Komplain penganganan Corona / Covid

Akhir – akhir ini Indonesia mengalami gelombang ketiga dari serangan Corona / Covid. Munculnya gelombang ketiga dari Corona ini disebabkan adanya ketidak taatan pada protokol kesehatan terutama ketika mudik lebaran lalu. Sebagai warga negara Indonesia, saya merasa jengkel karena banyak orang tidak taat pada protokol kesehatan, misal

  • Tidak memakai masker
  • Memakai masker dengan asal – asalan
  • Ketika diperingatkan, malah membawa – bawa Tuhan dalam ngotot dan terus berdebat
  • Tetap berkerumun
  • Bila ditegur, mereka akan menjawab : Kalau waktunya mati, pasti mati juga

Dalam situasi demikian, memang pihak berwajib tidak mungkin untuk main tangkap dan dituntut semau maunya, karena terlalu banyak dan akan menempatkan aparat dalam situasi rentan terkena Corona / Covid. Maka, sebagai sedikit usulan untuk pihak yang berwajib, saya memberi sedikit saran :

  • Kalau ada yang melanggar protokol kesehatan, seperti
  • Tetap mudik (sebentar lagi idul adha)
  • Tetap sholat berjamaah walau di daerah merah / hitam
  • Tetap kumpul – kumpul
  • Tidak memakai masker yang benar
  • dsb

Maka NIK KTP dari orang orang ini dicatat saja sehingga tidak menimbulkan kegaduhan yang tidak perlu dan dimasukkan ke dalam database nasional

Kemudian, apabila orang ini terkena Corona / Covid, maka orang tersebut dikecualikan (beserta anggota di dalam Kartu Keluarganya) dari perawatan Corona / Covid di Rumah Sakit Pemerintah. Sehingga Rumah Sakit tidak penuh oleh orang – orang yang tidak taat protokol kesehatan. Kalau mereka mampu membayar ratusan juga di Rumah Sakit berskala internasional, tidak apa – apa.

Latar belakang dari pemikiran ini karena saya sendiri juga khawatir kalau terkena Corona / Covid, dan Rumah Sakit penuh dikarenakan orang – orang yang tidak taat protokol kesehatan. Sangat tidak adil bila orang yang terkena Corona / Covid karena pekerjaan tidak bisa mendapat perawatan yang memadai karena orang orang yang tidak patuh, tapi saya juga memahami kalau tidak bijak kalau harus didenda atau dipidanakan.

Makasih

2 thoughts on “Komplain penganganan Corona / Covid”

Leave a Comment