titah Kaisar Yang Diterimanya Dan Diperlihatkan Pada Liu Bei,
Liu Bei Sangat Tergerak Dengan Hal Ini. Lalu Dong Cheng Juga Mengeluarkan Sutra Putih Yang
Digunakan Untuk Menulis Nama Orang-Orang Yang Bersumpah Menjalankan Titah Kaisar Itu.
“Karena Kau Mempunyau Titah Seperti Ini Aku Tidak Dapat Tidak Tetapi Harus Menjalankan Bagianku.”
Kata Liu Bei Dan Dengan Permintaan Dong Cheng Dia Menambahkan Namanya Dan Tanda Tangannya
Dan Menyerahkan Kembali Sutra Putih Itu.
“Sekarang Kita Perlu 3 Orang Lagi Yang Akan Membuat Ini Menjadi 10 Dan Kita Akan Siap Untuk
Bertindak.”
“Tetapi Kau Harus Bertindak Hati-Hati Dan Janagan Sampai Hal Ini Diketahui Oleh Orang Lain,” Kata Liu
Bei.
Kedua Orang Itu Masih Berbincang-Bincang Sampai Hari Menjelang Pagi Ketika Tamunya Itu Akhirnya
Pulang.
Sekarang Dengan Maksud Agar Cao-Cao Tidak Mencurigai Bahwa Ada Sebuah Rencana Melawan Dia
Sedang Dijalankan, Liu Bei Mulai Mendedikasikan Dirinya Untuk Bercocok-Tanam, Menanam Sayuran Dan
Pdf By Kang Zusi
Menyirami Mereka Dengan Tangannya Sendiri. Guan Yu Dan Zhang Fei Menemuinya Dan Terheran-Heran
Karena Liu Bei Melakukan Hal-Hal Seperti Itu Sementara Ada Hal Besar Yang Membutuhkan Perhatiannya.
“Alasan Untuk Hal Ini Tidak Perlu Kalian Ketahui.” Jawab Liu Bei.
Dan Mereka Tidak Bertanya Lagi.
Suatu Hari Ketika Ke 2 Saudaranya Sedang Pergi Dan Liu Bei Sedang Sibuk Ditamannya, 2 Jendral CaoCao, Xu Chu Dan Zhang Liao Dengan Pengawal Cao-Cao Datang Dan Berkata, “Perintah Perdana Menteri,
Kau Harus Datang Segera.”
“Ada Hal Penting Apa ?” Tanya Liu Bei Dengan Gelisah.
“Kami Tidak Thau Apapun, Kami Hanya Diperintah Untuk Datang Dan Memintamu Menghadap.”
Yang Dapat Liu Bei Lakukan Hanyalah Menurut Saja.
Ketika Liu Bei Tiba, Cao-Cao Bertemu Dia Dan Tertawa Keras-Keras Serta Berkata, “Ini Kah Urusan Besar
Yang Kau Lakukan Di Rumah.”
Hal Ini Membuat Liu Bei Malu. Cao-Cao Memegang Tangannya Dan Mengantarkannya Ke Sebuah Taman
Pribadi Dan Berkata, “Sayuran2 Yang Kau Coba Pelajari Cara Menanamnya Adalah Sangat Sulit.”
Liu Bei Menarik Napas Dan Berkata, “Itu Bukanlah Suatu Pekerjaan, Itu Hanyalah Suatu Hobi Saja.”
Cao-Cao Berkata, “Aku Memperhatikan Buat Plum Berwarna Hijau Disebuah Pohon Hari Ini Dan Tiba-Tiba
Aku Teringat Beberapa Tahun Yang Lalu Ketika Kita Mengalahkan Zhang Xiu. Kita Berjalan Bersama
Melalui Sebuah Desa Dan Semua Orang Saat Itu Sedang Kehausan. Tiba-Tiba Aku Mengangkat Cambukku
Dan Menunjuk Sesuatu Di Kejauhan Dan Berkata ‘Lihatlah Disana Ada Pohon Plum Yang Banyak Buahnya’
Prajurit Mendengar Hal Itu Dan Membaut Mulut Mereka Penuh Dengan Air. Melihat Plum Tiba-Tiba
Menyulut Rasa Terima Kasihku. Aku Berhutang Sesuatu Kepada Plum Dan Kita Akan Membayarnya Hari
Ini. Aku Memerintahkan Pelayan Untuk Memanaskan Arak Dan Mengundangmu Untuk Berbagi.”
Liu Bei Cukup Tenang Saat Ini Dan Tidak Mencurigai Bahwa Cao-Cao Bermaksud Buruk. Dia Pergi
Dengan Cao-Cao Ke Sebuah Paviliun Di Taman Plum, Dimana Secangkir Arak Telah Disediakan Dan
Plum2 Yang Telah Dipotong Berada Dipiring Diatas Meja. Mereka Berdua Duduk Untuk Mebicarakan
Sesuatu Dan Menikmati Arak Mereka.
Ketika Mereka Sedang Minum, Tiba-Tiba Cuaca Berubah, Awal Berkumpul Dan Sepertinya Akan Hujan.
Lalu Seorang Pelayan Menunjuk Pada Kumpulan Awan Yang Seperti Naga Mengantung Di Langit. Liu Bei
Dan Cao-Cao Berbaring Di Balkon Untuk Melihat Hal Itu.
“Apakah Kau Mengerti Evolusi Dari Seekor Naga ?” Tanya Cao-Cao.
“Tidak Secara Detail.” Jawab Liu Bei.
“Seekor Naga Dapat Berukuran Bermacam-Macam, Dia Dapat Muncul Dengan Kemuliaanya Atau
Bersembunyi Dari Pandangan. Dia Dapat Menimbulkan Awan Dan Kabut. Dia Juga Dapat Bersembunyi
Dibalik Bayangan. Dia Juga Dapat Berada Diatas Gunung Tertinggi Atau Menyelam Di Laut Terdalam. Ini
Adalah Pertengahan Musim Semi Dan Naga Memilih Saat Ini Untuk Berbuah Menjadi Seseorang Yang
Sadar Akan Keinginannya Dan Menguasai Dunia. Naga Diantara Para Binatang Dapat Dibandingkan
Dengan Seorang Pahlawan Diantara Manusia. Kau, Telah Banyak Berkeliling Negeri. Kau Pasti Tahu
Siapakah Pahlawan Pada Masa Ini Dan Aku Harap Kau Mau Mengatakan Siapakah Mereka.”
“Aku Hanyalah Orang Biasa, Bagaimana Aku Mengetahui Hal Ini ?”
Pdf By Kang Zusi
“Jangan Terlalu Merendah. “Kata Cao-Cao.
“Aku Berterima Kasih Atas Perlindunganmu Dan Juga Aku Mendapatkan Jabatan Di Istana Karena Kau.
Tetapi Mengenai Siapakah Pahlawan Itu Aku Benar-Benar Tidak Tahu Siapakah Yang Kau Maksud.”
“Kau Mungkin Tidak Pernah Melihat Wajah Mereka, Tetapi Pasti Kau Pernah Mendengar Nama Mereka.”,
Kata Cao-Cao.
“Yuan Shu Dari Selatang Sungai Huai, Dengan Tentaranya Yang Kuat Dan Sumber Daya Yang Berlimpah,
Apakah Dia Salah Satunya ?” Tanya Liu Bei.
Cao-Cao Tertawa, “Tengkorak Busuk Dari Liang Kubur Itu. Aku Akan Segera Menyingkirkannya.”
“Kalau Begitu, Pasti Yuan Shao. Jabatan Tinggi Negara Selalu Dipegang Oleh Keluarganya Untuk 4
Generasi Dan Teman-Temannya Banyak Sekali Diseluruh Kekaisaran Ini. Dia Mempunyai Pasukan Yang
Besar Dan Daerah Yang Subur Di Ji Zhou Serta Dia Juga Memiliki Banyak Orang-Orang Hebat Dan
Berbakat, Pasti Dia Orangnya.”
“Pengecut Itu, Dia Selalu Mempunyai Rencana Besar Tetapi Tidak Pernah Berani Bertindak. Dia Selalu
Ingin Mendapatkan Sesuatu Yang Besar Tetapi Tidak Berani Berkorban. Dia Kehilangan Visinya Untuk Hal
Lainnya Karena Dia Hanya Melihat Keuntungan Kecil Didepan Mata. Dia Bukanlah Salah Satunya.”
“Liu Biao Dari Jing Zhou, Dia Orang Yang Sangat Dihormati Dan Terkenal. Kemahsyurannya Telah
Didengar Keseluruh Penjuru,Pasti Dia Adalah Seorang Pahlawan.”
“Dia Adalah Orang Yang Tidak Perduli Tentang Banyak Hal, Seorang Dengan Reputasi Kosong. Tidak,
Bukan Dia.”
“Sun Ce Adalah Seorang Pemuda Hebat, Dia Adalah Pemimpin Dari Seluh Dataran Selatan, Apakah Dia
Pahlawan Yang Dimaksud ?”
“Dia Mendapatkan Keuntungan Dari Reputasi Ayahnya, Sun Jian. Sun Ce Bukanlah Pahlawan Sejati.”
“Bagaimana Dengan Liu Zhang Dari Yi Zhou ?”
“Walaupun Dia Berasal Dari Keluarga Kekaisaran, Dia Tidak Lebih Dari Anjing Penjaga. Bagaimana Kau
Dapat Menyebutnya Seorang Pahlawan?”
“Bagaimana Dengan Zhang Xiu, Han Sui, Zhang Lu Dan Pemimpin Lainnya ?”
Cao-Cao Tertawa Keras-Keras Dan Berkata, “Orang-Orang Rendah Seperti Mereka Tidak Pantas Kau
Sebutkan.”
“Dengan Pengecualian2 Seperti Itu, Aku Tidak Tahu Siapa Lagi Yang Pantas Disebut Pahlawan.”
“Pahlawan Adalah Mereka Yang Memiliki Gagasan2 Besar Didalam Diri Mereka Dan Mempunyai Rencan
Untuk Mendapatkannya. Mereka Memiliki Rencana Untuk Merangkul Semua Orang Dan Seluruh Dunia
Ada Didalam Kebaikannya.”
“Siapa Orang Yang Seperti Itu ?” Tanya Liu Bei.
Cao-Cao Menunjuk Liu Bei Dan Kemudian Dirinya Serta Berkata, “Hanya Kau Dan Aku Lah Yang Paling
Pantas Disebut Pahlawan Didunia Ini.”
Pdf By Kang Zusi
Liu Bei Langsung Terkejut, Sendok Dan Sumpitnya Langsung Jatuh Kelantai. Pada Saat Itu Kebetulan Petir
Mengelegar Dilangit Dan Turun Hujan.
Liu Bei Langsung Menunduk Untuk Mengambil Sendok Dan Sumpitnya Yang Terjatuh Dan Berkata,
“Sungguh Mengagetkan ! Dan Petir Itu Sungguh Dekat Sekali.”
“Apa!!!, Kau Takut Dengan Kilat Dan Petir ?” Kata Cao-Cao.
Liu Bei Menjawab, “Yang Bijaksana Saja Takut Dengan Petir Yang Muncul Tiba-Tiba Dan Angin Yang
Bertiup Kencang, Mengapa Seseorang Tidak Boleh Takut Karena Itu ?”
Dengan Itu Liu Bei Menyembunyikan Mengapa Dia Sebenarnya Terkejut. Bukan Petir Yang Mebuatnya
Terkejut Tetapi Apa Yang Didengarnya Dari Cao-Cao Yang Membuatnya Terkejut.
Hujan Kemudian Berhenti Dan Muncul 2 Orang Sedang Terburu2 Melewati Taman, Kedua Nya Membawa
Senjata. Mereka Menuju Paviliun Itu Dimana Cao-Cao Dan Liu Bei Sedang Duduk. Mereka Adalah Guan
Yu Dan Zhang Fei.
Kedua Saudaranya Itu Sedang Berada Diluar Kota Untuk Berlatih Memanah Ketika Undangan Cao-Cao
Kepada Liu Bei Datang Tiba-Tiba. Ketika Mereka Kembali Pulang Mereka Mendengar Ada 2 Pejabat Yang
Tiba Dan Membawa Liu Bei Menuju Kediaman Perdana Menteri. Mereka Langsung Secepatnya Pergi Ke
Kediaman Perdana Menteri Dan Diberitahu Bahwa Kakak Mereka Sedang Berada Bersama Perdana Menteri
Di Taman. Dan Karena Mereka Takut Sesuatu Telah Terjadi Maka Mereka Terburu-Buru Masuk.
Sekarang Mereka Melihat Kakaknya Sedang Berbincang-Bincang Dengan Cao-Cao Dan Menikmati Arak
Bersama. Mereka Mengambil Posisi Seperti Biasa Dan Berdiri Menunggu.
“Kenapa Kalian Datang Kemari ?” Tanya Cao-Cao.
“Kami Mendengar Tuan Mengundang Kakak Kami Untuk Minum Arak. Dan Kami Datang Untuk
Menghibur Kalian Dengan Sedikit Permainan Pedang,” Kata Mereka.
“Ini Bukan Perjamuan Hong Men” Jawab Cao-Cao, “Apa Gunanya Kita Membutuhkan Xiang Chang Dan
Xiang Ba ?”
Liu Bei Tersenyum. Tuan Rumah Kemudian Menyuruh Pelayan Menghidangkan 2 Cangkir Arak Lagi Untuk
Kedua “Fan Kuai” Untuk Menenangkan Kegelisahan Mereka Dan Segera Setelah Mereka Minum, Mereka
Ber3 Berpamitan Dan Kembali Kekediamannya.
“Kami Hampir Mati Ketakutan” Kata Guan Yu.
Cerita Mengenai Sumpit Yang Jatuh Diceritakan Oleh Liu Bei. Kedua Saudaranya Bertanya Apa Yang
Kakak Maksudkan Dengan Tindakannya Itu.
“Dengan Aku Belajar Bercocok Tanam, Aku Ingin Menyakinkan Cao-Cao Bahwa Aku Tidak Memiliki
Ambisi Apapun. Tetapi Ketika Dia Menunjuk Diriku Sebagai Salah Satu Pahlawan, Aku Terkejut, Karena
Aku Pikir Dia Memiliki Kecurigaan. Aku Beruntung Disaat Yang Tepat Ada Petir Dan Itu Membuatku
Dapat Beralasan Kenapa Aku Terkejut.”
“Kau Sungguh-Sungguh Pintar Kakak” Kata Guan Yu Dan Zhang Fei.
Keesokan Harinya Cao-Cao Lagi2 Mengundang Liu Bei Dan Ketika Kedua Orang Ini Sedang MinumMinum, Man Chong, Yang Telah Dikirim Untuk Menyelidiki Apa Yang Sedang Dilakukan Yuan Shao
Datang Untuk Melapor.
Pdf By Kang Zusi
Man Chong Berkata, “Gongsun Zan Telah Seluruhnya Berhasil Dikalahkan Oleh Yuan Shao.”
“Apakah Kau Mengetahui Detail Kejadiannya ? Aku Sangat Ingin Tahu Mengenai Hal Itu ?” Tanya Liu Bei.
“Mereka Sedang Berperang Dan Gongsun Zan Adalah Pihak Yang Terdesak. Jadi Dia Bertindak Defensif.
Dia Membangun Tembok Yang Tinggi Dan Menara2 Tinggi Yang Disebutnya Menara Yijing. Dan Disana
Dia Menyimpan Semua Beras Berjumlah 100.000 Peti Dan Disana Juga Dia Menjadikannya Markas
Utamanya. Pasukan Perangnya Setiap Hari Silih Berganti Keluar Masuk Benteng, Sebagian Menyerang
,Sebagian Balik Untuk Beristirahat. Kemudian Salah Satu Dari Pasukannya Itu Terkepung Dan Meminta
Gongsun Zan Membantu. Gongsun Zan Berkata, ‘Jika Aku Menyelamatkan Dia, Nantinya Setiap Orang
Akan Berharap Diselamatkan Dan Tidak Akan Berusaha Yang Terbaik.’ Jadi Gongsun Zan Tidak Mengirim
Bantuan. Hal Ini Menyebabkan Pasukannya Menjadi Tidak Memiliki Kepercayaan Dengan Tuannya Dan
Meninggalkan Dia. Gongsun Zan Kemudian Mengirimkan Surat Ke Ibu Kota Untuk Meminta Bantuan,
Tetapi Utusannya Tertangkap. Kemudian Dia Mengirim Surat Pada Zhang Yan Untuk Mengatur Bersama
Dirinya Serangan 2 Arah, Tetapi Surat Itu Jatuh Ketangan Yuan Shao. Rencana Itu Di Manipulasi Oleh
Yuan Shao Yang Mengirimkan Surat Balasan Yang Isinya Menyetujui Rencana Itu. Akhirnya Gongsun Zan
Terjebak Oleh Siasat Yuan Shao Dan Dia Mengalami Kekalahan Berat Dan Terpaksa Mundur Kedalam
Kota. Disana Dia Dikepung Dan Sebuah Terowongan Bawah Tanah Digali Oleh Musuh Sampai Masuk
Kedalam Kotanya Tepat Dibawah Menara Tingginya Itu. Menara Itu Dibakar Oleh Pasukan Yuan Shao Dan
Gongsun Zan Tidak Dapat Melarikan Diri. Lalu Di Membunuh Anak Dan Istrinya Kemudian Dia Gantung
Diri. Kobaran Api Menghancurkan Tubuh Seluruh Keluarganya Itu.”
“Yuan Shao Telah Memasukan Sisa-Sisa Pasukan Gongsun Zan Kedalam Pasukanya Dan Dia Menjadi
Semakin Kuat. Saudaranya Di Selatan Sungai Huai Telah Menjadi Sangat Sombong Dan Kejam Sehingga
Penduduk Disana Menjadi Marah Padanya. Lalu Yuan Shu Berkata Dia Akan Menyerahkan Kedudukannya
Sebagai Kaisar Untuk Yuan Shao. Yuan Shao Meminta Stempel Kekaisaran Dan Yuan Shu Berkata Dia
Akan Mengirimkannya Secara Pribadi. Sekarang Yuan Shu Sudah Meninggalkan Sungau Huai Dan Akan
Segera Pindah Ke Utara Sungai Kuning. Jika Dia Berhasil , Kedua Saudara Itu Akan Mengambil Alih
Daerah Yang Vital Dan Dapat Berbahaya Bagi Kita.”
Itu Adalah Cerita Yang Sedih. Liu Bei Masih Teringat Hari-Hari Dimana Kesedihan Dan Kekecewaan,
Gongsun Zan Masih Dapat Membantunya Dan Memberikannya Kesempatan. Lebih Lagi Dia Sangat Ingin
Tahu Bagaimana Nasib Zhao Zilong.
Didalam Hatinya Dia Berkata, “Ini Adalah Kesempatan Yang Baik Bagiku Untuk Membebaskan Diri.”
Lalu Liu Bei Berdiri Dan Berkata Kepada Cao-Cao, “Jika Yuan Shu Pergi Dan Bergabung Dengan
Kakaknya, Dia Pasti Akan Melalui Xu Zhou. Aku Harap Kau Akan Memberiku Tentara Untuk
Menghancurkan Mereka Dalam Perjalanan. Hal Itu Akan Menamatkan Yuan Shu.”
“Mintalah Ijin Pada Kaisar Esok Hari Dan Aku Akan Memberimu Tentara. “Kata Cao-Cao.
Jadi Keesokan Harinya Liu Bei Pergi Menemui Kaisar Dan Cao-Cao Memberinya 50.000 Pasukan Berkuda
Dan Pejalan Kaki Dan Mengirim Jendralnya Zhu Ling Dan Lu Zhao Bersama Liu Bei.
Ketika Berpisah Dengan Liu Bei, Kaisar Mengeluarkan Air Mata.
Segera Liu Bei Kembali Ke Kediamannya Dan Dia Mempersiapkan Segala Sesuatunya Untuk Berangkat.
Mengambil Stempel Penugasannya Sebagai Jendral Dan Menyiapkan Senjatanya. Dong Cheng Pergi 3 Km
Jauhnya Dari Kota Untuk Melepas Kepergian Liu Bei.
“Kau Janagan Khawatir Dengan Kepergianku. Perjalanan Ini Akan Membantu Rencana Kita.” Kata Liu Bei.
“Ingatlah Selalu Hal Itu Dalam Dirimu.” Kata Dong Cheng, “Dan Jangan Pernah Lupakan Yang Mulia
Membutuhkan Kita.”
Pdf By Kang Zusi
Mereka Berpisah, Pada Saat Itu Kakaknya Bertanya Padanya Kenapa Dia Sangat Terburu-Buru Unutk Pergi.
Liu Bei Menjawab, “Aku Telah Berada Disangkar Burung, Seperti Ikan Berada Didalam Jaring. Hal Ini
Seperti Ikan Kembali Kelaut Lepas Dan Burung Terbang Keangkasa. Aku Sangat Menderita Terkurung
Didalam Istana.”
Lalu Dia Memerintahkan Zhu Ling Dan Lu Zhao Untuk Mempercepat Laju Tentara.
Sekarang Guo Jia Dan Cheng Yu Yang Sedang Pergi Memeriksa Persediaan Dan Perlengkapan Telah
Kembali. Segera Mereka Mendengar Mengenai Ekspedisi Liu Bei Ini, Mereka Lalu Pergi Menemui Tuannya
Dan Bertanya Mengapa Dia Membiarkan Liu Bei Memimpin Tentara.
“Dia Pergi Untuk Menghancurkan Yuan Shu” Jawab Cao-Cao.
“Sebelumnya Ketika Dia Adalah Penjaga Kekaisaran Wilayah Yu Zhou, Kami Merekomendasikan Untuk
Membunuhnya Tetapi Kau Tidak Mendengar Saran Kami. Sekarang Kau Memberinya Tentara. Kau Telah
Membiarkan Naga Terbang Kelangit Dan Harimau Kembali Kegunung. Kontrol Apa Lagi Yang Kau Punya
Padanya Dimasa Depan ?”
Lalu Berbicaralah Cheng Yu Dan Guo Jia, “Bahkan Jika Kau Tidak Mau Menghukum Mati Dia, Kau Tidak
Perlu Membiarkannya Dia Pergi. Seperti Pepatah Mengatakn, ‘Biarkan Musuh Terlena Selama Satu Hari Dan
Kita Akan Memastikan Tidak Ada Ancaman Untuk Selamanya.’ Kau Harus Melihat Kebenaran Hal Ini.”
Cao-Cao Merasa Bahwa Saran Itu Sangat Beralasan, Lalu Dia Mengirim Xu Chu Dengan 500 Pasukan
Berkuda Untuk Segera Membawa Liu Bei Kembali.
Liu Bei Bergerak Sangat Cepat Ketika Dia Akhirnya Memperhatikan Bahwa Ada Awan Debu Dibelakang
Pasukannya Dan Bergerak Mendekat. Dia Berkata Pada Saudarduanya, “Pasti Mereka Mengejar Kita. “
Dia Akhirnya Memutuskan Berhenti Dan Membuat Kemah Pertahanan. Dan Memerintahkan Saudaranya
Untuk Bersiap-Siap. Masing-Masing Disetiap Sisi. Kemudian Utusanpun Tiba Dan Menemukan Dirinya
Ditengah-Tengah Formasi Pasukan Yang Siap Berperang. Xu Chu Segera Turun Dari Kuda Dan Masuk
Kedalam Kemah Untuk Berbicara Dengan Liu Bei.
“Tuan Ada Urusan Apa Kau Datang ?” Tanya Liu Bei.
“Perdana Menteri Telah Mengrimku Untuk Memintamu Kembali Karena Ada Masalah Yang Harus
Dibicarakannya.”
“Ketika Jendral Telah Berada Dilapangan, Bahkan Perintah Kaisar Pun Jadi Tidak Berlaku. Aku Telah
Berpamitan Pada Kaisar Dan Menerima Perintah Perdana Menteri Dan Tidak Ada Yang Perlu Kukatakan
Lagi. Kau Boleh Kembali Dan Membawa Kata-Kata Ku Itu Sebagai Balasan.”
Xu Chu Bingung Apa Yang Akan Dia Lakukan. Dia Berpikir, “Perdana Menteri Menganggap Liu Bei
Adalah Teman Dan Aku Tidak Mempunyai Perintah Untuk Membunuhnya. Aku Hanya Dapat Kembali
Dengan Jawaban Ini Dan Bertanya Instruksi Selanjutnya.”
Lalu Xu Chu Pun Pergi, Ketika Dia Menjelaskan Apa Yang Terjadim Cao-Cao Masih Ragu-Ragu Untuk
Mengambil Tindakan.
“Penolakan Untuk Kembali Ini Berarti Pembakangan. “Kata Cheng Yu Dan Guo Jia.
“Tetapi Kedua Jendralku Ada Bersama Dia. “Kata Cao-Cao. “Dia Tidak Akan Berani Bertindak MacamMacam. Lagipula Akulah Yang Mengirimnya Dan Aku Tidak Dapat Menarik Perintahku Sendiri.”
Pdf By Kang Zusi
Akhirnya Liu Bei Pun Tidak Dikejar Lagi.
Segera Setelah Ma Teng Mendengar Bahwa Liu Bei Telah Bergerak. Dia Melaporkan Pada Istana Bahwa
Ada Urusan Yang Medesak Yang Membutuhkannya Dan Dia Kembali Kedaerahnya Dia Xi Liang.
Ketika Liu Bei Sampai Di Xu Zhou, Penguasa Sementara Daerah Itu, Che Zhou Datang Untuk Menemuinya.
Ketika Perjamuan Telah Berakhir, Sun Qian Dan Mi Zhu Datang Mengunjungi Che Zhou Lalu Liu Bei Dan
Meneruskannya Untuk Bertemu Dengan Keluarganya.
Pengintai Dan Mata-Mata Dikirim Untuk Melihat Apa Yang Dilakukan Yuan Shu. Mereka Kembali Dan
Melapor, “Kesombongan Yuan Shu Telah Membuat Jendralnya Lari Meninggalkan Dia. Lei Bo Dan Chen
Lan, Kedua Nya Telah Kembali Ke Gunung Song. Karena Itu Kekutan Pasukan Yuan Shu Berkurang, Dia
Menulis Pengunduran Dirinya Sebagai Kaisar Dan Akan Menyerahkan Stempel Kekaisaran Kepada Yuan
Shao. Dia Telah Mengepak Seluruh Tanda-Tanda Kekaisarannya Dan Dengan Sisa Tentaranya Dai Bergerak
Ke Barat.”
Ketika Yuan Shu Mendekati Xu Zhou, Liu Bei Memimpin Tentaranya Yang Berjumalah 50.000 Dengan Ke
4 Jendralnya. Yuan Shu Mengirim Ji Ling Untuk Membuka Jalan. Tetapi Zhang Fei Menghalanginya, Kedua
Pasukan Bertempur. Zhang Fei Melawan Ji Ling Dan Akhirnya Ji Ling Pun Tewas Terkena Tusukan
Tombak Zhang Fei. Pasukan Ji Ling Yang Ketakutan Akhirnya Berserakan Dan Lari.
Lalu Yuan Shu Memerintahkan Agar Pasukanya Maju Terus Menyerang Liu Bei. Liu Bei Menempatkan Zhu
Ling Dan Lu Zhao Di Sisi Kiri Dan Guan Yu Serta Zhang Fei Disisi-Sisi Kanan Dan Dia Sendiri Berada Di
Tengah, Lalu Dia Keluar Bersama Pasukannya Untuk Menghadapi Yuan Shu.
Segera Setelah Musuh Mendekat, Liu Bei Mulai Memanas-Manasi Yuan Shu, “Kau Seorang Pemberontak,
Aku Mempunyai Titah Untuk Memusnahkanmu ! Menyerahlah Dan Dengan Kebaikan Kaisar Mungkin Dia
Akan Memaafkanmu !”
“Kau Pembuat Tikar Dan Sendal Dari Jerami !!! Berani Sekali Kau Mengajari Aku !” Kata Yuan Shu Dan
Dia Memerintahkan Pasukannya Maju.
Liu Bei Memundurkan Pasukannya Dan Ke 4 Jendranya Dari Sisi Dan Kanan Mendekat Sehingga Mereka
Mengepung Musuh. Mereka Membantai Pasukan Yuan Shu Sehingga Mayat-Mayat Bergelimpangan
Didataran Itu Dan Darah Mengalir Bagaikan Air Sungai. Pada Saat Yang Sama Mantan Jendral Yuan Shu,
Lei Bo Dan Chen Lan Dari Gunung Song Menyerang Pasukan Yang Menjaga Persediaan Dibelakang Dan
Melengkapi Kekalahan Yuan Shu. Yuan Shu Mencoba Lari Ke Shou Chun, Tetapi Lei Bo Dan Chen Lan
Menghalangi Jalannya.
Yuan Shu Akhirnya Pergi Ke Jiang Ling, Pasukannya Hanya Tersisa 1000 Prajurit Saja. Posisinya Sangat
Lemah, Dia Tidak Dapat Pergi Maupun Bertarung. Pada Saat Itu Adalah Musim Panas Dimana Matahari
Sangat Terik Dan Udara Sangat Panas. Mereka Hampir Kehabisan Bahan Makanan. Seluruh Persediaan
Hanya Tersisa 3 0 Kereta Beras. Persediaan Ini Hanya Cukup Untuk Makan Seluruh Prajuritnya Dan Seluruh
Anggota Keluarga Yuan Shu Sudah Sangat Kelaparan. Banyak Yang Mati Gara2 Kelaparan Ini. Yuan Shu
Tidak Dapat Menelan Makanan Yang Alot Yang Prajuritnya Makan Itu. Suatu Hari Dia Memerintahkan
Kokinya Untuk Membawakannya Air Madu Untuk Melepas Dahaganya.
“Sudah Tidak Ada Air Tuan, Sumur Saja Telah Tercemar Oleh Darah ” Jawab Koki Itu, “Dimana Saya
Dapat Mencari Air Madu ?”
Yuan Shu Tiba-Tiba Berdiri Dari Kursinya Dan Dia Berguling-Guling Dilantai Dengan Berteriak Kesakitan.
Darah Keluar Dari Mulutnya Dan Dia Lalu Tewas. Ini Terjadi Di Bulan Ke 6 Tahun 4 Masa Jian An (Sekitar
Tahun 199 M)
Yuan Shu Telah Tewas Dan Keponakannya, Yuan Yin Membawa Peti Matinya Serta Istri Dan Anak-Anak
Yuan Shu, Mereka Mencoba Untuk Meminta Perlindungan Di Lu Jiang. Disana Ada Seorang Kepala
Pdf By Kang Zusi
Pengadilan, Xu Liu, Dia Membunuh Semua Yang Selamat. Diantara Barang-Barang Yagn Ada Dia
Menemukan Stempel Kekaisaran, Dia Segera Membawa Stempel Itu Kepada Cao-Cao Dan Atas JasaJasanya Cao-Cao Mengangkatnaya Sebagai Gubernur Gaoling. Sejak Saat Itu Stempel Kekaisaran Menjadi
Milik Cao-Cao.
Ketika Liu Bei Mendengar Yuan Shu Telah Wafat, Dia Menyiapkan Laporan Untuk Dikirim Ke Istana Dan
Mengirimnya Pada Cao-Cao. Dia Mengirim 2 Jendral Cao-Cao Untuk Melaporkan Hal Itu Sementara
Pasukannya Tetap Berada Di Xu Zhou. Dia Juga Langsung Pergi Menuju Daerah2 Sekitar Dan Meyakinkan
Penduduk Untuk Melakukan Aktivitas Kesehariannya.
Cao-Cao Sangat Marahya Pada Kedua Jendralnya Itu Yang Kembali Tanpa Pasukan Mereka Dan Akan
Segera Menghukum Mati Mereka Ketika Xun Yu Memohon Kepada Dia.
“Kekuasaan Ada Ditangan Liu Bei Dan Kedua Orang Ini Tidak Mempunyai Pilihan Lain. “Kata Xun Yu.
Jadi Akhirnya Mereka Berdua Dimaafkan.
“Kau Harus Menginstruksikan Che Zhou Untuk Menghancurkan Liu Bei.” Kata Xun Yu.
Cao-Cao Kemudian Mengirim Perintah Rahasia Kepada Che Zhou, Kemudian Che Zhou Berkonsultasi
Dengan Chen Deng Bagaimana Cara Menjalankannya.
Chen Deng Berkata, “Ini Sangat Mudah. Liu Bei Berada Diluar Kota Dan Sebuah Perangkap Dapat Kita
Persiapkan Digerbang Kota Untuk Menyerangnya Ketika Dia Kembali Kemari. Aku Akan Menyerang Para
Pengikutnya Dengan Panah Dari Atas Tembok Kota.”
Che Zhou Setuju Dengan Hal Ini.
Lalu Chen Deng Menenui Ayahnya Dan Menceritakan Hal Ini. Chen Gui Memerintahkan Dia Untuk Pergi
Menemui Liu Bei Dan Menceritakan Hal Ini. Tidak Lama Dia Pergi, Chen Deng Berpapasan Dengan Guan
Yu Dan Zhang Fei, Yang Kepada Mereka Dia Menceritakan Hal Ini.
Sekarang Liu Bei Masih Cukup Jauh Berada Dibelakang. Segera Zhang Fei Mendengar Rencana Itu, Dia
Ingin Menyerang Kota Itu Tetapi Guan Yu Mengusulkan Rencana Lain.
Kata Dia,”Menyerang Kota Akan Berakibat Kekalahan Karena Kita Berada Diluar Tembok Dan Aku Pikir
Aku Dapat Memastikan Kematian Che Zhou Dengan Sebuah Strategi. Nanti Malam Kita Akan Menyamar
Menjadi Prajurit Cao-Cao Dan Meminta Dia Menemui Kita. Lalu Kita Akan Membunuh Dia.”
Zhang Fei Menyetujui Renana Itu. Mereka Mengambil Serangam Dan Bendera Tentara Cao-Cao. Pada
Tengah Malam Mereka Mendekat Ke Tembok Kota Dan Memanggil Penjaga Gerbang. Penjaga Itu
Menanyakan Siapa Mereka. Orang Itu Menjawab Bahwa Mereka Adalah Pasukan Zhang Liao Yang Dikirm
Dari Ibu Kota. Hal Ini Disampaikan Pada Che Zhou Yang Segera Mencari Chen Deng Untuk Meminta
Sarannya.
“Jika Kita Tidak Menerima Mereka, Mereka Akan Meragukan Kesetiaan Kita” Kata Che Zhou. “Tetapi Jika
Aku Pergi Ke Luar Maka Mungkin Aku Akan Masuk Dalam Perangkap.”
Lalu Dia Naik Keatas Tembok Dan Berkata, “Disini Terlalu Gelap Untuk Membedakan Kawan Dan Lawan.
Kau Harus Menunggu Hingga Pagi.”
“Jika Liu Bei Mengetahui Keberadaan Kami Dia Pasti Langsung Menyerang.” Teriak Tentara-Tentara Yang
Didepan Gerbang Itu.
Pdf By Kang Zusi
Dan Mereka Memohon Untuk Dibiarkan Masuk Dalam Gerbang. Che Zhou Masih Ragu-Ragu Akan Hal Ini.
Lalu Mereka Berteriak Lebih Keras Untuk Dibiarkan Masuk.
Kemudian Che Zhou Mengambil Baju Zirahnya, Dan Memerintahkan 1000 Pasukan Berkuda Untuk Keluar
Mengikutinya. Dia Menurunkan Jembatan Gantung Dan Membuka Gerbang Lalu Dia Keluar, “Dimana
Zhang Liao ?”
Lalu Tiba-Tiba Obor Dinyalakan Dan Dia Mengenai Guan Yu Dgn Tombaknya Itu.
“Bajingan Kau !” Teriak Guan Yu, “Kau Berencana Membunuh Kakakku !!!”
Che Zhou Sangat Ketakutan Dan Segera Berputar Untuk Kembali Masuk Gerbang. Tetapi Chen Deng
Menembakan Panah Pada Pasukan Chen Deng Sehingga Akhirnya Che Zhou Harus Merapat Ketembok Dan
Berputar Mencari Gerbang Lain. Tetapi Guan Yu Berhasil Mengejarnya Dan Menebas Kepala Che Zhou.
Guang Yu Memenggal Kepalanya Dan Kemudia Kembali Ke Depan Gerbang Kota, “Aku Telah Membunuh
Pengkhianat. Yang Lain Tidak Perlu Takut Jika Kalian Menyerah !”
Mereka Semua Membuang Senjatanya Dan Menyerah. Segera Setelah Semuanya Tenang Kembali, Guan Yu
Membawa Kepala Che Zhou Untuk Ditunjukan Pada Liu Bei Dan Menceritakan Rencana Jahat Che Zhou.
“Tetapi Apa Yang Akan Cao-Cao Pikirkan Mengenai Hal Ini ?” Kata Liu Bei. “Dia Pasti Akan Datang.”
“Jika Dia Begitu, Kita Akan “Menyambutnya” Dengan Pasukan Kita.” Kata Guan Yu.
Tetapi Liu Bei Sangat Sedih Ketika Dia Memasuki Kota. Dia Melihat Para Tetua Dari Rakyat Berlutut
Dipinggir Jalan Menyambutnya Masuk. Ketika Dia Sampai Dikediaman Gubernur, Dia Menemukan Zhang
Fei Sedang Membantai Seluruh Anggota Keluarga Che Zhou.
Liu Bei Berkata, “Kita Telah Membunuh Salah Satu Jendral Terbaik Cao-Cao Dan Bagaimana Kita Akan
Mempertanggung Jawabkan Hal Itu ?”
“Jangan Khawatir ! ” Balas Chen Deng, “Aku Mempunyai Rencana.”
Rencana Yang Chen Deng Usulkan Pada Liu Bei Adalah, “Yuan Shao Merupakan Mimpi Buruk Bagi CaoCao. Dia Menempatkan Pasukannya Pada Posisi Yang Menguntungkan Dan Menguasai Daerah Besar
Sekali– Ji Zhou, Qing Zhou, You Zhou Dan Bing Zhou– Dengan 1 Juta Prajurit Dan Para Jendral Dan
Penasehat Yang Banyak. Tulislah Surat Padanya Dan Mohon Dia Untuk Menyelamatkan Dirimu.”
Liu Bei Menajawab,”Tetapi Kita Tidak Pernah Mempunyai Hubungan Apapun Dan Dia Tidak Akan
Mungkin Menolong Orang Yang Telah Menghancurkan Saudaranya.”
“Ada Seseorang Yang Keluarganya Telah Sangat Dekat Dengan Keluarga Yuan Untuk Ratusan Tahun. Yuan
Shao Pasti Akan Membantu Jika Dia Yang Menulis.”
“Dan Siapakah Dia ?”
“Seorang Pria Yang Kau Kenal Dgn Sangat Baik Dan Sangat Dihormati. Dapatkah Kau Menebaknya ?”
“Pasti Yang Kau Maksudkan Adalah Zhang Xuan,” Kata Liu Bei.
“Ya, Benar Dia Orangnya” Chen Deng Berkata Dengan Tersenyum.
Zheng Xun Adalah Seorang Terpelajar Dan Berbakat Yang Telah Lama Berguru Pada Seorang Guru
Terkenal Bernama Ma Rong, Yang Pengetahuannya Tentang Buku-Buku Confucius Sudah Sangat Terkenal.
Pdf By Kang Zusi
Kapanpun Ma Rong Sedang Mengajarkan Ilmunya, Dia Membiarkan Tirai-Tirai Dibelakang Dibuka Dimana
Ada Gadis-Gadis Penyanyi Bernyanyi Disana. Lalu Para Murid Berkumpul Didepan Tirai, Zheng Xuan
Menghadiri Sekolah Ini Selama 3 Tahun Dan Tidak Pernah Sekalipun Matanya Memandang Gadis-Gadis
Penyanyi Itu.
Gurunya Sangat Terkesan Dengan Muridnya Ini. Setelah Zheng Xuan Menyelesaikan Studinya Dan Pulang
Kerumah, Ma Rong Memuji Dia Kepada Orang Lain Dan Berkata, “Hanya Satu Orang Yang Telah Mengerti
Inti Dari Ajaranku Dan Dia Adalah Zheng Xuan.”
Didalam Rumah Zheng Xuan, Para Pelayannya Sangat Familiar Dengan Buku-Buku Confucius. Sekali
Waktu Ada Seorang Pelayannya Yang Berbuat Salah Dan Dihukum Oleh Zheng Xuan. Dia Disuruh Berlutut
Didepan Pintu Masuk. Dan Ada Pelayan Lainnya Yang Mengejek Dia Dengan Mengutip Isi Buku
Konfusius. Pelayan Yang Dihukum Itu Juga Membalas Dengan Mengutit Buku Konfusius.
Zheng Xuan Lahir Disebuah Keluarga Yang Terpelajar. Pada Masa Kekuasaan Kaisar Huan, Dia Menjadi
Kepala Sekertariat Negara. Tetapi Ketika 10 Kasim Berkuasa, Dia Menyerahkan Jabatannya Dan Pensiun
Serta Kembali Ke Desa Di Xu Zhou. Liu Bei Telah Mengenalnya Sebelumnya Dan Juga Pernah Meminta
Saran Darinya Dan Sangat Menghargainya.
Liu Bei Sangat Senang Ketika Dia Teringat Orang Ini Dan Tanpa Membuang-Buang Waktu, Dengan
Ditemani Chen Deng, Dia Pergi Ke Rumah Zheng Xuan Untuk Meminta Dia Menulis Surat. Zheng Xuan
Dengan Senang Hati Menuliskannya.
Sun Qian Dipercaya Untuk Mengantarkan Surat Itu Dan Dia Segera Berangkat. Yuan Shao Membaca Surat
Itu Dan Berpikir Panjang Sebelum Dia Berbicara.
“Liu Bei Menghancurkan Saudaraku Dan Aku Seharusnya Tidak Membantu Dia, Tetapi Karena Aku Masih
Memandang Orang Yang Menulis Surat Ini Padaku Maka Aku Harus Membantunya.”
Segera Yuan Shao Mengumpulkan Bawahannya Dan Mempertimbangkan Penyerangan Kepada Cao-Cao.
Penasehat Tian Feng Berkata, “Janagan Kirim Pasukan. Rakyat Sangat Kelelahan Dan Lumbung Sedang
Kosong Saat Ini Kaena Perang Yang Terus Menerus. Lebih Baik Kita Laporkan Kemenangan Kita Atas
Gongsun Zan Ke Istana. Jika Hal Itu Tidak Sampai Pada Kaisar, Maka Kita Kirimkan Pernyataan Bahwa
Cao-Cao Mengelabui Pemerintah. Lalu Kita Kirimkam Tentara, Duduki Li Yang Dan Buatlah Kapal-Kapal
Perang Di Henan. Siapkan Senjata Dan Kirimkam Pasukan-Pasukanmu. Dalam 3 Tahun Kau Akan
Memenangkan Seluruh Negri.”
Penasehat Shen Pei Berkata, “Aku Tidak Setuju. Kejeniusan Militer Dari Tuan Kita Telah Berhasil
Mengalahkan Kekuatan Dari Utara, Untuk Mengenyahkan Cao-Cao Adalah Semudah Membalikan Telapak
Tangan. Hanya Diperlukan Beberapa Bulan Saja.”
Penasehat Ju Shou Berkata, “Kemenangan Tidak Selalu Mengenai Jumlah Yang Lebih Banyak. Kedisiplinan
Pasukan Cao-Cao Sangat Sempurna. Prajuritnya Adalah Sangat Pemberani Dan Terlatih. Dia Tidak Akan
Duduk Diam Menunggu Untuk Dikepung Seperti Gongsun Zan. Kita Juga Tidak Dapat Mengirim Tentara
Menyerang Cao-Cao Yang Merupakan Pejabat Pemerintah Pusat Tanpa Suatu Alasan Yang Jelas. Aku
Sarankan Kita Janagan Berperang.”
Lalu Berikutnya Guo Tu Menjawab, “Kau Salah, Tidak Ada Ekspedisi Melawan Cao-Cao Yang Tidak
Beralasan. Tetapi Jika Tuan Kita Mau Mengambil Kesempatan Ini Dan Menyetujui Saran Zheng Xuan Dan
Berteman Dengan Liu Bei Untuk Menghancurkan Cao-Cao Maka Dia Akan Mendapatkan Berkat Dari
Langit Dan Dukungan Rakyat Ini Adalah Sebuah Berkah Ganda.”
Maka Ke 4 Penasehat Itu Berbeda Pendapat Dan Saling Berargumen. Yuan Shao Yang Kebingungan Tidak
Dapat Memilih Mana Saran Yang Harus Diikuti.
Pdf By Kang Zusi
Lalu Datang Lagi 2 Orang Penasehat Lainnya, Xu You Dan Xun Shen. Yuan Shao Yang Melihat Mereka
Berkata, “Kalian Berdua Mempunyai Pengalaman Yang Luas, Bagaimana Kalian Akan Memutuskan ?”
Kedua Nya Memberi Hormat Dan Berkata, “Kirim !! Pasukanmu Cukup Banyak Dan Cukup Kuat. Kau
Akan Menghancurkan Pengkhianat Dan Menolong Dinasti.”
“Kata-Katamu Sama Seperti Apa Yang Ada Dihatiku.” Kata Yuan Shao Yang Langsung Segera Menyiapkan
Pasukannya.
Pertama Yuan Shao Mengirim Balik Sun Qian Dengan Persetujuan Dan Instruksi Untuk Liu Bei. Kedua
Yuan Shao Memerintahkan Shen Pei Dan Feng Ji Sebagai Pimpinan Jendral, Tian Feng, Xun Shen Dan Xu
You Sebagai Penasehat Militer, Yang Liang Dan Wen Chou Sebagai Jendral Garis Depan. Pasukan Itu
Berjumlah 3 00.000 Prjaurit Dengan 150.000 Pasukan Infanteri Dan 150.000 Pasukan Berkuda. Mereka
Bergerak Menuju Li Yang.
Setelah Persiapan Selesai, Guo Tu Berkata Pada Yuan Shao, “Agar Sesuai Dengan Aturan Maka Kita Harus
Membuat Suatu Pernyataan Alasan Kenapa Kita Menyerang Cao-Cao. Akan Sangat Baik Untuk Membuat
Pernyataan Itu Dengan Rangkuman Kejahatan-Kejahatan Cao-Cao.”
Yuan Shao Menyetujui Hal Ini Dan Chen Lin, Seorang Pelajar Terkenal Di Percayai Tugas Untuk Menyusun
Pernyataan Itu. Chen Lin Pernah Menjadi Sekertaris Kekaisaran Dijaman Kaisar Ling. Ketika Dong Zhuo
Menggantikan He Jin Sebagai Wali Negara, Chen Lin Pergi Ke Ji Zhou.
Yuan Shao Kemudian Membaca Hasil Karya Chen Lin Itu Dan Dia Sangat Puas. Dia Segera Memerintahkan
Agar Salinan Tulisan Itu Segera Dikirimkan Kesegela Tempat, Di Kota-Kota, Di Desa-Desa, Di GerbangGerbang Kota, Kantor Pajak Dan Segala Jalan. Di Ibu Kota Jg Tulisan Ini Menyebar Dengan Cepat Dan
Salah Satunya Sampai Di Istana Cao-Cao. Ketika Hari Itu Tiba Dia Sedang Berada Diranjang Sedang Sakit
Kepala. Seorang Pelayan Membawa Kertas Itu Kepada Cao-Cao. Dia Membaca Itu Dan Sangat Ketakutan
Dari Ujung Rambutnya Hingga Kedalam Seluruh Tulang-Tulangnya. Setelah Membaca Kertas Ini Sakit
Kepalanya Langsung Hilang.
Cao-Cao Langsung Bangkit Dari Tempat Tidurnya Dan Berkata Pada Cao Hong, “Siapa Yang Menulis Ini ?”
“Mereka Berkata Itu Hasil Karya Dari Chen Lin”, Jawabnya.
Cao-Cao Tertawa, “Mereka Mempunyai Orang Yang Berbakat Dalam Literatur, Mereka Juga Mempunyai
Militer Yang Kuat. Orang Ini Mungkin Adalah Seorang Penulis Hebat, Tetapi Bagaimana Jika Yuan Shao
Yang Kalah ?”
Cao-Cao Memanggil Semua Penasehatnya Dan Mempertimbangkan Apa Yang Harus Dilakukan Berikutnya.
Kong Rong Mendengar Hal Ini Dan Dia Pergi Menemui Cao-Cao Dan Berkata, “Kau Tidak Seharusnya
Melawan Yuan Shao, Dia Terlalu Kuat. Buatlah Perdamaian.”
Xun Yu Berkata, “Dia Dapat Mudah Dikalahkan, Janagan Berdamai Dengannya.”
Kong Rong Menjawab, “Daerahnya Luas Dan Pasukannya Kuat. Dia Memiliki Banyak Ahli Strategi Seperti
Guo Tu, Xu You, Feng Ji Dan Shen Pei. Juga Pengikut Setia Seperti Tian Feng Dan Ju Shou Dan Jendral
Hebat Seperti Yan Liang Dan Wen Chou, Komandan Yang Berpengalaman Seperti Gao Lan, Zhang He, Han
Meng Dan Chunyu Qiong. Kau Tidak Dapat Mengatakan Bahwa Dia Mudah Dikalahkan.”
Xun Yu Tertawa Dan Bekata, “Tentaranya Sangat Rapuh. Tian Feng, Dia Pemberani Tetapi Suka
Berkhianat. Xu You Sangat Serkah Dan Tidak Perduli. Shen Pei Sangat Setia Tetapi Bodoh. Feng Ji Tidak
Berguna Dan Keempat-Empatnya Memiliki Temperamen Berbeda Dan Sangat Tidak Cocok Satu Sama
Lainnya. Hal Ini Akan Membuat Kekacauan Daripada Efisiensi. Yan Liang Dan Wen Chou Yang Pemberani
Tidaklah Ada Artinya Dan Dapat Dikalahkan Pada Pertempuran Pertama. Yang Lainnya Seperti Gao Lan,
Pdf By Kang Zusi
Zhang He, Han Meng Dan Chunyu Qiong Tidak Berguna Dan Kasar. Apakah Ada Gunanya Pasukan Mereka
Yang Berjumlah Ratusa Ribu ?”
Kong Rong Terdiam Dan Cao-Cao Tersenyum.
“Mereka Memang Seperti Yang Xun Yu Katakan.” Kata Cao-Cao.
Lalu Cao-Cao Mengeluarkan Perintah. Jendral Liu Dai Dan Wang Zhong Diberikan 50.000 Tentara Dan
Mengibarkan Bendera Perdana Menteri. Mereka Diperintahkan Bergerak Menuju Xu Zhou Untuk
Menyerang Liu Bei.
Liu Dai Sebenarnya Adalah Penjaga Kekaisaran Wilayah Yan Zhou Tetapi Telah Menyerah Pada Cao-Cao
Dan Mengabdi Pada Cao-Cao. Cao-Cao Memberikan Jabatan Jendral Pasukan.
Cao-Cao Sendiri Memimpin Pasukan Pesar Berkekuatan 2 00.000 Prajurit Untuk Menyerang Yuan Shao Di
Li Yang.
Penasehat Cheng Yu Berkata, “Liu Dai Dan Wang Zhong Yang Dikirim Untuk Melawan Liu Bei Tidak
Cocok Untuk Tugas Mereka.”
“Aku Tahu, “Kata Cao-Cao. “Mereka Tidak Dimaksudkan Untuk Melawan Liu Bei. Ini Hanyalah Sebuah
Taktik. Mereka Telah Diberi Perintah Untuk Tidak Menyerang Secara Terbuka Sampai Aku Telah Dapat
Mengalahkan Yuan Shao. Lalu Liu Bei Adalah Sasaran Selanjutnya.”
Liu Dai Dan Wan Zhong Pergi Sesuai Dengan Yang Diperintahkan Dan Cao-Cao Bergerak Dengan Pasukan
Utamanya. Pasukan Yuan Shao Dan Cao-Cao Bertemu Kira-Kira 3 0 Km Jauhnya Dari Kota Li Yang.
Kedua Pihak Membuat Perkemahan Dan Saling Menunggu Tindakan Lawannya. Hal Ini Berlangsung
Selama 2 Bulan Musim Gugur.
Didalam Kemah Yuan Shao Sedang Ada Perpecahan. Xu You Bersitegang Dengan Rekannya Shen Pei Yang
Ditugaskan Sebagai Kepala Komandan. Dan Ju Shou Berkeberatan Dengan Rencana Xu You.Sehingga
Mereka Tidak Menyerang. Yuan Shao Juga Tidak Dapat Membuat Keputusan.
Lelah Dengan Keadaan Ini, Cao-Cao Kemudian Memberikan Perintah Kepada Komandannya, Zang Ba
Diperintahkan Untuk Terus Menekan Qing Zhou Dan Xu Zhou. Yu Jin Dan Li Dian Diperintahkan Untuk
Menempatkan Pasukan Disepanjang Sungai Kuning, Cao Ren Untuk Memimpin Pasukan Utama Di Guan
Du. Lalu Cao-Cao Dengan Tentara Kecil Kembali Ke Ibu Kota Xu Chang.
5 Legiun Dikirim Untuk Melawan Liu Bei Dan Mereka Berkemah 3 5 Km Dari Xu Zhou. Kemah Itu
Mengibarkan Bendera Perdana Menteri Tetapi Mereka Tidak Menyerang. Mata-Mata Mereka Sibuk Pergi
Ke Utara Sungai Untuk Mendapatkan Berita Mengenai Pergerakan Cao-Cao. Dalam Posisi Bertahan Liu Bei
Yang Tidak Pasti Dengan Kekuatan Musuhnya Itu Tidak Berani Bergerak.
Tiba-Tiba Perintah Untuk Menyerang Datang Dari Cao-Cao Dan Pertentangan Terjadi.
Liu Dai Berkata, “Perdana Menteri Memerintahkan Untuk Menyerang, Kau Maju Duluan.”
Wang Zhong Menjawab, “Namamu Adalah Yang Disebutkan Pertama.”
“Aku Adalah Pimpinan Disini, Bukanlah Tugasku Untuk Pergi Pertama.” Kata Liu Dai
“Aku Akan Pergi Denganmu Jika Kau Pergi.” Kata Wan Zhong.
“Mari Kita Biarkan Langit Menentukan, Dia Yang Kayunya Jatuh Ketanah Akan Menyerang Duluan.” Kata
Liu Dai.
Pdf By Kang Zusi
Mereka Melakukannya Dan Ternyata Kayu Milik Wan Zhong Yang Jatuh. Dia Bergerak Mendekati Xu
Zhou Dengan 1/ 2 Kekuatan Tentara.
Ketika Liu Bei Mendengar Mengenai Penyerangan Ini, Dia Memanggil Chen Deng Untuk Berkonsultasi.
Liu Bei Berkata, “Sedang Ada Kericuhan Didalam Kemah Yuan Shao Di Li Yang, Sehingga Mereka Tidak
Bergerak. Kita Tidak Tahu Dimana Cao-Cao Tetapi Benderanya Tidak Ada Di Li Yang. Lalu Kenapa
Berkibar Disini ?”
Chen Deng Berkata, “Tipuannya Sangat Banyak. Dia Pasti Berpikir Bahwa Utara Lebih Penting Dan Dia
Telah Pergi Kesana Untuk Menjaga Pertahanannya. Dia Tidak Berani Menunjukan Benderanya Disana Dan
Aku Yakin Bahwa Bendera Yang Disini Hanya Untuk Mengecoh Kita Saja. Dia Tidak Mungkin Berada
Disini.”
Liu Bei Kemudian Bertanya Siapakah Yang Diantara Saudaranya Mau Mencari Tahu Mengenai Kebenaran
Hal Ini Dan Zhang Fei Menyatakan Jadi Sukarelawan.
“Aku Khawatir Kau Tidak Cocok Untuk Tugas Ini.” Kata Liu Bei, “Kau Sungguh Tidak Sabaran.”
“Jika Cao-Cao Ada Disini Akau Akan Membawanya Kemari.” Kata Zhang Fei.
“Biarkan Aku Pergi Terlebih Dahulu Dan Akan Kucari Tahu,” Kata Guan Yu.
“Jika Kau Yang Pergi, Aku Akan Merasa Lebih Tenang.” Kata Liu Bei.
Lalu Guan Yu Keluar Dengan 3 000 Prajurit Untuk Melakukan Pengintaian. Saat Itu Adalah Awal Musim
Dingin Dan Salju Berjatuhan Dari Langit Yang Gelap. Mereka Bergerak Tidak Perduli Salju Yang
Menghalangi Dan Dinginnya Cuaca. Dan Akhirnya Mendekati Kemah Wan Zhong Dengan Senjata Siap
Menyerang. Guan Yu Memanggil Wan Zhong Untuk Berduel.
“Perdana Menteri Disini. Kenapa Kau Tidak Menyerah ?” Kata Wang Zhong.
“Mintalah Dia Maju Kedepan Karena Aku Ingin Bicara Kepadanya.” Balas Guan Yu.
“Apakah Dia Akan Keluar Untuk Menemui Orang Sepertimu ?” Kata Wan Zhong.
Guang Yu Dengan Marah Menerjang Maju Dan Wang Zhong Dengan Tombaknya Juga Maju Melawan.
Guan Yu Berkuda Sampai Sudah Cukup Dekat Dengannya Dan Tiba-Tiba Berputar Kembali. Wang Zhong
Mengejar Dia Dan Mengikutinya Sampai Mereka Melewati Pepohonan Lalu Tiba-Tiba Guan Yu Berbalik
Kembali Dan Berteriak Kemudian Menyerang Dengan Tombaknya. Wang Zhong Yang Tidak Kuasa
Menghadapi Serang Guan Yu Kemudian Lari Kembali Kearah Kemahnya. Guan Yu Mengejarnya Dan Dia
Dengan Menggunakan Tangan Kanannya Yang Kuat Segera Menarik Wang Zhong Dari Kudanya Sehingga
Wang Zhong Pun Akhirnya Tertangkap. Dia Membawa Tawanannya Kembali Kedalam Barisan Pasukannya.
Prajurit-Prajurit Wang Zhong Yang Melihat Hal Ini Segera Lari Ketakutan.
Tawanan Segera Dibawa Ke Xu Zhou Dan Disana Dia Dihadapkan Pada Liu Bei.
“Siapakah Kau ? Dan Jabatan Apakah Yang Kau Pegang ? Berani Sekali Kau Menipuku Dengan Lambang
Perndana Menteri ?” Kata Liu Bei.
“Apa Yang Kau Maksud Dengan Menipu Ketika Aku Hanya Mengikuti Perintah ?” Kata Wang Zhong.
“Tuanku Ingin Memberikan Kesan Bahwa Dia Hadir Disini. Tetapi Sebenarnya Dia Tidak Ada Didalam
Kemah.”
Pdf By Kang Zusi
Liu Bei Memperlakukan Dia Dengan Baik, Memberinya Makanan Dan Pakaian. Tetapi Tetap Memenjarakan
Dia Sampai Rekannya Juga Tertangkap.
Guan Yu Berkata Kepada Liu Bei, “Aku Mengetahui Kau Mempunyai Maksud Yang Dama Oleh Karena Itu
Aku Menangkap Wang Zhong Hidup-Hidup.”
“Aku Taku Zhang Fei Terlalu Ceroboh Dan Gampang Marah” Kata Liu Bei, “Dia Pasti Telah Membunuh
Orang Ini. Jadi Aku Tidak Dapat Mengirimnya. Tidak Ada Untungnya Membunuh Orang Seperti Itu Dan
Sementara Jika Mereka Hidup Dapat Kita Gunakan Untuk Membuat Suatu Kesepakatan Yang
Menguntungkan.”
Zhang Fei Lalu Berkata, “Kau Mendapatkan Wang Zhong Ini, Sekarang Aku Akan Pergi Dan Mendapatkan
Orang Yang Satunya Lagi.”
“Hati-Hatilah”, Kata Liu Bei,”Liu Dai Sebelumnya Adalah Pelindung Kekaisaran Dari Yan Zhou Dan Dia
Adalah Salah Satu Bangsawan Yang Ikut Untuk Menghancurkan Dong Zhuo. Dia Tidak Dapat
Diremehkan.”
“Aku Tidak Berpikir Bahwa Dia Pantas Untuk Dibicarakan Seperti Itu. Aku Akan Membawanya HidupHidup Seperti Yang Kakak Kedua Lakukan.”
“Aku Takut Jika Dia Kehilangan Nyawanya Maka Ini Akan Merusak Rencana Kita. “Kata Liu Bei.
“Jika Aku Membunuhnya. Aku Akan Menyerahkan Nyawaku Sebagai Gantinya.” Kata Zhang Fei.
Dia Lalu Diberikan 3 000 Prajurit Dan Segera Pergi.
Setelah Rekannya Tertangkap Liu Dai Lebih Berhati-Hati. Dia Memperkuat Pertahanan Dan Terus
Meningkatkan Kewaspadaan. Dia Tidak Perduli Dengan Ajakan Bertarung Dan Hinaan Yang Setiap Hari
Dilancarkan Sejak Kedatangan Zhang Fei.
Setelah Beberapa Hari Zhang Fei Menggunakan Taktik. Dia Memerintahkan Untuk Menyerang Kemah
Musuh Pada Malam Hari, Tetapi Dia Menghabiskan Harinya Dengan Minum-Minum. Berpura-Pura Sangat
Mabuk Dia Mengadakan Sidang Militer Dan Salah Satu Prajurit Dihajarnya Sampai Babak Belur Karena
Pelanggaran Disiplin.
Orang Itu Kemudian Diikat Dan Tengah Kemah Dan Zhang Fei Berkata, “Tunggu Sampai Aku Kembali
Nanti Malam. Kau Akan Kujadikan Kurban Untuk Kemenanganku.”
Pada Saat Yang Sama Dia Memberikan Perintah Rahasia Unutk Membiarkan Orang Itu Lepas. Orang Itu
Kemudian Menemukan Kesempatan Untuk Kabur. Dia Lalu Pergi Kekemah Musuh Yang Disana Dia
Ceritakan Mengenai Rencana Zhang Fei. Liu Dai Pertamana Tidak Percaya Tetapi Setelah Melihat Tanda
Penyiksaan Dan Dia Mengetahui Temperamen Zhang Fei Yang Pemarah Maka Dia Yakin. Liu Dai Lalu
Membuat Rencana Unutk Menyiapkan Pasukannya Diluar Kemah Dan Membuat Seolah-Olah Kemah
Tampak Kosong.
Malam Itu, Setelah Membagi Pasukannya Menjadi 3 . Zhang Fei Pergi Menyerang Kemah Liu Dai.
Beberapa Orang Saja Diperintahkan Untuk Maju Menyerang, Mereka Menerjang Masuk Dan Menyalakan
Api. Lalu Tiba-Tiba 2 Kelompok Tentara Segera Mengepung Mereka Ketika Mereka Melihat Api. Tetapi
Ketika Tentara Liu Dai Keluar Dan Menyerang Mereka Keheranan Ternyata Pasukan Yang Menyerang
Hanya Berjumlah 3 0 Orang Saja.
Ke 3 0 Orang Itu Diperintahkan Untuk Menerjang Masuk Kedalam Kemah Dan Menyalakan Api Dan
Mereka Berhasil. Ketika Api Mulai Membesar, Tentara Liu Dai Mala Menjadi Panik. Dan Akhirnya Zhang
Fei Pun Tiba Dengan Sisa Pasukannya Untuk Menyerang Tentara Liu Dai. Hal Ini Membuat Pasukan Liu

Dai Kebingungan Dan Mereka Tidak Mengetahui Berapa Sebenarnya Jumlah Pasukan Yang Menyerang
Meraka. Mereka Panik Dan Berlarian.
Liu Dai Dengan Tentara Pejalan Kakinya Berhasil Keluar Dari Kepungan Tetapi Zhang Fei Telah
Menunggu. Sudah Tidak Ada Jalan Keluar Dan Akhirnya Kedua Orang Itu Berduel. Zhang Fei Berhasil
Menangkap Musuhnya Dan Pasukan Liu Dai Menyerah. Zhang Fei Mengirim Pesan Mengenai Keberhasilan
Ini Pada Kakak-Kakaknya.
Liu Bei Berkata, “Walaupun Zhang Fei Sangat Kasar Tetapi Kali Ini Dia Bertindak Bijaksana Dan Aku
Sungguh Senang.”
Mereka Berkuda Keluar Untuk Menyambut Zhang Fei.
“Kau Bilang Aku Terlalu Kasar Dan Ceroboh, Nah Sekarang Bagaimana Pendapatmu ?” Kata Zhang Fei
Kepada Kakak-Kakaknya.
Zhang Fei Tertawa Lalu Dibawa Masuklah Tawanannya Liu Dai Yang Terikat.
Liu Bei Segera Turun Dari Kuda Dan Melepaskan Ikatan Itu Serta Berkata, “Adikku Ini Terlalu Kasar,
Mohon Kau Maafkan Dia.”
Lalu Mereka Masuk Kembali Kedalam Kota Dan Wang Zhong Pun Dibebaskan. Dan Kedua Nya
Diperlakukan Dengan Baik.
