Natal itu 25 Desember !!

Selama ini saya seringkali mendengar kalau Natal itu aslinya di sekitar bulan Maret – April. Dan inilah beberapa katanya yang saya sering dapat :

  • Tanggal 25 Desember itu tanggal lahirnya Dewa Matahari. Karena semua tanggal sudah penuh oleh perayaan santo santa. Yang kosong cuma di 25 Desember karena itu tanggal lahirnya Dewa Matahari, maka dipilihlah 25 Desember sebagai tanggal lahirnya Yesus.
  • 25 Desember itu lahirnya Dewa Mithra (Dewa Matahari yang tak terkalahkan). “Mithra or Mitra is…worshipped as Itu (Mitra-Mitu-Itu) in every house of the Hindus in India. Itu (derivative of Mitu or Mitra) is considered as the Vegetation-deity. This Mithra or Mitra (Sun-God) is believed to be a Mediator between God and man, between the Sky and the Earth. (beaconjournal)
  • 25 December itu winter solstice. (Winter solstice adalah : Titik balik matahari musim dingin adalah keadaan di mana sinar matahari secara bertahap bermigrasi ke selatan. Ketinggian matahari di atas cakrawala di siang hari adalah 47 derajat lebih rendah ketimbang enam bulan sebelumnya. wikipedia)
  • 25 Desember itu Sol Invictus. (Sol Invictus (“Matahari yang Tak Terkalahkan”) adalah dewa matahari resmi pada masa Kekaisaran Romawi akhir. wikipedia)
  • Saturnalia. Saturnalia merupakan salah satu festival yang dilaksanakan oleh bangsa Romawi untuk penyembahan Dewa Saturnus. Festival Saturnalia dirayakan oleh bangsa Romawi setiap tahunnya pada pertengahan bulan Desember (Wikipedia). Roman pagans first introduced the holiday of Saturnalia, a week long period of lawlessness celebrated between December 17-25.  During this period, Roman courts were closed, and Roman law dictated that no one could be punished for damaging property or injuring people during the weeklong celebration.  The festival began when Roman authorities chose “an enemy of the Roman people” to represent the “Lord of Misrule.”  Each Roman community selected a victim whom they forced to indulge in food and other physical pleasures throughout the week.  At the festival’s conclusion, December 25th, Roman authorities believed they were destroying the forces of darkness by brutally murdering this innocent man or woman. (www.simpletoremember.com)

Contoh nya adalah di bawah ini :

Kemudian banyak orang Kristen yang juga mengiyakan kalau 25 Desember itu bukan tanggal kelahiran Yesus, melainkan memang kelahiran Dewa Matahari, dan oleh gereja dijadikan sebagai kelahiran Yesus.

Secara jujur, orang Kristen tidak terlalu mempermasalahkan mengenai tanggal lahirnya Yesus memang 25 Desember atau bukan. Akan tetapi karena banyak yang mempersoalkan, maka artikel ini perlu dibuat

25 Desember dianggap bukan kelahiran Yesus

Untuk hal ini, perlu diketahui bahwa segalanya dimulai oleh Paul Ernst Jablonski. Paul Ernst Jablonski (born December 28, 1693 in Berlin, died September 13, 1757 in Frankfurt (Oder)). In Latin publications also Pavli (Pauli) Ernesti Iablonski was a German Reformed theologian and orientalist. wikipedia.

Pada tahun 1743, Jablonski menyatakan, Natal 25 Desember berasal dari Dies Natalis Solis Invicti (hari kelahiran Dewa Matahari). Latar belakang dari spekulasi Jablonsky ini adalah praduga telah terjadi paganisasi Kristen dalam mazhab Katolikisme. Sebelum Jablonski, opini bahwa Natal 25 Desember itu dari Saturnalia telah dikemukakan pada tahun 1687 dalam buku “A Testimony”. (https://natal25desember.wordpress.com/)

Dan kemudian Dom Jean Hardouin (1646 – 1729), seorang pastor Katoliek dari biara Benedictus malah menyatakan kalau orang Pagan yang meniru Kristen. (liturgy.co.nz) Dan mulailah segala kesalah pahaman.

