Kalendar Yahudi vs Kalender Tionghoa

Di dunia ini ada 2 sistem penanggalan, yaitu yang menggunakan matahari dan bulan. Pada beberapa tanggalan, mereka menggunakan gabungan antara matahari dan bulan sehingga disebut lunisolar system.

Contoh penganggalan yang menggunakan bulan sebagai sistemnya :

  • Celtic calendar
  • Chinese calendar
  • Gezer Calendar
  • Haida
  • Islamic calendar
  • Nepal Sambat
  • Javanese calendar
  • Yoruba calendar
  • Igbo calendar
  • Maramataka (Māori lunar calendar)
  • Hebrew calendar

Saya akan membandingkan antara kalender Yahudi dan Kalender Tionghoa. Ketertarikan saya karena :

  • Keduanya punya tahun kabisat
  • Keduanya memakai gabungan antara bulan dan matahari sehingga disebut lunisolar.

Kalender Yahudi

Jam dan Hari di Kalender Yahudi

Jam di Yahudi tidak pasti karena merupakan seperduabelas dari matahari terbit sampai terbenam, jadi di musim dingin bisa <60 menit, sementara di musim panas bisa >60 menit.

Sementara sehari di kalender Yahudi merupakan matahari terbenam sampai matahari terbit lagi (Kejadian 1:5)

Week di Kalender Yahudi

Hari di dalam seminggu dimulai di Ahad (Sunday / Minggu)

  1. Yom Rishon
  2. Yom Sheni
  3. Yom Shlishi
  4. Yom Reviʻi
  5. Yom Chamishi
  6. Yom Shishi
  7. Yom Shabbat

Bulan di dalam Kalender Yahudi

Karena sistem di Kalender Yahudi adalah Lunisolar, maka di menganut penggabungan antara bulan dan matahari. Maksudnya adalah bulan di kalender dihitung dengan kalender bulan, tapi tahunnya memakai sistem matahari

Bulan keNama BulanJumlah HariGregorian
1Nisan30Maret – April
2Iyar29April – Mei
3Sivan30Mei – Juni
4Tammuz29Juni – Juli
5Av30Juli – Agustus
6Elul29Agustus – Sept
7Tishrei30Sept – Oktober
8Cheshvan (or Marcheshvan)29 / 30Okt – November
9Kislev30 / 29Nov – Desember
10Tevet29Des – Januari
11Shevat30Januari – Februari
12Adar29Feb – Maret
Total353 / 354 / 355

Penentuan jumlah hari di bulan ke-8 dan ke-9, ditentukan menurut aturan Rosh Hashanah.

Kabisat di kalender Yahudi

Karena Paskah (15 Nisan) harus jatuh di musim semi di bagian bumi Utara, sementara ada perbedaan antara kalender bulan dan kalender matahari, maka ditambahkanlah satu bulan pada tahun – tahun tertentu.

Maimonides, discussing the calendrical rules in his Mishneh Torah (1178), notes:

“By how much does the solar year exceed the lunar year? By approximately 11 days. Therefore, whenever this excess accumulates to about 30 days, or a little more or less, one month is added and the particular year is made to consist of 13 months, and this is the so-called embolismic (intercalated) year. For the year could not consist of twelve months plus so-and-so many days, since it is said: throughout the months of the year, which implies that we should count the year by months and not by days.”

wikipedia

Adar II atau ADAR SHENI/BETH ialah bulan ke-13 Ibrani yang hanya terjadi 7 kali dalam 19 tahun untuk menyesuaikan selisih antara peredaran bulan (354 hari) dengan peredaran matahari (365 hari), agar jatuhnya perayaan liturgi yang berdasarkan peredaran bulan bisa disesuaikan dengan kalender pertanian yang didasarkan matahari. (STTREM)

Tahun – tahun yang ditambahi bulan tambahan adalah tahun ke 3, 6, 8, 11, 14, 17, and 19 

Kalender Tionghoa

Kalender Tionghoa yang akan saya batas adalah Agricultural Calendar [農曆; 农历; Nónglì; ‘farming calendar’], bukan kalender traditional calendar atau yin calendar.

Hari di Kalender Tionghoa

Hari di kalender Tionghoa dimulai dari tengah malam (seperti zaman ini)

Bulan di Kalender Tionghoa

Bulan di kalender Tionghoa dimulai di awal dari munculnya bulan.

Tahun di Kalender Tionghoa

Tahun di kalender Tionghoa dimulai dari bulan kedua atau bulan ketiga dari winter solstice (titik balik matahari, sekitar Desember)

Kabisat di Kalendar Tionghoa

Kira – kira setiap 3 tahun (pasnya 7 kali dalam 19 tahun), ada satu bulan yang ditambahkan dalam kalender Tionghoa.

Aturan di Kalender Tionghoa

  • Hari-hari diukur dari tengah malam hingga tengah malam.
  • Hari pertama bulan adalah hari di mana bulan baru.
  • Titik balik matahari musim dingin (Z11) selalu jatuh di bulan ke-11.
  • Jika bulannya berisi 13 bulan lengkap, salah satunya adalah bulan kabisat. Bulan kabisat ini adalah yang pertama dalam sistem kalendar yang tidak mengandung istilah matahari utama (lihat https://tinyurl.com/Sistem-Kalender-Tionghoa)
  • Bulan kedua (tidak termasuk bulan kabisat) setelah bulan ke-11 adalah bulan pertama dalam satu tahun (Gregorian)
  • Bulan diberi nomor 1 sampai 12; bulan kabisat diberi nomor yang sama dengan pendahulunya tetapi dengan kata “Run” ditambahkan sebelum nomor tersebut. (Cth : Run liuyue atau Run Xiyue)

Metonic cycle

Skilus ini ditemukan oleh Meton (orang Yunani sekitar 460 SM). Dia menemukan bahwa bulan akan jatuh di tanggal yang sama persis dalam 19 tahun.

Misal pada tanggal 13 Septembr 2019 adalah bulan purnama, maka tanggal 13 Septermbet 2038 juga adalah purnama. (farmersalmanac)

Kesimpulan

Dua kebudayaan ini terpisah sebegitu jauhnya, tapi ternyata bisa memiliki kesamaan dalam penanggalannya. Walau yang menjadi patokan adalah berbeda

  • Yahudia mematok Paskah harus di bulan dengan musim semi pertama
  • Tionghoa mengharuskan tahun baru harus di bulan kedua setelah winter solstice (tak termasuk kabisat)

Leave a Comment

You cannot copy content of this page