Liu Bei Berkata Pada Mereka, “Aku Tidak Dapat Mencegah Kematian Che Zhou Karena Dia Mencoba
Membunuhku. Tetapi Cao-Cao Tidak Menyukai Hal Itu Sehingga Mengirim Kalian Berdua Kemari. Aku
Telah Menerima Banyak Kebakan Dari Dia Dan Aku Ingin Membalasnya Dengan Tidak Membunuh Kalian
Berdua . Aku Harap Kalian Dapat Berbicara Kepadanya Dan Menjelaskan Masalah Ini.”
“Kami Sangat Berterima Kasih Kau Mengampuni Kami Dan Kami Pasti Akan Menyampaikan Pesanmu
Sebagai Ucapan Terima Kasih Kami.”
Keesokan Harinya Kedua Pemimpin Dan Pasukan Mereka Dibiarkan Untuk Pergi Tanpa Terluka. Tetapi
Mereka Hanya Baru Pergi Sekitar 3 Km Sebelum Perbatasan Xu Zhou Dan Tiba-Tiba Mereka Mendengar
Teriakan Keras. Setelah Mereka Memperhatikan Ternyata Itu Zhang Fei Yang Menghalangi Jalan Mereka.
“Kakakku Membuat Kesalahan Dengan Melepaskan Kalian. Dia Tidak Mengerti. Bagaimana Mungkin Dia
Memberikan Kebebasan Kepada 2 Orang Pemberontak ?”
Kedua Orang Itu Langsung Ketakutan, Tetapi Ketika Zhang Fei Mau Menebaskan Tombaknya, Mereka
Mendengar Ada Orang Lain Lagi Yang Sedang Berkuda Dan Berteriak .”Janga Bertindak Tidak Sopan !!!”
Orang Itu Adalah Guan Yu Dan Kedatangannya Membuat Kedua Orang Itu Lega.
“Kenapa Kau Menghalangi Mereka Padahal Kakak Kita Sudah Membebaskannya ?” Tanya Guan Yu.
“Jika Mereka Kita Biarkan Lepas Mereka Pasti Akan Kembali” Jawab Zhang Fei.
“Tunggu Sampai Mereka Kembali Dan Kau Boleh Membunuh Mereka Saat Itu. “, Jawab Guan Yu.
Kedua Pemimpin Itu Langsung Bersuara, “Bahkan Jika Perdana Menteri Akan Membunuh Seluruh Keluarga
Kami, Kami Tidak Akan Pernah Datang Lagi. Kami Mohon Kau Ampuni Kami.”
Pdf By Kang Zusi
Kata Zhang Fei, “Jika Cao-Cao Sendiri Yang Datang Aku Telah Membunuhnya. Tidak Ada Satu Orangpun
Yang Akan Kubiarkan Lewat. Tetapi Untuk Kali Ini Akan Kubiarkan Kepala Kalian Tetap Berada
Ditempatnya.”
Setelah Bersujud Berterima Kasih, Kedua Orang Itu Langsung Secepatnya Pergi Sementara Kedua Saudara
Itu Kembali Ke Kota.
“Cao-Cao Pasti Akan Datang” Kata Guan Yu Dan Zhang Fei.
Sun Qian Berkata, “Kota Ini Tidak Akan Dapat Bertahan Lama Jika Itu Terjadi. Kita Harus Mengirim
Sebagian Kekuatan Kita Ke Xiao Pei Dan Menjaga Xia Pi Sebagai Batu Penjuru Untuk Posisi Kita.”
Liu Bei Setuju Dan Dia Memerintahkan Guan Yu Untuk Menjaga Xia Pi Dan Dia Jg Mengirimkan Kedua
Istrnya Kesana.
Sun Qian, Jian Yong, Mi Zhu Dan Mi Fang Ditinggalkan Untuk Bertahan Di Xu Zhou Dan Liu Bei Serta
Zhang Fei Pergi Ke Xiao Pei.
Kedua Pemimpin Yang Dilepaskan Itu, Liu Dai Dan Wang Zhong Secepatnya Kembali Dan Menemui CaoCao Serta Menjelaskan Keadaan Mereka Dan Menyampaikan Pesan Liu Bei.
Tetapi Tuan Mereka Menjadi Sangat Marah Dengan Mereka Dan Berkata, “Kau Pengkhianat Tak Tahu Mau,
Apa Gunanya Kalian Ini ?”
Dia Lalu Memerintahkan Penjaga Untuk Segera Menghukum Mati Mereka.
Ji Ping Bersumpah Untuk Membunuh Perdana Menteri.
Liu Dai Dan Wan Zhong Terancam Hukuman Mati Karena Gagal Menjalankan Tugasnya.
Tetapi Kong Rong Memprotes Keputusan Cao-Cao Dan Berkata, “Kau Telah Mengetahui Bahwa Kedua
Orang Ini Bukanlah Lawan Liu Bei Dan Jika Kau Menghukum Mati Mereka Karena Kekalahannya, Kau
Akan Kehilangan Kepercayaan Dan Simpati Rakyat.”
Lalu Cao-Cao Membatalkan Hukuman Mati Itu, Tetapi Mereka Dicopot Dari Jabatannya Dan Diturunkan
Statusnya.
Cao-Cao Kemudian Mengusulkan Untuk Memimpin Sendiri Tentaranya Menyerang Liu Bei, Tetapi Kong
Rong Menyarankan, “Cuaca Sedang Tidak Baik. Kita Harus Menunggu Sampai Datangnya Musim Semi.
Sementara Itu Kita Lebih Baik Menggunakan Waktu Ini Untuk Berdamai Dengan Zhang Xiu Dan Liu Biao,
Baru Kita Akan Dapat Melancarkan Serangan Ke Xu Zhou Dengan Tenang.”
Liu Ye Segera Dikirim Untuk Bertermu Zhang Xiu Dan Akhirnya Dia Sampai Di Xiang Yang. Pertama Dia
Menemui Jia Xu, Penasehat Zhang Xiu. Kepada Jia Xu Dia Menceritakan Mengenai Kebajikan Cao-Cao
Dan Kekaguman Cao-Cao Pada Jia Xu Dan Hal Itu Membuat Jia Xu Kagum Dan Merasa Berterima Kasih.
Jia Xu Menerima Liu Ye Sebagai Tamunya Dan Ini Membuat Tugas Liu Ye Jadi Lebih Mudah.
Segera Liu Ye Bertemu Dengan Zhang Xiu Dan Membicarkaan Mengenai Untungnya Berkerjasama Dengan
Cao-Cao. Sementara Diskusi Sedang Berlangsung, Utusan Dari Yuan Shao Tiba. Dia Membawa Surat Dan
Juga Mengusulkan Mengenai Perdamaian Diantara Mereka. Jia Xu Bertanya Pd Utusan Yuan Shao
Mengenai Perkembangan Perang Mereka Dengan Cao-Cao.
“Perang Dihentikan Sementara Karena Musim Dingin” Balas Utusan Itu, “Sama Seperti Kau, Jendral Dan
Liu Biai. Kalian Berdua Adalah Pejabat Yang Memiliki Reputasi Besar Dan Aku Telah Dikirim Untuk
Meminta Bantuan Kalian Berdua .”
Pdf By Kang Zusi
Jia Xu Tertawa Dan Bekata, “Kau Boleh Kembali Pada Tuanmu Dan Katakan Bahwa Dia Bersekongkol
Dengan Saudaranya Dan Ingin Menjadi Kaisar. Dia Pasti Akan Membuat Masalah Dengan Seluruh Pejabat
Negara Suatu Hari Nanti. “
Surat Itu Di Sobek Didepan Muka Utusan Itu Dan Dia Mengusir Utusan Itu Pergi. Utusan Itu Pergi Dengan
Sangat Marah.
“Tetapi Tuannya Lebih Kuat Daripada Cao-Cao.” Zhang Xiu Memprotes Tindakan Itu, “Kau Telah
Menyobek Suratnya Dan Mempermalukan Utusan Itu. Aku Khawatir Yuan Shao Akan Menyerang Kita
Karena Hal Ini.”
“Lebih Baik Bergabung Dan Membantu Cao-Cao.” Kata Jia Xu.
“Tetapi Ada Suatu Pertikaian Yang Belum Terselesaikan Diantara Kita. Kami Tidak Dapat Memaafkan Satu
Sama Lain.”
Jia Xu Berkata, “Ada 3 Keuntungan Untuk Bergabung Bersama Cao-Cao. Pertama, Dia Mempunyai Titah
Kaisar Untuk Membawa Kedamaian Kembali, Kedua Karena Yuan Shao Sangatlah Kuat, Pertolongan Kecil
Kita Akan Menjadi Tidak Berarti Apabila Kita Membantu Yuan Shao. Sementara Bantuan Kita Akan
Terlihat Besar Apabila Kita Membantu Cao-Cao. Ke3, Cao-Cao Akan Menjadi Kepala Dari Tuan-Tuan
Tanah Yang Ada Dan Dia Akan Menjadi Penguasa Dunia Akhirnya. Aku Berharap Jendral Dapat Melihat
Hal Ini Dan Jangan Ragu-Ragu Lagi.”
Zhang Xiu Sekarang Telah Yakin Dan Memanggil Liu Ye Yang Pada Saat Bertemu Menceritakan
Kebajikan-Kebajikan Cao-Cao.
“Jika Perdana Menteri Masih Memiliki Pikiran Mengenai Masalah Kalian Yang Telah Lalu Maka Tidak
Mungkin Dia Mengirimku Untuk Membuat Persetujuan Bersekutu. “Kata Liu Ye.
Lalu Zhang Xiu Dan Penasehatnya Pergi Ke Ibu Kota Dimana Disana Penyerahan Diri Secara Formal
Dilakukan. Zhang Xiu Bersujud Rendah Dibawah Anak Tangga, Tetapi Cao-Cao Dengan Segera Maju Dan
Mengambil Tanganya Serta Membantunya Berdiri Dan Berkata, “Lupakan Kesalahan Kecilku Yang Telah
Lalu, Aku Harap Jendral Jg Sudah Melupakannya.”
Zhang Xiu Menerima Gelar “Jendral Yang Memiliki Hati Lapang.” Dan Jia Xu Diangkat Menjadi Penasehat
Utama Kekaisaran.
Cao-Cao Lalu Menginstruksikan Sekertarisnya Untuk Menyiapkan Surat Dan Meminta Dukungan Liu Biao.
Jia Xu Berkata, “Liu Biao Sangat Senang Untuk Berkenalan Dengan Orang Terkenal. Jika Ada Seorang
Pelajar Terkenal Disini, Maka Dia Harus Dikirim Untuk Menemuinya. Dia Pasti Akan Bergabung
Denganmu.”
Lalu Cao-Cao Bertanya Pada Xun You Mengenai Siapa Orang Terbaik Yang Dapat Dikirim Sebagai Utusan
Dan Dia Merekomendasikan Kong Rong. Cao-Cao Setuju Dan Segera Mengirim Xun You Untuk Berbicara
Dengan Kong Rong.
Xun You Berkata Pada Kong Rong, “Seorang Terpelajar Yang Memilik Reputasi Diperlukan Untuk
Membantu Sebagai Utusan Negara, Dapatkah Kau Mengemban Tugas Ini ?”
Kong Rong Menjawab, “Aku Mempunyai Seorang Teman, Mi Heng, Yang Bakatnya Lebih Besar 10 Kali
Lipat Dari Diriku. Dia Pantas Berada Di Istana Kaisar Dan Dapat Dikirim Sebagai Utusan Negara. Aku
Akan Merekomendasikan Dia Untuk Membawa Surat Ini Dan Meminta Ijin Pada Kaisar.
Pdf By Kang Zusi
Kaisar Membaca Surat Kong Rong Dan Memberikannya Pada Perdana Menteri Yang Langsung Memanggil
Mi Heng. Dia Datang, Tetapi Setelah Memperkenalkan Diri, Dia Dibiarkan Berdiri Dan Tidak Dipersilahkan
Duduk.
Melihat Ke Langit, Mi Heng Menarik Napas Dalam-Dalam Dan Berkata, “Alam Semesta Sungguh Luas,
Tetapi Tidak Bisa Menghasilkan Orang Yang Disebut Pahlawan.”
“Dibawahku Aku Memiliki Banyak Orang Yang Disebut Pahlawan Didunia Ini, Apa Maksudmu Bahwa
Tidak Ada Satu Orangpun Yang Disebut Pahlawan.”
“Aku Akan Senang Mendengar Siapa Saja Mereka.” Kata Mi Heng.
“Xun Yu, Xun You, Guo Jia Dan Cheng Yu Adalah Orang-Orang Dengan Bakal Terbaik Dan Memiliki Visi
Yang Jauh Kedepan. Lebih Hebat Dari Xiao He Dan Chen Ping. Zhang Liao, Xu Chu, Li Dian Dan Yue Jing
Adalah Yang Terberani Dan Yang Paling Berani, Lebih Hebat Dari Cen Peng Dan Ma Wu. Lu Qian Dan
Man Chong Adalah Sekertarisku, Yu Jin Dan Xu Huang Adalah Kepala Tentaraku, Xiahou Dun Adalah
Salah Satu Orang Terkuat Didunia Ini, Cao Ren Merupakan Pemimpin Paling Berhasil Dijaman Ini.
Sekarang Kau Katakan Bahwa Tidak Ada Orang Yang Seperti Itu ?”
“Tuan, Kau Cukup Salah.” Kata Mi Heng Dengan Tersenyum, “Aku Mengetahui Semua Yang Kau
Sebutkan. Xun Yu Pantas Menjadi Pengurus Upacara Kematian, Xun You Cocok Menjadi Penjaga Makam.
Cheng Yu Mungkin Bisa Dikirim Untuk Menutup Pintu Dan Mengunci Jendela Dan Guo Jia Tidak Lebih
Dari Penulis Puisi. Zhang Liao Mungkin Dapat Memukul Genderang Dan Membunyikan Gong. Xu Chu
Bisa Memimpin Ternak Kelapangan Rumput, Yue Jing Dapat Membuat Elegi, Li Dian Dapat Membawa
Berita Dan Menyebarkannya. Lu Qian Dapat Menjadi Pembuat Baju Zirah. Man Chong Dapat Dikirim
Untuk Meminum Anggur Dan Memakan Gandum. Yu Jin Dapat Disuruh Membawa Kayu Dan Membangun
Tembok. Xu Huang Dapat Ditempatkan Di Rumah Jagal Untuk Membunuh Babi Dan Anjing. Xiahou Dun
Harus Disebut, “Jendral Tubuh Lengkap” Dan Cao Ren Harus Dipanggil, “Gubernur Perampok Uang”. Dan
Untuk Yang Lainnya Mereka Hanyalah Pakaian, Karung Beras, Vas Bunga Dan Benda-Benda Tidak
Berguna Lainnya.”
“Dan Apa Yang Istimewa Dari Dirimu ?” Kata Cao-Cao Dengan Marah.
“Aku Mengetahui Semua Hal Di Atas Langit Dan Dibawah Bumi. Aku Sangat Paham Mengenai 3 Ajaran
Dan 9 Sistem Filosofi. Aku Dapat Membuat Pangeranku Menjadi Lawan Dari Raja Yao Dan Shun. Dan Aku
Sendiri Dapat Disejajarkan Dengan Konfusius Dan Mencius. Dapatkan Aku Membahas Masalah-Masalah
Hanya Dengan Orang Biasa-Biasa Saja. ?”
Sekarang Zhang Liao Yang Hadir Disana, Segera Mengeluarkan Pedangnya Dan Bersiap Untuk Membunuh
Mi Heng. Tetapi Cao-Cao Berkata, “Aku Menginginkan Seorang Pemain Drum Lagi Diistana Ini. Aku Akan
Memberikan Jabatan Ini Pada Dirinya.”
Bukannya Dia Menolak Tetapi Mi Heng Menerima Posisi Ini Dan Pergi Keluar.
“Dia Berbicara Dengan Sangat Kasar,” Kata Zhang Liao. “Kenapa Kau Tidak Menghukum Matinya ?”
“Dia Memiliki Reputasi, Kosong Mungkin Tetapi Rakyat Telah Mendengar Tentang Dia. Jika Aku
Menghukum Matinya Maka Orang-Orang Akan Mengatakan Aku Tidak Mempunyai Toleransi. Karena Dia
Berpikir Dia Memiliki Kemampuan, Aku Memberikannya Jabatan Pemukul Drum Untuk
Mempermalukannya.”
Segera Cao-Cao Kemudian Mengadakan Perjamuan Diibukota Dan Diundang Tamu Dari Berbagai Tempat.
Drum Kemdian Akan Dimainkan, Para Pemukul Drum Diperintahkan Unutk Menggunakan Pakaian Baru.
Tetapi Pemain Drum Yang Baru, Mi Heng Mengambil Tempat Diantara Pemain Drum Yang Lain Dan Tetap
Mengenakan Pakaiannya Sendiri Yang Lusuh Dan Kotor. Musik Yang Dimainkan Berasal Dari Daerah Yu
Pdf By Kang Zusi
Yang Dan Dimulai Dari Pukulan Pertama Bunyi Yang Dihasilkan Sungguh Luar Biasa. Penampilan Para
Drumer Itu Sangat Luar Biasa Dan Memberikan Kesan Yang Mendalam Bagi Para Tamu-Tamunya.
Semua Mata Kemudian Melihat Pada Seorang Pemukul Drum Yang Berpenampilan Lusuh, Dan Kemudian
Mereka Bertanya, “Kenapa Kau Tidak Memakai Pakaian Yang Baru ?”
Mi Heng Berbalik Kepada Mereka Dan Membuka Pakaiannya Dan Menyobek Jubahnya Serta Berdiri
Disana Telajnag Bulat Seperti Ketika Dia Baru Dilahirkan. Orang-Orang Disitu Banyak Yang Menutup
Muka Mereka.
“Kenapa Kau Bertindak Sangat Kurang Ajar Seperti Itu Diistana ?” Tanya Cao-Cao.
“Untuk Menghina Kaisar, Itu Baru Kekuarang Ajaran Sesungguhnya.” Jawab Mi Heng, “Aku Menunjukan
Tubuhku Sebagai Simbol Kemurnianku.”
“Jadi Kau Murni ! Dan Siapkah Yang Bodoh ?”
“Kau Tidak Membedakan Antara Yang Bijak Dan Bodoh, Artinya Kau Mempunyai Pandangan Orang
Bodoh. Kau Tidak Pernah Membaca Ode Dan Sejarah, Artinya Semua Omonganmu Adalah Omong Kosong.
Kau Tuli Terhadapt Kata-Kata Jujur Yang Artinya Memiliki Telinga Kebodohan. Kau Tidak Dapat
Bertoleransi Dengan Sesama Pejabat Dan Bagsawan Artinya Kau Memiliki Hati Yang Tamak. Kau Memiliki
Pikiran Untuk Memberontak, Artinya Memiliki Hati Yang Busuk. Aku Adalah Salah Satu Pelajar Terkenal
Diseluruh Kekaisaran Dan Kau Menyuruhku Menjadi Pemain Drum. Ini Seperti Yang Huo Mengantikan
Konfusius Atau Zang Cang Mengantikan Mencius. Kau Menginginkan Menjadi Pemimpin Dan Penengah
Dari Para Bangsawan Tetapi Kau Memperlakukanku Seperti Ini !”
Sekarang Kong Rong Yang Telah Merekomendasikan Mi Heng Berada Dianatara Para Tamu Dan Dia Takut
Nyawa Temannya Itu Akan Melayang. Oleh Karena Itu Dia Berusaha Menenangkan Badai.
“Mi Heng Hanyalah Bersalah Karena Kekurang Tata-Kramanya Saja.” Kata Kong Rong, “Dia Bukanlah Pria
Yang Akan Mengganggu Mimpimu Seperti Fu Yue, Tuanku.”
Menunjuk Pada Mi Heng, Perdana Menteri Berkata, “Aku Akan Mengirimmu Ke Jing Zhou Sebagai
Utusanku. Dan Jika Liu Biao Menyerah, Aku Akan Memberikan Kau Sebuah Jabatan Diistana.”
Tetapi Mi Heng Tidak Mau Pergi. Lalu Cao-Cao Memerintahkan Kedua Orangnya Menyiapkan 3 Kuda, Dan
Mereka Memaksa Mi Heng Naik Kekuda Yang Ditengah Dan Menyeret Kuda Itu.
Xun Yu Berkata, “Ketika Mi Heng Kembali, Kita Tidak Akan Berdiri Untuk Menyambutnya.”
Lalu Ketika Mi Heng Datang, Lalu Turun Dari Kuda Dan Masuk Ke Ruang Tunggu, Mereka Semua Duduk
Diam, Mi Heng Langsung Menangis Keras-Keras.
“Untuk Apa Kau Menangis ?” Tanya Xun Yu.
“Apakah Seseorang Tidak Boleh Menangis Bila Melihat Orang Dimasukan Dalam Peti Mati ?” Kata Mi
Heng.
“Kami Mungkin Mayat” Jawab Mereka Semua, “Tetapi Kau Adalah Hantu Tanpa Kepala.”
“Aku Adalah Menteri Dari Dinasti Han Bukan Pengikut Cao-Cao. ” Jawab Mi Heng. “Kau Tidak Dapat
Mengatakan Bahwa Aku Tidak Mempunyai Kepala.”
Mereka Cukup Marah Untuk Membunuh Dia, Tetapi Xun Yu Berkata, “Dia Hanyalah Seorang Tak Berguna,
Tidak Cukup Berharga Untuk Mengotori Pedangmu Dengan Darahnya.”
Pdf By Kang Zusi
“Aku Orang Biasa Tetapi Aku Mempunyai Jiwa Ksatria Dan Kau Hanyalah Seekor Cacing Bagiku.” Jawab
Mi Heng.
Mereka Semua Kemudian Pergi, Semua Pergi Dengan Marah. Mi Heng Akhirnya Dibawa Pergi Menuju Jing
Zhou Dan Bertemu Dengan Liu Biao. Setelah Itu Dengan Alasan Kebajikan Dari Liu Biao Yang Sebenarnya
Merasa Terganggu Oleh Kata-Kata Mi Heng, Dia Dikirim Lagi Ke Jian Xian Untuk Menemui Huang Zu.
“Kenpa Kau Tidak Memberi Hukukam Mati Kepada Orang Yang Telah Kurang Ajar Itu ?” Tanya Seseorang
Kepada Liu Biao.
“Kau Lihat Dia Mempermalukan Cao-Cao, Tetapi Cao-Cao Tidak Membunuh Dia Karena Cao-Cao Takut
Kehilangan Dukungan Rakyat. Jadi Cao-Cao Mengirimkannya Padaku Dan Berpikir Untuk Meminjam
Tanganku Untuk Membunuh Dia Dan Aku Kan Kehilangan Nama Baikku. Aku Mengirim Dia Pada Huang
Zu Agar Cao-Cao Melihat Bahwa Aku Mengerti.”
Kepandaian Liu Biao Melihat Hai Ini Mendapatkan Pujian Dari Para Bawahannya. Pada Saat Itu Utusan
Yuan Shao Juga Berada Disitu. Dengan Beberapa Proposal Untuk Persekutuan Dan Menunggu Apakah Liu
Biao Akan Membantu Atau Menolak Tawaran Itu. Semua Penasehat Berkumpul Untuk Mempertimbangkan
Tawaran Itu.
Lalu Komandan Han Song Berkata, “Sekarang Kau Mendapat 2 Tawaran. Kau Dapat Memilih Untuk
Menghancurkan Musuhmu Jika Kau Menyetujui. Jika Kau Menolak, Kau Dapat Bersekutu Dengan Yang
Lain. Sekarang Cao-Cao Adalah Seorang Pemimpin Besar Dengan Banyak Jendral Dan Pejabat Hebat
Didalam Kekuasaanya. Aku Melihatnya Bahwa Dia Dapat Menghancurkan Yuan Shao Dan Setelah Itu Dia
Akan Mengerahkan Tentaranya Menyebrangi Sungai. Aku Khawatir, Tuanku , Kau Tidak Akan Dapat
Menahan Dia. Oleh Karena Itu, Akan Lebih Bijaksana Untuk Mendukung Cao-Cao, Yang Akan
Memperlakukanmu Dengan Hormat. “
Liu Biao Menjawab, “Kau Pergilah Ke Ibukota Dan Lihat Bagaimana Keadaannya. Hal Itu Akan
Membantuku Dapat Memutuskan Masalah Ini.”
Han Song Berkata, “Posisi Antara Tuan Dan Pelayan Sudah Sangat Jelas Didefinisikan. Sekarang Aku
Adalah Pengikutmu Dan Siap Untuk Pergi Kemana Saja Mematuhi Perintahmu Sampai Akhir. Tetapi Aku
Khawatir Jika Kaisar Akan Memberiku Jabatan, Lalu Aku Akan Menjadi Pelayan Kaisar Dan Tidak Akan
Lagi Dapat Menghadapi Kematian Untukmu.”
“Kau Pergilah Dan Cari Tahu Apapun Yang Berguna, Aku Mempunyai Ide Dikepalaku.”
Lalu Han Song Pergi Keibu Kota, Dimana Dia Bertemu Dengan Cao-Cao. Cao-Cao Kemudian Memberinya
Gelar Dan Membuatnya Menjadi Gubernur Lingling.
Penasehat Xun Yu Memprotes Hal Itu Dan Berkata, “Orang Ini Datang Untuk Menjadi Mata-Mata Mencari
Tahu Bagaimana Keadaan Disini. Dia Tidak Berbuat Apapun Yang Pantas Mendapatkan Hadiah, Tetapi Kau
Memberinya Jabatan Seperti Ini. Tidak Ada Hal Apapun Yang Mencurgiakan Tentang Mi Heng,Tetapi Kau
Mengirimnya Pergi Dan Tidak Mencoba Kemampuannya.”
“Mi Heng Mempermalukanku Terlalu Dalam Dihadapan Seluruh Dunia. Aku Ingin Meminjam Tangan Liu
Biao Untuk Membunuhnya Dan Kau Tidak Perlu Berkata Apa-Apa Lagi.” Kata Cao-Cao.
Lalu Cao-Cao Mengirim Han Song Kembali Kepada Tuannya Untuk Meberit Tahu Apa Yang Terjadi. Han
Song Datang Dan Memgatakan Hal-Hal Yang Baik Mengenai Istana Dan Tampaknya Ingin Membujuk Liu
Biao Untuk Berkerja Sama Pada Cao-Cao.
Lalu Liu Biao Tiba-Tiba Marah Dan Menghukumnya Dengan Tuduhan Pengkhianatan Lalu Dia Ditaruh Di
Penjara Dan Dijatuhi Hukuman Mati.
Pdf By Kang Zusi
“Kau Mengkhianati Aku.” Kata Han Song, “Aku Tidak Mengkhianati Mu.”
Kuai Liang Berkata, “Han Song Telah Memberitahu Sebelumnya Mengenai Kemungkinan Ini Sebelum Dia
Pergi. Ini Adalah Seperti Apa Yang Dia Katakan.”
Liu Biao Yang Mengerti Tidak Bertindak Lebih Jauh.
Saat Itu Datang Berita Mengenai Mi Heng Yang Telah Di Penggal Oleh Huang Zu Karena Perselisihannya
Mengenai Secangkir Arak. Kedua Nya Yang Telah Mabuk Berdiskusi Mengenai Orang-Orang Yang Pantas.
“Kau Di Xu Chang” Kata Huang Zhu. “Siapa Disana Yang Paling Berharga? “
“Yang Besar Adalah Kong Rong Dan Yang Kecil Adalah Yang Xiu. Tidak Ada Orang Lain Lagi Yang
Berharga.”
“Seperti Apakah Aku ?” Kata Huang Zu.
“Kau Seperti Dewa Di Kuil. Kau Duduk Diam Dan Menerima Persembahan, Tetapi Kekurangan Kepintaran
Dan Itu Menyedihkan.”
“Kau Hanya Menganggapku Seperti Sebuah Lukisan ?” Jawab Haung Zu Dengan Marahnya.
Lalu Huang Zu Menghukum Mati Mi Heng. Bahkan Di Ujung Hidupnya Mi Heng Tidak Berhenti Untuk
Memaki Dan Menghina.
“Kasihan !!!” Liu Biao Menarik Napas Panjang Ketika Dia Mendengar Nasib Mi Heng. Lalu Liu Biao
Memakamkan Mi Heng Dengan Hormat Di Dekat Ying Wu.
Cao-Cao Mendengar Berita Kematian Itu Dengan Senang.
“Kutu Buku Itu Akhirnya Telah Memenggal Dirinnya Sendiri Dengan Lidahnya Yang Tajam” Kata CaoCao.
Karena Tidak Ada Tanda-Tanda Liu Biao Akan Bergabung Dengan Dia, Cao-Cao Mulai Memikirkan
Penyerangan Kepada Wilayahnya. Xun Yu Menasehati Dia Untuk Tidak Bertindak Begitu.
Kata Xun Yu, “Yuan Belum Dikalahkan, Liu Bei Masih Berada Di Xu Zhou. Untuk Menyerang Liu Biao
Akan Merupakan Bencana Bagi Kita. Hancurkan Yuan Shao Dan Liu Bei Terlebih Dahulu Dan Sungai Han
Akan Menjadi Milikmu Dengan Sekali Pukulan.”
Dan Cao-Caopun Mengikuti Saran Itu.
Setelah Keberangkatan Liu Bei, Dong Cheng Dan Teman-Temannya Tidak Melakukan Apapun Siang Dan
Malam Kecuali Untuk Mematangkan Rencana Menghancurkan Cao-Cao. Tetapi Mereka Tidak Melihat
Kesempatan Untuk Melakukan Serangan. Pada Saat Pesta Malam Tahun Baru, Cao-Cao Sangatlah Sombong
Dan Congkat. Dan Para Konspirator Itu Sangat Jijik Hingga Mereka Merasa Sakit.
Mendengar Bahwa Paman Negara Sakit, Kaisar Mengirim Tabib Istana Untuk Melihat Dia. Tabib Istana
Saat Ini Adalah Berasal Dari Luo Yang Dan Bernama Ji Ping. Seorang Tabib Terkenal, Ji Ping Mengabdikan
Dirinya Untuk Merawat Pasien-Pasien Dari Istana. Tinggal Ditempat Dong Cheng Dan Melihat Dong Cheng
Setiap Hari. Ji Ping Segera Menemukan Bahwa Ada Suatu Kesedihan Tersembunyi Yang Selalu Menggangu
Dong Cheng. Tetapi Ji Ping Tidak Berani Menanyakannya.
Suatu Malam Ketika Festival Terang Bulan, Tabib Itu Baru Saja Berpamitan, Dong Cheng Mencegah Dia
Pergi Dan Kedua Orang Itu Makan Malam Bersama. Mereka Makan Dan Berbicara.
Pdf By Kang Zusi
Kemudian Wang Zi Fu Dan Yang Lainnya Datang Berkunjung. Dan Ketika Mereka Masuk Wang Zi Fu
Berkata, “Urusan Kita Telah Dipastikan.”
“Aku Akan Sangat Senang Untuk Mendengarnya.” Kata Dong Cheng.
“Liu Biao Bergabung Dengan Yuan Shao. Dan 500.000 Ribu Pasukan Dalam 50 Legiun Sedang Dalam
Perjalanan Mereka Kemai Melalui Berbagai Rute. Lebih Dari Ini Han Sui Dan Ma Teng Datang Dari Barat
Laut Dengan 700.000 Pasukan Xi Liang. Cao-Cao Telah Mengerakan Setiap Prajurit Untuk Keluar Xu
Chang Dan Bersiap Melawan Pasukan Ini. Sedang Ada Perjamuan Besar Diistana Malam Ini. Jika Kita
Mengumpulkan Orang-Orang Kita, Kita Pasti Dapat Mengumpulkan Lebih Dari 1000 Orang Dan Kita Bisa
Mengepung Istana, Sementara Cao-Cao Sedang Berpesta, Kita Dapat Menghabisi Dia. Kita Tidak Boleh
Kehilangan Kesempatan Ini.”
Dong Cheng Sangat Senang Mendengar Hal Ini .Dia Memanggil Pelayan-Pelayannya Dan Mempersenjatai
Mereka, Dia Juga Memakai Baju Zirah Mereka Dan Menaiki Kudanya. Para Konspirator Itu Bertemu Seperti
Yang Telah Mereka Atur, Mereka Bertemu Didepan Gerbang Dalam Kediaman Perdana Menteri. Saat Itu
Lewat Tengah Malam. Pasukan Kecil Itu Langsung Bergerak Masuk. Dong Cheng Memimpin Dengan
Pedang Ditangan. Dia Mengira Cao-Cao Sedang Berada Dimeja Disalah Satu Ruangan Pribadi. Dong Cheng
Berteriak, “Cao-Cao Kau Pemberontak !!!” Dan Menerjang Cao-Cao Yang Tewas Pada Serangan Pertama.
Dan Seketika Itu Juga Dia Bangun, Ternyata Itu Semua Hanyalah Mimpi, Tetapi Dia Telah Mengucapkan
Sumpah-Sumpah Itu Dengan Mulutnya Sendiri.
“Apakah Kau Memang Berharap Menghancurkan Cao-Cao ?” Kata Ji Ping Yang Menghampiri Dong Cheng
Yang Masih 1/ 2 Sadar.
Dong Cheng Tidak Dapat Berkata Apa-Apa Dan Dia Sangat Ketakutan Sekarang.
“Jangan Takut, Paman”, Kata Tabib Itu,”Walaupun Aku Hanya Seorang Tabib, Aku Juga Adalah Seorang
Pria Dan Aku Tidak Akan Lupa Dengan Kaisarku. Kau Tampak Sedih Beberapa Hari Ini, Tetapi Aku Tidak
Pernah Berani Untuk Bertanya Mengapa. Sekarang Kau Telah Menunjukannya Dalam Mimpimu Dan Aku
Tahu Perasaanmu Yang Sebenarnya. Jika Aku Dapat Berguna Bagimu, Aku Akan Membantu. Tidak Akan
Ada Yang Dapat Mengoyahkanmu.”
Dong Cheng Menutup Mukanya Dan Mengeluarkan Air Mata.
“Aku Takut Kau Tidak Jujur Padaku.” Kata Dong Cheng.
Ji Ping Langsung Mengigit Jarinya Sebagai Tanda Sumpahnya. Lalu Dong Cheng Menunjukan Titah
Rahasia Kaisar Yang Diterimanya.
“Aku Taku Rencana Kita Akan Gagal.” Kata Dong Cheng. “Liu Bei Dan Ma Teng Telah Pergi Dan Tidak
Ada Hal Apapin Yang Dapat Kita Lakukan. Ini Adalah Alasan Sebenarnya Kenapa Kau Jatuh Sakit.”
“Tidaklah Pantas Untuk Merepotkan Bangsawan Itu, Karena Hidup Cao-Cao Berada Didalam Tanganku,”
Kata Ji Ping.
“Bagaimana Bisa Begitu ?”
“Karena Dia Sering Sekali Sakit Kepala Yang Amat Sangat. Ketika Hal Ini Terjadi, Dia Mencari Aku. Nanti
Kalau Dia Mencari Aku Lagi, Aku Hanya Perlu Memberinya Sedikit Cairan Ini Dan Dia Pasti Mati. Kita
Tidak Memerlukan Senjata Apapun.”
“Jika Kau Dapat Melakukan Itu ! Kau Akan Menjadi Penyelamat Dinasti. Kekaisaran Bergantung Pada
Dirimu.” Kata Dong Cheng Dengan Memberi Hormat.
Pdf By Kang Zusi
Lalu Ji Ping Pergi Meninggalkan Pasiennya Yang Sedang Senang Itu. Dong Cheng Pergi Ketaman Dan
Disana Dia Melihat Salah Satu Pelayannya, Quin Quing Ton Sedang Berbisik Dengan Salah Seorang
Selirnya, Yun Ying Di Sudut-Sudut Yang Gelap. Hal Ini Mengesalkannya Dan Dia Memanggil Pengawalnya
Untuk Menangkap Mereka. Dia Akan Menghukum Mati Mereka Berdua Tetapi Karena Selirnya Itu
Memohon Maka Dia Mengampuni Nyawa Mereka. Tetapi Kedua Nya Tetap Dipukuli 40 Pukulan Rotan Dan
Pelayannya Di Masukan Ke Penjara Bawah Tanah Yang Kotor Dan Lembab, Quin Quing Ton Berhasil Lari
Malam Harinya, Memenjat Tembok Dan Pergi Menuju Istana Cao-Cao Dimana Dia Menceritakan Mengenai
Konspirasi Tuannya Itu.
Cao-Cao Segera Membawa Dia Kedalam Ruangan Rahasia Dan Menanyakannya.
Quin Quing Ton Segera Memberitahukannya Nama-Nama Konspirator Tersebut, Dia Berkata, “Wang Zi Fu,
Wu Zi Lan, Chong Ji, Wu Shi, Ma Teng Dan Tuanku Telah Menemui Mereka Secara Rahasia. Tuanku
Mempunyai Gulungan Sutra Putih Yang Berisi Nama-Nama Mereka. Kemarin Ji Ping Mengigit Salah Satu
Ujung Jarinya Sebagai Tanda Sumpah, Aku Melihat Itu.”
Quin Quin Ton Disembunyikan Disuatu Tempat Rahasai Diistana, Sementara Dong Cheng Hanya Tahu
Bahwa Dia Telah Kabur Dan Tidak Berusaha Untuk Mencarinya.
Segera Setelah Ini Cao-Cao Mengalami Sakit Kepala Dan Memanggil Ji Ping Seperti Biasanya.
“Pemberontak Ini Akan Segera Berakhir, ” Pikir Ji Ping Dan Dia Membuat Suatu Bubuk Rahasia Yang
Adalah Racun. Dia Membawanya Bersama Obat-Obatan Yang Lain Ke Istana Perdana Menteri. Dia
Menemukan Cao-Cao Diranjang Dan Pasiennya Itu Diperintahkan Untuk Membuat Suatu Ramuan Untuk
Dirinya.
“Satu Tegukan Saja Akan Menyembuhkan Penyakit Ini. “Kata Ji Ping.
Dia Memerintahkan Pengawal Untuk Membawa Alat-Alat Untuk Membuat Obat Dan Dia Menyiapkan
Ramuan Itu Didalam Ruangan Itu. Ketika Sudah Waktunya Untuk Disaring Obat-Obat Itu Dia
Menambahkan Racun Dan Segera Tabib Itu Membawa Ramuan Obatnya. Cao-Cao Mengetahui Bahwa Ada
Racun Segera Mengeluarkan Alasan Dan Tidak Ingin Meminum Obat Itu.
“Kau Harus Meminum Ini Selagi Masih Panas, “Kata Tabib Itu, “Lalu Akan Ada Perasaan Lega Dan Kau
Akan Merasa Lebih Baik.”
“Kau Adalah Seorang Terpelajar,” Kata Cao-Cao Berdiri, “Dan Mengetahui Apa Yang Harus Dilakukan.
Ketika Tuanmu Sakit Dan Akam Meminum Obat, Harusnya Pengawalnya Mencicipi Dahulu Obat Itu Dan
Ketika Seseoang Sakit, Anaknya Harusnya Mencoba Obatnya Terlebih Dahulu. Kau Adalah Orang
Kepercayaanku Dan Harus Mencicipi Dahulu Obatnya Dan Lalu Aku Akan Meminum Sisanya.”
“Obat Adalah Untuk Menyembuhkan Penyakit, Apa Gunanya Jika Orang Lain Harus Mencicpi Hal Itu ?”
Kata Ji Ping.
Tetapi Dia Menduga Bahwa Konspirasinya Telah Diketahui, Lalu Dia Menerjang Maju Dan Segera
Berusaha Memaksa Cao-Cao Menelan Obat Itu. Cao-Cao Mendorongnya Dan Cangkir Itu Pecah. Sebelum
Cao-Cao Dapat Berkata Apa-Apa Para Pengawalnya Telah Menangkap Penyerang Itu.
Kata Cao-Cao. “Aku Tidak Sakit, Aku Hanya Ingin Mencobai Kamu. Jadi Kau Benar-Benar Berpikir Untuk
Meracuni Ku.”
Cao-Cao Memanggil Beberapa Orang Pengawal Bersenjata Untuk Mengawal Dia Kedalam Penjara Dan Di
Interogasi. Cao-Cao Duduk Di Paviliunya Dan Melihat Tabib Itu Terikat Dengan Kuat Dan Dilempar
Ketanah Dihadapannya. Ji Ping Tetap Menunjukan Keberaniannya.
Pdf By Kang Zusi
Cao-Cao Berkata, “Aku Pikir Kau Adalah Seorang Tabib. Berani Sekali Kau Meracuni Diriku ? Seseorang
Menyuruhmu Melakukan Hal Ini. Jika Kau Memberitahuku, Aku Akan Memaafkanmu.”
“Kau Adaalh Pemberontak. Kau Menghina Kaisarmu Dan Melukai Orang Baik. Serluruh Kekaisaran
Berharap Untuk Membunuhmu. Apakah Kau Pikir Hanya Aku Satu-Satunya ?”
Cao-Cao Lagi Dan Lagi Menekan Tawanannya Itu Untuk Memberitahu Apa Yang Dai Tahu, Tetapi Ji Ping
Hanya Menjawab Tidak Ada Orang Yang Mengirim Dia Dan Itu Adalah Keinginannya.
“Aku Telah Gagal Dan Aku Akan Mati,” Kata Ji Ping.
Cao-Cao Yang Marah Memerintahkan Agar Pengawal Memberinya Pukulan Dan Mereka Memukulnya
Selama 2 Jam. Kulitnya Banyak Terkelupas, Dagingnya Tampak Bengkak Dan Darah Mengalir Dari
Lukanya. Karena Takut Ji Ping Akan Mati Dan Cao-Cao Kehilangan Bukti, Maka Cao-Cao Memeritnahkan
Pengawalnya Berhenti Dan Membawanya Pergi. Mereka Membawa Pergi Ke Tempat Yang Sepi Dimana
Dia Dapat Menyembuhkan Dirinya.
Setelah Memberi Perintah Untuk Menyiapkan Jamuan Keesokan Harinya, Cao-Cao Mengundah Seluruh
Pejabat Istana. Hanya Dong Cheng Yang Tidak Hadir Dengan Alasan Sakit. Konspirator Yang Lain Tetap
Datang Karena Takut Dicurigai.
Meja Disiapkan Di Sebuah Ruangan Pribadi Dan Setelah Beberapa Saat Tuan Rumah Berkata, “Hari Ini
Tidak Banyak Yang Menghibur, Tetapi Aku Mempunyai Seseorang Untuk Diperlihatkan Yang Akan
Membuatmu Terkejut.”
“Bawalah Dia Masuk !” Cao-Cao Berkata. Lalu Para Pengawal Membawa Ji Ping Masuk. Dia Ditaruh
Ditempat Dimana Semua Orang Dapat Melihatnya.
“Kalian Pejabat Tidak Mengentahui Bahwa Orang Ini Terkait Dengan Sebuah Kelompok Yang Ingin
Memberontak Yang Ingin Merebut Pemerintahan Dan Melukai Diriku. Tetapi, Langit Telah Mengalahkan
Rencana Mereka. Tetapi Aku Ingin Kalian Mendengar Bukti-Bukti Darinya.”
Lalu Cao-Cao Memerintahkan Pengawalnya Untuk Memukuli Ji Ping. Mereka Melakukan Hal Itu Sampai Ji
Ping Pingsan Tak Sadarkan Diri, Mereka Meyiramkan Air Dimukanya Untuk Menyadarkannya. Segera
Setelah Dia Sadar, Dia Menatap Cao-Cao Dan Berkarta, “Cao-Cao Kau Pengkhianat, Apa Yang Kau Tunggu
? Mengapa Tidak Membunuhku ?” Teriak Ji Ping.
Cao-Cao Berkata, “Konspirator Itu Hanya Ber 6 Awalnya Dan Kau Membuatnya Jadi 7. Apakah Itu Benar ?”
Disini Ji Ping Lebih Marah Lagi Dan Terus Menghina Cao-Cao, Sementara Wang Zi Fu Dan Ke3
Konspirator Lainnya Bertukar Pandang. Cao-Cao Melanjutkan Penyiksaannya Pada Tawanan Itu,
Memukulinya Hingga Dia Pingsan Dan Menyadarkannya Lagi Dengan Air Dingin. Akhirnya Cao-Cao
Menyadari Bahwa Dia Tidak Akan Menceritakan Apa-Apa Padanya Dan Dia Memerintahkan Pengawal
Membawa Ji Ping Pergi.
Pada Akhir Perjamuan Ketika Para Tamu Pergi, 4 Dari Mereka. Ke 4 Konspirator, Diundang Untuk Tetap
Disitu Menimati Makan Malam. Mereka Ketakutan Sehingga Jiwa Mereka Seperti Telah Keluar Dari Tubuh,
Tetapi Tidak Ada Yang Berani Mengatakan Tidak Atas Undangan Itu.
Saat Itu Cao-Cao Berkata,”Ada Sesuatu Yang Aku Ingin Bicarakan, Jadi Aku Meminta Kalian Untuk Diam
Disini Lebih Lama. Aku Tidak Tahu Apa Yang Kalian Telah Rencanakan Dengan Dong Cheng.”
“Tidak Ada Apapun Yang Kami Rencanakan.” Kata Wang Zi Fu.
“Dan Apakah Yang Tertulis Di Sutra Putih ?” Tanya Cao-Cao.

Mereka Menjawab Bahwa Mereka Tidak Mengetahui Apapun Mengenai Hal Itu.
Lalu Cao-Cao Memerintahkan Agar Quin Quing Ton Dibawa Masuk. Segera Setelah Dia Datang , Wang Zi
Fu Bertanya, “Dimana Dan Apa Yang Telah Kau Lihat Itu ?”
Quin Quing Ton Berkata, “Kalian Berlima Dengan Hati-Hati Memilih Tempat Untuk Berbicara Dan Kau
Menuliskan Sesuatu Diatas Sutra Putih Itu. Kau Tidak Dapat Menyangkal Hal Itu.”
Wang Zi Fu Membalas, “Mahluk Menyedihkan Ini Dihukum Karena Melakukan Perbuatan Tercela Dengan
Salah Seorang Selir Paman Dong Cheng, Dan Sekarang Karena Itu Dia Memfitnah Tuannya. Kau Jangan
Mendengarkan Kata-Katanya, Tuanku.”
“Ji Ping Mencoba Untuk Meracuniku. Siapa Yang Menyuruhnya Demikian Jika Bukan Dong Cheng ?” Kata
Cao-Cao.
Mereka Semua Berkata Mereka Tidak Tahu Hal Itu Dan Tidak Mengenal Siapa Ji Ping.
Cao-Cao Berkata,”Masalah Ini Barulah Permulaan. Dan Masih Ada Kesempatan Untuk Dimaafkan. Tetapi
Jika Hal Ini Berkembang, Akan Menjadi Sulit Bagiku Untuk Menghiraukannya.”
Ke 4 Orang Itu Menyangkal Hal-Hal Yang Dituduhkan. Tetapi Cao-Cao Memanggil Anak Buahnya Dan 4
Orang Pengawal Untuk Memasukan 4 Orang Itu Kedalam Penjara.
Keesokan Harinya Cao-Cao Dengan Membawa Tentara Datang Kekediaman Panan Dong Cheng Dan
Bertanya Mengenai Kesehatannya.
Dong Cheng Keluar Untuk Menerima Tamunya Itu.
Cao-Cao Berkata, “Mengapa Kau Tidak Datang Kemarin Malam ?”
“Aku Kurang Sehat Belakangan Ini Dan Harusberhati-Hati Jika Keluar Malam.” Jawab Dong Cheng.
“Ada Yang Berkata Kau Sedih Karena Masalah Nasional ?” Kata Cao-Cao.
Dong Cheng Terkejut. Cao-Cao Melanjutkan, “Apakah Kau Telah Mendengar Masalah Ji Ping ?”
“Belum, Ada Apa Dengannya ?”
Cao-Cao Tersenyum Dingin Dan Berkata, “Bagaimana Mungkin Kau Tidak Mengetahuinya ?”
Dia Berbalik Pada Pengawalnya Dan Menyuruh Mereka Membawa Ji Ping, Sementara Dia Berbicara Pada
Dong Cheng Mengenai “Penyakitnya” Itu.
Dong Cheng Sangat Terkejut Dan Tidak Mengetahui Apa Yang Harus Dilakukan. Segera Pengawal
Membawa Masuk Tabib Itu Kehadapan Mereka Berdua . Segera Ji Ping Yang Terikat Itu Menhujat Cao-Cao
Sebagai Pemberontak Dan Pengkhianat.
“Orang Ini. “Kata Cao-Cao Sambil Menunjuk Ji Ping, “Telah Mengatkaan Wang Zi Fu Dan 3 Orang
Lainnya, Yang Semuanya Telah Kutangkap Atas Tuduhan Konspirasi. Sekarang Tinggal Satu Orang Lagi
Yang Belum Aku Tangkap.”
“Siapa Yang Mengirimmu Untuk Meracuniku ?” Tanya Cao-Cao, “Cepat Beritahukan Padaku ?”
“Langitlah Yang Mengirimku Untuk Membunuh Pengkhianat !!”, Jawab Ji Ping Dgn Berani.
Pdf By Kang Zusi
Cao-Cao Dengan Marah Memerintahkan Pengawal Untuk Memukuli Ji Ping Lagi Tetapi Sudah Tidak Ada
Lagi Bagian Tubuhnya Yang Dapat Dipukuli Karena Sudah Terluka Semua. Dong Cheng Sangat Sedih
Melihat Hal Itu, Hatinya Serasa Ditikam Oleh Pisau.
“Kau Lahir Dengan 10 Jari. Bagaimana Sekarang Kau Hanya Mempunyai Sembilan ?”
Ji Ping Menjawab, “Aku Mengigit Salah Satunay Sebagai Sumpah Unutk Membunuh Pengkhianat.”
Cao-Cao Memerintahkan Mereka Untuk Membawa Pisau Dan Menyuuhnya Untuk Memotong Sisa 9
Jarinya.
“Sekarang Mereka Semua Telah Putus, Itu Akan Mengjarkanmu Untuk Bersumpah.”
“Aku Masih Mempunyai Mulut Yang Dapat Menelan Pengkhianat Dan Lidah Untuk Mengutuk Mereka.”
Kata Ji Ping.
Cao-Cao Memerintahkan Mereka Untuk Memotong Lidahnya.
Ji Ping Berkata, “Jagan Lakukan. Aku Tidak Dapat Menahan Siksaan Lagi. Aku Akan Berbicara. Lepaskan
Ikatanku.”
“Lepaskan Ikatannya !!!” Perintah Cao-Cao.
Mereka Melepaskan Ikatannya. Segera Setelah Dia Bebas, Ji Ping Berdiri, Dan Berputar Untuk Melihat
Istana Kaisar Dan Bersujud Serta Berkata, “Ini Adalah Keinginan Langit Bahwa Hambamu Ini Tidak Dapat
Mengenyahkan Pemberontak.”
Lalu Dia Membentukan Kepalanya Ketanah Dan Dia Mati.
Badannya Di Gantung Dan Dipertontonkan Kepada Rakyat. Hal Ini Terjadi Di Bulan Pertama Than Ke 5
Dari Masa Jian An (Tahun 2 00 M).
Melihat Ji Ping Telah Mati, Cao-Cao Membawa Quin Quing Ton Masuk.
“Apakah Kau Tahu Orang Ini, Paman ?” Tanya Cao-Cao.
“Tentu.”, Jawab Dong Cheng. “Jadi Pelayanku Yang Kabur Ini Disini. Dia Harus Dihukum Mati !”
“Dia Baru Saja Memberitahukanku Mengenai Pengkhianatanmu. Dia Saksi Mataku.” Kata Cao-Cao. “Siapa
Yang Berani Membunuhnya ?”
“Bagaimana Kau, Mentri Utama Negara, Mendengar Cerita Dan Pelayan Tak Tahu Diri Ini ?”
“Tetapi Aku Mempunyai Wang Zi Fu Dan Yang Lainnya Di Penjara.” Kata Cao-Cao. “Dan Bagaimana Kau
Akan Mengelak Dari Butki Seperti Itu ?”
Dia Lalu Memanggil Tentaranya Untuk Memeriksa Kediaman Dong Cheng. Mereka Akhirnya Menemukan
Titah Rahasia Kaisar Dan Gulungan Sutra Putih Yang Ditanda Tangani Oleh Konspirator Itu.
“Kau Tikus Tua !” Hardik Cao-Cao, “Kau Berani Melakukan Ini ?”
Dia Lalu Memerintahkan Untuk Menangkap Seluruh Keluarga Dong Cheng Dan Seisi Rumahnya Tanpa
Kecuali. Dia Lalu Kembali Ke Istana Dengan Titah Dan Bukti Pengkhianatan Itu. Dia Segera Memanggil
Penasehatnya Untuk Berdiskusi Mengenai Menganti Kaisar.
Pdf By Kang Zusi
Liu Bei Melarikan Diri Kepada Yuan Shao.
Cao Cao Yang Telah Menemukan Bahwa Kaisar Ingin Membunuhnya Segera Memanggil Penasehatnya
Untuk Membicarakan Mengenai Pergantian Kaisar.
Cheng Yu Tidak Setuju Dengan Usul Ini Dan Berkata, “Tuanku, Dunia Kagum Padamu Dan
Menghormatimu Karena Kau Mengarahkan Pemerintahan Dengan Titah Kaisar Dinasti Han. Didalam Masa
Pergolakan Ini Dan Persengketaan Diantara Para Bangsawan, Hal Seperti Pergantian Kaisar Dan Dinasti
Akan Membawa Perang Saudara Dan Hal Ini Perlu Di Pikirkan Matang2.”
Setelah Berpikir Sejenak Cao-Cao Meninggalkan Rencanana Itu. Tetapi Rencana Dong Cheng Tidak Akan
Dibiarkan Begitu Saja Tanpa Ada Yang Dihukum. Seluruh Ke 5 Konspirator Itu Dengan Seluruh Keluarga
Dan Isi Rumahnya Dihukum Mati. 700 Orang Kira-Kira Hari Itu Dihukum Mati Di Berbagai Gerbang Kota
Dengan Cara-Cara Yang Paling Kejam Yang Bisa Dilakukan. Rakyat Ketakutan Dan Sedih Atas Perlakukan
Yang Tidak Berperikemansuiaan Itu.
Tetapi Pembantaian Para Konspirator Itu Dan Seluruh Isi Rumahnya Tidak Dapat Menghilangkan Amarah
Cao-Cao. Selir Kaisar Adalah Adik Dari Dong Cheng. Dan Dengan Pedang Ditangan, Cao-Cao Pergi Ke
Kota Terlarang. Kaisar Sangat Senang Dengan Selir Dong, Karena Dia Sedang Mengandung 5 Bulan. Hari
Itu Seperti Hari-Hari Biasanya, Kaisar, Selir Dong Dan Permaisuri Fu Sedang Duduk Di Salah Satu
Kediaman Pribadinya Dan Secara Diam-Diam Membicarakan Mengenai Titah Yang Dipercayakan Pada
Dong Cheng Dan Mereka Bingung Karena Sepertinya Tidak Ada Yang Dilakukan. Lalu Tiba-Tiba Muncul
Cao-Cao Yang Marah Dan Dengan Pedang Ditangan Datang Menemui Kaisar Dan Menakutkan Mereka.
“Apakah Yang Mulia Tahu Bahwa Dong Cheng Berencana Menyakitiku ?” Kata Dia.
“Dong Zhuo Telah Lama Mati. ” Jawab Kaisar.
“Bukan Dong Zhuo !!! Dong Cheng !” Teriak Cao-Cao.
Hati Kaisar Langsung Tergetar, Dia Berkata, “Aku Sungguh Tidak Tahu !”
“Jadi Kau Telah Lupa Telah Menulis Titah Dengan Darahmu ?”
Kaisar Terdiam, Ca02 Memrintahkan Pengawalnya Untuk Menangkap Selir Dong. Kaisar Memohon Agar
Mengampuninya Karena Kondisinya Sekarang Ini.
Tetapi Cao-Cao Berkata, “Jika Langit Tidak Mencampuri Dan Mengalahkan Rencana Itu. Mungkin Aku
Sudah Mati Saat Ini. Bagaimana Aku Daapt Membiarkan Wanita Ini Untuk Melakukan Sesuatu Yang Jahat
Padaku Sedikit Demi Sedikit ?”
Kata Kaisar,”Asingkan Dia Didalam Istana Sampai Dia Melahirkan, Jangan Sakiti Dia Sekarang !”
“Apakah Kau Berharap Aku Akan Membiarkan Keturunannya Membalaskan Dendam Ibunya ?” Kata CaoCao.
“Aku Mohon Tubuhku Tidak Dipotong Dan Jangan Permalukan Aku ” Kata Selir Dong.
Dia Memerintahkan Pengawalnya Untuk Memperlihatkan Gulungan Sutra Putih. Kaisar Langsung Menangis
Sedih Sekali.
“Jangan Membenciku Di Akherat Sana. Kita Akan Bertemu Kembali Di ‘ 9 Mata Air Emas’ “, Kata Kaisar
Kepada Selir Dong.
Pdf By Kang Zusi
Air Matanya Bercucuran Seperti Air Hujan. Permaisuri Fu Juga Ikut Bersedih Dan Menangis, Tetapi CaoCao Berkata, “Kau Bersikap Seperti Anak Kecil Saja !”
Dan Dia Memerintahkan Pengawalnya Untuk Membawa Selir Dong Pergi Dan Menjerat Lehernya Dengan
Gulungan Sutra Putih Itu Di Halaman Istana.
Ketika Meninggalkan Istana Cao-Cao Memberi Perintah Pada Penjaga, Dia Berkata “Siapapun Yang
Merupakan Keluarga Kaisar Akibat Pernikahan Tidak Dijinkan Masuk Kedalam Istana, Yang Melanggar
Akan Dihukum Mati. Dan Penjaga Juga Akan Mengalami Hal Yang Sama Apabila Mereka Membangkang
Perintah Ini.”
Untuk Lebih Meyakinkan Dia Menunjuk 3 000 Prajuritnya Sebagai Pengawal Kaisar Dan Memerintahkan
Cao Hong Sebagai Kepalanya.
Lalu Cao-Cao Berkata Kepada Penasehatnya Cheng Yu, “Para Konspirator Di Ibu Kota Telah Kita
Singkirkan. Tetapi Masih Ada 2 Lagi Yang Tersisa, Ma Teng Dan Liu Bei. Hal Ini Tidak Boleh Dibiarkan.”
Cheng Yu Berkata, “Ma Teng Sangat Kuat Di Barat Dan Tidak Mudah Untuk Dikalahkan. Dia Mungkin
Dapat Dipanggil Ke Ibu Kota Dengan Kata-Kata Yang Lembut Dan Pujian. Liu Bei Di Xu Zhou,
Menempatkan Posisinya Dgn Kuat Dan Tidak Dapat Dengan Mudah Diserang. Lebih Dari Itu, Yuan Shao Di
Guandu Dan Dia Hanya Memiliki Satu Keinginan Yaitu Menyerang Dirimu. Apapun Yang Kita Lakukan Di
Timur Akan Membuat Liu Bei Pergi Ke Yuan Shao Untuk Bantuan Dan Yuan Shao Akan Datang Segera.
Setelah Itu Terjadi Maka Kita Akan Terdesak.”
“Kau Salah,” Balas Cao-Cao.”Liu Bei Adalah Ksatria Pemberani. Jika Kita Menunggu Sampai Dia Telah
Besar Maka Akan Lebih Susah Berurusan Dengannya Nanti. Yuan Shao Mungkin Kuat, Tetapi Dia Tidak
Perlu Ditakutkan. Dia Terlalu Bingung Untuk Bertindak.”
Ketika Mereka Mendiskusikan Hal Ini, Guo Jia Datang Dan Cao-Cao Tiba-Tiba Menanyakan Pendapatnya
Mengenai Masalah Ini.
“Jika Aku Menyerang Liu Bei, Lalu Yuan Shao Akan Mengancam. Apa Pendapatmu Mengenai Hal Ini ?”
Guo Jia Berkata, “Yuan Shao Sudah Memang Sifatnya Sangat Ragu-Ragu Dan Tidak Bisa Mengambil
Keputusan Dengan Cepat. Dan Para Penasehatnya Sangat Iri Antara Satu Sama Lainnya. Dia Tidak Perlu
Ditakutkan. Liu Bei Baru Saja Mengumpulkan Tentara Baru Dan Belum Memperoleh Kepercayaan Mereka
Seutuhnya. Kau Dapat Menyelesaikan Masalah Di Timur Dalam Satu Pertempuran.”
“Saran Ini Sesuai Dengan Apa Yang Kupikirkan.” Kata Cao-Cao.
Dan Dia Menyiapkan Tentara Berkekuatan 2 00.000 Prajurit Dan Dibagi Dalam 5 Divisi Untuk Menyerang
Xu Zhou.
Pengintai Membawa Berita Mengenai Persiapan Ini. Sun Qian Pertama Pergi Ke Xia Pi Unutk Memberitahu
Guan Yu Dan Lalu Dia Pergi Ke Xiao Pei Untuk Memberitahu Liu Bei. Kedua Orang Itu Membicarakan
Posisi Dan Apa Yang Harus Dilakukan. Pertolongan Sangat Dibutuhkan Saat Ini. Lalu Surat Dikirimkan
Pada Yuan Shao Dan Diberikan Kepada Sun Qian Untuk Diantarkan. Sun Qian Pergi Ke Utara Dan Bertemu
Tian Feng Dan Dia Meminta Agar Diatur Pertermuannya Dengan Yuan Shao. Sun Qian Lalu Di
Perkenalakan Dan Suratnya Diserahkan Pada Yuan Shao.
Tetapi Yuan Shao Sedang Merenung Dan Pakainanya Sangat Acak2an. Tian Feng Berkata, “Apa Yang
Mengkhawatirkanmu Tuanku ?”
“Aku Akan Segera Mati” Jwb Yuan Shao.
Pdf By Kang Zusi
“Tetapi Mengapa Kau Berkata Seperti Itu ?”
“Aku Mempunyai 3 Orang Anak, Tetapi Hanya Yang Termuda Yang Cukup Pintar Untuk Memahami Ideku.
Sekarang Dia Terserang Penyakit Yang Mengancam Nyawannya. Apakah Menurutmu Aku Mempunyai
Tempat Unutk Memikirkan Hal Lain Lagi ?”
“Tetap,” Kata Tian Feng, “Keadaan Saat Ini Membutuhkan Perhatianmu. Cao-Cao Akan Menyerang Daerah
Timur Dan Xu Chang Akan Segera Kosong. Kau Dapat Menyerang Kota Itu Dengan Pasukan Kecil Saja
Dan Melakukan Jasa Besar Untuk Kaisar Dan Menyelamatkan Rakyat Dari Kesedihan. Kau Hanya Harus
Menyakinkan Dirimu Untuk Bertindak.”
“Aku Tahu Kesempatan Ini Adalah Yang Terbaik, Tetapi Aku Khawatir Dan Takut Akan Kegagalan Jika
Kita Menyerang Sekarang.”
“Apa Yang Kau Khawatirkan ?” Tanya Tian Feng.
“Diantara Anak-Anakku Hanya Yang Satu Ini Yang Luar Biasa. Dan Jika Terjadi Sesuatu Maka Berakhirlah
Aku.”
Akhirnya Yuan Shao Tidak Jadi Mengirimkan Tentaranya.
Sebagai Konfirmasi Atas Hal Ini, Yuan Shao Berkata Pada Sun Qian, “Pulanglah Dan Beritahu Liu Bei
Alasan Sebenarnya, Dan Katakan Jika Sesuatu Terjadi, Dia Dapat Datang Padaku Dan Aku Akan Mencari
Cara Untuk Membantunya.”
Tian Feng Jatuh Ketanah Dengan Tongkatnya.
“Ini Sungguh Disayangkan !!!” Tangisnya. “Ada Sebuah Kesempatan Besar Datang Dan Semuanya Hilang
Gara2 Seorang Anak Sakit.”
Dia Pergi Keluar, Sun Qian Melihat Bahwa Tidak Ada Pertolongan Yang Bisa Didapat Segera Kembali Dan
Memberitahu Apa Yang Telah Dia Lihat. Liu Bei Cukup Gelisah Dan Bertanya Apa Yang Bisa Dilakukan.
“Jangan Khawatir Kakak, “Kata Zhang Fei, “Kita Dapat Menghancurkan Cao-Cao Dengan Serangan
Mendadak Sebelum Tentaranya Mempunyai Waktu Menyiapkan Kemah Dan Pertahanan.”
“Hal Itu Akan Sesuai Dengan Siasat Perang.” Kata Liu Bei, “Kau Adalah Seorang Pemberani Dan
Tindakanmu Terhadap Liu Dai Menunjukan Bahwa Kau Telah Mejadi Seorang Ahli Strategi Juga.”
Lalu Liu Bei Memberikan Zhang Fei Prajurit Untuk Menjalankan Rencananya.
Sekarang Ketika Cao-Cao Sedang Didalam Perjalanannya Menuju Xiao Pei, Angin Ribut Muncul Dan Salah
Satu Benderanya Jatuh. Cao-Cao Memanggil Para Penasehatnya Dan Bertanya Tanda Apakah Ini ?”
Xun Yu Berkata, “Dari Arah Mana Angin Itu Bertiup Dan Apa Warna Bendera Yang Jatuh Itu ?”