25 Desember bukan Natal

Dewa Matahari

Asal usl 25 Desember dijadikan sebagai perayaan dewa matahari dimulai oleh Kaisar Romawi, Lucius Domitius Aurelianus (Aurelian). Aurelian lahir 14 Septembet 214 AD. Bergabung di Militer tahun 235 M. Setelah merintis karis militer dan memenangkan beberapa pertarungan, pada tahun 270 dia diangkat menjadi Kaisar. Dan pada 274 M dia mendeklarasikan winter solstice. (winter solstice ditetapkan pertama kali pada 25 Desember 274 M). Karena dia yang merayakan pertama kali, maka Aurelian dianggap sebagai bapak dewa matahari

Dewa Mithra

Dewa Mithra pada mulanya adalah dewa orang Persia (Zoroasterianisme). Tapi kemudian diadaptasi oleh orang Romawi dengan beberapa perubahan. Penyembahan dewa Mitra sangat populer di Romawi abah 1 sampai abad 4 (Wikipedia)

Dewa Mithra menjadi agamanya prajurit di Kekaisaran Roma mulai dari tahun 67 BC, akan tetapi dewa Mithra menjadi agama penting di zaman kaisar Diocletian (284-305 M) dengan diperbesarnya kuil dewa Mithra. (penelope.uchicago.edu)

Saturnalia

Saturnalia adalah dewa pertanian di zaman Romawi. Dirayakan pada pertengahan Desember (17 – 23 Desember). Tanggal Perayaan ini ditetapkan oleh Kaisar Aurelian. Penyembahan terhadap dewa saturnus sendiri sudah ada sejak abad 4 SM dilihat dari kuil Dewa Saturnus di bawah

Kuil Dewa Saturnus

Catatan sejarah tertua bahwa Saturnalia dirayakan adalah oleh Ambrosius Theodosius Macrobius (383 – 430 M).

Natalis Sol Invictus

Tahun 361, Kaisar Julius Apotata membajak Natal Kristus 25 Desember sebagai Natalis Sol Infictus.

Natal sudah dirayakan sejak awal (sebelum dewa mithra, saturnalia dan sol invictus)

Paus Telesporus

Faktanya Paus Telesporus di Roma sudah merayakan misa malam Natal 24 Desember sejak tahun 126, tercatat di Liber Pontificalis (Buku catatan para Paus dari Rasul Petrus sampai dengan Paus abad 15 M).

Hic constituit ut septem ebdomadas ante Pascha ieium celebrarentur, et NATALEM DOMINI noctu missas celebrarentur.
“Dia menetapkan puasa tujuh minggu praPaskah hendaknya dipelihara, dan ditetapkan pula misa sepanjang malam
pada saat kelahiran Tuhan kita”. (Liber Pontificalis, Vol. I, To the Pontificate of Gregory I)

St. Teophilus (Uskup Kaisarea Filipi)

Natal dirayakan di Kaisarea Filipi tahun 170 M, tercatat di De Origine Progressu Ceremoniis Et Ritibus Festorum Dierum
Christianorum pada tanggal 25 Desember.

Celebreta fuit a nonnulis 25 (viginti quinque) die Desembris, iam ab antiquissimis temporibus. Artinya : Kita harus merayakan Natal pada tanggal 25 Desember yang akan segera berlangsung”

Sextus Julius Africanus (160 – 220 M)

Sextus Julius Africanus (160-220 M), dalam bukunya CHRONOGRAPHIA, mengutip keyakinan orang Yahudi bahwa alam semesta dunia diciptakan pada tanggal 15 Nissan (25 Maret) sehingga tanggal ini memiliki makna kosmis :
“… Yesus Kristus, Putra Allah yang Tunggal, dilahirkan secara daging dari Perawan abadi Maria yang diberkati, dan secara fitrah benar-benar Bunda (Firman) Allah yang kudus, pada tanggal 25 Desember di Bethlehem sebuah kota Yudea, pada tahun keempat puluh tiga dari pemerintahan Augustus, Caesar yang berkuasa atas seluruh wilayah Roma, di konsulat Gulpicius, dan Marinus dan Gayus Pompeius, seperti yang dilaporkan oleh naskah kuno yang akurat”.

