Apakah Israel tinggal 400 tahun di Mesir ?

Selama ini kita diajar bahwa Israel berada di Mesir selama 400 tahun. Akan tetapi, entah disadari atau tidak, di alkitab ada ayat – ayat yang menunjukkan bahwa Israel di Mesir bukan 400 tahun

Tahun – tahun yang ada di Alkitab

215 tahun

Antiquities of the Jews 2.15.2 : They left Egypt in the month Xanthicus, on the fifteenth day of the lunar month; four hundred and thirty years after our forefather Abraham came into Canaan, but two hundred and fifteen years only after Jacob removed into Egypt.

NB : Ini catatannya Flavius Josephus (sejarahwan Yahudi)

400 tahun

Kejadian 15:13 : Firman TUHAN kepada Abram: “Ketahuilah dengan sesungguhnya bahwa keturunanmu akan menjadi orang asing dalam suatu negeri, yang bukan kepunyaan mereka, dan bahwa mereka akan diperbudak dan dianiaya, empat ratus tahun lamanya.

Kisah Rasul 7:6 :  Beginilah firman Allah, yaitu bahwa keturunannya akan menjadi pendatang di negeri asing dan bahwa mereka akan diperbudak dan dianiaya empat ratus tahun lamanya.

430 tahun

Kejadian 12:40 : Lamanya orang Israel diam di Mesir adalah empat ratus tiga puluh tahun.

Keluaran 12:41 : Sesudah lewat empat ratus tiga puluh tahun, tepat pada hari itu juga, keluarlah segala pasukan TUHAN dari tanah Mesir.

Galatia 3:17 : Maksudku ialah: Janji yang sebelumnya telah disahkan Allah, tidak dapat dibatalkan oleh hukum Taurat, yang baru terbit empat ratus tiga puluh tahun kemudian, sehingga janji itu hilang kekuatannya.

450 tahun

Kisah Rasul 13:20 : selama kira-kira empat ratus lima puluh tahun. Sesudah itu Ia memberikan mereka hakim-hakim sampai pada zaman nabi Samuel.

Mengapa banyak variasi mengenai lamanya Israel di tanah Mesir ?

dr youtube-nya Just Scripture Ministries

Jawaban : Karena awal perhitungannya berbeda – beda, maka menghasilkan angka yang berbeda.

215 tahun di Kanaan

  1. Abraham usia 75 ketika meninggalkan Haran (Kejadian 12:4)
  2. Abraham ke Mesir (usia 75 – 80 tahun).
  3. Abraham punya anak Ismael 85 tahun (Kejadian 16:3)
  4. Ishak lahir ketika usia Abraham 100 tahun (Kejadian21:5)
  5. Ishak disapih anggap usia 5 tahun (Yahudi 2 tahun – 5 tahun).
  6. Ishak punya anak kembar ketika usia 60 tahun (kejadian 25:20)
  7. Yakub pindah ke Mesir ketika usia 130 tahun (Kejadian 47:28)
  8. Ishak di-bully oleh Ismael pada waktu di kisaran dia disapih (Galatia 4:29 – Kejadian 21:8-9)

NB : Usia anak disapih dari ibunya menurut Yahudi

24 bulan – 5 tahun : A child may continue to nurse even for four or five years, and this is permitted. However, if he ceased, i.e., was weaned, after twenty-four months and then resumed nursing, he is like one who nurses from a non-kosher animal. (Ketubot 60)

A ketubah (plural: ketubot) (in Hebrew: כְּתוּבָּה) is a special type of Jewish prenuptial agreement. It is considered an integral part of a traditional Jewish

Perhitungan

(100 – 75) +60 + 130 = 215 tahun.

  • 100 – 75 = Dari perjanjian Allah ke Abraham / Dari Abraham ke Mesir (dan bertemu Hagar) sampai punya anak Ishak
  • 60 = Usia Ishak ketika punya anak Esau & Yakub
  • 130 = Usia Yakub ketika pindah ke Mesir

Lamanya waktu dari Abraham di Mesir / dapat panggilan dari Allah sampai Ishak disapih = 30 tahun ((100-75) + 5)

215 tahun di Mesir

Dari Youtube-nya Just Scripture Ministries
  1. Usia Yusuf = 110 (Kejadian 50:22)
  2. Usia Lewi = 137 tahun (Keluaran 6:16)
  3. Usia Kehat = 33 tahun (Keluaran 6:18)
  4. Usia Amram = 137 tahun (Keluaran 6:20)

Pada usia berapa mereka mendapat anak, tidak tercantum di Alkitab, tapi dari diagram di atas, dapat dilihat bahwa semuanya masih masuk di akal.

Dari 70 jadi 600.000

Jumlah orang Israel yang masuk ke tanah Mesir = 70 orang laki – laki (Kejadian 46:26-27)

Jumlah orang Israel yang keluar dari tanah Mesir = 600.000 orang laki – laki (Keluaran 12:37)

Jumlah penduduk Israel di atas 20 tahun 603.550 orang laki – laki.

Jumlah generasi Israel di tanah Mesir : 4 Generasi (Kejadian 15:16) dan terbukti melalui silsilah Musa.

Yang menjadi pertanyaan, apakah mungkin dari 70 dalam 4 generasi dapat menjadi 600 ribu orang. Saya sengaja mengasumsikan semuanya laki – laki untuk menyederhanakan asumsi.

70 x 10^4 = 70 x 10.000 = 700.000 orang

Jadi, bila satu orang dapat memiliki anak sejumlah 10 orang, maka angka ini dapat tercapai

Dengan memperhitungkan wanita dan anak anak

Dengan asumsi, total orang Israel yang masuk ke tanah Mesir = 100 orang (jumlah yang sangat konservatif mengingat jumlah lelakinya 70 orang)

Dengan asumsi total orang yang Israel 2 juta orang

100 x 12^4 = 2.073.600 jiwa.

Bila satu keluarga mempunyai anak 12 orang, maka jumlah ini bisa tercapai.

Rangkuman

Dari angka – angka di atas, dapat ditarik kesimpulan bahwa jumlah Israel yang masuk ke Mesir dan jumlah yang keluar adalah masuk akal. Kita pasti ingat bahwa pada generasi kakek nenek kita, banyak yang memiliki anak lebih dari 10, bahkan 17 orang anak.

Kesimpulan

  • Jumlah tahun Israel di tanah Mesir berbeda beda karena perbedaan dalam menentukan titik awal dan titik akhir
  • Adalah luar biasa bahwa Tuhan menghitung keturunan Abraham di negeri asing mulai dari Abraham masuk ke tanah Mesir (ketika terjadi kelaparan dan kemudian bertemu Hagar)
  • Selisih 30 tahun muncul dari usia Abraham mendapat perjanjian s/d pembullyan

Sekian

Leave a Comment

You cannot copy content of this page