“Angin Dari Arah Tenggara Dan Bendera Itu Berwarna Biru Dan Merah.”
“Hanya Ada Satu Arti. Malam Ini Kemah Kita Akan Diserang.”
Pada Saat Yang Sama Mao Jie Masuk Dan Melaporkan Kejadian Yang Sama. Cao-Cao Bertanya Lagi
Apakah Artinya.
“Aku Berpikir Bahwa Ini Berarti Ada Serangan Pada Malam Hari.” Jwb Xun Yu.
Pdf By Kang Zusi
Cao-Cao Segera Melakukan Persiapan2. Dia Memberi Perintah Pada 9 Kelompok Pasukan Untuk
Menempati Posisinya, Meningalkan Hanya 1 Kelompok Untuk Menjaga Kemah.
Malam Itu Hanya Ada Sedikit Sinar Bulan Ketika Liu Bei Dan Zhang Fei Mengerahkan Pasukannya Untuk
Menyerang Kemah Musuh. Mereka Meninggalkan Sun Qian Untuk Menjaga Xiao Pei. Karena Zhang Fei
Adalah Pengusul Dr Strategi Ini Dia Memimpin Didepan Dengan Beberapa Pasukan Berkuda. Ketika
Mereka Mendekat, Semua Sepertinya Tenang-Tenang Saja Dan Tidak Ada Yang Bergerak. Lalu Tiba-Tiba
Obor Bernyalaan Disekeliling Mereka Dan Zhang Fei Mengetahui Bahwa Dia Telah Masuk Dalam Jebakan.
Segera Dari 8 Penjuru Arah Mata Angin Keluar Pasukan Cao-Cao. Dari Timur, Barat, Utara Dan Selatan
Ada Zhang Liao, Xu Chu, Li Dian Dan Yu Jin. Dari Barat Laut, Barat Daya, Timur Laut Dan Tenggara Ada
Xiahou Dun, Xiahou Yuan, Xu Huang Dan Yue Jing.
Zhang Fei Menerjang Maju Dan Dan Melabrak Semua Prajurit Yang Ada Didepannya, Dia Menjaga
Kakaknya Agar Tetap Aman Berada Di Belakang. Dia Berusaha Mati-Matian Untuk Membuat Jalan Keluar
Dari Kepungan. Pasukan Yang Dia Miliki Kebanyakan Berasal Dari Prajurit Cao-Cao Dan Segera Kembali
Kepada Tuan Mereka. Posisi Mereka Sungguh Berada Diujung Tanduk.
Zhang Fei Berhadapan Dengan Xu Huang Dan Segera Melawan Dia, Tetapi Ketika Mereka Berduel, Yue
Jing Muncul Dari Belakangnya. Dengan Bersusah Payah Dia Menghadang Mereka Berdua Dan Akhirnya
Berhasil Memaksa Xu Huang Dan Yue Jing Mundur, Dia Segera Menerjang Maju Mencari Jalan Keluar Dan
Membantai Lebih Dari 2 0 Prajurit Disekitarnya Dengan Sekali Tebasan Tombak Ularnya. Dia Terpisah Dari
Liu Bei Yang Dia Tidak Tahu Keberadaannya. Melihat Bahwa Tidak Mungkin Dia Mencari Liu Bei
Ditengah Kekacauan Itu, Dia Berusaha Mencari Celah Dan Akhirnya Berhasil Menemukannya, Dengan
Sisa-Sisa Prajurit Berkudanya Zhang Fei Menerobos Kepungan Tentara Yu Jin, Jalan Zhang Fei Dihalangi
Oleh Sekelompok Pasukan Pedang Dan Zhang Fei Yang Marah Segera Menerjang Maju Dengan Kudanya,
Dia Menyerang Dengan Membabi Buta Sehingga Banyak Prajurit Yu Jin Yang Bergelimpangan
Disekitarnya, Dengan Wajah Penuh Darah Dan Mayat Yang Bertebaran Dibawah Kaki Kudanya , Prajurit
Yu Jin Tidak Berani Menghalangi Jalannya. Dia Berpikir Untuk Kembali Ke Xu Zhou Tetapi Dia Merasa
Yakin Bahwa Jalan Kesanapun Sudah Dihalangi. Karena Tidak Ada Jalan Kembali Zhang Fei Pergi Menuju
Bukit Mang Dang.
Liu Bei Yang Memimpin Pasukan Dibelakang Diserang Oleh Pasukan Cao-Cao Dan Dia Kehilangan 1/ 2
Dari Tentaranya. Kemudian Datang Pula Pasukan Yang Dipimpin Xiahou Dun. Pasukan Liu Bei Yang Kalah
Jumlah Segera Berusaha Mundur, Xiahou Dun Memerintahkan Pasukan Pemanah Berkudanya Untuk
Menembaki Panah Kearah Pasukan Liu Bei. Kemudian Pasukan Liu Bei Yang Tersisa Dikejar Oleh Xiahou
Yuan. Saat Ini Liu Bei Menemukan Bahwa Dia Hanya Mempunyai Kurang Dari 50 Prajurit Berkuda Yang
Mengikutinya. Dia Segera Memacu Kudanya Kembali Ke Xiao Pei.
Tetapi Tidak Lama Kemudian Liu Bei Melihat Kepulan Asap Berasal Dari Kota Xiao Pei. Lalu Dia
Mengubah Rencananya Dan Pergi Ke Xia Pi. Dalam Perjalanan Dia Menemukan Bahwa Seluruh Daerah Itu
Sudah Dipenuhi Pasukan Musuh Dan Dia Tidak Bisa Menerobos Mereka. Lalu Dia Teringat Janji Yuan
Shao, Bahwa Dia Dapat Pergi Ke Tempat Yuan Shao Jika Ada Suatu Hal Terjadi. Dia Lalu Memutuskan
Menuju Tempat Yuan Shao Sampai Dia Bisa Menemukan Rencana Lainnya. Karena Itu Dia Mengambil
Jalan Ke Qing Zhou Tetapi Jalan Itu Juga Diblokir Dan Dia Pergi Melalui Jalan-Jalan Kecil Dan
Melanjutkan Perjalanannya Ke Utara, Dalam Perjalanannya Dia Juga Tetap Dikejar Dan Kehilangan SisaSisa Pasukannya.
Dia Dengan Secepatnya Bergerak Ke Kota Qing Zhou, Berkuda Ratusan Km Per Hari. Ketika Dia Sampai
Di Kota Itu Dan Memanggil Penjaga Gerbang, Penjaga Itu Bertanya Siapakah Dia Dan Memberitahukan
Pada Gubernur Kota Itu Yang Merupkan Anak Tertua Yuan Shao Yang Bernama Yuan Tan. Yuan Tan
Sangat Terkejut Tetapi Dia Membuka Gerbang Dan Masuk Menemui Liu Bei Yang Dia Perlakukan Dengan
Baik.
Liu Bei Menceritakan Berita Mengenai Kekalahannya Dan Dia Berharap Dapat Meminta Perlindungan Dari
Yuan Shao. Dia Diberikan Tempat Yang Layak Dan Diperlakukan Dengan Hormat. Sementara Yuan Tan
Pdf By Kang Zusi
Menulis Surat Pada Ayahnya. Lalu Yuan Tan Memberikan Pengawalan Dan Mengirim Liu Bei Sampai Ke
Daerah Ping Yuan.
Di Kota Ye Jun, Liu Bei Bertemu Dengan Yuan Shao Yang Menyambutnya 10 Km Jauhnya Dari Kota. Liu
Bei Bersujud Kepada Yuan Shao Dan Yuan Shao Juga Bersujud Kepada Liu Bei Dan Berkata, “Aku Telah
Sangat Gelisah Karena Hal Ini, Karena Anakku Sakit Aku Tidak Bisa Membantumu Dimedan Perang. Tetapi
Sekarang Merupakan Sebuah Kebahagiaan Aku Dapat Bertemu Denganmu Dan Salah Satu Keinginan
Hidupku Telah Terpenuhi.”
Liu Bei Menjawab, “Liu Bei Yang Kau Lihat Ini Telah Lama Mempunyai Keinginan Untuk Meminta
Perlindunganmu Tetapi Takdir Tidak Mengijinkannya. Sekarang Cao-Cao Telah Menyerangku Dan Aku
Telah Kehilangan Keluargaku Aku Mengingat Bahwa Kau, Jendral, Mau Menerima Orang-Orang Baik Dari
Mana Saja. Karena Itu Aku Menyimpan Kebanggaan Diriku Dan Aku Percaya Bahwa Aku Dapat Berguna
Bagimu Dan Suatu Saat Aku Akan Membuktikan Terima Kasihku.”
Yuan Shao Menerima Dia Dengan Senang Dan Memperlakukan Dia Dengan Sangat Baiknya Dan Mereka
Berdua Tinggal Di Kediaman Yuan Shao Didaerah Ji Zhou.
Setelah Mendapatkan Xiao Pei, Cao-Cao Menekan Kota Xu Zhou, Setelah Beberapa Saat Akhirnya Kota
Jatuh. Mi Zhu Dan Jian Yong Berhasil Melarikan Diri, Dan Chen Deng Menyerah. Cao-Cao Memimpin
Pasukannya Masuk Kedalam Kota Dan Menenangkan Keadaan. Kemudia Dia Berusaha Menyerang Xia Pi
Dimana Guan Yu Mempertahankan Kota Itu Mati-Matian Dan Menjaga Keluarga Liu Bei.
Xun Yu Berkata, “Guan Yu Berada Disana, Dia Bertugas Menjaga Keluarga Kakaknya Itu Dan Dia Akan
Mempertahankan Kota Sampai Tetes Darah Terkahir. Jika Kau Tidak Segera Mengambilnya Yuan Shau
Yang Akan Mengambilnya.”
Cao-Cao Berkata, “Aku Selalu Menyukai Guan Yu, Karena Kemampuan Perangnya Dan Karena PrinsipPrinsipnya. Aku Menginginkan Dia Menjadi Bawahanku. Aku Lebih Baik Mengirim Seseorang Untuk
Memintanya Menyerah.”
“Dia Tidak Akan Melakukan Itu.” Kata Guo Jia. “Rasa Kebenarannya Terlalu Tinggi Dan Aku Khawatir
Siapapun Yang Kau Kirim Untuk Berbicara Dengan Akan Menderita.”
Lalu Tiba-Tiba Ada Seseorang Yang Maju Dan Berkata, “Aku Cukup Mengenalnya, Dan Aku Bersedia
Pergi.”
Yang Berbicara Adalah Zhang Liao.
Cheng Yu Melihat Dia Dan Berkata, “Walaupun Kalian Sahabat Lama, Aku Berpikir Kau Tidak Akan Dapat
Meyakinkan Guan Yu. Tetapi Aku Punya Rencana Yang Akan Menjerat Dia Sehingga Dia Tidak
Mempunyai Alternatif Lain Selain Mengikuti Perdana Menteri.”
Menggunakan Strategi Jitu, Cao-Cao Memperoleh Kemenangan Di Guan Du.
Mendengar Yuan Shao Bersiap Menyerang Guan Du, Xiahou Dun Menulis Surat Ke Ibu Kota Meminta Bala
Bantuan. Cao-Cao Memerintahkan 70.000 Prajuritnya Agar Segera Berangkat Dan Dia Sendiri Langsung
Memimpin Pasukannya. Xun Yu Ditinggalkan Untuk Menjaga Ibu Kota.
Ketika Tentara Yuan Shao Akan Bergerak, Tian Feng Dari Balik Jeruji Selnya Berkata, “Tuanku,
Penyerangan Yang Terburu-Buru Dalam Skala Besar Akan Membawa Bencana Pada Pasukan Kita. Adalah
Baik Jika Kita Menunggu Sampai Langit Menunjukan Saat Yang Tepat.”
Feng Ji Berkata Pada Yuan Shao, “Mengapa Tian Feng Mengatakan Hal-Hal Yang Buruk ? Tuanku
Mengirim Pasukan Atas Dasar Kemanusiaan Dan Keadilan.”
Pdf By Kang Zusi
Karena Mudah Terbawa Amarah, Yuan Shao Memerintahkan Agar Tian Feng Segera Dihukum Mati, Tetapi
Para Bawahan Dan Pejabat Lainnya Memohon Ampunan.
Dia Membatalkan Hukuman Mati Itu, Tetapi Dia Berkata, “Aku Akan Menghukum Tian Feng Ketika Aku
Kembali Dari Mengalahkan Cao-Cao.”
Setelah Itu Yuan Shao Segera Mempercepat Pengerahan Pasukannya. Bendera Dan Lambang2 Kebesaran
Menghiasai Cakrawala, Pedang Dan Tombak Banyaknya Seperti Pepohonan Di Hutan. Mereka Bergerak Ke
Yang Wu Dan Disana Mereka Membuat Kemah Dan Pertahanan Yang Kuat.
Lalu Ju Shou Sekali Lagi Berusaha Untuk Mencegah Tindakan Yang Terburu-Buru Ini, “Walaupun Prajurit
Kita Tidak Banyak, Tetapi Mereka Tidaklah Seberani Prajurit Musuh. Pasukan Musuh Seluruhnya Terdiri
Dari Para Veteran2 Perang, Tetapi Mereka Tidak Memiliki Banyak Persediaan Makanan. Oleh Karena Itu
Mereka Pasti Akan Mengusahakan Perang Yang Cepat, Sementara Kita Harus Dapat Bertahan Cukup Lama
Dan Menunda Penyerangan. Jika Kita Dapat Cukup Lama Menahan Mereka Disini, Kemenangan Akan
Menjadi Milik Kita Tanpa Kita Perlu Bertempur.”
Nasehat Ini Tidak Menyenangkan Hati Yuan Shao.
Kata Dia,”Tian Feng Telah Berkata-Kata Yang Melemahkan Semangat Pasukan Dan Aku Pasti Akan
Menghukum Matinya Setelah Aku Kembali, Berani Sekali Kau Mengikuti Apa Yang Telah Dilakukannya
Itu !!!”
Yuan Shao Segera Memanggil Pengawal Dan Memerintahkan Agar Ju Shou Di Rantai, “Ketika Aku Telah
Selesai Dengan Cao-Cao, Aku Akan Berurusan Dengan Kau Dan Tian Feng.”
Pasukan Besar Yuan Shao Berkemah Dalam 4 Bagian, Setiap Bagian Menghadap Satu Arah Mata Angin.
Perkemahannya Terbentang Dengan Diameter 3 0 Km. Mata-Mata Dan Pengintai Dikirim Untuk
Mengetahui Kekuatan Dan Kelemahan Musuh.
Pasukan Cao-Cao Tiba Dan Mulai Merasakan Ketakutan Atas Berita Mengenai Kekuatan Pasukan Musuh.
Cao-Cao Segera Memanggil Jendral Dan Penasehatnya Untuk Membicarakan Masalah Ini.
Lalu Penasehatnya, Xun You Berkata, “Musuh Mungkin Banyak Tetapi Tidaklah Terlalu Menakutkan.
Pasukan Kita Seluruhnya Adalah Para Veteran Yang Telah Berpengalaman Dibanyak Pertempuran, Setiap
Prajurit Kita Bernilai 10 X Lebih Kuat Daripada Musuh. Tetapi Keuntungan Kita Terletak Pada Perang Yang
Cepat Karena Persediaan Kita Tidak Mencukupi Untuk Perang Yang Lama.”
“Perkataanmu Benar Adanya,” Kata Cao-Cao,”Aku Juga Berpikir Demikian.”
Kemudian Cao-Cao Memerintahkan Agar Segera Menekan Pasukan Musuh Dan Menantang Mereka Untuk
Bertempur. Pasukan Yuan Shao Menjawab Tantangan Itu, Dan Kedua Pasukan Segera Menyiapkan
Formasinya. Dipasukan Yuan Shao, Shen Pei Menempatkan 10.000 Pasukan Pemanah Crossbow Di Kedua
Sisi, Sementar 5000 Pasukan Pemanah Biasa Di Tengah. Tanda Unutk Memulai Serangan Adalah Bunyi
Ledakan Petasan Dan Panah Terus Ditembakan Selama Bunyi Drum Masih Bergemuruh.
Yuan Shao Menggunakan Helm Dari Perak Dan Pelindung Badan Serta Mengenakan Jubah Dari Sutra Serta
Ikat Pinggang Dari Berhiasakan Batu Giok. Dia Memimpin Di Tengah Pasukan Bersama Para Jendralnya,
Gao Lan, Zhang He, Han Meng Dan Chunyu Qiong Dan Yang Lainnya Berbaris Sejajar Dari Kiri Kekanan.
Bendera-Bendera Dan Simbol-Simbol Kebesaranya Dipertontonak Disana Dan Hal Itu Mengetarkan Hati
Musuh-Musuhnya.
Dibarisan Pasukan Cao-Cao Tampak Cao-Cao Sendiri Memimpin Pasukan Ditengah Dan Berbaris Dari Kiri
Kekanannya Tampak Jenderal-Jenderalnya Seperti Xu Chu, Zhang Liao, Xu Huang, Li Dian Dan Yang
Lainnya

Menunjuk Pada Yuan Shao, Cao-Cao Berteriak, “Dihadapan Kaisar, Aku Meminta Agar Kaisar Memberimu
Jabatan Panglima Besar. Kenapa Sekarang Kau Mau Memberontak ?”
Yuan Shao Membalasnya, “Kau Menyandang Gelar Perdana Menteri Han, Tetapi Sesungguhnya Kau Adalah
Seorang Pemberontak Terhadap Dinasti. Kejahatanmu Telah Mencapai Langit Dan Kau Lebih Buruk Dari
Pada Wang Mang Dan Dong Zhuo. Apa Maksudmu Dengan Mengatai Aku Adalah Seorang Pemberontak ?”
“Aku Memiliki Titah Untuk Menangkap Dirimu !!!” Kata Cao-Cao.
“Aku Mempunyai Titah Rahasia Kaisar Untuk Menangkap Pemberontak !!”, Balas Yuan Shao.
Lalu Cao-Cao Menjadi Marah Dan Memerintahkan Zhang Liao Maju Kedepan Untuk Menantang Duel. Dari
Sisi Yuan Shao, Zhang He Maju Untuk Menjawab Tantangan Itu. Kedua Jendral Itu Bertarung 40 Sampai 50
Jurus Tanpa Ada Satupun Yang Kelelahan. Zhang He Adalah Seorang Jendral Muda Yang Gagah
Bersenjatakan Tombak Dan Menaiki Kuda Dia Dapat Menahan Serangan2 Zhang Liao, Sementara Zhang
Liao Yang Walaupun Tidak Kalah Tetapi Juga Tidak Dapat Menemukan Celah Atau Titik Lemah Musuhnya
Itu. Kedua Senjata Mereka Saling Beradu Dan Berbagai Tekhnik Bertombak Dipertontokan Hari Itu Dan Ini
Menimbulkan Kekaguman Didalam Hati Para Prajurit-Prajurit Yang Melihatnya. Dalam Hatinya Pun CaoCao Merasa Kagum Atas Pertunjukan Kedua Orang Ini. Lalu Xu Chu Maju Kedepan Dengan Pedang
Besarnya Untuk Membantu. Dari Sisi Yuan Shao, Gao Lan Juga Maju Karena Melihat Xu Chu Mendekat.
Sekarang Mereka Ber 4 Bertarung Bersama. Setelah Beberapa Lama Tidak Ada Yang Menang, Akhirnya
Cao-Cao Memerintahkan 3 000 Pasukannya Dibawah Xiahou Dun Dan Cao Hong Untuk Segera Menyerang
Formasi Musuh. Shen Pei Segera Memerintahkan Pasukannya Untuk Menembakan Panah. Panah Berjatuhan
Dari Langit Seperti Derasnya Air Hujan, Pasukan Cao-Cao Tidak Dapat Bergerak Maju Dan Banyak Yang
Terluka, Akhirnya Mereka Mundur Keselatan. Yuan Shao Memerintahkan Agar Pasukannya Mengikuti
Terus Dan Tetap Menyerang. Pasukan Cao-Cao Akhirnya Tercerai-Berai Formasinya Dan Mereka
Melarikan Diri Ke Guan Du, Yuan Shao Terus Mengikuti Dan Berkemah Di Dekat Sana.
Lalu Shen Pei Berkata, “Sekarang Kirimkan 100.000 Prajurit Untuk Menjaga Daerah Guan Du Dan
Berkemah Didekat Kemah Cao-Cao. Lalu Buatlah Menara Tinggi Untuk Memantau Pasukan Cao-Cao. Lalu
Pilihlah Tempat Yang Pas Agar Kita Dapat Memanah Pasukan Mereka. Jika Kita Dapat Memaksa Mereka
Meninggalkan Tempat Ini Maka Kita Akan Mendapatkan Daerah Strategis Dimana Ibu Kota Xu Chang
Dapat Diserang Dengan Mudah.”
Yuan Shao Menyetujui Saran Ini. Dari Setiap Divisi Pasukannya, Dia Memilih Yang Terkuat Untuk
Membuat Menara2 Tinggi Didekat Tempat Pasukan Cao-Cao.
Prajurit-Prajurit Cao-Cao Melihat Apa Yang Dilakukan Musuhnya Dan Berusaha Untuk MenghalangHalangi Rencana Musuhnya Itu. Tetapi Para Pemanah Dari Pasukan Yuan Shao Terus Menembaki Mereka
Sehingga Mereka Tidak Dapat Mendekat. Setelah 10 Hari, Mereka Telah Membuat Lebih Dari 50 Menara
Tinggi Dan Diatasnya Masing-Masing Cukup Untuk Tempat 100 Pemanah Lebih Yang Dapat Memanah
Kedalam Kemah Musuh. Prajurit Cao-Cao Sangat Ketakutan Dan Selalu Memakai Perisainya Dan
Merangkak Apabila Ingin Berjalan Antara Kemah Saja Karena Pasukan Yuan Shao Setiap Hari Selalu
Menghujani Mereka Dengan Panah.
Cao-Cao Melihat Bahwa Pasukannya Mulai Kewalahan Menghadapi Serangan Ini, Jadi Dia Memanggil Para
Penasehatnya Untuk Berkumpul.
Liu Ye Berkata, “Mari Kita Membuat Catapult Dan Menghancurkan Mereka.”
Cao-Cao Segera Menginstruksikan Model Untuk Dibuat Dan Segera Berhasil Membuat 100 Catapult Dan
Ditempatkan Di Sisi Tembok Benteng.
Lalu Prajurit Cao-Cao Menyaksikan Para Pemanah Menaiki Menara.Segera Setelah Para Pemanah Selesai
Melepaskan Panah-Panahnya. Seluruh Catapult Yang Telah Disiapkan Langsung Melemparkan Batu-Batu
Besar Keudara Dan Menyebabkan Kekacauan Luar Biasa Pada Pasukan Yuan Shao. Mereka Tidak Dapat
Pdf By Kang Zusi
Berlindung Dari Batu-Batu Besar Dan Banyak Para Pemanah Diatas Menara Mati Karena Tertimpa BatuBatu Ini, Menara2 Yang Dibangun Juga Sebagian Besar Rusak Berat Sehingga Mereka Tidak Dapat
Menggunakannya Lagi. Dan Sisanya Yang Masih Berdiri, Tidak Berani Dinaiki Oleh Para Pemanah Karena
Mereka Takut.
Lalu Shen Pei Sang Ahli Strategi Segera Menyarankan Rencana Baru. Dia Memerintahkan Pasukannya
Yang Berbadan Kecil Untuk Menggali Lubang Dan Membuat Terowongan Sampai Kedalam Benteng Dan
Kemah Cao-Cao, Dia Menjuluki Para Pasukannya, “Tikus Tanah”. Prajurit Cao-Cao Melihat Kesibukan
Pasukan Musuh Menggali Didalam Kemah Mereka Dan Segera Memberitahukan Pada Pimpinan Mereka
Yang Dengan Segera Meminta Saran Liu Ye Untuk Mencari Strategi Untuk Melawannya.
“Karena Yuan Shao Sudah Tidak Bisa Menyerang Secara Terbuka, Dia Sekarang Menyerang Diam-Diam
Dan Membuat Terowongan Di Bawah Tanah Sampai Ketengah-Tengah Kemah Kita.” Kata Liu Yue.
“Tetapi Bagaimana Cara Kita Akan Menghadapi Hal Itu ?” Tanya Cao-Cao.
“Kita Dapat Mengelilingi Kemah Kita Dengan Parit-Parit Yang Dalam Sehingga Membuat Pembangunan
Terowongan Itu Menjadi Tidak Berguna.”
Lalu Parit-Parit Dalam Digali Secepat Mungkin Dan Ketika Para “Tikus Tanah” Musuh Tiba, Mereka Lalu
Menemukan Bahwa Rencana Mereka Gagal.
Cao-Cao Bertahan Di Guan Du Sampai 8 Bulan Lamanya Dan Pada Bulan Ke 9 Ketika Pasukannya Mulai
Kelelahan Dan Bahan Makanan Menipis, Dia Mulai Berpikir Untuk Menyerah Dan Kembali Ke Ibu Kota.
Karena Dia Tidak Dapat Memutuskan Apa Yang Harus Dilakukanya, Dia Menulis Surat Kepada Xun Yu
Dan Menceritakan Kesulitannya Kepada Penasehatnya Itu.
Surat Itu Dibalas Oleh Xun Yu Yang Isinya Menyarankan Cao-Cao Untuk Bertahan Karena Walaupun
Pasukan Yuan Shao Besar Tetapi Pemimpin-Pemimpin Nya Tidak Dapat Diandalkan Semua.
Surat Balasan Itu Memuaskan Hati Cao-Cao Dan Dia Memerintahkan Agar Pasukannya Bertahan Sebisa
Mungkin Dan Tidak Menyerah.
Suatu Hari Yuan Shao Tiba-Tiba Memerintahkan Agar Pasukannya Mundur Sejauh 10 Km, Dan Cao-Cao
Mengirim Pengintai Untuk Melihat Apa Yang Terjadi. Salah Satu Bawahan Xu Huang Bernama Shi Huan,
Menangkap Mata-Mata Musuh Dan Mengirimkan Dia Pada Pimpinannya. Xu Huang Kemudian
Menginterogasi Dia Dan Menemukan Bahwa Konvoi Persediaan Sedang Akan Datang Dan Mata-Mata Ini
Dikirim Untuk Melihat Posisi Pasukan Cao-Cao Agar Rute Yang Dilalui Pasukan Perbekalan Yuan Shao
Dapat Selamat Melewati Daerah Yang Aman. Xu Huang Segera Memberitahukan Hal Ini Pada Cao-Cao.
Ketika Xun You Mendengar Bahwa Komandan Konvoi Persediaan Itu Adalah Han Meng, Dia Berkata,”
Orang Itu Pemberani Cuma Bodoh. Beberapa Ribu Pasukan Kuda Dapat Dikirim Untuk Menangkap Seluruh
Kereta Persediaan Dan Menyebabkan Banyak Kekacauan Di Kemah Musuh.”
“Siapakah Yang Harus Aku Kirim ? “, Tanya Cao-Cao.
“Kau Dapat Mengirim Xu Huang, Dia Dapat Menjalankan Tugas Ini. “
Lalu Xu Huang Di Beri Perintah Dan Komando 3 000 Pasukan Berkuda. Dan Dia Membawa Shi Huan Serta.
Dibelakang Mereka Zhang Liao Dan Xu Chu Mengikuti Sebagai Pasukan Pendukung.
Hari Sudah Malam Ketika Ribuan Kereta Persediaan Bergerak Mendekati Kemah Yuan Shao. Setelah
Mereka Melintasi Hutan, Xu Huang Dan Shi Huan Segera Keluar Dan Memberhentikan Kereta Kuda Itu.
Han Meng Segera Memacu Kudanya Untuk Melawan Mereka Tetapi Segera Dapat Dipukul Mundur. Para
Pengawal Berlarian Dan Sebelum Mereka Pergi Mereka Membakar Sendiri Kereta Persediaan Mereka.
Pdf By Kang Zusi
Nyala Api Terlihat Dari Kemah Yuan Shao Dan Hal Ini Menyebabkan Kekacauan Yang Akhirnya Menjadi
Ketakutan Ketika Pasukan Yang Lari Itu Datang Dan Menceritakan Kejadian Itu.
Yuan Shao Memerintahkan Zhang He Dan Gao Lan Untuk Mencoba Memotong Jalan Mundur Para
Penyerang, Dan Akhirnya Mereka Bertemu Dengan Xu Huang Dan Pasukannya. Ketika Zhang He Dan Gao
Lan Menyerang Xu Huang, Bala Bantuan Yang Dipimpin Zhang Liao Dan Xu Cu Tiba Dan Pasukan Yuan
Shao Terjebak Diantara 2 Pasukan Musuh. Mereka Akhirnya Berhasil Dihancurkan Dan Pasukan Cao-Cao
Kembali Ke Guan Du Dengan Beberapa Hasil Jarahan Mereka.
Sebagai Tindakan Berjaga-Jaga, Cao-Cao Membuat Pos-Pos Disepnjang Kemah Utamanya Sebagai Bagian
Dari Pertahanannya.
Ketika Han Meng Kembali Dengan Kekalahan Ini. Yuan Shao Sangat Marah Dan Mengancam Untuk
Menghukum Mati Dirinya. Para Pejabat Lainnya Memohon Agar Dia Diampuni.
Lalu Shen Pei Berkata, “Makanan Adalah Sangat Penting Bagi Pasukan Dilapangan Dan Harus Dijaga
Dengan Perhatian Penuh. Wu Chao Adalah Depot Persediaan Utama Kita Dan Harus Dijaga Dengan Baik.
Karena Cao-Cao Sangat Membutuhkan Persediaan Aku Yakin Dia Akan Menyerang Ke Sana.”
“Rencanaku Telah Lengkap,” Kata Yuan Shao, “Kau Boleh Kembali Ke Ye Jun Ibukota Dari Ji Zhou Dan
Mengawasi Distribusi Persediaan. Kau Jaga Agar Tidak Ada Kekurangan.”
Lalu Shen Pei Meninggalkan Pasukan. Dan 2 0.000 Prajurit Dikirim Untuk Menjaga Depot Persediaan Di
Wu Chao. Pemimpin Pasukan-Pasukan Itu Adalah Chunyu Qiong, Gui Yuanjin, Han Juzi, Lu Weihuang Dan
Zhao Rui.
Dari Ke 5 Jendral Ini, Chunyu Qiong Adalah Seorang Yang Keras Dan Peminum Yang Kuat, Jika Dia Telah
Mabuk Maka Dia Kerap Memukuli Pengawalnya Dan Marah2. Dengan Tugas Yang Umumnya Hanya
Menjaga Tempat Itu Maka Para Jenderal-Jenderal Ini Tidak Memiliki Banyak Kegiatan Dan Menghabiskan
Waktu Mereka Untuk Bersenang-Senang Dan Mabuk2an.
Dalam Pasukan Cao-Cao, Persediaan Makanan Sudah Sangat Sedikit Dan Akan Habis Dalam 1 Bulan. Pesan
Segera Dikirimkan Ke Ibu Kota Unutk Mendapatkan Persediaan Secepatnya. Utusan Yang Membawa Surat
Ini Berhasil Ditangkap Oleh Patroli Yuan Shao Dan Segera Membawanya Kepada Penasehat Xu You.
Melihat Dari Surat Itu Bahwa Cao-Cao Sedang Kekurangan Persediaan, Xu You Pergi Kepada Yuan Shao
Dan Berkata Padanya, “Cao-Cao Dan Kita Telah Berada Di Medan Pertempuran Untuk Waktu Yang Lama
Dan Ibu Kota Xu Chang Pasti Tidak Dijaga. Pasukan Kecil Harus Dikirim Secepatnya Untuk Merebut
Tempat Itu Dan Pada Saat Yang Sama Sebuah Serangan Akan Membuat Cao-Cao Jatuh Ketangan Kita.
Sekarang Ini Adalah Saatnya Untuk Menyerang.”
Yuan Shao Menjawab, “Cao-Cao Penuh Dengan Tipu Daya Dan Surat Ini Tampaknya Dibuat Dgn Sengaja
Agar Kita Secepatnya Menyerang Dirinya.”
“Jika Kau Tidak Mengambil Kesempatan Ini, Dia Akan Membawa Bencana Dikemudian Hari Bagi Dirimu.”
Kata Xu You.
Pada Saat Yang Bersamaan Datang Utusan Dari Ye Jun Yang Membawa Pesan Dari Shen Pei. Shen Pei
Memberitakan Mengenai Distribusi Persediaan Kepada Pasukan Serta Dia Telah Menemukan Bahwa Xu
You Memiliki Kebiasaan Menerima Sogokan Ketika Dia Berada Di Ji Zhou Dan Keluarganya Telah
Mengambil Kelebihan Pajak Dan Tidak Menyerahkannya Pada Yuan Shao. Salah Satu Anaknya Dan
Keponakannya Telah Dimasukan Dalam Penjara.
Setelah Membaca Pesan Ini, Yuan Shao Menjadi Marah Pada Xu You Dan Berkata,”Bagaimana Kau Berani
Memiliki Muka Untuk Berdiri Didepanku Dan Mengusulkan Rencana Kau Orang Tak Tahu Diri ??? Kau
Dan Cao-Cao Memiliki Hubungan Dan Dia Telah Membayarmu Untuk Melakukan Pekerjaan Kotornya
Pdf By Kang Zusi
Serta Membantu Dia Untuk Menjalankan Rencananya Padaku. Sekarang Kau Ingin Mengkhianati
Pasukanku. Aku Harus Segera Memisahkan Kepalamu Dari Badanmu, Tetapi Sementara Ini Aku Biarkan
Lehermu Masih Memilikinya. Sekarang Keluar Dan Jangan Pernah Biarkan Aku Melihatmu Lagi.”
Xu You Langsung Menarik Napas Dalam Dan Pergi Keluar Serta Berkata,”Kata-Kata Yang Berasal Dari
Kesetiaan Seseorang Menyinggung Hatinya. Dia Tidak Pantas Menerima Saran Dariku. Dan Sekarang Shen
Pei Telah Menodai Reputasiku Dan Melukai Putraku, Bagaimana Aku Dapat Melihat Muka Orang Lain Lagi
?”
Dan Xu You Segera Mencabut Pedangnya Dan Menaruh Pada Lehernya. Tetapi Orang-Orang Nya
Menghalangi Niatnya Itu.
Mereka Berkata, “Jika Yuan Shao Menolak Kata-Kata Jujur Darimu, Maka Pastikan Dia Akan Dapat
Dihancurkan Oleh Cao-Cao. Kau Adalah Teman Lama Cao-Cao. Kenapa Tidak Meninggalkan Kegelapan
Untuk Terang ?”
Beberapa Patah Kata Ini Menggugah Xu You Dan Akhirnya Dia Memutuskan Untuk Meninggalkan Yuan
Shao Dan Pergi Kepada Cao-Cao Karena Mereka Adalah Teman Lama.
Xu You Secara Diam-Diam Meninggalkan Kemah Yuan Shao Dan Pergi Mendekati Kemah Cao-Cao. Dia
Tertangkap Dalam Perjalanan. Dia Berkata Pada Orang Yang Menangkapnya, “Aku Adalah Teman Lama
Dari Perdana Menteri. Pergi Dan Bilang Padanya Bahwa Xu You Dari Nan Yang Datang Menemui Dia.”
Mereka Melakukan Itu. Cao-Cao Sedang Beristirahat Ditendanya. Ketika Dia Mendengar Siapa Yang Mau
Menemuinya, Dia Langsung Bangun Dan Segera Keluar Bahkan Tidak Memakai Alas Kaki. Dia Segera
Keluar Untuk Menerima Xu You. Cao-Cao Langsung Mengucapkan Salam. Mereka Saling Berpandangan
Dari Jauh Dan Cao-Cao Menepuk Kedua Tangannya Dengan Senangnya, Dia Bersujud Ketanah Ketika
Cukup Dekat Dengan Tamunya Itu.
Xu You Langsung Turun Dari Kudanya Dan Segera Membantunya Berdiri Dan Berkata, “Tuan Kau Adalah
Menteri Utama Kekaisaran Dan Tidak Seharusnya Memperlakukan Seorang Rakyat Biasa Seperti Diriku
Dengan Cara Yang Mulia Ini.”
“Tapi Kau Adalah Teman Lamaku Dan Tidak Ada Titel Ataupun Jabatan Yang Membuat Kita Menjadi
Berbeda Sekarang.” Jawab Cao-Cao.
“Setelah Aku Tidak Dapat Memilih Tuan Untuk Kulayani, Aku Bersujud Dengan Kepalaku Dihadapan Yuan
Shao Dan Berharap Dapat Mendukungnya Dengan Sepenuh Hati. Tetapi Dia Tuli Terhadap Saran-Saranku
Dan Tidak Mengindahkan Rencanaku. Karena Itu Aku Segera Meninggalkan Dirinya Dan Datang Kemari
Menemui Teman Lamaku Yang Dimana Darinya Aku Harap Dapat Mendapatkan Perkerjaan.”
“Jika Kau Memang Ingin Berkerja Padaku, Maka Kebetulan Aku Memerlukan Seorang Yang Dapat
Membantuku.” Kata Cao-Cao, “Aku Ingin Kau Memberikan Sebuah Rencana Untuk Menghancurkan Yuan
Shao.”
“Aku Menasehati Dia Untuk Membawa Pasukan Ke Ibu Kota Xu Chang Dan Pada Saat Yang Sama
Menyerang Dengan Seluurh Kekuatan Sehingga Kepala Dan Ekor Diserang Pada Saat Yang Bersamaan.”
Cao-Cao Langsung Terkejut, “Jika Dia Melakukan Hal Itu, Aku Pasti Akan Kalah !”
“Berapa Banyak Beras Yang Kau Punya Ditempat Ini ?” Tanya Xu You.
“Cukup Unutk Setahun.”
“Aku Kira Tidak Sebanyak Itu.” Kata Xu You Sambil Tersenyum.
Pdf By Kang Zusi
“Hmm..Sebanrnya 1/ 2 Tahun Saja.”
Xu You Mengeleng-Gelangkan Kepalanya, Berdiri Dan Secepatnya Menuju Pintu Tenda Seraya Berkata,
“Aku Menawarkan Dia Saran Yang Baik Dan Dia Membayarku Dengan Tipuan. Bagaimana Aku Dapat
Mengharapkan Dirinya ?”
Cao-Cao Segera Menahannya Dan Menariknya Kembali.
“Jangan Marah Kata Dirinya.” Aku Akan Katakan Kau Sebenarnya, Sesunguhnya Aku Hanya Mempunyai
Cukup Persediaan Untuk 3 Bulan Saja.”
“Semua Orang Mengatakan Bahwa Kau Sangat Licik Dan Ternyata Itu Memang Benar.” Kata Xu You.
“Tetapi Siapa Yang Tidak Tahu Bahwa Didalam Perang Tidak Ada Larangan Untuk Menipu ?”Jawab CaoCao.
Lalu Berbisiklah Dia Ditelinga Xu You, “Sebenarnya Aku Sekarang Hanya Mempunyai Persediaan Untuk 1
Bulan Saja.”
“Oh, Jangan Kau Lemparkan Lagi Debu Dimataku. Persediaanmu Telah Habis Dan Aku Mengetahui Itu Dan
Hanya Cukup Sampai Akhir Bulan Ini Saja.”
Cao-Cao Langsung Terkejut Dam Dia Berpikir Tidak Ada Orang Yang Tahu Bagaimana Terdesaknya Dia.
“Bagaimana Kau Mengetahui Hal Itu ?” Kata Cao-Cao.
Xu You Mengeluarkan Surat Yang Cao-Cao Tulis Untuk Meminta Bantuan Keibu Kota Dan Berkata,
“Siapakah Yang Menulis Surat Ini ?”
“Darimana Kau Mendapatkan Surat Itu ?” Tanya Cao-Cao.
Segera Xu You Menceritakan Pada Cao-Cao Mengenai Tertangkapnya Utusan Cao-Cao.
Cao-Cao Segera Memegang Tangannya Dan Berkata, “Karena Kita Adalah Teman Lama Dan Karena Itu
Kau Datang Kesini, Aku Harap Kau Mempunyai Rencana Untuk Kau Berikan Padaku.”
Xu You Berkata, “Untuk Melawan Tentara Besar Dengan Tentara Yang Lebih Kecil Itu Berarti Sama
Dengan Menuju Kehancuran, Kecuali Kau Dapat Secepatnya Menantang Dia Berperang. Aku Dapat
Mengusulkan Sebuah Rencana Yang Dapat Mengalahkan Pasukan Yuan Shao Yang Tak Terhingga
Banyaknya Tanpa Bertempur Sedikitpun. Tetapi Apakah Kau Akan Mengikuti Saranku ?”
“Aku Sangat Ingin Mengetahui Apa Rencanamu Itu. ” Kata Cao-Cao.
“Yuan Shao Menyimpan Segala Macam Persediaanya Itu Di Wuchao Dimana Komandan Yang Menjaga
Tempat Itu Adalah Seorang Pemabuk Bernama Chunyu Qiong. Kau Dapat Mengirim Beberapa Veteranmu
Yang Sangat Kau Percayai Dan Berpura-Pura Mereka Adalah Salah Satu Prajurit Yuan Shao Yang Dipimpin
Jendral Jiang Qi, Dan Mereka Dikirim Untuk Membantu Mempertahankan Depot Persediaan Itu. PrajuritPrajurit Dapat Mencari Kesempatan Untuk Membakar Gudang-Gudang Disana Dan Hal Ini Akan Membuat
Semua Perhitungan Dan Rencana Yuan Shao Berantakan. Dalam 3 Hari Maka Tidak Ada Lagi Yang
Namanya Yuan Shao.”
Cao-Cao Sangat Senang Mendengar Hal Ini Dan Dia Memperlakukan Xu You Dengan Sangat Baik Dan
Membiarkan Dia Berada Dikemahnya. Segera Dia Memilih 5000 Prajurit Berkuda Unutk Melaksanakan
Rencana Ini.
Pdf By Kang Zusi
Zhang Liao Memprotes Hal Ini Dan Berkata, “Rencana Ini Akan Sia-Sia Karena Depot Persediaan Itu Pasti
Akan Dijaga Dengan Ketat. Kalau Kita Tidak Hati-Hati, Kita Mungkin Akan Menjadi Korban Dari Taktik
Yang Dilancarkan Musuh.”
“Xu You Bukanlah Pengkhianat,” Kata Cao-Cao, “Dia Dikirim Oleh Langit Untuk Mengalahkan Yuan Shao.
Jika Kita Tidak Mendapatkan Beras Ini, Akan Sangat Sulit Bagi Kita Untuk Bertahan. Aku Harus Memilih
Antara Mengikuti Saran Ini Atau Diam Saja Dan Membiarkan Kita Terdesak. Jika Dia Adalah Pengkhianat,
Maka Dia Tidak Mungkin Mau Menetap Dikemahku. Lebih Lagi Penyerangan Ini Sudah Merupakan
Keinginanku Sejak Lama. Jangan Ragu Lagi, Penyerangan Ini Pasti Akan Berhasil.”
“Baiklah Kalau Begitu, Tuan Harusberhati-Hati Terhadap Serangan Musuh Disini Sementara Tidak Ada
Yang Menjaganya.”
“Aku Sudah Memiliki Persiapan Untuk Hal Itu,” Kata Cao-Cao Dgn Senangnya.
Rencana Untuk Menyerang Depot Persediaan Itu Telah Dilakukan Dengan Sangat Hati-Hati Untuk Menjami
Kesuksesan. Cao-Cao Memerintahkan Xun You, Jia Xu Dan Cao Hong Untuk Menjaga Kemah Utama. Xu
You, Xiahou Dun Dan Xiahou Yuan Untuk Menjaga Kemah Kiri Dan Cao-Cao Sendiri Berada Di Kemah
Tengah. Pasukan Yang Dikirim Dipimpin Oleh Zhang Liao Dan Xu Chu Serta Xu Huang Dan Yu Jin
Menjaga Barisan Belakang. Pasukan Itu Membawa Bendera Dan Simbol-Simbol Pasukan Yuan Shao.
Pasukan Itu Juga Membawa Banyak Rumput Kering Untuk Membuat Kebakaran.
Malam Hari Itu Langit Sangat Cerah Dan Bintang Bersinar Terang.
Ju Shou Masih Didalam Penjaranya Di Kemah Yuan Shao, Melihat Bintang Sangat Terang Dan Minta
Pengawal Untuk Membolehkannya Melihatnya Diluar. Dia Melihat Planet Venus Berada Dirasi Bintang
Ursa Major Dan Lyra, Hal Ini Membuatnya Khawatir.
“Bencana Sedang Mendekat !” Kata Ju Shou.
Jadi Walaupun Itu Malam Hari, Dia Pergi Menemui Tuannya, Tetapi Yuan Shao Sedang Tidur Setelah
Minum Terlalu Banyak. Tetapi Ketika Mereka Mengatakan Padanya Bahwa Ju Shou Mempunyai Pesan
Rahasia, Dia Segera Bangun.
“Aku Pernah Mempelajari Mengenai Rahasia Perbintangan.” Kata Ju Shou, “Aku Melihat Venus Berada
Diantara Hydra Dan Cancer, Tiba-Tiba Muncul Komet Melesat Dari Arah Itu Menuju Ursa Major Dan Lyra.
Ada Bahaya Bahwa Milikmu Akan Dicuri Orang Dan Tuan Harus Berhati-Hati Dan Mengirimkam Orang
Untuk Berjaga-Jaga Di Depot Persediaan. Jangan Buang Waktu Lagi, Segera Kirimkan Pasukan Terkuatmu
Dan Pemimpin Terhebatmu Kesana Dan Perhatikanlah Jalan-Jalan Setapak Disekitar Sana Untuk Serangan
Tiba-Tiba. Jika Kau Mengikuti Saranku Maka Kita Akan Terhindar Dari Rencana Licik Cao-Cao.”
“Kau Adalah Seorang Tahanan !” Kata Yuan Shao, “Berani Sekali Kau Datang Dengan Omong Kosong Ini
Dan Membuatku Marah.”
Dan Sekarang Kepada Penjaga Penjara Yuan Shao Melanjutkan, “Aku Memerintahkan Kau Mengurung Dia.
Kenapa Kau Membiarkan Dia Datang ?”
Lalu Dia Memerintahkan Untuk Menghukum Mati Penjaga Penjara Itu Dan Menyuruh Pengawalnya Yang
Lain Untuk Menjaga Ju Shou Didalam Tahanan Dengan Sangat Ketat.
Ju Shou Pergi, Dan Air Matapun Jatuh Dari Wajahnya. Dia Menangis Dan Menarik Napas Dalam-Dalam,
“Kehancuran Sudah Dekat Dan Aku Tidak Tahu Dimana Nantinya Mayatku Akan Menemukan Tempat
Untuk Beristirahat Selamanya.”
Pasukan Penyerang Cao-Cao Berkuda Sepanjang Malam Dan Ketika Melewati Salah Satu Pos Penjagaan
Yuan Shao, Pasukan Cao-Cao Dihentikan.
Pdf By Kang Zusi
Cao-Cao Mengirim Maju Satu Orang Dan Berkata, “Jendral Jiang Qi Mengirim Kami Untuk Pergi Ke Wu
Chou Dan Menjaga Gudang Persediaan Disana.”
Melihat Bahwa Pengendara Kuda Itu Membawa Bendera Yuan Shao, Penjaga Tidak Menaruh Curiga Pada
Mereka Dan Membiarkan Mereka Pergi. Disetiap Pos Penjagaan Cara Ini Terbukti Ampuh Dan Mereka
Dapat Dengan Selamat Melalui Setiap Pos. Mereka Akhirnya Sampai Di Tempat Tujuan Mereka Pada Hari
Menjelang Pagi, Mereka Menempatkan Jerami Dan Kayu Kering Pada Tempat-Tempat Gudang Persediaan
Dengan Segera Dan Setelah Semuanya Selesai Kemudian Dia Menyalakan Api. Lalu Para Jendral Cao-Cao
Yang Telah Melihat Tanda Api Dilangit Segera Memberikan Signal Untuk Menyerang.
Pada Saat Ini Chunyu Qiong Dan Para Teman-Temannya Sedang Tertidur Setelah Bermabuk-Mabukan.
Tetapi Ketika Gong Berbunyi Tanda Kebakaran, Mereka Segera Bangun Dan Bertanya Ada Masalah Apa.
Kekekacauan Terjadi Dibarisan Tentara Yuan Shao Yang Menjaga Gudang-Gudang Itu. Segera Para
Jenderal-Jenderal Itu Memakai Pakaian Perang Mereka Dan Berusaha Mengatur Pasukannya.
Jendral Yuan Shao Gui Yuanjin Dan Zhao Rui Yang Sedang Kembali Dari Membawa Beras Untuk Kemah
Yuan Shao, Melihat Tanda Api Dilangit Segera Bergegas Untuk Kembali Dan Membantu.
Beberapa Pasukan Cao-Cao Mengatakan Pada Cao-Cao, “Musuh Datang Dari Depan Dan Belakang.
Mintalah Bala Bantuan.”
Tetapi Cao-Cao Berkata, “Serang Terus Pasukan Yang Ada Dihadapan Kita Sampai Musuh Dari Belakang
Mendekat Dan Baru Kita Hadapi Nanti.”
Lalu Serangan Dilancarkan Secara Cepat Dan Mereka Segera Bergerak Maju Memukul Pasukan Yuan Shao
Yang Ada Dihadapan Mereka. Segera Api Mulai Membesar Dan Asap Tebal Memenuhi Angkasa. Ketika
Gui Yuanjin Dan Zhao Rui Mendekat, Cao-Cao Berbalik Dan Menyerang Mereka. Mereka Yang
Pengelihatannya Terhalang Asap Tebal Tidak Dapat Melihat Apapun Dan Segera Setelah Pasukan Cao-Cao
Tiba, Mereka Dalam Keadaan Tidak Siap Dan Langsung Terbunuh. Akhirnya Seluruh Gudan Beras Dan
Persediaan Terbakar Habis Dan Tak Berbekas. Sisa 2 Nya Yang Berhasil Diambil Tentara Cao-Cao Segera
Dibawa Kembali Kekemah Mereka.
Komandan Pasukan Yuan Shao, Chunyu Qiong Berhasil Ditawan Dan Dibawa Cao-Cao Kekemah Mereka.
Cao-Cao Memerintahkan Agar Memotong Hidung, Telinga Dan Tangannya. Dia Lalu Diikat Diatas Kuda
Dan Dikirimkam Kepada Yuan Shao.
Dari Kemah Yuan Shao, Api Dari Depot Yang Terbakar Itu Telihat Dilangit Utara, Dan Mereka Semua
Mengetahui Apa Yang Terjadi. Yuan Shao Segera Memanggil Para Bawahannya Untuk Berdiskusi Dan
Mengirimkan Pasukan Bantuan.
Zhang He Meminta Diijinkan Pergi Bersama Gao La, Tetapi Guo Tu Berkata, “Kau Tidak Boleh Pergi. Aku
Yakin Pasti Cao-Cao Ada Disana Dan Karena Itu Kemahnya Tidak Terjaga. Biarkan Pasukan Kita
Menyerang Kemah Mereka Dan Hal Ini Akan Membuat Cao-Cao Dengan Cepat Berusaha Untuk Kembali.
Ini Adalah Cara Bagaima Sun Bin Mengepung Wei Dan Membebaskan Zhao.”
Tetapi Zhang He Berkata, “Tidak Begitu, Cao-Cao Terlalu Pintar Dan Pasti Telah Mempersiapkan
Pertahanan Terhadap Serangan. Jika Kita Menyerang Kemah Dia Dan Chunyu Qiong Tertangkap, Maka Kita
Semua Akan Kalah.”
Guo Tu Berkatam “Cao-Cao Pasti Akan Lebih Mementingkan Penghancuran Depot Persediaan Itu Dan Dia
Hanya Akan Mempunyai Sedikit Sekali Prajurit Yang Dapat Dia Tinggalkan Didalam Kemah. Aku Harap
Kau Mau Menyerang Kemahnya.”
Lalu Yuan Shao Segera Mengirimkan 5000 Prajurit Dibawah Zhang He Dan Gao Lan Untuk Meneyrang
Kemah Cao-Cao Dan Dia Mengirimkan 10.000 Prajurit Dibawah Jiang Qi Untuk Mendapatkan Kembali
Depot Persediannya

Sekarang Setelah Berhasil Mengalahkan Chunyu Qiong, Pasukan Cao-Cao Menggunakan Pakaian Dari
Pasukan Yuan Shao Yang Berhasil Ditangkap Mereka Dan Juga Membawa Benderanya, Sehingga Mereka
Dikira Adalah Pasukan Yang Tersisa Dan Akan Kembali Ke Markas Besar Mereka. Dan Kebetulan Mereka
Berpapasan Dengan Pasukan Jiang Qi. Mereka Berkata Bahwa Mereka Adalah Pasukan Yang Kalah Dan
Akan Mundur. Lalu Prajurit Cao-Cao Akhirnya Dibiarkan Bebas Dan Boleh Melanjutkan Perjalanan
Sementara Jiang Qi Terus Maju. Tetapi Segera Jiang Qi Bertemu Dgn Zhang Liao Dan Xu Chu Yang
Berteriak, “Berhenti !!!”
Dan Sebelum Jiang Qi Dapat Berbuat Apapun, Mereka Berdua Telah Menyerangnya Dan Zhang Liao
Berhasil Membunuhnya. Segera Banyak Pasukannya Terbunuh Atau Melarikan Diri Dan Zhang Liao
Mengirimkan Kabar Palsu Kepada Yuan Shao Yang Mengatakan Bahwa Jiang Qi Berhasil Mengalahkan
Musuh Dan Mendapatkan Lagi Depot Persediaan Itu. Jadi Tidak Ada Lagi Bala Bantuan Yang Dikirimkan
Dan Dengan Hal Ini Pasukan Cao-Cao Yang Dibelakang Dapat Dengan Mudah Membawa Kereta-Kereta
Beras. Yuan Shao Segera Mengirimkan Pasukannya Yang Ada Ke Guan Du Untuk Menyerang Kemah CaoCao.
Sementara Itu Pasukan Yuan Shao Yang Dipimpin Oleh Zhang He Telah Tiba Di Guan Du Dan Menghadapi
Perlawanan Xiahou Dun, Cao Ren Dan Cao Hong Yang Pada Saat Bersamaan Keluar Membawa Pasukannya
Dan Menyerang Dari 3 Arah Sehingga Dia Kewalahan. Ketika Pasukan Bantuan Yang Dikirimkan Yuan
Shao Tiba, Pasukan Cao-Cao Yang Membawa Perbekalan Juga Telah Sampai. Sehingga Pasukan Yuan Shao
Diserang Dari Belakang. Tetapi Zhang He Dan Gao Lan Berhasil Membuka Jalan Dan Melarikan Diri.
Ketika Pasukan Yang Tersisa Sudah Sampai Di Kemah Yuan Shao, Mereka Kemudian Diatur Kembali Dan
Mereka Melihat Keadaan Pemimpin Mereka Yang Telah Dipotong-Potong Oleh Cao-Cao. Yuan Shao
Bertanya Bagaimana Chunyu Qiong Bisa Kalah.
Para Prajurit Berkata, “Jendral Sedang Sangat Mabuk Ketika Serangan Itu Tiba.”
Lalu Yuan Shao Segera Memerintahkan Chunyu Qiong Untuk Di Penggal.
Guo Tu Yang Takut Zhang He Dan Gao Lan Akan Pulang Dengan Kegagalan Mulai Berusaha Menyebarkan
Kabar Burung Mengenai Mereka.
Pertama Guo Tu Pergi Kepada Yuan Shao Dan Berkata, ” Kedua Orang Itu, Zhang He Dan Gao Lan
Tampaknya Sangat Senang Ketika Pasukanmu Kalah.”
“Kenapa Kau Dapat Berkata Seperti Itu ?” Tanya Yuan Shao.
“Mereka Telah Lama Ingin Pergi Kepada Cau-Cau. Jadi Ketika Kau Mengirim Mereka Dengan Tugas
Menghancurkan Kemahnya, Mereka Tidak Melakukannya Dengan Baik Dan Akan Kalah.”
Yuan Shao Segera Memanggil Kedua Orang Itu Untuk Ditanyai Akan Kesalahan Mereka. Tetapi Guo Tu
Mengirim Utusan Untuk Memperingati Mereka Seolah-Olah Dia Akan Menyelamatkan Nyawa Mereka Dan
Memperingati Mereka Mengenai Kemarahan Yuan Shao Atas Kekalahan Mereka.
Lalu Ketika Perintah Mengenai Pemanggilan Mereka Datang, Gao Lan Bertanya, “Untuk Alasan Apa Kami
Dipanggil ?”
“Aku Tidak Tahu.” Kata Utusan Itu.
Gao Lan Langsung Mengambil Pedangnya Dan Membunuh Utusan Itu.
Zhang He Terkejut Dengan Apa Yang Terjadi, Tetapi Gao Lan Berkata, “Tuan Kita Telah Membiarkan
Seseorang Menfitnah Kita Dan Mengatakan Bahwa Kita Telah Dibeli Oleh Cao-Cao. Apakah Gunanya Lagi
Bagi Kita Untuk Duduk Menunggu Kehancuran ? Lebih Baik Kita Menyerah Pada Cao-Cao Dan
Menyelamatkan Hidup Kita.”
Pdf By Kang Zusi
“Aku Telah Ingin Melakukan Ini Sebelumnya.” Balas Zhang He.
Segera Kedua Nya Berserta Pasukannya, Menuju Kemah Cao-Cao Untuk Menyerah.
Ketika Mereka Tiba, Xiahou Dun Berkata Pada Tuannya, ” Kedua Orang Ini Datang Unutk Menyerah,
Tetapi Aku Ragi Akan Niat Mereka.”
Cao-Cao Menjawab, “Aku Akan Menemui Mereka Dan Menerima Mereka, Walaupun Mereka Memiliki
Rencana Buruk Dihati Mereka. Aku Akan Memenangkan Mereka Kesisiku.”
Liu Bei Mencari Perlindungan Pada Liu Biao Di Jing Zhou.
Cao-Cao Segera Mengejar Yuan Shao Yang Pasukannya Telah Kalah Dan Dia Lari Menlintasi Sungai Di
Utara Dan Menuju Li Yang. Dalam Perjalanannya Akhirnya Yuan Shao Bertemu Dengan Salah Satu
Jendralnya Yang Bernama Jiang Yiqu Yang Dengan Segera Membawanya Kebentengnya Dan
Menenangkannya. Yuan Shao Menceritakan Mengenai Kekalahannya Pada Jiang Yiqu Dan Dengan Segera
Sang Jendral Segera Mengumpulkan Anak Buat Yuan Shao Yang Terpencar-Pencar. Mendengar Bahwa
Tuan Mereka Masih Hidup Para Prajurit Itu Segera Berkumpul Kembali Dan Masuk Kedalam Benteng,
Mereka Mengerumuni Tuannya Itu Seperti Semut Mencari Gula.Karena Itu Yuan Shao Dengan Cepat
Berhasil Mendapatkan Kekuatan Lagi Yang Cukup Untuk Kembali Ke Ji Zhou. Segera Pasukan Itu
Berangkat Dan Pada Malam Hari Mereka Berkemah Dibukit Huang.
Malam Itu Ketika Yuan Shao Sedang Duduk-Duduk Dikemahnya, Dia Seperti Mendengar Suara Orang
Bersedih. Dia Lalu Keluar Secara Diam-Diam Dan Menemukan Bahwa Suara-Suara Itu Berasal Dari Para
Prajuritnya Yang Saling Menceritakan Kesedihan Mereka Satu Dgn Yang Lainnya. Ada Yang Bersedih
Karena Kehilangan Kakak. Ada Yang Berduka Karena Adiknya Tertinggal, Ada Yang Menangis Karena
Tidak Mengetahui Apa Yang Terjadi Dengan Keluarga Mereka Dan Ada Yang Khawatir Akan Nasib
Teman-Temannya. Dan Semua Berkata, “Jika Saja Tuan Kita Mendengarkan Tian Feng Maka Bencana Ini
Tidak Akan Terjadi !”
Yuan Shao Dengan Sangat Menyesal Berkata, “Aku Tidak Mendengarkan Saran Tian Feng, Dan Sekarang
Pasukanku Telah Dikalahkan Dan Aku Hampir Saja Mati. Bagaimana Aku Dapat Kembali Dan Melihat
Wajahnya ?”
Keesokan Harinya Perjalanan Dilanjutkan Kembali Dan Yuan Shao Bertemu Dengan Feng Ji Yang
Membawa Pasukan Bantuan, Kepada Feng Ji Yuan Shao Berkata, “Aku Tidak Mengindahkan Kata-Kata
Tian Feng Dan Sekarang Aku Mengalami Kekalahan. Aku Terlalu Malu Untuk Melihat Mukanya Karena
Hal Ini.”
Feng Ji Yang Iri Pada Tian Feng Segera Menjawab, “Ya, Ketika Dia Mendengar Berita Mengenai
Kekalahanmu, Walaupun Dia Dipenjara, Dia Bertepuk Tangan Dengan Gembira Dan Berkata ‘Tepat Sekali,
Seperti Yang Telah Kuperkirakan !’ “
“Berani Sekali Dia Mentertawaiku !! Akan Kupastikan Dia Segera Mati !” Kata Yuan Shao.
Segera Yuan Shao Menulis Surat Dan Mengirimkannya Dengan Sebilah Pedang Kecil Untuk Membunuh
Tian Feng.
Sementara Penjaga Penjara Tian Feng Datang Menemui Dia Suatu Hari Dan Berkata, “Mewakili Semua
Manusia Yang Ada, Aku Memeberimu Selamat.”
“Ada Kebahagiaan Apa Dan Mengapa Memberiku Selamat ?” Kata Tian Feng.
Penjaga Penjara Berkatam “Tuan Yuan Shao Telah Dikalahkan Dan Sedang Dalam Perjalanan Kembali. Dia
Akan Memperlakukanmu Dengan Hormat Sekarang.”
Pdf By Kang Zusi
“Sekarang Aku Akan Mati !” Kata Tian Feng.
“Kenapa Kau Berkata Begitu Tuan, Ketika Semua Orang Akan Memberimu Selamat ?”
“Tuan Kita Terlihat Sangat Baik Tetapi Sebenarnya Dia Orang Yang Iri Dan Melupakan Saran Yang Jujur.
Jika Saja Dia Menang Maka Mungkin Dia Akan Memaafkanku. Sekarang Karena Dia Telah Kalah Dan
Dipermalukan. Aku Tidak Mempunyai Harapan Lagi Untuk Hidup.”
Tetapi Penjaga Penjara Itu Tidak Mempercayai Tian Feng Dan Tidak Lama Setelah Itu Datanglah Surat Dan
Pedang Dengan Perintah Untuk Menghukum Mati Tian Feng.
Penjaga Penjara Itu Sangat Terkejut, Tetapi Tian Feng Berkata, “Aku Telah Memperhitungkan Semuanya
Dan Aku Tahu Akan Mati.”
Penjaga Penjara Itu Bersedih Dan Menangis.
Tian Feng Berkata, “Seorang Berbakat Yang Dilahirkan Kedunia Ini Tetapi Dia Tidak Dapat Mengenali Dan
Melayani Tuan Yang Tepat Adalah Seorang Yang Ceroboh. Hari Ini Aku Akan Mati, Tetapi Aku Tidak
Layak Dikasihani.”
Dengan Kata-Kata Terakhirnya Itu Dia Segera Mengambil Pedang Dan Memotong Lehernya Sendiri.
Dengan Begitulah Tewaslah Tian Feng, Semua Yang Mendengar Nasibnya Menangisinya.
Ketika Yuan Shao Sampai Di Rumahnya Di Ji Zhou, Dia Sedang Kalut Dan Tidak Bisa Berpikir Dengan
Tenang. Dia Tidak Menghadiri Rapat Untuk Membahas Masalah Pemerintahan. Dia Menjadi Sakit BerhariHari Dan Hanya Termenung Dikamarnya. Istri Kedua Nya Yang Bermarga Liu Dan Telah Menggantikan
Istri Pertama Yuan Shao Yang Telah Meninggal Datang Untuk Menemuinya Untuk Meminta Yuan Shao
Mengumumkan Siapa Yang Akan Mengantikannya Apabila Sesuatu Terjadi Padanya.
Sekarang Yuan Shao Memiliki 3 Putra, Yuan Tan Adalah Yang Paling Tertua Dan Merupakan Komandan Di
Qing Zhou, Yuan Xi Anak Kedua Adalah Komandan Di You Zhou Dan Yuan Shang Yang Dilahirkan Lady
Liu Merupakan Yang Termuda. Dia Sangat Tampan Dan Memiliki Wajah Selayaknya Bangsawan, Dan Dia
Merupakan Favorit Ayahnya. Jadi Dia Selalu Berada Dirumah Dan Bersama Ibunya.
Setelah Kekalahan Di Guan Du, Lady Liu Selalu Memaksa Anaknya Diumumkan Sebagai Pengganti
Ayahnya Dan Yuan Shao Memanggil 4 Penasehatnya Untuk Mempertimbangkan Masalah Ini. Ke 4
Penasehat Ini Kebetulan Memilik Pendapat Yang Berbeda-Beda Mengenai Siapa Yang Harusnya
Menggantikan Yuan Shao. Shen Pei Dan Feng Ji Lebih Menyukai Yang Termuda. Xin Ping Dan Guo Tu
Mendukung Yang Tertua.