Hypolitus, murid Irenaeus, murid Polycarpus, murid Rasul Yohanes (202 M)

Hypolitus, murid Irenaeus, murid Polycarpus, murid Rasul Yohanes(202 M)

Ἡ γὰρ πρώτη παρουσία τοῦ κυρίου ἡμῶν ἡ ἔνσαρκος, ἐν ᾗ γεγέννηται ἐν Βηθλεέμ, ἐγένετο πρὸ ὀκτὼ καλανδῶν
ἰανουαρίων, ἡμέρᾳ τετράδι, βασιλεύοντος Αὐγούστου τεσσαρακοστὸν.
“He gar prōtē parūsia toū kurioū hēmōn hē ensarkos, en hē gegennētai en Bēthleem, egeneto pro oktō kalandōn Ianūariōn, hēmera tetradi, basileuontos Augūstū tessarakoston …”
Artinya: “Untuk kedatangan pertama Tuhan kita dalam keadaan-Nya sebagai manusia dilahirkan di Betlehem, delapan hari sebelum bulan pertama Januari, hari ke-4 dalam seminggu, pada tahun 42 pemerintahan Augustus …”
(Comm. In Dan. IV,23).

DOKUMEN PENETAPAN PERAYAAN NATAL PERTAMA: COPTIC DIDASCALIA

The Didascalia apostolorum di dalam bahasa Koptik, semua menyatakan bahwa gereja ortodoks timur merayakan Natal pada tanggal 25 Desember. (Didascalia adalah ajaran para rasul yang didokumenkan oleh gereja ortodoks Timur. Ditetapkan oleh Paus Demetrius dari Alexandria )

DOKUMEN PENETAPAN PERAYAAN NATAL
PERTAMA: COPTIC DIDASCALIA
APOTOLORUM ▶ Ad-Dasqûliyyat: Kitâb Ta’alîm Ar-Rusul (189 M)
يا اخوتنا نحفظوا في أيام األعياد التى هى عيد ميالد الرب و كملوه في
خمسة و عشرين منالشهر التاسع الدى للعبرانين الذى هو التاسع
والعشرون من الشهر الرابع الذى للمصرين
Yaa Ikhwatana, tahfudhuu fii Ayaami al-A’yaadi hiya ‘Id Milaad Ar-Rabb wa kamaluuhu
fii khamsati wa ‘isyriin min asy-syahri at-Taasi’i alladzi lil
‘Ibraaniyyin alladzi huwa At-Tasi’u wa al-‘Isyruun min al-Syahri ArRabi’i alladzi lil Mishriyiin.
Artinya: “Wahai saudara-saudara, tetapkanlah dalam hari-hari perayaan, yaitu Natal Tuhan kita tepatnya pada tanggal 25 bulan kesembilan Ibrani, yang bertepatan dengan tanggal 29 bulan keempat Mesir” (Bab XVIII, hlm. 116).

Di dalam Didascalia yang diterjemahkan dalam bahasa Arab

COPTIC DIDASCALIA
APOSTOLORUM (189 M) DALAM TERJEMAHAN BAHASA ARAB (TEKS ASLINYA DALAM BAHASA KOPTIK)
يا اخوتنا نحفظوا في أيام األعياد
التى هى عيد ميالد الرب و
كملوه في خمسة و عشرين
منالشهر التاسع الدى
للعبرانين الذى هو التاسع
والعشرون من الشهر الرابع
الذى للمصرين

Berkat Penyalaan Hanukah

,
אֲשֶ ר קִ דְּ שָּ נּו בְּ מִ צְּ ֹותָּ יו, וְּצִ ּוָּנּו לְּהַ דְּ לִ יק נֵר
חֲ נֻכָּה.
Barukh ata Adonay Eloheinu,
Melekh ha-’olam, asher qidshanu
be mitzotav we tzivanu le hadlik
ner Hanukkah.
(Terpujilah Engkau, YaTUHAN, Allah (sembahan) kami, Raja yang kekal, yang telah menguduskan kami dengan perintah-perintah-Nya dan yang memerintahkan kami untuk menyalakan terang Hanukkah).

Annuntiatio Christi

Fakta “Annuntiatio Christi” – ‘Id al-Bishara (Kabar Gembira kepada Maria) itu terjadi pada tanggal 25 Maret, sudah dicatat oleh para bapa gereja paling awal, yaitu sejak Irenaeus (130-202 M), Hypolitus (170-235 M) dan Sextus
Yulius Africanus (160-240 M). Kelahiran Yesus dapat dihitung, 9 bulan setelah 25 Maret akan jatuh pada tanggal 25 Desember. (STTREM)

Cara menghitung kok jatuhnya 25 Desember

Dari Lukas 1:5-26, yaitu saat Zakaria dari rombongan Abia (rombongan ke-8 menurut siklus tugas imam dalam 1 Tawarikh 24:7-18). Ini urutan rombongan imam yang melayani :

1. Yoyarib; 2. Yedaya; 3. Harim; 4. Seorim;
5. Malkia; 6. Miyamin; 7. Hakos; 8. Abia;
9. Yesua; 10. Sekhanya; 11. Elyasib; 12. Yakim;
13. Hupa; 14. Yesebeab; 15. Bilga; 16. Imel;
17. Hezir; 18. Hapizes; 19. Petahya; 20. Yehezkiel;
21. Yakhin; 22. Gamul; 23. Delaya; 24. Maazya.

Dari Dokumen Yahudi, Talmud: Megilot Ta’anit (Gulungan Puasa), yang mencatat bahwa Bait Allah I yang dihancurkan oleh Nebukarnezar (586 SM) terjadi pada tanggal yang sama dengan pengancuran Bait Allah II oleh Jendral Titus dari Roma (70 M), yaitu 9 bulan Av (bertepatan dengan 5 Agustus 70 M), dan imam yang melayani di Bait Allah adalah rombongan pertama, yaitu Yoyarib.

NB : Talmud (bahasa Ibrani: תלמוד) adalah catatan tentang diskusi para rabi yang berkaitan dengan hukum Yahudi, etika, kebiasaan dan sejarah. Talmud mempunyai dua komponen: Mishnah, yang merupakan kumpulan Hukum Lisan Yudaisme pertama yang ditulis; dan Gemara, diskusi mengenai Mishnah dan tulisan-tulisan yang terkait dengan Tannaim yang sering membahas topik-topik lain dan secara luas menguraikan Tanakh (Wikipedia)

Jadi, penetapan mula-mula dengan kalender Ibrani (Lunar System) dan kalender Mesir (Star System), yang kemudian diikuti Gereja Ortodoks Yunani dan Gereja Ortodoks Syria dengan disesuaikan dengan kalender matahari (Solar System) versi JULIAN, 7 Januari. (STTREM)

Dalam bahasa sederhana, ketika bait Allah diruntuhkan oleh Jenderal Titus, ada catatan mengenai rombongan imam yang bertugas. Setelah ditarik mundur, ketemulah kapan kelompok Abia bertugas. Dari sana bisa diketahui kehamilan Elizabeth, dan kehamilan Maria untuk kemudian dihitung kelahiran Yesus. Di bawah ini adalah dokumen dikumen tersebut :

Megilat Ta’anit IV.29a (Tahun 160 M)

ּבשׁחרב ּבית המקדשׁ ּבראשׁונה אותו היום ערב
תשׁעה ּבאב הים ומוצאי שׁבת היה ומוצאי
שׁביעית היתה ומשׁמרתה שׁל יהויריב היתה
“Besheharav Bet HaMiqdas harishonah otto hayom ‘erev
Tisha be Av hayah, umotsai shabat hayah, umotsai Shevi’it
hayetah, umishmaretah shel Yehoyariv hayetah”.
Artinya: “Ketika Bait Suci dihancurkan untuk pertama kalinya, hari itu terjadi setelah petang pada tanggal 9 bulan Av (5 Agustus), harinya setelah hari Sabat, tahunnya juga setelah tahun ketujuh dan yang sedang bertugas sebagai Mizmar (yang membakar ukupan) adalah rombongan Yehoyariv….”