Ketika Mereka Bertemu Untuk Rapat, Yuan Shao Berkata,”Diluar Perbatasan
Kita Hanya Ada Perang Dan Kekacauan Sehingga Sangat Diperlukansuatu Kepastian Dan Kedamain
Didalam. Aku Mengumpulkan Kalian Hari Ini Untuk Menentukan Siapakah Yang Pantas Mengantikanku.
Anak Tertuaku Sangat Keras Dan Kejam, Anak Kedua Ku Terlalu Ceroboh Dan Tidak Cocok. Yang
Termuda Memiliki Rupa Seperti Pahlawan, Menghormati Orang Bijak Dan Sangat Baik Pada Para
Bawahannya. Aku Berharap Dia Yang Mengantikan, Tetapi Sebelumnya Aku Ingin Mendengar Pendapat
Kalian.
Guo Tu Berkata, “Yuan Tan Adalah Yang Pertama Dilahirkan Dan Dia Ada Dalam Posisi Untuk
Memerintah, Jika Kau Tidak Menyerahkan Pada Yang Tertua Dan Memberikan Posisimu Kepada Yang
Lebih Muda Maka Kau Telah Menabur Benih Pertentangan. Kekuatan Pasukan Kita Sedang Lemah Dan
Musuh Ada Diperbatasan Kita. Jika Kau Menambah Kelemahan Kita Dengan Membuat Pertentangan Antara
Ayah Dgn Anak Dan Kakak Dengan Adik Maka Pertimbangkanlah Bahwa Musuh Akan Memanfaatkan
Keadaan Ini.”
Pdf By Kang Zusi
Lalu Seperti Biasanya, Yuan Shao Yang Penuh Keraguan Tidak Dapat Memutuskan. Segera Datang Berita
Bahwa Yuan Tan Anaknya Datang Dari Qing Zhou Dengan 60.000 Prajuritnya, Yuan Xi Datang Dari You
Zhou Dengan 50.000 Prajuritnya Dan Keponakannya, Gao Gan Datang Dari Bing Zhou Dengan 50.000
Prajurit Datang Membantu. Dia Segera Mengalihkan Perhatiannya Untuk Bersiap Melawan Cao-Cao.
Ketika Cao-Cao Mengerahkan Pasukannya Di Tepian Sungai Kuning, Para Tetua Yang Berada Didaerah Itu
Segera Membawa Persembahan Berupa Makanan Dan Minuman Untuk Menyambutnya. Cao-Cao
Memperlakukan Mereka Dengan Sangat Hormat Karena Usia Mereka Yang Telah Lanjut.
Dia Mengundang Mereka Untuk Duduk Dan Berkata Kepada Mereka, “Para Tetua Sekalian, Berpakah
Usiamu Itu ?”
“Kami Hampir Berusia Seratus Tahun.” Jawab Tetua Desa Itu.
“Aku Sungguh-Sungguh Meminta Maaf Apabila Pasukanku Menggangu Desamu.” Kata Cao-Cao.
Salah Satu Dari Mereka Berkata, “Ketika Jaman Kaisar Huan Memerintah, Sebuah Bintang Kuning Terlihat
Diatas Chu Dan Song Didaerah Barat Daya.Yin Kui Dari Liao Dong, Yang Mempelajari Astrologi
Kebetulan Sedang Menghabiskan Malam Disini Dan Dia Berkata Pada Kami Bahwa Bintang Itu Merupakan
Pertanda Bahwa 50 Tahun Kemudian Akan Ada Seorang Yang Jujur Dan Benar Akan Lewat Daerah Ini.
Dan Sekarang Hari Ini Adalah Tepat 50 Tahun Sejak Yin Kui Menjelaskan Pertanda Itu. Yuan Shao Sangat
Keras Pada Rakyat Dan Mereka Membenci Dia. Kau, Tuan, Mengerahkan Tentara Dalam Nama
Kemanusiaan Dan Kebenaran, Karena Kau Mengasihi Rakyat Dan Menghukum Yang Jahat, Dan Setelah
Kau Menghancurkan Pasukan Yuan Shao Di Guan Du Sama Seperti Yang Pernah Diramalkan Yin Kui.
Sekarang Semua Orang Mempunyai Harapan Lagi Untuk Kedamaian, Semua Hanya Karean Dirimu Tuan.”
“Bagaimana Mungkin Aku Berani Berasumsi Bahwa Yang Dimaksud Oleh Yin
Kui Adalah Diriku ?” Kata Cao-Cao Dengan Tersenyum.
Arak Disajikan Dan Hidangan Dibawa Masuk, Dan Para Tetua Setelah Makan Bersama Diantar Pulang
Dengan Hadiah-Hadiah Dari Sutra. Dan Sebuah Perintah Dikeluarkan Bahwa Jika Ada Prajurit Yang
Membunuh Anjing Ataupun Burung Milik Penduduk Desa, Dia Akan Dihukum Dengan Hukuman
Pembunuhan. Dan Prajurit Mematuhinya Dengan Patuh. Sementara Cao-Cao Merasa Senang Dihatinya.
Dikatakan Bahwa Total Pasukan Yuan Shao Yang Berasal Dari 4 Wilayah Memiliki Kekuatan Sebesar 2 3
0.000 Prajurit Dan Mereka Berkemah Di Cang Ting. Cao-Cao Dengan 100.000 Prajuritnya Bergerak
Mendekati Mereka Dan Kemudian Membuat Perkemahan Dengan Pertahanan Yang Kuat.
Keesokan Harinya Kedua Pasukan Membuat Formasi Berhadapan Satu Sama Lain. Cao-Cao Lalu Berkuda
Kedepan Diikuti Para Jenderal-Jenderalnya. Dan Disisi-Sisi Lain Tampak Juga Yuan Shao Ditemani Oleh 3
Anaknya, Keponakannya Dan Para Jendralnya.
Cao-Cao Berkata, “Yuan Shao, Rencanamu Telah Gagal, Kekuatanmu Telah Habis, Mengapa Kau Masih
Menolak Untuk Menyerah ? Apakah Kau Menunggu Sampai Pedang Tiba Dilehermu Itu ? Saat Itu Kurasa
Telah Terlambat Untuk Menyerah.”
Yuan Shao Kemudian Berbalik Pada Orang-Orang Nya Dan Berkata, “Siapa Yang Berani Keluar Berduel ?”
Anaknya Yang Bungsu, Yuan Shang Sangat Bersemangat Untuk Menunjukan Kebolehannya Dihadapan
Ayahnya, Lalu Dia Segera Mengambil Sepasang Pedangnya Dan Segera Maju.
Cao-Cao Menunjuk Pada Orang Yang Berkuda Itu Dan Bertanya, “Adakah Diantara Kalian Yang
Mengetahui Siapakah Dia ?”
“Dia Adalah Anak Bungsu Yuan Shao,” Balas Orang-Orang Dibelakang Cao-Cao.
Pdf By Kang Zusi
Belum Selesai Mereka Berbicara, Shi Huan Segera Keluar Dari Barisan Dan Maju Menjawab Tantangan.
Dia Segera Mengambil Tombaknya. Kedua Pemimpin Ini Berduel Beberapa Saat. Kemudian Yuan Shang
Berpura-Pura Mundur Dan Shi Huan Yang Merasa Diatas Angin Segera Mengejarnya. Yuan Shang DiamDiam Mengambil Busurnya, Lalu Memasang Anak Panahnya, Dia Mencari Kesempatan Baik Lalu Segera
Berbalik Badan Dan Menembak Pada Shi Huan. Shi Huan Yang Terkejut Berusaha Menghindar Tetapi Mata
Kirinya Tertusuk Oleh Panah Itu. Shi Huan Segera Berteriak Kesakitan Dan Terjatuh Dari Kuda Yang
Berlari Kencang, Dia Langsung Tewas Ditempat.
Yuan Shao Yang Melihat Hal Ini Segera Memberikan Signal Untuk Seluruh Pasukannya Maju Menyerang.
Dan Segera Seluruh Pasukannya Bergemuruh Seperi Suara Petir Mengelegar Diangkasa, Tanahpun Serasa
Bergetar Dalam Setiap Langkah Pasukan Yuan Shao. Cao-Cao Juga Memerintahkan Pasukannya Maju Dan
Menghadapi Pasukan Yuan Shao Yang Hampir-Hampir Lipat Banyaknya Dari Pasukannya. Pembantaian
Hari Itu Berlangsung Hingga Hari Petang, Kedua Belah Pihak Sama-Sama Mengalami Korban Yang Besar.
Suara Gong Tanda Mundur Dibunyikan Dan Kedua Pasukan Mundur Dan Pertempuran Berakhir Untuk Hari
Itu.
Ketika Telah Sampai Kembali Kekemah, Cao-Cao Meminta Saran Pada Para Bawahannya Untuk Membuat
Rencana Mengalahkan Yuan Shao. Lalu Cheng Yu Mengusulkan Suatu Rencana Yang Disebut “10
Perangkap”. Dia Menyarankan Cao-Cao Agar Mundur Sampai Ke Tepi Sungai, Dan Menempatkan Banyak
Pasukan Bersembunyi Disisi-Sisi-Sisi Jalan Yang Dilewatinya. Yuan Shao Pasti Akan Mengejar Dia Dan
Ketika Telah Tiba Di Pinggir Sungai, Cao-Cao Harus Memerintahkan Pasukannya Untuk Memilih
Bertempur Mati-Matian Atau Tenggelam Didalam Sungai.
Cao-Cao Setuju Dengan Usul Ini Dan Segera Membagi Pasukannya Menjadi 11 Bagian. 10 Bagian MasingMasing Berjumlan 5000 Prajurit, Mereka Akan Bersembunyi Disisi-Sisi Jalan Yang Akan Dilalui Pasukan
Cao-Cao. 5 Bagian Disebelah Kiri Dan 5 Bagian Disebelah Kanan. Yang Disebelah Kiri Dipimpin Oleh
Xiahou Dun, Zhang Liao, Li Dian, Yue Jing, Xiahou Yuan. Yang Dikanan Dipimpin Oleh Cao Hong, Zhang
He, Xu Huang, Yu Jin, Gao Lan. Xu Chu Memimpin Sisa Pasukan Yang Akan Bergerak Bersama Cao-Cao.’
Keesokan Harinya, 10 Bagian Pasukan Itu Segera Memulai Duluan Dan Menempatkan Diri Mereka DisisiSisi Kiri Dan Kanan. Pada Malam Harinya Cao-Cao Memerintahkan Agar Pasukan Menyerang Tiba-Tiba
Kemah Yuan Shao Dan Berpura-Pura Mundur. Malam Itu Xu Chu Memimpin Pasukan Dan Menyerang Dari
Segala Sisi. Setelah Hal Ini Dilakukan Xu Chu Berpura-Pura Mundur Dan Pasukan Yuan Shao Datang
Mengejar. Gemuruh Pertempuran Tidak Berhenti Hingga Pagi Harinya, Dan Pada Hari Menjelang Subuh
Pasukan Cao-Cao Beristirahat Di Pinggir Sungai Dan Mereka Tidak Dapat Mundur Lebih Jauh Lagi.
Lalu Cao-Cao Berkata, “Sudah Tidak Ada Jalan Lagi, Jadi Kalian Harus Bertarung Atau Mati !”
Pasukan Cao-Cao Yang Sudah Terdesak Itu Segera Mengambil Senjatanya Lagi Dan Bangun Serta BersiapSiap Menghadapi Pasukan Yuan Shao Yang Dating Mengejar. Dimata Mereka Tidak Ada Lagi Tampak Ada
Ketakutan Karena Bagaimanapun Mereka Sudah Diujung Tanduk. Melawan Atau Mati, Hanya Itu Pilihan
Mereka. Xu Chu Segera Memimpin Prajuritnya Maju Menyerang Ratusan Ribu Tentara Yuan Shao Yang
Datang, Xu Chu Yang Maju Dibarisan Paling Depan Segera Menerjang Masuk Pasukan Musuh. Dia
Membunuh Setidaknya 10 Komandan Yuan Shao Dan Puluhan Prajurit Lainnya. Pasukan Cao-Cao Yang
Tersisa 2 5.000 Prajurit Mengikuti Dibelakangnya Dan Membunuh Dengan Membabi Buta. Pasukan Yuan
Shao Yang Ketakutan Melihat Aksi Pasukan Cao-Cao Ini Segera Berlarian Dan Menimbulkan Kekacauan
Dibarisan Belakang Pasukan Yuan Shao .Banyak Yang Mati Terbunuh Karena Teman Sendiri Atau Terinjak
Kuda. Yuan Shao Berusaha Mundur Dan Kembali Tetapi Cao-Cao Terus Menempelnya Dari Belakang.
Kemudian Tiba-Tiba Bunyi Genderang Terdengar Dan Dari Sisi Jalan Muncul Pasukan Penyergap Yang
Pimpin Oleh Gao Lan Dan Xiahou Yuan. Yuan Shao Mencari Ke3 Anaknya Dan Keponakannya Dan
Mereka Segera Berusaha Menerobos Kepungan Musuh. Setelah Berusaha Akhirnya Mereka Berhasil
Menerobos Kepungan Musuh Itu Dan Segera Pergi. 6 Li ( 3 Km) Jauhnya Mereka Kabur Dan Kembali
Disergap Oleh Pasukan Lain Yang Dipimpin Oleh Yue Jing Dan Yu Jin. Banyak Dari Pasukan Yuan Shao
Yang Tewas Hari Itu. Mayat Mereka Berserakan Disepanjang Jalan Sejauh 2 0 Li (10 Km) Dan Darah
Mengalir Deras Seperti Air Sungai. Lalu Setelah Berhasil Melewati Kepungan Yue Jing Dan Yu Jin Pasukan
Yuan Shao Kembali Disergap Oleh Li Dian Dan Xu Huang.
Pdf By Kang Zusi
Disini Mereka Mulai Kehilangan Harapan Dan Segera Berbelok Kearah Sebuah Kemah Tua Didekat Situ
Dan Memerintahkan Sisa-Sisa Pasukannya Untuk Membuat Makanan Dan Beristirahat. Belum Sampai
Makanan Mereka Siap Dimasak, Tiba-Tiba Zhang Liao Dan Zhang He Segera Menyerang Perkemahan Itu
Dan Membantai Banyak Pasukan.
Yuan Shao Segera Menaiki Kudanya Sampai Ke Cang Ting Dimana Kemah Besarnya Berada, Ketika Dalam
Perjalanan Kudanya Keletihan Dan Dia Juga Terlalu Lelah. Tetapi Dia Tidak Dapat Beristirahat Karena CaoCao Datang Mengejar. Yuan Shao Berusaha Sekuat Tenaga Untuk Tetap Memaksa Kudanya Untuk Berlari.
Tetapi Tiba-Tiba Sekarang Dihadapannya Muncul Pasukan Penyergap Muncul Kembali Dipimpin Oleh
Xiahou Dun Dan Cao Hong. Yuan Shao Segera Berteriak Keras Sekali.
“Jika Kita Tidak Bertarung Mati-Matian Maka Kita Pasti Akan Dihabisi Mereka !” Kata Dia.
Dan Mereka Semua Beserta Prajuritnya Bertarung Seperti Harimau Terluka. Anak Kedua Nya Yuan Xi Dan
Keponakannya, Gao Gan Terluka Oleh Panah Dan Kebanyakan Dari Prajuritnya Telah Mati Atau
Menghilang. Dia Segera Mengumpulkan Anak-Anaknya Dan Menangis Sedih. Lalu Dia Jatuh Dan Muntah
Darah. Dia Segera Dipapah, Tetapi Mulutnya Terus Mengeluarkan Darah.
Dia Menarik Napas Dalam-Dalam Dan Berkata, “Telah Banyak Pertempuran Kulalui Dan Tidak Pernah
Kuberpikir Akan Begini Hari Ini. Langit Tidak Mendukungku. Kalian Semua Lebih Baik Kembali Kedaerah
Masih-Masih Dan Bersumpah Untuk Melawan Cao-Cao Sampai Akhir.”
Lalu Yuan Shao Memeirintahkan Xin Ping Dan Guo Tu Secepat Mungkin Untuk Mengikuti Yuan Tan Ke
Qing Zhou Dan Bersiap Melawan Pasukan Cao-Cao Apabila Daerah Itu Diserang. Yuan Xi Diperintahkan
Untuk Pergi Ke You Zhou Dan Gao Gan Kembali Ke Bing Zhou.
Mereka Semua Akhirnya Berpencar Dan Segera Mengumpulkan Pasukan Dan Kuda Untuk Menahan Serang
Cao-Cao Didaerah Itu. Yuan Shao Beserta Anak Bungsunya Dan Sisa-Sisa Pasukannya Segera Kembali Ke
Ji Zhou. Segala Kegiatan Militer Diutara Segera Dihentikan Sementara. Pasukan Yuan Shao Hanya Tersisa
Kurang Dari 2 0.000 Prajurit.
Sementara Itu Cao-Cao Sedang Membagikan Hadiah Bagi Para Pasukannya Untuk Kemenangan Ini Dan
Mata-Mata Dikirim Keseluruh Ji Zhou Untuk Mencari Informasi. Dia Segera Mengetahui Bahwa Yuan Shao
Sedang Sakit Dan Yuan Shang Serta Shen Pei Memengang Komando Pemerintahan Sekarang Sementara
Kakak-Kakaknya Sedang Kembali Kedaerah Masing-Masing . Para Penasehat Cao-Cao Menyarankan Agar
Cao-Cao Menyerang Secepatnya.
Tetapi Dia Menolak Dan Berkata, “Ji Zhou Sangat Besar Dan Memiliki Persediaan Yang Banyak. Shen Pei
Adalah Seorang Ahli Strategi. Aku Harus Sangat Berhati-Hati. Aku Akan Menunggu Sampai Musim Gugur
Ketika Semua Lahan Telah Dipanen Sehingga Rakyat Tidak Sengsara.”
Sementara Rencana Menghancurkan Ji Zhou Sedang Dibahas, Tiba-Tiba Dating Surat Dari Xun Yu.
Surat Itu Berisi Berita Bahwa Liu Bei Sedang Memperkuat Diri Di Ru Nan Dan Dengan Bantuan Liu Pi
Serta Gong Du Mereka Akan Menyerang Ibu Kota Karena Mengetahui Bahwa Cao-Cao Sedang Berada
Diutara. Dia Meminta Agar Cao-Cao Segera Kembali Untuk Membantu.
Berita Ini Membuat Cao-Cao Gelisah. Dia Kemudian Meninggalkan Cao Hong Untuk Menjaga Tempat
Penyebrangan Di Tepi Sungai. Sementara Dia Dan Pasukannya Segera Kembali Ke Ibu Kota.
Sementara Itu Liu Bei Dan Bawahannya Setelah Menyusun Rencana Menyerang Ibu Kota, Dia Telah
Bergerak Sampai Ke Gunung Rang Ketika Cao-Cao Telah Tiba Di Perbatasan Daerah Ibu Kota. Liu Bei
Berkemah Diatas Bukit Dan Membagi Pasukannya Menjadi 3 Bagian, Dia Mengirim Guan Yu MasingMasing Dengan 10.000 Prajurit Dan Membuat Pertahanan Di Daerah Barat Daya Dan Tenggara Sementara
Dia Dan Zhao Yun Memimpin Memimpim Pasukan Utama.
Pdf By Kang Zusi
Ketika Cao-Cao Mendekat, Liu Bei Membunyikan Genderang Dan Keluar Sementara Itu Cao-Cao Sudah
Selesai Mempersiapkan Formasi Pasukannya.
Cao-Cao Menantang Liu Bei Untuk Keluar Dan Ketika Akhirnya Liu Bei Keluar Dan Berdiri Dibawah
Bendera-Benderanya, Cao-Cao Menunjuk Padanya Dan Berkata, “Aku Memperlakukanmu Sebagai Tamu
Kehormatan, Tetapi Sekarang Kau Telah Berbalik Dari Kebenaran Dan Melupakan Kebaikan ?”
Liu Bei Menjawab, “Dengan Menggunakan Nama Perdana Menteri Kau Melakukan Pemberontakan. Aku
Adalah Keturunan Langsung Dari Dinasti Dan Aku Mengemban Titah Kaisar Untuk Membunuh
Pemberontak Semacam Dirimu .”
Ketika Dia Berkata Seperti Itu, Dia Mengeluarkan Sebuah Kain Dan Membacakan Ulang Titah Kasiar Yang
Pernah Diserahkan Pada Dong Cheng Untuk Menumpas Cao-Cao.
Cao-Cao Segera Marah Dan Memerintahkan Xu Chu Untuk Menantang Duel. Liu Bei Memerintahkan Zhao
Yun Untuk Keluar Menghadapi. Kedua Jendral Itu Bertarung Sampai 3 0 Jurus Dan Tidak Ada Yang
Menang. Lalu Tiba-Tiba Muncul 2 Pasukan Dari Arah Barat Daya Dan Tenggara Yang Dipimpin Oleh Guan
Yu Dan Zhang Fei. Akhirnya Ke3 Pasukan Itu Bergabung Dan Mneyerang Secara Bersama. Pasukan CaoCao Yang Baru Melakukan Perjalanan Jauh Masih Sangat Kelelahan Dan Akhirnya Terpaksa Harus Mundur.
Liu Bei Tidak Mengejar Dan Kembali Kekemah.
Keesokan Harinya Zhao Yun Menantang Duel Lagi Tetapi Tidak Dijawab Oleh Cao-Cao. Dan Pasukan CaoCao Berdiam Diri Saja Selama 10 Hari Tanpa Melakukan Tindakan Apapun. Lalu Zhang Fei Menantang
Duel Dan Hal Ini Juga Tidak Dijawab Oleh Pasukan Cao-Cao. Liu Bei Mulai Merasa Khawatir Dgn
Keadaan Ini.
Lalu Tiba-Tiba Suatu Kejadian Yang Tidak Disangka-Sangka Terjadi. Musuh Berhasil Merebut Kereta
Persediaan Yang Dibawa Oleh Gong Du Dan Segera
Zhang Fei Membawa 10.000 Prajurit Segera Pergi Menyelamatkan Kereta
Persediaan Itu. Dan Berita Buruk Lainnya Segera Datang Yang Mengabarkan
Bahwa Xiahou Dun Berhasil Melewati Jalan Belakang Dan Akan Menyerang
Runan.
Dengan Terkejut Liu Bei Berkata, “Jika Benar Begitu. Aku Mempunyai Musuh Didepan Dan Dibelakangku.
Dan Aku Tidak Punya Tempat Untuk Lari.”
Dia Lalu Mengirim Guan Yu Untuk Menyelamatkan Kota Dan Berserta 10.000
Prajuritnya Guan Yu Berangkat. Suatu Hari Datang Prajurit Berkuda Yang
Mengatakan Bahwa Ru Nan Telah Jatuh, Liu Pi Telah Lari Dari Kota Dan
Guan Yu Terkepung. Dan Saat Itu Datang Juga Berita Dari Pasukan Gong Du
Yang Mengatakan Bahwa Kereta Persediaan Telah Berhasil Direbut Dan Zhang
Fei Sedang Terkepung Pasukan Musuh.
Liu Bei Memerintahkan Pasukannya Untuk Bersiap-Siap Mundur. Tiba-Tiba Dari
Penjaga Gerbang Datang Berita Bahwa Xu Chu Ada Didepan Gerbang Dan
Menantang Duel.
Liu Bei Tidak Mengijinkan Pasukannya Untuk Keluar Melawan. Mereka
Menunggu Hingga Langit Gelap Gelap Dan Liu Bei Memerintahkan Agar Para
Prajuritnya Untuk Makan Dan Bersiap Bergerak. Ketika Siap, Pasukan Infantri Keluar Terlebih Dahulu Dan
Diikuti Pasukan Berkuda, Dan Hanya Meninggalkan Beberapa Prajurit Dikemah Untuk Mengecoh Musuh.
Setelah Pergi Beberapa Li Jauhnya, Mereka Melewati Suatu Bukit Kecil. Tiba-Tiba Obor-Obor Bernyalaan
Dan Dari Atas Bukit Ada Berteriak, “Janagan Lari
Kau Liu Bei ! Aku, Perdana Menteri Telah Menunggumu !”

Liu Bei Segera Memacu Kudanya Kearah Daerah Tidak Ada Prajurit Secepatnya.
Zhao Yun Yang Berkuda Disamping Berkata, “Jangan Takut Tuanku, Ikuti Saja Aku !”
Dan Dengan Menyiapkan Tombaknya, Zhao Yun Seorang Diri Menerobos Kepungan Musuh Dan Membuka
Jalan Bagi Liu Bei Dibelakangnya. Liu Bei Segera Mengenggam Pedang Kembarnya (Shuan Jian) Dan
Mengikuti Dari Belakang. Zhao Yun Yang Gagah Perkasa Tidak Dapat Ditahan Pasukan Cao-Cao Dan
Banyak Pasukan Cao-Cao Yang Tewas Ataupun Terluka. Melihat Hal Ini Xu Chu Segera Datang Dari Atas
Bukit Dan Melawan Zhao Yun, Yu Jin Dan Li Dian Juga Ikut Turun Bersamanya. Zhao Yun Akhirnya
Dikepung Oleh 3 Jendral Beserta Pasukannya. Tetapi Dia Telah Berhasil Membuka Jalan Bagi Liu Bei Yang
Melihat Bahwa Tidak Ada Harapan Untuk Bertahan Segera Memacu Kudanya Memasuki Hutan. Sedikit
Demi Sedikit Suara Pertempuran Hilang Dan Liu Bei Makin Masuk Jauh Kedalam Hutan Seorang Diri. Dia
Terus Berkuda Sampai Menjelang Matahari Terbit, Ketika Tiba-Tiba Ada Pasukan Muncul Dari Arah
Depannya. Liu Bei Sudah Sangat Ketakutan Melihat Pasukan Ini, Tetapi Setelah Mendekat Ternyata
Pasukan Ini Dipimpin Oleh Liu Pi. Mereka Sedang Mengawal Keluarga Liu Bei Dari Kota Runan Yang
Telah Jatuh Ketangan Musuh. Dengan Mereka Juga Ada Sun Qian, Jian Ying Dan Mi Fang.
Mereka Berkata, “Serangan Di Runan Terlalu Kuat Untuk Kami Bertahan. Dan Karena Itu Kami Berpikir
Untuk Pergi Dari Sana, Musuh Mengikuti Dan Hanya Karena Jendral Guan Yu Datang Tepat Waktunya
Maka Kami Dapat Selamat Dari Kehancuran.”
“Aku Tidak Mengetahui Dimana Saudara-Saudaraku Itu.” Kata Liu Bei.
“Semua Akan Baik-Baik Saja Jika Kita Pergi Sekarang.” Kata Liu Pi.
Mereka Bergerak Lagi Kali Ini Dan Belum Mereka Pergi Jauh, Tiba-Tiba Bunyi Genderang Perang
Terdengar Dan Tiba-Tiba Muncul Zhang He Dengan Ribuan Prajurit.
Zhang He Berteriak, “Liu Bei Cepatlah Turun Dan Menyerah !!!”
Liu Bei Sedang Akan Mundur Ketika Dia Melihat Bendera Merah Berkibar Dikajauhan Dan Ternyata Itu
Adalah Pasukan Yang Dipimpin Gao Lan.
Dia Akhirnya Terjepit Di Depan Dan Jalan Mundurnya Di Hadang Musuh. Liu Bei Melihat Kelangit Dan
Berkata, “Oh..Langit, Kenapa Kau Membawaku Kedalam Keadaan Seperti Ini ? Tidak Ada Lagi Yang
Tersisa Untukku Selain Kematian.”
Dan Dia Segera Mencabut Pedangnya Untuk Membunuh Dirinya Sendiri.
Tetapi Liu Pi Mencegahnya Dan Berkata, “Biarkan Aku Melawan Dan Menyelamatkanmu. Kematian Tidak
Berarti Apapun Bagiku !”
Ketika Dia Berbicara Begitu, Pasukan Gao Lan Sudah Siap Menyerang. Kedua Pemimpin Dan Pasukannya
Bertemu Dan Hanya Dalam 3 Jurus Saja Liu Piterbunuh. Liu Bei Dengan Segera Ikut Menerjang Melawan,
Tetapi Saat Itu Tiba-Tiba Timbul Kekacauan Dibarisan Belakang Gao Lan. Seorang Pendekar Seorang Diri
Sedang Membantai Barisan Belakang Pasukan Gao Lan. Dia Berkuda Seperti Orang Kesetanan Dan
Membantai Siapa Saja Yang Menghalanginya. Gao Lan Yang Berbalik Dan Mencoba Melawan Langsung
Tewas Begitu Melihatnya. Dia Adalah Zhao Yun. Pasukan Gao Lan Langsung Kabur Karena Pemimpinnya
Tewas.
Kedatangannya Tepat Pada Saatnya. Dia Menyuruh Agar Liu Bei Beserta Rombongannya Mengikuti
Dibelakangnya. Dia Maju Berserta Sisa Pasukan Liu Pi Dan Menerjang Pasukan Zhang He. Dia Menusukan
Tombaknya Kekiri Dan Kekanan, Prajurit Liu Pi Yang Melihat Pemimpinya Ini Begitu Berani Segera
Bersemangat Kembali Dan Ikut Membantai Barisan Depan Pasukan Zhang He. Zhao Yun Membuka Jalan
Bagi Liu Bei, Kemanapun Dia Pergi Mayat-Mayat Dan Potongan Tubuh Bergelimpangan Dikiri Dan
Kananya. Hari Itu Dia Telah Membunuh Lebih Dari 500 Prajurit Seorang Diri Dan Tidak Terluka
Pdf By Kang Zusi
Sedikitpun. Prajurit-Prajurit Zhang He Tidak Berani Mendekatinya, Zhao Yun Hanya Berkuda Pelan-Pelan
Saja Dan Prajurit Zhang He Langsung Mundur Selangkah. Hal Ini Langsung Membuat Zhang He Turun
Tangan Sendiri Dan Menyerang Zhao Yun. Zhao Yun Yang Berhasil Membuka Jalan Bagi Liu Bei Segera
Berusaha Menahan Gempuran Dari Zhang He, Dia Sengaja Menarik Zhang He Menjauhi Liu Bei. Tetapi
Akhirnya Posisi Zhao Yun Terdesak Dipinggir Jurang Dan Dia Tidak Bisa Mundur Lagi. Ketika Dia
Mencoba Mencari Celah Untuk Lari, Tiba-Tiba Dia Melihat Guan Yu, Guan Ping Dan Zhou Cang Berserta 3
00 Prajurit Datang Dan Menyerang Pasukan Zhang He Dari Samping, Pasukan Yang Baru Tiba Ini Juga
Tidak Kalah Hebatnya. Disetiap Jalur Yang Mereka Lalui Prajurit Zhang He Berjatuhan. Akhirnya Zhang He
Yang Merasa Keadaan Tidak Menguntungkannya Segera Memundurkan Pasukannya. Liu Bei Dan
Pasukannya Serta Jenderal-Jenderalnya Bergabung Kembali Dan Mencari Tempat Yang Strategis Untuk
Membuat Kemah.
Liu Bei Mengirim Guan Yu Untuk Mencari Tahu Kabar Mengenai Zhang Fei. Xiahou Yuan Yang Berhasil
Membunuh Gong Du Dan Merebut Kereta Persediaan Kemudian Bertemu Dengan Zhang Fei Yang Bertugas
Menyelamatkan Gong Du, Tetapi Zhang Fei Berhasil Ditahan Dan Dikalahkan. Ketika Zhang Fei Mundur,
Yue Jing Datang Dan Mengepung Zhang Fei.
Disinilah Dia Ditemukan Oleh Guan Yu Yang Mendengar Kabar Ini Dari Beberapa Pasukan Zhang Fei Yang
Berhasil Kabur. Guan Yu Berserta Pasukannya Segera Membantu Zhang Fei Yang Terkepung. Yue Jing
Yang Melihat Guan Yu Datang, Segera Memerintahkan Pasukannya Untuk Mundur. Akhirnya Zhang Fei
Dan Guan Yu Kembali. Segera Mereka Semua Mendengar Bahwa Pasukan Utama Cao-Cao Mendekat. Liu
Bei Lalu Memerintahkan Sun Qian Untuk Menjaga Keluarganya Dan Mengirim Mereka Jalan Terlebih
Dahulu, Sementara Dia Dan Yang Lainnya Berusaha Menahan Musuh. Dia Menggunakan Taktik Mengulur
Waktu Agar Pasukan Yang Terluka Dan Keluarganya Dapat Selamat Sampai Ketempat Yang Aman.
Terkadang Dia Keluar Berperang, Terkadang Dia Diam, Tetapi Sedikit Demi Sedikit Dia Mengurangi
Pasukannya Yang Diperintahkannya Mundur. Melihat Bahwa Pasukan Liu Bei Telah Mundur Terlalu Jauh,
Cao-Cao Tidak Mengejar Mereka.
Ketika Liu Bei Mengumpulkan Kembali Pasukannuya, Jumlahnya Tidak Sampai 1000 Prajurit Dan Mereka
Bergerak Secepatnya Menjauhi Pasukan Cao-Cao. Mereka Pergi Kearah Barat. Setelah Sampai Ditepi
Sungai Han Mereka
Berkemah Disekitar Sana. Lalu Para Penduduk Setempat Bertanya Siapakah Nama Pemimpin Yang
Berkemah. Setelah Mereka Mengetahui Dia Adalah Liu Bei, Mereka Segera Membawa Daging Dan Arak.
Sebuah Perjamuan Diadakan Di Tepi Sungai Han Yang Berpasir Itu.
Setelah Meminum Beberapa Cangkir Arak, Liu Bei Mengumpulkan Anak Buahnya Dan Berkata, “Kalian
Semua Tuan-Tuan, Memiliki Kemampuan Untuk Menjadi Penasehat Dan Bawahan Seorang Raja, Tetapi
Nasibmu Telah Memilih Untuk Mengikuti Aku Yang Bodoh Ini. Hari Ini Bahkan Aku Tidak Memiliki
Tempat Yang Dapat Kukatakan Rumahku, Dan Sungguh Aku Hanya Menyebabkan Kalian Menderita. Oleh
Karena Itu Aku Berkata Lebih Baik Kalian Meninggalkan Aku Dan Pergi Berkerja Kepada Tuan Yang
Lainnya Dimana Kalian Dapat Menjadi Terkenal Dan Kaya.”
Setelah Mendengar Kata-Kata Ini Merek Terharu Dan Menangis.
Guan Yu Berkata, “Kakak, Kau Salah Berkata Seperti Itu. Ketika Liu Bang Bersaing Dengan Xiang Yu, Dia
Dikalahkan Berkali-Kali. Tetapi Akhirnya Dia Menang Di Gunung 18 Li Dan Karena Keberhasilannya Itu
Dia Mendirikan Sebuah Dinasti Yang Berkuasa Selama 400 Tahun. Kemenangan Dan Kekalahan Adalah
Hal Biasa Yang Terjadi Dalam Hidup Seorang Prajurit Dan Kenapa Sekarang Kau Harus Menyerah ?”
“Sukses Dan Gagal Memiliki Saatnya Masing-Masing .” Kata Sun Qian, “Dan Kita Tidak Terlalu Bersedih.
Jing Zhou Adalah Milik Salah Satu Familimu Yang Bernama Liu Biao. Daerahnya Kaya Dan Subur. Liu
Biao Juga Merupakan Keluarga Kekaisaran, Mengapa Kau Tidak Pergi Kepadanya Saja ?”
“Aku Takut Dia Tidak Mau Menerimaku.” Kata Liu Bei.
Pdf By Kang Zusi
“Jika Begitu Biarkan Aku Pergi Dan Menyiapkannya Untukmu. Aku Akan Membuat Liu Biao Keluar Dan
Menyambutmu Diperbatasannya.”
Lalu Dengan Persetujuan Liu Bei, Sun Qian Segera Berangkat Secepatnya Dan Pergi Ke Jing Zhou. Ketika
Upacara Penyambutan Selesai, Liu Biao Menanyakan Apa Maksud Kedatangannya.
Kata Sun Qian, “Paman Liu Bei Adalah Salah Satu Pahlawan Saat Ini, Walaupun Sekarang Ini Dia Tidak
Mempunyai Pasukan Dan Daerah Tetapi Pikirannya Selalu Tertuju Bagaimana Merestorasi Dinasti Han.Di
Runan Ada 2 Pemimpin Bernana Gong Du Dan Liu Pi Yang Walaupun Bukan Keluarga Tetapi
Maumengorbankan Nyawanya Untuk Bersama Dengan Paman Liu Bei Merestorasi Kekaisaran. Kau, Tuan
Adalah Berasal Dari Akar Yang Sama Dengan Paman Liu Bei. Baru-Baru Ini Dia Mengalami Kekalahan
Dan Mencoba Mencari Tempat Berlindung Pada Sun Quan, Tetapi Aku Mengatakan Kenapa Tidak Memilih
Keluarga Dibandingkan Dengan Seorang Pelayan Saja. Aku Memberitahu Dia Bahwa Kau, Tuan, Adalah
Seorang Yang Baik Kepada Para Terpelajar, Dan Bijak Sehingga Orang-Orang Berbakat Akan Datang
Kepadamu Seperti Air Dari Laut Timur. Dan Tentunya Kau Akan Menunjukan Kebaikan Hatimu Kepada
Orang Yang Memiliki Leluhur Yang Sama Seperti Dirimu. Karen Itu Aku Dikirim Kesini Untuk
Menjelaskan Masalahnya Dan Menunggu Perintahmu.”
“Dia Adalah Saudaraku.” Kata Liu Biao, “Dan Aku Telah Lama Ingin Bertemu Dengannya, Tetapi Belum
Ada Kesempatan. Aku Akan Sangat Senang Jika Sekarang Dia Mau Datang Ketempatku.”
Cai Mao Yang Duduk Disitu Segera Berdiri Dan Berkata, “Jangan ! Liu Bei Pertama Mengikuti Lu Bu, Lalu
Cao-Cao Dan Terakhir Yuan Shao. Dan Dia Tidak Pernah Benar-Benar Tunduk Pada Orang-Orang Ini. Jika
Dia Datang Kemari Pasti Cao-Cao Akan Segera Menyerang Kemari. Lebih Baik Kau Penggal Utusan Ini
Dan Serahkan Kepalanya Kepada Cao-Cao Sebagai Persembahan. Dia Pasti Akan Memberikan Hadiah Pada
Tuanku.”
Sun Qian Tetap Duduk Tenang Dan Berkata, “Aku Tidak Takut Akan Kematian. Liu Bei Adalah Orang
Yang Benar Dan Setia Kepada Negara Sehingga Dia Tidak Cocok Dengan Lu Bu, Cao-Cao Ataupun Yuan
Shao. Memang Benar Dia Mengikuti Mereka Untuk Sementara, Tetapi Itu Karena Terpaksa. Sekarang Dia
Tahu Bahwa Tuanmu Adalah Bagian Dari Keluarganya, Jadi Karena Mereka Berdua Memiliki Leluhur Yang
Sama Dan Itu Karena nya Mengapa Dia Datang Jauh-Jauh Untuk Bergabung Dengan Tuanmu. Bagaimana
Kau Dapat Memfitnah Orang Baik Seperti Itu ?”
Liu Biao Memerintahkan Cai Mao Untuk Diam Dan Berkata, “Aku Telah Memutuskan Dan Kau Tidak Perlu
Berbicara Apa-Apa Lagi.”
Cai Mao Langsung Meninggalkan Ruangan Rapat Itu.
Lalu Sun Qian Diperintahkan Kembali Dan Mengijinkan Liu Bei Untuk Datang, Liu Biao Menjemput Liu
Bei 2 0 Li (10 Km) Jauhnya Dari Kota Untuk Menemuinya.
Ketika Liu Bei Tiba, Dia Berlaku Sangat Sopan Pada Liu Biao Dan Liu Biao Pun Memperlakukannya Dgn
Hormat. Lalu Liu Bei Memperkenalkan Kedua Saudara Angkatnya Kepada Liu Biao Dan Mereka Bersama
Memasuki Kota Jing Zhou Dimana Liu Bei Tinggal Dikediaman Liu Biao.
Segera Setelah Cao-Cao Mengetahui Dimana Musuhnya Berada, Dia Berniat Menyerang Liu Biao, Tetapi
Cheng Yu Mencegahnya Dan Berkata Bahwa Yuan Shao Walaupun Telah Kalah Tetapi Masih Memiliki
Cukup Kekuatan Untuk Menyebabkan “Luka” Pada Cao-Cao.
Dia Berkata, “Tuanku Harus Kembali Keibu Kota Untuk Mengistirahatkan Pasukan Sehingga Mereka Akan
Siap Untuk Menyerang Keutara Dan Selatan Ketika Musim Semi Tiba.”
Cao-Cao Menerima Usul Itu Dan Dia Pergi Ke Ibu Kota Segera. Pada Bulan Pertama Ditahun Ke 8 Jaman
Pemerintahan Jian An Atau 1 3 Tahun Masa Pemerintahan Kaisar Xian. Cao-Cao Segera Memikirkan Unutk
Berperang Dan Dia Segera Mengirim Pasukan Ke Runan Sebagai Tindakan Pencegahan Apabila Liu Biao
Pdf By Kang Zusi
Merencanakan Menyerangnya. Lalu Setelah Mengatur Pertahanan Di Ibukota, Dia Berserta Pasukan
Besarnya Pergi Ke Guan Du Dan Akan Menyerang Ji Zhou.
Sementar Itu Yuan Shao Yang Sebelumnya Sakit, Sekarang Telah Merasa Lebih Baikkan Dan Mulai
Memikirkan Bagaimana Caranya Menyerang Ibu Kota Xu Chang. Tetapi Shen Pei Segera Menasehatinya
Dan Berkata, “Kau Belum Sembuh Benar Dari Penyakitmu. Akan Lebih Baik Untuk Mengkonsolidasikan
Pasukan Kita Didalam Dan Membuat Pertahanan.”
Ketika Berita Mengenai Kedatangan Pasukan Cao-Cao Tiba, Yuan Shao Berkata, “Jika Kita Membiarkan
Musuh Untuk Mendekat Ke Kota Sebelum Kita Sampai Ditepi Sungai, Kita Akan Kehilangan Kesempatan.
Aku Harus Pergi Untuk Memukul Mundur Musuh.”
Saat Itu Anaknya, Yuan Shang Menyela Dan Berkata, “Ayah, Kau Belum Sembuh Benar Dan Tidak Baik
Untuk Berpergian Terlalu Jauh. Biarkan Aku Memimpin Tentara Melawan Musuh.”
Yuan Shao Menyetujui Hal Itu Dan Segera Dia Mengirim Pesan Ke Qing Zhou, You Zhou Dan Bing Zhou
Memanggil Anak-Anaknya Yang Lain Dan Keponakannya Untuk Bergabung Melawan Cao-Cao.
Yuan Shang Sangat Bangga Dengan Keberhasilannya Membunuh Shi Huan Dan Tanpa Menunggu Lagi
Kehardiran Dari Kakak-Kakaknya Yang Lain, Dia Keluar
Membawa Pasukan Berkekuatan 3 0.000 Prajurit Ke Li Yang Untuk Menemui Pasukan Cao-Cao.
Zhang Liao Keluar Dan Menantang Dia Berduel, Yuan Shang Segera Menyetujuinya Dan Dia Menggunakan
Tombak Kali Ini. Tetapi Duel Tidak Berlangsung Lama, Hanya Dalam 3 Jurus Saja Yuan Shang Sudah
Merasakan Kekuatan Zhang Liao Dan Dia Akhirnnya Mundur. Zhang Liao Menyerang Dengan Kekuatan
Penuh Dan Pasukan Yuan Shang Tidak Dapat Menahan Mereka. Yuan Shang Segera Kabur Kembali Ke Ji
Zhou. Kekalahannya Sangat Telak Dan Ini Membuat Shock Ayahnya Yang Segera Muntah Darah Lagi
Ketika Mendengar Berita Ini.
Lady Liu, Istrinya Segera Memerintahkan Pengawal Untuk Membawa Yuan Shao Ke Ranjang, Tetapi Yuan
Shao Sudah Sangat Sekarat Sekarang Dan Lady Liu Merasa Perlu Bersiap-Siap Untuk Yang Terburuk. Jadi
Dia Memerintahkan Shen Pei Dan Feng Ji Untuk Mengurus Masalah Suksesi. Mereka Datang Dan Berdiri
Didepan Ranjang Yuan Shao, Tetapi Saat Ini Yuan Shao Sudah Tidak Dapat Berbicara Lagi. Dia Hanya
Mengerakan Tangannya Saja Untuk Berkomunikasi.
Istrinya Lalu Berkata, “Apakah Yuan Shang Yang Akan Mengantikan Dirimu ?”
Yuan Shao Menganggukan Kepalanya. Shen Pei Disampingnya Segera Menuliskan Surat Wasiat Terakhir
Yuan Shao Yang Sedang Sekarat. Tiba-Tiba Yuan Shao Mengejang Kesakitan Dan Dari Mulutnya Dia
Memuntahkan Darah Lagi. Akhirnya Dia Meninggal Di Usianya Yang Ke 54 Tahun.
Shen Pei Dan Beberapa Orang Lainnya Segera Menyiapkan Upacara Untuk Berduka. Lady Liu Segera
Menghukum Mati 5 Orang Selir Favorit Yuan Shao Karena Cemburu, Tidak Hanya Dibunuh, Dia Juga
Mencukur Rambut Dari Selir-Seliritu Dan Merusak Muka Mereka Agar Arwah Dari Selir-Seliritu Tidak
Dapat Bersatu Kembali Dengan Suaminya Yang Baru Saja Meninggal. Anaknya Juga Mengikuti Ibunya
Dengan Kekejaman Yang Sama. Dia Membunuh Semua Keluarga Selir Itu Agar Mereka Tidak
Membalaskan Dendamnya.
Shen Pei Dan Feng Ji Mendeklarasikan Yuan Shang Sebagai Pengganti Yuan Shao Dengan Titel Jendral
Besar (Da Jiang Jun) Dan Penguasa Besar 4 Daerah (Se Luo Ting Hao). Mereka Juga Mengirimkan Berita
Pada Kaisar Mengenai Kematian Yuan Shao.
Pada Saat Ini Yuan Tan, Anak Tertua Telah Mengerahkan Tentaranya Untuk Melawan Cao-Cao. Tetapi
Ketika Mendengar Kematian Ayahnya, Dia Segera Memanggil Guo Tu Dan Xin Ping Untuk Meminta
Nasehat.
Pdf By Kang Zusi
“Dengan Tidak Adanya Dirimu, Tuanku.” Kata Guo Tu, ” Kedua Penasehat Dari Adikmu Itu Pasti Akan
Mengangkat Adikmu Sebagai Pengganti Ayahmu. Karena Itu Kau Harus Bertindak Cepat.”
” Kedua Orang Itu, Shen Pei Dan Feng Ji. Telah Merencanakan Hal Ini.” Kata Xin Ping,”Jika Kau Pergi
Kesana, Kau Akan Mengalami Musibah.”
“Lalu Apa Yang Harus Kulakukan ?” Tanya Yuan Tan.
Guo Tu Menjawab, “Pergi Dan Berkemahlah Didekat Kota Dan Kita Akan Melihat Terlebih Dahulu Apa
Yang Mungkin Terjadi. Aku Akan Masuk Kedalam Dan Bertemu Dengan Mereka.”
Segera Guo Tu Memasuki Kota Dan Meminta Bertemu Dengan Pemimpin Yang Baru.
“Kenapa Kakakku Tidak Datang ?” Tanya Yuan Shang Setelah Mereka Mengucapkan Salam.
Guo Tu Berkata, “Dia Tidak Bisa Datang Karena Dia Sedang Kurang Enak Badan.”
“Atas Perintah Dari Ayahku, Aku Diangkat Menjadi Pemimpin Yang Baru. Sekarang Aku Akan
Mengangkat Kakakku Sebagai Jendral Pasukan Kuda Terbang (Ma Fei Jiang Jun) Dan Aku Harap Dia
Segera Pergi Untuk Menyerang Cao-Cao Yang Saat Ini Sedang Melintasi Perbatasan Kita. Aku Akan Segera
Mengikuti Begitu Pasukanku Siap.”
“Tidak Ada Satu Orangpun Di Kemah Kami Yang Dapat Memberikan Nasehat,” Kata Guo Tu, “Aku
Berharap Untuk Dapat Meminta Shen Pei Dan Feng Ji Ikut.”
“Aku Jg Membutuhkan Saran Dari Kedua Orang Ini,” Kata Yuan Shang, “Dan Karena Aku Selalu
Menggunakan Strategi Dan Taktik. Aku Tidak Dapat Kehilangan Mereka.”
“Jika Begitu Aku Meminta 1 Diantara 2 Orang Itu Untuk Ikut Denganku.” Jawab Guo Tu.
Yuan Shang Tidak Bisa Tidak Selain Menyetujui Usul Ini, Lalu Dia Memerintahkan Kedua Orang Itu Untuk
Memilih Sendiri Siapa Yang Akan Pergi. Feng Ji Yang Ternyata Akan Ikut Dengan Guo Tu, Dia Menerima
Stempel Penugasannya Lalu Pergi Bersama Guo Tu Kembali Kekemah. Tetapi Ketika Dia Tiba, Dia
Menemukan Yuan Tan Berada Dalam Kondisi Baik-Baik Saja Dan Dia Merasa Curiga Dan Mengundurkan
Diri.
Yuan Tan Dengan Marah Menolak Menerima Pengunduran Dirinya Dan Segera Akan Memerintahkan
Menghukum Mati Dia. Tetapi Guo Tu Berusaha Menasehati Dengan Berkata, “Cao-Cao Ada Diperbatasan
Kita, Dan Feng Ji Harus Ditahan Disini Untuk Menghindari Kecurigaan Adikmu. Setelah Kita Mengalahkan
Cao-Cao, Kita Dapat Dengan Segera Mencoba Mengalahkan Ji Zhou.”
Yuan Tan Setuju Dan Segera Bergerak Untuk Melawan Cao-Cao. Dia Mencapai Li Yang Dan Segera
Menantang Musuh. Dia Memilih Wang Zhao Untuk Keluar Dan Berduel. Cao-Cao Mengirim Xu Huang
Untuk Melawan. Kedua Nya Bertemu Dan Berduel, Tapi Tak Berapa Lama Wang Zhou Akhirnya Terbunuh.
Segera Pasukan Cao-Cao Maju Menyerang Dan Yuan Tang Mengalami Kekalahan. Yuan Tan
Memundurkan Pasukannya Ke Li Yang Dan Disana Dia Meminta Adiknya Untuk Segera Mengirim
Bantuan.
Yuan Shang Dan Penasehatnya Shen Pei Mendiskusikan Masalah Ini Dan Hanya Mengirin 5000 Prajurit.
Cao-Cao Mengetahui Pengiriman Bantuan Ini Segera Memerintahkan Li Dian Dan Yue Jing Untuk
Mencegatnya Dijalan Dan 1/ 2 Dari Pasukan Yang Dikirim Musnah. Ketika Yuan Tan Mengetahui Jumlah
Pasukan Yang Dikirim Dan Cerita Mengenai Kekalahan Mereka, Dia Menjadi Sangat Marah Dan
Mengancam Feng Ji.
Feng Ji Berkata, “Biarkan Aku Menulis Surat Pada Tuanku Dan Berharap Dia Akan Datang.”
Pdf By Kang Zusi
Lalu Feng Ji Menulis Surat Dan Segera Surat Itu Dikirimkan. Ketika Surat Itu Tiba, Yuan Shang Sekali Lagi
Meminta Saran Shen Pei. Shen Pei Berkata,”Guo Tu Adalah Penasehat Kakakmu Dan Orang Itu Penuh
Dengan Tipu Muslihat. Sebelumnya Dia Pergi Karena Cao-Cao Berada Diperbatasan. Jika Cao-Cao Kalah,
Pasti Dia Akan Mencoba Menyerangmu. Lebih Baik Kita Tetap Bertahan Dan Biarkan Cao-Cao
Menghancurkan Musuh Kita.”
Yuan Shang Mengikuti Saran Ini Dan Tidak Mengirimkan Bantuan. Ketika Utusan Itu Kembali Dan Tidak
Membawa Pasukan, Yuan Tan Sangat Marah Dan Segera Menghukum Mati Feng Ji. Dia Juga Mulai
Membicarakan Mengenai Menyerahkan Diri Kepada Cao-Cao. Segera Mata-Mata Membawa Berita Ini Pada
Yuan Shang Dan Shen Pei Dimintai Sarannya.
Yuan Shang Berkata, “Jika Yuan Tan Pergi Kepada Cao-Cao, Mereka Berdua Akan Menyerang Ji Zhou Dan
Kita Akan Berada Dalam Keadaan Bahaya.”
Akhirnya Shen Pei Dan Jendral Su You Ditinggalkan Untk Menjaga Kota Dan Yuan Shang Mengerahkan
Pasukannya Unutk Membantu Kakaknya Itu.
“Siapa Yang Berani Memimpin Didepan ?” Tanya Yuan Shang.
Lalu Majulah 2 Orang Bernama Lu Xiang Dan Lu Kuang, 2 Orang Kakak Beradik. Mereka Menjadi
Sukarelawan Untuk Memimpin Didepan, 3 0.000 Prajurit Diberikan Pada Mereka Dan Diperintahkan Agar
Segera Berangkat Menuju Li Yang.
Yuan Tan Senang Bahwa Adiknya Mengirim Bantuan Dan Segera Dia Meninggalkan Semua Pemikiran
Mengenai Menyerah Pada Musuh. Dia Bertahan Didalam Kota, Sementara Pasukan Adiknya Itu Berkemah
Diluarkota Dan Menempatkan Pasukannya Pada Titik2 Strategis.
Tidak Lama Kemudian, Yuan Xi Dan Gao Gan Tiba Dengan Pasukannya Masing-Masing Dan Berkemah Di
Luar Kota.
Pertempuran Terjadi Setiap Hari Dan Yuan Shang Selalu Kalah. Pada Bulan Ke 2 Tahun 8 Masa Jian An
Tahun Ke 1 3 Pemerintahan Kaisar Xian. Cao-Cao Menyerang Secara Terpisah Ke 4 Pasukan Itu Dan
Menang. Keluarga Yuan Terpaksa Meninggalkan Li Yang Dan Mundur Ke Ji Zhou. Cao-Cao Terus
Mengejar Mereka, Yuan Shang Dan Yuan Tan Segera Masuk Kedalam Kota Dan Bertahan Didalam
Benteng, Sedangkan Yuan Xi Dan Gao Gan Berkemah Di Samping Kota Sejauh 2 0 Li (10 Km). Cao-Cao
Menyerang Kota Itu Sering Sekali Tetapi Tidak Berhasil Merebutnya, Gui Jia Datang Dan Memberi Saran.
Dia Berkata, “Aku Mendengar Ada Persengketaan Didalam Keluarga Yuan Karena Yang Tua Tidak
Mendapatkan Haknya Dan Digantikan Yang Muda. Kakak Dan Adik Itu Memiliki Kekuatan Yang Sama
Dan Dengan Pendukungnya Masing-Masing . Jika Kita Menyerang Mereka Maka Mereka Akan Bersatu,
Jika Kita Sabar, Mereka Akan Melemahkan Diri Mereka Satu Sama Lain Karena Perselisihan Keluarga.
Karena Itu Ada Baiknya Kita Mengirim Pasukan Untuk Mengurangi Kekuatan Liu Biao Di Jing Zhou Dan
Biarkan Perselisihan Keluarga Itu Berkembang. Ketika Mereka Telah Saling Menghancurkan Barulah Kita
Serang Mereka Dan Menyelesaikan Semua Masalah.”
Cao-Cao Setuju Dengan Rencana Ini. Dia Lalu Memerintahkan Jia Xu Menjadi Gubernur Di Li Yang Dan
Cao Hong Menjaga Guan Du, Pasukan Cao-Cao Pergi Ke Jing Zhou.
Kedua Saudara Itu, Yuan Tan Dan Yuan Shang Memberi Selamat Satu Sama
Yang Lainnya Karena Musuh Mereka Telah Mundur. Yuan Xi Dan Gao Gan Segera Kembali Membawa
Pasukan Mereka Kedaerah Masing-Masing .
Lalu Pertengkaran Terjadi. Yuan Tan Berkata Pada Guo Tu Dan Xin Ping, “Aku Adalah Yang Tertua Dan
Sudah Seharusnya Aku Menggantikan Ayahku, Sementara Adikku Anak Dari Istri Ayahku Yang Kedua
Menerima Apa Yang Seharusnya Menjadi Milikku. Hati Sangat Sedih Saat Ini.”
Pdf By Kang Zusi
Kata Guo Tu, “Bawalah Pasukanmu Berkemah Diluar Dan Undang Adikmu Serta Shen Pei Untuk Pergi Ke
Perjamuan Yang Kau Adakan. Setelah Mereka Disana Segeralah Bunuh Mereka Maka Seluruh Masalah
Akan Selesai Dengan Mudah.”
Dan Yuan Tan Pun Setuju Dengan Rencana Ini. Kebetulan Penasehat Wang Xiu Datang Dari Qing Zhou
Dan Menemui Yuan Tan Mendengar Masalah Ini.
Wang Xiu Menentang Usul Ini Dan Berkata, “Saudara Adalah Seperti Bagian Tubuh Kita Sendiri.
Bagaimana Mungkin Kau Pada Saat Genting Ini Akan Memotong Tanganmu Sendiri ? Jika Kau Melukai
Saudaramu Maka Siapakah Diseluruh Dunia Ini Yang Akan Kau Sebut Keluarga ? Orang Itu, Guo Tu
Adalah Seorang Berbahaya Yang Suka Menghasut, Dia Akan Menyulut Pertengkaran Diantara Saudara
Untuk Keuntungan Sementara Saja. Aku Mohon Padamu Untuk Menutup Telingamu Dan Tidak
Mendengarkan Kata-Katanya.”
Hal Ini Membuat Kesal Yuan Tan Dan Dengan Marah Dia Menyuruh Wang Xiu Pergi, Sementara Itu Dia
Juga Mengirimkan Undangan Kepada Adiknya.
Yuang Shang Dan Shen Pei Membicarakan Masalah Ini.
Shen Pen Berkata, “Aku Mengetahui Bahwai Ini Hanyalah Salah Satu Strategi Guo Tu Dan Jika Kau Pergi,
Tuanku, Kau Akan Menjadi Korban Rencana Mereka. Lebih Baik Kita Menyerang Mereka Sekarang Juga.”
Segera Yuan Shang Memimpin Pasukan. Kakaknya Yuan Tan Melihat Adiknya Datang Dengan 50.000
Prajurit, Dia Mengetahui Bahwa Rencananya Telah Gagal. Lalu Dia Segera Membawa Pasukan Yang
Hampir Sama Banyaknya, Yuan Tan Memaki-Maki Yuan Shang Dimedan Pertempuran.
“Kau Meracuni Ayah Dan Mengambil Tahtaku Dan Sekarang Kau Datang Untuk Membunuh Aku, Kakakmu
Sendiri ?”
Perangpun Dimulai, Yuan Shang Ikut Dalam Medan Pertempuran. Dia Memerintahkan Pasukannya Untuk
Menyerang Sekuat Tenaga Dan Berhasil Mengalahkan Kakaknya Itu. Yuan Tan Lari Ke Ping Yuan Dan
Yuan Shang Menarik Kembali Pasukannya Kedalam Kota.
Yuan Tan Dan Guo Tu Kembali Merencanakan Penyerangan Baru Dan Kali Ini Mereka Memilih Jendral
Cen Bi Sebagai Pemimpin Pasukan. Yuan Shang Keluar Menemui Dia. Ketika Kedua Belah Pihak Telah
Selesai Menyusun Formasi Pasukannya, Bendera-Bendera Dikibarkan Dan Genderang Perang Dibunyikan.
Cen Bi Maju Kedepan Dan Menantang Duel Dan Memaki Musuhnya Itu. Awalnya Yuan Shang Akan
Menjawab Sendiri Tantangan Itu, Tetapi Lu Kuang Telah Lebih Dahulu Keluar. Lu Kuang Dan Cen Bi
Hanya Bertarung Beberapa Jurus Saja Dan Akhirnya Cen Bi Tewas. Pasukan Yuan Tan Sekali Lagi
Dikalahkan Dan Lari Ke Ping Yuan. Shen Pei Segera Meminta Tuannya Untuk Menekan Terus Dan Yuan
Tan Akhirnya Dipaksa Kembali Kedalam Kota Ping Yuan Dimana Disana Dia Hanya Bertahan Dan Tidak
Bertempur Keluar. Lalu Kota Itu Dikepung Dari 3 Sisi Oleh Pasukan Yuan Shang.
Yuan Tan Bertanya Pada Penasehatnya Apa Yang Harus Dilakukan Kemudian, Dan Guo Tu Berkata,
“Dikota Bahan Makanan Sudah Mulai Menipis Dan Musuh Sedang Bersemangat Akibat Kemenangan2
Yang Didapatnya, Saat Ini Kita Tidak Mampu Menghadapi Mereka. Saranku Adalah Kirim Seseorang Untuk
Mengajukan Penyerahan Diri Pada Cao-Cao Dan Meminta Dia Untuk Menyerang Ji Zhou. Adikmu Akan
Terpaksa Untuk Segera Kembali. Jika Cao-Cao Sepertinya Sudah Akan Menang Maka Kau Akan Membantu
Adikmu Untuk Melawan Cao-Cao Dan Karena Cao-Cao Harus Mendatangkan Persediaannya Dari Tempat
Yang Jauh Maka Kita Akan Dengan Mudah Menekannya. Dengan Begini Kita Dapat Mengambil Ji Zhou
Dan Memulai Rencana Besar Kita.”
“Jika Aku Ingin Menjalankan Rencana Ini, Siapakah Orang Yang Akan Dikirimkan Sebagai Utusan ?”
“Aku Mengusulkan Xin Pi, Adik Dari Xin Ping. Xin Pi Adalah Kepala Pengadilan Disini Dan Dia Seorang
Pembicara Yang Ahli Dan Seorang Terpelajar. Dia Sangat Cocok Untuk Misi Ini.”
Pdf By Kang Zusi
Lalu Xin Pin Dipanggil Dan Dia Segera Datang. Surat Diberikan Padanya Dan Pengawalan Dan 3 000
Prajurit Menemani Dia Sampai Di Perbatasan. Dia Segera Pergi Secepat Mungkin.
Pada Saat Itu Cao-Cao Berada Di Xi Ping Dan Sedang Menyerang Liu Biao. Liu Biao Segera
Memerintahkan Liu Bei Untuk Menahan Cao-Cao Tetapi Sampai Saat Itu Belum Ada Satu Pertempuranpun
Dilakukan.
Segera Setelah Kedatangannya, Xin Pi Dipersilahkan Untuk Menemui Perdana Menteri. Setelah Sambutan
Kedatangan, Cao-Cao Menanyakan Maksud Dan Tujuan Kedatangannya. Xin Pi Menjelaskan Bahwa Yuan
Tan Menginginkan Bantuan Dan Mengirim Dia Untuk Membicarakannya. Cao-Cao Membaca Surat Yang
Dikirimkan Untuknya Dan Berkata Pada Utusan Itu Untuk Menunggu Di Kemah Yang Telah Disediakan
Untuk Mereka Sementara Dia Memanggil Bawahannya Untuk Rapat.
Cheng Yu Berkata, “Yuan Tan Terpaksa Melakukan Hal Ini Karena Tekanan Dan Serangan Dari Adiknya.
Kita Lebih Baik Tidak Mempercayai Niatnya Ini.”
Lu Qian Dan Man Chong Berkata, “Kau Telah Memimpin Pasukanmu Kemari Dengan Tujuan Khusus.
Bagaimana Mungkin Tiba-Tiba Kau Meninggalkannya Dan Pergi Membantu Yuan Tan.”
“Tuan-Tuan, Tidak Ada Satupun Dari Kalian Memberi Saran Yang Bagus.” Sela Xun You, “Beginilah
Bagaimana Aku Melihat Hal Ini. Karena Kekacauan Terjadi Dimana-Mana, Tetapi Liu Biao Tetap Diam
Saja Pada Posisinya Diantara Sungai Zhang Dan Sungai Han, Ini Adalah Bukti Bahwa Dia Tidak Memiliki
Ambisi Untuk Memperluas Kekuasaanya. Keluarga Yuan Mengusai 4 Daerah Utara Dan Memiliki Banyak
Prajurit. Jika Kedua Saudara Itu Sampai Bersatu Maka Mereka Akan Bertambah Kuat Dan Tidak Akan Ada
Yang Dapat Melihat Apa Yang Mungkin Terjadi Pada Kekaisaran. Sekrang Kita Hrus Mengambil
Keuntungan Dari Konflik Keluarga Ini Dan Biarkan Mereka Bertarung Dan Saling Melemahkan. Setelah Itu
Mereka Akan Tunduk Pada Perdana Menteri. Lalu Yuan Shang Akan Dapat Dienyahkan Dan Ketika Pada
Waktunya Yuan Tan Juga Akan Mendapatkan Giliranya. Dengan Begitu Perdamaian Akan Terwujud.
Melihat Keadaan Sekarang Ini Kita Harus Menggunakannya Untuk Mendapatkan Keuntungan SebesarBesarnya.”
Cao-Cao Menyadari Kebenaran Kata-Kata Itu Dan Memperlakukan Xin Pi Dengan Baik Sekali.
Dalam Suatu Perjamuan Cao-Cao Berkata “Apakah Penyerahan Diri Yuan Tan Ini Benar Atau Bohong ?
Apakah Kau Berpikir Bahwa Pasukan Yuang Shang Pasti Akan Mengalahkannya ?”
Xin Pi Menjawan, “Tuanku, Janagan Kau Tanyakan Mengenai Ketulusan Hal Ini, Lebih Baik Kau Pikirkan
Situasinya. Keluarga Yuan Telah Sering Kalah Perang Beberapa Tahun Terakhir Ini Dan Sekarang Sudah
Mulai Kehilangan Kekuatannya, Sementara Para Ahli Strategi Banyak Yang Dihukum Mati. Kedua Saudara
Itu Saling Menghujat Satu Sama Lainnya Dan Sekarang Daerah Meraka Menjadi Terbagi-Bagi. Dan
Sementara Itu Wabah Kelaparan Juga Terjadi Didaerah Utara Ditambah Lagi Dengan Kekacauan Ini Dan
Kejenuhan Massal. Semua Orang Baik Yang Bijak Dan Rakyat Biasa Dapat Melihat Bahwa Bencana Sudah
Dekat Dan Ini Adalah Saatnya Langit Memerintahkan Penghancuran Keluara Yuan. Sekarang Kau
Mempunyai Kekuatan Untuk Menghancurkan Ibu Kota Ji Zhou, Ye Jun Dan Jika Yuan Shang Tidak
Kembali Unutk Memberi Bantuan Maka Tempatnya Akan Hilang. Jika Dia Membantunya Maka Yuan Tan
Akan Mengejarnya Dan Menghancurkan Dia. Gunakan Kekuatanmu Untuk Menghabisi Sisa-Sisa Pasukan
Mereka Seperti Angin Musim Gugur Menerpa Daun2 Yang Telah Jatuh. Sekarang Liu Biao Di Jing Zhou
Sangat Kaya, Pemerintahan Berjalan Damai Dan Penduduknya Hidup Tentram, Belum Waktunya Bagi
Tuanku Untuk Menyerang Mereka. Lebih Lagi, Tidak Ada Ancaman Darinya Lebih Dari Pada Ancaman Di
Utara Sungai Kuning. Jika Ancaman Diutara Sungai Kuning Bisa Diatasi Maka Tugas Tuan Akan Dapat
Lebih Mudah Diselesaikan. Aku Harap Tuan Memikirkan Hal Ini.”
“Aku Mohon Maaf Aku Tidak Menemuimu Lebih Cepat,” Kata Cao-Cao Dengan Penuh Hormat.
Pdf By Kang Zusi
Segera Perintah Diberikan Untuk Kembali Dan Menyerang Ji Zhou. Liu Bei Yang Takut Bahwa Mundurnya
Pasukan Cao-Cao Hanyalah Sebuah Taktik, Membiarkan Mereka Pergi Tanpa Mengejarnya Dan Dia
Kembali Ke Jing Zhou.
Ketika Yuan Shang Mendengar Bahwa Cao-Cao Telah Melintasi Sungai Kuning, Dia Segera Memerintahkan
Pasukannya Unutk Segera Kembali Ke Ye Jun, Dan Memerintahkan Lu Kuang Dan Lu Xiang Untuk
Menjaga Barisan Belakang.
Yuan Tan Langsung Mengeluarkan Pasukannya Dan Mengejar. Dia Baru Saja Mengejar Sejauh 2 5 Li (1 2
,5 Km) Ketika Dia Mendengar Tanda Ledakan Dan 2 Pasukan Muncul Didepan Dia Dan Menghalangi
Jalannya. Pemimpin Mereka Adalah Lu Xiang Dan Lu Kuang.
Yuan Tan Berhenti Dan Menemui Mereka Seraya Berkata, “Ketika Ayahku Masih Hidup, Aku Tidak Pernah
Memperlakukan Kalian Dengan Buruk. Mengapa Kau Mendukung Adikku Dan Mencoba Melukai Aku ?”
Kedua Jendral Tidak Menjawab Tetapi Langsung Turun Dari Kudanya Dan Bersujud Dihadapannya Untuk
Menyerah.
Yuan Tan Berkata, “Jangan Menyerah Padaku Tetapi Pada Perdana Menteri.”
Dan Dia Memimpin Mereka Kembali Kekemah Dimana Dia Menunggu Kedatanga Cao-Cao Dan Membawa
Kedua Orang Itu. Cao-Cao Menerima Mereka Dengan Baik. Dia Menjanjikan Anak Perempuannya Untuk
Dinikahkan Pada Yuan Tan Dan Dia Mengangkat Kedua Orang Itu Menjadi Penasehat.
Ketika Yuan Tan Bertanya Pada Cao-Cao Untuk Menyerang Ji Zhou, Jawabnya Adalah, ” Persediaan
Sedang Menipis Dan Transportasi Sulit. Aku Harus Membelokan Alirang Sungai Ji Menuju Sungai Putih
Dimana Aku Dapat Membuat Jalan Bagi Persediaan Berasku Dan Setelah Itu Aku Baru Akan Maju.”
Memerintahkan Yuan Tan Tetap Di Ping Yuan, Cao-Cao Mundur Kekemahnya Di Li Yang. Kedua Saudara
Lu, Lu Xiang Dan Lu Kuang Yang Merupakan Pelarian Dari Yuan Shang Sekarang Diangakat Sebagai
Bangsawan Tingkat Pertama Dan Diberi Kuasa Atas Pasukan.
Guo Tu Melihat Hal Ini Dan Berkata Pada Yuan Tan, “Dia Telah Menjanjikanmu Anaknya Untuk Bisa
Menjadi Istrimu. Aku Khwatir Hal Ini Berarti Buruk. Sekarang Dia Telah Memberikan Gelar Bangsawan
Pada Kedua Lu Itu Dan Mengajak Mereka Untuk Mengikutinya. Ini Adalah Umpan Bagi2 Orang-Orang Dari
Utara Dan Pada Saat Yang Bersamaan Dia Berniat Melakukan Hal Buruk Kepada Kita. Kau, Tuanku Harus
Memberikan Stempel Kepada Mereka Dan Mengirimkannya Secara Diam-Diam Agar Kau Mempunyai
Kawan Di Istana Untuk Hari Dimana Cao-Cao Akan Mengalahkan Adikmu Dan Kita Dapat Memulai
Rencana Kita Terhadap Cao-Cao.”
Stempel Itu Segera Diukir Dan Dikirimkan.
Segera Setelah Lu Bersaudara Menerima Stempel Itu, Mereka Segera Memberitahu Cao-Cao Yang
Tersenyum Dan Berkata, “Dia Menginginkan Dukungan Kalian Sehingga Mengirim Stempel Ini Sebagai
Tanda Jabatan. Aku Akan Mempertimbangkan Masalah Ini Segera Seelah Yuang Shang Dapat Diatasi.
Sementara Itu Kalian Boleh Menerima Stempel Ini Sampai Aku Memutuskan Apa Yang Akan Dilakukan.”
Segera Setelah Itu Cao-Cao Mulai Memikirkan Bagaimana Menghancurkan Yuan Tan.
Shen Pei Dan Tuannya Juga Memdiskusikan Masalah Ini. Yuan Shang Berkata, “Cao-Cao Mengerahkan
Kereta Berasnya Melalui Sungai Putih, Ini Berarti Mereka Akan Menyerang Ji Zhou. Apa Yang Harus Kita
Lakukan ?”
Shen Pei Menjawab, “Kirim Surat Kepada Yin Kai, Komandan Di Wuan, Mintalah Dia Agar Berkemah Dia
Mao Cheng Untuk Mengamankan Jalan Menuju Shang Dang Dan Perintahkan Ju Gu Anak Dari Ju Shou
Untuk Menjaga Han Dan Sebagai Dukungan Terhadap Posisi Pasukan Dilapangan. Lalu Kau Boleh
Pdf By Kang Zusi
Bergerak Ke Ping Yuan Dan Menyerang Yuan Tan. Setelah Dia Dihancurkan Maka Cao-Cao Adalah
Berikutnya.”
Rencana Ini Tampak Sangat Baik. Yuan Shang Meninggalkan Shen Pei Dan Chen Lin Untuk Menjaga Ye
Jun, Dia Juga Menunjuk Komandan Ma Yan Dan Zhang Zi Sebagai Pemimpin Dipasukan Depan Dan
Segera Mengerahkan Pasukannya Ke Ping Yuan. Ketika Yuan Tan Mendengar Bahwa Pasukan Yuan Shang
Mendekat, Dia Segera Mengirim Pesan Kepada Cao-Cao Yang Berkata Dalam Dirinya,”Aku Akan
Mendapatkan Ji Zhou Kali Ini.”
Pada Saat Yang Sama Xun You Datang Dari Ibu Kota. Ketika Dia Mendengar Yuan Shang Menyerang Yuan
Tan, Dia Menemui Cao-Cao Dan Berkata, “Kau Tuan, Diam Saja Disini, Apakah Kau Menunggu Petir Dari
Langit Untuk Menyambar Kedua Yuan Itu ?”
“Aku Telah Memikirkan Semua Hal Ini,” Kata Cao-Cao Dengan Tenang.
Dia Lalu Memerintahkan Cao Hong Untuk Pergi Menyerang Ye Jun, Sementara Dia Memimpin Pasukan
Lain Melawan Yin Kai Di Mao Cheng. Yin Kai Tidak Dapat Membuat Cukup Pertahanan Dan Segera
Terbunuh Oleh Xu Chu. Prajuritnya Berlarian Dan Beberapa Mengikuti Cao-Cao. Kemudian Cao-Cao
Memimpin Pasukannya Menyerang Han Dan Dan Ju Gu Keluar Untuk Menghadapinya. Zhang Liao Keluar
Dan Menghadapi Ju Gu, Dan Ketika Kedua Kuda Berjarak Lumayan Dekat, Zhang Liao Mengeluarkan
Busurnya Dan Memanah Ju Gu. Ju Gu Segera Terjatuh Dan Tewas. Cao-Cao Segera Membantai Pasukan Ju
Gu Dan Pasukannya Ju Gu Hancur.
Sekarang Cao-Cao Memimpin Pasukannya Menyerang Ye Jun. Cao Hong Yang Telah Tiba Sebelumnya
Telah Melakukan Pengepungan Seperti Biasanya. Pasukan Itu Mengelilingi Kota Dan Mulai Membawa
Tangga Untuk Menaiki Tembok Dan Juga Beberapa Dari Mereka Berusaha Menutup Parit-Parit Yang Ada
Disekeliling Benteng.
Didalam Kota Shen Pei Mengurusi Semua Masalah Pertahanan Dan Mengeluarkan Beberapa Perintah.
Komandan Gerbang Timur, Feng Li, Sedang Mabuk Dan Gagal Berjaga Saat Gilirannya Menjaga Dan
Untuk Itu Dia Dihukum Dengan Hukuman Cambuk. Feng Li Kesal Akan Hal Ini Dan Dia Menyelinap
Keluar Dari Kota, Dan Pergi Kepada Pasukan Pengepung Serta Memberitahukan Pada Mereka Bagaimana
Tempat Ini Dapat Diserang.
“Tanah Digerbang Mutiara Cukup Kuat Untuk Bisa Membuat Terowongan Dan Kita Bisa Masuk Dari
Sana.” Kata Pengkhianat Itu.
Lalu Feng Li Dengan 3 00 Prajurit Segera Menjalankan Rencana Ini Dimalam Hari. Setelah Feng Li
Meninggalkan Pasukan, Shen Pei Pergi Memeriksa Tembok Setiap Malam Untuk Melihat Bahwa Semua
Prajurit Bertugas Dengan Baik. Malam Itu Dia Melihat Semua Berjalan Seperti Biasanya Dan Juga Tidak
Ada Cahaya Diluar Sana Dan Semua Sungguh Sepi.
Lalu Dia Berkata Pada Dirinya, “Feng Li Pasti Berusaha Untuk Masuk Kedalam Kota Melalui Jalan Bawah
Tanah.”
Segera Dia Memerintahkan Pasukannya Untuk Membawa Batu Dan Menumpuknya Di Depang Gerbang
Mutiara. Lalu Pasukan Feng Li Yang Menggali Dibawah Sana Ketika Mereka Mengira Telah Berhasil
Membuat Terowongan, Ternyata Diatas Mereka Batuan Yang Berat Segera Berjatuhan Dan Mereka Semua
Terkubur Didalam Sana.
Cao-Cao Yang Gagal Dengan Rencana Ini Segera Memerintahkan Pasukannya Unutk Pergi Ke Atas Sungai
Han Dan Menunggu Yuan Shang Kembali Untuk Menyelamatkan Kotanya.
Yuan Shang Yang Mendengar Kabar Kekalahan Yin Kai Dan Ju Gu, Dan Pengepungan Kotanya, Segera
Berpikir Untuk Menyelamatkan Kotanya Itu.
Pdf By Kang Zusi
Salah Satu Komandannya Ma Yan Berkata, “Jalan Utama Sudah Pasti Telah Disiapkan Pasukan Penyergap
Oleh Cao-Cao. Kita Harus Mencari Jalan Lain. Kita Dapat Mengambil Jalan Setapak Dari Bukit Barat Dan
Melalui Sungai Fu Dimana Kita Dapat Menyerang Kemah Cao-Cao.”
Rencana Itu Diterima Dan Yuan Shang Segera Menggerakan Pasukan Utamanya, Ma Yan Dan Zhang Zi
Menjaga Di Barisan Belakang.
Mata-Mata Cao-Cao Segera Menemukan Pergerakan Ini Dan Mereka Melaporkan Padanya, Dia Berkata,
“Jika Yuan Shang Datang Melalui Jalan Utama, Aku Akan Menahannya, Tetapi Jika Dia Melewati Bukit
Barat Maka Aku Akan Menyelesaikannya Dalam Satu Pertempuran Saja. Dan Aku Pikir Dia Akan Memberi
Tanda Api Sebagai Singal Kepada Pasukan Didalam Kota Sehingga Mereka Akan Keluar Membantu. Aku
Akan Bersiap-Siap Untuk Menyerang Kedua Nya.”
Lalu Cao-Cao Membuat Persiapan. Sekarang Yuan Shang Melewati Sungai Fu Dan Bergerak Ketimur
Menuju Yang Ping Dan Dia Berkemah Disana. Ye Jun Hanya Berjarak Kurang Dari 10 Li (5 Km). Sungai
Fu Berada Disisi-Sisi Kemah. Dia Memerintahkan Agar Pasukannya Mencari Kayu Kering Dan Rumput
Kering Yang Akan Digunakannya Unutk Memberi Signal Pada Malam Hari. Dia Juga Mengirim Li Mu
Seorang Pegawai Sipil Yang Diperintahkannya Menyamar Sebagai Prajurit Cao-Cao Untuk Memberitahu
Shen Pei Mengenai Rencananya.
Li Mu Mencapai Tembok Kota Dengan Selamat Dan Dia Memanggil Keluar Penjaga Tembok. Shen Pei
Mengenali Suaranya Itu Dan Membiarkan Dia Masuk. Shen Pei Sekarang Mengetahui Rencana Yuan Shang
Untuk Menyelamatkan Kota Itu, Dan Dia Setuju Bahwa Tanda Api Akan Di Nyalakan Apabila Mereka
Akan Menyerang Bersama Pasukan Cao-Cao. Perintah Diberikan Untuk Mencari Baran2 Yang Mudah
Terbakar.
Lalu Kata Li Mu,” Karena Persediaan Makanmu Menipis, Akan Baik Jika Orang-Orang Tua, Prajurit
Terluka Serta Anak-Anak Dan Wanita Menyerah. Hal Ini Akan Membuat Mereka Terkejut Dan Kita Akan
Mengirim Pasukan Dibelakang Mereka.”Shen Pei Berjanji Melakukan Semua Hal Ini Dan Keesokan Harinya
Mereka Melambaikan Bendera Putih Dengan Tulisan “Rakyat Ji Zhou Menyerah!”.
“Hahahahha !!! Ini Berarti Mereka Tidak Memiliki Makanan Lagi.” Kata Cao-Cao, “Mereka Akan Mengirim
Orang-Orang Yang Tidak Bisa Bertempur Untuk Menghindari Memberi Makan Mereka. Dan PrajuritPrajurit Akan Berada Diantara Mereka Yang Dikirim Keluar.”
Cao-Cao Memerintahkan Zhang Liao Dan Xu Huang Meyiapkan Pasukan Penyergap Sebanyak 3 000
Prajurit Yang Ditaruh Di Kedua Sisi Didekat Tembok. Kemudian Gerabng Terbuka Dan Keluarlah OrangOrang Dari Dalam Kota, Kebanyakan Orang Tua Dan Anak-Anak Kecil. Mereka Semua Membawa Bendera
Putih. Segera Setelah Orang-Orang Itu Keluar, Prajurit Mengikuti Mereka Dengan Berlari.
Lalu Cao-Cao Menunjukan Bendera Merah Dan Pasukan Penyergap Dipimpin Oleh Zhang Liao Dan Xu
Huang Segera Membantai Pasukan Yang Dikirim Keluar Itu. Pasukan Itu Mencoba Untuk Kembali Dan
Cao-Cao Memerintahkan Serangan Langsung. Pengejaran Terjadi Sampai Kejembatan Gantung, Tetapi
Disana Pasukan Cao-Cao Dihujan Oleh Panah Sehingga Tidak Mampu Mendekat. Cao-Cao Terkena Panah
Dihelmnya Yang Langsung Membuatnya Kaget Dan Terjatuh. Para Jendralnya Segera Membawa Pergi Dia
Dan Menarik Mundur Pasukan.
Segera Setelah Cao-Cao Berganti Baju Dan Menaiki Kuda Baru, Dia Segera Mengerahkan Pasukannya
Untuk Menyerang Kemah Yuan Shang. Yuan Shang Segera Memimpin Pertahanan. Serangan Datang Dari
Berbagai Arah. Pasukan Bertahan Tidak Terkoordinasi Dengan Baik Dan Segera Dikalahkan. Yuan Shang
Memimpin Pasukannya Kembali Ke Bukit Barat Dan Membuat Kemah. Disana Dia Segera Mengirim Pesan
Pada Ma Yan Dan Zhang Zi Unutk Membawa Pasukan Pendukung. Dia Tidak Mengetahui Bahwa Cao-Cao
Telah Mengirimkan Lu Kuang Dan Lu Xiang Unutk Membujuk Kedua Orang Itu Menyerah Dan Mereka
Telah Mengikuti Cao-Cao Sekarang Yang Memberi Mereka Gelar Bangsawan.
Pdf By Kang Zusi
Sebelum Menyerang Bukit Barat, Cao-Cao Mengirim Lu Xiang, Lu Kuang, Ma Yan Dan Zhang Zi Untuk
Merebut Sumber Persediaan Pasukan Yuan Shang.
Yuan Shang Yang Menyadari Bahwa Dia Tidak Bisa Mempertahankan Bukit Itu Segera Pergi Ke Lan Kou
Malam Harinya. Sebelum Dia Dapat Berkemah, Dia Melihat Banyak Cahaya Disekitar Dia Dan Segera
Pertempuranpun Berlangsung. Dia Harus Melawan Musuh Dengan Pasukannya Yang Belum Siap Dan
Bahkan Kuda-Kudanya Belum Bersadel. Pasukannya Kalah Dan Dia Mundur Sejauh 3 0 Li(15 Km)
Pada Waktu Itu Pasukanya Terlalu Lelah Untuk Menunjukan Perlawanan Dan Karena Tidak Ada Jalan Lain,
Dia Mengirim Pelindung Kekaisaran Wilayah Yu Zhou, Yin Ku Pergi Kekemah Cao-Cao Untuk
Menanyakan Masalah Penyerahan Dirinya.
Cao-Cao Berpura-Pura Untuk Setuju, Tetapi Malam Itu Dia Mengirim Zhang Liao Dan Xu Huang Untuk
Menyerang Kemah Yuan Shang. Lalu Dia Melarikan Diri Dan Meninggalkan Segalanya, Stempel, Emlem,
Baran2 Pribadi. Yuan Shang Pergi Ke Gunung Zhong Shan (Shan Disini Artinya Gunung.)
Lalu Cao-Cao Datang Untuk Menyerang Kota Ji Zhou Dan Untuk Membantu Hal Ini, Xun You
Mengusulkan Membanjiri Kota Dgn Mengubah Aliran Sungai Zhang. Cao-Cao Setuju Dengan Rencana Ini
Dan Segera Mengirim Pasukan Untuk Mengali Parit-Parit Agar Air Sungai Menuju Kota. Kira-Kira Jauhnya
Sungai Dari Kota Adalah 3 5 Li (17,5 Km).
Shen Pei Meilhat Para Penggali Itu Dari Tembok Kota Dan Mengetahui Bahwa Mereka Hanya Membuat
Parit-Parit Yang Dangkal.
Dia Berkata Pada Dirinya Sendiri, “Apa Gunanya Parit-Parit Seperti Itu Untuk Membanjiri Kota Dari Sungai
Yang Dalam ?”
Jadi Dia Tidak Membuat Suatu Rencana Khusus Untuk Menahah Air Yang Akan Datang.
Tetapi Segera Setelah Malam Hari, Cao-Cao Menambah Jumlah Penggali Menjadi 10 X Lipat Dan Pada
Pagi Harinya Parit Itu Sudah Lebih Dalam 2 0 Chi(Sekitar 6,5 M) Dan Air Mengalir Dengan Arus Yang
Deras Menerjang Kota Itu Dan Membanjiri Kota Itu Setinggi 3 0 Cm. Hal Ini Menambah Susah Penduduk
Yang Sudah Kekurangan Bahan Makanan Itu.
Xin Pi Sekarang Menunjukan Stempel Dan Pakaian Dari Yuan Shang Yang Digantungkannya Dengan
Tombak, Dia Memerintahkan Agar Orang Didalam Ktoa Segera Menyerah. Hal Ini Membuat Marah Shen
Pei Dan Dia Segera Membalas Penghinaan Ini Dengan Membunuh Semua Keluarga Xin Yang Ada Didalam
Kota. 80 Orang Totalnya Seluruhnya, Dan Kepala Mereka Dilemparkan Kebawah Tembok. Xin Pi Langsung
Sangat Bersedih Dan Menangis.
Keponakan Shen Pei, Shen Rong Adalah Salah Satu Penjaga Pintu Gerbang Dan Merupakan Sahabat Baik
Xin Pi Dan Pembunuhan Keluarga Xin Pi Sangat Membuatnya Gelisah. Dia Menulis Surat Rahasia Yang
Menawarkan Untuk Membuka Gerbang Kota. Dia Mengirimkan Surat Itu Dengan Memanahkannya Kearah
Pasukan Cao-Cao. Prajurit Menemukan Surat Itu Dan Memberikannya Pada Xin Pi Dan Kemudian Pada
Cao-Cao.
Cao-Cao Mengeluarkan Perintah Bahwa Keluarga Yuan Tidak Boleh Dibunuh Apabila Kota Telah
Didapatkan Dan Tidak Ada Satu Orangpun Yang Menyerah Akan Disakiti.
Keesokan Harinya Prajuritnya Memasuki Kota Dari Gerbang Barat Yang Dibuka Oleh Shen Rong. Xin Pi
Adalah Yang Pertama Memasukinya Dengan Menaiki Kuda Dan Kemudian Pasukannya Mengikuti.
Ketika Shen Pei Yang Sedang Berada Ditenggara Kota Melihat Musuh Telah Masuk Kedalam Kota, Dia
Segera Memimpin Sejumlah Pasukan Berkuda Dan Menjerang Mereka. Dia Segera Bertemu Dan Tertangkap
Oleh Xu Huang Yang Segera Mengikatnya Dan Memimpinya Keluar Kota.
Pdf By Kang Zusi
Didalam Perjalanan Mereka Bertemu Xin Pi Yang Sangat Marah Atas Pembunuhan Besar-Besaran Atas
Keluarganya Dan Kemudian Dia Memukul Shen Pei Dikepalanya Dengan Cambuknya Dan Berteriak,
“Pembunuh Haus Darah !!! Kau Akan Segera Menemui Ajalmu !”
Shen Pei Membalas, “Pengkhianat ! Aku Sangat Menyesal Tidak Membunuhmu Sebelumnya !”
Ketika Cao-Cao Menemui Tawanannya Itu, Cao-Cao Berkata, “Apakah Kau Tahu Siapa Yang Membukakan
Gerbang Untukku ?”
“Tidak,Aku Tidak Mengetahuinya !”
“Itu Adalah Keponakanmu, Shen Rong Yang Membuka Gerbang.” Kata Cao-Cao.
“Dia Selalu Tidak Mempunyai Prinsip, Dan Itulah Karena nya Dia Melakukan Ini !” Kata Shen Pei.
“Beberapa Hari Yang Lalu Ketika Aku Mendekati Kota, Mengapa Kau Menembakan Panah Begitu Keras
Kepadaku ?”
“Aku Menyesal Terlalu Sedikit Aku Menembakannya.”
“Sebagai Seorang Pengikut Yang Setia Untuk Keluarga Yuan, Kau Tidak Mempunyai Pilihan Lain Lagi.
Sekarang Apakah Kau Mau Mengikutiku ?”
“Tidak Akan Pernah, Aku Tidak Akan Pernah Menyerah !!!”
Xin Pi Segera Bersujud Dihadapan Cao-Cao Dengan Menangis Dan Berkata, “80 Orang Keluargaku
Dibunuh Oleh Penjahat Ini, Aku Harap Tuan Perdana Menteri Mau Membalaskan Dendamku Dengan
Membunuh Orang Ini. “
“Semasa Hidup Aku Telah Melayani Keluarga Yuan.” Kata Shen Pei, “Mati Dan Aku Akan Menjadi Hantu
Mereka ! Aku Bukan Hanya Pelayan Yang Tidak Tahu Balas Budi Seperti Kau, Bunuh Saja Aku !”
Cao-Cao Memberi Perintah Dan Mereka Segera Membawanya Keluar Untuk Dipenggal.
Ditempat Eksekusi Dia Berkata Pada Algojonya, “Tuanku Ada Diutara, Aku Harap Kau Tidak Membuat
Mukaku Menghadap Selatan.”
Lalu Shen Pei Berlutut Menghadap Utara Dan Dia Menyerahkan Nyawanya Ditangan Algojo Itu. Dia
Dipenggal Dan Meninggal Diusia 3 8 Tahun.
Cao-Cao Menghormati Karakter Shen Pei Segera Memerintahkan Agar Mayatnya Dimakamkan Di Utara
Kota.
Kemudian Cao-Cao Memasuki Kota Ye Jun Dan Ketika Dia Masuk, Dia Melihat Algojo Membawa
Tawanan Yang Ternyata Chen Lin.
“Kau Menulis Manifesto Untuk Yuan Shao. Jika Saja Kau Menulis Kekesalanmu Hanya Ditujukan Padaku
Maka Aku Tidak Akan Menghiraukannya. Tetapi Kenapa Kau Juga Mempermalukan Leluhurku ?” Tanya
Cao-Cao.
“Ketika Panah Dilepaskan Maka Dia Haruslah Melesat.” Jawab Chen Lin.
Orang-Orang Disekitar Cao-Cao Memohon Agar Cao-Cao Segera Menghukum Mati Dia, Tetapi Cao-Cao
Mengampuni Dia Karena Kejeniusannya Dan Memberinya Jabatan Sipil.
Pdf By Kang Zusi
Anak Tertua Cao-Cao Bernama Cao Pi. Pada Saat Pengambil Alihan Kota Dia Berusia 18 Tahun. Ketika Dia
Dilahirkan Sebuah Sinar Berwarna Hitam Keunguan Berada Diatas Rumah Mereka Untuk Seharian Penuh.
Seseorang Yang Mengerti Artinya Berkata Secara Diam-Diam Kepada Cao-Cao Bahwa Sinar Itu
Menyimbolkan Kasta Seorang Kaisar Dan Akan Ada Yang Mendapatkan Kehormatan Melebihi Yang Dapat
Dikatakan.
Pada Umur 8 Tahun Cao Pi Sudah Dapat Menulis Puisi Dengan Baik, Dan Dia Sangat Senang Membaca
Buku-Buku Sejarah. Sekarang Dia Jg Mempelajari Semua Seni Dan Tekhnik Militer Dan Sangat Menyukai
Berlatih Pedang. Dia Telah Pergi Bersama Ayahnya Dalam Ekspedisi Ke Ji Zhou. Ketika Ye Jun Jatuh, Dia
Memimpin Sekelompok Pasukan Kedalam Kediaman Keluarga Yuan, Dan Ketika Dia Tiba Disana Dia
Langsung Masuk Dengan Pedang Ditangan. Ketika Tiba-Tiba Datang Seorang Komandan Menemui Dia Dan
Berkata Bahwa Atas Perintah Perdana Menteri Tidak Ada Yang Diijinkan Masuk, Dia Memerintahkan
Mereka Untuk Pergi. Para Pengawal Itu Tidak Dapat Melawan Dan Dia Masuk Kedalam Ruangan2 Dirumah
Itu, Dan Ketika Itu Dia Melihat 2 Orang Wanita Yang Sedang Menangis Bersana. Dia Maju Untuk
Membunuh Mereka Berdua .
Akhir Hidup Guo Jia, Rencana Menyatukan Utara.
Seperti Yang Telah Diceritakan Cao Pi Dengan Membawa Senjata Masuk Kedalam Kediaman Keluarga
Yuan Dan Dia Melihat Ada 2 Wanita Sedang Menangis Serta Akan Dia Bunuh. Tp Tiba-Tiba Dia Berhenti
Dan Bertanya, “Siapakah Kalian ?”
“Aku Adalah Janda Dari Yuan Shao, Lady Liu,” Kata Wanita Yang Lebih Tua, “Dan Ini Adalah Istri Dari
Yuan Xi, Anak Ke 2 Yuan Shao. Dia Berasal Dari Keluarga Zhen. Ketika Yuan Xi Dikirim Ke You Zhou,
Keluarganya Tidak Mau Putrinya Pergi Jauh Dari Rumah Sehingga Akhirnya Dia Ditinggal Di Sini.”
Cao Pi Segera Menarik Lady Zhen Kearah Dia Dan Memandangnya Baik2. Rambut Wanita Itu Acak2an,
Wajahnya Kotor Dan Air Mata Terus Membasahi Mukanya, Dengan Kain Dari Bajunya, Cao Pi Menyeka
Air Mata Dan Membersihkan Muka Wanita Itu, Dia Melihat Seorang Wanita Dengan Kecantikan Luar
Biasa, Dengan Mata Yang Menampakan Sinar Seperti Giok, Dan Kulit Yang Halus Dan Lembut Seperti
Bunga Yang Baru Mekar, Benar-Benar Seorang Wanita Cantik Yang Dapat Menghancurkan Sebuah
Kerajaan.
“Aku Adalah Anak Perdana Menteri,” Kata Dia Kepada Para Wanita Itu, “Aku Akan Menjamin
Keselamatanmu, Jadi Kau Tidak Perlu Takut Apapun.”
Lalu Dia Memasukan Pedangnya Kembali Kedalam Tempatnya Dan Duduk Di Dalam Ruang Tamu.
Segera Ketika Cao-Cao Memasuki Gerbang Kota Ye Jun Yang Baru Dikuasainya, Xu You Mengendarai
Kuda Dengan Cepat Dan Menemui Dia Serta Menunjuk Pada Gerbang Dan Berkata, “Tuan Perdana Menteri,
Kau Tidak Akan Berada Disini Jika Bukan Karena Rencanaku !”
Cao-Cao Tertawa, Tetapi Jenderal-Jenderal Yang Lainnya Merasa Sangat Kesal.
Ketika Cao-Cao Mencapai Kediaman Yuan Shao, Dia Berhenti Di Depan Gerbangnya Dan Bertanya,
“Apakah Ada Yang Telah Masuk ?”
Penjaga Gerbang Berkata, “Anakmu Telah Berada Didalam.”
Cao-Cao Segera Memanggilnya Keluar Dan Memarahinya, Tetapi Istri Dari Yuan Shao Berkata, “Jika
Bukan Karena Anakmu Maka Kami Tidak Akan Selamat. Aku Berkeinginan Untuk Menyerahkan
Kepadamu Seorang Wanita, Dari Keluarga Zhen Sebagai Pelayan Bagi Putramu.”
Cao-Cao Memerintahkan Mereka Untuk Membawa Keluar Wania Itu Dan Dia Segera Bersujud Dihadapan
Cao-Cao. Setelah Melihat Wanita Itu Dengan Baik, Dia Berkata, ” Seorang Istri Yang Tepat Untuk Anakku

Dan Dia Segera Memeritnahkan Cao Pi Untuk Memperistri Lady Zhen.
Setelah Menguasai Ji Zhou, Cao-Cao Mengadakan Upacara Mengunjungi Makam Keluarga Yuan Diaman
Dia Memberi Sesajen Kepada Makam Yuan Shao. Dia Bersujud Dan Bersedih Sekali.
Berbalik Kepada Jendralnya, Dia Berkata, “Beberapa Tahun Yang Lalu Ketika Yuan Shao Dak Aku Berkerja
Sama Didalam Masalah Militer, Dia Bertanya Padaku Dan Berkata, ‘Jika Kekacauan Ini Tidak Berakhir, Apa
Yang Harus Kita Lakukan ?’ Dan Aku Bertanya Balik Apa Yang Dia Pikirkan. Dia Berkata, ‘Aku Akan
Menguasai Utara Dan Selatan Sungai Kuning, Di Daerah Utara Akan Ku Jaga Yan Dan Dai Serta Akan
Kumasukan Gurun Gobi Kedalam Kekuasaanku. Lalu Ke Selatan Akan Kucoba Satukan Kekaisaran Dan
Apakah Kau Pikir Aku Akan Berhasil ?’ Aku Menjawab, ‘Jika Aku, Aku Akan Bergantung Pada
Kebijaksanaan Dan Kekuatan Yang Diinstruksikan Oleh Para Pelajar Dan Orang Bijak, Maka Semua Hal
Akan Mungkin.’ Kata-Kata Ini Sepertinya Baru Terucap Kemarin Saja Dan Sekarang Dia Telah Tiada.
Memikirkan Hal Ini Aku Tidak Bisa Menahan Air Mataku.”
Para Jendral Dan Bawahannya Sangat Simpatik Dengan Kata-Kata Ini. Cao-Cao Memperlakukan Janda
Yuan Shao Dengan Baik, Memberi Dia Emas Dan Sutra Serta Makanan Bagi Keperluannya.
Dia Juga Mengeluarkan Perintah Agar Pajak Di Utara Sungai Kuning Tidak Akan Ditarik Selama 1 Tahun
Mengingat Penderitaan Rakyat Sangat Besar Selama Masa Berperang Ini. Dia Juga Mengirimkam Berita
Kepada Istana Dan Kaisar Bahwa Dia Sekarang Menjadi Pelindung Kekaisaran Wilayah Ji Zhou.
Suatu Hari Xu Chu Sedang Berkuda Di Gerbang Timur Dan Bertemu Xu You, Yang Segera Memanggilnya,
“Apakah Kalian Akan Berkuda Disini Jika Bukan Karena Aku ?”
Xu Chu Menjawab, “Kami, Yang Selamat Dan Yang Tewas, Menaruk Hidup Kami Didalam Perang
Berdarah-Darah Untuk Mendapatkan Kota Ini, Jadi Janagan Kau Sombongkan Jasamu Itu !”
“Kau Benar-Benar Bodoh, Percuma Aku Berbicara Padamu,” Kata Xu You.
Xu Chu Langsung Marah Dan Mengeluarkan Pedangnya Dan Mengejar Xu You. Lalu Akhirnya Dia
Berhasil Membunuh Xu You Dan Memenggal Kepalanya Dan Pergi Menemui Cao-Cao Untuk Mengatakan
Alasannya.
Kata Cao-Cao, “Dia Dan Aku Adalah Teman Lama Dan Kami Biasa Bergurau Satu Sama Lain. Kenapa Kau
Membunuh Dia ?”
Cao-Cao Menyalahkan Xu Chu Dan Memberinya Hukuman Cambuk. Dan Dia Juga Memerintahkan Xu You
Dimakamkan Dengan Hormat.
Cao-Cao Menanyakan Apakan Ada Orang Bijak Dan Memiliki Reputasi Yang Hidup Didaerah Ini. Dia
Diberitahu, “Komandan Cui Yan Dari Dong Wu Yang Telah Memberi Banyak Saran Pada Yuan Shao.
Tetapi Karena Saran-Sarannya Tidak Pernah Didengar, Dia Segera Mengundurkan Diri Dan Menetap
Dirumahnya Saja.”
Cao-Cao Segera Mengirim Orang Untuk Mencari Orang Ini, Setelah Bertemu Dia Segera Memberi Jabatan
Dan Berkata Padanya, “Menurut Catatan Sebelumnya, Disini Ada 3 00.000 Kepala Keluarga Sehingga
Daerah Ini Dapat Disebut Daerah Besar.”
Cui Yan Menjawab, “Kekaisaran Sedang Kacau Dan Negara Terpecah. Keluarga Yuan Saling Berperang
Sendiri, Dan Rakyat Telah Kehabisan Napas. Tetapi Tuan, Kau Tidak Segera Mencari Tahu Mengenai
Keadaan Disini Dan Bagaimana Mengatasi Penderitaan Rakyat, Tetapi Yang Pertama Kau Lakukan Adalah
Menghitung Kemungkinan Pajak. Dapatkah Kau Mengharapkan Dukungan Rakyat Jika Kau Memiliki
Pemikiran Seperti Itu ?”
Pdf By Kang Zusi
Cao-Cao Menerima Saran Itu, Dia Segera Mengubah Kebijakan, Berterima Kasih Pada Cui Yan Dan
Memperlakukan Dia Dengan Baik.
Segera Setelah Masalah Di Ji Zhou Dibereskan, Cao-Cao Segera Mengirim Mata-Mata Untuk Mencari Tahu
Keberadaan Yuan Tan. Dia Mendengar Yuan Tan Menjarah Gan Ling, An Ping, Bo Hai Dan He Jian. Lebih
Lagi, Pengintai Membawa Berita Bahwa Yuan Shang Telah Lari Ke Zhong Shan Dan Yuan Tan Memimpin
Ekspedisi Melawan Dia, Tetapi Yuan Shang Tidak Mau Melawan. Dia Telah Pergi Kepada Kakaknya Yuan
Xi Di You Zhou. Yuan Tan, Setelah Berhasil Mengumpulkan Pasukan Yuan Shang Yang Kabur, Sedang
Akan Berusaha Menyerang Ji Zhou.
Segera Cao-Cao Memerintahkan Dia Untuk Datang. Tetapi Yuan Tan Menolak Untuk Datang Dan Cao-Cao
Mengirim Surat Untuk Membatalkan Pernikahan Antara Yuan Tan Dan Putrinya. Segera Cao-Cao
Memimpin Ekspedisi Melawan Yuan Tan Dan Segera Ke Ping Yuan Diamana Yuan Tan Mengirim Pesan
Kepada Liu Biao Meminta Bantuan. Liu Biao Memanggil Liu Bei Untuk Berkonsultasi Mengenai Masalah
Ini.
Liu Bei Berkata, “Cao-Cao Sangat Kuat Sekarang Dan Dia Telah Menguasai Ji Zhou, Dan Yuan Tan Tidak
Akan Dapat Bertahan Lama. Tidak Ada Hal Yang Bisa Didapat Dengan Membantu Yuan Tan Dan Malah
Mungkin Itu Akan Memberikan Cao-Cao Kesempatan Untuk Menyerang Tempat Ini. Saranku Adalah Lebih
Baik Kita Tetap Menjaga Pasukan Kita Dalam Keadaan Siap Dan Mengusahakan Membuat Pertahanan Yang
Lebih Kuat Lagi.”
“Aku Setuju, Tetapi Apa Yang Harus Kita Katakan ?” Tanya Liu Biao.
“Tulislah Surat Kepada Kedua Anak Yuan Shao Itu Dan Kau Bertindak Seolah-Olah Sebagai Juru Damai.”
Akhirnya Liu Biao Menulis Surat Pada Kedua Saudara Yuan Itu.
Dari Surat Ini Yuan Tan Melihat Bahwa Liu Biao Tidak Memiliki Niat Untuk Membantunya Dan Merasa
Dia Sendiri Tidak Akan Sanggup Melawan Cao-Cao. Dia Segera Meninggalkan Ping Yuan Dan Pergi Ke
Nan Pi, Segera Cao-Cao Mengejar Dia.
Cuaca Sangat Dingin Dan Sungai2 Membeku, Sehingga Kapal Yang Berisi Beras Tidak Dapat Bergerak,
Cao-Cao Memerintahkan Penduduk Setempat Untuk Menghancurkan Es Dan Menarik Kapal. Ketika
Penduduk Mendengar Perintah Ini Mereka Mereka Kabur Dan Lari. Cao-Cao Marah Dan Akan Menangkap
Serta Memenggal Mereka. Ketika Mereka Mendengar Hal Ini, Mereka Segera Pergi Kekemahnya Dan
Menyerahkan Kepala Mereka Untuk Dipenggal.
“Jika Aku Tidak Membunuhmu, Perintahku Tidak Akan Dipatuhi,” Kata Cao-Cao, “Tetapi Jika Aku
Memenggalmu, Aku Tidak Akan Dapat Menanggung Akibatnya. Lebih Baik Cepatlah Kailan Pergi Kebukit
Sehingga Prajuritku Tidak Akan Menangkap Kalian.”
Para Penduduk Itu Segera Meninggalkan Tempat Itu Dengan Menangis.
Lalu Yuan Tan Keluar Dan Membawa Pasukannya Untuk Menyerang Cao-Cao. Ketika Kedua Pasukan
Telah Menyiapkan Formasinya, Cao-Cao Segera Berkuda Kedepan.
Menunjuk Pada Musuhnya Itu, Cao-Cao Berkata, “Aku Mempelakukanmu Dengan Baik. Mengapa Sekarang
Kau Berbalik Menyerangku ?”
Yuan Tan Menjawab, “Kau Telah Menyerang Tanahku, Merampas Kota-Kotaku Dan Membatalkan
Pernikahanku. Dan Sekarang Kau Masih Berani Bilang Aku Yang Menyerangmu !”
Cao-Cao Memerintahkan Xu Huang Untuk Keluar Dan Menantang Duel. Yuan Tan Memerintahkan Peng
An Untuk Menjawab Tantangan Itu. Setelah Beberapa Jurus Akhirnya Peng An Tewas Dan Yuan Tan
Pdf By Kang Zusi
Akhirnya Kalah Dan Melarikan Diri Ke Nan Pi Dimana Disana Dia Dikepung Tentara Cao-Cao. Yuan Tan
Yang Panik Segera Mengirim Xin Ping Pada Cao-Cao Untuk Mengatur Penyerahan Diri.
“Dia Bukanlah Apa-Apa Hanya Seorang Anak Kecil Dengan Pikiran Kekanak-Kanakanya, “Kata Cao-Cao.
“Dia Tidak Akan Punya Pikiran Sama Lagi Setelah 2 Hari Dan Aku Tidak Dapat Memegang Kata-Katanya.
Sekarang Adikmu Xin Pi Telah Berkerja Padaku Dan Memiliki Jabatan Penting, Kau Lebih Baik Tetap
Disini Juga.”
“Tuan Perdana Menteri, Kau Salah,” Kata Xin Ping, “Dikatakan Bahwa Kehormatan Seorang Tuan Adalah
Kejayaan Seorang Pelayan Dan Kesedihan Seorang Tuan Adalah Aib Bagi Pelayannya. Bagaimana Aku
Dapat Memalingkan Mukaku Dari Keluarga Yang Telah Lama Kulayani ?”
Cao-Cao Merasa Dia Tidak Dapat Membujuknya Dan Mengirimnya Pulang. Xin Ping Kembali Dan Berkata
Pada Yuan Tan Bahwa Penyerahan Dirinya Tidak Dapat Di Rundingkan.
Yuan Tan Kemudian Marah Padanya Dan Berkata,”Adikmu Telah Mengikuti Cao-Cao Dan Kau Juga Ingin
Mengkhianatiku !”
Mendengar Perkataan Ini, Kemarahan Terjadi Didalam Diri Xin Ping Sehinga Dia Akhirnya Pingsan Dan
Muntah Darah. Mereka Segera Membawanya Keluar, Tetapi Dia Mengalami Luka Dalam Dan Sudah Sangat
Parah. Segera Xin Ping Akhirnya Meninggal. Yuan Tan Menyesal Tetapi Sekarang Sudah Terlambat.
Lalu Guo Tu Berkata, “Besok Kita Akan Keluar Untuk Bertempur, Kita Akan Membawa Rakyat Keluar
Didepan Pasukan Kita Sebagai Tameng, Dan Kita Harus Menang !”
Malamnya Mereka Mengumpulkan Rakyat Biasa Dan Memaksa Mereka Untuk Membawa Pedang Dan
Tombak. Pada Pagi Harinya Mereka Membuka Ke 4 Gerbang Dan Kelompok Besar Dengan Berteriak
Keluar Dari Setiap Gerbang Itu. Rakyat Biasa Yang Membawa Senjata Keluar Terlebih Dahulu Dan Prajurit
Dibelakang Mereka. Mereka Bergerak Kearah Pasukan Cao-Cao Dan Pertempuran Terjadi Sampai Tengah
Hari. Tetapi Pertempuran Ini Kurang Menghasilkan, Walaupun Mayat-Mayat Sudah Bergeletakan DimanaMana.
Melihat Keberhasilan Belum Tercapai, Cao-Cao Segera Keluar Bersama Pasukannya Ke Sebuah Bukit
Didekat Situ Dan Dia Membunyikan Genderang Untuk Memerintahkan Pasukannya Menyerang. Para
Jendral Dan Pasukannya, Melihat Bahwa Cao-Cao Sendiri Turun Ke Medan Perang Segera Berusaha
Semaksimal Mungkin Untuk Membuat Jasa. Dan Pasukan Yuan Tan Akhirnya Dapat Dikalahkan. Banyak
Dari Penduduk Yang Dipaksa Kemedan Perang Tewas Ataupun Terluka.
Cao Hong Yang Menunjukan Keberaniannya Segera Menerjang Pasukan Musuh Dan Menemui Yuan Tan.
Kedua Nya Saling Berduel, Mereka Menebas Dan Membacok Satu Sama Lainnya. Akhirnya Karena Lengah
Yuan Tan Pun Tewas, Usianya Saat Itu Baru 34 Tahun.
Guo Tu Yang Melihat Bahwa Pasukannya Sudah Kacau, Dia Segera Melarikan Diri Ke Nan Pi. Yue Jing
Yang Melihat Ini Segera Memerintahkan Pasukannya Memanah Guo Tu. Akhirnya Guo Tu Jatuh Dari
Kudanya Dan Mati. Dibadannya Menancap Ratusan Anak Panah Yang Tidak Terhitung Lagi. Disepanjang
Jalan, Mayat-Mayat Bergelimpangan Tidak Terhitung Jumlahnya.
Kota Nan Pi Jatuh Ketangan Cao-Cao. Dia Masuk Dan Segera Mengendalikan Keadaan. Lalu Tiba-Tiba
Muncul Pasukan Baru Yang Dipimpin Jiao Chu Dan Zhang Neng, Kedua Nya Adalah Anak Buat Yuan Xi.
Cao-Cao Segera Memimpin Pasukan Keluar Dan Melawan Mereka, Tetapi Ternyata Kedua Komandan Itu
Langsung Turun Dari Kudanya Dan Menyerah. Mereka Di Berikan Imbalan Dan Gelar Bangsawan.
Lalu Zhang Yan, Pemimpin Dari Perampok Bukit Hitam, Datang Bersama 100.000 Pasukan Menyerah Pada
Cao-Cao. Dia Segera Diangkat Menjadi Jendral Dengan Titel Jendral Yang Mendamaikan Utara (Bei Ping
Jiang Jun).
Pdf By Kang Zusi
Dengan Perintah Cao-Cao, Kepala Yuan Tan Dipamerkan Dan Hukuman Mati Dikeluarkan Bagi Siapa Saja
Yang Bersedih Atas Dirinya. Walaupun Begitu Ada Seseorang Yang Berpakaian Duka Dan Dia Ditahan
Serta Dibawa Ke Cao-Cao Karena Menangis Dibawah Kepala Itu Di Gerbang Utara. Dia Berkata Dia
Adalah Wang Xiu Dan Merupakan Pejabat Di Qing Zhou. Dia Telah Dikelurkan Karena Dia Memprotes
Yuan Tan. Tetapi Ketika Dia Mendengar Berita Kematian Yuan Tan, Dia Datang Untuk Berduka Bagi
Tuannya Itu.
“Apakah Kau Mengetahui Perintahku ?” Tanya Cao-Cao.
“Aku Tahu.”
“Tetapi Kau Tetap Tidak Takut ?”
“Ketika Seseorang Telah Menerima Kebaikan Ketika Dia Hidup, Maka Akan Salah Jika Dia Tidak Berduka
Ketika Orang Yang Memberinya Kebaikan Itu Telah Mati. Bagaimana Seseorang Dapat Menghadapi Dunia
Jika Melupakan Tugas Karena Takut ? Jika Aku Dapat Memakamkan Tuanku, Aku Tidak Takut Akan
Kematian.”
Cao-Cao Berkata, “Dan Banyak Orang Seperti Dia Diutara Ini. Sungguh Sayang Bahwa Keluarga Yuan
Tidak Dapat Menggunakan Mereka Dengan Baik. Jika Mereka Menggunakan Orang-Orang Seperti Ini
Dengan Baik. Aku Tidak Akan Pernah Berani Untuk Menatap Daerah Ini.”
Wang Xiu Tidak Dihukum Mati. Jasad Yuan Tan Dikuburkan Dengan Baik Dan Wang Xiu Diberikan
Jabatan Atas Kesetiaanya Itu.
Dengan Jabatan Barunya, Wang Xiu Dimintai Nasehat Mengenai Cara Terbaik Mengalahkan Yuan Shang,
Yang Lari Kepada Kakak Kedua Nya. Tetapi Wang Xiu Tetap Diam Dan Karena Itu Cao-Cao Semakin
Kagum Pada Konsistensinya.
“Dia Sungguh-Sungguh Setia !” Kata Cao-Cao.
Lalu Dia Bertanya Pada Guo Jia Yang Menyarankan Dia, “Berikan Jenderal-Jenderal Bekas Yuan Xi
Pasukan Dan Mintalah Mereka Menyerang You Zhou.”
Segera Jiao Chu Dan Zhang Neng Diberikan Pasukan Dan Juga Didukung Oleh Pasukan Yang Dipimpin Lu
Xiang ,Lu Kuang, Ma Yan Dan Zhang Zi Untuk Meminta Yuan Xi Dan Yuan Shang Menyerah. Lalu Ke 6
Jendral Itu Menyerang Yu Zhou Melalui 3 Rute. Pasukan Lain Dipimpin Oleh Li Dian, Yue Jing Dan Zhang
Yun Menyerang Gao Gan Di Bing Zhou.
Yuan Xi Dan Yuan Shang Yang Mendengar Pasukan Cao-Cao Mendekat Kemari Merasa Bahwa Mereka
Tidak Akan Dapat Bertahan. Karena Itu Mereka Segera Meninggalkan You Zhou Dan Segera Pergi Menuju
Liaoxi Dimana Mereka Meminta Perlindungan Dari Suku Wuhuan Di Perbatasan.
Wuhuan Chu, Pelindung Kekaisaran Wilayah You Zhou Tidak Mau Menantang Kekuatan Pasukan Cao-Cao.
Jadi Dia Memanggil Bawahannya Untuk Bersumpah Membantunya.
Wuhuan Chu Berkata, “Aku Mengerti Bahwa Cao-Cao Adalah Manusia Terkuat Saat Ini Dan Aku Akan
Mendukung Dia Dan Siapa Yang Tidak Ikut Denganku Akan Kuhukum Mati.”
Masing-Masing Dari Mereka Segera Mengecapkan Bibir Nya Dengan Darah Dari Binatang Kurban Dan
Bersumpah, Sampai Hal Itu Tiba Pada Han Heng.
Dia Segera Menaruh Pedangnya Ke Tanah Dan Berkata, “Aku Telah Menerima Banyak Kebaikan Dari
Keluarga Yuan. Sekarang Tuanku Telah Musnah. Kekuatanku Tidak Cukup Kuat Unutk Menolong Dia Dan
Pdf By Kang Zusi
Keberanianku Tidak Cukup Untuk Membuatku Mati Demi Dia. Aku Telah Gagal Dalam Tugasku Tetapi
Aku Menolak Untuk Melakukan Pengkhianatan Dan Bersekutu Dengan Cao-Cao.”
Kata-Kata Itu Membuat Yang Lainnya Menjadi Pucat.
Kepala Suku Itu Berkata, “Untuk Melakuakn Suat Hal Besar, Maka Harus Ada Suatu Prinsip. Tetapi Sukses
Tidak Selalu Bergantung Pada Dukungan Universal Dan Karena Han Dang Digerakan Oleh Perasaan Balas
Budi Semacan Itu Maka Biarkan Dia Mengikuti Apa Kata Hatinya.”
Lalu Wuhuan Chu Segera Memerintahkan Han Heng Keluar Dari Ruang Rapat. Wuhuan Chu Lalu Keluar
Kota Dan Menemui Pasukan Cao-Cao Untuk Menyerah. Dia Segera Menerima Pangkat Jendral Dan Tital
Jendral Yang Menjaga Utara
Lalu Pengintai Datang Melaporkan, “Jendral Li Dian, Yue Jing Dan Zhang Yan Telah Mengerahkan
Pasukannya Ke Bing Zhou Tetapi Gao Gan Telah Merebut Celah Huguan Dan Tidak Dapat Dikalahkan.”
Lalu Cao-Cao Segera Pergi Kesana. Pasukan Yang Bertahan Masih Mempertahankan Posisinya, Cao-Cao
Menanyakan Penasehatnya Untuk Sebuah Rencana. Xun You Mengusulkan Untuk Mengirim Sekelompok
Prajurit Untuk Berpura-Pura Sebagai Desertir. Cao-Cao Setuju Dan Memanggil Lu Kuang Dan Lu Xiang,
Yang Kepada Mereka Dia Membisikan Sebuah Rencana. Mereka Segera Pergi Dengan Pasukannya.
Segera Mereka Mendekati Celah Dan Memanggil Penjaga Keluar, “Kami Adalah Jendral Yang Pernah
Berkerja Dibawah Yuan Shao Dan Terpaksa Menyerah Pada Cao-Cao. Kami Menemukan Bahwa Dia Salah
Dan Tidak Memperlakukan Kami Dengan Baik Sehingga Kami Kembali Dan Ingin Membantu Tuan Kami
Yang Dahulu. Jadi Cepatlah Bukakan Gerbang Untuk Kami.”
Gao Gan Curiga Tetapi Dia Membiarkan Kedua Jendral Itu Mendekat Dan Ketika Mereka Telah Membuka
Baju Zirah Mereka Dan Meninggalkan Kuda Mereka. Mereka Diijikan Masuk.
Dan Mereka Berkata Pada Gao Gan, “Pasukan Cao-Cao Tidak Mengenal Daerah Ini Dan Belum Siap. Kau
Harus Segera Menyerang Kemah Mereka Malam Ini. Jika Kau Setuju Kami Akan Memimpin Penyerangan.”
Gao Gan Memutuskan Untuk Percaya Pada Mereka Dan Bersiap Menyerang, Dia Memberikan Kedua
Jendral Itu 10.000 Prajurit. Tetapi Ketika Dia Mendekati Kemah Cao-Cao, Suara Teriakan Terdengar
Dibelakang Mereka Dan Gao Gan Menemukan Dirinya Telah Terjebak. Gao Gan Segera Berusaha Kembali
Ke Bentengnya Di Celah Huangfu Tetapi Menemukan Bahwa Tempat Itu Telah Dikuasai Li Dian Dan Yue
Jing. Gao Gan Segera Berusaha Pergi Ke Tempat Kepala Suku Xiongnu. Cao-Cao Memberi Perintah Untuk
Mempertahankan Celah Huangfu Dan Mengirim Pasukan Mengejar.
Ketika Gao Gan Sampai Di Perbatasan Xiongnu, Dia Bertemu Ce Xian, Khan Dari Suku-Suku Utara.
Gao Gan Segera Turun Dari Kuda Dan Memberi Hormat Sambil Bersujud Seraya Berkata, “Cao-Cao Sudah
Menguasai Dan Mengabil Semua Wilayah Diperbatasan Dan Berikutnya Adalah Giliranmu. Aku Harap Kau
Dan Aku Dapat Bersama Melawan Dia Demi Ketenangan Dan Keamanan Wilyah Utara.”
Ce Xian Menjawab, “Aku Tidak Memiliki Permusuhan Dengan Cao-Cao. Kenapa Sekarang Dia Akan
Menyerang Tanahku ? Apakah Kau Bermaksud Mengadu Domba Aku Dengan Dia ?”
Dia Akhirnya Mengirim Gao Gan Pergi. Dan Karena Sudah Tidak Ada Jalan, Gao Gan Memutuskan
Bergabung Dengan Liu Biao Dan Pergi Ke Selatan Sampai Dia Tiba Di Shang Lu Dimana Dia Dijadikan
Tahanan Oleh Gubernur Wang Yan Dan Dihukum Mati. Kepalanya Diserahkan Pada Cao-Cao Dan Wang
Yan Menerima Titel Kebangsawanan Untuk Jasanya Itu.
Dengan Begitu Bing Zhou Juga Telah Berhasil Dikuasai Sepenuhnya. Dan Kemudian Cao-Cao Mulai
Membicarakan Mengenai Menguasai Suku Wuhuan.
Pdf By Kang Zusi
Para Pejabat Dan Penasehat Banyak Yang Tidak Setuju Dan Menentang Cao-Cao Secara Terbuka Dengan
Memberikan Berbagai Alasan2. Mereka Semua Mengatakan Bahwa Ekspedisi Tidak Akan Berhasil.
Cao Hong Berbicara Atas Nama Pejabat Lainnya Dan Berkata, “Yuan Xi Dan Yuan Shang Sudah Hampir
Habis Dan Terlalu Lemah Untuk Ditakuti. Mereka Telah Kabur Jauh Sampai Ke Padang Pasir. Jika Kita
Mengejar Mereka Maka Ini Dapat Menyebabkan Liu Biao Mengambil Kesempatan Dan Menyerang Ibu
Kota. Jika Kita Tidak Dapat Menyelamatkan Ibu Kota Maka Bencana Besar Akan Menimpa Kita. Karena Itu
Aku Memohon Kepadamu Untuk Kembali Ke Xu Chang.”
Tetapi Guo Jia Memiliki Nasehat Yang Berbeda.
“Kau Salah,” Kata Dia, ” Orang Di Padang Gurun Itu Tidak Akan Siap Menghadapi Kita. Karena Itu Aku
Bilang Kita Harus Menyerang Mereka Dan Kita Akan Menguasai Mereka. Lagipula Yuan Shao Sangat Baik
Kepada Suku-Suku Itu Dan Anak-Anaknya Telah Lebih Baik Lagi Kepada Mereka. Mereka Harus
Dihancurkan Segera. Dan Masalah Liu Biao, Dia Tidak Lebih Dari Sekedar Kabar Burung Saja Yang Kita
Tidak Perlu Khawatirkan. Dan Liu Bei Tidak Pantas Untuk Tanggung Jawab Besar Dan Tidak Akan
Mencari Masalah. Kau Bisa Meninggalkan Ibu Kota Dengan Aman Dan Mengerahkan Pasukanmu Selama
Yang Kau Butuhkan. Tidak Akan Terjadi Apapun.”
“Kau Berbicara Baik Sekali, Guo Jia,” Kata Cao-Cao.
Cao-Cao Segera Mengerahkan Pasukannya, Sampai Tiba Dipinggir Padang Gurun, Dengan Membawa
Banyak Kereta Perbekalan. Kemudian Ekspedisi Itu Harus Melintasi Gurun Gobi. Ombak Pasir Yang
Berwarna Kuning Bergelombang Didepan Mereka Dan Mereka Hanya Melihat Pasir Dimana Mata
Memandang. Angin Terasa Kencang Sekali Menerpa Mereka, Pasir2 Panas Menhujam Badan Mereka.
Perjalanan Menjadi Semakin Sulit, Cao-Cao Mulai Berpikir Untuk Kembali Dan Berbicara Kepada Guo Jia
Yang Telah Mengusulkan Perjalanan Ini.
Guo Jia Secara Cepat Telah Menjadi Korban Dari Keadaan Alam Ini, Pada Saat Itu Dia Sedang Berbaring Di
Kereta Kudanya Dengan Keadaan Sangat Sakit.
Air Mata Cao-Cao Segera Berjatuhan Dan Berkata ,”Sahabatku, Kau Telah Menderita Akibat Ambisiku
Untuk Menguasai Gurun Gobi. Aku Merasa Sangat Bersalah Sehingga Kau Jatuh Sakit Begini.”
“Kau Selalu Baik Padaku,” Kata Guo Jia, “Dan Aku Tidak Pernah Akan Dapat Membayar Hutang2ku
Padamu.”
“Daerah Ini Terlalu Buas Untuk Kita Kuasai, Dan Aku Berpikir Untuk Kembali, Apa Menurut Pendapatmu
?”
Guo Jia Berkata, “Sukses Dari Ekspedisi Ini Bergantung Pada Ketidaksiapan Musuh. Untuk Menyerang
Tiba-Tiba Daerah Yang Jauh Dengan Pasukan Yang Membawa Persediaan Yang Berat Akan Sangat Sulit.
Untuk Memastikan Keberhasilan Kau Membutuhkan Pasukan Yang Ringan Dan Jalan Yang Baik Untuk
Segera Menyerang Sebelum Musuh Bersiap. Sekrang Kau Harus Mencari Seorang Pemandu Jalan Yang
Mengentahui Daerah Ini Dengan Baik.”
Lalu Penasehat Yang Sakit Itu Ditinggalkan Di Ye Zhou Untuk Perawatan Dan Mereka Mencari Dari Para
Penduduk Setempat Untuk Beberapa Orang Yang Dapat Menunjukan Jalan. Tian Chou, Salah Satu Jendral
Yuan Shao, Mengetahui Daerah Ini Dengan Baik Dan Cao-Cao Memanggil Dia Dan Menanyainya.
Tian Chou Berkata, “Antara Musim Gugur Dan Panas Rute Ini Tergenang Air, Daerah Yang Dangkal Terlalu
Sulit Dilalui Kendaraan Beroda. Daerah Yang Dalam Terlalu Dangkal Unutk Dilalui Kapal. Daerah Ini
Terlalu Sulit. Lebih Baik Aku Kembali Dan Di Lulong Kau Dapat Melewati Baitan Untuk Pergi Kepadang
Gurun. Lalu Dari Sana Pergi Ke Liu Cheng Untuk Menghancurkam Pasukan Musuh Sebelum Mereka Siap.
Satu Serangan Tiba-Tiba Akan Menyelesaikan Raja Mao Dun.”
Pdf By Kang Zusi
Unutk Informasi Berharga Ini Tian Chou Diber Titel Jendral Yang Menentramkan Utara Dan Dia Diangkat
Menjadi Pemimpin Didepan. Dia Bersama Zhang Liao Memimpin Didepan Sementara Cao-Cao Memimpin
Dibelakang. Mereka Segera Berangkat.
Tian Chou Memimpin Zhang Liao Melewati Bukit Serigala Putih, Dimana Mereka Berjumpa Dengan Yuan
Xi, Yuan Shang Dan Raja Mao Dun Serta 10.000 Prajurit Berkuda. Zhang Liao Segera Memacu Kudnya
Untuk Memberitahukan Pada Tuannya Dan Cao-Cao Segera Berkuda Kebarisan Depan Untuk Melihat
Musuhnya. Dia Melihat Pasukan Kavaleri Yang Besar Tanpa Formasi Pasukan Sedang Bergerak.
Kata Dia, “Mereka Tidak Memakai Formasi. Kita Dapat Dengan Mudah Menghancurkan Mereka.”
Dia Segera Memerintahkan Zhang Liao Dengan Xu Chu Dan Yu Jin Serta Xu Huang Menyerang Dari 4
Arah. Akibat Hal Ini Pasukan Musuh Menjadi Kacau. Zhang Liao Dalam Kekacauan Itu Segera Menerjang
Dan Membunuh Raja Mao Dun Dan Jendral Lainnya Menyerah. Yuan Xi Dan Yuan Shang Dengan
Beberapa Ribu Prajurit Berkuda Yang Tersisa Segera Pergi Ke Timur Menuju Liao Dong.
Cao-Cao Lalu Memimpin Pasukannya Ke Liu Cheng. Untuk Jasa-Jasanya, Tian Chou Diberikan Gelar
Bangsawan Dari Liucheng Dan Komandan Untuk Daerah Itu.