Talmud (Traktat “Megilat Ta’anit”) mencatat bahwa Bait Alah dihancurkan pada tanggal 9 bulan Av, dibenarkan oleh sejarawan Flavius Josephus, The Jewish Wars, VI. 4,5).
Dengan mengetahui bahwa pada minggu 2 bulan Av (9 bulan Ab) atau minggu pertama Agustus (5 Agustus) tahun 70 M. yang melayani di Bait Allah rombongan pertama (Yoyarib), maka tinggal menghitung mundur, ditemukan Gabriel menemui Zakaria (rombongan Abia) pada bulan Tisyri (bertepatan dengan tanggal 5-11 September)

Catan Flavius Josephus

“Tapi untuk milik Tuhan itu, secara pasti lama telah ditakdirkan untuk dibumihanguskan, dan sekarang ini hari yang fatal datang, sesuai dengan perubahan zaman, terjadi pada hari ke sepuluh bulan Lous (Ab), dimana itu sebelumnya pada hari yang sama Bait Allah itu dibakar oleh raja Babel” (But for that house, God had, for certain, long ago doomed it to the fire, and now the fatal day was come, according to the revolution of ages, it was the tenth day of the month Lous (Ab) upon which it was formerly burned by the king of Babylon).
Josephus, Jewish War 6.4, 1.5

Berdasarkan catatan Yosephus, War 6.4.1,5, dan Meggilot Ta’anit 29b, bahwa pada tanggal 9 Av 823 AUC (Ab Urbi Condita, “setelah berdirinya kota Roma”) atau bertepatan dengan tanggal 5 Agustus 70 M, Alfred Edersheim dalam bukunya The Life and Times of Jesus The Messiah, menghitung sekitar 75 tahun ke belakang, ditemukan giliran rombongan Abia jatuh pada minggu kedua bulan Tishri tahun 3756 tahun Ibrani (atau 748 AUC).
Bulan keenam setelah itu jatuh pada tanggal 15 Nisan 3756 tahun Ibrani (749 AUC), Bunda Maria mulai mengandung
Yesus, dan 9 bulan kemudian Yesus dilahirkan pada tanggal 25 bulan ke-9 3756 tahun Ibrani, atau tanggal 25 Desember 749 AUC.

Domba yg digembalakan pada musim dingin di Betlehem

Seringkali saya mendengar logika : pada 25 Desember itu musim dingin, mana mungkin gembala menggembalakan doma di musim dingin. Pasti Natal di musim semi.

TALMUD, BEIZAH 40b: אלו הן מדבריות כל שיוצאות ורועות באפר ואין נכנסות החמה ולא בימות הגשמים לישוב לא בימות
“Elu hen mid bariyot kal sheyotseot we ru’ot be efer we ein nikhenasot li yashuv lo bimot ha-khamah we lo bimot hageshamim” Artinya : Domba – domba di padang, yaitu domba-domba yang digembalakan di padang, baik pada
musim panas maupun pada musim dingin)
Jadi Talmud ini menunjukkan bahwa memang ada domba yang digembalakan di musim dingin dan musim panas.

2 Jenis Domba di Israel

Di Israel, menurut Talmud, ada 2 jenis domba

1. בייתות הן אלו” ELU HEN BAYITOT”

Domba – domba peliharaan rumah. Biasanya yang dikeluarkan mulai pagi hari untuk merumput di padang batas kota dan kembali ke kota pada malam hari.