Tetapi Tian Chou Menolaknya Dan Berkata, “Aku Hanya Seorang Pelarian Dan Buronan. Ini Suatu
Keberuntungan Buatku Kau Mengampuni Nyawaku Dan Bagaimana Mungkin Aku Menerima Pangkat Dan
Jabatan Untuk Mengkhianati Lulong ? Aku Lebih Baik Mati Daripada Menerima Penghargaan Ini !”
Cao-Cao Mengerti Alasan Tian Chou Dan Memberikan Jabatan Kepada Dia Sebagai Penasehat Istana Untuk
Wilayah Ini. Cao-Cao Lalu Menentramkam Kepala Suku-Suku Xiongnu, Dia Segera Mengumpulkan Banyak
Kuda Dan Kembali Ke Markasnya.
Sekrang Adalah Musim Salju, Dingin Dan Kering. Unutk 150 Li(75 Km) Tidak Ada Satu Airpun Dapat
Ditemukan Dan Beras Sudah Menipis. Pasukan Harus Meminum Darah Kuda Dan Memakan Dagingnya.
Setelah Kuda-Kuda Habis, Mereka Harus Menggali Tanah Sedalam 400 Chi (1 2 0 M) Untuk Mencari Air
Dan Memakan Akar Tumbuhan Atau Apapun Yang Dapat Ditemukan.
Ketika Cao-Cao Sampai Ke Ye Zhou Dia Memanggil Semua Yang Pernah Memprotesnya Ketika Dia Akan
Berangkat Ke Utara.
Semua Dari Mereka Segera Ketakutan Dan Langsung Bersujud Ketika Bertemu Dengan Cao-Cao Dan
Berkata, “Maafkan Kami Tuan, Kami Memang Bersalah Dan Layak Dihukum Mati.”
Tetapi Cao-Cao Berkata, “Aku Mengambil Resiko Dengan Pergi Begitu Jauhnya, Dan Hanya Karena
Keberuntungan Sajalah Aku Berhasil. Dengan Bantuan Langit Aku Dapat Memperoleh Kemenangan. Aku
Tidak Selalu Mengikuti Kata Kalian, Tetapi Tetap Saja Mereka Adalah Kata-Kata Yang Akan Membuatku
Selamat Dan Oleh Karena Itu Aku Memberi Kalian Imbalan Untuk Menunjukan Penghargaanku Atas
Nasihatnya Dan Aku Harap Setelah Itu Tidak Ada Lagi Yang Takut Untuk Mengutarakan Pikirannya
Walaupun Berbeda Dengan Keinginanku.”
Semua Penasehat Yang Bersujud Disitu Segera Berterima Kasih Dan Sejak Saat Itu Semua Orang Leluasa
Mengeluarkan Pendapatnya Dan Hal Ini Memperkuat Kedudukan Cao-Cao Dan Membuat Cao-Cao Menjadi
Terkenal Keseluruh Pelosok Negeri.
Penasehat Guo Jia Tidak Dapat Melihat Tuannya Kembali. Peti Matinya Ditempatkan Dia Tengah2 Ruang
Utama Dan Cao-Cao Segera Pergi Kesana Untuk Berdoa Baginya.
Cao-Cao Berduka Dan Berkaa, “Langit Telah Menghukumku, Guo Jia Telah Tiada Sekarang !”
Lalu Dia Berbalik Pada Para Pejabatnya Dan Berkata, “Kalian Tuan-Tuan, Berumur Kurang Lebih Sama
Denganku, Tetapi Dia Masih Terlalu Muda Untuk Mati. Aku Masih Membutuhkan Dia Untuk Generasi
Pdf By Kang Zusi
Yang Akan Datang Dan Dengan Sangat Kusesalkan Dia Telah Diambil Dari Padaku. Hati Dan Pikiranku
Sekrang Ditutupi Oleh Kesedihan Yang Mendalam.”
Pelayan Dari Guo Jia Kemudian Datang Dan Membawa Wasiat Terakhirnya, Yang Dikatakan Ditulis Sendiri
Oleh Guo Jia Pada Saat2 Terakhirnya, Dan Dia Berpesan Pada Mereka, “Jika Perdana Menteri Mengikuti
Saran-Saran Yang Kuberikan Didalam Surat Ini Maka Liao Dong Akan Dapat Direbut Dan Diamankan.”
Cao-Cao Segera Membuka Surat Itu Dan Membacanya, Dia Mengangguk-Anggukan Kepalanya Dan
Menarik Napas Dalam-Dalam. Tetapi Tidak Ada Orang Yang Tahu Apa Tertulis Didalamnya.
Segera Sesudahnya, Xiahou Dun Didepan Para Pejabat Lainnya Segera Mengeluarkan Petisi Dan Berkata,
“Untuk Beberapa Waktu Gubernur Liao Dong, Gong Sun Kang Telah Mengumpulkan Tentara Dan Dia
Telah Membiarkan Kedua Yuan Itu Bersembunyi Ditempatnya. Kami Berpikir Bahwa Sekarang Adalah Saat
Yang Tepat Untuk Menyerangnya Sebelum Dia Menyerang Kita.”
“Aku Tidak Perlu Merepotkanmu, Jendralku.” Kata Cao-Cao Sambil Tersenyum.”Tunggulah Beberapa Hari
Dan Kau Akan Melihat Kepala Kedua Musuh Kita Dikirim Kesini.”
Mereka Tidak Dapat Mempercayai Hal Itu.
Dan Seperti Telah Dibicarakan, Yuan Xi Dan Yuan Shang Melarikan Diri Ke Timur Menuju Liao Dong.
Gubernur Liao Dong Adalah Anak Dari Gongsun Du, Seorang Jendral Han. Gong Sun Kang Berasal Dari
Xiang Ping, Ketika Dia Mendengar Yuan Xi Dan Yuan Shang Sedang Dalam Perjalanan Kedaerahnya. Dia
Segera Memanggil Bawahannya Untuk Membuat Rencana.
Didalam Pertemuan Itu Gongsun Gong Berdiri Dan Berkata, “Ketika Yuan Shao Hidup Dia Selalu Berusaha
Membuat Daerah Kita Ini Menjadi Bagian Dari Daerahnya. Sekarang Anak-Anaknya, Tidak Memiliki
Rumah Dan Dengan Pasukan Yang Seadanya Saja Tanpa Pemimpin Sedang Datang Kemari. Bagiku Ini
Seperti Burung Merpati Mencuri Sarang Elang. Jika Kita Memberikan Tempat Bagi Mereka, Mereka Pasti
Akan Mencoba Menghancurkan Kita Dari Dalam. Aku Sarankan Membiarkan Mereka Masuk Kedalam Kota
Lalu Kita Bunuh, Setelah Itu Kepala Mereka Akan Kita Hadiahkan Pada Cao-Cao Yang Pasti Akan
Membalas Jasa Kita.”
Kata Gubernur Gongsun Kang,”Aku Mempunyai Satu Ketakutan, Yaitu Cao-Cao Akan Datang Menyerang
Kita. Jika Begitu Lebih Baik Kita Menolong Yuan Dan Melawan Dia.”
“Jika Begitu Kau Bisa Mengirimkan Mata-Mata Terlebih Dahulu Unutk Memastikan Paakah Cao-Cao
Mempersiapkan Pasukan Untuk Menyerang Kita. Jika Ya Maka Kita Akan Selamatkan Kedua Yuan Itu, Jika
Tidak Maka Lebih Baik Kau Mengikuti Saranku.”
Lalu Rencana Itu Dijalankan Dan Mereka Menunggu Sampai Mata-Mata Membawa Kabar.
Sementara Itu Yuan Xi Dan Yuan Shang Sampai Di Liao Dong Dan Mereka Berkata, “Liao Dong Memiliki
Pasukan Yang Besar Dan Cukup Kuat Untuk Mengalahkan Cao-Cao. Kita Akan Segera Kesana Dan
Menyerah Sampai Kita Dapat Membunuh Gubernurnya Dan Mengambil Daerah Itu Menjadi Milik Kita.
Lalu Setelah Kita Cukup Kuat, Kita Akan Menyerang Cao-Cao Dan Mengambil Kembali Daerah Kita.”
Dengan Niat Ini Mereka Pergi Kedalam Kota. Mereka Diterima Dan Ditempatkan Di Kediaman Yang
Diperuntukan Bagi Tamu. Tetapi Ketika Mereka Meminta Bertemu Gongsun Kang, Mereka Selalu Ditolak
Dengan Berbagai Alasan.
Tetapi Tidak Terlalu Lama, Mata-Mata Kembali Dan Menyatakan Bahwa Pasukan Cao-Cao Tidak Bergerak
Dan Tidak Menunjukan Tanda-Tanda Akan Menyerang.
Pdf By Kang Zusi
Lalu Gongsun Kang Segera Memanggil Yuan Xi Dan Yuang Shang Kehadapannya. Tetapi Sebelum Mereka
Datang Dia Telah Menyembunyikan Prajurit Berpedang Dan Berkampak Di Ruangan Itu. Ketika Tamunya
Datang Dan Mengucapkan Selamat. Gong Sun Kang Langsung Mempersilahkan Mereka Duduk.
Sekarng Musim Sangat Dingin Dan Kursi Dimana Kami Duduk Ini Tidak Memiliki Pelindung, Lalu Yuan
Shang Berkata, “Bolehkah Kami Meminta Bantal ?”
Tuan Rumah Berkata, “Ketika Kepalamu Sudah Tidak Berada Dilehermu Lagi, Apakah Kau Masih
Memerlukan Bantal ?”
Belum Yuan Shang Dapat Mengatasi Rasa Takutnya, Gongsun Kang Langsung Berteriak, “Kenapa Kalian
Belum Memulainya Juga ?”
Pada Saat Ini Segera Keluar Para Pembunuh Yang Telah Disembunyikan Td Dan Segera Kedua Kepala
Yuan Itu Jatuh Kelantai Sementara Badannya Masih Terduduk Dikursi. Kedua Kepala Itu Dimasukan Dalam
Kotak Kayu Dan Dikirmkan Pada Cao-Cao Di Ye Zhou.
Selama Ini Cao-Cao Telah Sabar Menunggu. Dan Para Jenderal-Jenderalnya Sudah Tidak Sabar Lagi Dan
Segera Mengeluarkan Permohonan Lagi Dan Berkata, “Mari Kita Bergerak Keibu Kota Dan Mengalahkan
Liu Biao Jika Kita Tidak Mau Menyerang Ke Timur.”
Cao-Cao Berkata, “Aku Menunggu Kepala Musuh Kita. Kita Akan Segera Pergi Begitu Kepala Itu Tiba.”
Didalam Hati Semua Bawahannya Tertawa. Tetapi Kemudian, Utusan Datang Dari Liao Dong Dan
Membawa Kepala Kedua Yuan Itu. Lalu Mereka Semua Terkejut.
Dan Segera Utusan Itu Memberikan Surat Dari Gongsun Kang, Cao-Cao Berkata, “Tepat Seperti Yang Guo
Jia Katakan !”
Dia Segera Memberikan Hadiah Bagi Utusan Itu Dan Gubernur Liaodong Diangkat Menjadi Bangsawan
Dari Xiangping Dan Jendral Pasukan Kiri. Ketika Pejabat Itu Bertanya Apa Yang Terjadi, Cao-Cao Berkata
Pada Mereka Bahwa Guo Jia Telah Mempehitungkan Hal Ini. Dia Membacakan Kepada Mereka, Surat
Terakhir Yang Diberikan Padanya.
Para Pejabat Dan Jendral Yang Lain Segera Terkejut Melihat Bahwa Betapa Sempurnya Kejadian Yang
Telah Diperhitungkan Guo Jia. Lalu Cao-Cao Dihadapan Seluruh Pejabat Dan Jendralnya Segera
Mengadakan Upacara Besar Untuk Menghormati Guo Jia. Dia Meninggal Diusia Ke 3 8 Tahun, Setelah 11
Tahun Mengabdi Kepada Cao-Cao Dan Negara.
Ketika Cao-Cao Tiba Di Ji Zhou, Dia Mengirim Peti Mati Guo Jia Ke Ibu Kota Xu Chang Untuk Segera
Dimakamkan.
Lalu Cheng Yu Dan Yang Lainnya Berkata, “Karena Utara Sekarang Telah Dikuasai, Sekarang Waktunya
Mengalahkan Selatan.”
Cao-Cao Sangat Senang Dan Berkata, “Hal Itu Telah Kupikirkan Sejak Lama.”
Malam Terakhir Di Ji Zhou, Cao-Cao Pergi Ke Sudut Sebelah Timur Dari Tembok Benteng Dan Beridir
Disana Memandangi Bintang. Dia Hanya Ditemani Xun You Seorang Diri.
Kemudian Cao-Cao Berkata, “Ada Bintang Terang Sekali Diarah Selatan Sana. Tampaknya Terlalu Kuat
Bagiku Untuk Melakukan Apapun Disana.”
“Apa Yang Dapat Mengalahkan Takdir Langit Yang Harus Kau Jalani ?” Kata Xun You.
Pdf By Kang Zusi
Tiba-Tiba Terlihat Suatu Sinar Emas Jatuh Dari Angkasa Menuju Bumi.
“Pasti Ada Sesuatu Disana ?” Kata Xun You.
Mereka Segera Turun Dari Tembok Kota Dan Memanggil Penjaga Dan Segera Memimpin Mereka Ketempat
Dimana Sinar Itu Berhenti. Kemudian Orang-Orang Disana Disuruh Menggali.
Melewati Jurang, Kuda Di Lu Membawa Tuannya.
Para Penggali Menemukan Sebuah Ornamen Burung Yang Terbuat Dari Perunggu. Melihat Hal Itu, Cao-Cao
Bertanya Pad Xun You Dan Berkata, “Apakah Artinya Ini ?”
“Kau Ingat Ketika Ibu Dari Kaisar Shun Memimpikan Seekor Burung Dari Giok Sebelum Kaisar Shun
Lahir, Jadi Aku Yakin Ini Adalah Suatu Pertanda Baik.” Kata Xun You.
Cao-Cao Sangat Senang Dan Dia Segera Memerintahkan Membangun Sebuah Menara Untuk Merayakan
Penemuan Ini Dan Dia Mulai Membangun Fondasi Dan Memotong Kayu, Serta Membakar Genteng Dan
Membuat Bata Untuk Membangun “Menara Burung Perunggu” Ditepi Sungai Zhang. Cao-Cao Telah
Menentukan Sebuah Tanggal Untuk Pembangunannya.
Anak Cao-Cao Yang Terkecil, Cao Zhi Berkata, “Jika Kau Membangun Sebuah Menara Yang Memiliki
Balkon, Kau Harus Menambahkan 2 Lagi, Satu Untuk Setiap Sisi. Menara Yang Ditengah Haruslah Yang
Tertinggi Dan Kita Sebut Menara Burung Perunggu. Sedangkan Menara Yang Disampingnya Kita Namakan
Menara Naga Giok Dan Menara Phoenix Emas. Lalu Kita Hubungkan Ke3 Menara Itu Dengan Jembatan
Angkasa Dan Hal Ini Akan Membuat Bangunan Ini Tampak Megah.”
“Anakku, Kata-Katamu Sangat Baik. Sedikit Demi Sedikit Gedung Ini Akan Selesai, Dan Aku Akan Dapat
Beristirahat Dihari Tuaku Disini.”
Cao-Cao Memiliki Lima Anak, Cao Zhi Ini Adalah Yang Termuda Dan Yang Terpintar, Karya2 Tulisannya
Sangat Bagus. Ayahnya Sangat Senang Dengan Dirinya Dan Melihat Bahwa Banyak Bakat Tersimpan
Didalam Dirinya. Cao-Cao Meninggalkan Dia Dengan Kakaknya, Cao Pi Di Yejun Untuk Mengawasi
Daerah Itu, Sementara Itu Dia Kembali Ke Xu Chang Dengan 500.000 Prajuritnya.
Ketika Dia Tiba Kembali, Dia Membagi-Bagikan Imbalan Kepada Pasukannya Dan Memberikan Gelar
Kebangsawanan Kepada Guo Jia Serta Mengangkat Guo Ye Anak Dari Guo Jia Menjadi Anak Angkatnya.
Kemudian Cao-Cao Mulai Merencanakan Mengurangi Kekuatan Liu Biao.
Xun You Berkata, “Pasukan Kita Baru Saja Kembali Dari Utara Dan Membutuhkan Istirahat. Tunggulah 1/ 2
Tahun Sehingga Prajurit Dapat Beristirahat, Setelah Itu Liu Biao Dan Sun Quan Akan Jatuh Segera.”
Kemudian Cao-Cao Menyetujui Rencana Ini. Dia Membagi-Bagikan Lahan Kepada Prajuritnya Untuk
Diurus Sehingga Meningkatkan Persediaan Pangan Dan Juga Memberikan Perkerjaan Bagi Prajuritnya Dan
Memperkaya Mereka.
Di Jing Zhou, Liu Biao Sangat Baik Pada Liu Bei Sejak Dia Datang Untuk Mencari Perlindungan. Suatu
Hari Disuatu Perjamuan, Datang Berita Bahwa 2 Jendral Yang Bernama Zhang Wu Dan Chen Sun Yang
Telah Menyerah, Tiba-Tiba Mulai Menjarah Rakyat Di Jiagn Xia. Hal Ini Adalah Bukti Mereka
Memberontak.
“Jika Mereka Memang Memberontak, Hal Ini Akan Menimbulkan Banyak Kekacauan.” Kata Liu Biao.
“Jangan Biarkan Hal Itu Menyusahkanmu, Aku Akan Pergi Dan Mengurus Masalah Ini.” Kata Liu Bei.
Pdf By Kang Zusi
Senang Dengan Usul Ini, Liu Biao Memberikan 3 0.000 Prajurit. Segera Pasukan Bergerak Sesuai Perintah.
Kemudian Pasukan Itu Berhadapan Dengan Pasukan Ke 2 Jendral Yang Memberontak. Liu Bei, Guan Yu,
Zhang Fei Dan Zhao Yun Segera Maju Kedepan Untuk Melihat Musuh Mereka.
Zhang Wu Mengendarai Sebuah Kuda Yang Sangat Indah, Dan Liu Bei Berkata, “Dia Mempunyai Kuda
Yang Bagus Sekali !”
Zhao Yun Yang Mendengar Hal Ini Segera Menyiapkan Tombaknya Dan Dia Menerjang Kedepan Menuju
Musuh Seorang Diri. Zhang Wu Segera Memacu Kudanya Untuk Berhadapan Dengannya, Ketika Mereka
Mendekat, Zhang Wu Segera Menebaskan Golok Besarnya, Zhao Yun Menahan Serangan Golok Itu Dengan
Ujung Tombaknya Dan Kemudian Mendorong Zhang Wu Jatuh, Setelah Jatuh Langsung Zhao Yun
Menancapkan Tombaknya Tepat Di Jantungnya. Maka Tewaslah Zhang Wu. Kemudian Dia Segera
Membawa Kuda Zhang Wu Kembali. Tetapi Ketika Zhao Yun Telah Berbalik, Tiba-Tiba Chen Sun Secara
Diam-Diam Mengejarnya Dari Belakang, Zhang Fei Segera Berteriak Keras Sekali Dan Memacu Kudanya
Menuju Kearah Chen Sun. Chen Sun Yang Tidak Siap Menahan Serangan Zhang Fei Segera Tewas
Diterjang Tombak Zhang Fei. Pasukan Kedua Jendral Itu Akhirnya Melarikan Diri Dan Liu Bei Segera
Menenangkan Keadaan Di Jiang Xia Dan Kembali Ke Jing Zhou.
Liu Biao Yang Senang Dengan Keberhasilan Liu Bei Ini, Segera Berkuda Untuk Menyambutnya Sampai Di
Perbatasan Jing Zhou. Mereka Memasuki Kota Dan Mengadakan Pesta Dan Perjamuan Besar Untuk
Merayakan Kemenangan Ini.
Didalam Perjamuan Ini Liu Biao Berkata, “Dengan Kepahlawanan Yang Saudaraku Telah Tunjukan, Jing
Zhou Mempunyai Seseorang Untuk Bergantung. Tetapi Sumber Kekhawatiranku Berada Di Perbatasan
Dengan Yue Dan Wu Serta Shu, Dimana Serangan Dapat Terjadi Sewaktu-Waktu. Zhang Lu Dari Shu Dan
Sun Quan Dari Yue Dan Wu Sangat Patut Ditakuti.”
“Aku Mempunyai 3 Jendral Gagah Berani,” Kata Liu Bei, “Mereka Cukup Pantas Untuk Mengemban Tugas
Yang Kau Berikan. Kirim Zhang Fei Untuk Menjaga Perbatasan Dengan Yue, Guan Yu Ke Kota Gu Zi
Untuk Melawan Zhang Lu Di Barat Dan Zhao Yon Ke “Lembah 3 Sungai” (San Xia) Untuk Melindungimu
Dari Sun Quan. Mengapa Kau Perlu Khawatir ?”
Rencana Itu Menenangkan Hati Liu Biao, Tetapi Cai Mao Tidak Menyetujui.
Lalu Dia Bercerita Pada Kakaknya Yang Merupakan Istri Liu Biao, “Liu Bei Menempatkan Pasukannya Di
Berbagai Tempat Strategis Diseluruh Daerah Ini. Ini Sangat Berbahaya Bagi Kita.”
Lady Cai Yang Dipengaruhi Adiknya Itu Segera Pergi Menemui Liu Biao Untuk Membujuknya Dengan
Berkata, “Banyak Tentara Di Jing Zhou Ini Sangat Menyukai Liu Bei. Kau Harus Berhati. Aku Berpikir
Sebaiknya Kau Tidak Membiarkan Liu Bei Tetap Didalam Kota Ini. Mengapa Tidak Mengirimnya Untuk
Suatu Tugas.”
“Liu Bei Adalah Orang Baik,” Jawab Liu Biao.
“Aku Berpikir Lain Darimu, “Kata Istrinya.
Liu Biao Tidak Berkata Apa-Apa Lagi. Suatu Hari Ketika Dia Pergi Keluar Kota Untuk Menemui Liu Bei,
Dia Melihat Liu Bei Mengendarai Sebuah Kuda Yang Tampan. Mereka Memberitahu Dia Bahwa Kuda Itu
Diambil Dari Zhang Wu Sipemberontak Yang Baru Dikalahkan Liu Bei. Dan Liu Biao Memuji Kuda Itu
Kepada Liu Bei. Liu Bei Mempersembahkan Kuda Itu Untuk Liu Biao Yang Sangat Senang Menerimanya
Dan Segera Menaiki Kuda Itu Kembali Kedalam Kota. Kuai Yue Melihat Kuda Tu Dan Bertanya Dari Mana
Asal Kuda Itu. Liu Biao Kemudian Mengatakan Bahwa Itu Adalah Hadiah Dari Liu Bei.
Kuai Yue Berkata, “Kakakku Yang Telah Meninggal Adalah Seorang Ahli Kuda Dan Aku Juga Mengerti
Banyak Mengenai Kuda. Kuda Ini Memiliki Tanda Air Mata Turun Dari Matanya Dan Juga Lambang Putih

Di Dahinya Kuda Ini Bernama “Tanda Sial” (Di Lu Ma) Dan Sangat Berbahaya Bagi Tuannya. Inilah Karena
nya Mengapa Zhang Wu Terbunuh, Aku Sarankan Kau Tidak Mengendarai Kuda Ini.”
Liu Biao Mulai Berpikir Dan Ragu Dengan Niat Liu Bei.
Segera Setelah Itu Dia Memanggil Liu Bei Dan Berkata, “Kau Sangat Baik Menghadiahkan Kuda Ini Dan
Aku Sangat Berterima Kasih. Tetapi Kau Mungkin Memerlukannya Untuk Ekspedisimu Nanti Dan Jika Kau
Tidak Keberatan, Aku Ingin Mengembalikannya Padamu.”
Liu Bei Segera Berdiri Dan Berterima Kasih.
Liu Biao Kemudian Melanjutkan, “Kau Telah Berada Disini Cukup Lama Dan Aku Takut Aku Telah
Menghambat Karirmu Sebagai Seorang Pendekar. Sekarang Xin Ye Di Xiangyang Bukanlah Kota Yang
Buruk. Maukah Kau Membawa Tentaramu Kesana Dan Menjaganya ?”
Liu Bei Langsung Menyetujui Tawaran Itu Dan Segera Bersiap, Dia Berpamitan Kepada Liu Biao Dan
Berangkat Keesokan Harinya. Kemudian Dia Langsung Pergi Dan Menetap Di Xin Ye.
Ketika Dia Meinggalkan Jing Zhou, Dia Melihat Di Gerbang Seorang Memberi Hormat Dan Berkata, “Kau
Harusnya Tidak Mengendarai Kuda Itu.”
Liu Bei Melihat Pria Itu Dan Mengenalinya Sebagai Salah Satu Sekertaris Liu Biao Bernama Yi Ji, Seorang
Yang Berasal Dari Daerah Shanyang. Lalu Liu Bei Segera Turun Dan Bertanya Mengapa.
Yi Ji Menjawab, “Kemarin Aku Mendengar Kuai Yue Mengatakan Pada Liu Biao Bawah Kuda Itu Adalah
Di Lu Ma Dan Membawa Bencana Bagi Pengendaranya. Inilah Mengapa Aku Memberitahumu. Aku Harap
Kau Tidak Mengendarainya Lagi.”
“Aku Sangat Berterima Kasih Atas Peringatanmu.” Jawab Liu Bei, “Tetapi Hidup Seseorang Diatur Oleh
Takdir Dan Apakah Yang Dapat Seekor Kuda Lakukan Dengan Hal Itu ?”
Yi Ji Akhirnya Tidak Dapat Berkata Apa-Apa Lagi Dan Setelah Itu Dia Selalu Berhubungan Dengan Liu Bei
Kapanpun Dia Bertemu.
Kedatangan Liu Bei Di Xin Ye Membuat Semua Penduduk Bersuka Cita Dan Seluruh Administrasi
Dibereskan Hari Itu Juga.
Pada Musim Semi Tahun Ke 1 2 Masa Jian An (Tahun 2 07 M). Istri Liu Bei, Lady Gan Melahirkan Seorang
Anak Yang Diberi Nama Liu Shan. Malam Ketika Dia Lahir Seekor Burung Bangau Bertengger Diatas
Langit2 Rumahnya Dan Berkokok Sebanyak 40 Kali Dan Lalu Terbang Kearah Barat.
Ketika Hari Melahirkan Tiba, Kabut Misterius Memenuhi Ruangannya. Lady Gan Pada Suatu Malam
Bermimpi Melihat Kelangit Dan Pada Konstelasi Ursa Major Dia Melihat Sinar Jatuh Dan Menuju Lehernya
Dan Kemudian Dia Tersadar.
Sementara Itu Cao-Cao Sedang Pergi Ke Utara Dalam Ekspedisinya Menghancurkan Yuan Shao. Liu Bei
Kemudian Bertemu Liu Biao Dan Berkata, “Mengapa Kau Tidak Mengambil Kesempatan Ini Untuk
Mengerahkan Pasukan Ke Ibu Kota ? “
“Aku Sudah Sangat Puas Dengan Wilayahku Sekarang,” Jawabnya, “Kenapa Aku Harus Mengingini Hal
Lainnya Lagi ?”
Liu Bei Tidak Berkata Apa-Apa Lagi. Liu Biao Kemudian Mengundang Dia Kedalam Kediaman Pribadinya
Untuk Minum-Minum. Ketika Mereka Sedang Berbicara Kemudian Liu Biao Menghela Napas.
Pdf By Kang Zusi
“Saudaraku, Kenapa Kau Menghela Napasmu ?” Tanya Liiu Bei.
“Aku Mempunyai Kesedihan Yang Sulit Untuk Kukatakan ” Kata Liu Biao.
Liu Bei Sedang Akan Menanyakan Mengapa Ketika Lady Cai Datang Dan Berdiri Di Balik Tirai, Liu Biao
Hanya Terdiam Ketika Itu. Tidak Lama Berselang, Liu Bei Memohon Pamit Dan Kembali Ke Xin Ye.
Musim Dingin Itu Cao-Cao Kembali Dari Liu Cheng Dan Liu Bei Menyesali Mengapa Liu Biao Tidak
Mengikuti Sarannya Untuk Segera Menyerang Ibu Kota.
Tanpa Disangkal, Utusan Datang Dari Jing Zhou Dan Meminta Liu Bei Untuk Pergi Kesana Menemui Liu
Biao. Lalu Dia Segera Berangkat Kembali Dengan Utusan Itu Ke Jing Zhou. Dia Diterima Sangat Baik Dan
Setelah Saling Mengucapkan Salam, Kedua Orang Itu Pergi Ke Ruangan Pribadi Dibelakang Untuk Makan
Malam.
Ketika Itu Liu Biao Berkata, “Cao-Cao Telah Kembali Dan Dia Menjadi Lebih Kuat Dari Sebelumnya. Aku
Takut Dia Bermaksud Merebut Daerah Ini. Aku Meminta Maaf Bahwa Aku Tidak Mengikuti Saranmu Itu
Dan Sekarang Aku Telah Kehilangan Kesempatan.”
“Pada Masa Kekacauan Ini, Berbagai Perlawanan Terjadi Disetiap Sisi Kekaisaran, Seseorang Tidak Dapat
Berkata Bahwa Tidak Akan Ada Lagi Kesempatan. Jika Kau Mengambil Kesempatan Yang Akan Muncul
Lagi, Maka Tidak Ada Lagi Yang Perlu Kau Sesalkan.”
“Apa Yang Kau Katakan Memang Benar, Saudaraku.” Balas Liu Biao.
Mereka Minum Hingga Liu Bei Memperhatikan Bahwa Liu Biao Sedang Menangis Dan Ketika Itu Dia
Bertanya Mengapa Liu Biao Menangis. Liu Biao Menjawab, “Ini Mengenai Kesedihan Yang Aku Katakan
Kepadamu Sebelumnya. Aku Berharap Dapat Memberitahumu Tetapi Tidak Ada Kesempatan Hari Itu.”
“Saudaraku, Ada Kesulitan Apakah Kau Ini Dan Bagimana Aku Dapat Membantumu ? Aku Siap Melakukan
Segalanya Untuku.”
“Istri Pertamaku Berasal Dari Keluarga Chen Dan Melahirkan Putraku Bernaam Liu Qi, Dia Adalah Putra
Sulungku. Dia Bertumbuh Dengan Penuh Kebajikan Dan Bijak Tetapi Badannya Terlalu Lemah Dan Tidak
Cocok Mengantikan Diriku. Kemudian Aku Mengambil Istri Dari Keluarga Cai Yang Melahirkan Putra
Untukku Bernama Liu Zong, Dia Cukup Pintar. Jika Aku Menyerahkan Kekuasaanku Pada Yang Muda Dan
Bukan Yang Tua Maka Aku Akan Melanggar Tata Krama Dan Kebiasaan. Tetapi Jika Aku Mengikutinya
Maka Kekacauan Kan Terjadi Karena Keluarga Cai Sangat Kuat Disini Dan Putraku Itu Lemah. Akibat
Kedua Hal Ini Aku Menjadi Bingung Dan Tidak Dapat Memutuskan Apapun.”
Liu Bei Berkata, “Pengalaman Membuktikan Bahwa Untuk Menyingkirkan Yang Lebih Tua Dan
Menyerahkan Kekuasaanmu Pada Yang Lebih Muda Hanya Akan Membuat Kekacauan. Jika Kau Takut
Dengan Kekuatan Dari Keluarga Cai, Kau Bisa Mengurangi Kekuatan Mereka Dengan Memberi Mereka
Jabatan Tinggi Tetapi Tidak Menguasai Militer. Tetapi Jangan Biarkan Perasaanmu Membuatmu
Mengangkat Yang Lebih Muda Menjadi Penggantimu, Hal Ini Akan Membuat Bencana.”
Liu Biao Diam Termenung. Tetapi Lady Cai Yang Curiga Kenapa Tuannya Itu Memanggil Liu Bei
Kemudian Diam-Diam Dia Mendengarkan Dari Balik Tirai. Dia Membenci Liu Bei Atas Apa Yang Telah
Dikatakannya.
Dilain Sisi Liu Bei Merasa Bahwa Dia Tidak Seharusnya Mencampuri Urusan Ini Dan Dia Segera Berdiri
Dan Berjalan Ke Sekeliling Ruangan. Segera Setelah Dia Melakukan Itu, Dia Termenung Dan Mengeluarkan
Air Mata Ketika Dia Memikirkan Masa Lalu. Ketika Dia Berbalik Dan Duduk, Liu Biao Melihat Dia
Mengeluarkan Air Mata Dan Mananyakan Apa Karena Kesedihannya.
Pdf By Kang Zusi
“Dimasa Lalu Aku Selalu Duduk Diatas Kudaku Dan Aku Menghabiskan Waktuku Di Medan Perang.
Sekarang Sudah Lama Sekali Sejak Aku Berkuda Dan Sekarang Aku Menjadi Tua. Hari Dan Bulan Berjalan
Cepat Sekali. Aku Telah Menyia-Nyiakan Hidupku. Sebentar Lagi Aku Akan Menjadi Tua Dan Aku Belum
Melakukan Apapun. Jadi Aku Bersedih.”
“Aku Mendengar Cerita Mengenai Ketika Kau Di Xuchang Di Taman Plum Bersama Cao-Cao Kau
Mendiskusikan Masalah Pahlawan. Kau Menyebutkan Beberapa Nama Kepada Dia Dan Dia Menolak
Semuanya. Akhirnya Dia Berkata Hanya Kau Dan Dia Adalah 2 Pahlawan Yang Berharga Untuk Disebutkan
Diseluruh Kekaisaran. Jika Dia Dengan Seluruh Kekuasaanya Tidak Berani Menempatkan Dirinya
Didepanmu, Aku Berpikir Kau Harus Bersedih Karena Tidak Menyelesaikan Apapun Dalam Hidupmu.”
Dengan Pujian Ini Dan Secangkir Arak, Perasaan Liu Bei Menjadi Lebih Baik.
Tuan Rumahnya Tidak Berkata Apa-Apa Lagi Dan Tamunya Merasa Dia Telah Salah Berbicara Segera
Berdiri Dan Segera Berpamitan Dengan Alasan Sudah Lelah Dan Ingin Beristirahat.
Walaupun Liu Biao Tetap Terdiam Ketika Dia Mendengar Kata-Kata Liu Bei, Tetapi Dia Menjadi Lebih
Merasa Tidak Tenang. Setelah Tamunya Itu Pergi, Dia Segera Kembali Kekamarnya Dimana Dia Bertemu
Dengan Istrinya.
Lady Cai Berkata, “Aku Kebetulan Berada Dibalik Tirai Dan Aku Mendengar Apa Yang Dikatakan Liu Bei.
Aku Merasa Liu Bei Akan Segera Mengambil Wilayahmu Jika Dia Dia Bisa. Dan Jika Kau Tidak
Menyingkirkannya Sekarang. Dia Akan Menyakitimu.”
Suaminya Tidak Menjawab Sepatah Katapun Dan Hanya Mengeleng-Gelengkan Kepalanya Saja.
Lalu Lady Cai Mencari Nasihat Dari Adiknya Cai Mao Yang Berkata, “Biarkan Aku Pergi Ke Rumah Tamu
Dan Aku Akan Membunuhnya Segera Dan Kita Dapat Melaporkan Apa Yang Kita Perbuat Nanti.”
Kakaknya Setuju Dan Dia Segera Keluar, Dan Pada Malam Itu Dia Memeritnahkan Seklompok Prajurit
Unutk Melaksanakan Pembunuhan Itu.
Sekarang Liu Bei Duduk Di Ruangannya Dan Hanya Termenung. Ketika Dia Sedang Bersiap Pergi Tidur.
Dia Terkejut Oleh Suara Ketukan Di Pintunya Dan Datanglah Yi Ji, Yang Mendengar Mengenai Rencana
Pembunuhan Liu Bei Dan Dia Segera Datang Dalam Gelap Untuk Memperingatkannya. Dia Menceritakan
Kejadian Mengenai Rencana Itu Dan Menyarankan Liu Bei Segera Lari.
“Aku Belum Berpamitan Pada Liu Biao, Bagaimana Aku Dapat Pergi ?” Kata Liu Bei.
“Jika Kau Pergi Untuk Berpamitan, Kau Akan Menjadi Korban Dari Rencana Busuk Cai Mai.” Kata Yi Ji.
Lalu Liu Bei Segera Pergi Dan Mengucapkan Selamat Tinggal Kepada Temannya Itu, Dia Segera
Memanggil Pengawalduanya Dan Mereka Semua Pergi Keluar Kota Dibawah Sinar Bulan Menuju Xin Ye.
Prajurit-Prajurit Cai Mao Tiba Di Rumah Tamu Dan Mereka Mencari Liu Bei Yang Ternyata Telah Pergi.
Karena Gagal, Cai Mao Khawatir Akan Dianggap Pengkhianat Karena Tindakannya Itu, Tetapi Dia Segera
Mengambil Kesempatan Ini Untuk Memutar Balik Fakta.
Lalu Dia Segera Pergi Menemui Liu Biao Dan Berkata, “Liu Bei Memiliki Niat Buruk, Yang Dapat Terlihat
Dari Pesan Yang Ditinggalkannya Didinding. Dan Kepergiannya Yang Mendadak Sangat Mencurigakan.”
Liu Biao Merasa Ragu, Tetapi Dia Pergi Kerumah Tamu Dan Didindingnya Tertulis Puisi Seperti Ini:
“Terlalu Lama Aku Bermimpi Kehidupan Ini,
Hanya Melihat Lukisan Jiwa Setiap Hari.
Pdf By Kang Zusi
Naga Tidak Mungkin Dapat Ditaruh Dikolam
Dia Harus Terbang Ke Laksana Petir Menuju Langit.”
Dengan Sangat Marah Membaca Apa Yang Dioa Lihat, Liu Biao Segera Mengeluarkan Pedang Dan
Membunuh Penulisnya. Tetapi Belum Dia Pergi Jauh, Kemarahannya Telah Mereda Dan Dia Berkata Pada
Dirinya, “Aku Telah Melihat Banyak Tentang Dia, Tetapi Aku Tidak Tahu Dia Bisa Menulis Puisi. Ini Pasti
Perkerjaan Orang Lain Yang Menginginkan Aku Dan Dia Saling Bertengkar.”
Berkata Begitu Dia Kembali Dan Segera Pedangnya Merusak Puisi Itu. Lalu Menaruh Pedangnya Dia Segera
Kembali Kerumah.
Sedikit Demi Sedikit Cai Mao Menghasut Dia Dan Berkata, “Pasukan Telah Menunggu Perintahmu Untuk
Pergi Ke Xin Ye Dan Menangkap Liu Bei.”
“Tidak Perlu Terburu-Buru” Jawabnya.
Cai Mao Melihat Keragu-Raguan Kakak Iparnya Ini Dan Lagi Dia Mencari Kakaknya.
Lady Cai Berkata, “Segera Akan Ada Pertemuan Akbar Di Xiang Yang Dan Kita Bisa Merencanakan
Sesuatu Hari Itu.”
Keseokan Harinya Cai Mao Menemui Liu Biao Dan Berkata, “Kita Telah Mendapatkan Panen Berlimpah
Tahun Ini. Aku Harap Kau Tuan Akan Menghadiri Festival Panen Raya Di Xiang Yang Dan Ini Akan
Memberi Semangat Pada Rakyat.”
“Aku Sedang Merasa Tidak Enak Badan Belakangan Ini, Aku Tidak Dapat Pergi.” Jawab Dia,” Tetapi Kedua
Anakku Dapat Mewakili Aku Dan Menerima Tamu.”
“Mereka Terlalu Muda.” Jawab Cai Mao, “Mereka Akan Membuat Kesalahan.”
“Lalu Pergilah Ke Xin Ye Dan Minta Liu Bei Untuk Menerima Tamu.” Kata Liu Biao.
Tidak Ada Yang Lebih Menyenangkan Cai Mai Karena Hal Ini Akan Membuat Liu Bei Dalam
Jangkauannya. Tanpa Membuat Waktu, Cai Mao Mengirim Utusan Untuk Meminta Liu Bei Datang Ke
Festival Di Xiang Yang.
Telah Diceritakan Sebelumnya Bahwa Liu Bei Kabur Menuju Xin Ye Untuk Menghindari Pembunuhan Atas
Dirinya. Dia Merasa Telah Menyinggung Perasaan Seseorang Akibat Kata-Katanya Tetapi Dia Tetap Diam
Dan Tidak Berbicara Apapun Mengenai Itu. Lalu Datanglah Utusan Untuk Mengundang Dia Ke Festival
Panen Raya Di Xiang Yang.
Sun Qian Berkata, “Kau Sepertinya Bingung Dan Khawatir Belakangan Ini Dan Aku Pikir Ini Berhubungan
Dengan Sesuatu Yang Terjadi Di Jing Zhou. Kau Harus Mempertimbangkannya Sebelum Kau Menerima
Undangan Ini.”
Liu Bei Lalu Menceritakan Seluruh Kejadian Itu Kepada Bawahannya.
Guan Yu Lalu Berkata, “Kau Sendiri Berpikir Bahwa Ucapanmu Menyinggung Liu Biao, Tetapi Dia Tidak
Mengatakan Sesuatu Mengenai Hal Itu. Kau Tidak Perlu Menaruh Perhatian Berlebihan Kepada Kabar
Burung Diluar Sana Seperti Yang Dikatakan Yi Ji. Xiang Yang Itu Cukup Dekat Dan Jika Kau Tidak Pergi,
Liu Biao Akan Segera Mencurigai Sesuatu.”
“Perkataanmu Benar Sekali.” Kata Liu Bei.
Pdf By Kang Zusi
Kata Zhang Fei, “Perjamuan Tidak Baik Dan Pertemuan Juga Tidak Lebih Baik. Lebih Baik Kau Tidak
Pergi.”
“Biarkan Aku Membawa 3 00 Prajurit Berkuda Sebagai Pengawal, Akan Kujamin Tidak Akan Ada
Masalah.” Kata Zhao Yun.
“Aku Rasa Ini Adalah Langkah Terbaik.” Kata Liu Bei.
Mereka Segera Menuju Tempat Pertemuan Dan Cao Mao Menjemput Mereka Diperbatasan Dan Bersikap
Sangat Sopan Dan Hormat. Segera Anak Liu Biao Tiba Dan Bertindak Sebagai Pimpinan Upacara Didepan
Banyak Pejabat Sipil Maupun Militer. Kehadiran Mereka Membuat Liu Bei Lebih Nyaman. Dia Segera
Diantar Menuju Ruang Tamu Dan Zhao Yun Menempatkan Orang-Orang Nya Untuk Menjaga Tempat Itu.
Sementara Dia Sendiri, Bersenjata Selalu Didekat Liu Bei.
Liu Qi Berkata Pada Liu Bei, “Ayahku Kurang Baik Kesehatannya Dan Tidak Dapat Datang, Karena Itu Dia
Memintamu, Paman Liu Bei, Untuk Hadir Disini Dan Mewakili Dia Memimpin Acara Ini Dan Memberi
Semangat Pada Para Pejabat Yang Mengurus Wilayah Ini.”
“Sungguh Aku Tidak Pantas Untuk Menerima Kehormatan Ini.” Kata Liu Bei,” Tetapi Perintah Saudaraku
Itu Harus Ditaati.”
Keesokan Harinya Dilaporkan Bahwa Pejabat Dari 4 2 Desa Di 9 Wilayah Jing Zhou Semuanya Telah Tiba.
Lalu Cai Mai Berkata Pada Kuai Yue, “Liu Bei Ini Adalah Penjahat Dan Jika Dibiarkan Hidup Akan
Mencelakakan Kita. Dia Harus Segera Disingkirkan.”
“Aku Khawatir Kau Akan Menentang Semua Orang Jika Kau Melukai Dia.” Balas Kuai Yue.
“Aku Telah Berbicara Secara Diam-Diam Dengan Tuan Kita Mengenai Masalah Ini, “Kata Cai Mao, “Dan
Aku Memiliki Perintahnya.”
“Jadi Dapat Dikatakan Masalah Ini Sudah Beres Dan Kita Dapat Bersiap.”
Cai Mao Menambahkan, “Saudara-Saudaraku Telah Siap, Cai He Kutempatkan Di Jalan Menuju Bukit Xian
Dan Gerbang Timur. Cai Zhong Dan Cai Xun Adalah Di Jalan Selatan Dan Utara. Tidak Diperlukan Penjaga
Di Gerbang Barat Karena Disana Hanya Ada Tebing Tinggi Menantinya. Bahkan Dengan Sepasukan
Tentara Liu Bei Tidak Akan Dapat Melalui Tempat Itu.”
Kuai Yue Menjawab, “Aku Melihat Bahwa Zhao Yun Tidak Pernah Meninggalkan Dia. Aku Merasa Dia
Pasti Telah Bersiap-Siap Menghadapai Suatu Serangan.”
“Aku Telah Menempatkan 500 Prajurit Untuk Bersembunyi Dikota”
“Kita Akan Meminta Wen Pin Dan Wang Wei Untuk Mengundang Semua Pejabat Militer Kedalam Suatu
Perjamuan Disebuah Paviliun Diluar Kota Dan Zhao Yun Akan Berada Diantara Mereka. Ketika Itu Adalah
Saatnya Untuk Menyerang.”
Cai Mao Berpikir Ini Adalah Taktik Yang Tepat Untuk Membuat Zhao Yun Pergi Dari Sisi Liu Bei.
Sekarang Lembu Dan Kuda Telah Di Potong Dan Sebuat Perjmuan Besar Disiapkan. Liu Bei Berkuda
Menuju Rumah Kediamannya Dengan Kuda Di Lu Ma (Ma Disini Artinya Kuda.) Dan Ketika Dia Tiba,
Kudanya Dibawa Kebelakang Untuk Diberi Makan. Segera Tamu-Tamunya Tiba Dan Liu Bei Langsung
Maju Menyambut Sebagai Wakil Liu Biao Bersama Kedua Anak Liu Biao, Masing-Masing Disisi-Sisinya.
Tamu-Tamu Itu Semuanya Duduk Berdasarkan Pangkat Jabatan Dan Senioritasnya. Zhao Yun Berdiri
Didekat Tuannya Dengan Bersenjatakan Lengkap.
Pdf By Kang Zusi
Lalu Wen Pin Dan Wang Wei Datang Untuk Mengundang Zhao Yun Ke Perjamuan Yang Telah Mereka
Siapkan Untuk Para Perwira Militer. Dia Menolak, Tetapi Liu Bei Memintanya Pergi Dan Akhirnya Zhao
Yun Menurut. Lalu Cai Mao Memerintahkan Agar Prajuritduanya Segera Mengepung Tempati Itu. 3 00
Prajurit Yang Menjaga Liu Bei Diperintahkan Pergi Ke Rumah Tamu.
Semua Siap Dan Tinggal Menunggu Tanda Dari Cai Mao. Tak Beberapa Lama, Yi Ji Mengambil Cangkir
Arak Ditangan Dia Dan Mendekati Liu Bei Sambil Menatapnya Serius Penuh Makna. Lalu Dengan Berbisik
Dia Berkata, “Cepatlah Buat Alasan Dan Pergi Dari Sini.”
Liu Bei Mengeri Dan Segera Berdiri Dan Pergi Ke Ruang Dalam Dan Disana Dia Pergi Ke Kebun Belakang.
Disana Dia Bertemu Yi Ji Yang Telah Menunggu Dan Berkata, “Cai Mao Berencana Membunuhmu Dan
Semua Jalan Telah Ditutup Kecuali Melewati Gerbang Barat.Tuanku Harus Segera Pergi Dan Janagan
Membuang-Buang Waktu Lagi.”
Liu Bei Segera Terkejut. Tetapi Dia Segera Menaiki Kuda Di Lu Dan Dia Segera Kabur Lewat Pintu
Belakang. Dia Segera Memacu Kudanya Melewati Gerbang Barat. Didepan Gerabng Barat, Penjaga Ingin
Menanyai Dia Tetapi Liu Bei Berkuda Secepat Mungkin Dan Tidak Berhenti. Penjaga Segera Melaporkan
Ini Pada Cai Mao Yang Segera Membawa 500 Prajuritnya Mengejar.
Segera Setelah Liu Bei Keluar Dari Gerbang Barat Dia Segera Dikejar, Dan Belum Sebelum Dia Bisa Pergi
Jauh, Dia Sampai Disuatu Tempat Yang Disebut “Tebing Jurang Kuning”. Tingginya Mencapai Ratusan Chi
Dan Lebarnya Beberapa Puluh Li , Dimana Dari Situ Mengalir Air Terjun Sungai Xiang. Arusnya Sangat
Deras.
Liu Bei Sampai Ketepiannya Dan Melihat Bahwa Sungai Itu Tidak Dapat Dilalui. Lalu Dia Membalikan
Kudanya Dan Pergi. Tetapi Tidak Jauh Dia Melihat Awan Debu Dan Mengetahui Bahwa Pengejarnya Telah
Mendekat. Dia Berpikir Bahwa Semuanya Telah Berakhir. Tetapi Dia Berbalik Lagi Dan Mencoba Masuk
Kedalam Sungai Dan Melihat Sekarang Prajurit-Prajurit Musuh Sudah Mendekat, Dia Segera Masuk
Kedalam Arus Sungai. Setelah Beberapa Langkah Dia Merasa Kaki Kudanya Tidak Mau Melangkah Lagi
Kedepan, Sementara Air Sudah Merendam Dia Seinggi Pahanya.
Lalu Dia Memecut Kudanya Dengan Bertubi-Tubi Dan Berkata, “Di Lu, Di Lu, Mengapa Kau Mengkhianati
Aku ?”
Segera Kuda Itu Tiba-Tiba Melompat Dan Laksana Naga Terbang Dari Dalam Air Dan Hanya Dengan Satu
Lompatan Saja, Kuda Itu Sudah Berada Di Tepi Barat Dari Sungai. Liu Bei Merasa Seperti Dia Baru Naik
Menuju Awan. Dia Sekarang Telah Berada Diatas Tebing Jurang Kuning.
Liu Bei Akhirnya Berhasil Lolos Dan Dia Melihat Kembali Ke Sisi Lain Dari Sungai Dimana Pengejarnya
Baru Saja Sampai.
“Kenapa Kau Pergi Terburu-Buru Dari Perjamuan ?” Tanya Cai Mao.
“Kenapa Kau Menginginkan Melukai Orang Yang Tidak Melukaimu ?” Jawab Liu Bei.
Tetapi Liu Bei Melihat Bahwa Musuhnya Menyiapkan Panah, Lalu Dia Segera Memacu Kudanya Dan Pergi
Ke Arah Barat Daya.
“Dewa Apa Yang Membantunya ?” Kata Cai Mao Kepada Para Pengikutnya Setelah Melihat Bahwa Kuda
Liu Bei Berubah Menjadi Naga Putih Dan Terbang Keatas Tebing.
Lalu Cai Mao Kembali Ke Kota, Tetapi Di Depan Gerbang Dia Melihat Zhao Yun Datang Bersama
Pasukannya.
Shan Fu Melihat Bangsawan Mulia Di Xin Ye.
Pdf By Kang Zusi
Ketika Cai Mao Hendak Balik Kekota, Dia Bertemu Zhao Yun Dan 3 00 Pasukannya. Ketika Didalam
Perjamuan, Zhao Yun Melihat Ada Pergerakan Dari Prajurit-Prajurit Dan Kuda Yang Segera Dia Pergi
Menuju Ruang Perjamuan Utama Untuk Melihat Apaka Semua Baik-Baik Saja Dengan Tuannya. Melihat
Liu Bei Menghilang Dari Tempatnya, Zhao Yun Menjadi Khawatir Dan Pergi Ke Rumah Tamu. Disana Dia
Mendengar Bahwa Cai Mao Telah Membawa Pasukan Pergi Kegerbang Barat. Jadi Dia Segera Mengambil
Tombaknya Dan Kudanya Serta Pergi Kegerbang Barat.
Menemui Cai Mao Digerbang Dia Bertanya, “Dimanakah Tuanku ?”
“Dia Pergi Meninggalkan Ruang Perjamuan Dengan Tiba-Tiba Dan Aku Tidak Tahu Dimanakan Dia
Berada.” Jawabnya.
Zhao Yun Tidak Mau Bertindak Terburu-Buru, Dia Segera Memerintahkan Pasukannya Untuk Mencari
Sampai Tiba Di Tepi Sungai. Disana Dia Melihat Tebing Tinggi Tanpa Tangga Ataupun Jembatan.
Segera Dia Berbalik Dan Mencari Cai Mao, “Kau Mengundang Tuanku Kedalam Perjamuan. Apa Artinya
Ini Bahwa Kau Mengejar Dia Dengan Sepasukan Prajurit Berkuda ?”
Cai Mao Menjawab, “Ini Adalah Sudah Tugasku Untuk Menjaga Pejabat Dari 4 2 Daerah Yang Berkumpul
Disini Karena Aku Adalah Kepala Komandan Disini.”
“Kemanakah Kau Kira Tuanku Pergi ?” Tanya Zhao Yun.
“Mereka Mengatakan Padaku Dia Berkuda Sendirian Keluar Melalui Gerbang Barat Tetapi Aku Tidak
Melihat Dirinya.”
Zhao Yun Yang Khawatir Dan Curiga Segera Kembali Lagi Ke Sungai Dan Mencari. Kali Ini Dia Melihat
Ada Tanda Jejak Basah Ditebing. Dia Berpikir Bahwa Tidak Mungkin Seseorang Yang Berada Diatas Kuda
Bisa Melewati Tempat Itu. Jadi Dia Menyuruh Prajuritnya Berpencar Dan Mencari. Tetapi Mereka Tidak
Bisa Menemukan Jejak Liu Bei.
Zhao Yun Segera Kembali Lagi Kedalam Kota, Dan Ketika Dia Mencapai Tembok Kota. Cai Mao Telah
Pergi. Lalu Dia Menanyai Penjaga Gerbang Dan Mereka Semua Berkata Melihat Liu Bei Keluar Dari
Gerbang Dengan Terburu-Buru. Hanya Itu Yang Mereka Tahu. Karena Khawatir Dia Akan Disergap
Didalam Kota, Maka Dia Memutuskan Untuk Segera Kembali Ke Xin Ye.
Setelah Kejadian Luar Biasa Yang Menyelamatkan Nyawannya, Liu Bei Walaupun Merasa Lelah Tetapi
Tdk Habis Memikirkan Hal Itu.
Dia Berkata Pada Dirinya Sendiri, “Keselamatanku Hanya Karena Ada Campur Tangan Langit Saja.”
Dia Mengikuti Jalan Setapak Dan Berkuda Menuju Nan Yang. Tetapi Segera Matahari Terbenam Dibarat
Dan Tampaknya Tujuannya Masih Sangat Jauh. Lalu Dia Bertemu Dengan Pengembala Sapi Yang Sedang
Meniup Seruling.
“Jika Aku Bisa Sebahagia Dia !” Kata Liu Bei Sambil Menghela Napas.
Dia Memberhentikan Kudanya Dan Melihat Pada Anak Muda Itu Yang Juga Menghentikan Hewannya Dan
Berhenti Bermain Musik Serta Melihat Liu Bei.
“Kau Pasti Liu Bei, Jendral Yang Melawan Pemberontak Jubah Kuning.” Kata Anak Muda Itu.
Liu Bei Terkejut.
Pdf By Kang Zusi
“Bagaimana Kau Mengetahui Namaku, Seorang Anak Muda Yang Tinggal Ditempat Terpencil Seperti Ini ?”
Kata Dia.
“Tentu Aku Tidak Mengenalmu, Tetapi Tuanku Sering Kedatangan Tamu Dan Mereka Selalu
Membicarakan Mengenai Liu Bei, Seorang Tinggi Yang Memiliki Kuping Panjang Dan Yang Matanya
Sangat Cerah. Mereka Berkata Bahwa Dia Adalah Manusia Yang Paling Terkenal Saat Ini. Sekrang Kau,
Jendral Sama Seperti Yang Sering Mereka Gambarkan Dan Aku Yakin Kaulah Dia.”
“Siapakah Tuanmu Jika Aku Boleh Tahu ?”
“Nama Tuanku Adalah Sima Hui, Dia Berasal Dari Ying Chuan Dan Nama Pendeta Taonya Adalah Cermin
Air.”
“Siapakah Nama Teman-Teman Tuanmu Yang Sering Kau Sebutkan Itu ?”
“Mereka Adalah Pang Degong Dan Pang Tong Dari Xiangyang.”
“Dan Siapakah Mereka Itu ?”
“Paman Dan Keponakan. Pang Degong Lebih Tua 10 Tahun Dari Tuanku Dan Pang Tong Lebih Muda 5
Tahun. Suatu Hari Tuanku Sedang Memanen Pohon Berry Ketika Pang Tong Tiba. Mereka Mulai Berbicara
Sepanjang Hari, Tuanku Tidak Tidur Sampai Larut Malam. Tuanku Sangat Senang Dengan Pang Tong Dan
Memanggilnya Adik.”
“Dan Dimanakah Tuanmu Tinggal ?”
“Didalam Hutan Disana, Kau Jalan Saja Lurus,” Kata Pengembala Itu, “Dia Mempunyai Tanah Pertanian
Disana.”
“Aku Adalah Benar Liu Bei Dan Jika Bisa Dapatkah Kau Tunjukan Dimana Tuanmu Itu Karena Aku Ingin
Mengucapkan Salam.”
Pengembala Itu Memimpin Jalan Sekutar 2 Li Dimana Liu Bei Menemukan Sebuah Pertanian Dengan
Rumah Cukup Besar Ditengahnya. Tiba-Tiba Terdengar Suara Seruling Yang Dimainkan Dan Udara Disana
Sangalah Sejut. Dia Berhenti Disana Dan Meminta Agar Pengembala Itu Tidak Memberitahukan
Kedatanganya, Tetapi Dia Disana Berdiri Mendengarkan Melodi Musik Itu.
Tiba-Tiba Musik Itu Berhenti.
Dia Mendengar Suara Tawa Dan Seorang Pria Muncul, “Suara Serulingku Hari Ini Sangat Jerni Dan Jelas,
Tiba-Tiba Ada Bunyi Nada Tinggi Yang Berarti Ada Seorang Yang Mulia Didekat Sini.”
“Itu Adalah Tuanku,” Kata Pengembala Menunjuk Tuannya.
Liu Bei Melihat Dihadapannya Seorang Dengan Badan Tegap Seperti Pohon Pinus Dan Memiliki Raut
Wajah Seperti Orang Suci. Dia Segera Mendekat Dan Turun Dari Kudanya Unutk Bersujud. Baju Liu Bei
Masih Basah Sejak Dari Sungai Tadi.
“Kau Baru Saja Lolos Dari Maut Hari Ini , Tuan.” Kata Si Cermin Air.
Liu Bei Terkejut Dan Terdiam Dan Pengembala Itu Mengtakan Pada Tuannya, “Ini Adalah Liu Bei.”
Cermin Air Memintanya Masuk Kedalam Rumah Dan Disana Mereka Duduk. Liu Bei Memandang Ruangan
Itu. Didalam Rak Buku Terdapat Banyak Sekali Buku Dan Manuskrip. Jendela Yang Terbuka Memberikan
Pemandangan Yang Unik Dari Pepohonan Dan Bambu Dengan Latar Belakang Pengunungan Yang Indah.
Pdf By Kang Zusi
“Ada Apa Kau Datang Kemari, Tuanku ?” Tanya Tuan Rumah.
“Karena Kebetulan Aku Melewati Daerah Ini Dan Pengembala Tadi Menunjukan Rumah Ini Padaku. Jadi
Aku Datang Untuk Memberi Hormat Padamu. Aku Tidak Dapat Mengatakan Betapa Senangnya Diriku Bisa
Berkesempatan Seperti Ini.”
Cermin Air Tertawa Dan Berkata, “Kenapa Kau Menyembunyikan Sesuatu ? Kenapa Kau Berbohong ? Kau
Jelas Baru Lolos Dari Bahaya Maut.”
Lalu Liu Bei Menceritakan Mengenai Kisah Perjamuan Itu Dan Pelariannya.
“Aku Tahu Semua Itu Dari Penampilanmu.” Kata Tuan Rumah, “Namamu Telah Lama Kudengar, Tetapi
Sampai Saat Ini Kau Hanyalah Pengembara Yang Tidak Memiliki Rumah “
“Aku Mengalami Banyak Kegagalan Dalam Hidupku.” Kata Liu Bei, “Dan Melalui Salah Satu Dari Itu Aku
Sampai Disini Hari Ini.”
“Kau Tidak Ditakdirkan Untuk Gagal. Tetapi Alasannya Kau Masih Begini Karena Kau Kekurangan Satu
Orang Untuk Membantumu.”
“Aku Hanyalah Seorang Yang Sederhana, Aku Tahu Itu. Tetapi Aku Mempunyai Sun Qian, Mi Zhu Dan
Jian Yong Untuk Urusan Sipil Dan Pendekar Seperti Guan Yu, Zhang Fei Dan Zhao Yun Untuk Urusan
Militer. Mereka Adalah Pembantuku Yang Setia Dan Aku Sangat Bergantung Pada Mereka.”
“Jenderal-Jenderalmu Adalah Yang Terbaik Dan Cocok Untuk Mengalahkan Pasukan Apapun. Tetapi
Sangat Disayangkan Kau Tidak Memiliki Seorang Penasehat Yang Hebat. Pegawai Sipilmu Tidak Lebih
Hanyalah Pelajar Kutu Buku, Bukanlah Orang Yang Tepat Untuk Merajut Dan Mengatur Nasib Dirimu Dan
Dunia.”
“Aku Selalu Berkeinginan Untuk Mencari Para Petapa-Apa Yang Tinggal Di Bukit Sampai Hari Mereka
Tiba. Sejauh Ini Aku Mencari Tetapi Masih Gagal.”
“Kau Tahu Bahwa Konfusius Pernah Berkata, ‘Didalam Desa Berisi 10.000 Kepala Keluarga Pasti Hidup
Satu Orang Yang Benar’, Dapatkah Kau Bilang Bahwa Orang Yang Kau Cari Itu Tidak Ada ? “
“Aku Hanyalah Orang Bodoh Dan Tidak Berwawasan. Aku Harap Kau Memberikan Petunjuk Padaku.”
Cermin Air Berkata, “Pada Saat Ini Orang Yang Paling Pintar Dan Paling Bijak Didunia Ini Semua Berada
Disini Dan Kau, Tuan, Harus Mencari Mereka.”
“Dimana Mereka ? Siapakah Mereka? ” Kata Liu Bei Dengan Cepat.
“Jika Kau Dapat Menemukan “Naga Tidur” Atau “Phoenix Muda” Kau Dapat Merestorasi Negara Dan
Menghentikan Kekacauan.”
“Tetapi Siapakah Kedua Orang Ini ?”
Tuan Rumahnya Hanya Menepuk Tangannya, Tersenyum Dan Berkata, “Baik, Sangat Baik !”
Liu Bei Terus Mencoba Mencari Jawaban, Tetapi Cermin Air Berkata, “Sekarang Sudah Malam. Kau Lebih
Baik Menginap Disini Jendral Dan Kita Akan Membicarakan Masalah Ini Lain Waktu.”
Dia Segera Memanggil Pelayannya Untuk Membawakan Arak Dan Makanan Unutk Tamunya Itu Dan
Kudanya Ditaruh Di Kandang Dan Diberi Makan. Setelah Liu Bei Makan, Dia Segera Diantar Kekamarnya
Pdf By Kang Zusi
Dan Segera Pergi Tidur. Tetapi Kata-Kata Dari Tuan Rumahnya Itu Membuatnya Tidak Dapat Tidur
Semalaman Dan Dia Berbaring Disana Sampai Larut Malam.
Tiba-Tiba Dia Terbangun Karena Ada Suara Ketukan Dipintu Dan Seseorang Masuk. Dan Dia Mendengar
Tuan Rumahnya Berkata, “Darimana Sajakah Kau ?”
Liu Bei Bediri Dan Mendengarkan Pembicaraan Itu Diam-Diam .
Dia Mendengar Tamu Yang Baru Datang Itu Berkata, “Orang Sering Berkata Bahwa Liu Biao Selalu
Memperlakukan Orang Baik Dengan Baik Dan Orang Jahat Akan Diperlakukan Bagaimana Seharusnya. Jadi
Aku Pergi Untuk Melihatnya Sendiri. Tetapi Reputasi Itu Ternyata Tidak Pantas Disandangnya. Dia
Memperlakukan Orang Baik Dengan Benar Tetapi Tidak Dapat Menggunakan Mereka Dan Dia Tidak Tahu
Bagaimana Yang Benar Dan Yang Licik. Jadi Kau Meninggalkan Surat Untuknya Dan Pergi. Dan Disinilah
Aku Sekarang.”
Cermin Air Berkata, “Kau Cukup Mampu Menjadi Penasehat Bagi Seorang Raja. Dan Seharusnya Dapat
Mencari Seseorang Yang Cocok Untuk Kau Layani. Kenapa Kau Membuat “Murah” Dirimu Dengan Pergi
Kepada Liu Biao ? Lagipula, Pahlawan Sesungguhnya Sudah Ada Didepan Matamu Dan Kau Tidak
Mengenal Dia.”
“Tepat Seperti Yang Kau Katakan.” Balas Orang Itu.
Liu Bei Mendengar Dengan Senang Dan Mengira Bahwa Pengunjung Itu Adalah Salah Satu Dari 2 Orang
Yang Disebutkan Oleh Tuan Rumahnya Tadi. Liu Bei Ingin Segera Menunjukan Dirinya Tetapi Dia Berpikir
Itu Akan Tampak Aneh. Akhirnya Dia Menunggu Hingga Pagi Hari Dan Dia Mencari Tuan Rumahnya.”
“Siapakah Yang Datang Tadi Malam ?” Tanya Liu Bei.
“Seorang Temanku. “Jawabnya.
Liu Bei Memohon Unutk Diperkenalkan, Tetapi Cermin Air Berkata, “Dia Ingin Mencari Tuan Yang Pantas
Dan Telah Pergi Ketempat Lain.”
Ketika Liu Bei Menanyakan Namanya, Tuan Rumahnya Hanya Menjawab, “Bagus, Bagus !”
Dan Ketika Liu Bei Bertanya Siapakan Mereka Yang Dijuluki “Naga Tidur” Dan “Phoenix Muda”, Tuan
Rumahnya Menjawab Dengan Cara Yang Sama.
Liu Bei Kemudian Bersujud Kepada Tuan Rumahnya Dan Memohonnya Meninggalkan Bukit Ini Dan
Menolongnya Untuk Membawa Kedamaian Dan Merestorasi Kekaisaran.
Tetapi Cermin Air Berkata, “Orang-Orang Dibukit Dan Hutan Tidak Cocok Untuk Mengemban Tugas Itu,
Tetapi Masih Banyak Yang Jauh Lebih Mampu Untuk Membantumu Jika Kau Mencari Mereka.”
Sementara Mereka Berbicara, Mereka Mendengar Teriakan Tentara Dan Ringkikan Kuda Dan Pelayan
Datang Serta Mengatakan Ada Jendral Yang Membawa Pasukan Telah Tiba. Liu Bei Segera Keluar Dan
Melihat Siapakah Mereka Dan Ternyata Itu Adalah Zhao Yun. Dia Langusng Lega Dan Zhao Yun Segera
Turun Dari Kuda Dan Memasuki Rumah.
“Kemarin Malam Ketika Aku Kembali Ke Xin Ye,” Kata Zhao Yun,” Aku Tidak Dapat Dapat
Menemukanmu Tuanku, Jadi Aku Segera Mengikuti Jejak2 Yang Ada Dan Sampai Kemari. Aku Harap Kau
Kembali Secepatnya, Karena Aku Khawatir Akan Ada Serangan Terhadap Kota.”
Lalu Liu Bei Segera Berpamitan Pada Tuan Rumah Dan Seluruh Rombongan Kembali Ke Xin Ye, Sebelum
Mereka Jauh, Pasukan Lainnya Tiba Dan Ketika Mereka Mendekat, Mereka Melihat Bahwa Itu Adalah
Pdf By Kang Zusi
Guan Yu Dan Zhang Fei. Mereka Bertemu Dan Merasa Senang Sekali Dan Liu Bei Menceritakan Pada
Mereka Mengenai Pengalamannya. Semua Tertegun Dan Mengucapkan Selamat.
Segera Mereka Sampai Dikota, Sebuat Rapat Diadakan Dan Zhao Yun Berkata, “Kau Harus Menulis Surat
Pada Liu Biao Dan Menceritakan Semua Hal Ini.”
Surat Itu Disiapkan Dan Sun Qian Membawa Surat Itu Kepada Liu Biao Di Jing Zhou. Ketika Sun Qian
Tiba, Liu Biao Segera Menanyakan Mengapa Liu Bei Pergi Dengan Terburu-Buru Dari Festival. Segera
Surat Itu Diserahkah Oleh Sun Qian Kepada Liu Biao Dan Dia Menceritakan Mengenai Rencana Jahat Cao
Mai Dan Menceritakan Mengenai Pelarian Yang Hebat Dari Tuannya Itu.
Liu Biao Sangat Marah Dan Segera Menyuruh Cai Mao Menghadap. Dia Berkata, “Berani Sekali Kau
Mencoba Menyakiti Saudaraku ?”
Dan Dia Meminta Cai Mao Segera Dihukum Mati.
Istri Liu Biao, Kakak Dari Cai Mao Segera Memohon Ampunan, Tetapi Liu Biao Menolaknya.
Lalu Sun Qian Berkata, “Jika Kau Menghukum Mati Cai Mao, Aku Khawatir Paman Liu Bei Tidak Akan
Dapat Tinggal Disini Lagi.”
Lalu Hukuman Cai Mao Dibatalkan Tetapi Dia Tetap Dihukum Dengan Dipukul 100x.
Liu Biao Segera Mengirim Anaknya Liu Qi Berserta Sun Qian Untuk Meminta Maaf. Ketika Liu Qi Sampai
Di Xin Ye, Liu Bei Menyambutnya Dan Memberinya Jamuan Kehormatan.
Setelah Minum, Tamunya Itu Tiba-Tiba Menangis Dan Berkata, “Ibu Tiriku, Lady Cai, Selalu Berharap
Menyingkirkan Aku Dan Aku Tidak Tahu Bagaimana Harus Menghindar Dari Kemarahannya. Dapatkah
Kau Menasehati Aku Paman ?”
Liu Bei Menasehatinya Untuk Berhati-Hati Dan Tetap Menghormati Orang Tua Dan Nanti Semuanya Akan
Baik-Baik Saja. Segera Setelah Itu, Liu Qi Berpamitan Dan Tetap Menangis.
Liu Bei Mengantar Liu Qi Keluar Dan Menunjuk Pada Kudanya Serta Berkata, “Aku Berhutang Nyawa
Kepada Kuda Ini. Jika Bukan Karena Dia, Aku Telah Berada Dia Alam Bawah Sana.”
“Itu Bukan Karena Kuda Itu, Tetapi Karena Keberuntunganmu, Paman.”
Mereka Berpisah, Liu Qi Masih Menangis. Ketika Liu Bei Kembali Memasuki Kota, Dia Bertemu Dengan
Seseorang Dijalan Menggunakan Pentup Kepala Seperti Pendeta, Jubah Katun Dan Ikat Pinggang Berwarna
Hitam Dan Memakai Sepatu Hita. Dia Menyanyikan Lagi Dijalan.
Liu Bei Mendengarkan
“Pasti Dia Adalah Salah Satu Orang Yang Dibicarakan Cermin Air.” Kata Dia.
Dia Segera Turun Dari Kudanya Dan Berkata Pada Penyanyi Itu Dan Mengundangnya Kedalam
Kediamannya. Disana Mereka Duduk Dan Dia Bertanya Siapakah Nama Orang Itu.
“Aku Dari Yingcuan Dan Bernama San Fu. Aku Telah Mengetahuimu Berdasarkan Reputasi Sejak Lama
Dan Mereka Berkata Kau Sangat Menghargai Bakat Orang. Aku Ingin Bertemu Denganmu Tetapi Tidak
Memiliki Kesempatan. Jadi Aku Berpikir Dapat Menarik Perhatianmu Dengan Bernyanyi Dipasar.”
Liu Bei Berpikir Dia Telah Menemukan Harta Karun Dan Memperlakukan Tamunya Itu Dengan Sangat
Hormat. Lalu San Fu Berkata Bahwa Dia Ingin Melihat Kuda Yang Liu Bei Kendarai.
Pdf By Kang Zusi
“Bukankah Ini Di Lu Ma ?” Tanya San Fu, “Ini Bukanlah Kuda Yang Bagus Dan Akan Membahayakan
Penunggangnya. Kau Tidak Boleh Mengendarai Kudai Ini.”
“Dia Telah Memenuhi Takdirnya.” Kata Liu Bei Dan Dia Menceritakan Mengenai Kejadian Melompat
Tebing Itu.
“Tetapi Itu Adalah Menyelamatkan Tuannya Bukan Membahayakannya. Aku Yakin Dia Akan Melukai
Seseorang Pada Akhirnya. Tetapi Aku Dapat Memberitahu Padamu Bagaimana Caranya Untuk Mencegah
Hal Buruk Itu.”
“Aku Akan Senang Mendengar Hal Itu.” Kata Liu Bei.
“Jika Kau Mempunyai Musuh Maka Kau Berikan Saja Kuda Ini Dan Tunggu Sampai Dia Memenuhi
Takdirnya Pada Orang Itu. Setelah Itu Kau Akan Dapat Mengendarainya Dengan Aman.”
Liu Bei Langsung Berubah Marah.
“Apa !!! Kau Hanyalah Seorang Yang Baru Kukenal Dan Kau Menyarankan Aku Untuk Mengambil
Langkah Salah Itu Dan Mencelakakan Orang Lain Demi Kepentingan Diriku Sendiri ? Tidak Tuan, Aku
Tidak Akan Mendengarkan.”
Tamunya Tersenyum Dan Berkata, “Orang-Orang Berkata Kau Adalah Orang Bijak. Aku Tidak Dapat
Bertanya Langsung Padamu Jadi Aku Hanya Mencobaimu.”
Liu Bei Kembali Merubah Ekspresinya. Dia Berdiri Dan Membalas Memuji Dan Berkata, “Tetapi
Bagaimana Aku Menjadi Orang Yang Bijak Sementara Aku Belum Mendapat Petunjukmu? “
Segera Setelah Itu Shan Fu Diangkat Menjadi Penasehat Militer.
Salah Satu Hal Yang Selalu Dipikirkan Cao-Cao Ketika Dia Kembali Dari Ji Zhou Adalah Untuk Merebut
Jing Zhou. Dia Mengirim Cao Ren Dan Li Dian Dengan Kedua Kakak Beradik, Lu Xiang Dan Lu Kuang
Yang Telah Menyerah Untuk Berkemah Di Fan Cheng Dengan 3 0.000 Prajurit Dan Hal Ini Mengancam
Posisi Jing Zhou Dan Xiang Yang. Mata-Mata Segera Dikirim Untuk Mencari Tahu Titik Lemah Mereka.
Lalu Lu Xiang Dan Lu Kuang Membuat Permohonan Kepada Cao Ren Dan Berkata, “Liu Bei Sedang
Memperkuat Posisinya Di Xin Ye Dan Mengumpulkan Banyak Persediaan. Ada Sebuah Rencana Sedang
Dilakukan Dan Kita Harus Mencegahnya. Sejak Kami Menyerahkan Diri Kami Belum Membuat Jasa
Apapun Dan Jika Kau Beri Kami 5000 Prajurit Kami Berjanji Akan Membawakan Kepala Liu Bei
Untukmu.”
Cao Ren Senang Dan Segera Dia Memberikan Pasukan Yang Diminta. Pengintai Segera Memberitahu Pada
Liu Bei Mengenai Kejadian Ini Dan Dia Segera Meminta Nasehat Shan Fu.
Shan Fu Berkata, “Mereka Tidak Boleh Melintasi Perbatasan. Kirim Guan Yu Dan Zhang Fei Kekiri Dan
Kanan Jalan, Masing-Masing Dengan 1000 Prajurit, Satu Menyerang Ketika Musuh Sedang Dalam
Perjalanan Dan Yang Lainnya Untuk Memotong Jalur Jalan Mundur Musuh. Tuan Dan Zhao Yun Membawa
2 000 Prajurit Menyerang Dari Depan.”
Guan Yu Dan Zhang Fei Bergerak Dan Liu Bei Bersama 2 000 Tentaranya Keluar Untuk Melawan Musuh.
Sebelum Mereka Pergi Jauh, Telah Terlihat Awan Debu Dibelakang Bukit. Hal Ini Menandai Bahwa
Pasukan Musuh Telah Dekat, Segera Setelah Itu Kedua Pasukan Mengatur Formasinya, Liu Bei Berkuda
Kedepan.
Dia Memanggil Jendral Pasukan Musuh, “Siapakah Kalian Sehingga Berani Memasuki Wilayahku ?”
Pdf By Kang Zusi
“Aku Adalah Jendral Lu Kuan Dan Aku Memiliki Perintah Perdana Menteri Untuk Menangkapmu !” Kata
Pimpinan Itu.
Liu Bei Memerintahkan Zhao Yun Untuk Keluar Dan Kedua Jendral Segera Bertarung. Segera Zhao Yun
Dengan Tombaknya Berduel Dengan Musuh, Dan Tidak Membutuhkan Waktu Lama Untuk Membunuhnya.
Liu Bei Memberi Signal Untuk Menyerang. Lu Xiang Tidak Dapat Mempertahankan Posisinya Dan Segera
Mundur. Segera Pasukannya Menemukan Bahwa Mereka Telah Terkepung Dari Berbagai Sisi. Kekalahan
Mereka Sangat Besar Dan Hampir Lebih Dari 1/ 2 Pasukan Mereka Musnah. Sementara Yang Selamat
Segera Melarikan Diri.
Sekitar 5 Li Kemudian Mereka Menemukan Bahwa Jalan Mundur Mereka Dihalangi Oleh Pasukan Yang
Dipimpin Oleh Zhang Fei, Yang Beridiri Menghalangi Jalan Dengan Tombak Ularnya Siap Menyerang. Dia
Berkata, “Zhang Fei Sudah Menunggumu Disini !”
Zhang Fei Segera Menyerang Lu Xiang Yang Segera Terbunuh Karena Paniknya. Kemudian Pasukan Segera
Kabur Berserakan Dalam Kekacauan. Mereka Segera Dikejar Oleh Liu Bei Dan Sebagian Besar Pasukannya
Tewas Atau Tertangkap.
Lalu Liu Bei Kembali Ke Xinye Dan Memberi Hadiah Pada Shan Fu Dan Berpesta Atas Kemenangan Ini.
Beberapa Dari Prajurit Yang Kalah Ini Kembali Membawa Berita Kematian Pemimpin Mereka Dan
Tertangkapnya Teman-Teman Mereka, Mereka Memberitahukan Ini Kepada Cao Ren Di Fan Cheng.
Cao Ren Yang Kesal, Segera Berkonsultasi Pada Li Dian Yang Berkata, “Kekalahan Ini Karena Kita Terlalu
Meremehkan Musuh. Sekarang Kita Harus Bertahan Dan Meminta Bantuan Dari Ibu Kota.”
“Tidak !” Kata Cao Ren, “Kita Tidak Dapat Membiarkan Kematian 2 Pemimpin Kita Dan Kehilangan
Pasukan. Kita Mesti Membalaskan Dendam Mereka Secepatnya. Xinye Hanyalah Berisi Tikus-Tikus Bodoh
Memegang Panah Dan Tidak Berharga Untuk Mengganggi Perdana Menteri Untuk Hal Ini.”
“Liu Bei Seperti Manusia Terbuat Dari Besi.” Kata Li Dian, “Jangan Pandang Remeh Dia.”
“Apa Yang Kau Takutkan ? ” Kata Cao Ren.
“Strategi Peperangan Berkata, ‘ Untuk Mengetahui Musuhmu Dan Dirimu Adalah Rahasia Dari Sebuah
Kemenangan.” Jawab Li Dian, “Aku Tidak Takut Peperangan, Tetapi Aku Tidak Berpikir Kita Dapat
Menguasai Mereka Kali Ini.”
“Kau Adalah Pengkhianat !” Teriak Cao Ren Marah, “Aku Akan Menangkap Liu Bei Seorang Diri.”
“Lakukan Seperti Maumu, Aku Akan Menjaga Kota. “Kata Li Dian.
“Jika Kau Tidak Ikut Denganku, Ini Adalah Bukti Bahwa Kau Pengkhianat.” Jawab Cao Ren.
Dengan Hal Ini, Li Dian Merasa Terpaksa Dan Mengikuti Kehendak Cao Ren. Jadi Dia Membawa 2 5.000
Prajuritnya Yang Dengan Mereka Dan Melintasi Sungai Yu Menuju Xinye.
Xu Shu Merekomendasikan Zhuge Liang.
Dengan Penuh Amarah, Cao Ren Segera Mengerahkan Pasukannya Untuk Membalaskan Dendam
Kekalahan Pasukannya Yang Lalu. Dia Segera Menyebrang Sungai Yu Untuk Menyerang Xin Ye Dan
Meratakannya Dengan Tanah.
Ketika Shan Fu Kembali Ke Kota, Dia Berkata Pada Liu Bei, “Ketika Cao Ren Yang Sekarang Berada Di
Fan Cheng Mendengar Mengenai Kekalahannya Dia Akan Segera Kemari Dan Menyerang Kita.”
Pdf By Kang Zusi
“Bagaimana Kita Akan Menghadapinya ?” Tanya Liu Bei
“Dia Pasti Akan Datang Dengan Seluruh Kekuatannya, Dan Kotanya Sendiri Tidak Akan Ada Yang
Menjaga. Kita Akan Mengejutkan Mereka.”
“Dengan Taktik Apa Kita Akan Mengejutkan Mereka ?”
Kemudian Penasehatnya Itu Membisiki Dia Sesuatu. Apapun Rencana Yang Dibisikannya Itu, Hal Itu
Membuat Liu Bei Sangat Senang Yang Segera Membuat Perencanaan. Segera Pengintai Melaporkan Bahwa
Cao Ren Telah Melintas Sungai Dengan Pasukan Besarnya.
“Seperti Yang Telah Kuperhitungkan.” Kata Shan Fu Mendengar Hal Itu.
Lalu Dia Segera Menyarankan Liu Bei Mengirim Pasukan Untuk Menghadapi Penyerang Dan Setelah
Formasi Tersusun Rapih, Zhao Yun Berkuda Kedepan Dan Menantang Duel.
Li Dian Segera Menjawab Tantangan Itu Dan Dia Keluar Bertarung, Zhao Yun Dengan Gagah Menahan
Semua Serangan Lawannya Itu Dengan Tombaknya, Sementara Li Dian Berusaha Terus Mencari
Kesempatan Untuk Mengalahkan Lawannya. Setelah Bertarung 10 Jurus, Li Dian Mulai Merasa Kewalahan
Menahan Serang Zhao Yun Dan Dia Melihat Bahwa Dia Akan Kalah, Dia Segera Mundur Kembali Kedalam
Pasukannya. Zhao Yun Segera Mengejar Dia, Tetapi Dia Segera Dihujani Oleh Anak Panah Yang
Ditembakan Dari Pasukan Cao Ren. Kedua Pasukan Kembali Ke Tempatnya Masing-Masing Dan Mundur.
Li Dian Melaporkan Pada Tuannya, “Musuh Kita Sangat Berani Dan Sedang Bersemangat Tinggi, Mereka
Akan Sangat Sulit Untuk Kita Taklukkan. Kita Lebih Baik Mundur Ke Fancheng Dan Menunggu Bala
Bantuan.”
Cao Ren Dengan Marah Berkata, “Kau Telah Membuat Semangat Pasukan Menjadi Lemah Dan Sekarang
Kau Akan Mengkhianati Kami. Kau Telah Dibeli Oleh Musuh Dan Pantas Untuk Dihukum Mati.”
Cao Ren Segea Memanggil Pengawalnya Untuk Menghukum Mati Li Dian. Tetapi Para Jendral Dan
Bawahannya Yang Lain Memohon Padanya Dan Li Dian Pun Diampuni. Tetapi, Dia Dipindahkan Ke Garis
Belakang Dan Cao Ren Mengambil Pimpinan Didepan.
Keesokan Harinya Genderang Perang Dibunyikan Dan Cao Ren Setelah Mengatur Pasukannya Segera
Mengirim Utusan Apakah Liu Bei Mengenali Formasi Pasukannya.
Lalu San Fu Pergi Keatas Bukit Dan Melihat Formasi Itu.
Lalu Dia Berkata Pada Liu Bei Bahwa Formasi Itu Disebut “Formasi 8 Gerbang” (Pa Gua Yin Yang). Setiap
“Gerbang” Mempunyai Nama, ‘Lahir’,’Keluar’,’Besar’,’Terluka’,’Takut’,’Kehancuran’,’Rintangan’ Dan
‘Kematian’. Jika Kau Masuk Melalui ‘Lahir’,’Keluar’,’Besar’ Maka Kau Akan Berhasil Menghancurkan
Mereka, Jika Kau Masuk Melalui, ‘Terluka’,’Takut’,’Rintangan’ Maka Kau Akan Mengalami Kekalahan
Besar, Tetapi Jika Kau Masuk Melalaui ‘Kehancuran’ Dan ‘Kematian’ Maka Tidak Akan Ada Yang Tersisa
Dari Pasukanmu. Sekarang Ke 8 Gerbang Telah Disusun Dengan Rapih Tetapi Posisi Ditengah Kurang Kuat
Dan Seluruh Formasi Dapat Kacau Apabila Posisi Ditengah Tidak Kuat. Seluruh Formasi Yang Mereka Buat
Akan Dapat Kita Kacaukan Apabila Kita Masuk Melalui Arah Tenggara Dan Keluar Di Arah Barat.”
Lalu Zhao Yun Dipanggil Dan Diberikan Perintah Untuk Memimpin 500 Pasukan, Dia Menaiki Kudanya
Unutk Menghancurkan Formasi Musuh Berkekuatan 2 5.000 Prajurit. Shan Fu Memerintahkan Zhao Yun
Untuk Mengatur Pasukannya Dengan Formasi Yang Disebut “Naga Air”, Zhao Yun Segera Mendobrak
Masuk Kedalam Formasi Musuh Seperti Yang Diperintahkan, Dengan Segera Di Menuju Kepasukan Yang
Berada Ditengah. Cao Ren Berusaha Pergi Ke Utara Tetapi Zhao Yun Bukannya Terpancing Mengikuti Dia
Tetapi Merubah Arahnya Ke Sebelah Barat Dan Berhasil Keluar Dari Sanan. Lalu Kemudian Dia Membawa
Pasukannya Yang Tersisa Kembali Lagi Kearah Tenggara Dan Menyerang Cao Ren Dari Arah Yang Sama
Dan Akhirnya Pasukan Cao Ren Kacau. Liu Bei Segera Memberikan Signal Pada Pasukannya Yang Segera
Pdf By Kang Zusi
Menyerang Masuk Dari Arah Selatan. Pasukan Cao Ren Yang Kacau Balau Karena Formasinya Telah Pecah
Tidak Dapat Bertahan, Mereka Semua Mencoba Lari Ke Utara. Kemenangan Hari Itu Milik Liu Bei Dan
Pasukan Musuh Kembali Dengan Kekalahan Telak.
Shan Fu Memerintahkan Agar Mereka Tidak Mengejar Pasukan Cao Ren. Kekalahan Pasukannya Membuat
Cao Ren Mengakui Kebijaksanaan Dari Li Dian Dan Dia Segera Mamanggil Li Dian Untuk Berkonsultasi.
“Mereka Pasti Memiliki Orang Yang Pandai Karena Formasiku Dengan Begitu Mudahnya Dia Hancurkan.”
Kata Cao Ren.
“Kekhawatiran Terbesarku Adalah Mengenai Fan Cheng.” Kata Li Dian.
“Aku Akan Menyerang Kemah Mereka Sekali Lagi Malam Ini. “Kata Cao Ren, “Jika Aku Berhasil, Kita
Akan Memutuskan Apa Yang Akan Dilakukan Berikutnya, Jika Aku Gagal Kita Akan Segera Kembali Ke
Fancheng.”
“Kemah Mereka Telah Dipersiapkan Sedemikian Rupa Dan Kau Akan Gagal.” Kata Li Dian.
“Bagaimana Kau Dapat Berharap Untuk Sukses Jika Kau Memiliki Banyak Keraguan ?” Kata Cao Ren
Dengan Marah.
Dia Tidak Berbicara Lagi Dengan Li Dian Yang Menurutnya Terlalu Berhati-Hati. Dia Segera Memimpin
Pasukannya Keluar Dan Li Dian Diperintahkan Menjaga Barisan Belakang.
Shan Fu Sekarang Sedang Berdiskusi Dengan Tuannya Mengenai Angin Kencang Yang Bertiup Dari Arah
Timur Laut Yang Berarti Menurut Shan Fu Akan Ada Penyerangan Di Kemah Malam Ini.
“Bagaimana Kita Akan Menghadapinya ?” Tanya Liu Bei.
“Aku Sudah Mempunyai Renana.” Jawabnya.
Shan Fu Segera Membisikan Sesuatu Pada Tuannya. Ketika Pasukan Musuh Tiba, Mereka Melihat Api
Dimana-Mana, Kemah Dan Gubuk Terbakar. Cao Ren Memahami Bahwa Tidak Ada Harapan Untuk
Menang Dan Dia Segera Menarik Mundur Pasukannya Secepat Mungkin. Ini Adalah Tanda Bagi Zhao Yun
Untuk Segera Keluar Dari Persembunyiannya Membawa Pasukannya Dan Memotong Jalan Mundur Cao
Ren. Cao Ren Segera Menuju Utara Melintasi Sungai, Tetapi Disana Zhang Fei Telah Menunggunya Dan
Menyerangnya.
Hanya Karena Usaha Li Dian Saja, Cao Ren Berhasil Samapi Ke Feri Penyebrangan Dan Menyebrang
Sungai. Kebanyakan Pasukannya Tenggelam Kesungai. Segera Setelah Dia Sampai Ditepi Jauh, Dia Segera
Bergerak Ke Fan Cheng. Dia Sampai Didepan Tembok Dan Memanggil Penjaga Gerbang, Tetapi Bukannya
Disambut, Dia Mendengar Bunyi Genderang Perang Yang Segera Diikuti Munculnya Pasukan Dari Dalam
Kota Yang Dipimpin Oleh Guan Yu.
“Aku Telah Merebut Kota Ini !!” Teriak Guan Yu.
Hal Ini Langsung Mengejutkan Cao Ren Yang Sekarang Berwajah Pucat. Segera Dia Berbalik Untuk Kabur
Dan Guan Yu Dari Belakang Mengejarnya Dan Membantai Banyak Sekali Prajuritnya. Sisa-Sisa Pasukannya
Kembali Ke Xu Chang. Didalam Perjalanan Cao Ren Berpikir, Siapa Kira-Kira Orang Yang Telah
Membantu Musuhnya Itu Dan Dia Bertanya Pada Penduduk Sekitar Mengenai Hal Ini.
Sementara Cao Ren Berserta Pasukannya Yang Telah Dikalahkan Sedang Kembali Di Ibu Kota. Liu Bei
Berserta Pasukannya Bergerak Menuju Fan Cheng Dimana Dia Disana Diterima Oleh Liu Mi, Kepala Kota
Setempat. Liu Mi Sendiri Masih Merupakan Keluarga Kekaisaran Yang Dilahirkan Di Chang Sha. Liu Mi
Pdf By Kang Zusi
Menerima Liu Bei Sebagai Tamu Dirumahnya Dan Memberikan Pesta Dan Mempelakukannya Dengan
Sangat Baik.
Didalam Kereta Kudanya Menuju Tempat Kediaman Liu Mi, Liu Bei Melihat Seorang Pemuda Yang Gagah
Dan Tampan Dan Bertanya Siapakah Dia Kepada Liu Mi.
Liu Mi Menjawab, “Dia Adalah Keponakanku, Kou Feng, Anak Dari Bangsawan Kou Di Luo. Aku Telah
Merawatnya Dari Kecil Sejak Orang Tuanya Meninggal.”
Liu Bei Sangat Menyukai Pemuda Ini Dan Mengusulkan Untuk Mengangkatnya Menjadi Anak. Liu Mi
Sangat Senang Mendengarnya Dan Segera Sebuah Upacara Dilakukan Untuk Hal Ini. Pemuda Itu Lalu
Diberi Nama Marga Baru Menjadi Liu Feng. Ketika Liu Bei Pergi, Dia Membawa Anak Angkatnya Itu
Bersama Dia. Liu Feng Lalu Bersujud Kepada Zhang Fei Dan Guan Yu Yang Dipanggilnya Paman.
Guan Yu Meragukan Keputusan Mengambil Anak Angkat Ini Dan Berkata, “Kau Telah Memiliki Anak.
Kenapa Kau Berpikir Perlu Untuk Mengadopsi Yang Lain ? Ini Akan Menimbulkan Kekacauan Nantinya.”
“Tidak Akan Kacau. Aku Akan Memperlakukan Dia Layaknya Seorang Ayah Dan Dia Akan Melayani Aku
Layaknya Seorang Anak.”
Guan Yu Tidak Setuju Tetapi Dia Tidak Mengatakan Apa-Apa Lagi.
Lalu Liu Bei Dan Shan Fu Mulai Membahas Masalah Strategi Dan Mereka Memutuskan Unutuk
Meninggalkan Zhao Yun Dengan 1000 Prajurit Untuk Menjaga Fancheng Dan Mereka Kembali Ke Xin Ye.
Sementara Itu, Jendral Cao-Cao Yang Baru Kalah Telah Kembali. Ketika Dia Melihat Perdana Menteri, Cao
Ren Segera Bersujud Ke Tanah Dan Menagis Dan Mengakui Kesalahannya. Dia Menceritakan Mengenai
Kekalahannya Itu Dan Bagaimana Dia Bisa Kembali Hanya Dengan 5000 Prajurit Saja.
“Keberuntungan Di Medan Perang.” Kata Cao-Cao. “Tetapi Aku Ingin Tahu Siapakah Yang Menyusun
Rencana Bagi Liu Bei.”
“Aku Dengar Seseorang Bernama Shan Fu.” Jawab Cao Ren.
“Siapakah Dia ?” Tanya Cao-Cao.
Cheng Yu Berkata, “Orang Itu Bukan Shan Fu. Ketika Muda Dia Sangat Suka Bermain Pedang Dan
Menegakkan Kebenaran. Dia Mencari Orang Yang Salah Dan Membalaskan Kesalahan Mereka Dengan
Pedangnya. Pada Hari Terakhir Kaisar Ling, Dia Membunuh Seseorang Untuk Membalaskan Temannya Dan
Sejak Saat Itu Dia Membiarkan Rambutnya Terurai, Mengotori Mukanya Dan Mencoba Agar Tidak
Tertangkap Ketika Seorang Petugas Berhasil Menangkap Dia Dan Menanyainya. Dia Tidak Menjawab, Jadi
Dia Dibawa Keliling Kota Dan Petugas Itu Bertanya Pada Orang-Orang Dijalan Mengenai Adakah Yang
Mengenal Dirinya. Tidak Ada Yang Mengatakan Mengenal Dirinya Padahal Mereka Semua Mengetahui
Dengan Jelas Siapakah Dia. Tetapi, Kawanduanya Akhirnya Berhasil Melepaskan Dia Dari Penjara Dan Dia
Kabur Serta Merubah Namanya. Lalu Dia Akhirnya Belajar Pada Banyak Guru Dan Pertapa-Apa Si BukitBukit Dan Dihutan-Hutan. Dimanapun Ada Pelajar Terkenal Atau Pertapa Sakti Pasti Dia Akan Segera Pergi
Kesana Dan Menemuinya. Dia Adalah Salah Seorang Yang Selalu Berdebat Dan Mengadu Kepandaian
Dengan Sima Hui. Nama Aslinya Adalah Xu Yuanjiang, Dia Dipanggil Xu Shu Dari Yingchuan. San Fu
Adalah Julukannya Yang Selalu Dipakai Untuk Menyamar.”
“Bagaimana Dia Jika Dibandingkan Denganmu ?” Tanya Cao-Cao.
“10 X Lebih Pintar.” Jawab Cheng Yu.
Pdf By Kang Zusi
“Sungguh Disayangkan Orang-Orang Handal Berkumpul Pada Liu Bei, Sayapnya Akan Segera Tumbuh.
Apa Yang Akan Kita Lakukan ?”
“Xu Shu Berada Disana Saat Ini. Tetapi Jika Kau Menginginkan Dia, Akan Tidak Sulit Unutk Membuatnya
Datang.” Jawab Cheng Yu.
“Bagaimana Aku Dapat Membuatnya Datang ?” Jawab Cao-Cao.
“Dia Sangat Sayang Kepada Ibunya. Ayahnya Mati Muda Dan Meninggalkan Dia Serta Ibunya. Sekarang
Lady Xu Sendirian, Tidak Ada Yang Menjaga. Jika Kau Minta Ibunya Untuk Datang Kemari Dan
Menuliskan Surat Untuk Anaknnya, Dia Pasti Akan Datang.”
Cao-Cao Segera Mengirim Utusan Untuk Menjalankan Rencanai Ini Dan Ibu Tua Itu Dibawa Ke Ibukota
Dimana Disana Dia Perlakukan Dengan Sangat Baik.
Cao-Cao Kemudian Berkata, “Aku Mendengar Kau Mempunyau Seorang Anak Berbakat, Yang Sekarang
Berada Di Xin Ye Membantu Pemberontak Liu Bei Melawan Pemerintah. Disana Dia Seperti Mutiara
Dikubangan Lumpur. Sungguh Disayangkan. Aku Harap Kau Mau Memanggil Dia Pulang. Aku Dapat
Mempertemukannya Dengan Kaisar Dan Mungkin Dia Akan Mendapat Jabatan Penting.”
Cao-Cao Memerintahkan Sekertarisnya Mempersiapkan Kertas Dan Tinta Agar Lady Xu Bisa Menulis Surat
Pada Anaknya.
“Orang Seperti Apakah Liu Bei Ini ?” Tanya Lady Xu.
Cao-Cao Berkata, “Soerang Biasa Dari Zhuo, Dia Memanggil Dirinya Paman Kaisar Dan Karena Itu
Menganggap Dirinya Punya Hubungan Dengan Pendiri Dinasti Han. Dia Tidak Dapat Dipercaya Juga Tidak
Memiliki Kebajikan. Orang-Orang Berkata Dia Adalah Orang Hebat, Tetapi Itu Hanya Diluarnya Saja,
Didalamnya Dia Adalah Orang Yang Kejam.”
Lady Xu Dengan Suara Marah Berkata, “Kenapa Kau Memfitnah Dia Dgn Sungguh Kejam ? Semua Orang
Tahu Bahwa Dia Adalah Keturunan Pangeran Han Dan Merupakan Keluarga Kekaisaran. Dia Sangat Baik
Pada Semua Orang Dan Dihormati Semua Orang. Dia Memiliki Reputasi Seorang Yang Penyayang. Semua,
Tua Dan Muda, Pengembala Atau Penebang Kayu Tidak Dibedakan Dihadapannya. Semua Mengenal
Namanya Dan Menganggap Dia Sebagai Yang Paling Mulia Didunia Ini. Jika Anakku Berkerja Padanya,
Berarti Dia Telah Menemukan Tuan Yang Tepat. Kau, Dibawah Nama Menteri Han, Bukanlah Apa-Apa
Tetapi Hanya Pemberontak Han. Berlawanan Dengan Segala Kebenaran Yang Ada, Kau Berkata Padaku Liu
Bei Adalah Pemberontak. Kau Mencoba Untuk Mempengaruhiku Sehingga Aku Menulis Surat Pada Anakku
Untuk Meninggalkan Terang Dan Menuju Gelap. Apakah Kau Sudah Tidak Mempunyai Rasa Malu Lagi
???”
Setelah Lady Xun Berhenti Berbicara, Dia Segera Mengambil Tinta Itu Dan Menyiramkannya Pada CaoCao. Hal Ini Membuatnya Sungguh Marah Dan Membuatnya Lupar Diri Sehingga Dia Memerintahkan
Pengawal Untuk Memenggal Kepalanya. Wanita Tua Itu Segera Dibawa Keluar Untuk Dihukum Mati.
Penasehat Cheng Yu Segera Menghentikan Tindakan Ini Dan Berakata Pada Cao-Cao, “Wanita Tua Ini
Memang Berharap Mati. Tetapi Jika Kau Membunuh Dia, Kau Akan Membuat Reputasimu Menjadi Buruk.
Selain Itu, Hal Ini Akan Membuat Xu Shu Makin Tidak Menyuakimu Dan Akan Membalas Dendam
Kepadamu. Kau Lebih Baik Menahan Dia Disini Sehingga Xu Shu Tidak Akan Dapat Membantu Musuhmu
Sementara Ibunya Kita Tahan Disini. Jika Kau Menahan Dia, Aku Pikir Aku Dapat Membujuk Anaknya
Untuk Ikut Denganmu.”
Jadi Hukuman Matipun Dibatalkan Dan Lady Xu Diberikan Tempat Didalam Istana Dan Cheng Yu Yang
Mengaku Adalah Saudara Angkat Anaknya Ditugasi Mengurus Segala Keperluan Lady Xu. Dia Sering
Membawakan Lady Xu Hadiah Dan Sebuah Surat Yang Dikatakan Berasal Dari Xu Shu, Sehingga Lady Xu
Akhirnya Membalas Surat Itu. Sedikit Demi Sedikit Cheng Yu Mempelajari Tulisan Tangan Lady Xu Dan
Pdf By Kang Zusi
Berusaha Menirunya. Segera Setelah Dia Bisa Menirunya, Dia Membuat Surat Palsu Yang Segera
Dikirimkannya Ke Xinye.
Suatu Hari Seorang Kurir Tiba Dan Mencari Shan Fu. Dia Berkata Membawa Surat Dari Rumahnya Untuk
Dirinya. Prajurit Pengawal Kemudian Membawa Dia Menemui Xu Shu. Xu Shu Segera Membaca Surat Itu.
Kemudian Air Mata Turun Dari Pipinya Setelah Dia Membaca Surat Itu Dan Dengan Segera Dia Pergi
Menemui Tuannya Membawa Surat Itu.
“Aku Mendengar Liu Biao Mempelakukan Orang Dengan Baik Dan Aku Pergi Kepadanya. Kebetulan Aku
Tiba Disaat Terjadi Kekacauan. Aku Melihat Bahwa Dia Tidak Berguna Jadi Aku Meninggalkannya Segera.
Aku Kemudian Tiba Ditempat Sima Hui Pd Suatu Malam Dan Bercerita Padanya, Dan Dia Menyalahkanku
Karena Tidak Mengetahui Tuan Yang Tepat Padahal Sudah Melihatnya. Lalu Dia Menceritakan Kepadaku
Mengenai Engkau Dan Aku Bernyanyi Keras-Keras Dijalanan Agar Dapat Menemuimu. Kau Mengambil
Diriku Dan Menggunakan Aku Untuk Merestorasi Dinasti. Tetapi Sekarang Ibuku Yang Tua Menjadi
Korban Siasat Cao-Cao. Dia Sedang Ditahan Olehnya Dan Mungkin Akan Diperlakukan Lebih Buruk Lagi.
Dia Telah Menulis Surat Memanggil Diriku Dan Aku Harus Pergi. Aku Berharap Dapat Melayanimu
Dengan Kemampuanku Ini, Tetapi Ibuku Telah Ditahan Dan Aku Menjadi Tidak Berdaya. Karena Itu Aku
Harus Segera Pergi Meninggalkanmu Dan Berharap Kita Dapat Berjumpa Lagi Di Lain Kesempatan. “
Liu Bei Pun Menangis Ketika Dia Mendengar Penasehatnya Akan Pergi.
“Ikatan Diantara Ibu Dan Anak Adalah Suci, ” Kata Liu Bei, “Dan Aku Tidak Perlu Meningatkan Padamu
Dimana Kewajibanmu Harus Dijalankan Terlebih Dahulu. Ketika Kau Telah Menemui Ibumu, Mungkin
Aku Akan Mendapatkan Kembali Kebahagian Mengikuti Nasehatmu Itu.”
Setelah Berpamitan, Xu Shu Ingin Segera Berangkat. Tetapi Atas Permintaan Liu Bei, Dia Setuju Menetap
Satu Malam Lagi.
Tetapi Sun Qian Berkata Pada Tuannya, “Xu Shu Sungguh Jenius, Tetapi Dia Terlah Berada Disini Terlalu
Lama Dan Mengetahui Rahasia Kita. Jika Kau Membiarkannya Pergi Kepada Cao-Cao, Dia Akan Menjadi
Orang Kepercayaannya Dan Ini Akah Menjadi Masalah Buat Kita. Kau Harus Menahannya Disini Dengan
Segala Cara Dan Janagan Membiarkannya Pergi. Ketika Cao-Cao Melihat Xu Shu Tdk Datang, Dia Akan
Membunuh Ibunya Xu Shu Dan Karena Itu Akan Membuat Xu Shu Lebih Setia Lagi Pada Tuanku Karena
Dia Ingin Membalaskan Dendam Ibunya Itu.”
“Aku Tidak Dapat Melakukan Hal Itu. Itu Akan Sangat Kejam Dan Licik Untuk Menyebabkan Ibu
Seseorang Terbunuh Sehingga Aku Mendapatkan Jasa Anaknya. Jika Aku Menahan Dia, Itu Akan
Menyebabkan Keretakan Diantara Hubungan Orangtua-Anak Dan Aku Akan Melakukan Dosa, Saat Itu Aku
Lebih Rela Mati Dibandingkan Melakukan Hal Ini.”
Kedua Nya Bersedih Dan Menarik Napas Dalam-Dalam.
Liu Bei Ingin Mengadakan Perjamuan Untuk Xu Shu Yang Dimana Ditolaknya, Dia Berkata “Dengan Ibuku
Sebagai Tahanan. Aku Tidak Dapat Menelan Makanan Apapun, Walaupun Arak Direbus Dalam Wajan
Emas Atau Disuling Dengan Permata, Aku Tetap Tidak Dapat Meminumnya.”
“Kepergianmu Seperti Aku Kehilangan Sebelah Tanganku.” Kata Liu Bei, “Bahkan Hati Naga Ataupun Paha
Burung Phoenix Akan Terasa Pahit Dimulutku Saat Ini.”
Mereka Saling Berpandangan Dan Menangis, Mereka Duduk Terdiam Hingga Pagi Hari Menjelang. Ketika
Semua Telah Siap Untuk Perjalanannya, Kedua Nya Berkuda Keluar Kota. Disebuah Paviliun Diluar Kota
Mereka Turun Dari Kudanya Dan Minum Bersama.

Liu Bei Mengangkat Cawannya Dan Berkata, “Ini Karena Keberuntunganku Yang Buruk Sehingga Aku
Harus Berpisah Darimu, Tetapi Aku Harap Kau Dapat Melayani Tuan Barumu Dengan Baik Dan Menjadi
Terkenal.”
Xu Shu Menangis Dan Berkata, “Aku Hanyalah Seorang Yang Bodoh Yang Telah Kau Terima Untuk
Berkerja. Sayangnya, Aku Harus Menyudahi Pelayananku Yang Tidak Seberapa Ini Karena Ibuku Yang
Ditahan Cao-Cao. Walaupun Begitu Aku Tidak Akan Membuatkan Rencana Apapun Untuk Cao-Cao.”
“Setelah Kau Pergi, Aku Akan Segera Mengubur Diriku Sendiri Di Bukit Dan Bersembuyi Dihutan,” Kata
Liu Bei.
Xu Shu Berkata, “Aku Selalu Mengharapkan Dirimu Sebagai Pemimpin Diantara Para Pemipin, Tetapi
Rencanaku Sekarang Berantakan Dan Karena Aku Menjadi Tidak Berguna Disini Apabila Hatiku Terus
Mengkhawatirkan Ibuku. Tetapi Kau Harus Segera Mencari Seseorang Yang Bijaksana Untuk Membantumu
Menjalankan Rencana Besarmu.”
“Aku Tidak Akan Menemukan Orang Yang Lebih Baik Dari Padamu, Tuan.”
“Bagaimana Aku Dapat Menerima Pujian Itu ?” Kata Xu Shu, “Aku Hanyalah Seorang Bodoh Tak
Berguna.”
Segera Dia Bangkit Dan Berkata Kepada Mereka Yang Mengikuti Perjalanan Kedua Orang Ini, ” Tuan-Tuan
Sekalian, Aku Harap Kalian Melakukan Jasa Besar Agar Tuan Kita Dapat Menuliskan Namanya Didalam
Sejarah Bangsa Ini Dan Membuat Dia Terkenal Dan Bersinar Didalam Halaman Sejarah Dunia. Jangan
Seperti Aku, Seseorang Yang Meninggalkan Perkerjaanya 1/ 2 Jadi.”
Mereka Semua Tersentuh Oleh Perkataan Xu Shu, Liu Bei Tidak Dapat Mengucapkan Perpisahan Pada
Penasehatnya Itu. Dia Mengantarnya Lebih Jauh Sedikit Lagi Dan Lalu Sedikt Lagi Dan Seterusya Sampai
Xu Shu Berkata, “Aku Tidak Mau Menyusahkanmu Tuan, Marilah Kita Berpisah Saja Disini.”
Liu Bei Segera Turun Dari Kudanya Dan Berkata, “Kita Akan Berpisah Dan Masing-Masing Mengikuti
Jalannya Sendiri Dan Tidak Tahu Kapan Kita Dapat Bertemu Lagi.”
Air Matanya Turun Seperi Hujan Dan Xu Shu Juga Menangis. Tetapi Kata-Kata Selamat Tinggal Akhirnya
Terucapkan. Ketika Xu Shu Telah Pergi, Liu Bei Menatap Terus Rombongan Kecil Itu Dan Melihatnya
Menghilang Dari Pandangannya Pelan2. Dia Langsung Bersedih Ketika Dia Tidak Dapat Melihat Lagi
Rombongan Itu.
“Dia Telah Pergi ! Apa Yang Harus Kulakukan ?”
Pepohonan Membuatnya Tidak Dapat Melihat Rombongan Itu, Dan Liu Bei Menunjuk Pada Pepohonan Itu
Dan Berkata, ” Aku Berharap Dapat Menebang Semua Pohon2 Didaerah Ini.”
“Kenapa ?” Kata Para Bawahannya.
“Karena Mereka Menghalangi Pandanganku Melihat Xu Shu.”
Tiba-Tiba Xu Shu Memacu Kudanya Kembali Pada Liu Bei.
Kata Liu Bei, “Dia Kembali, Apakah Artinya Dia Akan Menetap ?”
Dia Juga Segera Memacu Kudanya Maju Menemui Xu Shu Dan Ketika Dia Sudah Dekat Dia Berkata, “Kau
Kembali, Aku Yakin Bukan Untuk Masalah Sepele.”
Pdf By Kang Zusi
Memberhentikan Kudanya, Xu Shu Berkata, “Karena Perasaanku Sedang Kacau, Aku Lupa Mengatakan
Sesuatu. Ada Seseorang Dengan Bakal Yang Luar Biasa Hidup Sekitar 15 Li Di Luar Kota Xiang Yang. Kau
Harus Mencari Dia.”
“Dapatkah Aku Merepotkanmu Untuk Memintanya Mengunjungiku ?”
“Dia Tidak Akan Mau Menemuimu. Kau Harus Pergi Menemui Dia. Tetapi Jika Dia Setuju Untuk
Mengikutimu, Kau Akan Sama Beruntungnya Seperti Ketika Zhou Mendapatkan Lu Wang Dan Han Ketika
Mendapatkan Zhang Liang Untuk Membantunya.”
“Bagaimana Jika Dia Dibandingkan Denganmu ?” Tanya Liu Bei.
“Denganku ? Jika Aku Dibandingkan Dengannya Maka Aku Hanyalah Seekor Bebek Dibandingkan Dengan
Burung Phoenix, Seekor Ulat Kecil Dibandingkan Dengan Seekor Naga. Orang Ini Selalu Membandingkan
Dirinya Dnegan Para Orang Bijak Masa Lalu Seperti Guan Zhong Dan Yue Yu, Tetapi Menurutku Dia Lebih
Pintar Daripada Mereka. Dia Mempunyai Bakat Untuk Mengukur Langit Dan Menimbang Bumi. Dia Adalah
Seorang Pria Yang Kepandaianya Dapat Menutupi Seluruh Bumi Ini.”
“Aku Ingin Tahu Namanya.”
“Dia Berasal Dari Langye Dan Namanya Zhuge Liang. Dia Keturunan Jendral Zhuge Feng. Ayahnya Zhuge
Gui Adalah Wakil Gubernur Taishan Tetapi Mati Muda Dan Anak Muda Itu Akhirya Ikut Pamannya Zhuge
Xuan Ke Jing Zhou. Pelindung Kekaisaran Wilayah Itu, Liu Biao, Merupakan Teman Pamannya Dan Zhuge
Liang Akhirnya Menetap Di Xiangyang. Lalu Pamannya Meninggal Dan Dia Bersama Adik Kecilnya Zhuge
Jun Kembali Ketanah Pertanian Mereka Di Nan Yang Dan Berkerja Sebagai Petani. Mereka Suka
Menghibur Diri Mereka Sendiri Dengan Menulis Lagi Dengan Gaya Liang Fu.”
“Didaerah Itu Ada Sebuah Bukit Yang Bernama “Naga Tidur” Dan Zhuge Liang Mengambil Nama Itu Dan
Menyebut Dirinya “Naga Tidur” (Wu Long). Ini Adalah Orang Yang Kau Cari, Orang Dengan Tingkat
Kejeniusan Tanpa Tanding. Kau Harus Mengunjungi Dia Dan Jika Dia Membantumu, Kau Tidak Perlu
Khawatir Lagi Mengenai Kedamaian Di Kekaisaran Ini.”
“Cermin Air Selalu Berkata Bahwa Ada 2 Orang Yaitu Naga Tidur Dan Phoenix Muda, Dan Jika Aku
Mendapatkan Satu Saja Diantara Mereka Maka Semuanya Akan Baik-Baik Saja. Tentu Dia, Yang Baru Kau
Katakan Adalah Salah Satu Diantara Mereka.”
“Naga Tidur (Wu Long) Adalah Zhuge Liang Di Longchung, Phoenix Muda (Sui Fong) Adalah Pang Tong
Dari Xiangyang.”
Liu Bei Segera Kegirangan Mendengar Hal Ini, “Sekarang Aku Tahu Siapakah Orang-Orang Itu. Aku Sangat
Berharap Mereka Berada Disini ! Tetapi Tanpa Dirimu Aku Tidak Akan Tahu Siapakah Mereka2 Itu.”
Setelah Xu Shu Merekomendasikan Zhuge Liang Kepada Liu Bei, Xu Shu Segera Pergi Lagi.
Sekarang Liu Bei Mengeri Ucapan Pertapa Cermin Air Itu. Dan Segera Dia Merasa Terbangun Setelah
Tertidur Karena Mabuk. Didepan Para Bawahannya, Dia Segera Kembali Kedalam Kota Dan
Mempersiapkan Banyak2 Hadiah Dan Bersama Saudara-Saudaranya Dia Pergi Ke Nanyang.
Kareka Didorong Perasaan, Xu Shu Menyebutkan Nama Temannya Dan Artinya Mengkhianati Janjinya
Pada Temannya Itu. Sekarang Dia Berpikir Bahwa Zhuge Liang Tidak Akan Mau Membantu Liu Bei. Jadi
Xu Shu Segera Pergi Ke Sana Menemui Dia. Dia Segera Pergi Menuju Kediaman Naga Meringkuk (Mei
Long Jiang) Dan Segera Turun Begitu Sampai Didepan Rumah Zhuge Liang.
Dia Bertanya Mengapa Xu Shu Datang, Xu Shu Menjawab, “Aku Berharap Dapat Melayani Liu Bei Dari Yu
Zhou. Tetapi Karena Ibuku Telah Ditahan Oleh Cao-Cao Dan Dia Memanggilku Datang. Oleh Karena Itu
Aku Harus Meninggalkan Liu Bei. Pada Saat Aku Berpisah, Aku Menceritakan Tentang Dirimu. Kau Akan
Pdf By Kang Zusi
Mendapatkan Kunjungan Darinya Dengan Cepat Dan Aku Harap, Tuan, Kau Tidak Menolak Untuk
Membantunya Tetapi Kau Akan Setuju Dan Menggunakan Bakat Besarmu Untuk Menolongnya.”
Zhuge Liang Menunjukan Ketidaksukaannya Dan Berkata, “Dan Kau Telah Menjadikanku Korban Dari
Dunia Yang Kacau Ini.”
Berkata Seperi Itu, Zhuge Liang Segera Bangun Dan Pergi Meninggalkan Ruangan. Xu Shu Sangat
Menyesal Dan Malu, Dia Segera Keluar Dan Naik Keatas Kudanya Dan Segera Pergi Ke Ibu Kota Untuk
Melihat Ibunya.
Liu Bei Mengunjungi Kediaman Naga Tidur Sebanyak 3 Kali.
Seperti Telah Dikatakan Xu Shu Segera Menuju Ibu Kota Untuk Menemui Ibunya. Ketika Xu Shu Tiba,
Cao-Cao Langsung Keluar Menemuinya, Dia Mengirim 2 Orang Kepercayaanya Xun Yu Dan Cheng Yu
Untuk Menerima Xu Shu Didepan Gerbang Kota Dan Xu Shu Dibawa Kekediaman Perdana Menteri.
“Kenapa Seorang Pelajar Terkenal Sepertimu Mau Sujud Dan Berkerja Pada Liu Bei ?” Kata Cao-Cao
“Aku Seorang Muda Yang Lari Menghindar Masalah. Aku Menghabiskan Waktu Sebagai Pengembara Dan
Kebetulan Datang Ke Xinye Dan Berteman Dengannya. Tetapi Ibuku Berada Disini Dan Karena Aku Harus
Membalas Budi Orang Tua, Aku Tidak Dapat Menetap Disana.”
“Sekarang Kau Akan Dapat Menjaga Ibumu Setiap Saat Dan Aku Mungkin Akan Mendapatkan Kehormatan
Untuk Mendengar Instruksimu.”
Xu Shu Lalu Berpamitan Dan Segera Pergi Ke Tempat Ibunya Berada. Lalu Dia Menangis Ketika Bertemu
Ibunya Dan Langsung Bersujud Didepan Kamar Ibunya.
Tetapi Ibunya Sungguh Terkejut Karena Melihat Dia Dan Berkata, “Ada Apa Kau Datang Kemari ?”
“Aku Berada Di Xin Ye Dan Berkerja Pada Liu Bei Dari You Zhou, Ketika Aku Mendapat Suratmu. Aku
Segera Datang.”
Ibunya Langsung Marah Besar.
Dengan Memukul Meja Ibunya Berteriak, “Kau Memalukan, Seorang Anak Tak Tahu Diri ! Bertahun-Tahun
Kau Kuajari Banyak Hal. Kau Seorang Pelajar Dan Mengetahui Banyak Buku. Kau Pasti Mengetahui Bahwa
Kesetiaan Dan Balas Budi Orang Tua Terkadang Berlawanan. Apakah Kau Tidak Mengetahui Bahwa CaoCao Adalah Seorang Pengkhianat, Seorang Yang Mempermainkan Kaisarnya Dan Menghina Para Leluhur
Dinasti. Apakah Kau Tidak Melihat Bahwa Liu Bei Adalah Orang Yang Penuh Kebajikan Dan Benar Seperti
Yang Seluruh Dunia Ketahui ? Lebih Lagi, Dia Berasal Dari Han Dan Ketika Kau Bersama Dia, Kau
Menemukan Tuan Yang Pantas Bagi Dirimu. Sekarang Karena Sebuah Surat Palsu Dan Tanpa Kau Coba
Cari Tahu, Kau Telah Meninggalkan Terang Dan Masuk Kedalam Kegelapan Serta Mendapatkan Reputasi
Yang Memalukan. Sungguh Kau Benar-Benar Bodoh. Bagaimana Aku Tahan Melihat Mukamu Itu ? Kau
Telah Menodai Kehormatan Keluarga Dan Para Leluhurmu. Kau Tidak Ada Gunanya Hidup Didunia Ini !!!”
Xu Shu Masih Bersujud, Dia Tidak Berani Mengangkat Kepalanya Dan Melihat Ibunya Yang Mengumpat
Dia. Setelah Ibunya Mengucapkan Kata-Kata Terakhirnya, Dia Langsung Berdiri Dan Meninggalkan
Ruangan Itu. Segera Setelah Itu Lalu Datang Pelayan Yang Keluar Dan Mengatakan Bahwa Lady Xu Telah
Menggantung Dirinya Sendiri. Xu Shu Segera Masuk Kedalam Kamar Itu Dan Berusaha Menyelamatkan
Dia, Tetapi Dia Telah Terlambat. Ibunya Telah Meninggal Dan Xu Shu Benar-Benar Sangat Menyesal Lebih
Dari Yang Pernah Dia Rasakan Seumur Hidupnya.
Xu Shu Segera Muntah Darah Dan Pingsan. Dia Baru Siuman Setelah Lama Sekali. Cao-Cao Yang
Mendengar Hal Itu Mengirimkan Ucapan Duka Dan Hadiah. Dia Juga Datang Untuk Memberikan
Pdf By Kang Zusi
Penghiburan Pada Xu Shu. Mayat Ibunya Di Makamkan Di Selatan Ibu Kota Dan Xu Shu Bersujud Didepan
Makam Ibunya Berhari-Hari. Dia Tetap Menolak Semua Hadiah Yang Cao-Cao Berikan.
Pada Saat Itu Cao-Cao Sedang Membahas Masalah Menyerang Keselatan.
Penasehatnya Xun Yu Berkata, “Sekarang Musim Dingin, Dan Kusarankan Agar Kita Tunggu Sampai
Musim Semi Tiba Sebelum Melakukan Ekspedisi.”
Dan Cao-Cao Pun Menyetujui Hal Itu. Tetapi Dia Tetap Memulai Persiapan Dan Memerintahkan Agar Air
Sungai Zhang Dibendung Dan Dibuat Sebuah Danau Buatan Dimana Dia Bisa Melatih Tentara Untuk
Berperang Didaerah Perairan Dan Laut. Dia Juga Memerintahkan Di Buat Kapal-Kapal Besar Dan Kecil
Untuk Dipakainya Latihan.
Seperti Telah Diceritakan Sebelumnya Bahwa Liu Bei Sedang Mempersiapkan Hadiah Untuk Mengunjungi
Zhuge Liang. Suatu Hari Pelayannya Melaporkan Ada Orang Yang Berkunjung, Dia Berpenampilan Seperti
Seorang Pertapa.
“Pasti Dia Orangnya.” Kata Liu Bei Yang Dengan Segera Merapihkan Bajunya.
Tetapi Ternyata Itu Bukanlah Zhuge Liang, Dia Adalah Pertapa Dari Gunung Yang Waktu Dulu
Ditemuinya, Sima Hui. Walaupun Begitu Liu Bei Tetap Senang Bertemu Dengannya Dan Mengantar Dia
Masuk Kedalam Kediamannya Seperti Layaknya Teman Lama.
Disana Liu Bei Memberikannya Kursi Kehormatan Dan Dia Bersujud Padanya, “Sejak Meninggalkanmu
Hari Itu Digunung, Aku Disibukkan Oleh Urusan Militer Dan Sehingga Aku Belum Mengunjungimu Lagi.
Sekarang Karena Terang Telah Turun Kepadaku, Aku Harap Kau Memaklumi Keadaanku Itu.”
“Aku Dengar Xu Shu Berada Disini. Aku Datang Untuk Menemui Dia.” Jawab Sima Hui.
“Dia Telah Pergi Ke Xu Chang Belum Lama Ini. Seorang Utusan Memberitahukan Bahwa Ibunya Di Tahan
Oleh Cao-Cao.”
“Berarti Dia Telah Jatuh Dalam Perangkap Cao-Cao, Karena Surat Itu Pasti Palsu. Aku Mengenal Ibunya
Sebagai Wanita Yang Mulia Dan Bijak. Bahkan Jika Dia Disiksa Cao-Cao Sekalipun, Dia Tidak Akan
Menulis Surat Pada Anaknya. Pasti Yang Dikirimkan Itu Adalah Surat Palsu. Jika Anaknya Tidak Pergi,
Ibunya Pasti Selamat. Tetapi Karena Dia Pergi, Ibunya Pasti Sudah Meninggal.”
“Tetapi Kenapa Bisa Begitu ?” Tanya Liu Bei Keheranan.
“Dia Adalan Wanita Berprinsip Tinggi, Yang Akan Sangat Menyesal Dan Bersedih Melihat Anaknya Dalam
Kondisi Seperti Ini.”
Liu Bei Berkata, “Ketika Xu Shu Pergi Dia Menyebuat Nama Zhuge Liang, Apa Yang Kau Ketahui Tentang
Orang Ini ?”
Sima Hui Berkata, “Jika Xu Shu Ingin Pergi, Dia Bebas Untuk Pergi. Tetapi Mengapa Dia Membuat Sang
Naga Untuk Bangun Dan Keluar Untuk Menunjukan Belas Kasihanya Pada Orang Lain ?”
“Kenapa Kau Berbicara Seperti Itu ?” Tanya Liu Bei.
Dia Menjawab ,”5 Orang, Zhuge Liang Dari Nanyang, Cui Zhouping Dari Boling, Shi Guangyuan Dari
Yingchuan, Meng Gongwei Dari Runan Dan Xu Shu Dari Yingchuan, Mereka Berlima Adalah 5 Sekawan
Teman Baik. Mereka 5 Sekawan Selalu Pergi Kesuatu Tempat Sepi Untuk Bermeditasi Dan Belajar Dari
Alam. Hanya Zhuge Liang Yang Selalu Berhasil Menemukan Arti Dari Segala Sesuatunya. Zhuge Liang
Biasa Duduk Diantara Mereka Dengan Sikap Bermeditasi, Lalu Dia Menunjuk Pada Teman-Temannya Dan
Pdf By Kang Zusi
Berkata ‘Kalian Semua Tuan-Tuan, Akan Menjadi Gubernur Dan Pejabat Tinggi Jika Kalian Hidup Dalam
Istana.’ “
“Ketika Mereka Bertanya Pada Dia Apa Ambisinya, Dia Hanya Tersenyum Dan Selalu Membandingkan
Dirinya Dengan Para Pelajar Hebat Di Masa Lampau Seperti Guan Zhong Dan Yue Yu. Tidak Ada Diantara
Kawanduanya Yang Dapat Menandingi Kehebatannya.”
“Bagaimana Mungkin Didaerah Yingchuan Banyak Sekali Orang-Orang Pintar Dan Berbakat ?” Kata Liu
Bei.
“Yin Kui Dahulu Pernah Berkata Bahwa Kumpulan Bintang Sangat Terang Didaerah Itu. Dan Karena Itu
Dari Sana Banyak Orang-Orang Bijak.”
Sekarang Guan Yu Yang Berada Disana Dan Mendengar Zhuge Liang Dipuji Dengan Begitu Tinggi, Dia
Berkata, “Guan Zhong Dan Yue Yi Adalah 2 Pemimpin Terkenal Dijaman Musim Semi Dan Musim Gugur
Serta Jaman Negara2 Berperang. Mereka Melampau Semua Manusia Yang Ada Dalam Hal Kebijaksanaan
Saat Itu. Apakah Tidak Berlebihan Untuk Mengatakan Zhuge Liang Dibandingkan Dengan Kedua Orang Itu
?”
“Menurut Pendapatku Dia Seharusnya Tidak Dibandingkan Dengan Kedua Orang Itu, Tetapi Dengan 2 Yang
Lainnya.” Kata Cermin Air.
“Siapakah Kedua Orang Itu ?” Tanya Guan Yu.
“Lu Wang Yang Menjadi Penasehat Duke Zhou Mendirikan Dinasti Zhou Sehingga Dapat Bertahan Selama
8 Abad Dan Zhang Liang Yang Membuat Han Dapat Berjaya Selama 4 Abad.”
Semua Yang Mendengarnya Disana Sangat Terkejut, Cermin Air Lalu Langsung Berdiri Dan Berpamitan.
Liu Bei Ingin Membuatnya Menetap Disana Jika Dia Dapat, Tetapi Cermin Air Menolaknya.
Ketika Dia Berjalan Menuruni Anak Tangga, Dia Mengadahkan Kepalanya Dan Berkata, “Walaupun Naga
Tidur Akan Dibangunkan Dan Menemukan Tuannya, Tetapi Dia Dilahirkan Diwaktu Yang Tidak Tepat.
Sunggu Disayangkan !”
“Sungguh Seorang Pertapa Sakti !” Kata Liu Bei Mengomentari Sima Hui.
Segera 3 Bersaudara Itu Bersiap-Siap Untuk Pergi Dan Membawa Hadiah. Ketuka Mereka Sampai Didekat
Kediaman Naga Tidur (Lung Jiang/ Longchung)
Mereka Melihat Petani Disana Dengan Gembira Bernyanyi.
Liu Bei Dan Saudara-Saudaranya Berhenti Mendengarkan Lagu Itu Dan Memanggil Salah Satu Petani Itu
Dan Bertanya Siapakh Yang Membuat Lagu Itu.
“Lagu Ini Dibuat Oleh Guru Naga.” Kata Petani Itu.
“Jadi Dia Tinggal Disekitar Sini. Dimanakah Tempatnya ?”
“Diselatan Bukit Ada Sebuah Kediaman Yang Disebut Naga Tidur Dan Didekat Situ Ada Hutan2 Bambu.
Didalam Hutan Itu Ada Sebuah Rumah Sederhana Yang Terbuat Dari Bambu Kuning. Disanalah Guru Naga
Beristirahat.”
Liu Bei Berterima Kasih Kepada Dia Dan Rombonganpun Berangkat Kembali. Segera Mereka Pergi Kesana
Dan Mencari Rumah Itu.
Pdf By Kang Zusi
Liu Bei Lalu Tiba Didepan Pintu Rumah Itu, Dia Turun Dan Mengetuk Pintu. Seorang Muda Keluar Dan
Bertanya Apa Yang Dia Inginkan.
Liu Bei Menjawab, “Aku Adalah Liu Bei, Jendral Dari Dinasti Han, Bangsawan Dari Yi Cheng, Pelindung
Kekaisaran Wilayah Yu Zhou Dan Paman Dari Kaisar. Aku Datang Untuk Bertemu Dengan Guru Naga.”