2. מדבריות הן אלו” ELU HEN MIDBARIOT”

Domba-domba yang digembalakan di padang. ELU HEN MIDBARIOT dibadi 2 lagi:

  • Domba-domba yang digembalakan padang pada waktu Paskah, merumput di padang siang dan malam, dan dimasukkan lagi ke kandang waktu hujan pertama.
  • Domba-domba yang digembalakan di padang, baik pada musim panas maupun musim dingin (Traktat Beizah 40b)

DOMBA-DOMBA DI BENTENG MIGDAL EDER UNTUK KORBAN BAIT ALLAH SEPANJANG TAHUN

Kemunculan migdal Eder di kitab – kitab kuno

MISHNAH, SHEKALIM 7:4

Domba-domba dalam Lukas 2:8 bukan בְּ הֵ מָ ה tetapi, biasa gembalaan binatang behemah

“שֶׁ נִּמְּ צְּ אּו מִּ ירּושָ לַיִּם וְּ עַד מִּ גְּ דַ ל עֵדֶׁ ר
shenimetseu mirusalaim we ‘ad migdal’ eder” (Binatang-binatang yang ditemukan di sebuah tempat dari Yerusalem sampai Migdal Eder).

גְ דַּ ל עֵדֶ ר
“MIGDAL EDER”
MENARA KAWANAN DOMBA

Di Mikha 4:8

“We attah Migdal ‘Eder”
(Hai engkau Menara Kawanan Domba)

ואַ ת :YONATHAN TARGUM

Meshîhâ at’W “מְ שִׁ יחָ א דְ יִׁשרָ אֵ ל
deYishra’el” (Hai Mesias Israel)

Domba yang digembalakan ketika Yesus lahir

Lukas 2:8 merujuk kepada בייתות הן אלו”elu hen bayitot”

yaitu domba-domba khusus yang berada di padang yang tertutup dan dikelilingi benteng, sehingga domba-domba di padang itu dibiarkan digembalakan, baik pada saat musim panas maupun musim hujan.

Yesus lahir pas ketika Hanukah

Dalam liturgi Yahudi, perayaan yang jatuh pada 25 Kislev hingga 2 Tevet (Desember/Januari) adalah HANUKKAH (Penahbisan Bait Suci). Perayaan ini ditetapkan untuk memperingati kemenangan Yehuda Makabe, yang pada tahun 167 SM berhasil menumpas kejahatan raja Anthiokus Epifanes yang menajiskan Bait Allah.

Perayaan itu jatuh pada musim dingin (Yoh. 10:22). Flavius Yosephus (90 M) menyebutnya: “Hari Raya Terang” (Ant. 12: 325). Menurut The Coptic Didascalia Apostolorum (189 M), Yesus ternyata dilahirkan tepat pada perayaan Hanukkah, 25 Kislev.

Salju hanya di Israel utara

Hanya Israel utara salju turun dari bukit Hermon setiap musim dingin. Bethelem Efrata bukan wilayah turunnya salju, Israel selatan terdiri dari gurun. Suhunya pada bulan Desember berkisar 57-42 derajat Fahrenheit, atau sekitar 13,8 – 5,5 Celcius.

Bahkan di wilayah utara, saat musim dingin masih mungkin menggembalakan domba-domba: “…Aku dimakan panas hari waktu siang dan kedinginan waktu malam, dan mataku jauh dari pada tertidur”

Kej. 31:38-40 : Kata yang diterjemahkan “kedinginan di waktu malam” dalam bahasa Ibrani: “qerah” , “qorah”, artinya “embun beku.

NKJ menerjemahkan: “Thus I was; in the day the drought consumed me, and the frost by night; and my sleep departed from mine eyes”

Mengapa Natal di gereja barat dirayakan 25 Desember, di gereja timur pada tanggal 7 Januari

Akibat hilangnya 10 hari tahun 1582, dan 3 hari lagi tahun 1700, 1800 dan 1900 (menjadi 13 hari). Mula-mula dari awal, gereja Barat mengikuti kalender Paskah Yahudi 15 Nisan, saat bulan purnama, gereja Timur konsisten harus jatuh hari Minggu, bulan punama atau tidak, karena dasarnya bukan keluaran dari Mesir tetapi Kristuslah “Anak Domba Paskah kita” (1 Kor. 5:7). …

Video

Leave a Comment

You cannot copy content of this page