“Aku Tidak Dapat Mengingat Semua Hal Itu.” Jawab Anak Kecil Itu.
“Kalau Begitu Bilang Saja Liu Bei Datang Untuk Bertemu Dengannya.”
“Guru Naga Sudah Pergi Pagi2 Sekali.”
“Kemanakah Dia Pergi ?”
“Tidak Dapat Dipastikan. Aku Tidak Mengetahui Kemana Dia Pergi.”
“Kapankan Dia Akan Kembali ?”
“Itu Juga Tidak Dapat Dipastikan. Mungkin 3 Hari, Mungkin 10 Hari.”
Kekecewaan Tampak Diwajah Liu Bei.
“Mari Kita Kembali Karena Kita Tidak Dapat Menemui Dia.” Kata Zhang Fei.
“Tunggu Sebentar Lagi.” Kata Liu Bei.
“Akan Lebih Baik Jika Kita Kembali.” Kata Guan Yu, “Nanti Kita Dapat Mengirim Orang Untuk Mencari
Tahu Kapan Orang Ini Akan Kembali.”
Lalu Liu Bei Setuju, Dia Berkata Pada Anak Kecil Itu, “Ketika Guru Naga Kembali, Bilang Bahwa Liu Bei
Telah Datang Menemui Dia.”
Mereka Lalu Berkuda Sampai Beberapa Li, Lalu Liu Bei Berhenti Dan Melihat Daerah Sekitar Dari
Kediaman Zhuge Liang Itu.
Gunung2 Tampak Indah Menghiasa Dibelakang, Air Sungguh Jernih Dan Tanah Disana Benar-Benar Luas,
Hutan2 Ditumbuhi Bambu Yang Bagus Sekali Perpaduan Antara Warna Hijau Dan Kuning. Bangau2
Berenang Dan Mencari Makan Di Sungai, Dan Ikan2 Berkeliapan Di Air. Burung Berterbangan Melintas
Angkasa. Benar-Benar Sebuah Pemandangan Yang Tidak Terlupakan.
Ketika Liu Bei Beridiri Memandangi Hal Itu, Dia Melihat Seeorang Datang. Orang Itu Berwajah Cukup
Tampan Dan Berkharisma. Dia Menggunakan Penutup Kepala Berwarna Coklat Dan Memakai Jubah
Berwarna Hitam. Dia Menggunakan Tongkat Panjang Untuk Membantunya Berjalan.
“Pasti Dialah Orangnya !” Kata Liu Bei.
Dia Langsung Turun Dari Kudanya Dan Berjalan Untuk Menyapa Orang Itu, Serta Berkata, “Apakah Kau
Adalah Guru Naga, Tuan ?”
“Siapakah Kau, Jendral ?” Tanya Orang Itu.
“Aku Adalah Liu Bei.”
“Aku Bukan Zhuge Liang, Tetapi Teman Dari Dirinya. Namaku Adalah Cui Zhouping.”
Pdf By Kang Zusi
“Telah Lama Kudengar Mengenai Dirimu ! Aku Sangat Senang Bertemu Denganmu,” Jawab Liu Bei, “Dan
Sekarang Aku Harap Kau Mau Duduk Sebentar Dan Biarkan Aku Menerima Instruksimu.”
Kedua Orang Itu Lalu Duduk Dibebatuan Disekitar Tempat Itu. Kedua Saudara Liu Bei Seperti Biasa Berdiri
Dibelakang Kakaknya Itu.
Cui Zhouping Lalu Berkata, “Jendral, Untuk Urusan Apa Kau Mencari Zhuge Liang ?”
Liu Bei Menjawab, “Kekaisaran Sedang Dalam Kekacauan Dan Bencana Terjadi Dimana-Mana. Aku Ingin
Menemui Temanmu Itu Untuk Membantuku Mengatasi Keadaan Ini.”
“Kau, Tuan, Ingin Menghilangkan Kekacauan, Walaupun Kau Adalah Orang Baik Dan Dari Keluarga
Kekaisaram Tetapi Untuk Mengkoreksi Kekacauan Ini Membutuhkan Pertimbangan Yang Banyak. Pada
Hari Dimana Liu Bang Membunuh Penguasa Qin, Keteraturan Mulai Mengantikan Ketidak Teraturan.
Pemerintahan Yang Baik Dimulai Dari Jamannya Dan Bertahan Selama 2 00 Tahun. Lalu Datanglah Wang
Mang Dan Dia Memberontak, Dan Kekacauan Mengantikan Keteraturan. Lalu Munculah Liu Xiu Yang
Merestorasi Dinasti Han Dan Keteraturan Sekali Lagi Menang. Setelah 2 00 Tahun Maka Kekacauan Sekali
Lagi Terjadi. Untuk Mengembalikan Perdamaian Diperlukan Waktu. Hal Itu Tidak Dapat Dengan Cepat
Terjadi. Kau, Tuan, Ingin Mendapatkan Zhuge Liang Untuk Mengatur Waktu Dan Musim, Untuk
Memperbaiki Kosmos, Tetapi Aku Khawatir Tugas Itu Sungguh Sulit Dan Untuk Mencoba Melakukan Itu
Berarti Bersedia Untuk Menderita. Kau Tentu Mengetahui Bahwa Dia Yang Mengikuti Keinginan Langit
Akan Melalui Jalan Yang Mudah, Dia Yang Melalui Jalan Yang Lain Akan Menemui Kesukaran. Seseorang
Tidak Dapat Perg Dari Tugasnya. Seseorang Tidak Dapat Menghindari Takdirnya.”
“Guru !!” Balas Liu Bei, “Pandanganmu Benar-Benar Dalam Dan Semua Kata-Katamu Memiliki Makna
Yang Luas. Tetapi Aku Adalah Keluarga Dari Dinasti Han Dan Aku Harus Membantunya. Mana Berani Aku
Berkata Mengenai Yang Tidak Terelakkan Dan Mempercayai Takdir ?”
Cui Zhouping Menjawab, “Seorang Rakyat Kecil Dari Gunung Liar Ini Tidak Cocok Untuk Membicarakan
Masalah Negara. Tetapi Kamu Memintaku Berbicara Dan Aku Telah Mengatakan Apa Yang Kumengerti
Walaupun Terdengar Agak Gila.”
“Guru, Aku Berterima Kasih Dengan Nasehatmu. Tetapi Apakah Kau Tahu Kemana Zhuge Liang Pergi ?”
“Aku Juga Datang Untuk Menemui Dia Dan Aku Tidak Tahu Dimanakah Dia Berada.” Kata Cui Zhouping.
“Jika Aku Minta Padamu, Guru, Untuk Menemaniku Kedaerah Kecilku Untuk Membantu. Maukah Kau
Datang ?”
“Aku Terlalu Bodoh Dan Sudah Terbiasa Hidup Sederhana Dan Santai Serta Sudah Tidak Mempunyai
Ambisi Lagi. Tetapi Mungkin Sesekali Aku Akan Datang Menemuimu.”
Dan Dengan Kata-Kata Ini, Cui Zhouping Berpamitan Dan Pergi. 3 Bersaudara Itu Kemudian Juga Menaiki
Kudanya Kembali Dan Pergi Pulang.
Saat Itu Zhang Fei Berkata, “Kita Tidak Menemukan Zhuge Liang Dan Kita Harus Mendengarkan Omong
Kosong Dari Orang Yang Disebut Terpelajar Ini. Hmm…Ini Adalah Hasil Dari Semua Perjalanan Ini.”
“Kata-Katanya Merupakan Hasil Dari Pemkiran Yang Terdalam, Kau Tidak Akan Mengerti Hal Itu.” Jawab
Liu Bei.
Setelah Beberapa Hari Sejak Kembali Ke Xin Ye, Liu Bei Mengirim Orang Utnuk Mencari Tahu Apakah
Zhuge Liang Telah Kembali Dan Utusan Itu Berkata Dia Telah Kembali. Segera Liu Bei Bersiap Untuk
Pergi Kembali.
Pdf By Kang Zusi
Lagi Zhang Fei Muncul Dengan Kesal Dan Berkata, “Kenapa Kau Harus Pergi Menemui Orang Kampung
Ini ? Segera Kirim Utusan Dan Panggil Dia Kemari Saja.”
“Diamlah !!” Kata Liu Bei, “Mencius Berkata, ‘Untuk Datang Menemui Pertapa Tanpa Melalui Jalannya
Adalah Seperti Mengunci Pintu Yang Ingin Kau Masuki’ Zhuge Liang Adalah Pertapa Yang Paling Hebat
Saat Ini, Bagaimana Mungkin Aku Dapat Memanggil Dia ?”
Lalu Liu Bei Pergi Untuk Menemui, Kedua Saudaranya Pergi Bersama Dia Seperti Biasanya. Saat Itu
Adalah Musim Dingin Dan Salju Turun Dengan Lebatnya. Awan Gelap Menyelimuti Seluruh Langit.
Sebelum Mereka Pergi Jauh, Angin Dingin Telah Datang Dan Salju Mulai Turun Lagi. Segera Seluruh
Gunung Tampak Seperti Batu Giok Dan Pepohan Seperti Perak.
“Disini Sungguh Dingin Dan Tanah Membeku, Tidak Mungkin Ada Pertempuran Yang Dapat Terjadi.” Kata
Zhang Fei. “Tetapi Kita Pergi Sejauh Ini Untuk Mendapatkan Nasehat Yang Tidak Berguna Bagi Kita.
Dimana Masuk Akalnya Hal Ini ? Lebih Baik Kita Kembali Ke Xinye Untuk Menghangatkan Diri.”
Liu Bei Menjawab, “Aku Telah Memutuskan Untuk Menemui Zhuge Liang. Tetapi Jika Kau, Adikku Tidak
Menyukai Dingin, Kau Boleh Kembali.”
“Aku Tidak Takut Mati. Apakah Kau Pikir Aku Masih Memperdulikan Rasa Dingin ? Tetapi Aku Perduli
Mengenai Membuang-Buang Energi Kakakku.” Kata Zhang Fei.
“Jangan Katakan Apa-Apa Lagi.” Kata Liu Bei Dan Mereka Terus Pergi.
Ketika Mereka Sampai Didekat Hutan Bambu Itu, Mereka Mendengar Nyanyian Dipingir Jalan Dan
Berhenti Untuk Mendengarkan.
Setelah Selesai Bernyanyi Kedua Orang Yang Bernyanyi Itu Saling Tertawa Dan Bertepuk Tangan. Liu Bei
Berpikir Bahwa Pasti Ada Seorang Pelajar Atau Pertapa Berada Disana. Lalu Dia Turun Dari Kudanya Dan
Masuk Kedalam Teras Itu. Dia Melihat 2 Orang Yang Sedang Bergembiar Duduk Disana BerhadapHadapan. Yang Satu Bermuka Pucat Dengan Janggut Panjang Dan Yang Lainnya Memiliki Muka Yang
Kekar.
Liu Bei Memberi Salam Dan Berkata, “Manakah Dari Kalian Yang Dijuluki Guru Naga ?”
“Siapakah Kau Tuan ?” Tanya Si Janggut Panjang, “Ada Urusan Apa Kau Mau Menemui Naga Tidur ?”
“Aku Liu Bei. Aku Ingin Bertemu Dengannya Dan Bertanya Bagaimana Membawa Perdamaian Kembali
Kedunia Ini.”
“Kalau Begitu,Tidak Ada Diantara Kami Adalah Orang Yang Kau Maksud, Tetapi Kami Adalah TemanTemannya. Namaku Adalah Shi Guang Yuan Dan Ini Adalah Meng Gongwei.”
“Aku Telah Mengenai Kalian Melalui Reputasi Kalian.” Kata Liu Bei Dengan Senang, “Aku Sungguh
Sangat Beruntung Dapat Bertemu Dengan Kalian. Maukah Kailan Pergi Bersama Ke Kediaman Naga Tidur
Dan Berbincang-Bincang ? Aku Punya Kuda Untuk Kalian Pakai Disini.”
“Kami Hanyalah Seorang Rakyat Biasa Yang Tidak Mengerti Bagaimana Caranya Mengamankan Negara.
Aku Paham Tidak Perlu Susah2 Bertanya. Aku Harap Kau Segera Menaiki Kudamu Dan Melanjutkan
Mencari Guru Naga.”
Lalu Dia Kembali Menaiki Kudanya Dan Melanjutkan Perjalanan. Dia Sampai Dia Rumah Kecil Itu, Turun
Dan Mengetuk Pintunya. Anak Kecil Yang Dahulu Itu Membukakan Pintu Dan Liu Bei Berkata Apakah
“Tuan Zhuge Sudah Kembali ?”
Pdf By Kang Zusi
“Dia Didalam Kamar Sedang Membaca.” Jawab Anak Kecil Itu.
Dengan Sangat Senang Liu Bei Mengikuti Anak Itu Dan Dietengah Ruangan Liu Bei Membaca Berbagai
Puisi2 Indah.
Ketika Liu Bei Sedang Melihat2, Dia Mendengar Suara Nyanyian Dan Berhenti Didepan Sebuah Pintu
Untuk Mengintip. Dia Melihat Seorang Pemuda Didekat Perapian Sedang Bernyanyi.
Setelah Lagu Itu Selesai, Liu Bei Segera Masuk Dan Memberi Salam, “Guru, Telah Lama Aku Mencarimu,
Tetapi Belum Dapat Memberi Salam Padamu. Beberapa Waktu Yang Lalu Cermin Air Berbicara Mengenai
Dirimu Dan Aku Segera Mencarimu Dan Hanya Untuk Kecewa Karena Tidak Dapat Menemuimu. Hari Ini
Aku Telah Memberanikan Diri Menembus Cuaca Buruk Diluar Sana Dan Datang Lagi. Aku Dapat
Melihatmu Sekarang Dan Sunggu Sebuah Keberuntungan Besar Buatku.”
Pemuda Itu Cepat-Cepat Membalas Salam Dan Berkata, “Jendral, Kau Pasti Liu Bei Dari You Zhou Yang
Ingin Menemui Kakakku.”
“Lalu, Tuan ,Apakah Kau Bukan Zhuge Liang Si Naga Tidur.” Kata Liu Bei.
“Aku Adalah Adiknya Zhuge Jun. Dia Memiliki Kakak Tertua Yang Bernama Zhuge Jin Yang Saat Ini
Berada Bersama Sun Quan Didaerah Selatan Sebagai Penasehat. Zhuge Liang Adalah Anak Kedua Didalam
Keluarga Kami.”
“Apakah Kakakmu Berada Dirumah ?”
“Kemarin Dia Merencanakan Pergi Bersama Cui Zhouping.”
“Kemanakan Mereka Pergi ?”
“Siapa Yang Tahu ? Mereka Membuat Perahu Lalu Berlayar Didanau, Atau Pergi Berbincang-Bincang
Dengan Seorang Pendeta Di Pegunungan Terpencil, Atau Berpergian Untuk Mengunjungi Teman Didesa
Yang Jauh Atau Mungkin Sedang Duduk-Duduk Disebuah Gua Untuk Bermain Seruling Dan Catur. Mereka
Pergi Dan Datang Tidak Tentu Dan Tidak Ada Yang Dapat Menebaknya.”
“Sungguh Tidak Beruntunganya Aku Ini ! 2 Kali Aku Datang Dan Gagal Menemui Orang Hebat Ini.”
“Aku Harap Kau Mau Duduk Sejenak Dan Biarkan Aku Membawakan Teh Untukmu.”
“Kakak, Karena Guru Naga Tidak Berada Disini, Aku Harap Kau Segera Naik Kembali Kekudamu Dan
Pergi.” Kata Zhang Fei.
“Karena Aku Sudah Berada Disini, Kenapa Tidak Berbincang Sebentar Sebelum Kita Kembali Kerumah ?”
Kata Liu Bei.
Lalu Berkata Pada Tuan Rumahnya Dia Melanjutkan, “Dapatkan Kau Beritahu Padaku Jika Kakakmu
Memiliki Kemampuan Dibidang Strategi Dan Apakah Dia Belakar Ilmu2 Perang ?”
“Aku Tidak Tahu ?”
Zhang Fei Langsung Menggerutu, “Angin Dan Salju Semakin Kencang, Kita Harus Segera Kembali.”
Liu Bei Berbalik Pada Dia Dan Mengatakan Dia Untuk Berhenti Mengganggunya.
Zhuge Jun Berkata, “Karena Kakakku Tidak Ada, Aku Tidak Akan Menahanmu Lebih Lama Lagi. Aku
Akan Memberitahukan Padanya Mengenai Dirimu.”
Pdf By Kang Zusi
“Aku Mohon, Tidak Perlu Bersusah-Susah Seperti Itu. Didalam Beberapa Hari Aku Akan Datang Kembali.
Jika Aku Dapat Meminjam Kertas Dan Tinta, Aku Akan Memberikan Surat Untuk Ditujukan Pada Kakakmu
Itu Bahwa Aku Sangat Ingin Menemui Dia.”
Zhuge Jun Segera Membawakan “4 Harta Pelajar” Dan Liu Bei Segera Menuliskan Sebuah Surat.
Surat Itu Kemudian Diserahkan Pada Zhuge Jun Lalu Liu Bei Berpamitan Dan Dengan Sangat Kecewa Atas
Kegagalannya Yang Kedua Kalinya.
Setelah Dia Naik Keatas Kuda, Dia Melihat Seorang Pelayan Datng Dan Berteriak, “Tuan Telah Pulang !”
Liu Bei Melihat Seorang Duduk Diatas Keledai Dengan Santainya Dan Berjalan Melintasi Jembatan.
Pengendara Keledai Itu Menggunakan Topi Kecil Dangan Pita Yang Panjang Sampai Kebahunya Dan
Tubuhnya Memakai Pakaian Bulu. Seorang Pemuda Berjalan Menyertainya Dibelakang Membawa Guci
Arak.
“Akhirnya, Si Naga Tidur.” Pikir Liu Bei, Yang Langsung Segera Turun Dari Kudanya.
Dia Memberi Salam Pada Si Pengendara Keledai Itu Yang Ketika Mendekat Dan Dia Berkata, “Tuan,
Sungguh Sulit Untuk Datang Dicuaca Dingin Ini. Aku Dan Rombonganku Telah Menunggu Lama Disini.”
Pengendra Keledai Itu Turun Dan Membalas Hormat, Sementara Zhuge Jun Dari Belakang Berkata, “Dia
Bukan Kakakku, Dia Adalah Ayah Mertua Kakakku, Huang Chen Yan.”
Liu Bei Berkata, “Aku Berkesempatan Mendengar Lagu Yang Kau Nyanyikan. Lagu Itu Sungguh Indah.”
Huang Chen Yan Menjawab, “Itu Adalah Puisi Kecil Yang Aku Baca Di Rumah Menantuku Dan Aku
Mengingatnya Ketika Aku Melintasi Jembatan Tadi Dan Melihat Pohon Plum Di Pojok.”
“Apakah Kau Mengetahui Dimana Menantumu Itu Berada ? ” Tanya Liu Bei.
“Ini Adalah Apa Yang Akan Kulakukan, Aku Datang Untuk Menemui Dia.”
Liu Bei Lalu Berpamitan Dan Pergi Melanjutkan Perjalanan. Badai Sungguh Besar, Tetapi Lebih Dari Pada
Badai, Liu Bei Bersedih Karena Dia Tidak Dapat Menemui Sang Guru Naga.
Setelah Kembali Ke Xin Ye, Waktu Berlalu Dengan Cepat Hingga Musim Semi Menjelang. Lalu Liu Bei
Mencari Hari Yang Baik Untuk Pergi Mencari Zhuge Liang Sekali Lagi. Hari Itu Kemudian Didapatkan, Dia
Berpuasa Selama 3 Hari Dan 3 Malam Serta Mengganti Pakaiannya Untuk Pergi Mengunjunginya Lagi.
Kedua Saudaranya Melihat Persiapan Ini Dan Menyatakan Ketika Setujuan Mereka.
Huang Cheng Yan Adalah Seorang Sarjana Terkenal Pada Jaman Kaisar Ling Berkuasa. Dia Mendapatkan
Jabatan Sebagai Kepala Sekertaris Diistana, Kemudian Datang Dong Zhuo Yang Memindahkan Dia Menjadi
Kepala Urusan Kementrian (Intinya Sekertaris Buat Menteri2.). Setelah Dong Zhuo Hilang Dan Cao-Cao
Menjadi Perdana Menteri, Dia Diangkat Menjadi Sekertariat Utama Bagi Perdana Menteri (Jabatan Yang
Nantinya Bakal Dipegang Sima Yi).
Disaat Inilah Dia Melihat Bahwa Cao-Cao Sama Saja Dengan Yang Lainnya Dan Ingin Memberontak Serta
Menguasai Kekaisaran. Dia Lalu Mau Membunuh Cao-Cao Namun Usahanya Gagal, Dan Sebelum
Diketahui Dia Langsung Lari Dari Istana Dan Kembali Kerumahnya.
Dia Mempunyai Seorang Putri Yang Merupakan Anak Satu-Satunya Yang Dia Punya. Nama Putrinya
Adalah Huang Yue Ying. Hua Yue Ying Merupakan Seorang Gadis Yang Tidak Cantik Tetapi Cerdas. Dia
Banyak Membaca Literatur2 Filsafat Dan Juga Buku Sejarah. Dia Jg Mempelajari Banyak Hal Seperti
Pdf By Kang Zusi
Arsitektur Dan Segala Sesuatu Yagn Berhubungan Dengan Iptek. Ayahnya Sangat Menyayangi Dia. Ibunya
Meninggal Ketika Usianya 1 2 Tahun Karena Sakit Dan Sejak Saat Itu Dia Hidup Bersama Ayahnya.
Ketika Huang Cheng Yan Kembali Kerumahnya, Tentara Cao-Cao Telah Dikirim Untuk Segera
Menangkapnya Berserta Seluruh Keluarga Dan Isi Rumahnya. Huang Cheng Yan Panik Dan Lalu Ketika
Sampai Dirumahnya Memerintahkan Agar Semua Orang Dirumahnya Melarikan Diri, Tetapi Dia Tidak
Dapat Menemukan Putrinya Yang Saat Itu Sedang Keluar Bersama Pelayannya. Ayahnya Tidak Dapat
Menunggunya Lebih Lama Lagi Segera Lari Keluar Dan Menuju Daerah Xiang Yang. Sebelumnya Dia
Menulis Sebuah Surat Yang Diselipkannya Di Sebuah Retakan Didinding.
Putrinya Saat Itu Sedang Kembali Dari Pasar Dimana Dia Melihat Bahwa Dirumahnya Banyak Prajurit. Dia
Lalu Segera Bersembunyi Sampai Prajurit-Prajurit Itu Pergi Semua. Setelah Para Prajurit Itu Pergi, Yue Ying
Segera Masuk Kedalam Ruimah Dan Melihat Keadaan Disana Begitu Berantakan, Dia Khawatir Apa Yang
Terjadi Pada Ayahnya Karena Dia Tidak Melihat Ayahnya Disana Maupun Dibawa Prajurit. Lalu Dia
Menemukan Surat Di Retakan Dinding Dan Membacanya Bahwa Ayahnya Menyuruhnya Pergi Ke Xiang
Yang.
Yue Ying Lalu Bersama Pelayannya Berusaha Pergi Ke Xiang Yang, Tetapi Ditengah Perjalanan Dia
Terpisah Dari Pelayannya. Selama Hidup Didalam Biara Itu, Yue Ying Belajar Mengenai Ilmu2 Tao Dan
Juga Perbintangan. Suatu Malam Almarhum Ibunya Datang Dalam Mimpinya Dan Mengatakan Bahwa
Suaminya Adalah Sang Naga Yang Sedang Tidur.
Sementara Itu Huang Cheng Yang Yang Sedang Berusaha Menyelamatkan Nyawanya, Segera Melihat
Dimana-Mana Ada Pengumuman Mengenai Dirinya. Jadi Dia Tidak Dapat Melewati Jalan Utama. Dia
Melalui Jalan-Jalan Kecil, Melalui Bukit-Bukit Dan Gunung2 Sampai Akhirnya Kudanya Terperosok
Kesebuah Lembah. Dia Tidak Tahu Dimanakan Dia Berada, Dan Dia Mencoba Mencari Jalan. Lalu
Ditengah Kebingungannya Itu Dia Melihat Ada 5 Orang Yang Sedang Tertawa-Tawa Duduk Diatas Sebuah
Paviliun Kecil Dipinggir Gunung. Dia Segera Menemui Mereka Dan Memperkenalkan Siapa Dirinya.
Mereka Berlima Menerimanya Dengan Baik Dan Dia Tidak Memiliki Kecurigaan Karena Dianggapnya
Tidak Ada Yang Mengenal Dia Ditempat Terpencil Ini. Tetapi Dia Salah, Ternyata Mereka Semua
Mengetahui Dengan Jelas Siapakah Dia. Tapi Mereka Berkata Tidak Perlu Khawatir Karena Mereka Tidak
Lagi Mencampuri Urusan Dunia.
Huang Cheng Yuan Akhirnya Tinggal Bersama Mereka Di Desa Longchung. Dia Sangat Terkesan Dengan
Zhuge Liang Yang Dipanggil Kong Ming Ini. Suatu Hari Dia Pergi Bersama Mereka Semua Ke Tengah
Danau, Dimana Disana Dia Menarik Napas Dan Berkata,” Disini Sangat Tenang Sekali, Andaikan Saja
Diseluruh Kekaisaran, Rakyat Bisa Ikut Merasakan Hal Ini.”
Yue Ying Suatu Kalo Sedaang Berjalan-Jalan Dipinggir Sungai Ketika Itu Seseorang Memanggil Dirinya.
Ternyata Itu Adalah Pelayannya Yang Selama Ini Berusaha Mencari Dia. Pelayannya Berkata Bahwa Dia
Suatu Malam Mendapat Mimpi Bahwa Dia Akan Menemukan Nonanya Itu Dipinggir Sungai Ini. Yue Ying
Sangat Senang Dapat Menemukan Pelayannya Tetapi Dia Tetap Bingung Kemana Mencari Ayahnya.
Akhirnya Dia Memutuskan Untuk Pergi Dari Biara Dan Mencari Ayahnya Ke Daerah Xiang Yang.
Kebetulan Pelayannya Mempunyai Tempat Kerabat Di Desa Longchung, Yue Ying Akhirnya Setuju Pergi
Kesana.
Suatu Hari Tanpa Disangka Dia Menemukan Kembali Ayahnya Yang Langsung Memperkenalkannya Pada
5 Sekawan Itu. Setelah Melihat Zhuge Liang, Yue Ying Mengatakan Bahwa Dia Pernah Melihat Zhuge
Liang Didalam Mimpi Pada Ayahnya. Malam Itu Ayahnya Mendapatkan Mimpi Dimana Ibu Yue Ying
Muncul Dan Mengatakan Bahwa Zhuge Liang Adalah Calon Menantunya. Ayahnya Terbangun Dan
Kemudian Berkata Dalam Dirinya, “Ternyata Istriku Sama Denganku, Tidak Salah Lagi Aku Harus
Menikahkan Putriku Dengannya.”
Suatu Hari Huang Cheng Yuan Bertanya Pada Zhuge Liang Mengenai Hal Ini. Tp Zhuge Liang Menolaknya
Dengan Beralasan Bahwa Dia Sudah Terbiasa Sendiri. Ke 4 Temannya Yang Lain Akhirnya Membuat
Rencana Bagaimana Zhuge Liang Bisa Menikah Dengan Yue Ying. Suatu Malam, Zhuge Liang Diundang

Kesebuah Perjamuan Untuk Minum Arak Bersama Teman-Temannya. Setelah Cukup Banyak Minum Dan
Sedikit Mabuk. Teman-Temannya Memapah Zhuge Liang Kembali Kekamarnya. Tetapi Mereka Bukan
Membawa Kekamar Zhuge Liang Melainkan Kamar Yue Ying. Kamar Itu Gelap Karena Lilin Telah
Dimatikan Sengaja Oleh Ayahnya Yue Ying Ketika Anaknya Telah Tertidur. Zhuge Liang Yang Tidak
Mengetahui Kamar Siapakah Itu Karena Gelap Dan Sedang Mabuk Segera, Tertidur Ditepi Ranjang. Lalu
Tiba-Tiba Saja Yue Ying Berteriak Dan Terbangung. Langsung Ayahnya Yue Ying Yang Sudah Menunggu
Diluar Segera Berpura-Pura Masuk Kedalam Kamar Membawa Lilin Dan Marah2.
Zhuge Liang Yang Sekarang Tersadar Bahwa Dia Berada Dikamar Yue Ying Segera Panik. Huang Chen
Yan Berkata Pada Zhuge Liang Bahwa Dia Harus Menikahi Putrinya Karena Telah Ada Aib Seperti Ini.
Tetapi Zhuge Liang Menolak Dan Berkata Bahwa Dia Diperdaya Oleh Teman-Temannya Serta Bahwa Dia
Tidak Melihat Dan Melakukan Apapun. Lalu Teman-Temannya Berkata Bahwa Mereka Juga Mabuk
Sehingga Membawa Zhuge Liang Kekamar Yang Salah. Tetapi Zhuge Liang Tetap Tidak Mau Dipaksa
Menikahi Yue Ying Sampai Akhirnya Yue Ying Mengambil Pedang Dan Mencoba Bunuh Diri, “Aku Tidak
Dapat Hidup Dengan Aib Seperti Ini.” Zhuge Liang Langsung Menahannya Dan Setuju Untuk Menikahinya.
Segera Setelah Itu, Ayah Dan Ke 4 Teman Zhuge Liang Yang Lain Mempersiapkan Upacara Pernikahan
Dan Akhirnya Zhuge Liang Menikah Dengan Huang Yue Ying.
Huang Yue Ying Ini Pinter Buat Alat-Alat Untuk Rumahnya. Dikisahkan Mereka Membuat Sejenis Alat
Pematik Api Yang Dapat Menyalakan Api Bagi Lilin. Dia Juga Menggunakan Angin Untuk Membesarkan
Api Didapur Jika Memasak. Dia Juga Membuat Roda Air Untuk Irigasi. Diceritakan Dia Banyak Sekali
Membuat Alat-Alat Dan Akhirnya Zhuge Liang Jg Sangat Menyukai Dia. Mereka Berdua Mempunyai Anak
Bernama Zhuge Zhan. Sebelum Punya Anak Ini. Zhuge Liang Punya Anak Angkat Yang Bernama Zhuge
Qiao, Dia Ini Anak Ke 2 Zhuge Jin, Kakak Zhuge Liang. Zhuge Qiao Tewas Dimedan Perang Ketika
Berumur 2 5 Tahun.
Dalam Kisah Yang Lain, Dilukiskan Zhuge Liang Justru Yang Mengejar-Ngejar Yue Ying Setelah
Mendengar Cerita Mengenai Kepandaian Dan Kebijaksanaan Putrinya. Yue Ying Dikatakan Tidak Menarik
Karena Dia Kurus Dan Kulitnya Putih Bersih. Pada Waktu Itu, Cantik Artinya Gemuk Dan Berkulit Kuning
Dan Pinggul Besar. Gemuk Menandakan Kemakmuran, Berkulit Kuning Pertanda Emas Dan Pinggul Besar
Artinya Mudah Melahirkan (Karena Banyaknya Kematian Ibu Melahirkan Saat Itu.)
Kisah Pernikahan Lainnya Yang Mungkin Cukup Menarik Selain Ini Adalah Pernikahan Zhou Yue Dengan
Ma Yun Lu, Adik Dari Ma Chao.
Sun Quan Meneyrang Xiakou Untuk Membalas Dendam.
Liu Bei Segera Bersiap-Siap Lagi Untuk Pergi Mencari Zhuge Liang Setelah 2 Kali Gagal.
Saudara-Saudaranya Tidak Setuju, Guan Yu Berkata, “Kakak Kau Telah Mencarinya 2 Kali. Aku Rasa Ini
Sungguh Berlebihan. Aku Tidak Percaya Mengenai Kepandaiannya Itu. Dia Menghindarimu Dan Tidak
Berani Menemuimu. Kenapa Kau Masih Juga Ingin Menemui Dia ?”
“Kau Salah, Adikku. Pada Masa Musim Semi Dan Musim Gugur, Pangeran Huan Dari Qi Mengunjungi
Daerah Timur 5 Kali Sebelum Berhasil Bertemu Guan Zhong. Dan Keinginanku Menemui Zhuge Liang
Lebih Besar Daripada Dia.”
“Aku Rasa Kau Salah.” Kata Zhang Fei, “Bagaimana Mungkin Orang Desa Ini Dapat Memiliki
Kebijaksanaan Begitu Hebat Seperti Yang Dikatakan Orang-Orang ? Kau Tidak Perlu Pergi Dan Jika Dia
Tidak Datang Kemari, Aku Akan Membawa Dia Dengan Tali Kemari Menemuimu.”
“Apakah Kau Lupa Mengenai Raja Wen Yang Mengunjungi Lu Wang, Nelayan Tua Dipinggir Sungai Wei ?
Jika King Wen Dapat Berbuat Seperti Itu Kepada Orang Bijak, Maka Akupun Harus Berbuat Seperti Itu.
Jika Kau Tidak Mau Ikut, Maka Aku Akan Pergi Tanpa Dirimu.” Kata Liu Bei.
“Jika Kalian Berdua Pergi, Bagaimana Aku Dapat Tinggal Diam ?” Jawab Zhang Fei.
Pdf By Kang Zusi
Zhang Fei Berjanji Bahwa Dia Akan Bersikap Sopan Dan Kemudian Ke3nya Berangkat. Ketika Mereka
Masih 1/4 Km Jauhnya Dari Rumah Zhuge Liang, Liu Bei Turun Dari Kudanya Dan Dia Berjalan Kaki
Sebagai Tanda Kesungguhannya Dan Hormatnya Pada Zhuge Liang. Segera Dia Bertemu Zhuge Jun Yang
Memberinya Salam Dan Mengatakan Bahwa Kakaknya Ada Dirumah.
“Dia Telah Kembali Tadi Malam. Kau Dapat Melihat Dia Hari Ini, Jendral.”
“Keberuntungan Memihakku Kali Ini.” Kata Liu Bei, “Aku Akan Pergi Menemui Guru Naga.”
“Orang Itu Sangat Kasar.” Kata Zhang Fei, “Tidak Akan Menyakitkan Untuk Dia Mengantarkan Kita
Kedalam Rumah Itu. Mengapa Dia Pergi Begitu Saja ?”
“Setiap Orang Punya Urusan Masing-Masing ,” Kata Liu Bei, “Kuasa Apa Yang Kita Punya Atas Dirinya ?”
Segera Ke3 Orang Itu Sampai Didepan Pintu Dan Mereka Mengetuk Pintu Itu. Seorang Pelayan Keluar Dan
Bertanya Ada Urusan Apa.
Liu Bei Berkata, “Aku Akan Menyusahkan Pelayan Dari Seorang Jenius Untuk Memberitahukan Pada Guru
Naga Bahwa Liu Bei Berharap Dapat Bertemu Dan Memberi Hormat Padanya.”
“Tuanku Ada Dirumah, Tetapi Dia Sedang Tidur.”
“Kalau Begitu Janagan Kau Beritahukan Padanya.”
Liu Bei Meminta Kedua Saudaranya Agar Tetap Berjaga Didepan Pintu Dan Tidak Berisik. Dan Dia Sendiri
Masuk Dengan Langkah Yang Hati-Hati Agar Tidak Menimbulkan Bunyi. Disana Dia Melihat Seorang
Yang Dicarinya, Sedang Tertidur. Liu Bei Memberi Penghormatan Padanya Dengan Kedua Tangannya.
oooOOooo
Waktu Kemudian Berlalu Sedangkan Zhuge Liang Masih Saja Tertidur. Kedua Saudaranya Yang Ditinggal
Diluar Sudah Mulai Tidak Sabar Akhirnya Segera Masuk Dan Zhang Fei Makin Kesal Melihat Kakaknya
Hanya Berdiri Dengan Hormat Sementara Yang Ingin Ditemuinya Tidur.
“Orang Sombong Macam Apa Guru Naga Ini ?” Kata Dia, “Disana Kakak Kita Menunggu, Sementara Dia
Tidur Dan Tidak Perduli. Aku Akan Pergi Kebelakang Dan Membunyikan Petasan Dan Lihat Apakah Hal
Itu Akan Membangunkan Dia.”
“Jangan !! Kau Tidak Boleh Melakukan Hal-Hal Seperti Itu.” Bisik Guan Yu Dan Liu Bei Memerintahkan
Mereka Untuk Keluar Lagi.
Ketika Itu Liu Bei Memperhatikan Bahwa Guru Naga Tiba-Tiba Bergerak. Dia Berbalik Seperti Hendak
Berdiri, Tetapi Dia Masih Tetap Tertidur. Pelayan Itu Bertindak Ingin Membangunkan Tuannya. Tetapi Liu
Bei Melarang Dia Untuk Menggangu Tuannya Dan Liu Bei Menunggu Untuk Beberapa Jam Yang
Melelahkan Lagi. Lalu Zhuge Liang Terbangun.
Setelah Dia Sadar, Dia Bertanya Pada Pelayannya, “Apakah Ada Orang Yang Datang ?”
“Liu Bei, Paman Kaisar Ada Disini (Liu Wang Zhou)” Kata Pelayannya, “Dia Telah Menunggu Lama
Sekali.”
“Kenapa Kau Tidak Bangunkan Aku ?” Kata Dia Yang Segera Berdiri Dari Tempat Tidurnya, “Aku Harus
Segera Berpakaian Yang Rapih.”
Pdf By Kang Zusi
Zhuge Liang Segera Berdiri Dan Masuk Keruangan Dibelakangnya Untuk Berpakaian. Segera Dia Muncul
Kembali, Pakaiannya Telah Diatur Dengan Rapih Untuk Menerima Tamunya.
Lalu Liu Bei Melihat Yang Datang Kepadanya Adalah Seorang Pemuda Dengan Tinggi Sedang-Sedang Saja
Dan Muka Yang Tampan. Dia Menggunakan Baju Gaun Berwarna Putih Dan Penutup Kepala Sutra. Dia
Berjalan Dengan Penuh Keanggunan Layaknya Seorang Dewa Turun Dari Kahyangan.
Liu Bei Bersujud Dan Berkata, “Aku Adalah Salah Satu Keluarga Dari Dinasti Han, Seorang Sederhana Dari
Zhuo. Aku Telah Lama Mengetahui Nama Guru Dari Reputasimu. 2 Kali Aku Datang Untuk Menemuimu
Tanpa Hasil. Aku Telah Meninggalkan Surat Unutk Dirimu. Kurasa Kau Telah Membacanya.”
Zhuge Liang Menjawab, “Aku Hanyalah Seorang Pertapa Yang Tidak Tahu Apapun. Aku Tahu Aku Harus
Berterima Kasih Padamu Karena Mengunjungiku Lebih Dari Sekali Dan Aku Sangat Malu Memikirkan Hal
Itu Karena Aku Tidak Berada Ditempat Ketika Kau Datang.”
Kedua Orang Itu Lalu Duduk Disebuah Meja Dan Pelayannya Membawakan Teh Untuk Mereka Berdua .
Lalu Zhuge Liang Berkata, “Dari Suratmu Aku Tahu Kau Kasihan Pada Rakyat Dan Pemerintah. Jika Saja
Aku Tidak Terlalu Muda Dan Jika Aku Memiliki Bakat, Aku Pasti Akan Menjawab Semua Pertanyaanmu.”
Liu Bei Berkata, “Sima Hui Dan Xu Shu Semua Telah Bercerita Tentang Dirimu. Apakah Mungkin KataKata Mereka Hanyalah Omong Kosong ? Aku Percaya Bahwa Kau, Guru Naga, Tidak Akan Menolakku
Karena Ketidakberhargaanku Tetapi Akan Setuju Untuk Memberikan Instruksi Padaku.”
” Kedua Orang Yang Kau Sebutkan Itu Adalah Pelajar Yang Terkenal. Aku Hanyalah Seorang Petani, Dan
Siapakah Aku Berani Berbicara Mengenai Masalah Politik Dan Kekaisaran ? Kedua Orang Itu Telah
Menyesatkanmu Ketika Dia Berbicara Mengenaiku. Kenapa Kau Menolak Perhiasan Indah Untuk Batu
Kerikil Tak Berharga Sepertiku ? “
“Tetapi Kemampuanmu Sungguh Hebat Dan Dapat Menaungi Dunia. Bagaimana Kau Dapat Tetap Diam
Saja Melewatkan Waktu Sementara Dunia Dalan Keadaan Kacau ? Aku Mohon Padamu, Guru Naga, Untuk
Mengingat Rakyat Dari Kekaisaran Ini Dan Berikanlah Aku Instruksimu.”
“Tetapi Apa Ambisimu, Jendral ?”
Liu Bei Duduk Mendekat Dengan Tuan Rumahnya Dan Berkata, “Dinasti Han Sedang Tenggelam, Menteri2
Jahat Berusaha Merampas Kekaisaran. Aku Lemah Tetapi Aku Menginginkan Untuk Dapat Merestorasi
Pemerintahan. Tetapi Pengetahuanku Sangat Sedikit Dan Aku Tidak Mempunyai Seorang Yang Dapat
Kumintai Sarannya. Aku Tidak Tahu Kemana Lagi Aku Harus Berpaling, Hanya Kepadamu, Guru, Yang
Dapat Membuatku Keluar Dari Kegelapan Ini Menuju Terang Dan Menjagaku Agar Tidak Jatuh Dalam
Kekacauan Ini. Betapa Bahagiannya Aku Jika Kau Mau Melakukan Ini Semua Untukku.”
Zhuge Liang Menjawab,”Satu Orang Muncul Mengantikan Yang Lainnya Diberbagai Penjuru Kekaisaran
Sejak Hari Dimana Dong Zhuo Melakukan Pemberontakannya. Cao-Cao Tidaklah Terlalu Kuat Jika
Dibandingkan Yuan Shao, Tetapi Dia Berhasil Mengalahkan Yuan Shao. Sekarang Dia Adalah Yang
Terkuat Dari Yang Lainnya. Dia Memiliki Pasukan Besar Dan Juga Menguasai Istana Serta Berbagai
Bangsawan Dan Tuan Tanah Lainnya. Kau Tidak Akan Dapat Melawan Dia. Keluarga Sun Telah Memiliki
Wilayah Didaerah Selatan Selama 3 Generasi. Posisi Mereka Di Wu Mungkin Tidaklah Terlalu Aman Tetapi
Mereka Mendapatkan Dukungan Rakyat. Kau Mungkin Dapat Mendapatkan Dukungan Rakyat Juga Tetapi
Tidak Mungkin Berhasil Disana.”
“Wilayah Jingzhou Berada Diantara 2 Sungai, Han Dan Mian Diutara Dan Wilayah Mereka Terbentang Luas
Diselatan Sungai Ini. Ditimur Mereka Berbatasan Dengan Wu Dan Dibarat Mereka Berbatasan Dengan Ba
Dan Shu. Didaerah Inilah Dimana Pertempuran Yang Menentukan Harus Dimenangkan Dan Seseorang
Harus Menguasai Daerah Ini Untuk Mengamankan Daerah Lainnya Dan Tampaknya Langit Telah Membuat
Daerah Itu Menjadi Milikmu.”
Pdf By Kang Zusi
“Karena Kau Adalah Keluarga Kekaisaran, Dan Telah Terkenal Keseluruh Penjuru Negeri Sebagai Orang
Yang Benar Dan Baik, Seorang Pahlawan Yang Sepenuh Hati Menyelematkan Negara, Yang Sangat
Menginginkan Dukungan Dari Mereka Yang Bijak, Jika Kau Dapat Menguasai Yi Zhou Dan Jing Zhou, Dan
Kau Harus Berteman Baik Dengan Suku Rong Di Barat Serta Merebuat Yi Dan Viet Diselatan, Lalu
Membuat Persekutuan Dengan Sun Quan Dari Wu Dan Menjaga Pemerintahan Dengan Baik. Kau Akan
Kupastikan Tinggal Menunggu Hari Dimana Langit Akan Memberikanmu Kesempatan Untuk Memenuhi
Keinginanmu. Lalu Kau Boleh Mengutus Seorang Pemimpin Untuk Pergi Ke Timur Laut Sementara Kau
Memimpin Ekspedisi Kedaerah Barat Laut, Dan Kau Akan Menemukan Sambutan Hangat Dari PendudukDuduk Disana. Setelah Ini Selesai, Penyelesaian Tugas-Tugasmu Akan Mudah. Han Akan Berhasil
Direstorasi Dan Ini Adalah Saran-Saranku Didalam Semua Operasi Ini, Jika Kau Mau Menjalankannya.”
Zhuge Liang Berhenti Sebentar Lalu Memerintahkan Pelayannya Membawa Sebuah Peta. Setelah Peta Ini
Dibuka,Zhuge Liang Lalu Melanjutkan, “Disana Kau Lihat Ada 54 Propinsi. Jika Kau Ingin Menjadi
Pimpinan, Kau Harus Membiarkan Langit Memberi Cao-Cao Daerah Diutara Dan Kau Akan Meninggalkan
Keuntungan Tanah Diselatan Untuk Sun Quan. Kau, Jendral, Akan Merebut Hati Manusia Dan Melengkapi
Wilayah Besar Yang Lainnya. Pertama Jing Zhou Harus Direbut Sebagai Rumahmu, Daerah Di Sebelah
Barat Sungai Berikutnya Kita Rebut Untuk Dijadikan Pondasi Dominasimu. Ketika Kau Sudah Cukup Kuat,
Kau Baru Dapat Membuat Perencanaan Unutk Mendapatkan Seluruh Kekaisaran.”
Liu Bei Langsung Memberi Hormat Padanya Dan Berkata, “Kata-Katamu, Guru Naga, Membuat Semuanya
Menjadi Jelas. Awan Yang Menutupi Mataku Selama Ini Telah Hilang Dan Aku Dapat Melihat Langit
Cerah. Tetapi Jing Zhou Adalah Milik Saudaraku, Liu Biao Dan Yi Zhou Adalah Milik Saudaraku Yang
Lain, Liu Zhang. Aku Tidak Dapat Mengambil Tanah Itu Dari Mereka.”
“Aku Telah Mempelajari Perbintangan Dan Aku Tahu Liu Biao Tidak Akan Lama Lagi Berada Didunia Ini.
Sementara Liu Zhang Bukanlah Tipe Seorang Pemimpin Yang Akan Bertahan Lama. Kedua Tempat Itu
Pasti Akan Jatuh Ketanganmu.”
Liu Bei Bersujud Lagi Kepada Zhuge Liang Karena Pengetahuannya Yang Sungguh Luas. Dan Hanya
Dalam Satu Pembicaraan, Zhuge Liang Membuktikan Bahwa Dirinya Yang Tinggal Dalam Tempat Terpecil,
Mengetahui Dan Melihat Pembagian 3 Daerah Dimana Kekaisaran Akan Pecah Menjadi 3 Wilayah Besar.
Memang Benar Sampai Selama Ini Tidak Ada Seseorangpun Yang Dapat Menyamai Kepandaiannya.
“Walaupun Aku Hanya Memiliki Sedikit Reputasi Dan Kebajikan Yang Tidak Seberapa,” Kata Liu Bei,
“Aku Harap, Guru, Kau Tidak Akan Menolakku Untuk Ketidakberhargaanku, Tetapi Kau Akan
Meninggalkan Tempat Ini Untuk Membantuku. Aku Pasti Akan Mendengarkan Dengan Sungguh-Sungguh
Kata-Katamu.”
Zhuge Liang Menjawab, “Aku Telah Lama Hidup Bahagia Ditanah Pertanianku Dan Sudah Terbiasa
Bermalas-Malasan. Aku Khawatir, Aku Tidak Dapat Mematuhi Perintahmu.”
Lu Beipun Menangis, “Jika Kau Tidak Mau, Guru, Apa Yang Akan Terjadi Pada Rakyat ?”
Air Mata Mengalir Deras Keluar Dari Mata Liu Bei Dan Membasahi Pakaiannya. Hal Ini Membuktikan Pada
Zhuge Liang Kesungguhan Niatnya.
Lalu Zhuge Liang Berkata, “Jendral, Jika Kau Menerimaku, Aku Akan Memberikan Kemampuanku Yang
Kecil Ini Untuk Membantumu.”
Liu Bei Langsung Menjadi Gembiar. Dia Memanggil Guan Yu Dan Zhang Fei Untuk Bersujud Padanya Dan
Membawakan Hadiah Yang Telah Dipersiapkan. Zhuge Liang Menolak Semua Hadiah Itu.
“Ini Bukanlah Hadiah Untuk Mendapatkan Jasamu, Tetapi Hanya Sebagai Bukti Tanda Hormat Dan Terima
Kasihku.” Kata Liu Bei.
Pdf By Kang Zusi
Lalu Hadiah Itu Diterimanya. Mereka Semua Bermalam Dirumah Zhuge Liang. Keesokan Harinya Zhuge
Jun Kembali Dan Kepada Adikknya Itu Dia Berkata, “Paman Liu Telah Datang 3 Kali Padaku, Dan
Sekarang Aku Harus Pergi Bersamanya. Jagalah Perternakan Ini Selama Aku Tidak Ada Dan Jangan Biarkan
Tempat Ini Berantakan. Segera Setelah Perkerjaanku Selesai, Aku Pasti Akan Kembali.”
Setelah Berpamitan Pada Zhuge Jun, Liu Bei Dan Pengikutnya Kembali Ke Xin Ye. Setelah Mereka Tiba,
Zhuge Liang Diperlakukan Sebagai Mentro, Mereka Makan Dimeja Yang Sama, Tidur Ditempat Yang
Sama. Mereka Menghabiskan Waktu Seharian Berbicara Banyak Masalah Mengenai Kekaisaran.
Zhuge Liang Berkata, “Cao-Cao Sedang Melatih Pasukan Lautnnya Didanau Buatan, Dan Hal Itu Pasti
Karena Dia Ingin Menyerang Keselatan Melalui Sungai Besar. Kita Harus Mengirim Mata-Mata Untuk
Melihat Apa Yang Cao-Cao Dan Sun Quan Lakukan.”
Lalu Mata-Mata Pun Dikirim.
Sekarang Setelah Sun Quan Berhasil Menjalankan Pemerintahan Dengan Baik Warisan Dari Ayah Dan
Kakaknya. Dia Membuat Tempat Penginapan Di Kuaiji Untuk Menarik Dan Mengumpulkan Orang-Orang
Yang Memiliki Kemampuan Untuk Membantu Dia. Gu Yong Dan Zhang Hong Diperintahkan Untuk
Mengurusi Dan Memberi Mereka Perkerjaan. Orang-Orang Itu Diperlakukan Dengan Sangat Baik, Sehingga
Mereka Berdatangan Dari Segala Penjuru Negeri. Mereka Saling Merekomendasikan Orang Dan Orang
Yang Direkomendasikan Itu Selalu Merekomendasikan Lagi Orang Lainnya. Diantara Mereka Ada Kan Ze
Dari Kuaiji, Yan Jun Dari Pang Cheng, Xue Yong Dari Beishan, Cheng Bing Dari Runan, Zhu Huan Dari
Wujun, Lu Ji Dari Kuaiji, Zhang Wen Dari Wu Cheng, Luo Tong Dari Kuaiji Dan Wu Can Dari Wu Shang.
Semua Pelajar2 Ini Diperlakukan Dengan Sangat Baik.
Banyak Juga Pemimpin Dan Jenderal-Jenderal Hebat Datang. Diantara Mereka Ada Lu Meng Dari Runan,
Lu Xun Dari Wujun, Xu Sheng Dari Lang Ye, Pan Zhang Dari Dong Jun Dan Ding Feng Dari Lujiang.
Sehingga Sun Quan Sekarang Mendapatkan Bantuan Dari Banyak Orang-Orang Berbakat Yang Memiliki
Kemampuan Dalam Masa Damai Maupun Masa Perang. Semua Berjalan Baik Bagi Dirinya.
Pada Tahun Ke 7 Masa Jian An (Tahun 2 0 2 ), Cao-Cao Telah Menghancurkan Kekuatan Yuan Shao. Lalu
Dia Mengirim Pesan Ke Wilayah Selatan Untuk Meminta Sun Quan Mengirimkan Anaknya Keibu Kota
Untuk Mengabdi Pada Kaisar. Sun Quan Ragu-Ragu Untuk Memenuhi Permintaan Itu. Dan Masalah Ini
Menjadi Subjek Perbincangannya Dengan Para Bawahannya. Ibunya, Lady Wu Memanggil Zhou Yu Dan
Zhang Zhao Untuk Meminta Saran.
Zhang Zhao Berkata, “Cao-Cao Berharap Seorang Anak Agar Dibawa Keistana Sebagai Tawanan Dimana
Dia Akan Dapat Menahan Kita. Jika Kita Tidak Memenuhi Permintaan Ini, Dia Pasti Akan Menyerang
Daerah Ini. Masalah Ini Sangat Sulit.”
Zhou Yu Berkata, “Tuan Kota Telah Berhasil Memerintah Dengan Baik Dan Memiliki Banyak Tentara
Veteran Serta Persediaan Yang Besar. Dia Memiliki Bawahan Yang Siap Untuk Menjalankan Perintahnya.
Lalu Mengapa Dia Harus Menyetujui Untuk Mengirimkan Anaknya Sebagai Tawanan Pada Siapapun ?
Untuk Mengirim Tawanan Sama Dengan Terpaksa Bergabung Bersama Cao-Cao Dan Menjalankan
Keinginannya Apapun Itu. Lalu Kita Pasti Akan Jatuh Dalam Kekuasaannya. Akan Lebih Baik Jika Kita
Tidak Mengirimnya, Tetapi Lebih Baik Kita Sabar Menunggu Dan Melihat Situasinya Serta Menyiapkan
Rencana Untuk Berperang.”
“Aku Juga Berpendapat Sama.” Kata Lady Wu.
Lalu Sun Quan Mengirim Utusan Itu Pulang Tetapi Tidak Mengirim Anaknya. Coa2 Menganggap Ini
Pembangkangan Dan Sejak Saat Itu Dai Berusaha Menyusun Rencana Menaklukan Selatan. Tetapi Rencana
Itu Harus Ditunda Karena Adanya Bahaya Dari Utara.
Pada Akhir Tahun Ke 8 Masa Jian An (Tahun 2 0 3 M), Sun Quan Mengirim Tentara Melawan Huang Zu
Dan Bertarung Disungai Besar Dimana Dia Telah Berhasil Dibeberapa Pertempuran. Salah Satu Jendral Sun
Pdf By Kang Zusi
Quan, Ling Cao, Memimpin Perahu2 Kecil Untuk Menyerang Xiakou Tetapi Terbunuh Oleh Panah Gan
Ning, Seorang Jendral Huang Zu. Ling Cao Memiliki Seorang Anak, Ling Tong Yang Berusia 15 Tahun
Yang Memimpin Ekspedisi Untuk Mencari Jasad Ayahnya Dan Berhasi. Setelah Hal Itu, Perang Menjadi
Lebih Sulit Bagi Sun Quan Sehingga Dia Kembali Kedaerahnya.
Sekarang Sun Quan Mempunyai Seorang Adik Kecil Bernama Sun Yi, Dia Adalah Gubernur Di Dang Yang.
Dia Sangat Keras Dan Suka Minum Sampai Mabuk. Ketika Dia Mabuk Dia Sangat Kasar Pada Orang-Orang
Nya Dan Terkadang Memukuli Mereka. 2 Dari Bawahannya, Inspektur Militer Gui Lan Dan Sekertaris Dai
Yuan Pernah Menjadi Korban Sun Yi ,Mereka Lalu Merencanakan Membunuhnya. Mereka Segera Mencari
Bian Hong Untuk Melaksanakan Rencana Mereka. Mereka Berencana Membunuh Tuan Mereka Di
Pertemua Akbar Para Pejabat Daerah Di Dang Yang Pada Suatu Perjamuan.
Istri Sun Yi, Lady Xu, Memiliki Kemampuan Dalam Meramal Dan Pada Hari Perjamuan Besar Dia
Meramalkan Kejadian Buruk. Segera Dia Meminta Agar Suaminya Tidak Pergi Kepertemuan Itu. Tetapi
Suaminya Tetap Pergi. Lalu Bian Hong Yang Merupakan Pengawal Sun Yi Mengikuti Dia Dan Ketika
Malam Tiba Dan Tamu-Tamu Sudah Pergi, Dia Segera Membunuhnya Dengan Pisau.
Kedua Perencana Itu Kemudian Menangkat Bian Hong Dan Segera Menghukum Mati Di Pasar. Mereka
Segera Pergi Kekediaman Sun Yi Untuk Menjarah Disana.
Gui Lan Sangat Tertarik Dengan Kecantikan Istri Sun Yi Dan Berkata, “Aku Telah Membalaskan Dendam
Suamimu, Dan Kau Harus Ikut Denganku.”
Lady Xu Memohon Dan Berkata, “Terlalu Cepat Bagiku Untuk Memikirkan Menikah Kembali. Tetapi
Setelah 3 0 Hari Berduka Berakhir, Aku Akan Menjadi Milikmu.”
Dia Lalu Menuliskan Surat Pada 2 Jendral Tua, Teman Suaminya, Sun Gao An Fu Ying. Mereka Datan Dan
Dia Dengan Berlinang Air Mata Menceritakan Kejadiannya.
“Suamiku Sangat Mempercayai Kalian Berdua . Sekarang Gui Lan Dan Dai Yuan Telah Menyebabkan
Kematiannya Dan Telah Mengkambing Hitamkan Bian Hong. Mereka Telah Menjarah Rumahku Dan
Membawa Para Pelayanku. Lebih Dari Itu, Gui Lan Menginginkan Aku Menjadi Istrinya. Untuk MengulurUlur Waktu Aku Katakan Dia Harus Menunggu Beberapa Waktu. Dan Aku Harap Kau Sekarang Pergi
Untuk Membawa Berita Ini Kepada Kakak Suamiku Dan Minta Dia Untuk Membunuh Kedua Orang Ini Dan
Membalaskan Dendamku. Aku Tidak Akan Melupakan Kebaikan Kalian Didalam Kehidupan Ini Ataupun
Berikutnya.”
Lalu Lady Xu Bersujud Dihadapan Mereka.
Mereka Juga Menangis Dan Berkata, ” Kami Sangat Berhutang Budi Pada Suamimu Dan Sekarang Dia
Telah Mati Ditangan Orang Lain, Kami Harus Membalaskan Dendamnya. “
Lalu Mereka Segera Mengirim Pesan Rahasia Kepada Sun Quan.
Pada Hari Yang Ke 3 0, Lady Xu Memanggil Kedua Temannya Itu Untuk Bersembunyi Dikamarnya. Lalu
Upacara Dilakukan Di Ruang Utama. Setelah Berakhir, Dia Menanggalkan Baju Dukanya, Mandi Dan
Mengharumkan Dirinya Serta Segera Membuat Wajah Ceria. Dia Tertawa Dan Berbicara Seperti Biasanya,
Sehingga Gui Lan Senang Dalam Hatinya Dan Berpikir Mengenai Kesenangan Yang Akan Didapatkannya.
Ketika Malam Dia Mengirim Gadis Pelayan Untuk Memanggil Gui Lan Ketempatnya, Dimana Dia
Melayani Dia Dengan Makan Malam. Ketika Gui Lan Telah Mabuk, Dia Menyarankan Agar Mereka Segera
Masuk Kekamarnya. Gui Lan Mengikutinya Tanpa Ragu.
Segera Setelah Gui Lan Dan Lady Xu Masuk Kedalam Kamar, Dia Segera Memanggil, “Dimanakah Kau
Jendral ?”
Pdf By Kang Zusi
Lalu Keluarlah Sun Gao Dan Fu Ying. Gui Lan Yang Tengah Mabuk Tidak Dapat Melawan Dan Segera
Terbunuh.
Kemudian Lady Xu Mengundang Dai Yuan Makan Malam Dan Dia Juga Terbuuh Dengan Cara Yang Sama.
Setelah Membunuh Musuhnya Itu, Dia Kembali Memakai Baju Berkabungnya Lagi Dan Kepala Kedua
Orang Itu Digantungkan Di Altar Makam Suaminya Sebagai Persembahan.
Segera Kakak Iparnya Tiba Dengan Pasukan Dan Mendengar Cerita Mengenai Apa Yang Dilakukan Janda
Itu Serta Bantuan Kedua Jendral Tua, Dia Segera Memberikan Pangkat Kepada Mereka Dan Menempatkan
Mereka Untuk Menjaga Wilayah Dang Yang. Ketika Sun Quan Pergi, Dia Membawa Janda Itu Kerumahnya
Dimana Dia Dapat Tinggal Dengan Tenang. Semua Yang Mendengar Keberanian Wanita Itu Segera
Memujinya.
Semua Kelompok2 Bandit Dan Pengacau Diwilayah Selatan Telah Berhasil Ditengangkan Dan Armada
Besar Berkekuatan 7000 Kapal Perang Ditempatkan Disungai Besar. Sun Quan Mengangkat Zhou Yu
Sebagai Admiral Utama Angkatan Laut Wu (Wu Shang Jiang) Dan Juga Jendral Besar (Da Jiang Jun).
Pada Tahun Ke 1 2 Masa Jian An, Ibu Dari Sun Quan, Lady Wu, Merasa Bahwa Akhir Hidupnya Sudah
Mendekat Dan Dia Memanggil Zhou Yu Dan Zhong Zhao Dan Berkata, “Aku Datang Dari Keluarga Wu
Tetapi Telah Kehilangan Orang Tua Ketika Masih Muda. Kakakku, Wu Jing Dan Aku Pergi Ke Yue Dan
Lalu Aku Menikahi Sun Jian. Aku Melahirkan 4 Orang Anak Untuk Suamiku. Yang Pertama, Sun Ce, Aku
Bermimpi Bulan, Dan Yang Kedua Sun Quan, Aku Bermimpi Matahari, Kedua -Duanya Diartikan Oleh
Peramal Memiliki Masa Depan Yang Hebat. Tetapi Sungguh Sayang Sun Ce Mati Muda, Tetapi Sun Quan
Mewarisi Kejayaan Kakaknya Itu. Dan Dialah Yang Kuharapkan Dari Kalian Berdua Untuk Menyertainya
Selalu. Berjanjilah Padaku Untuk Membantu Dia Sepenuh Hati. Jika Kalian Berjanji Maka Aku Dapat
Meninggal Dengan Tenang.”
Dan Kepada Putranya Dia Berkata, ” Kedua Orang Ini Harus Kau Perlakukan Seperti Kau Memperlakukan
Seorang Guru. Adikku Dan Aku Adalah Istri Ayahmu Dan Dia Juga Ibu Bagimu, Kau Harus Melayani Dia
Seperti Kau Melayani Aku Sebagai Ibu Kandungmu. Dan Kau Harus Memperlakukan Adik Perempuanmu
Itu Dengan Baik Dan Carikan Seorang Pria Untuk Dijadikan Suaminya.”
Lalu Dia Meninggal Dunia Dan Anaknya Berduka Untuk Dia Selama Satu Tahun.
Tahun Berikutnya Mereka Mulai Merencanakan Menyerang Huang Zu.
Zhang Zhao Berkata, “Pasukan Tidak Boleh Bergerak Selama Masa Berkabung.”
Tetapi Zhou Yu Berkata, “Pembalasan Dendam Tidak Boleh Tertunda Karena Hal Seperti Itu. Kita Tidak
Boleh Melewatkan Waktu Dan Musim Ini.”
Sun Quan Yang Masih Berkabung Ragu Untuk Memutuskan Dan Tidak Dapat Menentukan Pilihan.
Lalu Datang Jendral Lu Meng Yang Berkata Pada Tuannya, “Ketika Aku Ada Di Muara Naga, Salah Satu
Jendral Huang Zu, Gan Ning Dari Lingjiang, Menyerahkan Dirinya Padaku. Aku Mencari Tahu Semua Hal
Tentang Dia. Dia Tampaknya Cukup Terpelajar, Juga Kuat Dan Sangat Senang Berpetualang Sebagai
Pendekar. Dia Mengumpulkan Pasukan Yang Dengan Mereka Dia Mengarungi Sungai Besar Dan Danau2.
Dia Menggunakan Bel Kecil Di Pinggangnya Dan Seluruh Pasukannya Juga Memiliki Bel Itu. Suaranya
Unik Sehingga Siapapun Yang Mendengarnya Mengetahui Kedatangannya Segera Pergi Dan Bersembunyi.
Dia Melengkapi Perahuduanya Dengan Layar Dari Sutra Sichuan Dan Orang-Orang Memanggilnya ‘Bajak
Laut Dengan Layar Sutra’
“Dia Lalu Bergabung Dengan Liu Biao, Tetapi Meninggalkannya Ketika Dia Melihat Bahwa Liu Biao Tidak
Akan Menyelesaikan Apapun. Dan Sekarang Mereka Ingin Ikut Dibawah Kekuasaanmu. Sebelumnya Ketika
Kau Menyerang Huang Zhu, Dia Berhutang Pada Gan Ning Yang Berhasil Merebut Xiakou Yang
Diperlakukannya Dengan Kurang Baik. Ketika Komandan Su Fei Merekomendasikan Gan Ning Untuk
Pdf By Kang Zusi
Promosi, Huang Z